Search Articles & Publications

Showing 1837 articles found for "Siti"

EVALUASI DAN SUPERVISI PEMBELAJARAN ANALISIS DI SMK BUDI BAKTI UTAMA (SMK BBU)

Atep Jalaluddin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan supervisi pembelajaran di SMK Bina Budi Utama (SMK BBU) dengan fokus pada efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, mengidentifikasi kendala… la yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta merumuskan strategi supervisi yang lebih sistematis dan relevan dengan karakteristik pendidikan kejuruan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, pengawas, dan guru-guru produktif di SMK BBU. Validitas data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan metode, sementara analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU telah berjalan secara terstruktur dan memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pengajaran. Guru menunjukkan antusiasme terhadap proses supervisi dan aktif menerapkan masukan yang diberikan. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti terbatasnya waktu pengawas, kurangnya instrumen evaluasi baku, dan belum optimalnya proses pendampingan setelah supervisi. Strategi yang disarankan meliputi penguatan tim supervisi internal, penggunaan pendekatan kolaboratif dalam supervisi, serta penerapan evaluasi pembelajaran berbasis karakteristik pendidikan kejuruan. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU sudah efektif, tetapi perlu ditingkatkan secara sistematis agar lebih sesuai dengan kebutuhan guru kejuruan dan tuntutan dunia industri. Supervisi yang berbasis data dan berorientasi pada pengembangan profesionalisme guru menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasional. Penelitian ini memberikan kontribusi baik secara teoretis dalam pengembangan kajian supervisi pendidikan, maupun secara praktis sebagai acuan kebijakan sekolah dalam pelaksanaan supervisi yang berkelanjutan.

PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK CHOCOLATOS DRINK DI PT. GARUDA FOOD, TBK DEPO CIANJUR

Berliana, Joko, Muhammad Firman, Denda Ginanjar
Abstract: The purpose of this study is to reveal the extent to which product quality, price and promotion can increase the purchase decision for Chocolatos Drink at PT. Garuda Foods, Tbk Depo Cianjur. The research method is the Associative… sociative method. Where the population is the Shop Owners who are Customers of Chocolatos drink PT. Garuda Foods, Tbk Depo Cianjur who made transactions during January 2024 to May 2024 as many as 162 people, and the sample size uses the Slovin formula with an error rate of 10% so that the number of samples becomes 62 people with the Simple Random Sampling Technique. This study goes through the stages determined such as data quality testing, data prerequisite testing and data analysis to hypothesis testing with the multivariate regression analysis method. The results of the hypothesis analysis, both partially and simultaneously, product quality, price and promotion have a positive and significant influence on purchasing decisions for Chocolatos Drink at PT. Garuda Foods, Tbk Depo Cianjur

MEMBANGUN KESADARAN MELALUI SPIRITUALITAS HENDRIKUS LEVEN UNTUK KEHIDUPAN YANG BERKUALITAS

Dominikus Dx wain, Magdalena Maria Ines Kleden, Nelci Halla
Abstract: Kehidupan manusia modern sering ditandai oleh tekanan psikologis, kelelahan batin, dan pencarian makna hidup. Spiritualitas menjadi salah satu dimensi penting untuk membangun kesadaran diri dan meningkatkan kualitas hidup.… p. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran spiritualitas Hendrikus Leven dalam membangun kesadaran manusia menuju kehidupan yang berkualitas. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif-interpretatif. Data primer diperoleh dari gagasan dan refleksi praktik spiritual Hendrikus Leven, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur ilmiah mengenai spiritualitas, kesadaran, dan kualitas hidup. Hasil kajian menunjukkan bahwa spiritualitas Hendrikus Leven menekankan kesadaran diri yang berkembang melalui refleksi pengalaman hidup, termasuk pengalaman sulit, sehingga individu dapat menemukan makna hidup, menghadapi tantangan, dan membangun relasi yang sehat dengan sesama. Temuan ini konsisten dengan studi empiris yang menunjukkan hubungan positif antara spiritualitas dan kualitas hidup. Dengan demikian, spiritualitas bukan hanya dimensi religius, tetapi juga variabel multidimensi yang berkontribusi pada kesejahteraan batin dan kualitas hidup secara menyeluruh.

HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KUALITAS TIDUR DAN PERILAKU EMOSIONAL ANAK USIA SEKOLAH DI SD INPRES TINGGIMAE

Arlinda, Zakariyati, Evi Kusmayanti
Abstract: Latar Belakang : Peningkatan penggunaan gadget membuat anak-anak semakin Anak-anak kini semakin akrab dengan teknologi digital. Secara global, jumlah pengguna gadget diprediksi mencapai 6,1 miliar pada tahun 2029, meningkat&#8230; kat 42,62% sejak 2024. Di kawasan Asia, pertumbuhannya diperkirakan mencapai 49,46% dengan total sekitar 1,2 miliar pengguna. Penggunaan gadget pada anak memiliki dampak positif dan negatif, salah satunya menurunkan kualitas tidur serta memengaruhi perilaku emosional seperti mudah marah dan menangis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget terhadap kualitas tidur dan perilaku emosional anak usia sekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 76 siswa kelas IV, V, dan VI di SD Inpres Tinggimae. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk mengukur perilaku emosional anak. Hasil: Berdasarkan analisis menggunakan uji Chi-Square dengan alternatif Fisher Exact Test menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan gadget dan kualitas tidur dengan nilai p = 0,010 (<0,05). Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara penggunaan gadget dan perilaku emosional anak usia sekolah dengan nilai p = 0,449 (>0,05). Kesimpulan: Intensitas penggunaan gadget yang tinggi dapat memengaruhi kualitas tidur anak, sedangkan perilaku emosional lebih dipengaruhi oleh pola asuh dan lingkungan.  

TRANSFORMASI KEHIDUPAN MELALUI LATIHAN KESADARAN SPRITUAL LEVEN

Nelci Halla, Siti Fatimah, Alexander Laba Kewuan
Abstract: Artikel ini membahas bagaimana latihan kesadaran dalam spiritualitas Leven dapat menjadi sarana transformasi kehidupan individu. Dengan menekankan kehadiran, penerimaan, dan keutuhan batin, latihan ini menghadirkan perubahan&#8230; ahan dalam cara seseorang memandang dirinya, lingkungannya, dan relasinya dengan realitas spiritual. Tulisan ini disusun menggunakan pendekatan deskriptif-konseptual tanpa penelitian empiris, tetapi mengacu pada pemikiran umum dalam literatur spiritualitas dan kesadaran.

KEHIDUPAN YANG BERAKAR PADA IMAN DAN PELAYANAN

Yosefina Elsawati Ume Betan, Natalia Tewo Huler, Nelci Halla
Abstract: Tujuan dari peziarahan setiap manusia adalah beristirahat dalam Allah, sehinga tidak ada satupun kekayaan material di dunia ini yang sanggup memberikan kepuasan yang abadi kepada manusia selain Allah sendiri. Kehidupan manusia&#8230; anusia seringkali dihadapkan pada tantangan materialistis yang berisiko mengaburkan keberadaan yang lebih dalam. Kehidupan ini dipahami bukan sebagai pemenuhan kewajiban eksternal semata, melainkan sebagai manifestasi cinta yang tulus dan sukarela. Penelitian ini mengkaji konsep kehidupan yang berakar pada iman yang teguh dan pelayanan yang nyata. Iman disini menuntut ekspresi konkret dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana ditegaskan dalam prinsip “Iman tanpa perbuatan pada hakikatnya mati”. Aspek pelayanan menjadi bukti nyata dari iman yang hidup, dimana setiap individu didorong oleh kasih untuk menolong sesama yang membutuhkan. Kehidupan yang berakar pada iman dan pelayanan adalah kehidupan yang terintegrasi dimana iman dan pelayanan saling menguatkan. Fondasi iman yang kuat memungkinkan individu yang tetap teguh menghadapi tantangan hidup sementara semangat pelayanan mengubah keyakinan menjadi dampak sosial yang nyata, menjadikan individu sebagai agen transformasi yang membawa nilai-nilai positif ke dalam masyarakat.

SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN

Hermanus Hamu Tukan, Sholahudin Alahyudi Hasan, Marianus Septian
Abstract: Spiritualitas merupakan aspek mendasar yang membentuk cara manusia memaknai hidup, menjalani relasi dengan Tuhan, memahami diri sendiri, dan berinteraksi dengan sesama. Dalam berbagai tradisi, spiritualitas selalu menjadi&#8230; i sumber kekuatan, pemaknaan, dan inspirasi yang tidak hanya hadir dalam ruang-ruang religius, tetapi mewarnai seluruh dinamika kehidupan manusia. Spiritualitas bukanlah sekadar konsep teoretis, melainkan suatu proses yang hidup, aktif, dan terus berkembang sesuai dengan pengalaman individu. Setiap manusia menjalani perjalanan spiritual yang unik, dan perjalanan itu hanya dapat dipahami melalui refleksi mendalam terhadap pengalaman hidup sehari-hari. Kehidupan manusia pada dasarnya merupakan perjalanan panjang yang memuat berbagai dinamika: kesuksesan dan kegagalan, sukacita dan duka, keteguhan dan keraguan, pertumbuhan dan kejatuhan. Dalam dinamika tersebut, spiritualitas hadir sebagai dasar nilai yang menuntun seseorang untuk bertanya, memahami, dan menghayati makna terdalam dari setiap pengalaman hidup. Spiritualitas kehidupan bukanlah sesuatu yang bersifat statis, tetapi berkembang dalam proses yang panjang seiring dengan pertumbuhan kesadaran manusia terhadap tujuan hidupnya. Melalui setiap pengalaman, manusia menemukan petunjuk baru, hikmah baru, dan pemahaman baru yang membawa dirinya menuju kedewasaan spiritual yang semakin utuh. Dalam konteks spiritualitas kehidupan, karya dan keteladanan seorang tokoh seperti Hendrikus Leven menjadi sangat penting untuk dikaji karena hidupnya mencerminkan perjalanan spiritual yang kaya, mendalam, dan inspiratif. Hendrikus Leven bukan hanya dikenal sebagai pribadi yang tekun dalam karya pelayanan, tetapi juga sebagai sosok yang menjadikan setiap langkah hidupnya sebagai ungkapan konkret dari spiritualitas yang matang. Karya-karyanya bukan sekadar kegiatan atau tugas formal, tetapi merupakan bentuk nyata dari penghayatan spiritualitas: pelayanan yang tulus, cinta kasih yang diwujudkan tanpa syarat, kerendahan hati yang mempengaruhi cara ia berelasi, serta kesederhanaan hidup yang menjadi cerminan kedalaman batinnya. Karena itu, perjalanan hidup Hendrikus Leven merupakan contoh nyata bagaimana spiritualitas dapat menjadi kekuatan utama yang membentuk karakter, sikap, pilihan hidup, serta komitmen dalam pelayanan. Kajian ini bertujuan untuk menggambarkan, menjelaskan, dan menganalisis spiritualitas kehidupan sebagai sebuah perjalanan, dengan merujuk khusus pada karya dan pengabdian Hendrikus Leven. Melalui pendekatan deskriptif-analitis, tulisan ini menguraikan konsep dasar spiritualitas, makna kehidupan, dinamika perjalanan spiritual, dan relevansinya dalam kehidupan manusia modern. Selanjutnya, kajian ini menelusuri bagaimana nilai-nilai spiritualitas seperti cinta kasih, kesederhanaan, kerendahan hati, syukur, pengampunan, keteguhan, dan harapan tercermin secara nyata dalam setiap aspek karya Hendrikus Leven. Dengan demikian, abstrak ini menegaskan bahwa spiritualitas kehidupan bukanlah satu peristiwa yang terjadi sesekali, melainkan rangkaian perjalanan panjang yang terus berkembang melalui segala pengalaman hidup, sebagaimana tampak jelas dalam perjalanan Hendrikus Leven. Melalui penelitian dan refleksi ini, ditemukan bahwa spiritualitas kehidupan hanya dapat dipahami secara mendalam ketika manusia menjalaninya sebagai sebuah proses yang menyentuh seluruh aspek hidup: pikiran, perasaan, perilaku, relasi, dan karya. Spiritualitas bukan hanya soal ritual, tetapi tentang cara manusia memberi makna pada setiap langkah hidupnya. Hendrikus Leven menjadi gambaran nyata bahwa spiritualitas yang sejati selalu mengalir ke dalam tindakan nyata: pelayanan kepada sesama, komitmen pada kebaikan, kesediaan berkorban, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, serta ketekunan dalam menjalani panggilan hidup. Lewat karya-karyanya, ia memperlihatkan bahwa spiritualitas kehidupan merupakan perjalanan yang tidak hanya memperkaya batin pribadi, tetapi juga membawa perubahan nyata bagi masyarakat dan lingkungan tempat ia berkarya. Kajian ini menegaskan bahwa spiritualitas kehidupan tidak dapat dipisahkan dari perjalanan panjang manusia di dunia. Setiap pengalaman hidup mengajarkan sesuatu yang membentuk kedalaman batin. Setiap perjuangan menguatkan karakter. Setiap pelayanan membuka ruang baru bagi pertumbuhan iman. Dalam perspektif ini, spiritualitas kehidupan merupakan perjalanan menuju kedewasaan manusia secara menyeluruh: kedewasaan iman, kedewasaan moral, kedewasaan emosional, dan kedewasaan sosial. Melalui perjalanan tersebut, manusia semakin memahami bahwa hidup bukan hanya tentang pencapaian materi atau status, melainkan tentang bagaimana ia dapat menjadi pribadi yang bermakna bagi sesama. Karya Hendrikus Leven menjadi inspirasi bahwa perjalanan spiritualitas adalah perjalanan untuk mencintai, mengampuni, melayani, dan terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan demikian, abstrak ini menegaskan bahwa spiritualitas kehidupan merupakan perjalanan yang bertolak dari pengalaman konkret manusia dan diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pelayanan. Karya Hendrikus Leven menjadi contoh bahwa spiritualitas bukan hanya urusan batin, melainkan juga urusan tindakan nyata yang membawa dampak positif bagi masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa spiritualitas kehidupan adalah proses panjang yang mengintegrasikan nilai, pengalaman, refleksi, dan tindakan sehingga membentuk kesatuan hidup yang penuh makna. Perjalanan ini mengarah pada kedalaman hubungan dengan Tuhan dan sesama, serta pada komitmen untuk menjalani hidup dengan cinta kasih, kerendahan hati, dan pengabdian yang tulus.

SPIRITUALITAS HENRICUS LEVEN : KEHIDUPAN BERAKAR PADA IMAN DAN PELAYANAN

Philipus Penana Ruron, Fransiskus Xaverius Leo Baur
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis spiritualitas Henricus Leven serta relevansinya bagi kehidupan iman dan pelayanan gereja masa kini. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena menurunnya&#8230; nurunnya kedalaman spiritualitas umat Kristen, khususnya generasi muda, di tengah pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi yang menggeser orientasi hidup ke arah individualisme dan hedonisme. Henricus Leven dipandang sebagai figur historis yang menampilkan spiritualitas holistik — berakar pada iman yang mendalam, diwujudkan dalam pelayanan sosial, dan berorientasi pada komunitas marginal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta inferensial (korelasi dan regresi sederhana). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi jemaat terhadap spiritualitas Leven berada pada kategori tinggi (M = 4,32) dengan hubungan positif yang signifikan antara pemahaman spiritualitas dan relevansinya terhadap pelayanan gereja masa kini (r = 0,67; p < 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik pemahaman jemaat terhadap nilai iman dan pelayanan Leven, semakin tinggi pula apresiasi mereka terhadap penerapannya dalam konteks modern. Secara praktis, spiritualitas Henricus Leven dipersepsikan sebagai model hidup beriman yang autentik dan kontekstual, mampu menginspirasi pelayanan gereja yang humanis, transformatif, dan berakar pada iman yang hidup.

PENGGUNAAN APLIKASI CAKE UNTUK MENINGKATKAN PENGUCAPAN BAHASA INGGRIS SISWA

Neng Wafa Nurmayesti, Handi Pabriana, Anisa Septya Megawati
Abstract: Studi ini menyelidiki efektivitas aplikasi Cake dalam meningkatkan keterampilan pengucapan bahasa Inggris siswa dan mengidentifikasi aspek kefasihan pengucapan mana yang menunjukkan peningkatan terbesar. Dengan menggunakan&#8230; an pendekatan kuantitatif, penelitian menggunakan desain pre-test dan post-test dengan 60 siswa kelas 11 di SMAI Nurul Huda, dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data melibatkan tes pengucapan dan kuesioner, dianalisis melalui statistik deskriptif, N-Gain, dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Temuan ini mengungkapkan keuntungan yang signifikan dalam kelompok eksperimen, dengan skor meningkat dari 46,67 menjadi 81,73, dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang hanya meningkat dari 50,93 menjadi 57,70. Siswa juga mengungkapkan persepsi positif tentang aplikasi Cake, mencatat peningkatan kefasihan dan kepercayaan diri mereka selama latihan pengucapan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa aplikasi Cake secara efektif meningkatkan keterampilan pengucapan bahasa Inggris siswa.

PENGARUH PRODUCT KNOWLEDGE DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK UMKM DI KOTA SUKABUMI

Purwanto, Irfan Hary, Fernando, Perry, Ruswandi, Wawan
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh product knowledge dan citra merek terhadap keputusan pembelian produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif&#8230; itatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data penelitian diperoleh dari 96 responden yang merupakan konsumen produk UMKM di Kota Sukabumi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa product knowledge memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, citra merek juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, product knowledge dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk UMKM di Kota Sukabumi. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik pemahaman konsumen terhadap produk serta semakin kuat citra merek yang dimiliki, maka semakin besar kemungkinan konsumen untuk mengambil keputusan pembelian. Oleh karena itu, pelaku UMKM disarankan untuk meningkatkan upaya edukasi produk dan memperkuat citra merek guna meningkatkan daya saing serta mendorong keputusan pembelian konsumen.