Search Articles & Publications

Showing 827 articles found for "Tema"

SOCIAL ETHICS AND DEVIANT BEHAVIOR: A SOCIAL PSYCHOLOGICAL REVIEW OF THE PHENOMENON OF BULLYING

Sonia Armeliana Mnir, Sisilia Susana Naklui, Sonia, Sumari Novika Manao, Susanti Tabun, Thimotius Nau, Tirsa Tapatab, Yenry Anastasia Pellondou
Abstract: Bullying merupakan bentuk perilaku menyimpang yang melanggar etika sosial dan menimbulkan dampak serius terhadap korban, pelaku, maupun lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena bullying dari perspektif… pektif psikologi sosial dengan fokus pada pelanggaran etika sosial yang mendasarinya. Menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji 21 sumber akademik terkini (publikasi 2023-2025) termasuk jurnal ilmiah, laporan pengabdian kepada masyarakat, dan hasil penelitian empiris tentang bullying di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa bullying merupakan manifestasi dari lemahnya internalisasi nilai-nilai etika sosial seperti empati, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama. Faktor-faktor penyebabnya meliputi lingkungan keluarga yang tidak harmonis, pengaruh teman sebaya yang negatif, paparan media massa, lemahnya sistem sekolah, dan ketimpangan status sosial. Dampak psikologis yang ditimbulkan mencakup kecemasan (34,72%), rendah diri (27,46%), depresi (22,28%), hingga trauma berkepanjangan (15,54%). Penelitian di MTs Negeri Ambon menunjukkan bullying verbal (35,75%) sebagai bentuk yang paling dominan. Pencegahan bullying memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan penguatan etika komunikasi, pendidikan karakter berbasis nilai moral, dan kolaborasi multipihak antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Integrasi teori psikologi sosial seperti Social Learning Theory, Teori Perkembangan Moral Kohlberg, Teori Asosiasi Diferensial, dan Teori Identitas Sosial menjadi landasan penting dalam merancang strategi intervensi yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman etika sosial yang kuat menjadi fondasi penting dalam mencegah perilaku menyimpang dan menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan harmonis.

STRATEGI MANAJEMEN KONFLIK DALAM MENGATASI PERILAKU BULLYING PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 7 PALOPO

Nabila, Alauddin, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perilaku bullying yang terjadi di kalangan peserta didik di SMP Negeri 7 Palopo, untuk menganalisis strategi manajemen konflik yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam mengatasi… engatasi perilaku bullying, untuk menganalisis tantangan dalam pelaksanaan strategi manajemen konflik dalam mengatasi perilaku bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying di SMP Negeri 7 Palopo mencakup bentuk fisik, verbal, dan sosial yang saling berkaitan, dengan bullying verbal paling dominan karena dianggap candaan dan sulit terdeteksi. Penyebabnya berasal dari kombinasi faktor internal seperti rendahnya empati, faktor keluarga dengan pola asuh keras, lingkungan sekolah yang kurang pengawasan, serta pengaruh teman sebaya dan media sosial. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah menerapkan strategi manajemen konflik secara preventif, kuratif, dan rehabilitatif melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas, dukungan eksternal, dan kebijakan yang belum maksimal, sehingga diperlukan penguatan implementasi agar strategi ini dapat berjalan lebih efektif dalam menekan kasus bullying di sekolah.

SUPERVISI ADMINISTRASI PENDIDIKAN

Suheti, Eko Wahyu, Supardi, Agus Gunawan
Abstract: Supervisi administrasi pendidikan merupakan fungsi manajemen yang esensial dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lembaga pendidikan. Artikel ini membahas secara komprehensif tentang konsep, prinsip, ruang… uang lingkup, dan implementasi supervisi administrasi pendidikan. Supervisi administrasi tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengawasan, tetapi lebih sebagai upaya kolaboratif untuk pembinaan dan pengembangan kapasitas organisasi pendidikan. Ruang lingkup supervisi mencakup administrasi kurikulum, kesiswaan, kepegawaian, keuangan, sarana prasarana, hubungan masyarakat, dan layanan khusus. Artikel ini menguraikan berbagai pendekatan supervisi (direktif, non-direktif, dan kolaboratif) serta teknik-teknik supervisi yang dapat diterapkan seperti observasi, wawancara, pemeriksaan dokumen, dan workshop. Proses supervisi meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut yang harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Supervisor dituntut memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, akademik, sosial, dan digital untuk menjalankan perannya secara efektif. Di era digital, supervisi administrasi mengalami transformasi dengan pemanfaatan e-supervision, big data, dan sistem manajemen sekolah digital. Tantangan yang dihadapi meliputi resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, kompetensi supervisor yang bervariasi, kompleksitas regulasi, dan budaya organisasi. Supervisi administrasi yang efektif memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi organisasi, akuntabilitas publik, penciptaan lingkungan pembelajaran yang kondusif, pengembangan profesional, dan pencapaian standar nasional pendidikan. Keberhasilan supervisi sangat bergantung pada komitmen semua pihak, dukungan kepemimpinan, dan budaya organisasi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

THE LIVING TRADITION: MENELUSURI WARISAN INTELEKTUAL ISLAM DALAM KURIKULUM PESANTREN AL-ITQON, JAWA TENGAH

Muhammad Asrori, Maizza Hilda, Aatinaa Rohmah, Salma Salsabiila Ash-Shawwamah, M. Rikza Chammami
Abstract: Sebagai lembaga Pendidikan Islam tradisional pesantren terus berupaya menjaga kekayaan intelektual Islam sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pendidkan masa kini, analisis ini mendalami kurikulum pesantren Al-Itqon Bugen… gen Jawa Tengah, dengan pendalaman metode untuk memertahankan tradisi intelektual Islam mekanisme pewarisan dan aspek yang memengaruhi proses integrasinya dengan sistem Pendidikan. Hasil penelitian menampilkan bahwa struktur kurikulum yang terdiri dari 40% kajian kitab kuning dan 60% kurikulum nasional , proses pewarisnya dibuat melalui bandongan sorogan dan halaqah yang digabungkan dengan metode terbaru dan diskusi tematik seperti proyek kolaboratif kepemimpinan kyai yang progresif keterlibatan masyarakat dan kapisitas manajemen pesantren ialah sejumlah faktor tradisi mendorong integrasi. Keterbatasan tenaga Pendidik dalam berbagai aspek ketentuan akreditasi adalah rintangan utamanya berdasarkan penelitian ini. Pondok Al-Itqon berhasil mendirikan tradisi yang hidup dengan memakai model integrasi yang adaptif antara warisan intelektual Islam dan Pendidikan modern. Konsep tradisi berguna sebagai landasan untuk menjaga dan memperluas warisan intelektual Islam, peran penting pendidkan pesantren dalam ilmu klasik yang berdiri mepertahankan pola pembelajaran yang tersusun dan budaya religius yang kuat. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengenali betapa tradisi hidup, Pendidikan pesantren kyai, dan karakter guru dalam mempertahankan pewaris ilmu-ilmu Islam. Untuk menghidupkan Kembali ilmu tradisional di dunia modern menyatukan Pendidikan spiritual dan karakteristik dan spiritual formal, literatur klasik di awasi dengan menyeluruh. Hasil penelitian memberitahukan bahwa pesantren Al-Itqon berhasil mempertahankan kedudukan tradisional dan prinsip Islam klasik sementara tetap relevan dengan perkembangan Pendidikan modern dan melestarikan warisan keilmuan islam secara berkelanjutan.

ANALISIS SWOT KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI MA DARUL ISTIQAMAH LEPPANGANG

Masriani, Nursaeni, Akbar
Abstract: Penelitian ini membahas tentang kepemimpinan kepala madrasah dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di MA Darul Istiqamah Leppangang. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui kepemimpinan kepala madrasah dalam… am pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di madrasah tersebut dan untuk mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana pendidikannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskripsi kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, tata usaha dan guru. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Untuk faktor internal dan ekternal mengunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepala madrasah menerapkan gaya kepemimpinan yang bersifat partisipatif, komunikatif, dan solutif. Kepala madrasah melibatkan seluruh unsur madrasah dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, dengan menekankan nilai musyawarah (syura), transparansi, serta tanggung jawab bersama. Selain itu, nilai-nilai kepemimpinan islami seperti amanah, tanggung jawab, dan keikhlasan turut menjadi dasar dalam pengelolaan lembaga pendidikan tersebut. (2) Pengelolaan sarana dan prasarana di MA Darul Istiqamah Leppangang dilaksanakan secara terencana dan sistematis, mencakup tahap perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, hingga penghapusan. Meskipun madrasah menghadapi hambatan berupa keterbatasan dana dan minimnya tenaga teknis, kendala tersebut dapat diatasi melalui kerja sama yang baik antara pihak madrasah, yayasan, masyarakat, serta pemerintah. (3) Berdasarkan analisis SWOT, kekuatan utama madrasah terletak pada sistem kerja yang kolaboratif dan partisipatif, sedangkan kelemahannya berada pada aspek pendanaan. Dukungan dari yayasan dan program pemerintah menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, sementara tantangan yang dihadapi berupa perubahan kebijakan serta meningkatnya persaingan antar lembaga pendidikan.

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI SISWA YANG TELAH MEMENUHI KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN DI KELAS XI F3 SMAN 5 PALOPO

Abdul Riski
Abstract: Skripsi ini membahas terkait Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Dalam Mengembangkan Kompetensi Siswa yang Telah Memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran di Kelas XI F3 SMAN 5 Palopo. Tujuan dari… ari penelitian adalah untuk mengetahui strategi yang diterapkan dan faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam mengembangkan kompetensi siswa yang telah memenuhi kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran dikelas XI F3 SMAN 5 Palopo.             Penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini, agar bisa menjelaskan kejadian yang sifatnya alamiah dan tidak memberikan perlakuan pada variabel yang diteliti, melainkan memberi gambaran suatu kondisi apa adanya. Lokasi penelitian di SMAN 5 Palopo dengan subjek penelitian adalah tiga guru pendidikan agama islam dan budi pekerti. Instrumen penelitiannya adalah  lembar observasi, lembar wawancara, dan catatan lapangan. Untuk memperoleh data, peneliti melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, data yang diperoleh itu di analisis dengan model Miles dan Huberman.             Dari hasil pelaksanan penelitian, strategi yang digunakan guru adalah 1) literasi Al-qur'an, 2) apersepsi dan kajian tematik, dan 3) pembelajaran diferensiasi. Sedangkan faktor-faktornya adalah 1) faktor internal, yang meliputi (1) kompetensi guru (pedagogik dan kepribadian), dan (2) variasi metode pembelajaran. 2) faktor eksternal yang meliputi (1) karakteristik siswa, dan (2) penggunaan handphone.

PARADIGMA KUHN DAN DINAMIKA PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN: ANALISIS FILSAFAT ILMU DALAM PERSPEKTIF REVOLUSI ILMIAH

Marno, Susanti, Rahmi, Chotimah, Umi, Yosef, Yosef
Abstract: Perkembangan ilmu pengetahuan telah menjadi arena diskusi filosofis sepanjang sejarah. Thomas S. Kuhn, melalui karyanya The Structure of Scientific Revolutions, menawarkan pemahaman baru tentang bagaimana ilmu berubah dari… ri satu periode ke periode lainnya melalui mekanisme paradigma, normal science, anomali, krisis, dan revolusi ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Kuhn secara komprehensif berdasarkan dokumen “Paradigma Kuhn” yang diunggah, kemudian memperkaya analisis tersebut dengan literatur ilmiah terbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma memegang peran sentral dalam mengarahkan cara ilmuwan bekerja, memecahkan teka-teki ilmiah, serta menentukan kriteria kebenaran ilmiah. Perubahan paradigma bukan proses kumulatif, melainkan lompatan revolusioner yang terjadi ketika anomali tak dapat lagi diselesaikan dalam kerangka teori lama. Kritik Kuhn terhadap Karl Popper menegaskan bahwa dinamika ilmu lebih bersifat historis dan sosiologis dibandingkan rasional-matematis semata. Temuan ini menegaskan pentingnya pemikiran Kuhn bagi penelitian kontemporer, terutama dalam memahami dinamika perubahan ilmu serta implikasinya terhadap metodologi penelitian modern.

PEMANFAATAN LKPD BUDAYA MELAYU RIAU BERBASIS CODING UNTUK MENGANALISIS COMPUTATIONAL THINKING SISWA

Cyndi Togi Marito Sitorus, Yola Amanda, Zarra Hanura Il, Jesi Alexander Alim, Cici Oktaviani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Budaya Melayu Riau berbasis coding terhadap kemampuan berpikir komputasional (computational thinking) siswa sekolah dasar.… LKPD ini dikembangkan dengan mengintegrasikan unsur budaya lokal dan aktivitas coding sebagai upaya menumbuhkan kemampuan berpikir sistematis, logis, dan kreatif sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pretest-posttest one group design, yang dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN 105 Pekanbaru tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan computational thinking, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi hasil belajar. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor siswa meningkat dari 64,63 menjadi 67,78 setelah penerapan LKPD, dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,406 (> 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,032 termasuk kategori rendah, namun menunjukkan adanya tren peningkatan positif terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa. Hasil ini mengindikasikan bahwa integrasi budaya Melayu Riau dalam LKPD berbasis coding memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa, meskipun efektivitasnya masih memerlukan penguatan dari aspek pedagogis dan durasi penerapan.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN CALON MITRA PRODUK ES TEH INDONESIA DI KOTA BANDUNG

Asti Pratiwi, Wentri Merdiani
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi calon mitra terhadap faktor eksternal yang memengaruhi keputusan bergabung dengan Es Teh Indonesia, menyusun analisis SWOT, dan mengidentifikasi faktor eksternal dominan di Kota… ta Bandung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan calon mitra, mantan mitra, dan ahli bisnis, serta dokumen sekunder. Analisis data menggunakan pendekatan tematik serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor eksternal seperti lokasi strategis, daya beli konsumen, serta intensitas persaingan sangat memengaruhi keputusan calon mitra. Analisis SWOT menekankan kekuatan pada popularitas merek dan sistem waralaba terstruktur, dengan kelemahan ketergantungan pusat dan biaya royalti tinggi. Faktor eksternal dominan adalah kekuatan merek serta potensi pasar lokal Bandung yang masih terbuka.

STRATEGI PEMASARAN DIGITAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN LOYALITAS PELANGGAN DI ERA MEDIA SOSIAL (STUDI KASUS PT INDIGA NUSA DIGITAMA)

Senny Kresna Triaryanti Fransiska, Muhammad Sahlan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh PT Indiga Nusa Digitama dalam upaya meningkatkan loyalitas pelanggan di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif… alitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital perusahaan meliputi pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan TikTok, penggunaan Google Ads dan artikel SEO, serta penerapan pendekatan content marketing dan engagement yang terstruktur. Strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan loyalitas pelanggan melalui tiga tahapan: kognitif, afektif, dan perilaku. Pengelolaan sumber daya manusia yang fleksibel, sistematis, serta budaya kerja kolaboratif menjadi faktor pendukung utama. Evaluasi menggunakan bauran pemasaran 7P menunjukkan bahwa setiap elemen strategi berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan dan loyalitas pelanggan, sementara analisis SWOT membantu mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan dan kendala yang mempengaruhi implementasi strategi. Penelitian ini juga menyoroti bahwa pendekatan pemasaran yang adaptif dan edukatif dapat membuka peluang pemberdayaan pelaku UMKM, termasuk perempuan, dalam ekosistem digital yang inklusif.