Search Articles & Publications

Showing 893 articles found for "Puan"

PERAN ILMU BALAGHAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI BAHASA ARAB

Husein, Ahmad, Sidik, Anwar
Abstract: Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa internasional yang memiliki peran penting dalam berbagai bidang, khususnya keagamaan, pendidikan, dan komunikasi global. Salah satu ilmu yang menunjang kemampuan komunikasi bahasa… Arab adalah ilmu balaghah, yakni ilmu yang mengkaji keindahan, ketepatan, dan efektivitas penggunaan bahasa dalam menyampaikan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ilmu balaghah dalam meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa Arab. Dengan menggunakan metode library research melalui analisis konten dan pendekatan deskriptif, penelitian ini menganalisis jurnal ilmiah dan sumber akademik yang relevan yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir (2020-2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa balaghah yang mencakup tiga cabang utama yaitu ma’ani, bayan, dan badi’ memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi komunikasi bahasa Arab peserta didik, baik secara reseptif maupun produktif. Balaghah tidak hanya berfungsi sebagai kajian teoritis estetika bahasa, tetapi juga sebagai instrumen praktis dalam membangun keterampilan komunikasi yang efektif, persuasif, dan kontekstual. Integrasi balaghah dalam pembelajaran bahasa Arab terbukti meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami makna secara mendalam, memilih diksi yang tepat, serta menyusun kalimat yang sesuai dengan konteks komunikasi.

ANALISIS PERBANDINGAN KONSEP DASAR DAN URGENSI EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB

HM, Nawal Sa’adah, Herdah, Herdah
Abstract: Evaluasi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran karena berfungsi untuk mengetahui tingkat keberhasilan peserta didik serta efektivitas proses pembelajaran. Dalam kajian evaluasi pendidikan terdapat tiga istilah… ah yang sering digunakan, yaitu pengukuran (measurement), penilaian (assessment), dan evaluasi (evaluation), yang memiliki konsep dan fungsi yang berbeda. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konsep pengukuran, penilaian, dan evaluasi serta mengkaji urgensi penerapannya dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber buku dan jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengukuran berkaitan dengan proses memperoleh data kuantitatif melalui pemberian skor, penilaian merupakan proses menafsirkan hasil pengukuran untuk mengetahui tingkat pencapaian belajar peserta didik, sedangkan evaluasi merupakan proses pengambilan keputusan terhadap keberhasilan pembelajaran. Dalam pembelajaran bahasa Arab, evaluasi sangat penting karena mencakup empat keterampilan berbahasa, yaitu istima’, kalam, qira’ah, dan kitabah, sehingga dapat memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kemampuan berbahasa peserta didik.

MANAJEMEN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Andri Marta Sudirja, Umar Rosadi, Muhamad Rif'at Syadli, Chepy Risnadar Angga Widjaya, Siti Latipah, Aji Setiaji, Iyad Suryadi, Asep Ahmad Ridwansyah
Abstract: Permasalahan bahwa belum efektifnya pelaksanaan pembinaan dalam peningkatan kompetensi guru PAI disebabkan oleh karena kurang oftimalnya perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi dan hasil manajemen Kepala Madrasah sehingga… hingga berdampak pada mutu pembelajaran khususnya pada mata pelajaran PAI pada madrasah tsanawiyah. Sebuah lembaga pendidikan seharusnya mempunyai sistem yang baik ditandai dengan lembaga tersebut mempunyai tujuan yang jelas, perencanaan yang matang, koordinasi yang teratur, pimpinan yang profesional, kooperatif dan pengawasan serta evaluasi kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi, hasil dan faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) perencanaan manajemen Kepala Madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI dilakukan dengan melakukan identifikasi permasalahan yang berkaitan dengan kompetensi guru-guru PAI tersebut, berkoordinasi dengan pengawas dan menyiapkan rancangan program pembinaan kompetensi guru PAI, 2) pelaksanaan manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan melalui workshop, seminar, MGMP, IHT, Diklat dan Supervisi serta melaksanakan pengamatan mengenai aspek-aspek pengelolaan dan administrasi guru PAI yang berfungsi sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran yang efektif, 3) penilaian/evaluasi manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan terhadap komitmen guru PAI terhadap pelaksanaan pekerjaan, proses dan kinerja yang dicapai oleh guru PAI, 4) Hasil manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI adanya kerjasama yang sinergis dan harmonis antara Kepala Madrasah dengan para guru PAI dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran serta dapat memunculkan madrasah yang cukup berprestasi, 5) faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI antara lain ; sarana dan prasarana yang sudah memadai dan guru-guru PAI yang mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya dan bersertifikasi. Adapaun faktor penghambatnya antara lain ; masih ada beberapa orang guru yang masih kurang memahami kurikulum tiga belas, visi misi dan program madrasah, kurang dalam kemampuan pengelolaan proses pembelajaran peserta didik di kelas.

KONTRIBUSI PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL-AMANAH DALAM MENINGKATKAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA

Taufiqul Huda, Nurul Erlina, Lisa Damayanti, Ailsya Fauzia Haryono, Dwi Amalia, M Rikza Chamami
Abstract: Penelitian ini membahas kontribusi Pondok Pesantren Al-Amanah dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui kegiatan pendidikan dan kehidupan sehari-hari santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif… riptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderat seperti sikap seimbang, toleransi, dan keadilan ditanamkan melalui pembelajaran kitab, keteladanan para pengasuh dan ustadz, serta pembiasaan dalam berbagai aktivitas sosial dan keagamaan. Lingkungan pesantren yang dihuni santri dari beragam daerah turut memperkuat terbentuknya sikap saling menghargai dan keterbukaan. Meski demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, seperti kemampuan santri yang beragam, pengaruh konten digital yang tidak tervalidasi, serta keterbatasan sarana dan sumber daya pendidik. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam memperkuat moderasi beragama, sekaligus membutuhkan penguatan literasi digital dan strategi pembelajaran yang lebih adaptif agar nilai moderasi dapat diinternalisasi secara lebih optimal.

ISLAMIC DIGITAL FAMILY RESILIENCE FRAMEWORK: MENGINTEGRASIKAN SYARIAH, GENDER, DAN LITERASI DIGITAL UNTUK KETAHANAN KELUARGA MUSLIM DI NTB

Lalu Ibnurusd Al Hafied, Nikmahtullah, Dahlia Hidayati
Abstract: Fenomena perceraian di Indonesia menunjukkan tren peningkatan signifikan, termasuk di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun 2024 mencatat 6.674–6.946 kasus perceraian menurut Badan Pusat Statistik. Mayoritas gugatan… n berasal dari pihak istri, dipicu oleh interaksi digital yang tidak terkendali melalui media sosial dan diperparah oleh norma patriarkal yang masih dominan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media sosial terhadap dinamika keluarga Muslim di NTB, menafsirkan ulang konsep keluarga Islami dengan perspektif gender, serta menawarkan model ketahanan keluarga digital berbasis syariah. Metode yang digunakan adalah kualitatif-konseptual dengan analisis literatur sekunder periode 2020–2025 yang bersumber dari laporan BPS, dokumen pengadilan agama, jurnal bereputasi, serta penelitian lokal terkait pernikahan dini dan perceraian di NTB. Analisis dilakukan melalui content analysis tematik dengan identifikasi tema, pengkodean NVivo, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berkontribusi pada 25–40% kasus perceraian melalui perselingkuhan virtual, distraksi komunikasi, dan eksposur gaya hidup ideal, sementara norma patriarkal meningkatkan kerentanan perempuan, tercermin dari dominasi gugatan cerai oleh istri. Untuk menjawab tantangan ini, penelitian menawarkan Islamic Digital Family Resilience Framework dengan tiga pilar utama: reinterpretasi syariah berperspektif gender, literasi digital Islami, dan dakwah digital sensitif gender. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis dalam memperkaya kajian Islam kontemporer mengenai keluarga, gender, dan digitalisasi, serta secara praktis menjadi acuan bagi Kementerian Agama, pengadilan agama, dan organisasi keagamaan dalam merumuskan strategi ketahanan keluarga Muslim yang relevan dengan konteks NTB.

ENHANCING SPEAKING PROFICIENCY THROUGH THE COMMUNITY LANGUAGE LEARNING APPROACH: AN EXPERIMENTAL STUDY AMONG EFL LEARNERS

Hikmat Ramdan, Arfian, Wulandari, Fitri, Fajri, Cholida Nur, Herningtyasari, Gadis, Wulandari, Cok Istri Agung Sri, Situmorang, Lidya Cristina Febriani
Abstract: The aim of this research was to investigate: (1) the application of the Community Language Learning (CLL) model on students’ speaking competence, (2) the students’ speaking competence before and after the implementation… ion of the CLL model, and (3) whether there is a significant effect of the CLL model on students’ speaking competence.  The population of this study consisted of 248 tenth-grade students at SMA Negeri 5 Padangsidimpuan. Using systematic sampling, a total of 35 students were selected as the sample. This research employed an experimental method. Data were collected through observation and speaking tests, and the results were analyzed using a paired-sample t-test. The findings revealed that the application of the CLL model on students’ speaking ability scored 3.6, categorized as “Very Good”. The students’ mean speaking score before the implementation of CLL was 78.51 (“Good”), which increased to 83.42 (“Very Good”) after the treatment. The t-test calculation yielded a t-value of 7.15, which exceeds the critical t-value of 2.03 at a 5% significance level (df = 35). Therefore, it is concluded that there is a statistically significant effect of the Community Language Learning model on students’ speaking competence among tenth-grade students at SMA Negeri 5 Padangsidimpuan.

ENHANCING WRITING SKILLS : A STUDY OF THE GROUP RESUME METHOD WITH EFL LEARNERS

Siregar, Hanifah Paradipta, Bahruddin, Bahruddin, Suhartina, Suhartina, Pattiasina, Petrus Jacob, Syam, Ferawaty, Husna, Asmaul
Abstract: This study aimed to examine the effect of the group résumé method on tenth-grade students’ ability to write recount texts at SMA Negeri 6 Padangsidimpuan. Specific objectives were to describe students’ writing ability before… ity before and after implementing the group résumé method and to determine whether the method produced a significant improvement. The population consisted of 124 tenth-grade students, and a systematic sampling procedure yielded a sample of 27 students. The study used an experimental design; data were collected with observation sheets and writing tests. The mean score after applying the group résumé method was 3.5, which falls into the “Very Good” category according to the study’s scoring criteria. A t-test was used to analyze the results: tcomputed = 6.73, while ttable = 2.06. Because ttest> ttable, the findings indicate that the group résumé method had a statistically significant positive effect on students’ recount writing ability.

TECHNOLOGY- ENHANCED WORD WALL MEDIA AND ITS IMPACT ON STUDENTS’ WRITING SKILLS : AN ICT- INTEGRATED APPROACH IN EFL CONTEXT

Hasibuan, Asriani, Nasution, Meisa Fitri, Sinaga, Yusni, Hsb, Elysa Rohayani, Adam, Dini Hariyati, Istighfaroh, Faridatul
Abstract: This study investigated the impact of technology-enhanced Word Wall media on students’ writing skills in an EFL context. The research aimed to determine whether the use of Word Wall as an ICT-integrated learning media could… could significantly improve students’ writing performance, especially in writing descriptive text. The study employed a pre-experimental design with one group pre-test and post-test. The sample consisted of 20 eleventh-grade students selected from SMA Negeri 8 Padangsidimpuan. The data were collected through writing composition tests and observation during the learning process. The results showed that the students’ writing performance improved after being taught through Word Wall media. The mean score of the pre-test was lower than the post-test mean score, indicating a positive effect of the treatment. The hypothesis test also showed that the use of Word Wall media had a significant impact on students’ writing skills. It can be concluded that technology-enhanced Word Wall media is effective in supporting students’ writing development and creating more interactive and engaging EFL learning.

THE STRATEGY OF MADRASAH PRINCIPALS IN BUILDING EFFECTIVE LEADERSHIP TO IMPROVE TEACHER PERFORMANCE AT STATE ISLAMIC JUNIOR HIGH SCHOOLS IN PADANGSIDIMPUAN CITY

Huakbar, Subuh Waldo, Anhar, Anhar, Hasibuan, Zainal Efendi
Abstract: This background is based on the importance of the effective leadership role of madrasah principals in improving teacher performance, particularly at Padangsidimpuan State Islamic Junior High School. Challenges such as lack… ck of teacher motivation, minimal professional training, and suboptimal communication between leaders and staff are factors that hinder performance improvement. Therefore, adaptive and innovative leadership strategies are needed to create a conducive work environment and encourage improvements in the quality of education. Methodology: This research uses a descriptive qualitative approach with data collection methods through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies at MTsN 1, MTsN 2, and MTsN Preparatory State Islamic Junior High School 3. Padangsidimpuan. Data were analyzed using the Miles and Huberman model through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study showed that the madrasah principal implemented eight main strategies in building effective leadership to improve teacher performance; (1). Coaching strategy, through training, individual mentoring, and Professional Learning Community (PLC). (2). Supervision strategy, based on participatory academic supervision and constructive feedback. (3). Motivation strategy, through verbal appreciation, emotional support, and professional development. (4). Reward strategy in the form of certificates, incentives, and additional task trust. (5). Discipline strengthening strategy with a systemic, restorative approach, and based on a collective work culture. (6). Family gathering strategy to build emotional bonds and social capital in the madrasah environment. (7). Structured academic supervision strategy through a cycle Collaborative planning, observation, and reflection. (8) Lesson Study strategy as a vehicle for developing distributive leadership and improving the quality of learning. Effective leadership of madrasah principals is built through a holistic approach that integrates administrative, pedagogical, and relational aspects. The implemented strategy has proven significant in improving teacher performance through increased competence, motivation, collaboration, and a positive work culture. This study recommends the need to strengthen teacher development programs and leadership training based on Islamic values for the sustainable improvement of educational quality in madrasahs.

REORIENTATION OF MUNAKAHAT FIQH LEARNING FROM A NORMATIVE-LEGALISTIC APPROACH TO MAQASHID SYARIAH-BASED REASONING AT AL ANSOR ISLAMIC BOARDING SCHOOL, PADANGSIDIMPUAN

Nur Sa’adah Harahap, Purnama Hidayah Harahap
Abstract: The teaching of fiqh munakahat in Islamic boarding schools is generally still dominated by a normative-legalistic approach, which emphasizes the determination of legal status, such as halal–haram or valid–invalid, based… sed on texts and the authority of classical books. This approach is important in preserving the scholarly tradition of fiqh, but in practice it often does not encourage students to understand the legal objectives and social implications of fiqh provisions. This study aims to analyze how the maqāṣid syariah reasoning approach can be applied in the teaching of fiqh munakahat and how this approach influences the students' way of thinking. This study uses a qualitative approach with a case study design conducted at the Al-Ansor Islamic Boarding School in Padangsidimpuan. Data were collected through observation of the learning process in the classroom, discussions with students, and reflections from teachers during the field study. The results of the study show a shift in the students' way of thinking from a textual understanding of the law to a more reflective understanding, taking into account the social context and objectives of sharia. This research contributes by offering a more contextual, reflective, and relevant model of fiqh munakahat learning for the challenges of contemporary Muslim family life.