Abstract
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami lansia akibat proses penuaan yang menyebabkan penurunan elastisitas pembuluh darah. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah isometric handgrip exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan isometric handgrip exercise pada lansia penderita hipertensi derajat 1 di Kampung Guwosari RT 02 RW 27 Jebres Kota Surakarta. Metode penelitian menggunakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan pre-test dan post-test pada dua responden lansia yang mengalami hipertensi derajat 1. Intervensi dilakukan selama 5 hari berturut-turut, satu kali sehari selama 3 menit. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer. Hasil menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kedua responden. Responden 1 mengalami penurunan tekanan darah dari 151/95 mmHg menjadi 136/79 mmHg, sedangkan responden 2 dari 149/92 mmHg menjadi 134/86 mmHg. Kedua responden mengalami perubahan kategori tekanan darah dari hipertensi derajat 1 menjadi prehipertensi. Kesimpulan penelitian ini adalah isometric handgrip exercise menunjukkan kecenderungan penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi derajat 1 sehingga dapat dijadikan sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam pengendalian hipertensi.