Search Articles & Publications

Showing 2694 articles found for "Anti"

IMPLEMENTASI METODE SINGLE EXPONETIAL SMOOTHING MEMPREDIKSI STOK BAHAN BAKU ROTI PADA TOKO ROTI RINI CAKE COOKIES KECAMATAN PULO BANDRING

Dilla, Sisna, Risnawati, Risnawati, Sudarmin, Sudarmin
Abstract: Abstract: A bakery that produces and sells pastries is called Rini Cake Cookies Bakery in Pulo Bandring District. Gedangan Village is home to Rini Cake Cookies Bakery, Pulo Bandring District. The Rini Bakery processes a… large number of sales transactions each day, which has an impact on the raw material inventory of the Rini Cake Cookies Bakery. Maintaining raw material stock levels requires you to keep just enough inventory on hand for sales while cutting down on expenses and labor. An organization's attempt to minimize risk and maximize sales is known as inventory control. The challenge facing the Rini Bakery is figuring out how much raw material stock needs to be produced in the upcoming month to keep up with customer demand, avoid buildup over an extended period of time, and preserve raw material stock stability. Because an accumulation of stock may cause the product to expire before it is given to buyers. Customer demand is the reason for this, as it varies each month based on prevailing patterns. A sales strategy is actually required in light of the current issues, and one such strategy is the use of a model, namely the Single Exponential Smoothing (SES) method, to anticipate or predict sales. Keywords: single exponential smoothing (ses) method; stock bread raw materials; web-based Abstrak: Usaha yang memproduksi dan menjual kue kering adalah Rini Cake Cookies Bakery di Kecamatan Pulo Bandring. Desa Gedangan merupakan rumah bagi Rini Cake Cookies Bakery, Kecamatan Pulo Bandring. Toko Roti Rini Cake Cookies di Kecamatan Pulo Bandring memproses transaksi penjualan dalam jumlah besar setiap harinya sehingga berdampak pada persediaan bahan baku pada toko roti tersebut. Mempertahankan tingkat stok bahan mentah mengharuskan Anda menyimpan persediaan yang cukup untuk penjualan sekaligus mengurangi biaya dan tenaga kerja. Upaya organisasi untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan penjualan dikenal sebagai pengendalian inventaris. Permasalahan yang dihadapi Toko Roti Rini adalah bagaimana mengetahui berapa banyak stok bahan baku yang harus diproduksi pada bulan mendatang untuk memenuhi permintaan pelanggan, menghindari penumpukan seiring berjalannya waktu, dan menjaga stabilitas stok bahan baku. Karena penumpukan stok bisa menyebabkan produk kadaluwarsa sebelum diberikan kepada pembeli. Permintaan pelanggan menjadi alasannya, karena bervariasi setiap bulannya berdasarkan pola yang berlaku. Strategi penjualan sebenarnya diperlukan mengingat permasalahan yang ada saat ini, dan salah satu strategi tersebut adalah penggunaan suatu model yaitu metode Single Exponential Smoothing (SES) untuk mengantisipasi atau memprediksi penjualan. Kata kunci: berbasis web; metode single exponetial smoothing (ses); stok bahan baku roti.

PERBANDINGAN METODE SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING DAN SINGLE MOVING AVERANGE DALAM PERAMALAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA ROEMAH DONAT LEZAT

Rahmadani, Sherly, Rizaldi, Rizaldi, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: Roemah Donat Lezat carries out many sales transactions every day because the prices are affordable and the flavors and toppings are increasingly varied, this affects the supply of raw materials at Roemah Donat… Lezat In managing raw material inventory, you must ensure sufficient inventory for sales, minimizing the time and costs required. So far, the owner of Roemah Donat Lezat does not have a method for anticipating how much supply of basic ingredients there is and only predicts without clear and precise calculations, therefore, sometimes Roemah Donat Lezat takes too little stock even though customer needs at the time the trend is increasing, causing no fulfilling customer requests and sometimes taking too much stock even though customer demand is decreasing resulting in losses, therefore Roemah Donat Lezat always finds it difficult and confused to estimate stock supplies for the following month To overcome the problems above, the author provides a solution using method comparison forecasting calculations, because it can provide a deeper and more detailed understanding of the advantages, weaknesses and relative performance of the two methods used to achieve a goal or solve a problem  The method used is Single Exponential Smoothing, which is forecasting used for the short term or usually only for the next month  Single Moving Average is a technique for calculating the average of a number from the latest actual values, updated as new values available for use in forecasting in subsequent periods. Keywords: single exponential smoothing-single moving average; forecasting; roemah donat lezat; raw materials; inventory Abstrak: Roemah Donat Lezat setiap harinya banyak melakukan transaksi penjualan karena harga terjangkau dan semakin bervariasi rasa dan topping, hal ini mempengaruhi persediaan bahan baku jika ada di Roemah Donat Lezat  Dalam pengelolaan persediaan bahan baku harus memastikan persediaan jika cukup dalam penjualan, meminimalkan waktu dan biaya jika dibutuhkan.Selama ini pemilik Roemah Donat Lezat tidak memiliki metode dalam mengantisipasi seberapa banyak persediaan bahan-bahan pokok dan hanya memprediksi tanpa adanya perhitungan jika jelas dan tepat maka dari itu, terkadang Roemah Donat Lezat terlalu sedikit mengambil stok padahal kebutuhan pelanggan waktu trend itu sedang meningkat menyebabkan tidak terpenuhinya permintaan pelanggan dan kadang-kadang juga cenderung mengambil terlalu banyak stok meskipun permintaan Pelanggan sedang mengalami penurunan sehingga mengalami kerugian, Sehingga Roemah Donat Lezat selalu menghadapi kesulitan dan kebingungan dalam memperkirakan persediaan stok di bulan berikutnya. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan perhitungan peramalan komparasi metode, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan rinci mengenai kelebihan, kekurangan, serta kinerja relatif dari dua metode yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan masalah. Metode yang dibandingkan adalah Single Exponential Smoothing dan Single Moving Average. Kata kunci: single exponential smoothing-single moving average; peramalan; roemah donat lezat; bahan baku; persediaan

METODE SAW PENENTUAN TEMPAT PRAKERIN UNTUK SISWA JURUSAN PERBANKAN DI SMK NEGERI 3 TANJUNGBALAI

Susanti, Riski, Nurwati, Nurwati, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: SMK Negeri 3 Perhotelan dan Tata Boga in Tanjung Balai, North Sumatra, under the Ministry of Education and Culture, aims to provide quality education through Industrial Work Practice (PRAKERIN). However, the school… hool faces challenges in selecting PRAKERIN locations related to costs, distance, and the imbalance between the number of available placements and students. To address this, the study uses the Simple Additive Weighting (SAW) method to design a decision support system. This method assigns weights based on specific criteria for each alternative, through steps such as determining criteria, assigning weights, rating suitability, normalization, and final normalization. The goal of the study is to assist SMK Negeri 3 Tanjungbalai in selecting PRAKERIN locations that meet the established criteria and ranking the alternatives based on those criteria. This way, the school can choose the most suitable PRAKERIN placements for its students. The results of system testing using the SAW method show the top 10 alternatives out of 16 available options, with the highest values as recommendations: A15 (1,000), A14 (0,896), A16 (0,813), A10 (0.718), A13 (0.729), A3 (0.708), A11 (0.698), A4 (0.25), A2 (0.604) dan A10 (0,594).The alternatives with the highest values are considered the most suitable and are prioritized as recommended PRAKERIN locations. Keywords: industrial practice; saw; spk; smk Abstrak: SMK Negeri 3 Perhotelan dan Tata Boga di Tanjung Balai, Sumatera Utara, yang berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bertujuan memberikan pendidikan berkualitas melalui Praktek Kerja Industri (PRAKERIN). Namun, sekolah menghadapi tantangan dalam pemilihan tempat PRAKERIN terkait biaya, jarak, dan ketidakseimbangan antara jumlah tempat dan siswa. Untuk mengatasi hal ini, penelitian menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk merancang sistem pendukung keputusan. Metode ini memberikan bobot berdasarkan kriteria tertentu pada setiap alternatif, melalui langkah-langkah penentuan kriteria, pemberian bobot, penilaian kecocokan, normalisasi, dan normalisasi akhir. Tujuan penelitian adalah untuk membantu SMK Negeri 3 Tanjungbalai dalam memilih tempat PRAKERIN yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dan meranking alternatif berdasarkan kriteria tersebut. Dengan demikian, sekolah dapat memilih tempat PRAKERIN yang paling sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasil uji sistem menggunakan metode SAW menunjukkan 10 alternatif teratas dari 16 yang tersedia, dengan nilai tertinggi sebagai rekomendasi: A15 (1,000), A14 (0,896), A16 (0,813), A10 (0.718), A13 (0.729), A3 (0.708), A11 (0.698), A4 (0.25), A2 (0.604) dan A10 (0,594). Alternatif dengan nilai tertinggi dianggap paling sesuai dan diprioritaskan sebagai rekomendasi tempat PRAKERIN. Kata kunci: prakerin; saw; spk; smk

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PENYELEKSIAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) MENGGUNAKAN METODE MOORA

Widyanti, Maya, Rahmadani, Nurul, Syafnur, Afdhal
Abstract: Abstract: The selection process for students of the National Student Sports Olympiad (O2SN) in the field of Pencak Silat at SMA Negeri 1 Air Joman is often faced with various challenges that affect objectivity and fairness… ss in decision making. Assessments carried out directly by coaches tend to be non-objective, so that students who are sent to participate in the National Student Sports Olympiad (O2SN) are not alternately. Inaccuracy in selecting eligible students not only harms potential students, but can also reduce the school's chances of achieving success in the O2SN event. Therefore, a Decision Support System (DSS) is needed that can help improve objectivity, accuracy, and efficiency in the selection process, so that it can produce more precise and fair decisions. The decision support system used is the MOORA method. This system is designed to assist schools in determining students who are eligible to represent the school in the O2SN competition based on several criteria such as age, weight, strength, technique (moves) and student attendance. These criteria are analyzed and weighted according to their level of importance. Furthermore, the MOORA method is applied to calculate and rank students. The results of this study indicate that the students selected to participate in O2SN Pencak Silat are Joko Satrio and Wisnu Ramadan with optimization values of 0.339 and 0.281. Keywords: moora; o2sn;  student selection; decision support system Abstrak: Proses seleksi siswa Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di bidang Pencak Silat di SMA Negeri 1 Air Joman sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan yang mempengaruhi objektivitas dan keadilan dalam pengambilan keputusan. Penilaian yang dilakukan secara langsung oleh pelatih cenderung bersifat tidak objektif, sehingga siswa yang dikirimkan untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tidak secara bergantian. Ketidaktepatan dalam pemilihan siswa yang layak tidak hanya merugikan siswa yang berpotensi, tetapi juga dapat mengurangi peluang sekolah untuk meraih prestasi di ajang O2SN. Oleh karena itu, diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu meningkatkan objektivitas, akurasi, dan efisiensi dalam proses seleksi, sehingga mampu menghasilkan keputusan yang lebih tepat dan adil. Sistem pendukung keputusan yang digunakan adalah dengan metode MOORA. Sistem ini dirancang untuk membantu pihak sekolah dalam menentukan siswa-siswa yang layak mewakili sekolah pada kompetisi O2SN berdasarkan beberapa kriteria seperti usia, berat badan, kekuatan, teknik (jurus) dan kehadiran siswa. Kriteria-kriteria tersebut dianalisis dan diberikan bobot sesuai dengan tingkat kepentingannya. Selanjutnya, metode MOORA diterapkan untuk melakukan perhitungan dan pemeringkatan siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang terpilih mengikuti O2SN Pencak Silat adalah Joko Satrio dan Wisnu Ramadan dengan nilai optimasi sebesar 0,339 dan 0,281. Kata Kunci: moora; o2sn; seleksi siswa; sistem pendukung keputusan

PENILAIAN PEGAWAI TELADAN PADA KANTOR DESA AIR TELUK HESSA MENGGUNAKAN SAW

Sinaga, Bella Cantika, Lubis, Adi Prijuna, Dewi, Muthia
Abstract: Abstract: This study aims to develop a performance evaluation method for exemplary employees at the Village Office of Air Teluk Hessa using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The SAW method was chosen for its ability… ility to simplify decision-making through the summation of weights from evaluation criteria, namely discipline, ethics, public service, teamwork, and attendance. The analysis results show that employee A05 is the top performer with a score of 0.92, followed by A06 (0.9125), A04 (0.8825), A03 (0.8575), A01 (0.8325), and A02 (0.8075). The main exemplary employee is A05, represented by Irmaya Sari. The use of SAW provides objective and transparent evaluations, enhancing employee motivation and performance through fair recognition. This method also supports the establishment of consistent evaluation standards, contributing to the overall effectiveness of the organization.      Keywords: assessment; employee performance; decision support system; simple additive weighting (saw) Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode penilaian pegawai teladan di Kantor Desa Air Teluk Hessa dengan menggunakan Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena dapat menyederhanakan pengambilan keputusan melalui penjumlahan bobot dari kriteria penilaian, yaitu kedisiplinan, etika, pelayanan masyarakat, kerjasama tim, dan kehadiran. Hasil analisis menunjukkan pegawai A05 sebagai yang terbaik dengan nilai 0,92, diikuti A06 (0,9125), A04 (0,8825), A03 (0,8575), A01 (0,8325), dan A02 (0,8075). Pegawai teladan utama adalah A05, diwakili oleh Irmaya Sari. Penggunaan SAW memberikan penilaian yang objektif dan transparan, meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai melalui penghargaan yang adil. Metode ini juga mendukung penetapan standar penilaian yang konsisten, berkontribusi pada efektivitas organisasi. Kata kunci: penilaian; kinerja pegawai; sistem pendukung keputusan; simple additive weighting (saw)

K-NEAREST NEIGHBOR UNTUK KLASIFIKASI MUTU PRODUKSI FRESH FRUIT BUNCHES (FFB) DI PT. PADASA ENAM UTAMA KEBUN TELUK DALAM

panjaitan, widia fahwana br, Sembiring, Muhammad Ardiansyah, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: PT. Padasa Enam Utama, a palm oil plantation company, currently assesses the quality of Fresh Fruit Bunches (FFB) based solely on physical aspects. They use Microsoft Excel without a specialized application system,… tem, which can lead to subjective assessments and the risk of fraud. This research aims to develop a predictive system for the quality of Fresh Fruit Bunches. Data collection was conducted using quantitative methods through direct observation and interviews with relevant parties. The study shows that the use of the K-Nearest Neighbor method provides the best accuracy with a more efficient calculation process. With this system, the company’s performance in making decisions regarding FFB quality is expected to improve. The system helps reduce human errors in quality assessments and offers visualizations that make it easier for users to understand the classification of production quality. Although the results are reliable, there is still room for further development, such as improving accuracy through more advanced data preprocessing techniques or using more complex machine learning models. Keywords: Data Mining; K-Nearest Neighbor algorithm; Fresh Fruit Bunches (FFB); Python;  Streamlit.                                                            Abstrak: PT. Padasa Enam Utama, sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit, saat ini menilai kualitas produksi Tandan Buah Segar (TBS) berdasarkan aspek fisik saja. Mereka menggunakan Microsoft Excel tanpa sistem aplikasi khusus, yang dapat menyebabkan penilaian tidak objektif dan risiko kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem prediksi mutu kualitas Tandan Buah Segar. Dalam pengumpulan data, digunakan metode kuantitatif melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode K-Nearest Neighbor memberikan akurasi terbaik dengan proses perhitungan yang lebih efisien. Dengan adanya sistem ini, diharapkan kinerja perusahaan dalam membuat keputusan terkait mutu produksi TBS dapat meningkat. Sistem ini membantu mengurangi kesalahan manusia dalam penilaian mutu TBS dan memberikan visualisasi yang memudahkan pengguna memahami klasifikasi mutu produksi. Meskipun telah memberikan hasil yang dapat diandalkan, masih ada ruang untuk pengembangan lebih lanjut, seperti peningkatan akurasi melalui teknik preprocessing data yang lebih canggih atau penggunaan model-machine learning yang lebih kompleks. Kata kunci: Data Mining; Algoritma K-Nearest Neighbor; Tandan Buah Segar (TBS); Python;  Streamlit

OPTIMALISASI PENILAIAN AFDELING UNGGULAN PADA PT. PADASA ENAM UTAMA DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS VIKOR

Ningrum, Mawar Puspitha, Nurwati, Nurwati, Kifti, Wan Mariatul
Abstract: PT. Padasa Enam Utama adalah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki program evaluasi afdeling disetiap tahunnya dengan cara memberikan penilaian kepada setiap afdeling. Afdeling adalah satuan yang menjadi ujung… tombak dalam pengelolaan perusahaan perkebunan kelapa sawit, sehingga peran pimpinan dan seluruh karyawan afdeling tersebut sangat diperlukan. Proses penilaian afdeling unggulan pada PT. Padasa Enam Utama saat ini masih terbatas pada penggunaan aplikasi Microsoft Excel tanpa sistem aplikasi khusus. Hal ini menyebabkan proses penilaian kurang efektif, tidak transparan, dan memakan waktu yang cukup lama dalam proses penilaian afdeling unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis metode VIKOR untuk penilaian afdeling unggulan. Metode kuantitatif digunakan sebagai metode pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara dengan narasumber langsung. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode VIKOR memberikan hasil penilaian terbaik dengan proses perhitungan yang lebih efisien. Dengan adanya sistem pendukung keputusan ini dapat meningkatkan kinerja perusahaan dalam penilaian afdeling unggulan, serta membuat proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien.

PENGUKURAN KUALITAS LAYANAN JASA UNTUK SEWA DRESS KISARAN DENGAN SERVQUAL

Santika, Novi, Fauziah, Rizky, Amalia, Amalia
Abstract: Sewa Dress Kisaran adalah usaha yang bergerak dalam bidang jasa sewa pakaian yang beralamat di desa Rawang Pasar 4 Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan. Sewa Dress Kisaran menyediakan jasa sewa pakaian seperti dress… ess (gaun) dan kebaya. Minat sewa pakaian untuk acara penting saat ini sudah cukup populer di kalangan masyarakat.Kenyamanan dan kepuasan pelanggan merupakan keuntungan bagi setiap pelaku usaha. Kesetiaan pelanggan memiliki peranan yang sangat penting dalam organisasi bisnis atau usaha yang dijalankan. Namun kenyataannya jasa yang ditawarkan yang seharusnya memberi kenyamanan terhadap pelanggan malah memiliki banyak hal yang menjadi kendala dalam proses pelayanan sehingga banyak pelanggan yang kurang nyaman. Sehingga, diciptakan suatu sistem pendukung keputusan dengan metode Service Quality yang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Sistem ini bertujuan sebagai alat untuk mengukur kualitas pelayanan. Hasil penelitian menggunakan metode Service Quality yaitu mendapatkan 48% Tidak Puas, 44% Sangat Puas dan 8% Puas dari 35 responden yang mengisi kuisioner.Dengan adanya sistem untuk mengukur kualitas layanan yang ada di Sewa Dress Kisaran dapat membantu pihak pemilik Sewa Dress Kisaran dalam pengambilan keputusan dalam melaksanakan perbaikan kualitas layanan yang ada.

KLASTERISASI TINGKAT PENJUALAN OBAT PADA APOTEK JAKA WIJAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS

hidayanti, deni andria, kurnia, fitri, rahmawati, rahmawati
Abstract: Abstrak: A pharmacy is a health service facility to help improve the health of the community, a pharmacy is also a place for professional pharmacists to practice their work. To determine the amount of stock inventory, Jaka… ka Wijaya Pharmacy requires a clusterization of sales stock data. The method that can be used is the K-Means algorithm. This algorithm is based on a simple idea. K-Means is a distance-based clustering method that divides data into a number of clusters and this algorithm only works on numeric attributes. The data processed in this research is a sample taken from the Jaka Wijaya Pharmacy data in 2022. The Jaka Wijaya Pharmacy dataset consists of the attributes No, Drug Item, Type, Packaging, Initial Stock, Cost Price, Unit Conversion, Selling Price, Number of Transactions, Ending Stock, Shelf, Warehouse-Office Codes. With the K-Means Clustering method, it is possible to group drug sales data with stock that is not selling well as cluster 0, stock that is selling well as cluster 1, and stock that is selling very well as cluster 2. The sample data to be tested consists of 170 data from the Jaka Wijaya Pharmacy. Where the cluster results show that there are several results, namely cluster 0 totaling 102, cluster 1 totaling 34, and cluster 2 totaling 34 decisions, where the decisions include very in demand, in demand, not in demand. Keywords: Data Mining; Jaka Wijaya Pharmacy; K-means Cluster Abstrak: Apotek  merupakan  sarana  pelayanan  kesehatan  untuk  membantu meningkatkan kesehatan  bagi  masyarakat, apotek juga sebagai tempat praktik tenaga profesi apoteker dalam melakukan  pekerjaan. Untuk menentukan jumlah persediaan stok, Apotek Jaka Wijaya membutuhkan suatu clusterisasi data stok penjualan. Metode yang dapat digunakan yaitu algoritma K-Means. Algoritma ini didasarkan pada ide sederhana. K-Means adalah  metode Clustering berbasis jarak yang membagi data ke dalam sejumlah cluster dan algoritma ini hanya bekerja pada atribut numeric. Data yang diolah dalam penelitian ini merupakan sampel yang diambil dari data Apotek Jaka Wijaya pada tahun 2022. Dataset Apotek Jaka Wijaya terdiri dari atribut No, Item Obat, Jenis, Kemasan, Stok Awal, Harga Pokok, Konversi Satuan, Harga Jual, Jumlah Transaksi, Stok Akhir, Rak, Kode Gudang-Kantor. Dengan metode K-Means Clustering maka dapat mengelompokkan data penjualan obat dengan stok kurang laris sebagai cluster 0, stok laris sebagai cluster 1, dan stok sangat laris sebagai cluster 2. Data sampel yang akan diuji terdiri dari 170 data dari Apotek Jaka Wijaya. Yang dimana hasil cluster menunjukkan terdapat beberapa hasil yaitu cluster 0 berjumlah 102, cluster 1 berjumlah 34, dan cluster 2 berjumlah 34 keputusan yang dimana keputusan itu meliputi sangat laris, laris, kurang laris.  Kata kunci: Apotek Jaka Wijaya; Data Mining;  K-means Cluster

KLASTERISASI DAERAH PESERTA KB AKTIF DI KABUPATEN ASAHAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS

Munawar, Fajar, Utami, Aftari Swastika Dyah, Manurung, Sari Bunga Tiara
Abstract: Abstract: Active Family Planning (FP) participants are one of the indicators of the success of the FP program. This study aims to cluster the level of activity of active FP participants in Asahan Regency using the K-Means… s method. The data used is data on active FP participants in Asahan Regency in 2021. The results of the study showed that there are three groups of active FP participants based on their level of activity, namely the group with a low level of activity, the group with a medium level of activity, and the group with a high level of activity. The group with a low level of activity consists of 7 districts, namely B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, and Kisaran Barat. The impact of low active FP participants in a district is an increase in the number of unwanted births, an increase in the number of maternal and child deaths, and an increase in population density. The group with a medium level of activity consists of 15 districts, namely Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, and Silau Laut. The group with a high level of activity consists of 3 districts, namely Simpang Empat, Air Joman, and Kisaran Timur. The impact of the high number of active FP participants in a district is an increase in maternal and child health, an increase in family economy, and an increase in family welfare. The results of this clustering analysis can be used by the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) of Asahan Regency to improve public understanding of the importance of birth control. This can be done through socialization throughout the regency, especially in districts where the results of the analysis show that the number of active FP participants is quite large. Keywords: Family Planning, K-Means, Cluster Abstrak: Peserta Keluarga Berencana (KB) aktif merupakan salah satu indikator keberhasilan program KB. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasterisasi tingkat keaktifan peserta KB aktif di Kabupaten Asahan menggunakan metode K-Means. Data yang digunakan adalah data peserta KB aktif di Kabupaten Asahan tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelompok peserta KB aktif berdasarkan tingkat keaktifannya, yaitu kelompok dengan tingkat keaktifan rendah, kelompok dengan tingkat keaktifan sedang, dan kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi. Kelompok dengan tingkat keaktifan rendah terdiri dari 7 Kecamatan, yaitu B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, dan Kisaran Barat. Dampak dari rendahnya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya angka kelahiran tidak diinginkan, meningkatnya angka kematian ibu dan bayi, dan meningkatnya kepadatan penduduk. Kelompok dengan tingkat keaktifan sedang terdiri dari 15 Kecamatan, yaitu Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, dan Silau Laut. Kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi terdiri dari 3 Kecamatan, yaitu Simpang Empat, Air Joman, dan Kisaran Timur. Dampak dari tingginya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya kesehatan ibu dan anak, meningkatnya ekonomi keluarga, dan meningkatnya kesejahteraan keluarga. Hasil analisis klasterisasi ini dapat dimanfaatkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Asahan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengendalian kelahiran. Hal ini dapat dilakukan melalui sosialisasi di seluruh wilayah kabupaten, khususnya di kecamatan-kecamatan yang hasil analisisnya menunjukkan jumlah peserta KB aktif cukup banyak. Kata kunci: Keluarga Berencana, K-Means, Klaster