Search Articles & Publications

Showing 3169 articles found for "Laku"

SELECTION OF POSYANDU CADRES IN LUBUK KILANGAN DISTRICT USING THE OPTIMAL HYBRID AHP–TOPSIS METHOD

Christy, Tika, Safaria, Sayendra
Abstract: Abstract: Posyandu cadres play an important role in supporting community health services at the village and sub-district levels. However, the selection process for the best cadres is often carried out subjectively without… t clear and standardized criteria. This condition can lead to a decline in service quality and reduced cadre motivation. Therefore, a decision support system is needed to provide assessments that are objective, measurable, and accountable. This study aims to optimize the Posyandu cadre selection process in Lubuk Kilangan District through the development of a decision support system based on a hybrid method: Analytical Hierarchy Process (AHP) and Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). The AHP method is applied to determine the weight of each selection criterion based on its level of importance through pairwise comparisons. Subsequently, TOPSIS is used to rank candidates according to their proximity to the ideal solution. The methodology includes a literature review, primary data collection through interviews and questionnaires with stakeholders (community health centers, cadres, and village officials), as well as the implementation and testing of the AHP–TOPSIS–based system.             Keywords: Posyandu, Cadre, AHP, TOPSIS, Decision Support System     Abstrak: Kader Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Namun, proses pemilihan kader terbaik masih sering dilakukan secara subjektif tanpa acuan kriteria yang jelas dan terstandarisasi. Kondisi ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas pelayanan serta rendahnya motivasi kader. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem penunjang keputusan yang mampu memberikan hasil penilaian yang objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses pemilihan kader Posyandu di Kecamatan Lubuk Kilangan melalui pengembangan sistem penunjang keputusan berbasis metode hybrid Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode AHP digunakan untuk menetapkan bobot masing-masing kriteria pemilihan kader berdasarkan tingkat kepentingan melalui perbandingan berpasangan. Selanjutnya, metode TOPSIS digunakan untuk melakukan pemeringkatan calon kader berdasarkan kedekatannya terhadap solusi ideal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup studi literatur, pengumpulan data primer melalui wawancara dan kuesioner kepada stakeholder terkait (puskesmas, kader, dan perangkat desa), serta implementasi dan pengujian sistem berbasis AHP-TOPSIS.   Kata kunci: Posyandu, Kader, AHP, TOPSIS, Sistem Pendukung Keputusan

BATTERY LIFESPAN PREDICTION FOR MOTORCYCLES USING DOUBLE MOVING AVERAGE

Syahputra, Heru, Jhonson Efendi Hutagalung, Suparmadi
Abstract: Abstract: The inability to accurately monitor the lifespan of motorcycle batteries can lead to sudden failures, disrupt user activities, and increase maintenance costs. This issue is exacerbated by the absence of a predictive… ctive system that can assist users and workshops in planning maintenance and managing battery inventory effectively. This study aims to develop a battery lifespan prediction model for motorcycles using the Double Moving Average (DMA) method. The model is built based on historical data from 12 motorcycle units, including usage frequency, duration, terrain conditions, and maintenance habits. Forecasting is conducted through two stages of moving averages followed by trend parameter calculations. Evaluation results show that the model has a high level of accuracy, with MAPE = 0.10, MAD = 1.68, and RMSE = 2.14, indicating very low prediction errors. In addition, DMA is also used to forecast product demand at PT Anugerah Karya Abiwara Kisaran to prevent stock shortages. The system is developed using Visual Studio 2010 and Microsoft Access and has proven effective in supporting maintenance planning and inventory control. With its high accuracy and efficiency, the results of this study provide tangible contributions to decision-making in battery maintenance and inventory management. Keywords: battery; DMA; motorcycle; prediction.   Abstrak: Ketidakmampuan dalam memantau usia pakai aki sepeda motor secara akurat dapat menyebabkan kerusakan mendadak, mengganggu aktivitas pengguna, serta meningkatkan biaya perawatan. Permasalahan ini diperburuk oleh tidak tersedianya sistem prediktif yang membantu pengguna dan bengkel dalam merencanakan perawatan serta mengelola persediaan aki secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi usia pemakaian aki sepeda motor dengan menggunakan metode Double Moving Average (DMA). Model dibangun berdasarkan data historis dari 12 unit sepeda motor yang mencakup frekuensi penggunaan, durasi, kondisi medan dan kebiasaan perawatan. Proses peramalan dilakukan melalui dua tahap perataan bergerak, yang kemudian diikuti dengan perhitungan parameter tren. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi, dengan nilai MAPE sebesar 0,10, MAD sebesar 1,68, dan RMSE sebesar 2,14, yang mengindikasikan tingkat kesalahan prediksi yang sangat rendah. Selain itu, metode DMA juga diterapkan untuk meramalkan permintaan produk pada PT Anugerah Karya Abiwara Kisaran guna mencegah terjadinya kekurangan stok. Sistem dikembangkan menggunakan Visual Studio 2010 dan Microsoft Access, serta terbukti efektif dalam mendukung perencanaan perawatan dan pengendalian persediaan. Dengan akurasi dan efisiensi yang tinggi, hasil penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam pengambilan keputusan terkait pemeliharaan aki dan manajemen inventori. Kata kunci: baterai; DMA; prediksi; sepeda motor.

OPTIMIZING THE SELECTION OF THE BEST EDUCATIONAL TEACHING AIDS SUPPLIER IN DECISION-MAKING USING THE MOORA METHOD

Rani, Maha, Christy, Tika, Ardiansyah, Ricki, Sovia, Rini
Abstract: Abstract: In the business world, supplier selection plays a crucial role in ensuring smooth company operations. Suppliers are responsible for providing raw materials with consistent quality, timely delivery, and competitive… ive prices. The supplier selection process requires evaluation based on various criteria such as product quality, availability, packaging, price, and warranty. Currently, SNM Store places orders by contacting suppliers one by one via telephone to inquire about item availability. This method is time-consuming and may lead to delays in fulfilling item requirements. To address this issue, a Decision Support System (DSS) is needed to assist in efficiently determining the best supplier. One method that can be used in this system is MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis). MOORA is known to be effective in handling multi-criteria decision-making by simultaneously optimizing multiple objectives. This method also reduces subjectivity by assigning weights to each criterion and uses simple and fast calculations to evaluate the available alternatives. The objectives of this research are to identify the key criteria in supplier selection, apply the MOORA method in an efficient and user-friendly evaluation and selection process, and improve the operational efficiency of SNM Store in procurement so that item availability can be ensured in a timely manner.   Keywords: decision support system ; MOORA; supplier   Abstrak: Dalam dunia bisnis, pemilihan supplier memegang peranan penting dalam memastikan kelancaran operasional perusahaan. Supplier bertanggung jawab menyediakan bahan baku dengan kualitas konsisten, pengiriman tepat waktu, dan harga kompetitif. Proses seleksi supplier memerlukan evaluasi terhadap berbagai kriteria seperti kualitas produk, ketersediaan, pengemasan, harga, dan garansi. Toko SNM saat ini melakukan pemesanan dengan menghubungi supplier satu per satu melalui telepon untuk menanyakan ketersediaan barang. Metode ini memakan waktu dan dapat menyebabkan keterlambatan dalam pemenuhan kebutuhan barang. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sistem pendukung keputusan (Decision Support System) yang dapat membantu dalam menentukan supplier terbaik secara efisien. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam sistem ini adalah MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis). MOORA dikenal efektif dalam menangani keputusan multi-kriteria dengan mengoptimalkan berbagai tujuan secara bersamaan. Metode ini juga mengurangi subjektivitas melalui pemberian bobot pada tiap kriteria dan menggunakan perhitungan yang sederhana serta cepat dalam mengevaluasi alternatif yang tersedia. adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kriteria-kriteria penting dalam pemilihan supplier, menerapkan metode MOORA dalam proses evaluasi dan seleksi yang efisien dan mudah digunakan, serta meningkatkan efisiensi operasional Toko SNM dalam hal pengadaan barang agar ketersediaan barang dapat terjamin tepat waktu.   Kata kunci: MOORA; sistem penunjang keputusan; supplier;  

PREDICTING LOAN ELIGIBILITY WITH SUPPORT VECTOR MACHINE: A MACHINE LEARNING APPROACH

Rajunaidi, Rajunaidi, Yuliansyah, Herman, Sunardi, Sunardi, Murinto, Murinto
Abstract: Abstract: Non-performing loans remain one of the main challenges faced by cooperatives, particularly when the loan eligibility assessment process is still conducted manually. This traditional approach tends to be time consuming,… nsuming, subjective, and prone to inaccurate decisions. This study aims to develop a predictive model for borrower eligibility using the Support Vector Machine (SVM) algorithm as a more efficient and objective machine learning-based solution. A total of 1,000 loan history records were processed using RapidMiner software, taking into account variables such as salary, years of employment, loan amount, monthly installment, employment status, monthly expenses, number of dependents, housing status, age, and collateral value. The model’s performance was evaluated using a confusion matrix and classification metrics including accuracy, precision, recall, and kappa. The results indicate that the SVM model achieved an accuracy of 90.05%, precision of 90.13%, recall of 90.05%, and f1 score of 90,08%, reflecting a strong performance in classifying borrower eligibility. The application of this method makes a significant contribution to the development of data driven decision support systems within cooperative environments. This finding expands the scientific understanding in the field of microfinance and supports the implementation of artificial intelligence technologies in making decisions that are more precise, rapid, and accurate. Keywords: cooperative; eligibility prediction; machine learning; non-performing loan; SVM Abstrak: Kredit macet merupakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi koperasi, terutama ketika proses penilaian kelayakan peminjam masih dilakukan secara manual. Pendekatan ini cenderung lambat, subjektif, dan berisiko menghasilkan keputusan yang kurang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi kelayakan peminjam menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) sebagai solusi berbasis machine learning yang lebih efisien dan objektif. Sebanyak 1.000 data riwayat pinjaman diolah menggunakan tools RapidMiner dengan mempertimbangkan variabel: gaji, lama bekerja, besar pinjaman, angsuran per bulan, status pegawai, pengeluaran bulanan, jumlah tanggungan, status rumah, umur, dan nilai jaminan. Evaluasi model dilakukan menggunakan confusion matrix dan metrik klasifikasi seperti akurasi, presisi, recall, dan kappa. Hasil menunjukkan bahwa model SVM mencapai akurasi  90,05%, presisi 90,13%, recall 90,05%, dan f1 score 90,08%, yang mencerminkan performa model yang sangat baik dalam mengklasifikasikan kelayakan peminjam. Penerapan metode ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan sistem pendukung keputusan berbasis data di lingkungan koperasi. Temuan ini memperluas wawasan keilmuan di bidang keuangan mikro dan mendukung penerapan teknologi kecerdasan buatan dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat, cepat, dan akurat. Kata Kunci: koperasi; kredit macet; machine learning; prediksi kelayakan; SVM    

TRAFFIC FLOW DETECTION USING YOLOV4 AND DEEPSORT ON NVIDIA JETSON NANO

Taufiq, Reny Medikawati, Syahril, Syahril, Rafdi, Faris Abi, Firdaus, Rahmad, Sunanto, Sunanto, Muarif, Putri Fadhilla
Abstract: Abstract: This study aims to develop a Deep Learning-based Traffic Flow Detector to automatically and accurately observe traffic flow. Conventional traffic observation is often conducted manually or via CCTV, but it is prone… rone to human error and difficult to use for real-time trend analysis. In this study, the YOLOv4 method is used to detect four types of vehicles (cars, motorcycles, buses, trucks). To continuously track vehicle movement and address occlusion issues, the Deep SORT algorithm is implemented. The YOLOv4 model used is a pre-trained model and was tested on seven CCTV video recordings obtained from the official website of the Pekanbaru City Transportation Department. The system was implemented on a limited device, the Nvidia Jetson Nano, as a simulation of direct CCTV integration. Test results showed a highest precision of 98%, but the maximum accuracy achieved was only 26%. This low accuracy is influenced by several factors, including video resolution, detection model quality, and lighting conditions. Nevertheless, the system demonstrates potential to support future traffic management and engineering decisions but still requires further optimization, including improving video resolution and quality, retraining the model with a more representative local dataset, using lighter and more accurate detection models, and optimizing the tracking algorithm. Keywords: deep learning; deepsort; NVIDIA Jetson NANO; traffic flow; YOLOv4     Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan Traffic Flow Detector berbasis Deep Learning untuk mengobservasi arus lalu lintas secara otomatis dan akurat. Observasi lalu lintas konvensional sering dilakukan secara manual atau melalui CCTV, namun rentan terhadap human error dan sulit digunakan untuk menganalisis tren secara real-time. Pada penelitian ini digunakan metode YOLOv4 untuk mendeteksi empat jenis kendaraan (mobil, motor, bus, truk). Untuk melacak pergerakan kendaraan secara berkelanjutan dan mengatasi masalah occlusion, digunakan algoritma Deep SORT. Model YOLOv4 yang digunakan merupakan pre-trained model dan diujikan pada tujuh rekaman video CCTV yang diambil dari situs resmi Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru. Sistem ini diimplementasikan pada perangkat terbatas Nvidia Jetson Nano sebagai simulasi penerapan langsung pada CCTV. Hasil pengujian menunjukkan presisi tertinggi mencapai 98%, namun akurasi tertingginya hanya sebesar 26%. Rendahnya akurasi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti resolusi video, kualitas model deteksi, serta kondisi pencahayaan. Meski demikian, sistem ini menunjukkan potensi untuk membantu pengambilan keputusan dalam manajemen dan rekayasa lalu lintas di masa depan, namun masih membutuhkan optimasi lebih lanjut, seperti  peningkatan kualitas video input, pelatihan ulang model dengan dataset lokal, penggunaan model deteksi yang lebih ringan dan akurat serta pengoptimalan algoritma pelacakan.   Kata kunci: deep learning deepsort; Nvidia Jetson Nano; traffic flow; YOLOv4

THE EFFECT OF FACIAL ACCESSORY AUGMENTATION ON THE ACCURACY OF DEEP LEARNING-BASED FACIAL RECOGNITION SYSTEMS

Hidayat, Ahmad Nur, Suciati, Nanik, Saikhu, Ahmad
Abstract: Abstract: Face recognition based on deep learning has become an important technology in many areas. However, these systems often face challenges in real-world conditions, such as when the face is partially covered by accessories… essories such as masks or glasses. This study aims to evaluate the effect of data augmentation by adding facial accessories (masks, glasses, and a combination of both) and geometric augmentation on the accuracy of face recognition systems. There are three types of datasets used in this method: the original dataset (category 1), the dataset with facial accessories augmentation (category 2), and the dataset with geometric augmentation (category 3). Data augmentation was performed on the training dataset to increase diversity, followed by the face detection process using SCRFD and feature extraction with ArcFace. The model was then trained using Multi-Layer Perceptron (MLP). Based on the results, adding face accessories (category 2) made the model a lot more accurate, hitting 99% accuracy. In category 3, adding geometric features improved accuracy to 91%. Other evaluation metrics, such as precision, recall, and F1-score, also showed improvement after augmentation. This study concludes that facial accessories augmentation is more effective in improving the accuracy and robustness of face recognition models compared to geometric augmentation. Keywords: augmentation; deep learning; face recognition; glasses.   Abstrak: Pengenalan wajah berbasis deep learning telah menjadi salah satu teknologi penting dalam berbagai aplikasi. Namun, sistem ini sering kali menghadapi tantangan dalam kondisi dunia nyata, seperti saat wajah tertutup sebagian oleh aksesori seperti masker atau kacamata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh augmentasi data dengan menambahkan aksesori wajah (masker, kacamata, dan kombinasi keduanya) serta augmentasi geometris terhadap akurasi sistem pengenalan wajah. Metode yang digunakan melibatkan tiga kategori dataset: dataset asli tanpa augmentasi (kategori 1), dataset dengan augmentasi aksesoris wajah (kategori 2), dan dataset dengan augmentasi geometris (kategori 3). Augmentasi data dilakukan pada dataset pelatihan untuk meningkatkan keberagaman, diikuti dengan proses deteksi wajah menggunakan SCRFD dan ekstraksi fitur dengan ArcFace. Model kemudian dilatih menggunakan Multi-Layer Perceptron (MLP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa augmentasi aksesoris wajah (kategori 2) memberikan peningkatan signifikan pada akurasi model, mencapai 99%, sedangkan kategori 3 dengan augmentasi geometris mencapai akurasi 91%. Metrik evaluasi lainnya, seperti precision, recall, dan F1-score, juga menunjukkan peningkatan setelah augmentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa augmentasi aksesoris wajah lebih efektif dalam meningkatkan akurasi dan ketahanan model pengenalan wajah dibandingkan dengan augmentasi geometris. Kata kunci: augmentasi; deep learning; kacamata; pengenalan wajah.

DESIGN AND EVALUATION OF MOSQUE SYSTEM USING RAD AND CSI

Effendi, Diana, Dhaniawaty, Rani Puspita, Hidayat, Rahmat, Alghani, Muhammad
Abstract: Abstract: Mosques are places of jamaah and centers of social and economic activity for Muslims. Still, in the process of managing their activities, DKM administrators often face challenges related to efficiency, integration,… ion, and transparency of information. This research aims to develop a web-based Mosque Management Information System (SIMMAS) that integrates the management of ZISWAF (zakat, infaq, sadaqah, waqf), qurban, inventory, activity information, and digital payments via QRIS. Using the Rapid Application Development (RAD) method, the system was designed to be developed quickly and in alignment with user needs. The evaluation was conducted using the Customer Satisfaction Index (CSI) approach, involving 60 respondents comprising mosque administrators and congregants. The results show that all SIMMAS services received CSI scores above 85%, indicating a high level of user satisfaction, particularly with the religious lecture scheduling feature. Nevertheless, there remains room for improvement, especially in the responsiveness and empathy aspects of financial and inventory services. This research is expected to serve as a foundation for the continued development of SIMMAS to become more effective, efficient, and digitally integrated in mosque management.   Keywords: user satisfaction; mosque information system; CSI; SIMMAS; ZISWAF   Abstrak: Masjid merupakan tempat ibadah, pusat aktivitas sosial dan ekonomi umat Islam, namun dalam proses pengelolaan kegiatannya, pengurus dkm kerap menghadapi tantangan terkait efisiensi, integrasi, dan transparansi informasi Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Masjid (SIMMAS) berbasis web yang mengintegrasikan pengelolaan ZISWAF, qurban, inventaris barang, informasi kegiatan, serta pembayaran digital melalui QRIS. Dengan menerapkan metode Rapid Application Development (RAD), sistem ini dirancang agar dapat dikembangkan secara cepat dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan Customer Satisfaction Index (CSI), yang melibatkan 60 responden dari kalangan pengurus dan jamaah masjid. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh layanan SIMMAS memperoleh nilai CSI di atas 85%, mencerminkan tingkat kepuasan yang tinggi, khususnya pada fitur jadwal kajian. Meski demikian, masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama pada aspek responsivitas dan empati dalam layanan keuangan dan pengelolaan inventaris. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan berkelanjutan SIMMAS dalam mendukung tata kelola masjid yang lebih efektif, efisien, dan berbasis digital.   Kata Kunci: kepuasan pengguna; sistem informasi masjid; CSI; SIMMAS; ZISWAF

APPLICATION EXPERT SYSTEM FOR DIAGNOSIS OF UTERINE DISEASE FUZZY LOGIC

Titin, Tri Wanti, Yesputra, Rolly, Rohminatin, Rohminatin
Abstract: Abstract: Uterine disease is a serious threat to women's health, which can affect fertility and quality of life. Delayed diagnosis often results in patients not getting optimal early treatment at the H. Abdul Manan Simatupang… upang Kisaran Regional General Hospital. This study aims to develop a fuzzy logic-based expert system to diagnose uterine disease based on the symptoms experienced by patients. This system receives symptom data as input, then performs analysis using the fuzzy logic method to determine the level of possibility of a disease. The final results produced are an initial diagnosis and treatment recommendations. System testing shows that this method is able to identify uterine disease with fairly good accuracy, where one case showed the possibility of Endometriosis with a confidence level of 63%. With this system, patients can obtain initial information about their health condition, so they can take more appropriate and faster medical steps. Keywords: expert system; fuzzy logic; uterine disease.    Abstrak: Penyakit rahim merupakan ancaman serius bagi kesehatan wanita, yang dapat berdampak pada kesuburan dan kualitas hidup. Keterlambatan diagnosis sering kali menyebabkan pasien tidak mendapatkan penanganan dini yang optimal di Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdul Manan Simatupang Kisaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar berbasis logika fuzzy guna mendiagnosis penyakit rahim berdasarkan gejala yang dialami pasien. Sistem ini menerima data gejala sebagai input, kemudian melakukan analisis menggunakan metode logika fuzzy untuk menentukan tingkat kemungkinan suatu penyakit. Hasil akhir yang dihasilkan berupa diagnosis awal dan rekomendasi penanganan. Pengujian sistem menunjukkan bahwa metode ini mampu mengidentifikasi penyakit rahim dengan akurasi yang cukup baik, di mana salah satu kasus menunjukkan kemungkinan penyakit Endometriosis dengan tingkat kepercayaan sebesar 63%. Dengan adanya sistem ini, pasien dapat memperoleh informasi awal mengenai kondisi kesehatannya, sehingga dapat mengambil langkah medis yang lebih tepat dan cepat. Kata kunci: fuzzy logic; penyakit rahim; sistem pakar.

ARAS METHOD FOR OPTIMIZING THE DETERMINATION OF PIP FUND RECIPIENTS

Wahyuni, Diajeng Puspa, Fauziah, Rizky, Nata, Andri
Abstract: Abstract: Program Indonesia Pintar (PIP) is government assistance program aimed at supporting the education of underprivileged students. However, some PIP fund recipients are misallocated, with aid given to students who… do not fully meet the eligibility criteria, while those in greater need don’t receive it, including at SDN 014672 Tanjung Alam, Asahan Regency, North Sumatra Province. Based on this issue, a structured system is needed. The purpose of this study is to construct decision support systems for determining PIP fund recipients using Additive Ratio Assessment (ARAS) method. Data was collected using questionnaires, documentation, and observation techniques. Respondents consisted of 8 students from SDN 014672 Tanjung Alam. Criteria include number of dependents, homeownership status, attendance rate, and students final grades. System was developed using CodeIgniter 3 as framework, MySQL as database software, and InnoDB as database engine. ARAS method was applied to rank available alternatives. Based on calculations, first rank was obtained by alternative 6 (Malika Hendra As-Syifa), second rank by alternative 7 (Mutia Indah Sari), and third rank by alternative 8 (Rafa Kavindra). This study is expected to be further developed by applying other DSS methods, performing regular system maintenance, and integrating system with school data to improve accuracy and usability.       Keywords: additive ratio assessment; decision support system; smart indonesia program.    Abstrak: Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan pemerintah untuk mendukung pendidikan siswa kurang mampu. Namun, masih ditemukan penerima anggaran PIP yang kurang tepat sasaran, di mana bantuan diberikan kepada siswa yang kurang memenuhi kriteria, sementara siswa yang lebih membutuhkan tidak menerimanya, termasuk di SDN 014672 Tanjung Alam, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan permasalahan tersebut, dibutuhkan sebuah sistem terstruktur. Tujuan penelitian ini untuk membangun sistem pendukung keputusan penetapan pemeroleh anggaran PIP menggunakan metode Additive Ratio Assessment (ARAS). Data dikumpulkan dengan teknik angket, dokumentasi, dan observasi. Responden adalah 8 siswa SDN 014672 Tanjung Alam. Kriteria meliputi jumlah tanggungan orang tua, status kepemilikan rumah, tingkat kehadiran, dan nilai akhir siswa. Sistem dirancang menggunakan CodeIgniter 3 sebagai framework, MySQL sebagai database software, dan InnoDB sebagai database engine. Perhitungan dengan metode ARAS digunakan untuk merangking alternatif yang ada. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, peringkat pertama diperoleh oleh alternatif 6 yakni Malika Hendra As-Syifa, peringkat kedua diperoleh oleh alternatif 7 yakni Mutia Indah sari, dan peringkat ketiga diperoleh oleh alternatif 8 yakni Rafa Kavindra. Penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menerapkan metode Sistem Pendukung Keputusan (SPK) lainnya, melakukan pemeliharaan sistem secara berkala, serta mengintegrasikan sistem dengan data sekolah untuk meningkatkan keakuratan dan kemudahan penggunaan. Kata kunci: additive ratio assessment; program indonesia pintar; sistem pendukung keputusan

THE ROLE OF PERCEIVED CONVENIENCE ON WHATSAPP ADOPTION USING UTAUT2 MODEL

Winata, Kenny Calnelius, Panjaitan, Erwin Setiawan
Abstract: Abstract: Advancements in digital technology have significantly transformed communication and learning. Traditional learning methods have limitations in providing a fast and interactive learning environment, necessitating… g accessible technology that enhances student and teacher engagement while ensuring convenience. WhatsApp has emerged as a widely used solution due to its accessibility, privacy features, and cross-platform compatibility, offering users a sense of convenience. This study examines the role of Perceived Convenience in the acceptance and use of WhatsApp in secondary education in Medan City using the UTAUT2 Model. A survey was conducted with 439 respondents from 8 secondary schools in Medan and analyzed using SEM-PLS with SmartPLS-4. The results indicate that social influence, hedonic motivation, habit, and perceived convenience positively impact the intention to use WhatsApp. Additionally, facilitating conditions, perceived convenience, and intention to use significantly influence actual usage behavior. However, performance expectancy, effort expectancy, and price value do not affect either intention or behavior in using WhatsApp. Moderating variables such as age, gender, and experience partially moderate the relationships between independent factors and WhatsApp usage intention and behavior. This study contributes by incorporating Perceived Convenience into the UTAUT2 Model and affirming its role in educational technology adoption.             Keywords: perceived convenience; secondary education; UTAUT2; whatsapp     Abstrak: Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam komunikasi dan pembelajaran. Metode pembelajaran tradisional memiliki keterbatasan dalam menyediakan lingkungan belajar yang cepat dan interaktif, sehingga diperlukan teknologi yang mudah diakses, meningkatkan keterlibatan siswa dan guru, serta nyaman digunakan. WhatsApp menjadi salah satu solusi dan banyak digunakan karena mudah diakses, privasi yang ditawarkan, serta kompatibilitas lintas platform sehingga memberikan kenyamanan yang dapat dirasakan pengguna ketika menggunakannya. Oleh karena itu, Penelitian ini menguji peran Persepsi Kenyamanan terhadap penerimaan dan penggunaan WhatsApp dalam pendidikan menengah di Kota Medan menggunakan Model UTAUT2. Survei dilakukan pada 439 responden dari 8 sekolah menengah di kota Medan, dan dianalisis dengan SEM-PLS menggunakan SmartPLS-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social influence, hedonic motivation, habit, dan perceived convenience berpengaruh positif signifikan terhadap behavioral intention. Sementara itu, facilitating conditions, perceived convenience, dan behavioral intention berdampak positif pada use behavior. Namun, performance expectancy, effort expectancy, dan price value tidak berpengaruh terhadap niat maupun perilaku penggunaan WhatsApp. Variabel moderasi usia, jenis kelamin, dan pengalaman memoderasi sebagian hubungan antara faktor bebas terhadap niat dan perilaku penggunaan WhatsApp. Penelitian ini berkontribusi dengan menambahkan variabel persepsi kenyamanan (perceived convenience) ke dalam Model UTAUT2 dan menegaskan perannya dalam adopsi teknologi pendidikan.   Kata kunci: pendidikan menengah; persepsi kenyamanan; UTAUT2; whatsapp