Abstract:Gangguan jiwa disebutkan sebagai bagian dari gangguan mental. Gangguan mental yang terjadi pada umumnya adalah gangguan kesemasan dan gangguan depresi, menimbulkan gangguan jiwa seperti halusinasi. Halusinasi adalah hilangnya…
ngnya kemampuan manusia dalam membedakan rangsangan internal dan rangsangan eksternal klien memberi persepsi atau pendapat tentang lingkungan tanpa ada obyek atau rangsangan yang nyata. Cara mengontrol halusinasi memerlukan penatalaksanaan non farmakologi yaitu terapi murottal. Tujuan studi kasus ini adalah menggambarkan penerapan terapi murottal Al-Fatihah pada pasien untuk mengontrol halusinasi pendengaran. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan kepada 1 pasien halusinasi pendengaran yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, tinjauan literatur, dan demonstrasi. Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan terapi mutottal Al-Fatihah skor tingkat halusinasi 19 dan sesudah diberikan terapi murottal Al-Fatihah skor tingkat halusinasi menjadi 11. Pasien juga mampu mengontrol halusinasi dengan cara terapi murottal surat Al-Fatihah. Kesimpulan studi kasus ini yaitu terapi murottal surat Al-Fatihah dapat mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien. Diharapkan perawat dapat memasukkan terapi murottal sebagai salah satu penatalaksanaan non farmakologis dalam memberikan pelayanan keperawatan kepada pasien halusinasi pendengaran.Gangguan jiwa disebutkan sebagai bagian dari gangguan mental. Gangguan mental yang terjadi pada umumnya adalah gangguan kesemasan dan gangguan depresi, menimbulkan gangguan jiwa seperti halusinasi. Halusinasi adalah hilangnya kemampuan manusia dalam membedakan rangsangan internal dan rangsangan eksternal klien memberi persepsi atau pendapat tentang lingkungan tanpa ada obyek atau rangsangan yang nyata. Cara mengontrol halusinasi memerlukan penatalaksanaan non farmakologi yaitu terapi murottal.
Tujuan studi kasus ini adalah menggambarkan penerapan terapi murottal Al-Fatihah pada pasien untuk mengontrol halusinasi pendengaran. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan kepada 1 pasien halusinasi pendengaran yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, tinjauan literatur, dan demonstrasi. Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan terapi mutottal Al-Fatihah skor tingkat halusinasi 19 dan sesudah diberikan terapi murottal Al-Fatihah skor tingkat halusinasi menjadi 11. Pasien juga mampu mengontrol halusinasi dengan cara terapi murottal surat Al-Fatihah. Kesimpulan studi kasus ini yaitu terapi murottal surat Al-Fatihah dapat mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien. Diharapkan perawat dapat memasukkan terapi murottal sebagai salah satu penatalaksanaan non farmakologis dalam memberikan pelayanan keperawatan kepada pasien halusinasi pendengaran.
Abstract:System chatbot at the Kominfo service agency that will help process sentences based on keywords or phrases to get the desired information to facilitate service. The customer service agent system is divided into 3 parts,…
namely responder, classifier, and graphmaster. Responder is the part that connects the bot with the user. The task of the responder is to transfer data from the user to the classifier and control the input and output. The classifier is the part that filters and normalizes the input and performs segmentation of the sentences that have been inputted. Graphmaster is the part that matches the input pattern to the facts that have been created.
Abstract:Dalam mengatasi dan mengurangi kasus gizi buruk di Kota Pekanbaru, dinas kesehatan telah melakukan berbagai upaya dalam kasus gizi buruk ini, sehingga agar dapat mencapai target hingga dibawah1%. Adapun bentuk dari tindakan…
kan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dalam mengenai kasus gizi buruk. Selain dengan tindakan-tindakan yang telah dilakukan, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terus melakukan kerjasama seoptimal mungkin dengan instansi-instansi terkait yang berkaitan dalam penanganan kasus gizi buruk ini, seperti dengan puskesmas, kader di setiap daerah, maupun dengan kecamatan. Sehingga kasus gizi buruk ini selalu dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan nantinya akan dapat mengurangi kasus gizi buruk yang ada di Kota Pekanbaru. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan menjelaskan implementasi program gizi masyarakat sudah terpenuhi dengan baik dan hambatan-hambatannya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dan kuantitatif. Adapun populasid an sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang Kesehatan Dinkes Pekanbaru, Kepala Seksi Gizi Masyarakat, Kepala Pusekesmas tiga orang, Pegawai Dinas Sebanyak dua orang dan orang tua bayi yang terkena Gizi buruk. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Implementasi Program Perbaikan Gizi Masyarakat Oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru belum terimplementasi sepenuhnya. Hal ini dapat dilihat dari dalam perencanaan kegiatan yang telah dibuat tidak semua kegiatan mendapat anggaran baik itu APBD maupun APBN, karena keterbatasan anggaran yang ada dan lebih memgutamakan penganggaran untuk kegiatan yang direncanakan dapat lebih cepat menurunkan gizi buruk sehingga pelaksanaan perbaikan gizi untuk Kota Pakanbaru dapat menurun jumlah kasus gizi buruknya, adanya beberapa posyandu yang tidak aktif, hal ini menandakan masih kurangnya peran kader untuk membantu mensukseskan jalannya program ini. Hambatannya yaitu anggaran yang kurang, Kualitas pelayanan posyandu yang tidak aktif dan peran masyarakat yang tidak aktif.
Abstract:Identifikasi Layanan Khusus dan Strategi Efektif dalam Pendidikan Anak Tuna Grahita diteliti untuk memahami tantangan dan pendekatan yang berhasil dalam konteks pendidikan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi…
ifikasi layanan pendidikan yang ada dan strategi yang terbukti efektif dalam meningkatkan pembelajaran dan integrasi sosial anak tuna grahita. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara mendalam dengan guru pengajar siswa tunagrahita, observasi sistematis dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya yang terbatas dan kurangnya adaptasi kurikulum menjadi tantangan utama dalam pendidikan khusus, namun strategi seperti pendekatan individualisasi dan dukungan sosial yang kuat telah terbukti efektif dan guru perlu memberikan layanan dan strategi yang terbaik untuk mengetahui kebutuhan anak tuna grahita dalam pendidikan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman dan praktik pendidikan khusus yang lebih baik bagi anak-anak tuna grahita.
Abstract:Pendidikan inklusif merupakan salah satu wujud perbaikan sistem pendidikan di Indonesia, dengan tujuan agar semua anak dapat memperoleh pendidikan tanpa adanya perbedaan baik fisik maupun psikis. Pendidikan sekolah dasar…
merupakan pendidikan pada tingkat paling dasar bagi anak-anak rentan berusia 7 hingga 12 tahun. Penelitian ini dilakukan di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan. Pendidikan inklusif di Indonesia belum bisa dikatakan terlaksana dengan baik karena pada kenyataannya banyak anak penyandang disabilitas yang tidak mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama dengan anak lainnya. Fasilitas merupakan salah satu penunjang keberhasilan pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan inklusif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh fasilitas terhadap keberhasilan pendidikan inklusif pada anak hidrosefalus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menjelaskan hasil penelitian dengan lebih jelas. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kurangnya pelatihan bagi guru pendidikan inklusif dapat menjadi penghambat keberhasilan program pendidikan inklusif, dan kurangnya subsidi dana dan fasilitas dapat memperlambat bimbingan yang diberikan kepada anak penderita hidrosefalus. Disimpulkan bahwa pendanaan, fasilitas yang memadai dan pelatihan bagi guru penting untuk mendukung keberhasilan program pendidikan inklusif di Indonesia.
Kata Kunci: Sekolah Dasar, Pendidikan Inklusif, Hidrosefalus
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui anak ABK terutama anak tunarungu lebih lanjut dan melihat sekolah SLB yang merupakan tempat anak ABK untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif…
litatif di sebuah sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu : observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek penelitian berupa sekolah SLB Negeri Keleyan yang ada di Bangkalan.. Hasil menunjukkan bahwa sekolah SLB adalah sekolah yang cukup baik dalam mendapatkan ilmu dan pelayanan.
Abstract:Slow learner merupakan Kondisi dimana siswa memiliki keterlambatan pada setiap mata pelajaran, pasif, pencapainan yang terbatas dibandingkan dengan siswa lainnya karena sulit untuk menerima dan mempelajari materi. Pendidikan…
ikan Inklusi merupakan pendidikan dimana siswa berkebutuhan khusus dapat diterima dan belajar bersama anak normal di sekolah reguler dan mendapatkan pelayanan pendukung dengan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan guru shadow untuk mendampingi siswa slow learner dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan satu sampel anak slow learner di kelas 2A SDN Muhammdiyah 1 Bangkalan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi guru shadow memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi anak slow learner agar tujuan pembelajaran dapat mereka capai dengan baik. Salah satu peran guru shadow yakni sebagai pembimbing yang dapat mengarahkan anak slow learner lebih displin dan membantu siswa slow learner untuk mengingkatkan kemampuan kognitifnya. Hasil wawancara dengan guru shadow, anak slow learner di kelas 2A mengalami perkembangan yang pesat baik dari segi kognitif maupun psikomotorik dibuktikan dengan mampu menulis dan mengerjakan tugasnya secara mandiri
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi dalam mengembangkan karakter percaya diri dan tanggung jawab siswa di SLB PGRI KAMAL. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan informan penelitian…
elitian berasal dari guru kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan untuk mengembangkan karakter percaya diri dan tanggung jawab siswa di SLB PGRI KAMAL meliputi program akademik dengan metode ceramah dan tanya jawab bagi siswa tunarungu, serta layanan bimbingan konseling berupa terapi bimbingan karier dan pengembangan bakat melalui vokasional bagi siswa tunarungu. Hambatan yang dihadapi termasuk masalah komunikasi dan kurangnya dukungan serta partisipasi beberapa orang tua dalam kegiatan tertentu. Solusi yang diterapkan meliputi pendampingan saat pembelajaran di kelas dan kegiatan di luar kelas, pelatihan bina bunyi dan irama (BKBPI), latihan membaca gerakan bibir, serta pelatihan self-care dan bersosialisasi. Strategi yang digunakan meliputi direct instruction, demonstrasi, dan modelling, serta strategi peer tutorial dengan membentuk rombongan belajar (rombel) yang terdiri dari 2-3 kelompok dalam satu kelas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Keleyan Bangkalan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dan solusinya. Metode penelitian yang digunakan adalah…
dalah kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk memahami fenomena yang dialami subjek penelitian secara holistik. Penelitian dilakukan pada tanggal 8 Mei 2024. Jenis penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara, dengan peneliti sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SLB Negeri Keleyan terdapat 40 siswa anak berkebutuhan khusus, terdiri dari tunanetra, tunarungu, tunagrahita, dan autis. Kendala yang dihadapi meliputi kesulitan dalam asesmen oleh guru, kurangnya kesabaran guru dalam mengajar, serta adaptasi siswa terhadap lingkungan sekolah. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan pengetahuan dan pelatihan guru, menciptakan suasana belajar yang nyaman, serta melakukan terapi bagi siswa. Penelitian juga menekankan pentingnya kerjasama antara guru dan orang tua untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal bagi anak berkebutuhan khusus
Abstract:Tujuan penelitian mengetahui impact variabel pada kepuasan konsumen pada Sinar Baru Kopi Sumenep. Identifikasi, Analisis dan Bukti Sinar Baru Kopi Sumenep. Penelitian ini memanfaatkan metode kuantitatif serta informasi awal…
wal yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 konsumen atau pelanggan Sinar Baru Kopi Sumenep. Informasi yang diperoleh dari hasil penelitian diukur menggunakan skala Likert untuk memastikan validitas dan reliabilitas. Alat yang digunakan dalam uji dugaan melalui pengujian asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji koefisien determinasi, uji parsial dan uji simultan adalah SPSS 24. Kajian ini memberitahu kesadaran lokasi memiliki impact yang penting terhadap kepuasan konsumen. persepsi harga memiliki impact penting terhadap kepuasan konsumen, dan Kualitas pelayanan mempunyai impact penting terhadap kepuasan konsumen. Lokasi mempunyai impact penting terhadap kepuasan konsumen yang menunjukkan bahwa tempat memiliki impact penting terhadap konstansi, persepsi harga, dan kualitas layanan mempunyai impact penting terhadap kepuasan konsumen yang memiliki dampak terhadap kepuasan konsumen secara simultan. Hal ini berdampak cukup signifikan terhadap kepuasan konsumen Sinar Baru Kopi Sumenep.