Search Articles & Publications

Showing 718 articles found for "Sehat"

PREDIABETES RISK FACTOR CONTROL EDUCATION AT THE MUGI ELDERLY POSYANDU IS HEALTHY, DUKUHWALUH VILLAGE

Nabila, Nurun, Adiratna Sekar Siwi, Febi Septiani
Abstract: Diabetes Mellitus (DM) is a condition when the body is unable to produce or use insulin effectively, resulting in increased glucose levels in the blood. Before the onset of type 2 DM, it is important to pay attention to… the condition of prediabetes. As one of the global health problems, DM can be prevented through proper education and regular monitoring of fasting blood sugar levels. This service aims to identify fasting blood sugar and evaluate the effectiveness of education in increasing knowledge in the elderly. The method used is health education through lectures and interactive discussions at the Mugi Sehat Elderly Posyandu, Dukuhwaluh Village. The results of the activity showed that some of the results of the fasting blood sugar test were within the normal limit. The provision of education was proven to increase the level of understanding of respondents, which was shown by an increase in knowledge scores from the average pre-test of 70.31 to 86.93 in the post-test after the intervention. In conclusion, health education plays an important role in increasing the awareness of the elderly about controlling prediabetes risk factors to prevent the development of diabetes.

EDUKASI PEMBERANTASAN JENTIK – JENTIK NYAMUK PADA KELUARGA TN.H DENGAN POST DEMAM BERDARAH DI DESA PETIR

Fina Triyaningsih, Wiwik Priyatin
Abstract: Latar Belakang :Menurut survei yang dilakukan peneliti pada tanggal 7 November 2022 berupa wawancara dengan Ketua RT Desa Petir, diperoleh data bahwa warga Desa Petir masih kurang pengetahuannya tentang pemberantasan nyamuk… muk dan fooging juga jarang. Selesai. Berdasarkan survei yang dilakukan peneliti pada tanggal 8 November 2022 berupa wawancara dengan Bidan Desa Petir untuk kasus DBD di Desa Petir, terdapat sekitar 10 kasus DBD dalam 1 tahun terakhir. rendah, masih banyak sampah berserakan, kurangnya promosi kesehatan di lingkungan sekitar dan pelaksanaan fooging yang masih belum efektif. Tujuan :Mengetahui perilaku, setelah diberikan edukasi pengetahuan tentang pemberantasan jentik nyamuk pada keluarga Pak H Pasca DBD di Desa Petir. Metode :Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bantuan kategori media lembar pengetahuan dan lembar observasi. Hasil :Tingkat pengetahuan meningkat dari tidak tahu menjadi mampu menerapkan dan kategori pengetahuan meningkat dari kurang (skor 0-4) menjadi baik (skor 11-15). Kesimpulan :Dengan melakukan pendidikan dapat mengubah pengetahuan, sikap, dan tindakan individu, keluarga, dan masyarakat . Kata Kunci: Keluarga, Pasca DBD, Edukasi Pemberantasan Jentik Nyamuk

TINJAUAN WAKTU PENYEDIAAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) DI RS X KOTA PURBALINGGA

Khiqmatun Nazilah, Khusnul Khotimah Arum Nur Cahyanti, Ilham Rahmansyah
Abstract: Waktu penyediaan rekam medis rawat jalan sangat penting untuk mempercepat pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien agar tidak terjadi antrian yang panjang pada saat penerimaan pasien rawat jalan. waktu penyediaan… rekam medis rawat jalans esuai dengan SPM yaitu ≤ 10 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu penyediaan rekam medis rawat jalan dan rata-rata lama waktu nya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. sampel penelitian ini adalah 44 berkas rekam medis pasien rawat jalan pada bulan Mei 2024. Dari 44 berkas rekam penyediaan 10 menit yaitu berjumlah 13 berkas rekam medis (30%) dan 10 menit yaitu berjumlah 31 berkas rekam medis (70%). Dan rata-rata lama waktu penyediaannya yaitu 13 menit atau 10 menit. Kesimpulan: Lama waktu penyediaan berkas rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit X di Purbalingga bervariasi antara ≤10 hingga 10 menit.   Kata Kunci : Kelengkapan Dokumen, Rekam Medis, Rumah Sakit

GAMBARAN PENERAPAN SIMRS PADA BAGIAN PELAPORAN INTERNAL DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODEL 5M DI RUMAH SAKIT X

Olivia Ratna Julianggi, Wiwik Priyatin, Khusnul Khotimah Arum Nur Cahyanti
Abstract: Laporan internal memuat catatan dan atau rekaman kegiatan yang telah diselesaikan atau dikerjakan oleh pihak manajemen rumah sakit. Pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu kepada masyarakat, rumah sakit memerlukan dukungan… ngan input yang bermutu juga sehingga akan menghasilkan output yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran penerapan SIMRS pada bagian pelaporan internal dengan menggunakan pendekatan model 5M di Rumah Sakit X. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan unsur man, money, material, machine, methode melalui analisis kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini untuk unsur man sudah sesuai, untuk unsur money sudah terdapat anggaran operasional tetapi belum terlaksana untuk anggaran pelatihan, untuk unsur materials ketersediaan bahan-bahan sudah cukup memadai, unsur machine sudah terdapat mesin pendukung dalam pengelolaan, dan untuk unsur  methode terdapat SOP untuk kegiatan pelaporan, tetapi belum terdapat SOP khusus untuk kegiatan pelaporan internal.   Kata kunci: 5M, Pelaporan, Pelaporan internal, SIMRS

GAMBARAN PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM UNTUK MENURUNKAN ASAM URAT PADA Tn. R DENGAN GOUT ARTHRITIS DI DESA DATAR KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS

Miftah Hermansyah, Dwi Astuti, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar Belakang : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa angka kejadian arthritis gout adalah sekitar 1% sampai 4% pada populasi umum. Di beberapa negara, prevalensinya dapat meningkat hingga 10% pada pria dan… 6% pada wanita berusia di atas 80 tahun. Insiden gout tahunan adalah 2,68 per 1000 orang. Asam urat adalah suatu penyakit yang penyababnya dikarenakan tidak normalnya metabolisme purin (hiperurisemia). Gejala khas penyakit asam urat adalah nyeri sendi yang menyebabkan peradangan pada sendi. Tanaman salam merupakan tanaman obat yang bekerja mengatasi hiperurisemia untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan pada daun salam antara lain tanin, alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri. Tujuan : Menggambarkan pemberian rebusan daun salam untuk menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil : Setelah 7 hari pertemuan, kadar asam urat pasien menurun dari 8,8 mg/dl menjadi 8,6 mg/dl. Kesimpulan : Pemberian rebusan daun salam dapat menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis. Kata kunci: Daun Salam; Gout Arthritis;  Lansia

COOPERATIVES IN THE ERA OF DIGITALIZATION FROM THE PERSPECTIVE OF INNOVATION DIFFUSION THEORY AT THE CU SEHATI COOPERATIVE IN JAKARTA

Kartikawati, Dwi, Nurhasanah
Abstract: This research discusses the change of cooperatives towards digitalization from the perspective of Innovation Diffusion theory from Everett M Rogers at the CU Sehati Cooperative in Jakarta. Digitalization is an important… strategy for cooperatives to continue to exist and be relevant during such rapid technological changes. This study uses a qualitative-descriptive approach with case study and literature study methods. The study results show that the implementation of digitalization in the CU Sehati Cooperative is in the innovation stage, with cooperative members as adopters who support the organization's sustainability. The study identifies the key factors influencing technology adoption. It also recommends training cooperative members and strengthening digital infrastructure to accelerate technology adoption so that cooperatives can increasingly contribute to the community's economy.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. B GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN DENGAN FOKUS TINDAKAN TERAPI MUSIK DI RSJD Dr. RM. SOEDJARWADI KLATEN

Amalia Anggun Pramesti, Sudiarto, Wiwik Priyatin
Abstract: Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018), di Indonesia, penderita skizofrenia sekitar 6,7% dari 282,654 penduduk. Satu ciri khas skizofrenia adalah halusinasi sensori, salah satunya pada sensori pendengaran.… ran. Halusinasi pendengaran biasa mendengar suara-suara tetapi orang lain tidak mendengar. Apabila halusinasi tidak ditangani dengan baik, maka dapat menimbulkan risiko terhadap keamanan diri pasien sendiri, orang lain, juga lingkungan sekitar. Salah satu cara untuk menurunkan halusinasi pendengaran yaitu dengan terapi musik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien gangguan persepsi sensori hausinasi pendengaran dengan fokus tindakan terapi musik. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Hasil setelah dilakukan terapi musik klasik ini diberikan selama 2 kali sehari (pagi, siang) dengan durasi 10-15 menit selama 3 hari dengan menggunakan MP3 dan headset frekuensi halusinasi menurun. Didapatkan kesimpulan terapi musik klasik dapat menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran. Kata Kunci : Halusinasi, Musik, Skizofrenia

GAMBARAN PEMBERIAN JUS MENTIMUN TERDAHAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SIDAKANGEN KECAMATAN KALIMANAH KABUPATEN PURBALINGGA

Indah Micty Salsabila, Dwi Astuti, Eko Julianto
Abstract: Hipertensi adalah suatu masalah pada kesehatan yang harus diperhatikan sebab angka yang terdapat pada prevalensinya cukup tinggi dan dapat berakibat pada jangka panjangnya yang dapat ditimbulkan. Tidak jarang penderita hipertensi… ipertensi menurunkan tekanan darah dengan cara mengonsumsi jus mentimun. Mentimun mengandung zat yang bermanfaat bagi kesehatan seperti kalium, yang bekerja melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun.Menggambarkan pemberian jus mentimun terhadap tekanan darah pada Ny. S dengan penderita hipertensi di Desa Sidakangen Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dari implementasi yang telah dilakukan hasil pengukuran tekanan darah terdapat penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat penurunan tekanan darah pada Ny. S dengan penderita hipertensi dengan cara pemberian jus mentimun. Nilai pre 198 / 117 mmHg dan nilai post 135 / 95 mmHg.  

GAMBARAN PEMBERIAN REBUSAN DAUN SELEDRI PADA LANSIA Ny.M DENGAN HIPERTENSI DI DESA DATAR WILAYAH PUSKESMAS SUMBANG I KABUPATEN BANYUMAS

Laora Windari, Dwi Astuti, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar belakang: Gaya hidup modern bisa meningkatkan tingkat stress, kebiasaan merokok, serta mengkonsumsi minuman berakohol serta kopi yang berlebihan, bisa menyebabkan berbagai penyakit, termauk hipertensi. Pravelensi hipertensi… ipertensi di usia lanjut masih cukup tinggi, 40% dengan angka kematian sekitar 65 tahun. Angka kejadian hipertensi lebih banyak pada wanita 37% dan laki-laki 28%. Hipertensi tidak dapaat dipulihkan sepenuhnya, namun dapat diatur dengan pengawasan Kesehatan yang teratur. Seledri adalah salah satu contoh bentuk pengobatan herbal yang digunakan dalam menangani kasus hipertensi. Tujuan: Menggambarkan manfaat pemberian rebusan daun seledri dalam menurunkan tekanan darah pada lansia yang mempunyai hipertensi. Metode:  Menggunakan metode studi kasus dengan responden yang memiliki tekanan darah sistolik 140/90mmHg dan tekanan darah diastolic 159/99mmHg dengan hipertensi Stadium I. Hasil: Terdapat penurunan tekanan darah pada lansia dengan pemberian rebusan daun seledri sebanyak 200cc di pagi dan sore hari selama 5 hari dengan hasil pre 153/75mmHg dan nilai post 146/79mmHg. Kesimpulan: Rebusan daun seledri dapat menurunkan tekanan darah pada lansia.     Kata kunci: Daun Seledri., Hipertensi., Lansia 

PENGARUH REVOLUSI MENTAL TERHADAP ANAK YANG MENGALAMI BROKEN HOME DI UPTD SDN DEMANGAN 1 BANGKALAN

Siti Nur Fauziyah, Parisca Indra Perdana
Abstract: Pengaruh revolusi mental merupakan cara yang dilakukan UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan terhadap anak yang mengalami broken home adalah upaya untuk merubah dari kebiasaan yang kurang baik menjadi lebih baik. Seperti anak yang… ng cenderung malas akan dibantu dengan menerapkan revolusi mental agar siswa menjadi lebih aktif, anak yang minatnya kurang berkembang akan dibimbing oleh guru sesuai minat bakatnya, dan memberikan sosialisasi atau nasehat kepada siswa apabila siswa melakukan hal hal yang kurang baik dengan tetap mengerti dunia anak anak. Penelitian ini menggunakan model kualitatif dengan metode observasi dan wawancara beberapa wali kelas, dan kepala sekolah secara singkat.  Peneliti juga menggunakan lembar wawancara untuk mengetahui permasalahan yang sering terjadi pada peserta didik terutama anak yang memiliki latar belakang Broken Home. Di UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan guru dan kepala sekolah bekerjasama untuk memberikan pembinaan mental dengan memberi pesan moral yang baik, memberikan sosialisasi untuk menanamkan jiwa sosial dan jangan pernah jengah untuk selalu memberikan pendidikan karakter kepada anak didalam maupun diluar kelas. Revolusi mental dalam pendidikan harus terlebih dahulu mengembalikan peran guru dan sekolah sebagai fasilitator pendidikan dan pembelajaran, karena kualitas sekolah sangat bergantung pada kualitas guru dan lingkungan.