Abstract:Abstract: Non-performing loans remain one of the main challenges faced by cooperatives, particularly when the loan eligibility assessment process is still conducted manually. This traditional approach tends to be time consuming,…
nsuming, subjective, and prone to inaccurate decisions. This study aims to develop a predictive model for borrower eligibility using the Support Vector Machine (SVM) algorithm as a more efficient and objective machine learning-based solution. A total of 1,000 loan history records were processed using RapidMiner software, taking into account variables such as salary, years of employment, loan amount, monthly installment, employment status, monthly expenses, number of dependents, housing status, age, and collateral value. The model’s performance was evaluated using a confusion matrix and classification metrics including accuracy, precision, recall, and kappa. The results indicate that the SVM model achieved an accuracy of 90.05%, precision of 90.13%, recall of 90.05%, and f1 score of 90,08%, reflecting a strong performance in classifying borrower eligibility. The application of this method makes a significant contribution to the development of data driven decision support systems within cooperative environments. This finding expands the scientific understanding in the field of microfinance and supports the implementation of artificial intelligence technologies in making decisions that are more precise, rapid, and accurate.
Keywords: cooperative; eligibility prediction; machine learning; non-performing loan; SVM
Abstrak: Kredit macet merupakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi koperasi, terutama ketika proses penilaian kelayakan peminjam masih dilakukan secara manual. Pendekatan ini cenderung lambat, subjektif, dan berisiko menghasilkan keputusan yang kurang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi kelayakan peminjam menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) sebagai solusi berbasis machine learning yang lebih efisien dan objektif. Sebanyak 1.000 data riwayat pinjaman diolah menggunakan tools RapidMiner dengan mempertimbangkan variabel: gaji, lama bekerja, besar pinjaman, angsuran per bulan, status pegawai, pengeluaran bulanan, jumlah tanggungan, status rumah, umur, dan nilai jaminan. Evaluasi model dilakukan menggunakan confusion matrix dan metrik klasifikasi seperti akurasi, presisi, recall, dan kappa. Hasil menunjukkan bahwa model SVM mencapai akurasi 90,05%, presisi 90,13%, recall 90,05%, dan f1 score 90,08%, yang mencerminkan performa model yang sangat baik dalam mengklasifikasikan kelayakan peminjam. Penerapan metode ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan sistem pendukung keputusan berbasis data di lingkungan koperasi. Temuan ini memperluas wawasan keilmuan di bidang keuangan mikro dan mendukung penerapan teknologi kecerdasan buatan dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat, cepat, dan akurat.
Kata Kunci: koperasi; kredit macet; machine learning; prediksi kelayakan; SVM
Abstract:Abstract: "Tax Me" is an application engaged in tax consulting services that is run through a mobile platform. The problems that are often faced by the public, especially taxpayers, are difficulties in choosing reliable…
and trusted tax consultants because many tax consultants embezzle money and slow down the tax reporting process, as well as the lack of knowledge of taxpayers about all tax regulations, a complicated and frequently changing tax system, and also there are still negative public assumptions about taxes such as corruption in taxes that have been paid by taxpayers. The "Tax Me" application was developed using the System Development Life Cycle (SDLC) system development methodology. This application was developed as a forum for tax consulting services in collaboration with the Directorate General of Taxes (DGT) institution which is able to provide transparent and reliable tax consulting services. "Tax Me" is expected to be able to provide education to taxpayers, overcome taxpayers' concerns about the tax calculation and reporting process as well as in choosing a tax consultant who can be trusted. In addition, several features of the "Tax Me" application such as: NPWP, Tax Calculation, Tax Consultation, Report & Check Annual Tax Return, E-Billing & Pay Tax, Tax Reminder and Tax Article.
Keywords: directorate general of taxes (DJP); tax; tax me; taxpayer
Abstrak: “Tax Me†adalah aplikasi yang bergerak pada bidang pelayanan konsultasi pajak yang dijalankan melalui platform mobile. Masalah yang sering dihadapi oleh masyarakat khususnya Wajib Pajak adalah kesulitan dalam memilih konsultan pajak yang dapat diandalkan dan dipercaya karena banyak konsultan pajak yang menggelapkan uang dan memperlambat proses pelaporan pajak, serta kurangnya pengetahuan Wajib Pajak mengenai segala peraturan perpajakan, sistem perpajakan yang rumit dan sering berubah, dan juga masih ada anggapan negatif masyarakat tentang pajak seperti korupsi atas pajak yang telah dibayarkan oleh Wajib Pajak. Aplikasi “Tax Me†dikembangkan dengan menggunakan metodologi pengembangan sistem System Development Life Cycle (SDLC). Aplikasi ini dikembangkan sebagai wadah layanan konsultasi perpajakan yang bekerja sama dengan lembaga Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang mampu memberikan layanan konsultasi perpajakan yang transparan dan terpercaya. “Tax Me†diharapkan mampu memberikan edukasi kepada Wajib Pajak, mengatasi kekhawatiran Wajib Pajak terhadap proses perhitungan dan pelaporan pajak juga dalam memilih konsultan pajak yang dapat di percaya. Disamping itu, beberapa fitur dari aplikasi “Tax Me†seperti: NPWP, Hitung Pajak, Konsultasi Pajak, Lapor & Periksa SPT Tahunan, E-Billing & Bayar Pajak, Pengingat Pajak dan Artikel Pajak.
Kata kunci: direktorat jenderal pajak (DJP); pajak; tax me; wajib pajak
Abstract:Abstract: This research aims to design a system that can assist the final assignment development process by focusing on resolving frequently encountered obstacles, such as clarity of research title status, guidance process,…
ss, and research schedule. The development method used is the Scrum method approach with a small scale and team. During the development process, an analysis of each sprint is carried out from preparation to the development process. The results of development using the Scrum method show that each feature was completed within 8 hours per day, with each sprint completed in a week. The total time required to complete all sprints designed on the BITA Information System is 128 hours. The application of the Scrum method provides results that enable rapid identification of changes during the development process, as well as optimizing the process of submitting and validating titles, determining supervisors, evaluating guidance, and scheduling exams. Thus, this research provides an effective solution in increasing the efficiency and effectiveness of the final assignment coaching process for students in completing their studies.
Keywords: information system; optimal efficiency; scrum method; SI BITA; thesis guidance.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem yang dapat membantu proses pembinaan tugas akhir dengan fokus pada penyelesaian kendala yang sering dihadapi, seperti kejelasan status judul penelitian, proses bimbingan, dan jadwal penelitian. Metode pengembangan yang digunakan adalah pendekatan metode Scrum dengan skala dan tim kecil. Selama proses pengembangan, dilakukan analisis terhadap setiap sprint yang dihasilkan dari persiapan hingga proses pengembangan. Hasil pengembangan menggunakan metode Scrum menunjukkan bahwa setiap fitur diselesaikan dalam jangka waktu 8 jam per hari, dengan setiap sprint selesai dalam seminggu. Total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan semua sprint yang dirancang pada Sistem Informasi BITA adalah 128 jam. Penerapan metode Scrum memberikan hasil yang memungkinkan identifikasi cepat terhadap perubahan selama proses pengembangan, serta mengoptimalkan proses pengajuan dan validasi judul, penentuan pembimbing, evaluasi bimbingan, dan penjadwalan ujian. Dengan demikian, penelitian ini menyediakan solusi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pembinaan tugas akhir bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi mereka.
Kata kunci: sistem informasi; efisiensi optimal; metode scrum; SI BITA; bimbingan skripsi
Abstract:Abstract: Schools become educational institutions in supporting the teaching and learning process to increase student potential. In the world of education, determining the best students is still an obstacle that is often…
faced such as subjectivity assessment resulting in diverse mindsets. SMP Negeri 3 Kisaran which is located at Jalan Madong Lubis, Selawan, East Kisaran District, Asahan Regency. The process of determining the overall champion students still relies on conventional assessments by manual means so that it requires a long assessment time, assessment is also subjective, this tends to limit recognition of diverse student potential. The purpose of this study is to design a decision support system application in determining the overall champion students at SMP Negeri 3 Kisaran with specified criteria. The SAW method is used as a weighted summation method of the performance of each alternative across all attributes. The best alternative decision result as the General Champion Student of class IX in the Odd Semester of 2023/2024 at SMP Negeri 3 Kisaran is Naurah Ghaisani Lubis with a score of 0.906. Based on these results, it can help SMP Negeri 3 Kisaran in determining the overall champion students and become a reference in decision making.
Keywords: decision support system; simple addictive weighting; general champion students
Abstrak: Sekolah menjadi institusi pendidikan dalam mendukung proses belajar mengajar untuk meningkatkan potensi siswa. Dalam dunia pendidikan menentukan siswa terbaik masih menjadi kendala yang sering dihadapi seperti penilaian secara subjektivitas mengakibatkan pola pikir yang beragam. SMP Negeri 3 Kisaran yang beralamatkan di Jalan Madong Lubis, Selawan, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Proses penentuan siswa juara umum masih mengandalkan penilaian konvensional dengan cara manual sehingga membutuhkan waktu penilaian yang cukup lama, penilaian juga bersifat subjektif, hal ini cenderung membatasi pengakuan atas potensi siswa yang beragam. Tujuan penelitian ini untuk merancang aplikasi sistem pendukung keputusan dalam menentukan siswa juara umum di SMP Negeri 3 Kisaran dengan kriteria yang ditentukan. Metode SAW digunakan sebagai metode penjumlahan terbobot dari kinerja setiap alternatif di semua atribut. Hasil keputusan alternatif terbaik sebagai Siswa Juara Umum kelas IX pada Semester Ganjil Tahun 2023/2024 di SMP Negeri 3 Kisaran adalah Naurah Ghaisani Lubis dengan nilai 0.906. Berdasarkan hasil tersebut dapat membantu pihak SMP Negeri 3 Kisaran dalam menentukan siswa juara umum dan menjadi acuan dalam pengambilan keputusan.
Kata Kunci: sistem pendukung keputusan; simple addictive weighting; siswa juara umum
Abstract:Abstract: Guntur Store is located on Jl. Sisingamangaraja, Kisaran, Asahan Regency. It focuses on selling basic needs, but the store faces a problem in its sales. The main issue encountered is the uncertainty in forecasting…
ing the stock of basic needs, which can lead to imbalance between supply and demand, due to Guntur Store still relying on manual ledger entries for reporting and inputting data into Microsoft Excel. This research aims to predict the demand for basic needs at Guntur Store using the Single Exponential Smoothing Method and to enhance prediction accuracy through the application of time series analysis techniques on historical sales data. The Single Exponential Smoothing Method will be employed to model and forecast patterns of demand for staple goods. The findings of this research can provide insights into future demand for goods, thereby improving supply chain optimization and ensuring adequate stock levels to effectively meet customer demands. The conclusion of this study is to obtain more accurate estimates in anticipating the evolving data patterns of basic needs at Guntur Store, thus providing valuable information for the store and policymakers involved in the distribution of basic needs.
Keywords: basic food needs; forecasting; single exponential smoothing
Abstrak : Toko Guntur terletak di Jl. Sisingamangaraja, Kisaran, Kabupaten Asahan. Berfokus pada penjualan kebutuhan sembako, namun dalam penjualan toko tersebut mengalami sebuah permasalahan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakpastian dalam meramalkan kebutuhan stok Sembako yang dapat mengakibatkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, dikarenkan Toko Guntur masih menggunakan buku besar dalam pembuatan laporan dan di input ke dalam microsoft excel. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi permintaan Sembako di Toko Guntur menggunakan Metode Single Exponential Smoothing serta meningkatkan akurasi prediksi melalui penerapan teknik analisis deret waktu terhadap data penjualan historis. Metode Single Exponential Smoothing akan digunakan untuk memodelkan dan memprediksi pola permintaan barang pokok. Hasil penelitian ini dapat memberikan jumlah permintaan barang di masa mendatang sehingga optimalisasi rantai pasok menjadi g lebih baik dan memastikan tingkat stok yang memadai untuk memenuhi permintaan pelanggan secara efektif. Kesimpulan penelitian ini untuk mendapatkan perkiraan yang lebih akurat dalam mengantisipasi pola data yang sedang berkembang kebutuhan sembako pada Toko Guntur sehingga menghasilkan informasi yang akurat dapat menjadi sumber informasi berharga bagi Toko Guntur, dan pembuat kebijakan yang terlibat dalam distribusi Sembako.
Kata Kunci: kebutuhan sembako; single exponential smoothing; peramalan
Abstract:Abstract: SACIKA Cooperative, as a student cooperative at the Telkom Institute of Technology Purwokerto, provides almamater suit procurement services. Currently, the process of procuring and ordering almamater suits is faced…
aced with several obstacles, which results in students as customers feeling disadvantaged during the ordering process. Therefore, it is necessary to evaluate the performance of the supply chain at the SACIKA Cooperative in order to improve efficiency and suitability in the procurement of alma mater suits. This study aims to assess the performance of the alma mater suit supply chain at the SACIKA Cooperative using the SCOR Matrix. This type of research is descriptive quantitative, with data collection conducted through interviews and observations. Supply chain performance measurement is carried out using four attributes and matrices, namely Reliability with Perfect Order Fulfillment (POF), Responsiveness with Order Fulfillment Cycle Time (OFCT) Matrix, Agility with Cost of Goods Sold (COGS), and Assets with Cash-to-Cash Cycle Time (CTCCT) Matrix. The results showed the performance value of each matrix, namely POF of 96.47%, OFCT 1 day, COGS 92.94%, and CTCCT 8 days.
Keywords: SCOR matrix; supply chain management; supply chain flow patterns
Abstrak: Koperasi SACIKA, sebagai koperasi mahasiswa di lingkungan Institut Teknologi Telkom Purwokerto, menyediakan layanan pengadaan jas almamater. Saat ini, proses pengadaan dan pemesanan jas almamater dihadapi beberapa kendala, yang mengakibatkan mahasiswa sebagai pelanggan merasa dirugikan selama proses pemesanan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja rantai pasok di Koperasi SACIKA guna meningkatkan efisiensi dan kesesuaian dalam pengadaan jas almamater. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja rantai pasok jas almamater di Koperasi SACIKA menggunakan Matriks SCOR. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Pengukuran kinerja rantai pasok dilakukan dengan menggunakan empat atribut dan matriks, yaitu Reliability with Perfect Order Fulfillment (POF), Responsiveness with Order Fulfillment Cycle Time (OFCT) Matrix, Agility with Cost of Goods Sold (COGS), dan Assets with Cash-to-Cash Cycle Time (CTCCT) Matrix. Hasil penelitian menunjukkan nilai performansi masing-masing matriks, yaitu POF sebesar 96,47%, OFCT 1 hari, COGS 92,94%, dan CTCCT 8 hari.
Kata kunci: matriks SCOR; manajemen rantai pasok; pola aliran rantai pasok
Abstract:Abstract: Salty groundwater is water that comes from the ground, has a high salt content and is unfit for consumption. The problem faced by the community is the difficulty of obtaining clean water which makes people buy…
clean water for their daily needs such as drinking, bathing, washing and so on. The community processing salty groundwater so that it can be drunk is still not efficient, because it is still done manually by cooking the salty groundwater using a pot and stove to produce water vapor, then it is collected using a glass or other container. The purpose of this research is to produce an automatic distillation device using an electric water heater to be able to detect water temperature, salt content, and water level with rocks using the Arduino Uno Microcontroller. The method used in this study uses data collection and system development (prototype) methods. The results of the research resulted in an automatic distillation device that can separate the salt content in salty groundwater so that the water is suitable for consumption and also produces salt that can be used by the community for household needs.
Keywords: distillation apparatus; microcontroller; prototype; salty groundwater
Abstrak: Air tanah asin merupakan air yang berasal dari dalam tanah, memiliki kadar garam yang tinggi dan tidak layak untuk dikonsumsi. Masalah yang dihadapi masyarakat adalah kesulitan akan air bersih membuat masyarakat membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, mandi, mencuci dan lain sebagainya. Masyarakat mengolah air tanah asin agar dapat diminum masih belum efisien, karena masih dilakukan secara manual dengan memasak air tanah asin menggunakan panci dan kompor untuk menghasilkan uapan air, kemudian ditampung menggunakan gelas atau wadah lainnya. Tujuan penelitian ini menghasilkan suatu alat destilasi otomatis menggunakan pemanas air listrik untuk dapat mendeteksi suhu air, kadar garam, dan level ketinggian air dengan batuan menggunakan Mikrokontroler Arduino Uno. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dan pengembangan sistem (prototype). Hasil penelitian menghasilkan suatu alat destilasi otomatis yang dapat memisahkan kadar garam pada air tanah asin sehingga air tersebut layak dikonsumsi dan juga menghasilkan garam yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk keperluan dalam rumah tangga.
Kata kunci: air tanah asin; alat destilasi; mikrokontroler; prototype
Abstract:Abstract: Today's highly competitive trade competition requires business owners to be able to create products and services that are cheaper, better and faster so that they can satisfy consumers. UD. Hastin is a distributor…
or of cooking oil located on Jl. Lt. Gen. Suprapto No. 16 Tanjung Balai – Asahan, North Sumatra. Cooking oil is a very high demand household product. Therefore, it is necessary to have good stock control so that there is no shortage or excess of stock. The problems faced by UD. Hastin currently has limitations in controlling inventory because it is still done manually, which causes slow and inefficient performance. The purpose of this research is to design a Supply Chain Management at UD. Hastin uses the PHP programming language and MySQL database by implementing a web-based system that will make it easier to manage oil supplies. The method used in this research is a qualitative method with literature and field studies. The conclusion, the E-SCM was built at UD. Hastin can avoid shortages and excess stock due to better management, smoother communication with suppliers, and information on UD. Hastin's stock items can be known in real-time. The product resulting from this research is the Stock Management Information System at UD. Hastin.
Keywords: edible oil; E-SCM; suppliers; supply
Abstrak: Persaingan dagang yang sangat kompetitif saat ini menuntut pemilik usaha untuk dapat menciptakan produk dan jasa yang murah, lebih baik dan lebih cepat sehingga bisa memuaskan konsumen. UD. Hastin merupakan distributor minyak makan yang berlokasi di Jl. Letjend. Suprapto No. 16 Tanjung Balai – Asahan, Sumatera Utara. Minyak makan merupakan produk rumah tangga yang sangat tinggi permintaanya. Oleh karenanya perlu pengendalian stok yang baik agar tidak kekurangan dan atau kelebihan stok. Permasalahan yang dihadapi oleh UD. Hastin saat ini adalah keterbatasan dalam mengontrol stok persediaan karena masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan kinerja yang lambat dan kurang efisien. Tujuan dari penelitian untuk merancang Supply Chain Management pada UD. Hastin menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL dengan menerapkan sistem berbasis web yang akan mempermudah dalam pengelolaan persediaan minyak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan studi pustaka dan studi lapangan. Kesimpulannya E-SCM yang dibangun di UD.Hastin mampu menggindari kekurangan dan kelebihan stok karena pengelolaanya yang lebih baik, komunikasi dengan supplier lebih lancer dan informasi stok barang UD.Hastin bisa diketahui secara real time. Dan Produk yang dihasilkan adalah Sistem Informasi Pengelolaan Stok Barang pada UD. Hastin.
Kata kunci: E-SCM; minyak makan; persediaan; supplier
Abstract:Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in the economic growth of Indonesia. However, their contribution has not reached its maximum potential, with over 40% of MSMEs facing various challenges,…
llenges, one of which is funding. The funding issue has become a hindrance to the growth of this sector. One contributing factor is the difficulty in obtaining loans with high interest rates.Crowdfunding has been considered a potential solution, but it has not been fully utilized due to the lack of literacy and negative cases surrounding it. In this context, the development of a Shariah-compliant crowdfunding application is seen as a suitable solution, given the government's efforts to strengthen the Shariah economic ecosystem. To support this application's development, the Laravel framework and the Extreme Programming method, emphasizing simplicity and accelerating the development process, are employed. The result of this research is the implementation of the UML design and system logic, resulting in the Tasha Crowdfunding application as a funding solution for MSMEs. It can accelerate the development process. The research outcomes include the backend implementation of the UML design and system logic, with a 100% successful blackbox testing result, leading to the creation of the Tasha Crowdfunding application as an MSME funding solution.
Keywords: backend services; crowdfunding syariah; extreme programming; MSMEs.
Abstrak: Di Indonesia Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mempunyai peran yang sangat penting bagi pertumbuhan perekonomian negara. Meskipun demikian, ternyata kontribusi yang diberikan oleh UMKM belum mencapai angka yang maksimum dikarenakan lebih dari 40% UMKM masih mengalami banyak permasalahan salah satunya adalah pendanaan. Permasalahan pendanaan yang dihadapi oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia telah menjadi penghambat pertumbuhan sektor ini. Salah satu faktor penyebabnya adalah kesulitan dalam memperoleh pinjaman dengan suku bunga yang tinggi. Crowdfunding telah dianggap sebagai solusi potensial, namun belum dimanfaatkan secara optimal karena kurangnya literasi dan kasus negatif yang terjadi. Dalam konteks ini, pengembangan aplikasi crowdfunding syariah dianggap sebagai solusi yang cocok, mengingat penguatan ekosistem ekonomi syariah yang sedang dilakukan oleh pemerintah. Untuk mendukung pengembangan aplikasi ini, digunakan framework laravel dan metode Extreme programming yang menekankan kesederhanaan dan percepatan proses pengembangan. Hasil penelitian ini berupa implementasi perancangan UML dan logika sistem yang menghasilkan aplikasi Tasha Crowdfunding sebagai solusi pendanaan UMKM.dapat mempercepat proses pengembangan. Hasil dari penelitian ini berupa implementasi backend dari perancangan UML dan logika sistem yang telah dibuat dengan hasil pengujian blackbox testing 100% sukses dan menghasilkan aplikasi tasha crowdfunding sebagai solusi pendanaan UMKM.
Kata kunci: backend service; crowdfunding syariah; extreme programming; UMKM.
Abstract:Abstract : In building community economic independence, each year DISKOPDAGIN provides micro business loans sourced from the Asahan Regency Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) funds which aim to help strengthen…
n capital for micro business actors. However, in providing micro business credit, certain conditions or criteria are required so that the DISKOPDAGIN can determine whether the customer receiving the micro business loan is eligible to receive credit or not. The problem that is often faced by the Department of Industry and Trade at this time is the difficulty in making decisions to determine recipients of micro business loans. The purpose of this research is to facilitate the Department of Industry and Trade in selecting micro business credit customers. The Simple Additive Weighting (SAW) method in this study aims to select the best alternative from a number of alternatives to be used based on specified criteria. The results of this study are micro business credit decision support systems, where the application of this system shows that the results of the ranking process with the SAW method are the same if calculated manually. The calculation uses 7 criteria where the highest alternative is the Asmah alternative (A7) with a preference value of 1.
Keywords: decision support system; micro business credit; simple additive weighting;
Abstrak: Dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, tiap tahunnya DISKOPDAGIN mengadakan kredit usaha mikro yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan yang bertujuan untuk membantu penguatan modal kepada pelaku usaha mikro. Namun dalam memberikan kredit usaha mikro juga mempunyai syarat-syarat atau kriteria tertentu agar pihak DISKOPDAGIN dapat menentukan apakah nasabah penerima kredit usaha mikro tersebut layak menerima kredit atau tidak. Permasalahan yang sering dihadapi oleh pihak DISPERINDAG saat ini ialah kesulitan dalam mengambil keputusan untuk menentukan penerima kredit usaha mikro. Tujuan dari penelitian ini untuk memudahkan pihak DISPERINDAG dalam menyeleksi nasabah kredit usaha mikro. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang akan digunakan berdasarkan kriteri yang ditentukan. Hasil penelitian ini sistem pendukung keputusan kredit usaha mikro, dimana penerapan sistem ini menunjukkan bahwa hasil dari proses perangkingan dengan metode SAW sama jika dihitung secara manual. Perhitungan menggunakan 7 kriteria dimana alternatif yang tertinggi adalah alternatif Asmah (A7) dengan nilai preferensi 1.
Kata Kunci: kredit usaha mikro; sistem pendukung keputusan; simple additive weighting;