Abstract:Abstract: Software quality analysis is essential to ensure applications are reliable, efficient, and meet user needs. The FURPS+ model (Functionality, Usability, Reliability, Performance, Supportability, plus) provides a…
comprehensive framework for evaluating software quality. This study analyzes the implementation of Software Quality Assurance (SQA) in the SKEK UINSA application, a Learning Management System (LMS) designed to record extracurricular activities of UINSA students. With 100 respondents (lecturers, students, and alumni), the research employs a quantitative approach to examine both functional and non-functional aspects. The results show that functionality and usability aspects scored an average of 71%, reliability 66%, performance 61%, supportability 79%, and additional factors (plus) 64%. Overall, the SKEK UINSA application demonstrates good quality in terms of functionality, ease of use, performance, and flexibility.
Keywords: FURPS+; Reliability; SKEK; Validity; Quantitative Method
Abstrak: Analisis kualitas perangkat lunak penting untuk memastikan aplikasi andal, efisien, dan sesuai kebutuhan pengguna. Model FURPS+ (Functionality, Usability, Reliability, Performance, Supportability, plus) menawarkan kerangka komprehensif untuk evaluasi kualitas perangkat lunak. Penelitian ini menganalisis penerapan Software Quality Assurance (SQA) pada aplikasi SKEK UINSA, aplikasi semacam LMS (Learning Management System) untuk mencatat kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa UINSA. Dengan 100 responden (dosen, mahasiswa, dan alumni), penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengkaji aspek fungsional dan non-fungsional. Hasilnya, aspek functionality dan usability memiliki persentase rata-rata 71%, reliability 66%, performance 61%, supportability 79%, dan faktor tambahan (plus) 64%. Secara keseluruhan, aplikasi SKEK UINSA menunjukkan kualitas baik dalam fungsi, kemudahan penggunaan, kinerja, dan fleksibilitas.
Kata kunci: FURPS+; Metode Kuantitatif ; SKEK; Validitas; Reliabilitas
Abstract:Abstract: This research aims to design a system that can assist the final assignment development process by focusing on resolving frequently encountered obstacles, such as clarity of research title status, guidance process,…
ss, and research schedule. The development method used is the Scrum method approach with a small scale and team. During the development process, an analysis of each sprint is carried out from preparation to the development process. The results of development using the Scrum method show that each feature was completed within 8 hours per day, with each sprint completed in a week. The total time required to complete all sprints designed on the BITA Information System is 128 hours. The application of the Scrum method provides results that enable rapid identification of changes during the development process, as well as optimizing the process of submitting and validating titles, determining supervisors, evaluating guidance, and scheduling exams. Thus, this research provides an effective solution in increasing the efficiency and effectiveness of the final assignment coaching process for students in completing their studies.
Keywords: information system; optimal efficiency; scrum method; SI BITA; thesis guidance.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem yang dapat membantu proses pembinaan tugas akhir dengan fokus pada penyelesaian kendala yang sering dihadapi, seperti kejelasan status judul penelitian, proses bimbingan, dan jadwal penelitian. Metode pengembangan yang digunakan adalah pendekatan metode Scrum dengan skala dan tim kecil. Selama proses pengembangan, dilakukan analisis terhadap setiap sprint yang dihasilkan dari persiapan hingga proses pengembangan. Hasil pengembangan menggunakan metode Scrum menunjukkan bahwa setiap fitur diselesaikan dalam jangka waktu 8 jam per hari, dengan setiap sprint selesai dalam seminggu. Total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan semua sprint yang dirancang pada Sistem Informasi BITA adalah 128 jam. Penerapan metode Scrum memberikan hasil yang memungkinkan identifikasi cepat terhadap perubahan selama proses pengembangan, serta mengoptimalkan proses pengajuan dan validasi judul, penentuan pembimbing, evaluasi bimbingan, dan penjadwalan ujian. Dengan demikian, penelitian ini menyediakan solusi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pembinaan tugas akhir bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi mereka.
Kata kunci: sistem informasi; efisiensi optimal; metode scrum; SI BITA; bimbingan skripsi
Abstract:Abstract: Technological developments are currently increasing rapidly, especially in the innovation of information data management. With so many media providing informationand services online, as well as the services provided…
vided by the Government of Sekadau Regency in the form of Webstie sekadaukab.go.id. Based on the survey results, the problems experienced by users are output and performance from sekadaukab.go.id still does not meet user expectations. Study this aims to measure the quality of information systems sekadaukab.go.id and also measure the level of user satisfaction with sekadaukab.go.id. By using the method McCall and EUCS (End User Computing Satisfaction) and using methods IPA (Importance Performance Analysis) to map variables into the level of importance and level of performance, the variables used are the variables in the method EUCS (End User Computing Satisfaction). Questionnaires were distributed to 100 users sekadaukab.go.id. The average quality generated by the method McCall of 43.6%, included in the pretty good category. For the results of measuring user satisfaction methods EUCS (End User Computing Satisfaction), each variable is included in the doubtful category range value 2.60 – 3.39. There are 18 recommendations for improvement based on the method McCall and the IPA method to the Kominfo Sekadau Regency against sekadaukab.go.id.
Keywords: EUCS; IPA; McCall; public service; quality system
Abstrak:Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat, khususnya pada inovasi pengelolaan data informasi. Dengan banyaknya media menyediakan informasi dan pelayanan secara online, begitu juga dengan pelayanan yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau berupa Webstie sekadaukab.go.id. Berdasarkan hasil survey, permasalahan yang dialami oleh pengguna yaitu output dan kinerja dari sekadaukab.go.id masih belum memenuhi harapan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas dari sistem informasi sekadaukab.go.id dan juga mengukur tingkat kepuasan pengguna terhadap sekadaukab.go.id. Dengan menggunakan metode McCall dan EUCS (End User Computing Satisfaction) serta menggunakan metode IPA (Importance Performance Analysis) untuk memetakan variabel kedalam tingkat kepentingan dan tingkat kinerja, variabel yang digunakan yaitu variabel pada metode EUCS (End User Computing Satisfaction). Kuesioner dibagikan kepada 100 orang pengguna sekadaukab.go.id. Rata- rata kualitas yang dihasilkan berdasarkan metode McCall sebesar 43,6%, masuk kedalam
kategori cukup baik. Untuk hasil pengukuran kepuasan pengguna metode EUCS (End User Computing Satisfaction), masing-masing variabel masuk kedalam kategori ragu- ragu dengan range nilai 2.60 – 3.39. Terdapat 18 rekomendasi perbaikan berdasarkan pada metode McCall dan metode IPA kepada pihak Kominfo Kabupaten Sekadau terhadap sekadaukab.go.id.
Kata kunci: EUCS; IPA; kualitas sistem; MCCALL; pelayanan publik
Abstract:Abstract: As a supermarket, we are committed to always improving everything, including selecting the greatest goods. To evaluate which items are more superior or popular and which are less popular, you will want a sizable…
e amount of information sources. To select products and identify those that belong in the superior product cluster, researchers employed the clustering method. The clustering strategy uses two forms of cluster analysis, k-means and k-medoids, which have related techniques. The research results show that the k-means algorithm's Davies Bouldin value is -0.430, whereas the k-medoids algorithm's Davies Bouldin value is -1.392. This suggests that the Davies Bouldin value of the k-medoids approach is the lowest, showing that the grouping findings of the k-means method are a better method to apply to the issue of choosing better products.
Keywords : k-means; k-medoids; clustering; algorithm; data mining
Abstract: Sebagai toko sembako, toko yuli berkomitmen untuk selalu meningkatkan segalanya, termasuk memilih barang terbaik. Untuk mengevaluasi item mana yang lebih unggul atau populer dan mana yang kurang populer, Anda memerlukan sumber informasi yang cukup banyak. Untuk memilih produk dan mengidentifikasi produk yang termasuk dalam cluster produk unggulan, peneliti menggunakan metode clustering. Strategi clustering menggunakan dua bentuk analisis cluster, k-means dan k-medoids, yang memiliki teknik terkait. Hasil penelitian menunjukkan nilai Davies Bouldin pada algoritma k-means sebesar -0,430, sedangkan nilai Davies Bouldin pada algoritma k-medoids sebesar -1,392. Hal ini menunjukkan bahwa nilai Davies Bouldin pada pendekatan k-medoids paling rendah, menunjukkan bahwa temuan pengelompokan metode k-means merupakan metode yang lebih baik untuk diterapkan pada permasalahan pemilihan produk yang lebih baik.
Keywords: k-means; k-medoids; clustering; algoritma; data mining
Abstract:Abstract: Information, modeling, and data manipulation systems are called decision support systems (DSS). When there is uncertainty about the best course of action in semi-structured or unstructured situations, the system…
m is utilized to support decision-making. There are various approaches available for producing decision support systems, one of which is the Weighted Product (WP) Method. With the Weighted Product (WP) approach, attribute ratings are connected by multiplication; however, each attribute's rating must first be increased to the power of the attribute's weight. The normalizing process is same to this one. SPK procedure to choose the winners of the scholarships. Scholarship information from MTS Swasta Alwasliyah Simpang Merbau can be saved in the Decision Support System using this method. This way, in the event that an error arises when entering grades or scholarship information, the wrong information can be fixed without requiring the scholarship information to be re-input. Scholarships are presents to individuals in the form of financial aid intended to be utilized toward their ongoing educational pursuits.
Keywords : decision support system; students; weighted product method
Abstract: Sistem informasi, pemodelan, dan manipulasi data disebut sistem pendukung keputusan (DSS). Ketika terdapat ketidakpastian mengenai tindakan terbaik dalam situasi semi-terstruktur atau tidak terstruktur, sistem digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan. Terdapat berbagai pendekatan yang tersedia untuk menghasilkan sistem pendukung keputusan, salah satunya adalah Metode Weighted Product (WP). Dengan pendekatan Weighted Product (WP) memiliki konsep yang sederhana untuk menentukan pembobotan terhadap kriteria yang memiliki nilai hampir sama sehingga dalam penentuan penerima beasiswa dapat mudah dilakukan walaupun dengan data yang banyak. Metode Weighted Product (WP) dengan kriteria penilaian akademik, sikap dan tanggung jawab dan hasil perhitungan tertinggi menggunakan sistem yaitu 0.27. Sehingga dapat diterapkan untuk menyeleksi siswa-siswi berprestasi dan untuk menerapkan pemilihan siswa-siswi berprestasi secara online dengan disebarkan kedalam kelas.
Keywords: metode weighted product; sistem pendukung keputusan; siswa
Abstract:Abstract: In the digital era of transformation, educational websites serve as vital platforms for transparently disseminating information to stakeholders. This study evaluates the effectiveness of the Jember Regency Education…
ation Department website using the COBIT 5 framework. This study aims to enhance the effectiveness and usability of the Department of Education website in Jember Regency by aligning it with stakeholders' evolving needs through comprehensive evaluation and targeted recommendations. Employing a qualitative descriptive approach, the research identifies challenges such as mobile optimization issues, slow loading times, security vulnerabilities, and content relevance concerns. Despite commendable accessibility, these challenges significantly impact user experience and website credibility. The findings underscore the urgent need for website optimization, improved security measures, and continuous content updates. This research provides actionable recommendations to align the website with IT governance standards, offering a roadmap for enhancement. Furthermore, the MEA Capability Results highlight discrepancies between the current scores and expected standards, indicating the necessity for comprehensive alignment with COBIT 5 guidelines to optimize website functionality and better meet user expectations.Top of Form
Keywords: COBIT 5 framework; Jember Regency Department of Education; website effectiveness
Abstrak: Pada era transformasi digital, situs web pendidikan menjadi platform penting untuk menyebarkan informasi secara transparan kepada para pemangku kepentingan. Studi ini mengevaluasi efektivitas situs web Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menggunakan kerangka kerja COBIT 5. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan kegunaan situs web Dinas Pendidikan di Kabupaten Jember dengan menyelaraskannya dengan kebutuhan yang berkembang dari para pemangku kepentingan melalui evaluasi komprehensif dan rekomendasi yang ditargetkan. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi tantangan seperti masalah optimasi seluler, waktu muat yang lambat, kerentanan keamanan, dan kekhawatiran tentang relevansi konten. Meskipun aksesibilitasnya baik, tantangan-tantangan ini secara signifikan memengaruhi pengalaman pengguna dan kredibilitas situs web. Temuan ini menegaskan perlunya pengoptimalan situs web, peningkatan langkah-langkah keamanan, dan pembaruan konten yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan rekomendasi yang dapat dilaksanakan untuk menyelaraskan situs web dengan standar tata kelola TI, menawarkan panduan untuk peningkatan. Selain itu, hasil Kemampuan MEA menyoroti perbedaan antara skor saat ini dan standar yang diharapkan, menandakan kebutuhan akan penyesuaian yang komprehensif dengan pedoman COBIT 5 untuk mengoptimalkan fungsionalitas situs web dan memenuhi harapan pengguna dengan lebih baik.
Top of Form
Kata kunci: Dinas Pendidikan Kabupaten Jember; efektivitas website; kerangka kerja COBIT 5
Abstract:Abstract: The city of Surakarta is one of the cities that is busy with local and foreign tourists because there are various kinds of interesting cultural tourism. The large number of hotels with many services and facilities…
ies makes tourists confused in choosing a hotel, so prospective hotel guests need a long time to choose the best hotel according to their desired criteria. The aim of this research is to create a tool for prospective hotel guests in making decisions on hotel selection recommendations using the TOPSIS and SAW methods. This research uses 8 hotel data points in Laweyan District, Surakarta, and hotel data obtained from the Tourism Office. The results of the McCall Test with 5 indicators, namely accuracy, reliability, efficiency, integrity, and usability, average 86%, so this system is categorized as very good.
Keywords: hotel selection; TOPSIS; SAW; decision supporter system
Abstrak: Kota Surakarta menjadi salah satu kota yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara karena terdapat berbagai macam wisata budaya yang menarik. Banyaknya hotel dengan pelayanan dan fasilitas yang banyak membuat wisatawan kebingungan dalam memilih hotel, sehingga calon tamu hotel memerlukan waktu yang lama untuk memilih hotel terbaik sesuai kriteria yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat suatu alat bantu bagi calon tamu hotel dalam pengambilan keputusan rekomendasi pemilihan hotel menggunakan metode TOPSIS dan SAW. Penelitian ini menggunakan 10 titik data hotel yang ada di Kecamatan Laweyan Surakarta dan data hotel yang diperoleh dari Dinas Pariwisata. Hasil Uji McCall dengan 5 indikator yaitu akurasi, reliabilitas, efisiensi, integritas, dan kegunaan rata-rata 86%, maka sistem ini dikategorikan sangat baik.
Kata kunci: pemilihan hotel; TOPSIS; SAW; sistem penunjang keputusan
Abstract:Abstract: The current development of technology has successfully met various societal needs, one of which is the buying and selling activities. This development has led people to engage in online transactions, where buyers…
rs do not necessarily have to meet sellers in person. Tokopedia is one of the most popular e-commerce platforms used in Indonesia. Security issues arose when in 2020 Tokopedia experienced a breach, with data from around 91 million accounts being compromised by hackers. Consequently, Tokopedia needed to establish a Data Protection and Privacy Office (DPPO) to protect and safeguard user data privacy.This research addresses how perceptions of security and privacy can influence users' trust in transacting on Tokopedia. Using multiple linear regression analysis, the study evaluates the relationship between perceptions of data security and privacy with trust in transacting on Tokopedia. Based on the calculations of the multiple linear regression model using previously collected respondent data, it was found that perceptions of data security do not directly affect trust in transactions. However, perceptions of privacy are considered to have a significant influence and can increase trust in transactions among students in Pekanbaru.
Keywords: data security; e-commerce; tokopedia; transaction trust; user perceptions
Abstrak: Perkembangan teknologi saat ini telah sukses mencapai berbagai kebutuhan masayarakat salah satunya kegiatan jual beli, perkembangan ini membawa manusia untuk dapat melakukan jual beli secara online dimana tidak mengharuskan pembeli bertemu penjual secara langsung. Tokopedia menjadi salah satu platform e-commerce yang sangat popular digunkanan diindonesia. Masalah keamaan terjadi dimana pada tahun 2020 tokopedia mengalami peretasan dengan sekitar 91 juta akun berhasil diperoleh datanya oleh peretas, sehingga Tokopedia perlu membentuk data protection and privacy office (DPPO) guna melindungi dan menjaga privasi data pengguna Tokopedia.terkait hal tersebut penelitian ini mengangkat bagaimana persepsi keamanan dan privasi dapat mempengaruhi kepercayaan pengguna dalam bertransaksi ditokopedia. Dengan menggunakan metode regresi linear berganda, evaluasi dilakukan untuk menjelaskan hubungan antara persepi keamanan data dan privasi terhadap kepercayaan bertransaksi ditokopedia. Berdasarkan perhitungan model regresi linear berganda menggunakan data responden yang telah dilakukan sebelumnya didapat persepsi keamanan data terhadap kepercayaan bertransaksi tidak berpengaruh secara langsung. Namun pada persepsi privasi terhadap kepercayaan bertransaksi dinilai sangat berpengaruh dan dapat meningkatkan kepercayaan bertransaksi di kalangan mahasiswa di pekanbaru.
Kata kunci: e-commerce; keamanan data; kepercayaan transaksi; persepsi pengguna; tokopedia
Abstract:Abstract: Advances in technology and the internet have an impact on various daily activities, including the teaching and learning process. E-learning facilitates flexible learning without being constrained by space and time…
ime constraints. With e-learning, subject matter can be delivered consistently and more standardly than conventional learning which depends on the conditions of the teacher or instructor. One school in Banjarnegara Regency faced problems with students who had difficulty in learning, especially English. The learning media owned is limited to package books only. Therefore, schools need to have media that can support the learning process to be more optimal. This study aims to design and test UI/UX e-learning designs that suit the needs of the school using the design thinking method. This UI/UX design is expected to be an effective solution to overcome the limitations of learning media and improve the quality of student learning. Before the UI/UX design is implemented into the system, this study also conducts testing of the UI/UX design to assess its feasibility. Testing using the SUS (System Usability Scale) method resulted in a value of 82 with grade B, so it can be concluded that the design developed in this study is feasible to be deployed into the system and further developed.
Keywords: E-learning; design thinking; system usability scale; UI/UX
Abstrak: Kemajuan teknologi dan internet berdampak pada berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk proses belajar-mengajar. E-learning memfasilitasi pembelajaran yang fleksibel tanpa terkendala oleh batasan ruang dan waktu. Dengan e-learning, materi pelajaran dapat disampaikan secara konsisten dan lebih standar dibandingkan pembelajaran konvensional yang bergantung pada kondisi guru atau instruktur. Salah satu sekolah di Kabupaten Banjarnegara menghadapi permasalahan dengan peserta didik yang kesulitan dalam pembelajaran, khususnya bahasa Inggris. Media pembelajaran yang dimiliki terbatas hanya pada buku paket saja. Oleh karena itu, sekolah perlu memiliki media yang dapat menunjang proses pembelajaran agar lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji desain UI/UX e-learning yang sesuai dengan kebutuhan sekolah tersebut menggunakan metode design thinking. Desain UI/UX ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan media pembelajaran dan meningkatkan kualitas belajar siswa. Sebelum desain UI/UX diterapkan ke dalam sistem, penelitian ini juga melakukan pengujian terhadap desain UI/UX untuk menilai kelayakannya. Pengujian menggunakan metode SUS (System Usability Scale) menghasilkan nilai 82 dengan grade B, sehingga dapat disimpulkan bahwa desain yang dikembangkan dalam penelitian ini layak untuk dideploy ke dalam sistem dan dikembangkan lebih lanjut.
Kata kunci: E-learning; design thinking; system usability scale; UI/UX
Abstract:Abstract: Usability testing of online animal adoption systems is important because it is not only related to the comfort and safety of users, but also to the welfare of the adopted animals. So far, usability testing of the…
he animal adoption system on Eidos has not been carried out and there is a problem that there is confusion with the process flow in this animal adoption system. This usability testing uses the Heuristic Evaluation method and the System Usability Scale (SUS), which involves in-depth interviews to obtain results that are not only statistical assessments, but also deeper insights from the user's perspective. The results of the evaluation using Heuristic Evaluation obtained 59 problems, with an average severity rating of 3 or major, whose improvements have resulted in several draft design recommendations. The recommendation design has gone through final testing using the System Usability Scale (SUS) which managed to achieve a score of 78, or categorized as good, along with some minor critical feedback for system improvement. Therefore, users as a whole feel very satisfied in using the online adoption system from the results of the existing recommendation design. The implications of the resulting recommendation design have been tested for usability by three UI/UX design experts and users directly so that they can be used as a basis for developing a better online animal adoption system.
Keywords: animal adoption system; heuristic; prototype; system usability scale; usability
Abstrak: Pengujian usability sistem adopsi hewan secara online penting untuk diperhatikan karena tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan penggunanya saja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan hewan yang diadopsi. Sejauh ini, pengujian usability dari sistem adopsi hewan pada Eidos masih belum dilakukan dan ditemukannya masalah bahwa adanya kebingungan dengan alur proses dalam sistem adopsi hewan ini. Pengujian usability ini menggunakan metode Heuristic Evaluation dan System Usability Scale (SUS), yang melibatkan in-depth interview untuk memperoleh hasil yang bukan hanya berupa penilaian statistik saja, melainkan juga wawasan yang lebih mendalam dari sudut pandang pengguna. Hasil evaluasi menggunakan Heuristic Evaluation mendapatkan 59 permasalahan, dengan rata-rata perhitungan severity rating sebesar tiga atau major, yang perbaikannya telah menghasilkan beberapa rancangan desain rekomendasi. Adapun desain rekomendasi tersebut telah melalui pengujian akhir menggunakan System Usability Scale (SUS) yang berhasil meraih skor sebesar 78, atau terkategori good, disertai beberapa umpan balik kritis yang bersifat minor untuk peningkatan sistem. Dengan demikian, pengguna secara keseluruhan merasa sangat puas dalam menggunakan sistem adopsi online dari hasil desain rekomendasi yang ada. Implikasi desain rekomendasi yang dihasilkan telah teruji kegunaannya oleh sebanyak tiga ahli UI/UX design dan pengguna secara langsung sehingga dapat digunakan sebagai landasan bagi pengembangan sistem adopsi hewan secara online yang lebih baik.
Kata kunci: heuristik; kebergunaan; prototipe; sistem adopsi hewan; system usability scale