Abstract:Abstract: Negotiations in the release of hostages are the most important way in a rescue mission for hostages. If the officer is wrong in taking action in the negotiation process, the effect that can be caused is the safety…
ety threat of both the officer or personnel in charge and the safety of the hostage victims. The reason is the ineffectiveness of communication so that it always results in a shootout to complete the abduction. And the problem is resolved without communication between criminals and personnel. In this case, we designed a negotiating robot equipped with weapons so that the safety and security of the officers would also be a concern in carrying out their duties, both in the task of war against the enemy and in the task of freeing hostages. and officers who are responsible for the safety of the victims being taken hostage. With this military robot, the monitoring can help military members or personnel in negotiating and monitoring without having to sacrifice lives.
Keywords: Arduino; FPV; GPS ;Robot; Sensor.
Abstrak: Negosiasi dalam pembebasan sandera merupakan cara terpenting dalam sebuah misi penyelamatan sandera, Jika petugas salah dalam mengambil tindakan dalam proses negosiasi maka efek yang dapat ditimbulkan adalah ancaman keselamatan baik petugas atau personil yang berwajib maupun keselamatan dari pihak korban yang disandera. Penyebabnya adalah tidak efektifnya komuniskasi sehingga mengakibatkan selalu terjadinya baku tembak untuk menyelesaikan penyandraan tersebut. Dan masalah terselesaikan tanpa ada komunikasi antara penjahat dan personil. Dalam hal tersebut kami merancang sebuah robot negosiasi yang dilengkapi dengan senjata agar keselamatan dan keamanan petugas juga menjadi perhatian dalam menjalankan tugas, baik dalam tugas perang melawan musuh maupun dalam tugas pembebasan sandera.Dalam hal pembebasan sandera perlu dilakukan berbagai cara agar mendapatkan kesepakatan terbaik antara musuh dan petugas yang berwajib guna keselamatan korban yang disandera. Dengan adanya robot militer pemantau ini dapat membantu anggota atau personil militer dalam melakukan negosiasi dan pemantauan tanpa harus mengorbankan nyawa.
Kata kunci: Arduino; FPV; GPS; Robot; Sensor.
Abstract:Abstract: The use is still the traditional way by trying corn seeds planted by farmers in Tanjungbalai in Asahan Regency. Farmers will choose maize seeds that are fast growing, but will have poor yields on fruit size, resulting…
sulting in less satisfactory yields. As a result a problem arises that will occur in the absence of determining a number of criteria that can get quality corn seeds. Farmers are not familiar with the use of technology in getting good corn seeds. This requires the use of a system that is able to answer and provide solutions in the selection of corn seeds using a number of criteria and alternatives to superior corn seeds. This research uses AHP method decision support system with comparison of criteria and alternatives in the selection of superior corn seeds in producing the best alternative.
Keywords: AHP, alternatives, criteria, farmers superior corn seeds
Abstrak: Penggunaan masih cara yang tradisional dengan mencoba bibit jagung yang di tanam oleh para petani di Tanjungbalai di Kabupaten Asahan. Petani akan memilih bibit jagung yang waktu tanamnya cepat, namun akan memiliki menghasilkan yang kurang baik pada ukuran buah mengakibatkan hasil produksi menjadi kurang memuaskan. Akibatnya timbul suatu masalah yang akan terjadi dengan tidak adanya penentuan sejumlah kriteria yang bisa mendapatkan bibit jagung yang berkualitas. Para petani kurang paham dengan penggunaan teknologi dalam mendapatkan bibit jagung yang bagus. Hal ini diperlukan penggunaan sistem yang mampu menjawab dan memberikan solusi dalam pemilihan bibit jagung menggunakan sejumlah kriteria dan alternatif bibit jagung unggul. Penelitian ini menggunakan sistem pendukung keputusan metode AHP dengan perbandingan kriteria dan alternatif pada pemilihan bibit jagung yang unggul dalam menghasilkan sebuah alternatif yang terbaik.
Kata kunci: AHP, alternatif, bibit jagung unggul, kriteria, petani
Abstract:Abstract: Forecasting sales is one of the challenges in CV. Rabbani Asyisa. This company getting a buildup of product in inventory that makes the company need sales forecasting to avoid the excess of products. Forecasting…
g needs to be followed by measurement of the forecast error rate to determine the accuracy of the prediction forecasting. In this study, the measurement of the forecasting error level in the trend moment method and season index. The study took the data sample from the period of August 2019 to November 2019. The results of error measurement using the trend moment method the value of Mean Absolute Percentage Error (MAPE) is 0.47% and measurements with the influence of the season index the value of Mean Value Absolute Percentage Error (MAPE) is 0.45%.
Keywords: Forecasting; Rabbani; Trend Moment
Abstrak: Melakukan peramalaan penjualan menjadi salah satu tantangan pada CV. Rabbani Asyisa. Perusahaan ini mengalami penumpukan barang pada inventory yang membuat perusahaan membutuhkan peramalan penjualan agar tidak terjadi kelebihan barang. Melakukan peramalan penjualan perlu diikuti dengan pengukuran tingkat kesalahan untuk mengetahui tingat akurasi prediksi dari peramalannya. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran tingkat kesalahan peramalan dalam metode trend moment dan indeks musim. Penelitian mengambil sampel data kerudung mulai dari periode Agustus 2019 sampai November 2019. Hasil pengukuran kesalahan dengan metode trend moment nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) adalah 0.47% dan pengukuran dengan pengaruh indeks musim nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) adalah 0.45%.
Kata kunci: Peramalan; Rabbani; Trend Moment,
Abstract:Abstract: The Information Systems Study Program is one of the study programs at the Open University. The duties and responsibilities of the study program are managing academic and non-academic services. Management of incoming…
oming and outgoing mail is one of the tasks that must be carried out so that the service process is maximized. But the management is still manually so that problems occur such as difficulty in finding incoming or outgoing mail because it is still stored in folders, can only be accessed by one person because it is still stored on a computer and it is difficult to classify incoming mail. Therefore there must be a web-based incoming and outgoing mail management application. The purpose of this research is to implement a web-based incoming and outgoing mail application in the Information Systems Study Program. The model used for its development uses the waterfall model, while the testing model uses a black box. The results of this study are knowing the usability of implementing incoming and outgoing letters in the Information Systems Study Program.
Keywords: Black Boxes; Outgoing Letters; Incoming Letters; Waterfalls; Web Applications.
Abstrak: Program Studi Sistem Informasi merupakan salah satu program studi yang ada di Universitas Terbuka. Tugas dan tanggung jawab program studi adalah mengelola layanan akademik maupun non akademik. Pengelolaan surat masuk dan surat keluar merupakan salah satu tugas yang harus dijalankan agar proses layanan menjadi maksimal. Namun pengelolaannya masih secara manual sehingga terjadi permasalahan seperti sulitnya mencari surat yang masuk atau surat yang keluar karena masih di simpan dalam folder-folder, hanya bisa di akses oleh satu orang karena masih disimpan dalam sebuah komputer dan sulit mengklasifikasikan surat yang masuk. Oleh sebab itu harus ada sebuah aplikasi pengelolaan surat masuk dan surat keluar berbasis web. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan aplikasi surat masuk dan surat keluar berbasis web di Program Studi Sistem Informasi. Model yang digunakan untuk pengembangannya menggunakan model watelfall, sedangkan model pengujiannya menggunakan black box. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui usability dari implementasi surat masuk dan surat keluar di Program Studi Sistem Informasi
Kata kunci: Aplikasi Web; Black Box; Surat Keluar; Surat Masuk; Waterfall.
Abstract:Abstract: Most farmers are do’nt know what plants are suitable for planting on their land. This is due to the lack of knowledge of farmers regarding the suitability of land with the growing requirements of a crop. The…
The lack of knowledge of farmers and the community about the evaluation of land suitability causes the cultivated plants do not produce optimally, because the conditions required by these plants are not in accordance with the conditions of the land that supports the growth of these plants. Seeing the importance of the process of selecting plants based on land suitability, while determining the selection of plants is still done only by looking at the experience of farmers who have not been tested. So the authors feel the need to make research to determine plants on land based on land suitability and plant growth requirements. The Analytical Hierarchy Process method is very suitable to be used to calculate the priority weight of each criterion because it is objective, which will later be used as a reference ranking by the TOPSIS method. With this research, it can determine the estate crops that will be planted on a land based on the level of land suitability and the requirements for growing plants that are alternative precisely, accurately and dynamically.
Keywords: DSS, AHP, TOPSIS
Abstrak: Kebanyakan Petani masih banyak yang belum mengetahui tanaman apa yang cocok ditanaman di lahannya. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan petani mengenai kesesuaian lahan dengan persyaratan tumbuh suatu tanaman. Lemahnya tingkat pengetahuan petani dan masyarakat tentang evaluasi kesesuaian lahan menyebabkan tanaman yang dibudidayakan tidak berproduksi optimal, karena syarat yang dibutuhkan tanaman tersebut belum sesuai dengan kondisi lahan yang mendukung pertumbuhan tanaman tersebut. Melihat pentingnya proses pemilihan tanaman berdasarkan kesesuain lahan, sedangkan penentuan pemilihan tanaman masih dilakukan hanya berdasarkan dengan melihat pengalaman petani yang belum teruji. Maka penulis merasa perlu membuat penelitian untuk menentukan tanaman pada lahan berdasarkan kesesuain lahan dan persyaratan tumbuh tanaman. Metode Analytical Hierarchy Process sangat cocok digunakan untuk menghitung bobot prioritas dari tiap kriteria karena bersifat obyektif, yang nantinya menjadi acuan perangkingan yang dilakukan dengan metode TOPSIS. Dengan adanya penelitian ini, maka dapat menentukan tanaman perkebunan yang akan ditanam pada suatu lahan berdasarkan tingkat kesesuaian lahan dan persyaratan tumbuh tanaman yang menjadi alternatif secara tepat, akurat dan dinamis.
Kata kunci: SPK, AHP, TOPSIS
Abstract:Abstarct: Typhoid fever is an acute infectious disease that occurs in the human digestive tract (especially the small intestine) caused by salmonella tyhpi, in different phases the bacteria can spread to the bloodstream…
and even to the human bones. So with this disease detection needs to be done since. This research builds an expert system to diagnose typhoid fever with a backward chaining method with an inference process so that it can be used to produce disease diagnoses based on perceived symptoms and provide appropriate solutions.
Keywords : Expert System, Backward Chaining, Thypoid Fever
Abstrak: Demam Tifoid adalah penyakit infeksi akut yang terjadi pada saluran perncernaan manusia (terutama usus halus) yang disebabkan oleh bakteri salmonella tyhpi, pada fase berbeda bakteri dapat menyebar ke aliran darah bahkan ke tulang manusia. Maka dengan ini perlu pendeteksian penyakit sejak ini. Penelitian ini membangun sistem pakar untuk mendiagnosis penyakit demam tifoid dengan metode backward chaining dengan proses inferensi agar dapat digunakan untuk menghasilkan diagnosa penyakit berdasarkan gejala yang dirasakan serta memberikan solusi yang tepat.
Kata kunci: Sistem Pakar, Backward Chaining, Demam Tifoid..
Abstract:Abstract: Demand forecasting for ayam geprek at Geprek Bensu is needed to make chicken inventory decisions to reduce inventory that often out of stock. This study uses time series single moving average (SMA) and single…
le exponential smoothing (SES) method to make geprek chicken requests in Geprek Bensu. This study sampled sales reports in October 2018 - September 2019. Results obtained from recognition using Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), and mean squared error (MSE = 2,762) shows that Single Moving Average produces more accurate results compared to the Single exponential smoothing method.
Keywords: Demand Forecasting; Single moving average; Single exponential smoothing; Time Series.
Abstrak: Peramalan permintaan ayam geprek pada Geprek Bensu sangat dibutuhkan untuk pengambilan keputusan penyediaan stok ayam dan mengurangi out of stock yang sering terjadi. Penelitian menggunakan metode seri waktu Single moving average (SMA) dan Single exponential smoothing (SES) untuk membuat peramalan permintaan ayam geprek di Geprek Bensu. Penelitian ini mengambil sample laporan penjualan pada bulan Oktober 2018 – September 2019. Hasil yang di dapatkan dari perbandingan akurasi menggunakan Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), dan mean squared error (MSE = 2,762) menunjukkan bahwa Single Moving Average memiliki hasil yang lebih akurat jika dibandingkan dengan metode Single exponential smoothing.
Kata kunci: Peramalan permintaan; Pemulusan eksponensial; Rata-rata bergerak; Seri waktu.
Abstract:Abstract: The development of Information Technology in the field of education, a survey on the Use and Utilization of Information and Communication Technology was carried out on 4,014 schools in 34 provinces. Based on the…
e level of education, elementary and equivalent as much as 64.55 percent, junior high school and equivalent as much as 19.22 percent and high school and equivalent as much as 16.23 percent. While the use of applications in the field of education is still felt to be lacking especially in rural schools so that there is a gap between urban schools and rural schools. This condition occurs in SMP PGRI Malangbong where the use of applications is still lacking. One example is in the recording of books in schools that are still manual which complicates operations in the school. The solution offered is to create an online book recapitulation system which is expected to be very useful for school operations. The online book recapitulation system was built using the waterfall method starting from the analysis, design, implementation, testing to maintenance stages.
Keywords: Book Information system; Books; Schools
Abstrak: Perkembangan Teknologi Informasi di bidang pendidikan, survei Penggunaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dilakukan terhadap 4.014 sekolah yang tersebar di 34 provinsi. Berdasarkan jenjang pendidikan, SD dan sederajat sebanyak 64,55 persen, SMP dan sederajat sebanyak 19,22 persen dan SMA dan sederajat sebanyak 16,23 persen. Sedangkan penggunaan aplikasi dibidang pendidikan masih dirasa kurang terutama di sekolah-sekolah pedesaan sehingga terjadinya kesenjangan antara sekolah diperkotaan dan sekolah pedesaan. Kondisi tersebut terjadi pada SMP PGRI Malangbong dimana penggunaan aplikasi masih sangat kurang. Salah satu contohnya adalah dalam perekapan buku di sekolah yang masih bersifat manual yang menyulitkan operasional di sekolah tersebut. Solusi yang ditawarkan adalah dengan membuat sistem rekap buku online yang diharapkan sangat berguna bagi operasional sekolah. Sistem rekap buku online ini dibangun menggunakan metode waterfall mulai dari tahap analisis, desain, implementasi, pengujian sampai dengan pemeliharaan.
Kata Kunci : Buku Sekolah; Sistem Informasi Rekap Buku
Abstract:Abstract: In the business of property developers choosing a location to be an important decision for developers as a factor of attractiveness in housing marketing, if lack of observance in choosing the location of the location…
cation will result in slow sales, so that the company's profits become not optimal. For this reason, a decision support system is needed that can help developers in recommending housing locations that are in accordance with the wishes of the developer. The profile matching method is chosen because it can provide the closest value recommendation, so if there is no land the exact location in accordance with the wishes of the developer but the profile maching is able to provide the selection of the location with the closest profile value to the developer desired.
Keywords: Decision support system, Developer, Property, Location Land, Profile matching.
Abstrak: Lokasi merupakan faktor terpenting dalam usaha developer property, karena mempengaruhi tingkat pemasaran perumahan. Pemilihan lokasi menjadi keputusan penting, sehingga dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang tepat. Metode profile matching merupakan pilihan yang dapat memberikan rekomendasi. Hasil dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi dengan nilai terdekat, jadi walaupun tidak ada lahan lokasi yang sesuai persis keinginan developer tapi profile matching akan memberikan rekomendasi pemilihan lahan lokasi dengan profil yang terdekat sesuai harapan developer. Maka, dapat disimpulkan profile matching merupakan pilihan tepat dalam penentuan keputusan lokasi perumahan.
Abstract:Abstract: Data from the National Socio-Economic Survey of the National Central Bureau of Statistic (Susenas, BPS) 2016 shows that the average amount of national top up the balance spending per month in 2016 reaches Rp 22,182…
,182 per capita. It is becoming a business opportunity for top up the balance of retail entrepreneurs. However, in the process of managing the process of input, output and reporting of goods that are done manually (still using paper) are not monitored properly, often there are outgoing or incoming goods whose data is not recorded. This, in the long run, will cause large losses. The purpose of this study is to build applications that function to help provide information that makes it easy to control the process of entry and exit of goods. The system development methodology used is object-oriented system development using the Unified Modeling Language (UML). The results obtained from this research are the design and construction of Inventory Information System POS (Point of Sales) in the form of Context Diagrams and UML Diagrams (Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Class Diagrams, and Sequence Diagrams), with the results of black box testing conducted already in operation properly according to the needs of the retail owner.
Keywords: Point of Sales, Retail, UML
Abstrak: Data Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik (Susenas, BPS) 2016 menunjukkan, jumlah rata-rata pengeluaran pulsa secara nasional per bulan pada 2016 mencapai Rp 22.182 per kapita [1]. Tentu saja hal ini menjadi peluang usaha untuk para pengusaha retail counter. Namun, dalam proses pengelolaannya proses input, output dan pelaporan barang yang dilakukan secara manual (masih menggunakan kertas) tidak termonitoring dengan baik, seringkali terjadi adanya barang keluar ataupun barang masuk yang tidak tercatat datanya. Hal ini dalam jangka panjang akan menimbulkan kerugian yang besar. Tujuan penelitian ini adalah membangun aplikasi yang berfungsi dalam membantu memberikan informasi yang memudahkan dalam pengontrolan proses keluar masuknya barang. Metodologi pengembangan sistem yang digunakan adalah pengembangan sistem berorientasi objek menggunakan Unified Modeling Language (UML). Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah perancangan dan pembangunan Sistem Informasi Inventory P.O.S (Point of Sales) berupa Diagram Konteks dan UML Diagram (Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, dan Sequence Diagram), dengan hasil pengujian black box yang dilakukan telah beroperasi dengan baik sesuai kebutuhan owner retail.
Kata kunci: Point of Sales, Retail, UML