Abstract:Abstract: The development of information technology has experienced rapid growth, especially the internet. The internet has made significant contributions, particularly in the business sector. The intense business competition…
ition and the rapid advancement of information technology have facilitated greater accessibility for customers in choosing industries. The Mazzuri Batu Bara industry is a business that sells coconut oil products and handcrafted items made from coconut. However, Mazzuri Batu Bara has not yet implemented services that make it easier for customers to purchase products efficiently and still relies on manual processes. Sales reports are recorded in ledgers, making the process inefficient for maintaining organized records. Customers are required to visit the industry in person to learn about the products available, which means they are unaware of the latest discounts and products on offer. One of the strategies to improve service and operations is to implement a Customer Relationship Management (CRM) system. The objective of this research is to assess the operability of the system design that has been developed. With the CRM design, sales can be enhanced to better meet customer needs. This system is designed to facilitate Mazzuri Batu Bara in selling products, processing data digitally, and improving customer service loyalty by retaining existing customers and attracting new ones.
Keywords: coconut oil; e-crm; industry mazzuri batu bara.
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat terutama internet. Internet memberikan kontribusi yang sangat membantu dalam bidang bisnis. Persaingan bisnis yang ketat dan pesatnya pertumbuhan teknologi informasi memberikan kemudahan aksesbilitas pelanggan dalam memilih industri. Industri Mazzuri Batu Bara adalah usaha bisnis yang menjual produk minyak kelapa dan kerajinan tangan dari kelapa. Industri Mazzuri Batu Bara belum menerapkan layanan yang memudahkan pelanggan untuk membeli barang dengan mudah dan masih menggunakan layanan secara manual, data laporan penjualan masih digunakan dalam buku besar sehingga tidak efisien untuk melakukan pencatatan yang tertata rapi, pelanggan harus datang langsung ke industri untuk mengetahui produk apa yang dijual maka pelanggan tidak mengetahui diskon terbaru dan produk yang dijual di industri. Salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan dan operasional adalah dengan menerapkan konsep Customer Relationship Management (CRM). Tujuan pada penelitian ini adalah operabilitas hasil desain sistem yang telah dibuat. Dengan desain Customer Relationship Management (CRM), dapat meningkatkan penjualan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Sistem ini dibuat untuk memudahkan Industri Mazzuri Batu Bara dalam menjual produk, mengolah data secara komputerisasi dan dapat meningkatkan loyalitas pelayanan kepada pelanggan dalam mempertahankan pelanggan dan menarik pelanggan baru.
Kata kunci: e-crm; industri mazzuri batu bara; minyak kelapa.
Abstract:Abstract: Feature selection is a crucial process that is very important to improve the performance of machine learning models, in accordance with data preprocessing. The feature selection process can be considered as a global…
lobal combinatorial optimization problem in machine learning, which reduces the number of features, eliminates irrelevant data, and produces acceptable classification accuracy. The purpose of this study is to predict or determine the results of the electrical installation operation feasibility test based on data and obtain attribute selection features, and obtain accuracy level results. The Particle Swarm Optimization (PSO) approach is used to select the right characteristics to determine the results of the electrical installation operation feasibility test because attribute selection is needed in data analysis, because the PSO method will increase accuracy than just SVM in determining attribute selection. If SVM is used with PSO, the accuracy value is 96% and AUC is 0.994%, while the SVM method produces an accuracy level of 94.89% and AUC of 0.994%. With this finding, the accuracy value increases by 2%, making it a very good categorization category. It has been proven that the use of Particle Swarm Optimization (PSO) based algorithms can improve and improve results.
Keywords: PSO; SVM; Certification
Abstrak: Pemilihan fitur merupakan proses krusial yang sangat penting untuk meningkatkan kinerja model machine learning, sesuai dengan praproses data. Proses pemilihan fitur dapat dianggap sebagai masalah optimasi kombinatorial global dalam pembelajaran mesin, yang mengurangi jumlah fitur, menghilangkan data yang tidak relevan, dan menghasilkan akurasi klasifikasi yang dapat diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi atau menentukan hasil uji kelayakan operasi instalasi listrik berdasarkan data dan memperoleh fitur pemilihan atribut, serta memperoleh hasil tingkat akurasi. Pendekatan Particle Swarm Optimization (PSO) digunakan untuk memilih karakteristik yang tepat untuk menentukan hasil uji kelayakan operasi instalasi listrik karena pemilihan atribut diperlukan dalam analisis data, karena metode PSO akan meningkatkan akurasi dari pada hanya SVM dalam menentukan pemilihan atribut. Jika SVM digunakan dengan PSO, nilai akurasinya adalah 96% dan AUC sebesar 0,994%, sedangkan metode SVM menghasilkan tingkat akurasi sebesar 94,89% dan AUC sebesar 0,994%. Dengan temuan ini, nilai akurasi meningkat sebesar 2%, menjadikannya kategori kategorisasi yang sangat baik. Telah terbukti bahwa penggunaan algoritma berbasis Particle Swarm Optimization (PSO) dapat meningkatkan dan memperbaiki hasil.
Kata kunci: PSO; SVM; Sertifikasi
Abstract:Abstract: Learning media as a supporting tool for the teaching and learning process. For its use, it is borrowed from the Academic Division and the study program. Often lost and not properly recorded are problems that are…
e often experienced. Inventory management allows proper recording of assets owned. The availability of well-managed goods ensures timely academic services. This research aims to design a multisensor-based inventory and lending system that can improve the efficiency, transparency, and competitiveness of the organization. the method used is prototype with Evaluation of the prototype interface using heuristic evaluation, system quality testing using ISO 25010. Evaluation results obtained that the Internet of Things-based inventory and lending application has been well designed and meets the heuristic criteria. system quality test results have met stakeholder expectations, especially in terms of innovation and competitive advantage and provide satisfaction to users.
Keywords: inventory and lending system; ISO 25010; internet of things
Abstrak: Media pembelajaran sebagai alat pendukung terjadinya proses belajar mengajar. Untuk penggunaannya meminjam pakai dari Bidang Akademik maupun program studi. Sering hilang dan tidak tercatat dengan baik menjadi permasalahan yang sering di alami. Pengelolaan inventaris memungkinkan pencatatan yang tepat terhadap aset yang dimiliki. Ketersediaan barang yang terkelola dengan baik memastikan pelayanan akademik yang tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem inventaris dan peminjaman barang berbasis multisensor yang dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan daya saing organisasi. metode yang digunakan adalah prototype dengan Evaluasi antarmuka prototype menggunakan evaluasi heuristic, pengujian kualitas sistem menggunakan ISO 25010. Hasil evaluasi Evaluasi didapat bahwa aplikasi inventaris dan peminjaman barang berbasis Internet of Things telah dirancang dengan baik dan memenuhi kriteria-kriteria heuristic. hasil uji kualitas sistem telah memenuhi harapan stakeholder, terutama dalam hal inovasi dan keunggulan kompetitif serta memberikan kepuasan kepada pengguna.
Kata kunci: sistem inventaris dan peminjman; ISO 25010; internet of things
Abstract:Abstract: The development of AI assistants such as Gemini and ChatGPT can significantly assist in daily human tasks. In the field of Sentiment Analysis, AI assistants can be utilized as an automated labeling alternative…
to provide positive, negative, or neutral sentiments within a dataset. This research aims to enhance the performance of AI assistants in automated labeling processes by employing the Feature Selection algorithm, specifically Forward Selection. The methodology involves utilizing the Naïve Bayes and K-NN algorithms, and subsequently improving accuracy through the Feature Selection algorithm. The evaluation is conducted using K-Fold Cross Validation. Research findings indicate an improvement in the accuracy of the best model, which is ChatGPT, when using the Naïve Bayes algorithm and Shuffled Sampling technique. The initial accuracy of 79.09% increased to 87.18% after Feature Selection was applied. This demonstrates the effectiveness of Feature Selection, particularly Forward Selection, in enhancing the accuracy performance of the model.
Keywords: ai; assistant; chat gpt; feature selection; gemini.
Abstrak: Pekembangan Asisten AI seperti Gemini dan Chat GPT dapat membantu pekerjaan manusia sehari-hari. Dalam bidang Analisis Sentimen, Asisten AI dapat digunakan sebagai alternatif pelabelan otomatis untuk memberikan sentimen positif, negatif atau netral dalam suatu dataset. Penlitian ini bertujuan untuk meningkatkan performa yang dihasilkan oleh Asisten AI dalam proses pelabelan otomatis menggunakan Algortima Feature Selection yaitu Forward Selection. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan Algoritma Naïve Bayes dan K-NN kemudian hasil akurasi akan ditingkatkan menggunkan Algoritma Feature Selection. Evaluasi yang digunakan adalah K-Fold Cross Validation. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan akurasi model terbaik berada pada Chat GPT dengan menggunakan Algoritma Naïve Bayes dan Teknik Shuffled Sampling, dari nilai akurasi awal sebesar 79.09%, setelah ditingkatkan menggunakan Feature Selection, maka nilai akurasinya meningkat menjadi 87.18%. Hal ini membuktikan peran Feature Selection, dimana yang digunakan adalah Forward Selection dalam meningkatkan akurasi ternyata memang efektif dalam meningkatkan performa akurasi model.
Kata kunci: ai; assisten; chat gpt; feature selection; gemini
Abstract:Abstract: The development of Internet of Things (IoT) technology has significantly impacted life, particularly in creating more efficient and secure smart homes. Smart homes integrate various electronic devices to enhance…
e comfort and energy efficiency. However, cost, integration complexity, and security issues remain. This study will simulate an IoT-based smart home system to analyse and evaluate device performance before real-world implementation. The simulation method involves testing connectivity and evaluating delay and packet loss using the ping method on each device. Results show the highest delay on CCTV devices at 41.8 ms and the lowest on motion detector 2 at 32.8 ms, with 0% packet loss. According to TIPHON standards, the network is rated excellent with an index of 4. The designed smart home system demonstrates optimal performance and is feasible for implementation but requires further development in configuration using AI and machine learning technologies.
Keywords: internet of things; simulation; smart home; testing
Abstrak: Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan, terutama dalam pengembangan rumah pintar (smart home) yang lebih efisien dan aman. Smart home mengintegrasikan berbagai perangkat elektronik untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi energi. Meskipun demikian, tantangan seperti biaya, kompleksitas integrasi, dan isu keamanan masih ada. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan sistem smart home berbasis IoT guna menganalisis dan mengevaluasi kinerja perangkat sebelum implementasi nyata. Metode simulasi yang digunakan melibatkan pengujian konektivitas dan evaluasi delay serta packet loss dengan metode ping pada setiap perangkat. Hasil menunjukkan delay tertinggi pada perangkat CCTV sebesar 41.8 ms dan terendah pada motion detector 2 sebesar 32.8 ms, dengan packet loss 0%. Berdasarkan standar TIPHON, jaringan dinilai sangat baik dengan indeks 4. Sistem smart home yang dirancang menunjukkan kinerja optimal dan layak diimplementasikan, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut dalam konfigurasi menggunakan teknologi AI dan machine learning.
Keywords: internet of things; pengujian; simulasi; smart home
Abstract:Abstract: The increasing number of students at STMIK Royal Kisaran has raised the risk of air pollution caused by vehicle emissions, cigarette smoke, and waste burning, particularly around the campus canteen. The campus's…
s location, which is close to a rubber factory and the Sumatra Crossroad, further exacerbates air quality and significantly impacts the health of individuals active at STMIK Royal. This study aims to develop a system that can measure air quality in real-time and detect pollutants in the campus environment. The system utilizes MQ-135 and MQ-2 sensors integrated with a microprocessor to process and transmit data to an IoT-based database. This research employs a qualitative descriptive method to describe the facts and trends based on the available data. The results indicate that air quality is good in the morning, worsens during the afternoon, and improves again in the evening, reflecting increased pollution during periods of heightened industrial and transportation activities. The implementation of this system is expected to contribute to the creation of a healthier environment and raise awareness about the importance of air quality.
Keywords: air quality; campus environment ; IoT; pollution.
Abstrak: Peningkatan jumlah mahasiswa di Kampus STMIK Royal Kisaran telah meningkatkan risiko polusi udara akibat asap kendaraan, rokok, dan pembakaran sampah, terutama di sekitar kantin kampus. Lokasi kampus yang dekat dengan pabrik karet dan jalan lintas Sumatera sehingga memperburuk kualitas udara dan sangat mempengaruhi kesehatan para individu yang beraktivitas di STMIK Royal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem yang dapat mengukur kualitas udara secara real-time dan mendeteksi polutan di lingkungan kampus. Sistem ini menggunakan sensor MQ-135 dan MQ-2 yang terintegrasi dengan mikroprosesor untuk mengolah dan mengirim data ke database berbasis IoT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan fakta dan kecenderungan dari data yang tersedia. Hasilnya menunjukkan bahwa kualitas udara baik di pagi hari, memburuk di siang hari, dan membaik lagi di sore hari, menunjukkan peningkatan polusi saat aktivitas pabrik dan transportasi meningkat. Implementasi sistem ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kualitas udara.
Kata kunci: IoT; lingkungan kampus; kualitas udara; polusi.
Abstract:Abstract: This research aims to build a recommendation system that can help parents determine the best Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) using the ELECTRE (Elimination and Choice Translating Reality) method. The electre method…
ethod was chosen because of its ability to handle Multi-Criteria Decision Making (MCDM) problems, which allows evaluating alternatives based on various relevant criteria. This system is designed to identify and assess PAUD based on a number of important criteria, such as facilities, location, teacher-student ratio, curriculum, accreditation and reputation. Each criterion is given a weight according to its level of importance, which is determined based on parental preferences and applicable educational standards. Data is collected from various sources and processed using artificial intelligence techniques to ensure accuracy and relevance. The electre method is then used to evaluate and compare between PAUD. The research results show that the recommendation system developed is able to provide accurate and relevant PAUD recommendations, as well as increasing user satisfaction in the PAUD selection process. This research makes a significant contribution to the field of decision support systems and education, by showing the practical application of the electre method in determining the best PAUD. It is hoped that the results of this research can inspire the development of similar recommendation systems in other educational fields, as well as help in improving the quality of early childhood education through the use of advanced technology.
Keywords: artificial intelligence; electre method; multi-criteria decision making (mcdm); paud.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem rekomendasi yang dapat membantu orang tua dalam menentukan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terbaik dengan menggunakan metode ELECTRE (Elimination and Choice Translating Reality). Metode electre dipilih karena kemampuannya dalam menangani masalah Multi-Criteria Decision Making (MCDM), yang memungkinkan evaluasi alternatif berdasarkan berbagai kriteria yang relevan. Sistem ini dirancang untuk mengidentifikasi dan menilai PAUD berdasarkan sejumlah kriteria penting, seperti fasilitas, lokasi, rasio guru-murid, kurikulum, akreditasi dan reputasi. Setiap kriteria diberikan bobot sesuai dengan tingkat kepentingannya yang ditentukan berdasarkan preferensi orang tua dan standar pendidikan yang berlaku. Data dikumpulkan dari berbagai sumber dan diproses menggunakan teknik kecerdasan buatan untuk memastikan akurasi dan relevansi. Metode electre kemudian digunakan untuk melakukan evaluasi dan perbandingan antar PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rekomendasi yang dikembangkan mampu memberikan rekomendasi PAUD yang akurat dan relevan, serta meningkatkan kepuasan pengguna dalam proses pemilihan PAUD. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan pada bidang sistem pendukung keputusan dan pendidikan, dengan menunjukkan aplikasi praktis dari metode electre dalam penentuan PAUD terbaik. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menginspirasi pengembangan sistem rekomendasi serupa di bidang pendidikan lainnya, serta membantu dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui pemanfaatan teknologi canggih.
Kata kunci: kecerdasan buatan; metode electre; multi-criteria decision making (mcdm); paud.
Abstract:Abstract: Gallery Parfume Shop is a business engaged in cosmetics located on Jalan Merdeka, Simpang Empat, Kec. Tanjung Tiram, Kab. Batu Bara, North Sumatra. In the procedures and management of sales management at Gallery…
y Parfume is still done manually, the reports are still recorded in notes the impact of this is that Gallery Parfume has difficulty in evaluating their sales performance, identifying market trends, and planning effective sales strategies and also difficulty building loyalty. Therefore, a system is needed, by implementing E-CRM at Gallery Parfume can get new customers, improve customer relationships, and retain customers, which will ultimately create customer loyalty and to measure the increase in profitability resulting from the use of E-CRM into a web-based application so that it will later facilitate increasing sales, customer loyalty, and saving operational costs. The method used to collect and analyze this research data is a qualitative method. It is expected that through this web application it can also build a database to make it easier for Gallery Parfume to search for data and reports.
Keywords: consumers; e-crm; stores
Abstrak: Toko Gallery Parfume merupakan usaha yang bergerak dibidang kosmetik yang berada dijalan Merdeka, Simpang Empat, Kec. Tanjung Tiram, Kab. Batu Bara, Sumatera Utara. Dalam prosedur dan manajemen pengelolaan penjualan di Gallery Parfume masih dilakukan secara manual, laporan nya masih tercatat di notes dampak dari hal tersebut gallery Parfume kesulitan dalam mengevaluasi kinerja penjualan mereka, mengidentifikasi tren pasar, dan merencanakan strategi penjualan yang efektif juga kesulitan membangun loyalitas. Maka dengan hal itu diperlukan sebuah sistem, dengan menerapkan E-CRM di Gallery Parfume dapat memperoleh pelanggan baru, meningkatkan hubungan dengan pelanggan, dan mempertahankan pelanggan, yang pada akhirnya akan terciptanya loyalitas pelanggan dan untuk mengukur peningkatan profitabilitas yang dihasilkan dari penggunaan E-CRM kedalam bentuk aplikasi berbasis web agar nantinya memudahkan dalam peningkatan penjualan, loyalitas pelanggan, dan penghematan biaya operasional. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data penelitian ini dengan metode kualitatif. Diharapankan melalui aplikasi web ini juga dapat membangun database guna memudahkan Gallery Parfume dalam mencari data dan laporan.
Kata Kunci: e-crm; konsumen; toko
Abstract:Abstract: In the current era of very fast technological development, customer churn is a serious challenge, especially in the competitive telecommunications industry. Churn refers to customers who stop using a service or…
move to another provider, and can be categorized into three types: Active Churn, Passive Churn, and Rotational Churn. Rotational Churn, which is difficult to predict be- cause the reasons for stopping are unclear, is the main focus of this research. This research aims to group Rotational Churn customers using a Data-Centric AI approach. This approach emphasizes improving data quality through Confident Learning and Synthetic Data before being applied to the K-Means clustering algorithm. The data used in this research is customer churn data from one telecommunications company during 2023. The research results show that customer grouping using the K-Means algorithm can provide deep insight into the characteristics of customer churn. The application of Data-Centric AI is proven to be able to increase the accuracy of clustering models, which ultimately helps compa- nies optimize programs and services to minimize churn and retain customers.
Keywords: data-centric AI; clustering; K-means
Abstrak: Dalam era perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini, churn pelanggan menjadi tantangan serius, terutama dalam industri telekomunikasi yang sangat kompetitif. Churn mengacu pada pelanggan yang berhenti menggunakan layanan atau beralih ke penyedia lain, dan dapat dikategorikan menjadi tiga jenis: Churn Aktif, Churn Pasif, dan Churn Rotasional. Churn Rotasional, yang sulit diprediksi karena alasan penghentian layanan tidak jelas, menjadi fokus utama penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan pelanggan Churn Rotasional menggunakan pendekatan Data-Centric AI. Pendekatan ini menekankan pada peningkatan kualitas data melalui Confident Learning dan Synthetic Data sebelum diterapkan ke algoritma K-Means clustering. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data churn pelanggan dari satu perusahaan telekomunikasi selama tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelompokan pelanggan menggunakan algoritma K-Means dapat memberikan wawasan mendalam tentang karakteristik churn pelanggan. Penerapan Data-Centric AI terbukti mampu meningkatkan akurasi model klastering, yang pada akhirnya membantu perusahaan mengoptimalkan program dan layanan untuk meminimalkan churn serta mempertahankan pelanggan.
Kata kunci: data-Centric AI; klasterisasi; K-means
Abstract:Abstract: CRM (Customer Relationship Management) is a type of management regarding the management of the company with customers to improve relationships with customers. CRM can be adapted to E-CRM (Electronic Customer Relationship…
lationship Management) which requires the role of information technology. Symple Store is a business that sells various t-shirts, apparel, and screen printing services. To see the product, customers must come directly to the store because there is no media to convey product information to customers. Symple Store does not have a way to place an order if the customer does not have the time to come to the store. The purpose of this research is to create a system using E-CRM so that Symple Store sales can be done online and the E-CRM feature is a medium used to maintain the relationship between the store and customers and can also increase customer loyalty. After implementing the E-CRM application on the Symple Store, it can make it easier for customers to place orders online and the E-CRM application becomes a medium for promoting Symple Store products and with E-CRM features such as product information, transactions, discounts, promos, vouchers, chats can maintain the relationship between the store and customers and can also increase customer loyalty.
Keywords: e-crm; loyality; symple store.
Abstrak: CRM (Customer Relationship Management) merupakan jenis management mengenai pengelolaan perusahaan dengan pelanggan untuk meningkatkan hubungan dengan pelanggan. CRM dapat diadaptasi dengan E-CRM (Electronic Customer Relation Management) yang mana membutuhkan peranan teknologi informasi. Symple Store merupakan usaha yang menjual berbagai barang kaos, pakaian jadi, dan jasa sablon. Untuk melihat produk tersebut pelanggan harus datang langsung ke Toko karena belum adanya media untuk menyampaikan informasi produk kepada pelanggan. Symple Store belum memiliki cara untuk melakukan proses pemesanan apabila pelanggan tidak memiliki waktu untuk datang ke Toko. Tujuan penelitian ini yaitu membuat sistem menggunakan E-CRM sehingga penjualan Symple Store dapat dilakukan secara online dan fitur E-CRM menjadi media yang digunakan untuk mempertahankan hubungan pihak toko dengan pelanggan dan juga dapat meningkatkan loyalitas pelanggan. Setelah menerapkan aplikasi E-CRM pada Toko Symple Store maka dapat mempermudah pelanggan melakukan pemesanan secara online dan aplikasi E-CRM menjadi media promosi produk Symple Store dan dengan adanya fitur E-CRM seperti informasi produk, transaksi, diskon, promo, voucher, chat dapat mempertahankan hubungan pihak toko dengan pelanggan dan juga dapat meningkatkan loyalitas pelanggan.
Kata Kunci: e-crm; loyalitas; symple store.