Abstract:Abstract: Sales of sponge cakes at Zahra's shop have difficulty meeting customer demand when the demand for sponge cakes increases drastically at certain times. This is because the sales of sponge cakes at Zahra's shop are…
re still calculated based on their own estimates, causing excess production to be made and even a shortage of sponge cake supplies. This problem has an impact on the supply control of sponge cake production which cannot be predicted properly by Zahra's shop. The purpose of this study is to build a forecasting system using the double exponential smoothing method to predict sales of sponge cake at Zahra's shop for the next period based on the data obtained. The research method used in this study is a quantitative method. The results in the calculation of sponge cake sales forecasting using the Double Exponential Smoothing method using alpha 0.5, the number of sponge cake sales for July 2023 on Banana Cake is 430 boxes, with a forecasting error rate of 2.75%, on Chiffon Mocca Sponge cake is 330 boxes, with a forecasting error rate of 2.75%. forecasting error of 4.50%, on Pandan Cake as many as 92 Boxes, with a forecasting error rate of 7.21%, on Ordinary Roll Cake as many as 77 Boxes, with a forecasting error rate of 4.78, So the error rate on Banana Cake, Bolu Chiffon Mocca, Pandan Cake, and Ordinary Roll Cake are in the very good category because they have an error value of less than 10%.
Keywords : double exponential smoothing; forecasting; spoke cake
Abstrak: Penjualan kue bolu pada toko zahra mengalami kesulitan untuk memenuhi permintaan pelanggan ketika permintaan kue bolu meningkat secara drastis diwaktu-waktu tertentu. Hal ini disebabkan karena penjualan kue bolu di toko zahra masih perhitungan berdasarkan perakiraan sendiri sehingga menyebabkan produksi yang dibuat sering kelebihan bahkan kekurangan persedian kue bolu. Masalah tersebut berdampak pada pengendalian persedian produksi kue bolu yang tidak dapat diprediksi dengan baik oleh toko zahra. .Tujuan penelitian ini adalah membangun sistem peramalan dengan metode double exponential smoothing untuk meramalkan penjualan bolu pada Toko Zahra untuk periode berikutnya berdasarkan data yang diperoleh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil dalam perhitungan peramalan penjualan kue bolu dengan metode Double Exponential Smoothing menggunakan alpha 0.5 jumlah penjualan kue bolu untuk bulan Juli 2023 pada Bolu Pisang sebanyak 430 Kotak, dengan tingkat kesalahan peramalan sebesar 2,75%, Pada Bolu Chiffon Mocca sebanyak 330 Kotak, dengan tingkat kesalahan peramalan sebesar 4,50%, pada Bolu Pandan sebanyak 92 Kotak, dengan tingkat kesalahan peramalan sebesar 7,21%, pada Bolu Gulung Biasa sebanyak 77 Kotak, dengan tingkat kesalahan peramalan sebesar 4,78, Sehingga tingkat kesalahan pada Bolu Pisang, Bolu Chiffon Mocca,Bolu Pandan, dan Bolu Gulung biasa tergolong kategori sangat baik karena memiliki nilai kesalahan kurang dari 10%.
Kata Kunci : peramalan; kue bolu; pemulusan eksponensial ganda
Abstract:Abstract: Twitter, as a social media platform, has rapidly grown as a means for people to express their opinions and thoughts on various topics, including education. The number of Twitter users surged to 10.645.000 in 2020,…
20, with a significant increase during the pandemic. Telkom University, as a private institution of higher education in Indonesia, has become one of the topics of discussion on Twitter. Users’ opinions about Telkom University vary, ranging from positive to negative. To gain deeper insights into public view, sentiment analysis is essential. The analysis follows the Knowledge Discovery in Databases (KDD) process, utilizing the Naive Bayes classification algorithm. The evaluation results indicate the best accuracy achieved with an 80:20 data split, resulting in an accuracy rate of 82.05%, precision of 82.3%, recall of 82.05%, and F1-Score of 82.08%. The Naïve Bayes model demonstrates good performance for sentiment analysis of public views regarding Telkom University on Twitter.
Keywords: naïve bayes; sentiment analysis; twitter; telkom university.
Abstrak: Media sosial Twitter berkembang pesat sebagai sarana masyarakat berekspresi untuk menuangkan opini dan pikiran mereka mengenai topik apapun, termasuk pendidikan. Pengguna Twitter meningkat tajam hingga 10.645.00 pengguna pada tahun 2020 dan terus meningkat selama pandemi. Telkom University sebagai perguruan tinggi menjadi salah satu topik yang dibicarakan yang berkaitan dengan pendidikan. Pendapat mengenai Telkom University yang diungkapkan oleh pengguna Twitter beragam, baik positif maupun negatif. Analisis sentimen diperlukan untuk memahami pandangan publik lebih mendalam. Digunakan tahapan Knowledge Discovery in Databases dan algoritma klasifikasi Naïve Bayes dalam analisis ini. Hasil evaluasi menunjukkan akurasi paling baik dicapai dengan rasio data 80:20, dengan nilai akurasi sebesar 82.05%, nilai presisi sebesar 82.3%, nilai recall sebesar 82.05%, dan nilai F1-Score sebesar 82.08%. Model klasifikasi Naïve Bayes memiliki performa baik untuk analisis sentimen pandangan publik di Twitter mengenai Telkom University.
Kata kunci: analisis sentimen; naïve bayes; twitter; telkom university.
Abstract:Abstract: Toko Bakti Jaya is one of the shops in Kisaran which is engaged in selling cake and food ingredients. Currently, the store is still managing product inventory manually by recording the number of incoming goods…
based on order records. Stock counting is done by looking directly at the warehouse, which causes difficulties in accurately monitoring stock and risks of shortages or excess stock. These constraints can affect customer satisfaction and store operations. This study aims to improve the efficiency of product inventory management at Bakti Jaya Stores by implementing a technology-based and information-based Supply Chain Management system. The research method is a qualitative method, with data collection techniques through interviews with informants, conducting field observations, and also obtained from literature studies. This research produces a product stock management information system using Supply Chain Management that connects Bakti Jaya Stores with suppliers to maximize coordination between stores and suppliers, facilitates control of the flow of stock availability in stores, and makes it easier for store owners to make decisions related to purchasing and procuring goods by providing accurate inventory analysis and real-time product stock information.
Keywords: management; stock; suppliers; supply chain management
Abstrak: Toko Bakti Jaya adalah salah satu toko yang ada di Kisaran yang bergerak dalam bidang penjualan bahan kue dan makanan. Saat ini, toko tersebut masih mengelola persediaan produk secara manual dengan mencatat jumlah barang masuk berdasarkan catatan pemesanan. Penghitungan stok dilakukan dengan cara melihat langsung gudang, yang menyebabkan kesulitan dalam pengawasan stok secara akurat dan berisiko terjadi kekurangan atau kelebihan stok. Kendala tersebut dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan dan operasional toko. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan produk di Toko Bakti Jaya dengan menerapkan sistem Supply Chain Management berbasis teknologi dan informasi. Metode penelitiannya ialah metode kualitatif, dengan tehnik pengumpulan data melalui wawancara kepada narasumber, melakukan observasi ke lapangan serta juga didapat dari studi literature. Penelitian ini menghasilkan Sistem Informasi pengelolaan stok produk dengan menggunakan Supply Chain Management yang menghubungkan Toko Bakti Jaya dengan para supplier dapat memaksimalkan koordinasi antara toko dengan supplier, memudahkan pengendalian aliran stok ketersediaan barang di toko serta memudahkan pemilik toko membuat keputusan terkait dengaan pembelian dan pengadaan barang dengan menyediakan analisis persediaan yang akurat dan informasi stok produk yang real time.
Kata kunci: pengelolaan; stok; supplier; supply chain management
Abstract:Abstract: The Healthy Food Supplier App, which introduces groundbreaking innovations to increase public access to and delivery of healthy food, has emerged as a new phenomenon in the food sector. This research intends to…
examine and describe how the use of healthy food suppliers contributes to improving public health by making healthy food accessible to obtain and deliver it quickly. The development of mobile applications with the aim of providing healthy food and ingredients for the community is the subject of this research. The aim of this app is to provide original responses to issues related to raising awareness of quality of life and the value of nutritious food in everyday life. The User Centered Design (UCD) method needs to be applied to categorize various user information needs and package them into a mobile application design model. The results of the application design showed that the interface design for the pioneer food and health food raw material application was successfully created using the implementation of the UCD method with a number of revisions that have been updated since the evaluation as one of the feature developments in the application. The food recording feature and personalized recommendations implemented in this mobile application provide users with awareness and guidance in adopting healthier eating patterns.
Keywords: Design Interface; Mobile Applications; Requirements Engineering; User-Centered Design
Abstrak: Aplikasi Pemasok Makanan Sehat yang memperkenalkan inovasi terobosan untuk meningkatkan akses publik ke dan pengiriman makanan sehat, telah muncul sebagai fenomena baru di sektor makanan. Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji dan mendeskripsikan bagaimana penggunaan pemasok makanan sehat berkontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat dengan membuat makanan sehat dapat diakses untuk mendapatkan dan mengantarkannya dengan cepat. Pengembangan aplikasi mobile dengan tujuan menyediakan makanan dan bahan makanan sehat bagi masyarakat menjadi pokok bahasan penelitian ini. Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk memberikan tanggapan orisinal terhadap masalah yang terkait dengan peningkatan kesadaran kualitas hidup dan nilai makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Metode User Centered Design (UCD) perlu diterapkan untuk mengkategorikan berbagai kebutuhan informasi pengguna dan mengemasnya ke dalam model desain aplikasi mobile. Hasil perancangan aplikasi didapatkan bahwa desain antarmuka aplikasi pelopor makanan dan bahan baku makanan kesehatan berhasil dibuat dengan menggunakan implementasi metode UCD dengan sejumlah revisi yang sudah diperbarui sejak evaluasi sebagai salah satu pengembangan fitur pada aplikasi. Fitur pencatatan makanan dan rekomendasi personal yang diterapkan pada aplikasi mobile ini memberikan pengguna kesadaran dan panduan dalam mengadopsi pola makan yang lebih sehat.
Kata Kunci: Design Interface; Mobile Applications; Requirements Engineering; User-Centered Design
Abstract:Abstract: Distributor Center (DC) Ria Sari, one of the official herbal medicine agents from PT HPAI (Herba Penawar Alwahida Indonesia) company. Sales of herbal medicines at the Ria Sari Anggriani Distributor Center (DC)…
often experience instability. Where in the period March 2022 to May 2022 there was a significant increase in sales. This resulted in the Ria Sari Anggriani Distributor Center (DC) being unable to serve requests for available herbal medicines. So that it becomes an obstacle in the stock of herbal medicines that must be prepared. If there are too many drug stocks but the demand for herbal medicines is decreasing then this will result in a loss, conversely if the demand for medicines increases but the stock of herbal medicines cannot be prepared then this will be a loss for DC Ria Sari Anggriani. For this reason, it is necessary to do a forecasting/prediction technique, using the Single Exponential Smoothing Method . The purpose of the forecasting/prediction will be to assist in terms of the supply of herbal medicines in the following month's period. The results of testing this method were obtained in the period June 2023, requests for 167 herbal medicines, 178 Extra foods, 189 Etta Goat Milk, 91 Herbal Toothpastes, 74 products of Propolis Soap.
Keywords: herbal medicine; prediction; single exponential smoothing
Abstrak: Distributor Center (DC) Ria Sari salah satu agen resmi obat herbal dari perusahaan PT HPAI (Herba Penawar Alwahida Indonesia). Penjualan obat herbal pada Distributor Center (DC) Ria Sari Anggriani sering terjadi ketidak stabilan. Dimana pada periode Maret 2022 sampai dengan Mei 2023 terjadi kenaikan penjualan yang seknifikan. Ini mengakibatkan Distributor Center (DC) Ria Sari Anggriani tidak dapat melayani permintaan akan obat herbal yang tersedia. Sehingga menjadi kendala dalam stok obat herbal yang harus disiapkan. Jika stok obat terlalu banyak namun permintaan akan obat herbal menurun maka ini akan manjedi kerugian, sebaliknya jika permintaan akan obat meningkat namun stok obat herbal tidak dapat disiapkan maka ini menjadi kerugian bagi DC Ria Sari Anggriani. Untuk itu perlu dilakukan suatu teknik peramalan/prediksi, menggunakan Metode Single Exponential Smoothing (SES). Tujuan dari peramalan/prediksi nantinya dapat membantu dalam hal penyediaan akan obat herbal pada periode bulan berikutnya. Hasil dari pengujian terhadap metode ini diperoleh pada periode Juni 2023, perminaan akan obat herbal 167 , Extrafood 178, Etta Goat Milk 189, Pasta Gigi Herbal 91, Sabun Propolis 74 produk. Hasil simpulan dari penelitian ini koefisien nilai alpha (α) mempengaruhi seberapa besar pengaruh data masa lalu terhadap peramalan masa depan.
Kata Kunci: obat herbal; prediksi; single exponential smoothing
Abstract:Abstract: The design of Smart Village Enterprise Architecture for village government systems serves to support sustainability in facilitating the creation of Good Governance in a Village Government. One significant role…
in achieving Good Governance in a village is Education. Education plays a crucial role in enhancing and developing Good Governance and the SDGs values of a village. The conducted research focuses on the design of Enterprise Architecture of the Smart Village concept, with a focus on Village Services' dimension that specifically targets Education Services in a village in the Special Region of Yogyakarta. The research method utilized the TOGAF ADM 9.2 framework. The focus domain in this study includes the preliminary phase, architecture vision, business architecture, data architecture, application architecture, technology architecture, opportunities and solutions, and migration planning for the Education service in the Pagerharjo Village Government. The research result is an Enterprise Architecture blueprint as a solution to the issues that occur in the Education service in the Pagerharjo Village Government, along with an IT Roadmap as a reference for the village government in project development. It is hoped that the recommendations provided can enhance the Education services offered by the Pagerharjo village, thereby aiding the Pagerharjo Village Government in improving its score for the fourth SDGs, Quality Education.
Keywords: Enterprise Architecture, Smart Village, SDGs, TOGAF ADM 9.2.
Abstrak: Perancangan Enterprise Architecture Smart Village pada sistem pemerintahan Desa befungsi mendukung sustainability dalam membantu terciptanya Good Governance di suatu Pemerintahan Desa. Salah satu peranan penting terciptanya Good Governance di suatu Desa adalah Pendidikan. Pendidikan memiliki peran penting dalam peningkatan maupun pembangunan Good Governance dan nilai SDGs Desa. Penelitian yang dilakukan berfokus pada perancangan Enterprise Architecture konsep Smart Village dimensi Village Services yang berfokus pada Education Services di Desa Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan framework TOGAF ADM 9.2. Fokus domain yang diambil dalam penelitian ini mencakup fase preliminary phase, architecture vision, arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi, opportunities and solutions, dan migration planning pada layanan Pendidikan di Pemerintahan Desa Pagerharjo. Hasil dari penelitian yang dilakukan berupa blueprint Enterprise Architecture sebagai solusi dari permasalahan yang terjadi pada layanan Pendidikan di Pemerintahan Desa Pagerharjo serta IT Roadmap sebagai acuan Pemerintah Desa dalam melakukan pengembangan proyek. Diharapkan, rekomendasi yang diberikan dapat meningkatkan layanan Pendidikan yang disediakan oleh Desa Pagerharjo, sehingga mampu membantu Pemerintah Desa Pagerharjo meningkatkan score nilai SDGs ke-empat, Pendidikan yang Berkualitas.
Kata kunci: Enterprise Architecture, Smart Village, SDGs, TOGAF ADM 9.2
Abstract:Abstract: Currently, the increasing needs of the community to obtain efficient, effective, transparent and accountable public services. Various applications are designed in order to realize a transparent work system of accountable…
ccountable funds and an increase in work processes that are fast, precise, and accurate. Therefore, local governments are now developing e-Government or in the Indonesian government known as the Electronic-Based Government System (SPBE). In running SPBE, the Central Lombok Regency Government, especially the Department of Communication and Informatics, participates in developing SPBE, one of which is in the Informatics Application Division which has an Informatics Application Management Program. This research aims to support SPBE-based informatics application management services for OPDs in Central Lombok Regency and the public. This SPBE design adopts the TOGAF 9.2 approach, and is also adjusted to the Presidential Regulation on Electronic-Based Government Systems in designing. This research focuses on the Informatics Application Management Program with business process architecture domain, service architecture domain, data and information architecture domain, application architecture domain, and technology (infrastructure) architecture domain. The result of this research is a blueprint that will be used as a solution or support for the running of SPBE in the Informatics Application Management Program.
Keywords: electronic-based government system, department of communication and informatics, informatics application management program, togaf 9.2
Abstrak Saat ini, meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel publik. Berbagai aplikasi di rancang agar dapat mewujudkan sistem kerja yang transparan dana akuntabel serta adanya peningkatan proses kerja yang cepat, tepat, dan akurat. Maka dari itu, Pemerintah daerah kini mengembangkan e-Government atau di pemerintahan Indonesia dikenal sebagai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam menjalankan SPBE Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika ikut serta mengembangkan SPBE salah satunya pada Bidang Aplikasi Informatika yang memiliki Program Pengelolaan Aplikasi Informatika. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk menunjang layanan pengelolaan aplikasi informatika berbasis SPBE bagi OPD yang ada di Kab. Lombok Tengah dan juga publik. Perancangan SPBE ini mengadopsi pendekatan TOGAF 9.2, dan juga di sesuaikan dengan Peraturan Presiden tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dalam melakukan perancangan. Penelitian ini berfokus pada Program Pengelolaan Aplikasi Informatika dengan domain arsitektur proses bisnis, domain arsitektur layanan, domain arsitektur data dan informasi, domain arsitektur ap-likasi, dan domain arsitektur teknologi (infrastruktur). Hasil dari penelitian ini yaitu suatu blueprint yang nantinya akan dijadikan solusi ataupun penunjang berjalannya SPBE dalam Program Pengelolaan Aplikasi Informatika.
Kata kunci: aplikasi informatika, program pengelolaan aplikasi informatika, enterprise architecture, togaf 9.2
Abstract:Abstract: The implementation of Enterprise Architecture (EA) in Banjarmasin city's tourism sector is essential to improve the effectiveness of information provided to tourists accessing electronic-based services. Unfortunately,…
nately, there are some crucial challenges to the fundamental requirements of EA in the tourism sector. There is still partial implementation, a lack of understanding of the technological advances used in Banjarmasin city tourism promotion, a lack of understanding of the implementation in an application architecture framework design and the technology to be used, not having good documentation in the design of application systems and slow services in tourism promotion. There is no certainty of normative standardization for system development operating procedures. This research aims to design the Zachman Framework (ZF) Application architecture as an Enterprise Architecture Planning (EAP) methodology, to visualize spatial data. This application is designed to assist users in displaying spatial data in the form of interactive maps that can be accessed via the internet. The software development method used is the iterative and incremental method with the Zachman Framework approach to application design. Data was collected through surveys and interviews at the Department of Culture, Youth, Sports and Tourism (DISBUDPORAPAR) of Banjarmasin City, with the current number of tourism data being 55 tourist attractions. This application can later be used to introduce tourist attractions in Banjarmasin City to the wider community, including tourists visiting this city.
Keywords: enterprise architecture (ea), tourism, zachman framework (zf)
Abstrak: Penerapan Enterprise Architecture (EA) disektor pariwisata kota Banjarmasin amatlah penting untuk meningkatkan efektivitas informasi yang diberikan kepada wisatawan yang mengakses layanan berbasis elektronik. Sayangnya, ada beberapa tantangan krusial terhadap persyaratan mendasar EA di sektor pariwisata. Masih ada yang diimplitasikan seara parsial, kurangnya pemahaman dalam kemajuan teknologi yang digunakan pada promosi pariwisata kota Banjarmasin, kurangnya pemahaman akan implimentasi dalam sebuat perancangan kerangka kerja arsitektur aplikasi dan teknologi yang akan digunakan, tidak memiliki dokumentsai yang baik dalam perancangan sistem aplikasi serta pelayanan yang lambat dalam promosi pariwisata. Belum adanya kepastian standarisasi normatif untuk prosedur operasi pengembangan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur Aplikasi Bakunjangan Zachman Framework (ZF) sebagai metodologi Enterprise Architecture Planning (EAP), untuk memvisualisasikan data spasial. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengguna dalam menampilkan data spasial dalam bentuk peta interaktif yang dapat diakses melalui internet. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah metode iteratif dan inkremental dengan pendekatan Zachman Framework untuk perancangan aplikasi. Data dikumpulkan melalui survey dan wawancara pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DISBUDPORAPAR) Kota Banjarmasin, dengan jumlah data pariwisata saat ini yakni 55 tempat wisata. Aplikasi ini nanti dapat digunakan untuk memperkenalkan objek wisata di Kota Banjarmasin kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan yang berkunjung ke kota ini.
Kata kunci: enterprise architecture (ea), pariwisata, zachman framework (zf)
Abstract:Abstract: Motorcycles are the main and affordable choice for the majority of Indonesian people, two-wheeled vehicles are chosen as the transportation that is commonly used. Indonesia has many motorcycle users, in 2019 there…
ere were 112,771,136 units. In 2020 there were 115. 023. 039 units, and in 2021 there were 120 .042 .298 units. The many motorcycles, increasing the theft of motorcycles (curanmor), and accidents caused by underage use. The purpose of conducting research to minimize theft, and the use of motorbikes by minors, this research uses quantitative methods. The results of the study found that when the user places the KTP on RC522, the condition of relay 1 will become NC to turn on the motorcycle's ignition system, then relay 2 will turn on the motorcycle's starter for 5 seconds, then it will turn off automatically. for relays, arduino provides pure 5VDC voltage. The conclusion from this study , RFID cards and KTP is have different serials, and different numbers, RFID cards have a serial combination of 9 numbers and letters, while KTP has a serial combination of 27 numbers and letters.
Keywords: KTP; microcontroller arduino; sepeda motor; start enggine.
Abstrak : Sepeda motor menjadi pilihan utama dan terjangkau untuk mayoritas masyarakat Indonesia, kendaraan roda dua dipilih sebagai transportasi yang umum digunakan. Indonesia memiliki banyak pengguna sepeda motor, tahun 2019 sebanyak 112. 771. 136 unit. Tahun 2020 sebanyak 115. 023. 039 unit, dan tahun 2021 sebanyak 120 .042 .298 unit. Banyak nya sepeda motor, meningkatkan pencurian sepeda motor (curanmor), dan kecelakaan yang diakibatkan penggunaan dibawah umur. Tujuan dilakukannya penelitian untuk meminimalisir curanmor, dan pemakaian sepeda motor oleh anak dibawah umur, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian mendapati ketika user meletakan KTP pada RC522, maka kondisi relay 1 akan menjadi NC untuk menyalakan sistem pengapian sepeda motor, kemudian relay 2 akan menyalakan stater sepeda motor selama 5 detik, kemudian akan mati secara otomatis. untuk relay, arduino memberikan tegangan 5VDC murni. Kesimpulan dari penelitian ini,kartu RFID dan KTP memiliki serial yang berbeda, dan jumlah yang berbeda, kartu RFID memiliki serial kombinasi 9 angka dan huruf, sementara untuk KTP memiliki serial kombinasi 27 angka dan huruf.
Kata Kunci : KTP; microcontroller arduino; sepeda motor; start enggine.
Abstract:Abstract: Technology is able to digitize human work that was originally manual to become automatic and of course takes less time and better accuracy compared to results done by humans. But there are still many companies…
that have not implemented this technology. The use of the AngularJS framework in web application development has proven to be effective in enhancing the user experience and ease of development. In addition, the application of Agile methods in the application development process can provide the flexibility and adaptability needed to deal with frequent changes in requirements. This study aims to investigate the implementation of the AngularJS framework in the design of a web-based acceptance system application using the Agile method. The results of the study show that the implementation of the AngularJS framework in the design of web-based acceptance system applications provides significant benefits. In conclusion, the implementation of the AngularJS framework in the design of web-based acceptance system applications using Agile methods can improve efficiency, quality, and user experience. Using AngularJS enables the development of responsive and interactive applications, while the Agile method facilitates adaptation to changing customer needs. Therefore, the use of AngularJS with an Agile approach should be carefully considered by organizations wishing to develop successful web-based acceptance system applications.
Keyword s: Admissions, Agile, AngularJS, Web
Abstract: Teknologi mampu mendigitalisasi pekerjaan manusia yang awalnya manual menjadi otomatis dan tentunya memakan waktu yang lebih singkat dan akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan hasil yang dikerjakan oleh manusia. Tetapi masih banyak perusahaan perusahaan yang belum menerapkan teknologi ini. Penggunaan framework AngularJS dalam pengembangan aplikasi web telah terbukti efektif dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan kemudahan pengembangan. Selain itu, penerapan metode Agile dalam proses pengembangan aplikasi dapat memberikan fleksibilitas dan adaptabilitas yang diperlukan untuk menghadapi perubahan persyaratan yang sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi framework AngularJS dalam desain aplikasi sistem penerimaan berbasis web menggunakan metode Agile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi framework AngularJS dalam desain aplikasi sistem penerimaan berbasis web memberikan manfaat yang signifikan. Dalam kesimpulannya, implementasi framework AngularJS dalam desain aplikasi sistem penerimaan berbasis web menggunakan metode Agile dapat meningkatkan efisiensi, kualitas, dan pengalaman pengguna. Penggunaan AngularJS memungkinkan pengembangan aplikasi yang responsif dan interaktif, sementara metode Agile memfasilitasi adaptasi terhadap perubahan kebutuhan pelanggan. Oleh karena itu, penggunaan AngularJS dengan pendekatan Agile harus dipertimbangkan secara cermat oleh organisasi yang ingin mengembangkan aplikasi sistem penerimaan berbasis web yang sukses.
Keywords: Admisi, Agile, AngularJS, Web