Abstract:Abstract: PDAM Tirta Silaupiasa is currently the only Regional Owned Enterprise in Asahan Regency; this requires PDAM Tirta Silaupiasa to continue to make improvements to realize optimal service to customers. The services…
s provided to customers are closely related to human resources and employee performance. Employee performance has a very important role in the company's success so that we can see the strengths, weaknesses, and potential managerial gaps in the organization. The problem faced by PDAM Tirta Silaupiasa is the lack of motivation experienced by employees. One of the efforts to increase employee motivation is to select role models/exemplary employees who will later become examples for other employees. Based on this, it is necessary to use technology, namely the design of a decision support system in determining exemplary employees by applying the Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) method. The SMART method has advantages, namely in deciding with many alternatives and criteria. It is more complex to make a decision, and the decision results are better. The results of this study get Alfiansyah's alternative with a value of 74.85202777 to be a role model for PDAM Tirta Silaupiasa.
Keywords: Decision Support System; SMART; Exemplary Employee; Role Models; PDAM Tirta Silaupiasa
Abstrak: PDAM Tirta Silaupiasa saat ini merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah yang ada di kabupaten Asahan, hal ini menuntut PDAM Tirta Silaupiasa untuk terus melakukan pembenahan guna mewujudkan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Pelayanan yang diberikan kepada pelanggan tentunya erat kaitannya dengan sumber daya manusia dan kinerja karyawan. Kinerja karyawan memiliki peran yang sangat penting bagi keberhasilan perusahaan sehingga dapat dilihat kekuatan, kelemahan, dan potensi kesenjangan manajerial dalam organisasi. Permasalahan yang dihadapi PDAM Tirta Silaupiasa adalah kurangnya motivasi yang dialami oleh pegawai. Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi pegawai adalah dengan memilih role model/pegawai teladan yang nantinya akan menjadi contoh bagi pegawai lainnya. Berdasarkan hal tersebut maka perlu digunakan teknologi yaitu perancangan sistem pendukung keputusan dalam menentukan pegawai teladan dengan menerapkan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART). Metode SMART memiliki kelebihan yaitu dalam keadaan pengambilan keputusan dengan banyak alternatif dan kriteria sehingga lebih kompleks dalam pengambilan keputusan dan akurasi hasil keputusan yang lebih baik. Hasil penelitian ini mendapatkan alternatif Alfiansyah dengan nilai 74,85202777 untuk menjadi role model bagi PDAM Tirta Silaupiasa.
Keywords: Decision Support System; SMART; Exemplary Employee; Role Models; PDAM Tirta Silaupiasa
Abstract:Abstract: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are business entities or individuals that have productive activities and fulfill the criteria for micro-enterprises. The development of the economic sector in Indonesia…
ia is also influenced by MSME businesses. Beni Scroll Art is an MSME engaged in the sale of handicrafts such as making miniature amperes, trophies made of wood, bird statues made of wood and so on. This research is a development of research that previously discussed the use of website-based information technology which was developed into android-based information technology. Android-based sales applica-tion development is more effectively used for the community in the buying and selling process because it is more familiar in the community. Therefore, the system development carried out by researchers is an Android-based application in the sales process and to in-crease sales. The method used in developing this android application is a prototype with several stages of Communication, Quick Plan, Modeling and Quick Design, Quick Design, Construction of Prototype, and Deployment Delivery and Feedback. The purpose of this research is to simplify sales, increase sales, and make the sales process more effective and efficient.
Keywords: applications; android; sales; SMEs
Abstrak: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan badan usaha atau perseorangan yang mempunyai kegiatan produktif serta memenuhi kreteria dalam usaha mikro. Perkembangan bidang ekonomi di Indonesia juga diperngaruhi oleh usaha UMKM. Beni Scroll Art merupakan UMKM yang bergerak dibidang penjualan keterampilan tangan seperti pembuatan miniature ampere, piala dengan bahan dasar kayu, patung burung dengan bahan dasar kayu dan sebagainya. Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian yang sebelumnya membahas pemanfaatan teknologi informatika berbasis website dikembangkan menjadi teknologi informasi berbasis android. Pengembangan aplikasi penjualan berbasis android lebih efesien digunakan untuk masyarakat dalam melakukan proses jual-beli karena lebih familiar dimasyarakat. Maka dari itu pengem-bangan sistem yang dilakukan peneliti adalah aplikasi berbasis android dalam proses penjualan serta untuk meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan dalam pengambangan aplikasi android ini adalah prototype dengan beberapa tahapan komunikasi, rencana cepat, pemodelan dan desain cepat, desain cepat, konstruksi prototipe, dan pengiriman dan umpan balik penyebaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mempermudah penjualan, meningkatkan penjualan, serta agar proses penjualan lebih efektif, dan efesien.
Kata kunci: aplikasi; android; penjualan; UMKM
Abstract:Abstract:†Cryptography is one of the important subjects to learn because the content of the discussion discusses data security. Data security has a very important role considering that most transaction activities are…
are carried out on the internet. Many platforms offer virtual transactions, such as motorcycle taxis, online marketplaces, and banking. For transacting on the internet, reliable data security is needed to maintain the security of user data from internet crimes (cybercrime). For cryptography learning to produce students who understand cryptography in-depth, this learning is carried out independently. One of the lessons to improve independent skills is a project approach. With project-based learning, students will be actively involved in completing projects given by the lecturer. To facilitate interaction and monitor projects completed by students, an LMS (Learning Management System) was created. The lecturer will later upload the student projects through the LMS, and if the student wants to work on the project, they can download it from the LMS.
Keywords: Cryptography; LMS; Online transactions
Abstrak:†Kriptografi merupakan salah satu mata pelajaran yang penting untuk dipelajari karena isi bahasannya membahas tentang pengamanan data. Saat ini, keamanan data memiliki peran yang sangat penting, mengingat sebagian besar aktivitas transaksi dilakukan di internet. Banyak platform yang menawarkan transaksi virtual, seperti ojek online, pasar online dan perbankan. Dalam bertransaksi di internet dibutuhkan keamanan data yang handal untuk menjaga keamanan data pengguna dari kejahatan internet (cyber crime). Agar pembelajaran kriptografi menghasilkan mahasiswa yang memahami kriptografi secara mendalam, maka pembelajaran ini dilakukan secara mandiri. Salah satu pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan mandiri adalah dengan pendekatan project. Dengan pembelajaran berbasis project, mahasiswa akan terlibat aktif menyelesaikan project yang diberikan dosen. Untuk memudahkan interaksi dan monitor project yang diselesaikan mahasiswa, maka dibuat LMS (Learning Manajement System). Setiap project mahasiswa nantinya akan di unggah oleh dosen melalui LMS dan mahasiswa bisa mengunguh project di LMS
Dengan menambahkan LMS dan pembelajaran yang berbasis project pada pembelajaran kriptografi menunjukkan hasil belajar yang lebih baik. Hal ini dapat dilihat pada hasil tinjauan dilangan dengan penyelesaian sebuah soal dan hasil ujian akhir mahasiswa.
Kata kunci: Kriptografi; LMS; Transaksi Online,
Abstract:Abstract: MSMEs are an essential sector in regional economic growth. Up to now, Papua Province has been trying to improve the economy. Still, it seems not optimal, as seen from the Human Development Index and the Percentage…
age of the Poor Population, where Papua occupies the last rank. One of the causes found here is the processing of MSMEs that have not been optimal. MSME data collection services are still done manually with Microsoft Excel. This impacts making strategic policies for SMEs that are not optimal because their data are not updated. This study aims to develop a web-based MSME data collection application to facilitate the SME field admin and MSME actors for the data collection process. The method used in making this application is the waterfall method, where the development of this application is done sequentially. The final result of this study resulted in an easy application for collecting data on SMEs and updating data. In addition, it is also in the form of data collection reports for MSMEs and mapping of beneficiaries each year.
Keywords: Laravel Framework; UMKM Data Collection; Waterfall
Abstrak: UMKM merupakan sektor yang penting dalam pertumbuhan perekonomian daerah. Selama ini Provinsi Papua berusaha meningkatkan perekonomian, namun terkesan belum optimal, dapat dilihat dari Indeks pembangunan Manusia serta Persentasi penduduk Miskin, dimana Papua menempati Posisi terakhir di Indonesia. Salah satu penyebab yang di temukan disini adalah pengolahan UMKM yang belum optimal. Pelayanan pendataan UMKM masih dilakukan secara manual dengan Microsoft Excel. Hal tersebut berdampak dalam pengambilan kebijakan strategis UMKM yang tidak optimal, karena data yang dimiliki tidak up to date. Penelitian ini bertujuan tunk mengembangkan aplikasi pendataan UMKM berbasis web untuk mempermudah admin bidang UKM maupun pelaku UMKM untuk proses pendataan. Metode yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah metode waterfall, dimana pengembangan aplikasi ini lakukan secara berurutan. Hasil akhir penelitian ini menghasilkan aplikasi yang mudah untuk untuk pendataan UMKM serta updating data. Selain itu juga berupa laporan pendataan UMKM dan juga pemetaan penerima bantuan setiap tahunnya.
Kata kunci: Framework Laravel; Pendataan UMKM; Waterfall,
Abstract:Abstract: To increase the Electronic-Based Government System (SPBE) maturity level and comply with Presidential Regulation no. 95 of 2018, the Sukabumi Regency Government needs to standardize the SPBE design to be implemented…
ented appropriately integrated with utilizing technological advances optimally. One of the frameworks used to design the SPBE architecture is using the Enterprise Architecture (EA). EA aims to meet the gap between the needs of stakeholders and the availability of government administration services. The journal's focus on the design of this SPBE EA is on the SPBE Service Domain in the Electronic-Based Government Administration Service. The design is carried out using a combination of references to the SPBE Presidential Regulation and the National SPBE Master Plan Attachment and one of the main components of the EA framework, namely TOGAF ADM. This design produces an output in the form of an Electronic-Based Government Administration Service Catalog. It is expected to be used as a reference in developing technology in the Regency Government Sukabumi both from practical contributions and academic contributions.
Keywords: Enterprise Architecture; Service Architecture; SPBE; TOGAF ADM
Abstrak: Dalam rangka meningkatkan tingkat kematangan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dan mematuhi Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Sukabumi perlu melakukan standarisasi terhadap perancangan SPBE agar dapat terimplementasi dan terintegrasi dengan baik dalam memanfaatkan kemajuan teknologi secara optimal. Salah satu kerangka kerja yang bisa digunakan untuk merancang Arsitektur SPBE yaitu menggunakan Enterprise Architecture (EA). EA bertujuan untuk memenuhi kesenjangan antara kebutuhan pemangku kepentingan dengan ketersediaan layanan administrasi pemerintahan. Fokus jurnal pada perancangan EA SPBE ini yaitu pada Domain Layanan SPBE di bagian Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik. Perancangan yang dilakukan memanfaatkan kombinasi antara referensi pada Perpres SPBE dan Lampiran Rencana Induk SPBE Nasional serta salah satu komponen utama framework EA yaitu TOGAF ADM. Perancangan ini menghasilkan keluaran berupa Katalog Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik dan diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam melakukan pengembangan teknologi di Pemkab. Sukabumi baik dari kontribusi praktis maupun kontribusi akademik.
Kata kunci: Arsitektur Layanan; Enterprise Architecture; SPBE; TOGAF ADM
Abstract:Abstract : Corona virus is a very dangerous virus and can kill human life. This virus causes minor illnesses and serious illnesses such as colds or colds, since the emergence of the Corona Virus or Covid 19 paralyzing all…
l human activities carried out outside the home. The problem of this research is in the form of the impact of the corona virus on the economy, especially in the city of Batam so that the residents of Batam can overcome this corona virus outbreak to improve the weakening economy. The main objective of this research is to examine the impact of Covid 19 on the economy of the Batam population so that the Batam population can improve the already weakened economy. This study uses Fuzzy Inference Sistym the Mamdani Method for Decision Making, using Operators or through the process of Fuzification of Input Variables, Inference Machines to process rules and produce Defuzification to get the final value
Keywords: corona prediction fuzzy inference system; mamdani method
Abstrak:Virus Corona merupakan sebuah virus yang sangat berbahaya dan bisa menghilangkan nyawa manusia. Virus ini mengakibatkan penyakit ringan dan penyakit berat seperti common cold atau pilek, Sejak munculnya Virus Corona atau Covid 19 melumpuhkan semua kegiatan aktivitas manusia yang dilakukan diluar rumah. Permasalahan Penelitian ini berupa dampak akibat virus corona terhadap perekonomian khususnya pada Kota Batam sehingga penduduk Batam bisa mengatasi Wabah Virus corona ini untuk meningkatkan perekonomian yang semakin melemah. Tujuan Utama Penelitian ini mengkaji Dampak akibat Covid 19 terhadap perekonomian penduduk batam sehingga penduduk Batam bisa meningkatkan perekonomian yang sudah melemah. Penelitian ini menggunakan Fuzzy Inference Sistem Metode Mamdani untuk Pengambilan sistem Keputusan, menggunakan Operator Or dan melalui proses Fuzifikasi penentuan Variabel Input, Mesin Inferensi untuk melakukan proses aturan dan menghasilkan Defuzifikasi untuk mendapatkan nilai akhir.
Kata Kunci : fuzzy inference sistem; metode mamdani; prediksi corona
Abstract:Saat ini penggunaan sistem informasi sangat penting dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi suatu proses bisnis. Pemerintah Kota Denpasar merupakan salah satu instansi yang telah mengimplementasikan sistem informasi…
Karma Simanis untuk mempermudah proses monitoring realisasi anggaran yang dapat dilakukan secara online. Mengingat pentingnya penggunaan sistem informasi Karma Simanis maka diperlukan suatu pengukuran kualitas perangkat lunak berdasarkan kesesuaian fungsional dan usability untuk mengetahui nilai kualitas sistem yang digunakan dari segi fungsionalitas dan tingkat kegunaan. Dalam melakukan pengukuran kualitas terdapat beberapa model yang dapat digunakan menjadi pedoman untuk melakukan pengukuran perangkat lunak. ISO/IEC 25010 adalah model kualitas yang dapat digunakan sebagai standar untuk mengukur kualitas perangkat lunak.. Proses pengukuran dilakukan berdasarkan kuesioner yang telah dirancang dengan menggunakan sub karakteristik functional suitability dan usability pada aspek sistem yang diukur. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sistem informasi Karma Simanis memiliki nilai kelayakan sistem sebesar 75,99% yang terdiri dari kualitas kesesuaian fungsional sebesar 75,85% dan nilai kualitas usability sebesar 76,09%.
Abstract:Abstract: This research aims to analyze IT governance related to academic services at Muria Kudus University, which is responsibility of Information System Center division. Analysis did by measuring maturity level of IT…
governance using COBIT 2019 framework to know about current maturity and expected maturity, also analyze the gap. It purposes to increase IT governance and forming recommendations that organization can do in the future. The results show that the average of current maturity level of 11 processes domain is 3,37 on level 3 (defined). It represents enterprisewide standards provide guidance across the enterprise to reach it goals. The result of gap analysis obtained the average of gap values is 1,63 and represents Information System Center MKU needs to do IT governance and management evaluations that aims to reach enterprise goals or expected maturity level. We give some recommendations into it.
Keywords: COBIT 2019; gap analysis; IT governance; maturity level
Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dalam menganalisis tata kelola TI terkait layanan akademik yang ada di Universitas Muria Kudus (UMK), dimana aktivitas ini menjadi tanggung jawab divisi Pusat Sistem Informasi (PSI). Analisis dilakukan melalui pengukuran menjadikan tingkat kematangan (maturity level) pengelolaan TI dengan standar COBIT 2019 guna mengetahui kondisi tata Kelola TI saat ini diharapkan serta menganalisis kesenjangan (gap) yang terjadi. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan tata kelola TI serta merumuskan rekomendasi yang bisa dilakukan selanjutnya oleh Pusat Sistem Informasi UMK di masa yang akan datang. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata tingkat kematangan 11 domain proses yang dianalisis adalah sebesar 3,37 dan berada pada level 3 (ditetapkan). Hal tersebut merepresentasikan, bahwa organisasi telah memiliki standar proses yang berlaku diseluruh lingkup organisasi tersebut untuk mencapai tujuan. Sedangkan dari hasil analisis kesenjangan (gap) diperoleh rata-rata nilai kesenjangan sebesar 1,63 yang merepresentasikan, bahwa Pusat Sistem Informasi UMK perlu melakukan perbaikan-perbaikan tata kelola dan manajemen TI guna mencapai tujuan organisasi atau tingkat kematangan yang diharapkan. Terhadap hal tersebut diberikan beberapa rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan organisasi.
Kata kunci: analisis kesenjangan; COBIT 2019; tata kelola TI; tingkat kematangan
Abstract:Abstract: The role of information technology in transportation increases, namely in enjoying transportation services. One way to provide the best service for a transportation company to customers is to provide a bus booking…
ing application service. One of the companies that offer service applications is a bus transportation application located in Yogyakarta. Because the application system is considered necessary, stakeholders need IT risk management for the bus booking application. The purpose of this research is to analyze the risk management of the bus transportation application. In measuring IT risk management, the author uses the Control Objective for information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO) framework, especially PO9 (Assess and Manage IT risk). The analysis results show that if the bus transportation application is at level 2 in maturity level. It means that the company knows that there are problems that need resolving. Standard risk management in bus transportation applications tends to provide failed access in the progress of its service. The problem is solving individually and not yet at the integrated completion stage. In general, the application management approach needs to improve better management in the field of information technology.
Keywords: COBIT; plan and organize; risk management
Abstrak: Peran teknologi informasi dalam meningkatnya angkutan yaitu dalam menikmati layanan angkutan. Salah satu cara untuk memberikan layanan terbaik bagi perusahaan angkutan kepada pelanggan adalah dengan menyediakan layanan aplikasi pemesanan bus. Salah satu perusahaan yang menawarkan aplikasi jasa adalah aplikasi angkutan bus yang berlokasi di Yogyakarta. Karena sistem aplikasi dirasa perlu, maka stakeholders membutuhkan manajemen risiko TI untuk aplikasi pemesanan bus tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen risiko pada aplikasi angkutan bus. Dalam mengukur manajemen risiko TI, penulis menggunakan framework Control Objective for Information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO), khususnya PO9 (Assessment and Manage IT risk). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan angkutan bus berada pada level 2 pada tingkat kematangan. Artinya perusahaan mengetahui bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan. Manajemen resiko standar dalam aplikasi transportasi bus cenderung memberikan akses yang gagal dalam kemajuan layanannya. Masalahnya diselesaikan secara individu dan belum pada tahap penyelesaian terintegrasi. Secara umum, pendekatan manajemen aplikasi perlu meningkatkan manajemen yang lebih baik di bidang teknologi informasi.
Kata kunci: COBIT; plan and organize; risk management
Abstract:Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Tempat Pembuangan Sementara (Sampah) yang ada di kecamatan pamekasan. Manfaat pada penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan dilingkungan…
ilingkungan sekitar dan tershindar dari segala penyakit dan dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk memberikan pelayanan lebih baik lagi terhadap masyarakat. Khususnya untuk membangun Tempat Pembuangan Sementara (Sampah) yang ada dikecamatan pamekasan. Metode penelitian kualitatif deskriptif ini dengan pengumpulan data, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian berupa tempat sampah sementara, pembuangan samentara (sampah) berdasarkan hasil penelitian kriteria penempatan TPS / TPS 3R sudah sesuai dalam pasal 20 permen PU nomer 03/PRT/M/2013, maka di temukan 12 desa untuk penempatan TPS yang ada di kecamatan pamekasan, dengan jumlah tempat sampah 77 TPS.
Kata Kunci: Lingkungan; Penentuan; SIG; (Sampah) TPS
Abstract: This study aims to determine the Temporary Disposal Place (Garbage) in Pamekasan sub-district. The benefits of this study can increase public awareness about the importance of cleanliness in the surrounding environment and avoid all diseases and can be taken into consideration to provide better service to the community. Especially to build Temporary Disposal Sites (Garbage) in the Pamekasan sub-district. This descriptive qualitative research method uses data, observation, and documentation. The results of the study were temporary trash cans, waste disposal based on the results of the research, the criteria for placing TPS / TPS 3R were in accordance with article 20 of the PU Candy number 03 / PRT / M / 2013, so 12 villages were found to place TPS in Pamekasan sub-district , with the TOTAL 77 TPS trash cans.
Keywords: determination; environment; of GIS; TPS (waste)