Search Articles & Publications

Showing 494 articles found for "Mendorong"

The PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI STRATEGI PENGEMBANGAN KEBUN STROBERI BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Yusman, Yusman, Sabriani, Sabriani, Takdir, Nuraisyah Takdir, Tabuni, Telemin, Tabuni, Linus G
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan kebun stroberi berbasis kearifan lokal di Kampung Wilekama, Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya,… , Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam identifikasi potensi, penyuluhan, diskusi, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 15 orang yang terdiri atas anggota kelompok tani, tokoh masyarakat, dan pemuda. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest terhadap enam indikator, yaitu potensi ekonomi budidaya stroberi, teknik budidaya, pengelolaan lahan dan pupuk organik, pengendalian hama dan penyakit, pemanfaatan kearifan lokal, serta penanganan pascapanen dan pemasaran hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 49,3% pada pretest menjadi 89,6% pada posttest atau mengalami peningkatan sebesar 40,3%. Selain meningkatkan pengetahuan teknis budidaya, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya integrasi teknologi budidaya dengan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, musyawarah, dan pemanfaatan sumber daya lokal dalam pengelolaan kebun. Pendekatan partisipatif yang diterapkan mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat serta mendorong kesiapan dalam mengembangkan usaha budidaya stroberi secara produktif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi.

PENERAPAN E-KINERJA DALAM PENINGKATAN AKUNTABILITAS DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN POHUWATO

Malik, Siti Anisa, Aneta, Asna, Nan, Yacob Noho
Abstract: Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mendorong instansi pemerintah untuk mengadopsi teknologi digital dalam pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu implementasinya adalah penggunaan… n aplikasi E-Kinerja yang bertujuan meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan E-Kinerja dalam peningkatan akuntabilitas di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato yang ditinjau dari aspek akuntabilitas waktu, akuntabilitas hasil, dan akuntabilitas finansial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan yang terdiri atas pejabat struktural, operator sistem, dan staf pelaksana. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan E-Kinerja mampu meningkatkan akuntabilitas kinerja pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato. Pada aspek akuntabilitas waktu, sistem E-Kinerja mendorong kedisiplinan pegawai dalam melaporkan aktivitas kerja secara tepat waktu melalui kewajiban penginputan kinerja harian. Pada aspek akuntabilitas hasil, setiap aktivitas kerja harus sesuai dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan didukung oleh bukti fisik yang diverifikasi oleh atasan sehingga hasil kerja menjadi lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Pada aspek akuntabilitas finansial, E-Kinerja meningkatkan transparansi dan objektivitas dalam pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang didasarkan pada capaian kinerja. Dengan demikian, penerapan E-Kinerja berkontribusi dalam menciptakan sistem penilaian kinerja yang lebih akuntabel, transparan, dan berbasis kinerja di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI RICHEESE FACTORY KOTA BARU PARAHYANGAN

Zunaedi, Adrian, Narimawati, Umi
Abstract: Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mendorong instansi pemerintah untuk mengadopsi teknologi digital dalam pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu Persaingan yang semakin ketat dalam… lam industri restoran cepat saji mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan menetapkan harga yang sesuai dengan harapan pelanggan guna menciptakan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan persepsi harga terhadap kepuasan pelanggan pada Richeese Factory Kota Baru Parahyangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian adalah pelanggan Richeese Factory Kota Baru Parahyangan, sedangkan sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, persepsi harga, dan kepuasan pelanggan berada pada kategori baik. Secara parsial, kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kualitas pelayanan dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 66,7%, yang menunjukkan bahwa variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 33,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi manajemen Richeese Factory dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta mempertahankan strategi penetapan harga yang mampu meningkatkan kepuasan pelanggan.

IMPLEMENTASI PROGRAM STUDI PENGEMBANGAN PROFESI DALAM PENGUATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA PADA MATA KULIAH PERENCANAAN PEMBELAJARAN SEMESTER IV DI INSTITUT AGAMA ISLAM AT-TAQWA BONDOWOSO

Cahyani, Cahya Dwi, Karyodiputo, Muhammad Ikrom
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Program Studi Pengembangan Profesi dalam penguatan kompetensi pedagogik mahasiswa pada Mata Kuliah Perencanaan Pembelajaran Semester IV di Program… ram Studi PGMI Institut Agama Islam At-Taqwa Bondowoso. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap dosen pengampu, mahasiswa Program Magister PGMI UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember sebagai peserta Program Studi Pengembangan Profesi, mahasiswa semester IV PGMI, serta Ketua Program Studi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi sumber, teknik, waktu, member checking, dan peer debriefing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Studi Pengembangan Profesi mampu memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa melalui lima bentuk kegiatan utama, yaitu presentasi akademik, diskusi kelompok, pendampingan penyusunan perencanaan pembelajaran, pengelolaan proses pembelajaran, dan refleksi profesional. Pengalaman mengajar secara langsung di perguruan tinggi mitra mendorong mahasiswa mengintegrasikan pengetahuan pedagogik dengan praktik pembelajaran, meningkatkan kemampuan komunikasi akademik, pengelolaan kelas, penyusunan perangkat pembelajaran, serta kesiapan profesional sebagai calon pendidik. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan implementasi Program Studi Pengembangan Profesi sebagai model penguatan kompetensi pedagogik pada jenjang magister melalui praktik pembelajaran di perguruan tinggi mitra, yang berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih berfokus pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), atau microteaching. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) pada pendidikan guru sekaligus memberikan rekomendasi bagi perguruan tinggi dalam merancang program pengembangan profesi yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi pedagogik calon pendidik.

SINERGI PEMERINTAH DESA, BUMDES, DAN PERGURUAN TINGGI DALAM DIGITALISASI PROMOSI WISATA KOLAM PANCING SERTA PENATAAN LINGKUNGAN BELAJAR PAUD DI DESA PUTAT LOR, KABUPATEN GRESIK

Holifah, Nur
Abstract: Kolam pancing milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, secara fisik telah tersedia namun belum beroperasi secara optimal karena ketiadaan strategi pemasaran dan media promosi… digital, sementara lingkungan PAUD SPS setempat masih memerlukan penataan dari sisi kebersihan, keteraturan, dan penghijauan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendorong operasionalisasi aset ekonomi desa melalui digitalisasi promosi serta memperbaiki kualitas lingkungan belajar anak usia dini melalui pendekatan partisipatif berbasis kolaborasi multipihak. Metode pelaksanaan mencakup observasi dan asesmen kebutuhan, sosialisasi dan penyusunan rencana bersama mitra, pelaksanaan intervensi secara bertahap selama empat minggu, pendampingan operasional, serta evaluasi dan perencanaan keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kolam pancing BUMDes telah beroperasi dengan jadwal dan tarif yang disepakati, didukung akun media sosial resmi, konten foto dan video promosi, banner di lokasi strategis, serta pendaftaran titik lokasi pada peta digital. Di sisi lain, lingkungan PAUD SPS menjadi lebih bersih, tertata, dan hijau melalui kegiatan gotong royong, pengecatan sarana bermain, dan penanaman tanaman hias. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, BUMDes, dan satuan pendidikan anak usia dini mampu mengoptimalkan potensi ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan, dengan syarat keberlanjutan dijaga melalui pendampingan pengelolaan pascaprogram.

PENGARUH INFLUENCER MARKETING DAN CONTENT MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PENGGUNA SHOPEE DI KECAMATAN BANYURESMI KABUPATEN GARUT

Adawiyah, Neng Hilda Siti Robiah, Nuratri, Bangkit
Abstract: Perkembangan perdagangan elektronik (e-commerce) dan penggunaan media sosial telah mendorong perubahan dalam cara konsumen memperoleh informasi serta mengambil keputusan pembelian melalui marketplace. Penelitian ini bertujuan… ujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing dan content marketing terhadap keputusan pembelian pengguna Shopee di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengguna Shopee di Kecamatan Banyuresmi dengan teknik purposive sampling. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, analisis korelasi, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing dan content marketing berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pengguna Shopee di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut baik secara parsial maupun simultan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,486 menunjukkan bahwa influencer marketing dan content marketing mampu menjelaskan keputusan pembelian sebesar 48,6%, sedangkan sisanya sebesar 51,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.

PENGARUH DAYA TARIK WISATA, COSTUMER EXPERINCE, DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI WISATAWAN DI CURUG SANGHYANG KENIT KECAMATAN CIPATAT BANDUNG BARAT

Adawiah, Neng Sipa, Lestari, Ayu Yudiani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Daya Tarik Wisata (X1), Customer Experience (X2), dan Kualitas Layanan (X3) terhadap Minat Berkunjung Kembali (Y) wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, baik secara parsial… maupun simultan. Daya Tarik Wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien jalur sebesar 0,434 dan hubungan korelasi pada kategori kuat (r = 0,622). Variabel ini memberikan kontribusi pengaruh langsung terbesar di antara ketiga variabel bebas, yang menunjukkan bahwa keindahan alam, keunikan atraksi, aksesibilitas, dan fasilitas pendukung wisata merupakan faktor paling dominan dalam mendorong minat wisatawan untuk berkunjung kembali.Customer Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien jalur sebesar 0,348 dan hubungan korelasi pada kategori kuat (r = 0,602). Pengalaman sensorik, emosional, kognitif, dan sosial yang dirasakan wisatawan selama berkunjung terbukti turut menentukan besarnya minat mereka untuk berkunjung kembali. Kualitas Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien jalur sebesar 0,291 dan hubungan korelasi pada kategori sedang (r = 0,456). Meskipun memberikan kontribusi pengaruh langsung yang relatif paling kecil dibandingkan dua variabel lainnya, kualitas layanan tetap merupakan faktor yang berperan penting, terutama pada dimensi empathy yang masih perlu ditingkatkan. Daya Tarik Wisata, Customer Experience, dan Kualitas Layanan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,612 atau 61,2%. Nilai ini menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas mampu menjelaskan variasi Minat Berkunjung Kembali sebesar 61,2%, sedangkan sisanya sebesar 38,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini, seperti harga, promosi, citra destinasi, dan kepuasan wisatawan.

PENGUATAN TATA KELOLA SAMPAH KERING MELALUI DIGITALISASI BANK SAMPAH BERBASIS BUMDES DI DESA SIDOWUNGU KABUPATEN GRESIK

Aulia Priyantomo, Bayu, Sukma Nurul Hidaya, Rindi, Cahyani Dopong Abora, Regita, Ghozi Ulaa Adani, Abdurrahman
Abstract: Pengelolaan sampah di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik masih menghadapi permasalahan berupa rendahnya pemilahan sampah dari sumber, pencatatan transaksi yang dilakukan secara manual, keterbatasan data,… , serta kurangnya transparansi nilai ekonomi sampah bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat tata kelola sampah kering melalui penerapan Bank Sampah Digital berbasis web yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan community development melalui tahapan observasi dan identifikasi kebutuhan, koordinasi dengan mitra, pengembangan sistem, sosialisasi, pelatihan, uji coba, pendampingan, serta evaluasi. Subjek kegiatan meliputi pengelola BUMDes, pemerintah desa, kader PKK, dan sekitar 150 kepala keluarga pada fase implementasi awal. Program menghasilkan platform digital yang mendukung pengelolaan data nasabah, kategori dan harga sampah, pencatatan hasil penimbangan, perhitungan nilai transaksi, saldo tabungan, riwayat setoran, stok, dan pelaporan. Implementasi sistem membantu pengelola BUMDes melakukan pencatatan transaksi secara lebih terstruktur, mempercepat penghitungan nilai setoran, serta meningkatkan keterlacakan dan transparansi informasi bagi nasabah. Kegiatan pelatihan dan pendampingan juga meningkatkan kemampuan awal pengelola dalam mengoperasikan sistem serta mendorong keterlibatan kader PKK dalam edukasi pemilahan sampah kepada masyarakat. Meskipun demikian, keberlanjutan program masih memerlukan penguatan kapasitas operator, konsistensi partisipasi warga, pemeliharaan sistem, kemitraan dengan pengepul, dan pengukuran dampak secara berkala. Program Smart Waste Village memberikan fondasi awal bagi pengelolaan sampah berbasis data, pemberdayaan masyarakat, penguatan peran BUMDes, dan pengembangan ekonomi sirkular di tingkat desa secara berkelanjutan.

Upaya Dalam Guru Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Inklusi Di SMP Negeri 12 Solok Selatan

Jeni Oktavia, Sri Rahayu, Wibi Wijaya
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa inklusi di SMP Negeri 12 Solok Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui… i observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melakukan berbagai upaya untuk membantu siswa inklusi dalam proses pembelajaran. Upaya tersebut meliputi pemberian bimbingan dan motivasi belajar, penerapan pendekatan individual untuk membangun komunikasi yang efektif, pemberian dukungan emosional dan psikologis, pelibatan orang tua melalui konsultasi maupun kunjungan rumah, serta mendorong siswa melakukan refleksi dan menemukan strategi belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Berbagai upaya tersebut dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan melibatkan kerja sama antara guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, orang tua, serta teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang bersifat personal dan kolaboratif dapat membantu siswa inklusi lebih percaya diri, aktif dalam pembelajaran, serta memperoleh dukungan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan belajarnya. This study aims to describe teachers' efforts in overcoming the learning difficulties experienced by inclusive students at SMP Negeri 12 Solok Selatan. The research employed a qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings revealed that teachers implemented various strategies to support inclusive students in the learning process. These efforts included providing guidance and learning motivation, applying individualized approaches to establish effective communication, offering emotional and psychological support, involving parents through consultations and home visits, and encouraging students to reflect on and develop learning strategies that suit their needs. These initiatives were carried out gradually and continuously through collaboration among subject teachers, counseling teachers, parents, and peers. The study indicates that personal and collaborative approaches can help inclusive students become more confident, actively participate in classroom learning, and receive support that aligns with their individual characteristics and learning needs. Therefore, the role of teachers is essential in creating an inclusive learning environment that supports the academic and personal development of students.

Strategi Promosi Dalam Mendorong Jumlah Konsumen Di Pasar Seni To'pao Kabupaten Toraja Utara

Nolan Kadang, Isak Pasulu, Dwibin Kannapadang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi Pasar Seni To'Pao yang dapat dijadikan sebagai daya tarik promosi, menganalisis hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan promosi, serta merumuskan strategi promosi… yang tepat untuk mendorong peningkatan jumlah konsumen di Pasar Seni To'Pao Kabupaten Toraja Utara. Pasar seni berbasis budaya memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah, namun banyak di antaranya menghadapi tantangan dalam menarik konsumen akibat promosi yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas empat pelaku UMKM dan empat pengunjung Pasar Seni To'Pao yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Seni To'Pao memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui strategi promosi, antara lain keunikan produk kerajinan khas Toraja, lokasi yang strategis di jalur utama Rantepao-Makale, identitas budaya yang kuat, serta keberadaan pelaku UMKM yang menghasilkan produk berkualitas. Namun, kegiatan promosi masih menghadapi berbagai hambatan, yaitu belum optimalnya pemanfaatan media digital, terbatasnya penyebaran informasi kepada masyarakat, berkurangnya jumlah kios yang aktif beroperasi, tingginya persaingan dengan pusat oleh-oleh lainnya, serta jumlah kunjungan yang belum stabil. Berdasarkan kondisi tersebut, strategi promosi yang direkomendasikan meliputi optimalisasi promosi digital melalui media sosial, penguatan promosi berbasis budaya Toraja, peningkatan kerja sama dengan pemerintah dan pelaku industri pariwisata, penyelenggaraan kegiatan promosi secara berkala, serta peningkatan kualitas pelayanan dan kenyamanan kawasan. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah konsumen sekaligus memperkuat posisi Pasar Seni To'Pao sebagai destinasi wisata belanja berbasis budaya di Kabupaten Toraja Utara. This study aims to identify the potential of To'Pao Art Market that can be utilized as a promotional attraction, analyze the obstacles encountered in implementing promotional activities, and formulate appropriate promotion strategies to increase the number of consumers at To'Pao Art Market in North Toraja Regency. Culture-based art markets have a strategic role in supporting the development of regional tourism and the creative economy, yet many face challenges in attracting consumers due to suboptimal promotion. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research informants consisted of four MSME actors and four visitors to To'Pao Art Market, who were selected using purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that To'Pao Art Market possesses considerable potential to support promotional activities, including the uniqueness of Torajan handicraft products, its strategic location on the main Rantepao-Makale route, a strong cultural identity, and the presence of local MSMEs producing high-quality products. However, promotional activities are constrained by several factors, including the limited utilization of digital media, inadequate dissemination of information to the public, the decreasing number of active kiosks, intense competition with other souvenir centers, and unstable visitor numbers. Based on these findings, the recommended promotion strategies include optimizing digital promotion through social media, strengthening culture-based promotional content highlighting Torajan heritage, enhancing collaboration with the government and tourism stakeholders, organizing promotional and cultural events on a regular basis, and improving service quality and visitor convenience. The implementation of these strategies is expected to increase the number of consumers while strengthening the position of To'Pao Art Market as a cultural shopping destination in North Toraja Regency.