Publishing Journal • Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal

Menciptakan Collaborative Learning Guru dan Peserta Didik Melalui Aplikasi Padlet Pada Sekolah Menengah Atas Pekanbaru

DOI: 10.35870/pioaj.6809 Year: 2025 Pages: 41-55 (Vol. 8, No. 2) Views: 2
Authors & Researchers
J
Jollyta, Deny Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia1
N
Nasien, Dewi Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia2
N
Nora Marlim, Yulvia Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia3
G
Gustientiedina, Gustientiedina Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia4
A
Adiya, M. Hasmil Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia5
M
Mukhsin, Mukhsin Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia6
R
Rahmadian Yuliendi, Rangga Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia7
K
Kamal, Ahmad Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia8
H
Hajjah, Alyauma Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia9
J
Johan, Johan Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia10

Abstract

Collaborative Learning requires teachers and students to maintain an engaging learning environment at all times. Problems emerge when teachers, notably high school teachers in Pekanbaru, employ learning material that do not support this. Teachers' creativity is pushed to constantly update how they present materials and evaluate students' knowledge in order to foster a collaborative and pleasurable learning environment. This community service project will help Pekanbaru high school instructors create collaborative and real-time learning tools. The Community Service Team employed an observation strategy to get a sense of learning at Santa Maria High School, which served as an example school. The proposed solution is technologically based, making use of the Padlet application. The Community Service Team offers training methods on smartphones and computers to help people grasp Padlet. The community effort resulted in a polished Padlet that teachers may use to study with students at any time. It is intended that studying using the Padlet application would boost teacher innovation and student learning results at Santa Maria High School, as well as high schools around Pekanbaru. Keywords: Teacher; padlet; collaborative learning; learners;SMA.   Abstrak: Pembelajaran Kolaboratif (Collaborative Learning) mengarahkan guru dan peserta didik dalam suasana belajar yang interaktif setiap saat. Permasalahan muncul pada saat media pembelajaran yang digunakan guru tidak mendukung hal tersebut, termasuk guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru. Kreativitas guru ditantang untuk selalu memperbaharui cara penyampaian materi, cara mengevaluasi pemahaman peserta didik hingga penilaian, demi terciptanya suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru SMA di Pekanbaru dalam mempersiapkan bahan pembelajaran yang kolaboratif dan real time. Tim Pengabdian melakukan metode observasi untuk mendapatkan gambaran pembelajaran melalui SMA Santa Maria yang dijadikan sebagai sekolah sampel. Metode yang diusulkan berbasis teknologi melalui pemanfaatan aplikasi Padlet. Untuk memudahkan pemahaman Padlet, Tim Pengabdian menggunakan metode pelatihan, baik melalui komputer maupun smartphone. Hasil pengabdian adalah Padlet jadi yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran bersama peserta didik setiap waktu. Diharapkan pembelajaran melalui aplikasi Padlet mampu meningkatkan kreativitas guru dan hasil belajar peserta didik SMA Santa Maria khususnya dan SMA di Pekanbaru umumnya. Kata kunci: guru; padlet; pembelajaran kolaboratif; peserta didik; SMA.