Abstract:Kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi yang penting untuk dikembangkan sejak usia dini. Namun, anak-anak di daerah pedesaan sering kali memiliki keterbatasan kesempatan untuk mempraktikkan…
tikkan penggunaan Bahasa Inggris dalam situasi komunikasi yang nyata. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dasar, motivasi belajar, dan kepercayaan diri anak-anak Sekolah Minggu di Stasi Santo Petrus Tampo, Kabupaten Tana Toraja, melalui program pengajaran English Conversation. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu dari Maret hingga Mei 2026, dengan melibatkan anak-anak usia sekolah dasar sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan komunikatif (Communicative Language Teaching) yang diterapkan melalui praktik percakapan, permainan bahasa, tanya jawab, dan aktivitas interaktif berbasis topik kehidupan sehari-hari. Program dilaksanakan dalam 21 pertemuan dengan materi yang mencakup aktivitas harian, keluarga, sekolah, hewan, profesi, transportasi, cuaca, dan topik lain yang dekat dengan pengalaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menggunakan kosakata dan ungkapan sederhana dalam percakapan Bahasa Inggris. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi belajar, partisipasi aktif selama pembelajaran, serta kepercayaan diri dalam menggunakan Bahasa Inggris untuk berkomunikasi. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti ketidakkonsistenan kehadiran peserta dan faktor cuaca, kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Inggris bagi anak-anak di lingkungan nonformal dan dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar di Kelurahan Laucimba Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo melalui program bimbingan belajar. Kegiatan…
tan ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Quality Berastagi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan belajar melalui bimbingan kelompok kecil dan bimbingan individual. Tahapan pelaksanaan meliputi koordinasi dengan masyarakat, identifikasi kesulitan belajar siswa, pengelompokan peserta berdasarkan kebutuhan belajar, pelaksanaan bimbingan membaca, menulis, dan berhitung, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program bimbingan belajar membantu siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan termotivasi dalam belajar. Siswa juga menunjukkan peningkatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Kegiatan ini turut membantu orang tua yang memiliki keterbatasan waktu dalam mendampingi anak belajar di rumah. Dengan demikian, program bimbingan belajar dapat menjadi strategi pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di lingkungan masyarakat.
Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan literasi dan pengembangan media pembelajaran berbasis deep learning. Program…
dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan praktik pembuatan media pembelajaran berupa buku cerita anak yang kreatif dan edukatif. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran literasi serta minimnya kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua dalam mendukung pembelajaran anak usia dini.
Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan andragogi melalui model Project Based Learning (PBL) dan pendampingan intensif (coaching clinic). Tahapan kegiatan meliputi In-Service Training, On-the-Job Learning, implementasi pembelajaran di kelas, serta evaluasi hasil kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 38 guru PAUD dengan 32 responden yang mengisi instrumen evaluasi.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 10,3 meningkat menjadi 11,8 pada post-test. Selain itu, peserta mampu menghasilkan produk media pembelajaran berupa buku cerita anak yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini dan mengintegrasikan unsur kreativitas, kolaborasi, serta nilai edukatif dalam pembelajaran. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman guru mengenai penerapan deep learning, pemanfaatan media pembelajaran inovatif, serta penggunaan teknologi dan AI secara bijak dalam pendidikan.
Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam pengembangan literasi dan media pembelajaran berbasis deep learning. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan bermakna bagi anak usia dini.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) pada penulisan karya ilmiah berbasis Al-Qur’an secara efektif dan…
dan etis. Metode yang digunakan adalah pendekatan Service Learning yang mengintegrasikan pembelajaran konseptual dengan praktik langsung, melibatkan 30 mahasiswa sebagai peserta. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, praktik penulisan, serta refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap konsep AI dan penerapannya dalam penulisan ilmiah, yang ditunjukkan melalui keterlibatan aktif selama proses pembelajaran serta kemampuan menghasilkan karya ilmiah secara sistematis. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi penggunaan AI, khususnya terkait aspek etika dan validitas informasi. Meskipun demikian, masih terdapat variasi kemampuan peserta dalam menyusun karya ilmiah serta potensi ketergantungan terhadap teknologi. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan lanjutan dan penguatan literasi akademik serta etika penggunaan AI agar hasil pembelajaran lebih optimal dan berkelanjutan.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Masyarakat dalam mebgolah limbah botol plastic menjadi produk bernilai guna, yaitu kursi sofa dari botol plastik bekas.…
Penumpukan sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, oleh karena itu, diperlukan Upaya pengelolaan sampah yang melibatkan partisipasi aktif Masyarakat melaluli kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukatif partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, penyampaian materi, diskusi, serta praktik langsung pembuatan kursi sofa. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Bonipoi, Kota Kupang dengan melibatkan sekitar 20 peserta dari masyarakat setempat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, diskusi,tanya jawab dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme dan partisipasi aktif selama pelatihan berlangsung. Masyarakat mampu memahami pentingnya pengelolaan sampah plastik serta memperoleh keterampilan dalam memanfaatkan botol plastik bekas menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi. Dengan demikian, workshop pengolahan botol plastik ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan keterampilan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan masyarakat.
Abstract:Kurangnya pengetahuan mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kalangan siswa sekolah dasar merupakan permasalahan kesehatan mendasar yang dapat menghambat tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan…
rtujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan praktis siswa dalam menerapkan PHBS di SD Inpres 1 Desa Lisabata, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang dilaksanakan pada 16 April 2026. Kegiatan melibatkan 20–40 siswa usia 7–12 tahun dan dilaksanakan melalui metode interaktif berupa ceramah singkat, diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung. Materi yang disampaikan meliputi teknik cuci tangan yang benar, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, pentingnya olahraga rutin, bahaya asap rokok, serta pencegahan jentik nyamuk. Hasil kegiatan menunjukkan siswa aktif berpartisipasi dan mengalami peningkatan pemahaman tentang konsep PHBS serta mampu mempraktikkan cuci tangan dengan benar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis peran digital marketing dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, melalui penerapan RACE Framework (Reach, Act, Convert, Engage). Latar belakang…
elakang penelitian didasarkan pada adanya kesenjangan tingkat kunjungan dibandingkan destinasi unggulan lain di Bandung Selatan, meskipun Gunung Puntang memiliki potensi alam dan nilai historis yang signifikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkaya dengan analisis SWOT berbasis RACE Framework. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap Reach efektif dalam memperluas jangkauan promosi melalui optimalisasi media sosial, meskipun masih terkendala pada konsistensi konten dan pemanfaatan SEO. Tahap Act mampu meningkatkan ketertarikan calon wisatawan melalui konten visual dan narasi destinasi, namun belum sepenuhnya mengoptimalkan strategi storytelling. Tahap Convert berkontribusi terhadap peningkatan keputusan kunjungan melalui promosi musiman dan kolaborasi influencer, tetapi belum didukung sistem reservasi digital yang terintegrasi. Tahap Engage menunjukkan potensi dalam membangun loyalitas dan promosi organik, meskipun masih terbatas pada komunitas lokal. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan pada keunikan lanskap dan sejarah, kelemahan pada keterbatasan SDM digital, peluang dari tren wisata digital, serta ancaman dari kompetitor. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi digital marketing terintegrasi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan destinasi.
Abstract:Program internship ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan strategi digital marketing melalui content creation, graphic design, video marketing, dan penulisan artikel berbasis Search Engine Optimization…
(SEO) dalam meningkatkan brand awareness di PT Mitra Teknindo Sejati dan Agency Publishjurnalofficial. Kegiatan internship dilaksanakan selama tiga bulan di PT Mitra Teknindo Sejati dan dilanjutkan secara hybrid di Publishjurnalofficial dengan posisi sebagai Digital Marketing Intern. Metode pelaksanaan internship dilakukan melalui keterlibatan langsung dalam pembuatan konten media sosial, desain grafis untuk kebutuhan branding, produksi video promosi dan office life, serta penulisan artikel SEO berdasarkan riset kata kunci menggunakan tools digital marketing. Selain itu, penulis juga berpartisipasi dalam kegiatan operasional pendukung seperti meeting evaluasi, kunjungan warehouse, serta event pameran industri. Hasil dari kegiatan internship menunjukkan bahwa penerapan strategi digital marketing berbasis konten kreatif dan optimasi SEO mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan brand awareness perusahaan. Hal ini dibuktikan melalui terciptanya lebih dari 30 konten digital di PT Mitra Teknindo Sejati dan lebih dari 140 konten desain di Publishjurnalofficial, peningkatan followers media sosial, serta publikasi artikel SEO yang berhasil masuk halaman pertama Google Search Engine Results Page (SERP) dan Ringkasan AI Google. Selain memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan, internship ini juga meningkatkan kompetensi hard skill dan soft skill penulis di bidang digital marketing. Dengan demikian, program internship ini menjadi sarana efektif dalam mengintegrasikan teori manajemen dengan praktik kerja nyata di dunia industri.
Abstract:Amanat konstitusional "Tri Dharma Perguruan Tinggi" mewajibkan institusi pendidikan tinggi di Indonesia untuk mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna menjembatani wacana teoretis dengan…
ngan realitas sosial. Penelitian ini mengkaji program distribusi makanan yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Widya Mataram (UWM) sebagai penerapan praktis dari logistik kemanusiaan. Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini secara aktif melibatkan mahasiswa di setiap tahap, mulai dari identifikasi masalah hingga refleksi. Prinsip-prinsip teknik industri, khususnya logistik kemanusiaan, efisiensi distribusi, dan ergonomi lingkungan, diterapkan untuk mengelola distribusi paket dan memastikan keselamatan lalu lintas di Jalan Tatabumi Selatan yang padat kendaraan. Hasil dari pelaksanaan pada tanggal 13 Maret 2025 menunjukkan bahwa penggunaan Titik Distribusi Terpusat (Centralized Distribution Points/CDP) yang dimodifikasi dan manajemen antrean yang strategis telah berhasil menyediakan makanan bagi para komuter sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas dan mendukung UMKM lokal. Studi ini menyimpulkan bahwa inisiatif semacam ini secara efektif mampu mengubah mahasiswa menjadi agen perubahan yang dapat memberikan solusi sosial yang inovatif. Program-program di masa depan sebaiknya mempertimbangkan penggunaan perangkat lunak optimasi rute dan memperluas kolaborasi dengan otoritas lokal untuk meningkatkan jangkauan sosial.
Abstract:Edukasi PHBS melalui praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) berperan penting dalam membentuk kebiasaan higienis anak sejak dini. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi CTPS terhadap pemahaman dan perilaku…
u motorik anak di BTN AL Kelurahan Entrop. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan observasi praktik mandiri. Hasil menunjukkan tingkat partisipasi peserta mencapai 95%, dengan 17 anak (85%) mampu mempraktikkan 6 langkah CTPS secara mandiri sesuai standar kesehatan. Penggunaan media lagu "Naik Becak" yang dimodifikasi efektif meningkatkan antusiasme dan memori anak dalam memperagakan gerakan. Selain itu, keterlibatan orang tua memperkuat keberlanjutan perilaku sehat di keluarga. Kesimpulannya, intervensi edukatif yang terstruktur dan partisipatif terbukti efektif membentuk kebiasaan CTPS pada anak-anak.