Publishing Journal • Holistik Analisis Nexus

KONDISI GEOGRAFI DAN PENDUDUK AMERIKA SEBELUM MIGRASI BANGSA EROPA DAN SISTEM PENJAJAHAN BANGSA SPANYOL DAN PORTUGIS DI AMERIKA

DOI: 10.62504/jxpqxs10 Year: 2024 Pages: 1-15 (Vol. 1, No. 6) Views: 3
Authors & Researchers
O
Ocha Primalia Tondang Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia1
A
Alpida Sari Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia2
F
Flores Tanjung Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia3
J
Juan Saragih Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia4
N
Nursalsabilah Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia5
T
Tiara Niammusyfah Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia6
F
Fandi Saputra Ndruru Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia7
S
Sen Aron Simanjuntak Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia8

Abstract

Amerika adalah sebuah negara yang terdiri dari berbagai suku dan ras yang berasal dari berbagai belahan dunia. Penemu Benua Amerika sebelum Columbus yang diakui oleh sejarawan adalah bangsa Viking. Viking adalah sebutan untuk orang-orang Skandinavia yang pernah menjelajah dan menjarah di wilayah Eropa dan sebagian Amerika Utara mulai sekitar akhir abad ke-8. Amerika Latin mempunyai sejarah yang banyak memperoleh pengaruh sistem politik serta kebudayaan dari Spanyol dan Portugis. Meskipun tidak hanya di pengaruhi oleh Spanyol dan Portugis saja namun sebagian besar kebudayaan Amerika Latin diperoleh dari Spanyol hinga bahasa yang diterapkan di sana sebagaian besar adalah bahasa Spanish. Indian Amerika terbagi menjadi banyak suku yang mempunyai kebudyaan tersendiri. Kebudayan mereka kadang didasarkan pada hal yang sesuai dengan kondisi daerah mereka masing-masing. Selain itu kebudayaan yang mereka miliki berasal dari kebiasaan dan keyakinan yang mereka anut.