Abstract:Abstract: Information Technology has been utilized by the Wahana Visi Indonesia Foundation in the process of managing goods data (Provision). Therefore, good and correct IT governance is needed by predetermined standards…
so that the use of IT for the foundation's operations can run well. The purpose of this study is to determine the extent to which management manages the processes of managing and evaluating IT performance, Internal Control, External Requirements, and IT Governance. Capability and maturity level measurements were carried out using the COBIT 2019 framework. The results obtained were that the capability level and maturity level values in the MEA 01 objective domain were 2.17 with a percentage of 41% categorized Partially, the MEA 02 objective domain obtained a value of 1 .97 with a percentage of 36% and entered the Partially category, the objective domain MEA 03 obtained a value of 2.11 with a percentage of 36% and entered the Partially category, the objective domain MEA 04 obtained a value of 1.75 with a percentage of 38% and entered the Partially category. Each process domain that is in it produces a gap level value or GAP value for each of the selected objective domains based on factor design. Domain MEA 01 got a score of 1.83, domain MEA 02 got a score of 2.03, domain MEA 03 got a score of 1.89, and domain MEA 04 got a score of 2.25 out of the expected maximum value of 4.00. Thus it can be concluded that the management and process evaluation of management is lacking and does not match existing targets or standards. Keywords: Capability; COBIT 2019; IT Governance; Maturity Abstrak: Teknologi Informasi sudah dimanfaatkan kegunaannya oleh Yayasan Wahana Visi Indonesia dalam proses pengelolaan data barang (Provision). Dengan demikian, dibutuhkan tata kelola TI yang baik dan benar sesuai dengan standar yang sudah diten-tukan agar penggunaan TI untuk operasional yayasan dapat berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana manajemen mengelola proses-proses pengelolaan dan evaluasi kinerja TI, Internal Control, External Requirements dan Tata Kelola TI. Pengukuran capability dan maturity level dilakukan dengan menggunakan framework COBIT 2019. Hasil yang didapatkan berupa bahwa Nilai capability level dan maturity level pada domain obyektif MEA 01 adalah 2,17 dengan presntase 41% dikategorikan Partially, domain obyektif MEA 02 memperoleh nilai 1,97 dengan presentase 36% dan masuk kategori Partially, domain obyektif MEA 03 memperoleh nilai 2,11 dengan presentase 36% dan masuk kategori Partially, domain obyektif MEA 04 memperoleh nilai 1,75 dengan presentase 38% dan masuk kategori Partially. Setiap domain proses yang ada didalamnya menghasilkan nilai tingkat kesenjangan atau nilai GAP masing-masing dari setiap domain obyektif yang terpilih berdasarkan desain faktor. Domain MEA 01 mendapat nilai 1,83, domain MEA 02 mendapat nilai 2,03, domain MEA 03 mendapat nilai 1,89, domain MEA 04 mendapat nilai 2,25 dari nilai maksimal yang diharapkan 4,00. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa pengelolaan dan evaluasi proses dari manajemen sangatlah kurang dan tidak sesuai target atau standar yang ada. Kata kunci: Capability; COBIT 2019; Tata Kelola TI, Maturity
Abstract:Abstract: Twitter, as a social media platform, has rapidly grown as a means for people to express their opinions and thoughts on various topics, including education. The number of Twitter users surged to 10.645.000 in 2020,…
20, with a significant increase during the pandemic. Telkom University, as a private institution of higher education in Indonesia, has become one of the topics of discussion on Twitter. Users’ opinions about Telkom University vary, ranging from positive to negative. To gain deeper insights into public view, sentiment analysis is essential. The analysis follows the Knowledge Discovery in Databases (KDD) process, utilizing the Naive Bayes classification algorithm. The evaluation results indicate the best accuracy achieved with an 80:20 data split, resulting in an accuracy rate of 82.05%, precision of 82.3%, recall of 82.05%, and F1-Score of 82.08%. The Naïve Bayes model demonstrates good performance for sentiment analysis of public views regarding Telkom University on Twitter.
Keywords: naïve bayes; sentiment analysis; twitter; telkom university.
Abstrak: Media sosial Twitter berkembang pesat sebagai sarana masyarakat berekspresi untuk menuangkan opini dan pikiran mereka mengenai topik apapun, termasuk pendidikan. Pengguna Twitter meningkat tajam hingga 10.645.00 pengguna pada tahun 2020 dan terus meningkat selama pandemi. Telkom University sebagai perguruan tinggi menjadi salah satu topik yang dibicarakan yang berkaitan dengan pendidikan. Pendapat mengenai Telkom University yang diungkapkan oleh pengguna Twitter beragam, baik positif maupun negatif. Analisis sentimen diperlukan untuk memahami pandangan publik lebih mendalam. Digunakan tahapan Knowledge Discovery in Databases dan algoritma klasifikasi Naïve Bayes dalam analisis ini. Hasil evaluasi menunjukkan akurasi paling baik dicapai dengan rasio data 80:20, dengan nilai akurasi sebesar 82.05%, nilai presisi sebesar 82.3%, nilai recall sebesar 82.05%, dan nilai F1-Score sebesar 82.08%. Model klasifikasi Naïve Bayes memiliki performa baik untuk analisis sentimen pandangan publik di Twitter mengenai Telkom University.
Kata kunci: analisis sentimen; naïve bayes; twitter; telkom university.
Abstract:Abstract: Toko Bakti Jaya is one of the shops in Kisaran which is engaged in selling cake and food ingredients. Currently, the store is still managing product inventory manually by recording the number of incoming goods…
based on order records. Stock counting is done by looking directly at the warehouse, which causes difficulties in accurately monitoring stock and risks of shortages or excess stock. These constraints can affect customer satisfaction and store operations. This study aims to improve the efficiency of product inventory management at Bakti Jaya Stores by implementing a technology-based and information-based Supply Chain Management system. The research method is a qualitative method, with data collection techniques through interviews with informants, conducting field observations, and also obtained from literature studies. This research produces a product stock management information system using Supply Chain Management that connects Bakti Jaya Stores with suppliers to maximize coordination between stores and suppliers, facilitates control of the flow of stock availability in stores, and makes it easier for store owners to make decisions related to purchasing and procuring goods by providing accurate inventory analysis and real-time product stock information.
Keywords: management; stock; suppliers; supply chain management
Abstrak: Toko Bakti Jaya adalah salah satu toko yang ada di Kisaran yang bergerak dalam bidang penjualan bahan kue dan makanan. Saat ini, toko tersebut masih mengelola persediaan produk secara manual dengan mencatat jumlah barang masuk berdasarkan catatan pemesanan. Penghitungan stok dilakukan dengan cara melihat langsung gudang, yang menyebabkan kesulitan dalam pengawasan stok secara akurat dan berisiko terjadi kekurangan atau kelebihan stok. Kendala tersebut dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan dan operasional toko. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan produk di Toko Bakti Jaya dengan menerapkan sistem Supply Chain Management berbasis teknologi dan informasi. Metode penelitiannya ialah metode kualitatif, dengan tehnik pengumpulan data melalui wawancara kepada narasumber, melakukan observasi ke lapangan serta juga didapat dari studi literature. Penelitian ini menghasilkan Sistem Informasi pengelolaan stok produk dengan menggunakan Supply Chain Management yang menghubungkan Toko Bakti Jaya dengan para supplier dapat memaksimalkan koordinasi antara toko dengan supplier, memudahkan pengendalian aliran stok ketersediaan barang di toko serta memudahkan pemilik toko membuat keputusan terkait dengaan pembelian dan pengadaan barang dengan menyediakan analisis persediaan yang akurat dan informasi stok produk yang real time.
Kata kunci: pengelolaan; stok; supplier; supply chain management
Abstract:Abstract: Technology plays an important role in trading business management. The sales application is a system that performs data processing and financial transactions that are equipped with integrated management such as…
sales transaction processes such as cash registers and inventory calculations or stock items. the role of this goods sales application can simplify the operational form they need and be able to increase their work effectiveness. The main objective of software procurement is to replace manual operations with technology, which is able to make the business survive in the midst of business competition and be able to develop according to expectations. Rudi Sparepart Store is a motorcycle spare parts sales store located in Sei Kamah Baru, Sei Dadap District which is engaged in sales, especially motorcycle spare parts and all motorcycle accessories. By implementing a sales application at the Rudi Spare Parts Store, it can help the shop admin process sales transactions for motorbike spare parts and reports can be generated quickly.
Keywords: application; sales ; spare parts
Abstrak: Teknologi memegang peranan penting dalam manajemen bisnis perdagangan. Aplikasi penjualan merupakan suatu sistem yang melakukan pengolahan data serta transaksi keuangan yang dilengkapi dengan manajemen terintegrasi seperti proses transaksi penjualan seperti mesin kasir dan perhitungan inventory atau stok barang. peran aplikasi penjualan barang ini dapat mempermudah bentuk operasional yang mereka butuhkan dan mampu meningkatkan efektivitas kerja mereka. Tujuan utama pengadaan perangkat lunak adalah untuk menggantikan operasi manual dengan teknologi, yang mampu membuat bisnis bertahan di tengah persaingan bisnis dan mampu berkembang sesuai harapan. Rudi Sparepart Store merupakan toko penjualan sparepart sepeda motor yang berlokasi di Sei Kamah Baru , Kecamatan Sei Dadap yang bergerak di bidang penjualan khususnya spare part sepeda motor dan segala aksesoris sepeda motor. Dengan mengimplementasikan aplikasi penjualan di Toko Sparepart Rudi dapat membantu admin toko dalam memproses transaksi penjualan spare part motor dan laporan dapat dihasilkan dengan cepat.
Kata kunci: aplikasi; penjualan ; suku cadang
Abstract:Abstract: This research was conducted in the Bangka Belitung region specifically observing what criteria could support and hinder the development of home industries. The home industry is a small-scale industry that is generally…
nerally carried out in the family sphere and is driven by women. Home industries need to receive support from the provincial government to survive and increase the scale of production. To make support for home industries more targeted, this research summarizes several criteria related to the conditions of home industries and the businesses they run. In Bangka Belitung Province there are several types of businesses that are run on a home industry scale. Based on the condition of the home industry which has multiple criteria and multiple alternatives, this research uses the Analytical Hierarchy Process method and Expert Choice software as data processing aids. The results of data processing show that industrial business is the highest alternative with a weight of 24.7% and the highest criterion is strategy at 23.7%. These results indicate that the largest portion of home industry business actors is engaged in the industrial sector and to encourage the progress of the home industry the most important factor is strategy, namely understanding the type of business they are involved in, labor-intensive industries, paying attention to production factors, electricity capacity, and business operations. While the next stage is to design a user interface for a web-based system as a means of collecting home industry data.
Keywords: AHP; collecting home industry data; home industries
Abstrak: Penelitian ini dilakukan di wilayah Bangka Belitung secara khusus melihat kriteria apa saja yang dapat mendukung dan menghambat perkembangan industri rumah tangga. Industri rumah tangga merupakan industri kecil yang umumnya dilakukan dalam lingkup keluarga dan digerakkan oleh perempuan. Industri rumah tangga perlu mendapat dukungan dari pemerintah provinsi agar bisa bertahan dan meningkatkan skala produksinya. Agar dukungan industri rumah tangga lebih tepat sasaran, penelitian ini merangkum beberapa kriteria terkait kondisi industri rumah tangga dan usaha yang dijalankannya. Di Provinsi Bangka Belitung terdapat beberapa jenis usaha yang dijalankan dalam skala industri rumah tangga. Berdasarkan kondisi industri rumah tangga yang memiliki banyak kriteria dan banyak alternatif, maka penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process dan software Expert Choice sebagai alat bantu pengolahan data. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa bisnis industri merupakan alternatif tertinggi dengan bobot 24,7% dan kriteria tertinggi adalah strategi 23,7%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa porsi terbesar pelaku usaha industri rumah tangga bergerak di sektor industri dan untuk mendorong kemajuan industri rumah tangga faktor yang paling penting adalah strategi yaitu memahami jenis usaha yang digeluti, industri padat karya, pembayaran, memperhatikan faktor produksi, kapasitas listrik, dan operasional usaha. Sedangkan tahap selanjutnya adalah merancang antarmuka untuk sistem berbasis web sebagai sarana pendataan industri rumahan.
Kata kunci: AHP; industri rumahan; pendataan industri rumahan
Abstract:Abstract: This study discusses the delivery information system for the minimarket 212 Mart. Minimarket 212 Mart is a modern retail business. The purpose of this research is to simplify and shorten the process of computerized…
ized goods distribution services to prevent data input errors, reduce disappointment due to customer service errors, expedite, and simplify service procedures between operational goods owners, and make it easier for the owner to receive a summary of shipping information. The research method used is the waterfall model. The problem with ordering goods is that customers are still using Whatsapp and those who order are still in the local area, not far from the mini market, thereby reducing sales. In addition, standard writing instruments are still used to record the delivery and receipt of goods. When delivering goods, customers buy directly from the convenience store, and it is difficult for customers to track the location of the goods ordered. Therefore, it must be built and designed with a software system that facilitates transportation registration, the processing of sales invoices, and the preparation of reports. Program design modeling applies to data flow diagrams and entity relationship diagrams. The software used is the PHP programming language and the MySQL database. The research artificial achieved are a web-based goods delivery service system that must overcome the problems that exist in goods delivery services at 212 Mart Serang-Banten Minimarket.
Keywords: Information System, Delivery Service, Waterfall, Web
Abstrak: Penelitian ini membahas sistem informasi pengiriman barang minimarket 212 Mart. Minimarket 212 Mart merupakan salah satu usaha ritel modern. Maksud dari riset ini adalah untuk mempermudah dan mempersingkat proses pelayanan pendistribusian barang secara terkomputerisasi untuk mencegah terjadinya kesalahan input data, mengurangi kekecewaan akibat kekeliruan pelayanan atas pelanggan dan melancarkan serta mempermudah prosedur servis antar operasional pemilik barang serta memudahkan owner menerima ringkasan informasi pengiriman. Metode riset yang dipakai adalah model waterfall. Kendala pemesanan barang masih menggunakan Whatsapp, pelanggan yang memesan masih berada di area lokal yang tidak jauh dari mini market, sehingga mengurangi penjualan. Selain itu, alat tulis standar masih digunakan untuk mencatat pengiriman dan penerimaan barang. Saat mengirimkan barang, pelanggan membeli langsung dari minimarket, dan sulit bagi pelanggan untuk melacak lokasi barang yang dipesan. Oleh sebab itu, harus dibangun dan merancang sistem perangkat lunak yang memudahkan pendaftaran pengangkutan, pengerjaan faktur penjualan, dan penyusunan laporan. Pemodelan desain program menerapkan Data Flow Diagram dan Entity Relationship Diagram. Perangkat lunak yang dipergunakan adalah bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Artifisial penelitian yang dicapai merupakan sistem layanan pengiriman barang berbasis web yang harus melampaui permasalahan yang ada pada layanan pengiriman barang di minimarket 212 Mart Serang-Banten.
Kata kunci: Sistem Informasi, Delivery Service, Waterfall, Web
Abstract:Abstract: DKM has objectives such as overseeing the security and orderliness of the mosque as a whole, and managing the financial flows that exist within the mosque. Financial flow is a means of cash flow in a period related…
ated to the responsibility of company or agency management in managing cash both from operational, funding and investment activities. In managing current financial flows, DKM Masjid Al Ashlah Kopo Bandung still uses conventional manual recording methods. Such a system raises problems, including documentation of donors, calculations of zakat to be paid by congregations that are not in accordance with procedures. This makes the management and recording of cash flows less effective and efficient and also makes the management of the Bendahara DKM limited. SiKeMas is a system that has the goal of providing convenience in facilitating various DKM needs in managing financial flows, as well as informing DKM about the management of financial flow data. The research method used is the Object Oriented approach with various tools the design uses the UML. The system development is carried out using the prototype method. The results of this research are an application based on Desktop Client-Server with JAVA NetBeans IDE 7 and MySQL DBMS.
Keywords: DKM; Financial Flow; SiKeMas;
Abstrak: DKM memiliki tujuan antara lain mengawasi keamanan dan ketertiban masjid secara keseluruhan, serta mengelola aliran keuangan yang ada di dalam masjid. Arus keuangan merupakan sarana arus kas dalam suatu periode yang berkaitan dengan tanggung jawab manajemen perusahaan atau instansi dalam mengelola kas baik yang berasal dari kegiatan operasional, pendanaan maupun investasi. Dalam mengelola aliran keuangan saat ini, DKM Masjid Al Ashlah Kopo Bandung masih menggunakan metode pencatatan manual yang konvensional. Sistem seperti itu menimbulkan masalah, antara lain dokumentasi donatur, perhitungan zakat yang harus dibayarkan jamaah tidak sesuai prosedur. Hal ini membuat pengelolaan dan pencatatan arus kas menjadi kurang efektif dan efisien serta membuat pengelolaan DKM Bendahara menjadi terbatas. SiKeMas merupakan sistem yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam memfasilitasi berbagai kebutuhan DKM dalam mengelola aliran keuangan, serta menginformasikan kepada DKM tentang pengelolaan data aliran keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Object Oriented dengan berbagai tools perancangan menggunakan UML. Pengembangan sistem dilakukan dengan menggunakan metode prototype. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi berbasis Desktop Client-Server dengan JAVA NetBeans IDE 7 dan MySQL DBMS.
Kata kunci: Arus Keuangan; DKM; SiKeMas;
Abstract:Abstract: PT. Indonesian logistics posts have cooperation in the postal network field, namely cooperation in sending goods or shipments at a certain time, a certain amount from one point to another in accordance with a warrant…
arrant from the partner. Components of the postal network include Manpower, vehicles, postal operational control, and operational costs. This study aims to examine the problems and roots of problems that cause risk potential for the risk of postal network components, especially in the manpower component (driver), and know how high the impact of the risk. The research method used in this study is qualitative and semi-quantitative methods by conducting case studies. Data collection was carried out by interview/FGD, and the distribution of questionnaires. The results showed that the risk of manpower is at high and very high levels. The results of the study will provide recommendations to the manpower component (driver) in the form of risk mitigation and can be used by companies in managing operational risk on postal networks, especially in the manpower component (driver).
Keywords: manpower; operational risk; postal network; risk mitigation.
Abstrak: PT. Pos Logistik Indonesia memiliki kerjasama dalam bidang Jaringan Postal, yaitu kerjasama dalam mengirimkan barang atau kiriman pada waktu tertentu, jumlah tertentu dari satu titik ke titik lain sesuai dengan surat perintah dari mitra. Komponen pada jaringan Postal meliputi: Man Power, Kendaraan, Pengendalian Operasional Postal, dan Biaya Operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan dan akar masalah yang menimbulkan potensi kejadian risiko pada komponen Jaringan Postal khususnya pada komponen manpower (driver) dan mengetahui seberapa tinggi dampak risikonya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan semi kuantitatif dengan melakukan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara/FGD, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa risiko pada manpower berada pada level high dan very high. Hasil penelitian akan memberikan rekomendasi terhadap komponen manpower (driver) berupa mitigasi risiko dan dapat digunakan perusahaan dalam pengelolaan risiko operasional pada jaringan Postal khususnya pada komponen manpower (driver).
Kata kunci: jaringan postal; manpower; mitigasi risiko; risiko operasional.
Abstract:Abstract: Since the Covid-19 virus, there has been a decrease in the mobility of citizens in traditional markets, and many are affected by the termination of employment. In Batam, especially the Tiban area, most of the people…
eople are workers, with their busyness from morning to evening and often even late at night, giving people little time to shop for their daily needs in the market. E-groceries are starting to become more popular now, allowing people to shop online for their daily needs. E-grocery provides a variety of services, delivery services, and ease of use of applications to users. The design of the E-Grocery system significantly provides several operational advantages such as making data processing easier to trace and building personal relationships with customers and couriers so that they become closer. This is the company's competitiveness in selling their daily needs. This research aims to provide benefits to the community, sellers, and couriers to make it easier to shop for daily necessities such as fruits, vegetables, and other necessities, and also to help reduce the unemployment rate of the community by becoming a courier for delivery orders. The design of the E-Grocery system uses the agile method, with the software modeling language using UML. The result of this research is the E-grocery application, an android-based mobile application. With the e-grocery application, sales have been digitized to facilitate the distribution of daily goods to busy working people.
Keywords: delivery services; e-grocery; mobile application; system information; uml
Abstrak : Sejak Virus Covid-19 melanda telah terjadi penurunan mobilitas masyarakat di pasar tradisional Kota Batam, banyak yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (Phk). Kota Batam sendiri, khususnya daerah Tiban, mayoritas masyarakatnya adalah pekerja, dengan kesibukan dari pagi sampai sore bahkan tak jarang hingga malam hari, membuat masyarakat memiliki sedikit waktu untuk berbelanja kebutuhan sehari – hari ke pasar. Saat ini, E-grocery mulai banyak bermunculan memungkinkan orang-orang untuk berbelanja kebutuhan sehari-sehari secara online. E-grocery menyediakan berbagai macam pelayanan, layanan pesan antar, kemudahan penggunaan aplikasi kepada pengguna. Perancangan sistem E-Grocery secara signifikan memberikan sejumlah kelebihan operasional seperti pemrosesan data menjadi lebih mudah ditelusuri, dapat membangun hubungan personal dengan pelanggan dan kurir sehingga menjadi lebih dekat. Hal ini merupakan daya saing perusahaan dalam menjual kebutuhan sehari – hari mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah memberi kemanfaatan kepada masyarakat, penjual dan kurir untuk mempermudah dalam berbelanja kebutuhan sehari - hari seperti buah - buahan, sayur mayur, serta kebutuhan lainnya, juga membantu mengurangi tingkat pengangguran masyarakat dengan menjadi kurir pengantaran pesanan. Perancangan sistem E-Grocery menggunakan metode agile, dengan bahasa pemodelan perangkat lunak menggunakan UML. Hasil dari penelitian ini adalah Aplikasi E-grocery yang merupakan Aplikasi mobile berbasis android. Dengan adanya aplikasi E-grocery maka penjualan sudah digitalisasi sehingga memperlancar pendistribusian produk harian kepada masyarakat yang sibuk bekerja.
Kata kunci: aplikasi mobile; delivery services; e-grocery; sistem informasi; uml
Abstract:Abstract: The government continues to adopt various technologies to ensure effective and efficient public services in the new normal era. This study discusses the use of the TELOS method in measuring the feasibility level…
l of e-government services through a review of five main feasibility dimensions, including technical feasibility, economic feasibility, legal feasibility, operational feasibility and schedule feasibility. This study identifies opportunities for developing village information system projects. The data collection process involved 15 users of e-government services. The results of this study indicate that based on the number of feasibility factors generated by the information system, it is 7.20 and is within the feasible threshold for development. The value of the system development risk obtained is quite low. It is necessary to add interactive features so that it can increase community participation in community services in the future.
Keywords: e-Government; feasibility Analysis; TELOS method;
Abstrak: Berbagai adopsi teknologi terus dilakukan pemerintah untuk menjamin pelayanan publik yang efektif dan efisien di era normal baru. studi ini membahas tentang Penggunaan Metode TELOS dalam pengukuran tingkat Kelayakan layanan e-government melalui peninjauan lima dimensi kelayakan utama antara lain kelayakan teknis, kelayakan ekonomis, kelayakan hukum, kelayakan operasional dan kelayakan jadwal. Studi ini mengidentifikasi peluang pengembangan proyek sistem informasi desa. Proses Pengumpulan data melibatkan 15 pengguna layanan e-government. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan jumlah factor kelayakan yang dihasilkan sistem informasi tersebut sebesar 7,20 dan berada dalam ambang batas layak untuk dikembangkan. Nilai resiko pengembangan sistem yang diperoleh cukup rendah sehingga perlu adanya penambahan fitur-fitur yang bersifat interaktif untuk dapat meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap layanan kemasyarakatan dimasa mendatang.
Kata kunci: Analisis Kelayakan; e-Government; Metode TELOS