Publishing Journal • Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu

Menulis Permulaan Pada Anak Usia 4-5 Tahun di Paud Negeri Selwadu Kecamatan Air Buaya Kabupaten Buru

DOI: 10.59435/gjmi.v3i6.1619 Year: 2025 Pages: 11-25 (Vol. 3, No. 6) Views: 2
Authors & Researchers
S
Susi Waemese Institut Agama Kristen Negeri Ambon1
V
Vanensia Tasidjawa Institut Agama Kristen Negeri Ambon2
N
Novi Tomhisa Institut Agama Kristen Negeri Ambon3
M
Mersi Hukunala Institut Agama Kristen Negeri Ambon4
F
Filien Tomhisa Institut Agama Kristen Negeri Ambon5

Abstract

Menulis permulaan merupakan suatu bentuk kemampuan dasar untuk menyampaikan pola bahasa dalam bentuk tulisan. Namun dalam menulis permulaan ini banyak menjadi masalah bagi anak didik dalam perkembangannya. Hal tersebut juga menjadi masalah untuk guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan menulis permulaan pada anak usia 4-5 tahun di PAUD Negeri Selwadu Kecamatan Air Buaya Kabupaten Buru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskripif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan metode observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang berkesulitan menulis permulaan, kepala sekolah, dan guru pengajar jenjang 4-5 tahun di PAUD Negeri Selwadu, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru. Hasil penelitian yang ditemukan yaitu kesulitan menulis permulaan yang dialami anak usia 4-5 tahun di PAUD Negeri Selwadu pada saat belajar menulis adalah sulitnya memegang pensil dengan benar, kurangnya kemampuan anak dalam memahami bentuk huruf sehingga  anak memiliki tulisan yang kurang jelas terbaca, terlambat dalam menulis, dan kesulitan selanjutnya adalah anak menulis dengan bentuk huruf terbalik. Faktor internal yang menyebabkan siswa kesulitan menulis permulaan salah satunya yaitu kemampuan motorik halus yang lemah, adanya gangguan persepsi pada anak, minat dan motivasi belajar yang rendah. Dan faktor eksternal yang menyebabkan siswa kesulitan menulis permulaan yaitu: kurangnya perhatian orang tua terhadap anak, dan kurangnya strategi menangani kesulitan menulis melalui pembelajaran partisipatif di sekolah yang digunakan guru.