Abstract:Keselamatan lalu lintas merupakan prioritas utama dalam sistem transportasi jalan raya, di mana helm berperan penting sebagai alat pelindung diri bagi pengendara sepeda motor. Seiring perkembangan teknologi, muncul penggunaan…
unaan helm intercom, yang menawarkan kemudahan komunikasi saat berkendara dan meningkatkan kenyamanan pengguna. Fenomena ini menimbulkan persoalan hukum karena belum diatur secara eksplisit dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan maupun Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Akibatnya, terjadi kekosongan norma terkait status hukum dan aspek keselamatan dari penggunaan intercom tersebut. Studi ini berorientasi guna menginvestigasi regulasi penggunaan intercom pada helm pengendara sepeda motor dalam perspektif keselamatan lalu lintas menurut PP Nomor 55 Tahun 2012, serta menilai sejauh mana regulasi yang ada dapat mengakomodasi kemajuan teknologi helm modern tanpa mengurangi fungsi perlindungan dan efektivitas keselamatan pengendara sepeda motor. Prosedur yang diaplikasikan ialah riset hukum preskriptif yakni investigasi yang terpusat pada analisis kaidah hukum terkodifikasi serta ajaran hukum yang berkaitan. Ancangan peraturan perundang- undangan (statute approach) plus gagasan (conceptual approach). Informasi diakumulasi via eksaminasi pustaka, peraturan perundang-undangan, berikut analisis standar teknis helm ber-SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan intercom pada helm belum memiliki dasar hukum yang jelas dan belum diakomodasi dalam SNI 1811:2007. Walaupun tidak secara eksplisit dilarang, modifikasi struktur helm untuk pemasangan intercom berpotensi mengurangi efektivitas perlindungan kepala dan bertentangan dengan prinsip laik jalan sebagaimana diatur dalam PP Nomor 55 Tahun 2012.diperlukan pembaruan regulasi serta revisi terhadap standar SNI helm agar mampu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan aspek keselamatan pengendara.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif fenomena ketidaksetaraan perlakuan hukum antara rakyat biasa dan elit politik dalam perspektif Pasal 3 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Pasal…
sal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Kedua ketentuan tersebut secara normatif menjamin asas kesetaraan di hadapan hukum (equality before the law), namun dalam praktiknya, penerapan prinsip tersebut masih belum berjalan sesuai idealisme hukum Indonesia yang menempatkan keadilan sebagai tujuan utama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif (doktrinal) dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif untuk menilai kesesuaian antara norma hukum dan realitas penerapannya di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksetaraan hukum di Indonesia disebabkan oleh lemahnya independensi lembaga peradilan, pengaruh kekuasaan politik dan ekonomi, rendahnya integritas aparat penegak hukum, serta budaya hukum masyarakat yang masih feodal. Untuk mewujudkan kesetaraan hukum yang substantif, diperlukan reformasi struktural dan moral melalui penguatan independensi peradilan.
Abstract:Penelitian untuk memahami manajemen yang di gunakan dalam kurikulum di SMK Terpadu Rangganis Bogor dan untuk mengetahui mutu pendidikan di SMK Terpadu Rangganis Bogor.Mengenai macam penelitian yang diterapkan bermakna penelitian…
nelitian ini ialah penelitian bidang dengan prosedur kualitatif, dan menggunakan pengkajian deskriptif, yang bermaksud untuk menyerahkan deskripsi mengenai manajemen kurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMK Terpadu Rangganis Bogor. Instrumen bidang yang diterapkan adalah observasi, dasar wawancara, dan dokumentasi. Selagi observasi dan dokumentasi diterapkan untuk melengkapi data yang dibutuhkan. Semua data yang terhimpun kemudian diolah dan pengkajian menggunakan pengkajian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Manajemen Kurikulum sudah hampir efektif dari segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pemantauan terhadap kegiatan atau program yang telah dilaksanakan. 2) Perencanaan kurikulum di SMK Terpadu Rangganis Bogor dilakukan pertama dengan penyusunan team work yang kewajibannya ialah mengelola kurikulum dan pendidikan di sekolah. Fungsi guna mengembangkan mutu pendidikan.3) Pengorganisasian manajemen kurikulum di SMK Terpadu Rangganis Bogor memiliki susunan organisasi sesuai dengan tujuan dan sumber daya yang sesuai dengan kemampuan satu persatu. 4) Pelaksanaan kurikulum di SMK Terpadu Rangganis Bogor dikenali melalui proses penyelarasan bersama perjumpaan atau rapat yang dilaksanakan untuk pihak yang berkaitan dalam penerapan kurikulum. 5) Pengawasan telah terpenuhi dalam kegiatan manajemen pengelolaan SMK Terpadu Rangganis Bogor, akan tetapi sebagai hal berkaitan dengan pemantauan ini tetap perlu dikembangkan, bagaikan supervisi yang lebih mendalam melalui yayasan dengan menerapkan perangkat yang ternilai.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode Mind Mapping dalam meningkatkan minat belajar sejarah peserta didik kelas XI IPS 1 SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta tahun ajaran 2025/2026. Penelitian tindakan kelas…
elas ini menggunakan model Kemmis & Taggart yang terdiri atas dua siklus: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara serta dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa dengan rata-rata nilai 70,31 pada siklus I menjadi 74,30 pada siklus II. Metode Mind Mapping mampu meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran, meskipun beberapa siswa masih kurang fokus. Dengan demikian, metode ini efektif dalam meningkatkan minat dan partisipasi belajar sejarah pada jenjang SMA.
Abstract:Peningkatan penggunaan dompet digital oleh generasi muda, khususnya ShopeePay, mendorong pentingnya kajian terhadap dampaknya terhadap perilaku pengeluaran konsumtif. Dalam konteks RW 01 Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok…
riok yang sebagian lingkungannya dihuni oleh keluarga TNI dan Polri dengan nilai-nilai kedisiplinan keuangan muncul pertanyaan apakah kemudahan penggunaan dan promosi ShopeePay justru dapat mengurangi kecenderungan konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kemudahan penggunaan dan promosi ShopeePay terhadap perilaku pengeluaran konsumtif masyarakat usia 18–25 tahun di wilayah tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, serta teknik pengumpulan data melalui kuesioner berbasis Google Form kepada 178 responden yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan dan promosi berpengaruh negatif signifikan terhadap pengeluaran konsumtif. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks sosial yang memiliki kecenderungan kontrol keuangan yang tinggi, kemudahan dan promosi digital justru dapat mendorong perilaku konsumtif yang lebih terkendali. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami pengaruh karakteristik komunitas terhadap efektivitas strategi pemasaran digital, serta mendorong penelitian selanjutnya untuk mempertimbangkan variabel mediasi seperti literasi keuangan dan kontrol diri.
Abstract:Fenomena Korean Wave telah memberikan dampak besar terhadap perubahan perilaku konsumen di Indonesia, terutama dalam hal meningkatnya ketertarikan terhadap budaya Korea serta produk-produk yang berkaitan dengannya. Penelitian…
itian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh brand ambassador NCT Dream dan brand image terhadap minat beli produk TosTos dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian mencakup konsumen yang pernah membeli produk TosTos sekaligus merupakan penggemar NCT Dream, dengan jumlah sampel sebanyak 225 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan pengolahan data dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik brand ambassador maupun brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Nilai t hitung untuk variabel brand ambassador sebesar 7,552, dan untuk brand image sebesar 12,469, keduanya melebihi t tabel sebesar 1,971, dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kehadiran NCT Dream sebagai brand ambassador serta citra merek yang kuat mampu meningkatkan minat beli konsumen terhadap produk TosTos. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk menjaga dan mengoptimalkan popularitas brand ambassador serta memperkuat brand image sebagai bagian dari strategi pemasaran guna menarik perhatian dan meningkatkan keputusan pembelian konsumen
Abstract:Penelitian ini membahas tentang sistem penilaian kinerja untuk meningkatkan kinerja karyawan, yang akan meningkatkan keberhasilan organisasi. Keberhasilan tindakan yang diperlukan untuk melaksanakan tugas dalam rangkai…
mencapai suatu tujuan tidak hanya bergantung pada prasarana, sarana, dan kemampuan teknologi yang tersedia saat ini, tetapi juga pendayagunaan sumber daya manusia yang tersedia. Pada penelitian ini menerapkan metode Behaviourally Anchor Rating Scale (BARS) digunakan untuk membantu pengambil keputusan dalam menentukan nilai akhir perankingan alternatif terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menerapkan metode BARS dalam mendukung penilaian kinerja karyawan, dengan teknik pendukung keputusan dapat membantu pengambil keputusan menghasilkan keputusan secara obyektif. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan 5 kriteria penilaian dan 10 karyawan, metode BARS terbukti menghasilkan keputusan untuk karyawan terbaik dengan nilai 3,85 pada karyawan pertama. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah menambahkan Behaviour Anchor pada setiap kriteria untuk membuat hasil perankingan lebih obyektif .
Abstract:Tren konsumsi makanan dan minuman kekinian yang semakin meningkat di kalangan generasi Z telah menciptakan persaingan bisnis yang kompetitif, khususnya di sektor minuman cepat saji. Dalam konteks ini, kualitas produk dan…
strategi promosi menjadi dua faktor utama yang diduga berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan promosi terhadap keputusan pembelian pada konsumen HAUS cabang Tebet, Jakarta Selatan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan metode survei. Sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu konsumen yang pernah membeli produk HAUS di lokasi tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 1–5, dan data dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji hipotesis menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t hitung = 7,104; signifikansi 0,000 < 0,05). Begitu pula dengan variabel promosi yang berpengaruh positif dan signifikan (t hitung = 6,280; signifikansi 0,000 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel menunjukkan pengaruh signifikan (F hitung = 212,863; signifikansi 0,000 < 0,05). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,811 menunjukkan bahwa 81,1% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh kualitas produk dan promosi. Dengan demikian, peningkatan kualitas produk dan pelaksanaan strategi promosi yang tepat terbukti berperan penting dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen, khususnya di kalangan Gen Z.
Abstract:Manajemen Sekolah Ramah Anak Berbasis Nilai Kearifan Lokal Kurung-Kurung Di Sdn Bitahan 1 Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifiksi Manajemen Sekolah Ramah Anak Berbasis Nilai Kearifan…
arifan Lokal Kurung-Kurung Di Sdn Bitahan 1 Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin. Fokus penelitian ini mencakup tiga aspek utama: (1) 1) Mengidentifikasi cara mengintegrasikan nilai-nilai gotong royong dari tradisi Kurung-Kurung ke dalam kegiatan pembelajaran di SDN Bitahan 1. 2)Mengidentifikasi Tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasi prinsip gotong royong dari tradisi Kurung-Kurung ke dalam kegiatan sekolah modern 3)Mengevaluasi Dampak penerapan nilai Kurung-Kurung terhadap perkembangan karakter, perilaku siswa, dan suasana belajar di SDN Bitahan 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, siswa dan Masyarakat setempat. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai gotong royong dilakukan melalui berbagai cara, termasuk penyisipan dalam mata pelajaran seperti PPKn dan Bahasa Indonesia, penerapan metode pembelajaran berbasis kolaborasi, serta kegiatan ekstrakurikuler yang menanamkan semangat kerja sama dan kebersamaan. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan waktu dalam kurikulum, minimnya sumber daya pendukung, serta kurangnya partisipasi aktif dari sebagian siswa. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah terciptanya sekolah yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pendidikan, serta terbentuknya karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan dan budaya lokal. Dampak dari penerapan nilai Kurung-Kurung terhadap siswa sangat positif, yaitu peningkatan rasa kepedulian, tanggung jawab sosial, dan kerja sama dalam kelompok. Selain itu, suasana kelas menjadi lebih harmonis, dan interaksi antar siswa serta guru lebih positif. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan lebih lanjut dari pihak sekolah, guru, serta masyarakat untuk memastikan keberlanjutan integrasi nilai budaya lokal dalam Pendidikan
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa baik pengembangan rasio profitabilitas dalam menilai kinerja keuangan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. Metode yang diterapkan adalah dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.…
. Sumber data diambil dari laporan keuangan tahunan PT Wijaya Karya, yang bisa diakses secara online melalui Bursa Efek Indonesia dan situs web resmi perusahaan. Analisis rasio seperti Return on Assets (ROA), Retur non Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) dianalisis untuk menilai kinerja keuangan perusahaan dari tahun 2020-2024. Hasil penelitian menunjukkan penurunan yang signifikan Rasio ROA, ROE, dan NPM mengalami penurunan tajam hingga mencapai nilai negatif, yang menunjukkan adanya penurunan efisiensi operasional kerugian bagi pemegang saham, dan ketidakmampuan pendapatan untuk menutupi biaya. Hal ini mengindikasikan bahwa profitabilitas dan kinerja keuangan perusahaan berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Dengan analisis ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang komprehensif dan objektif mengenai kinerja keuangan PT Wijaya Karya, sehingga dapat menjadi dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi serta perumusan strategi perusahaan di masa depan.