Abstract:Abstract: The aim of this Community Service is to provide IT-based English language learning media training using Microsoft PowerPoint and make simple videos. This dedication was given to Early Childhood Education Teachers…
rs in the Buntu Pane District. The dedication session consisted of distributing material to participants, stages of making Microsoft PowerPoint, and making simple videos. The model used is the training model, delivering material, question and answer session, and direct practice. In general, participants claimed that the training schedule was appropriate, time was shared (delivering material, demonstrations, questions and answers, and direct practice). The participants of the activity were satisfied with the topic presented and felt that most of the expectations and objectives of the service had been fulfilled. The evaluation results showed that the material presented could be well followed.
Keywords: english language; microsoft powerpoint; early childhood education teachers
Abstrak: Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah memberikan pelatihan media pembelajaran bahasa inggris berbasis IT menggunakan Mcrosoft PowerPoint dan membuat video sederhana. Pengabdian ini diberikan kepada Guru Guru PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ) Se-Kecamatan Buntu Pane. Sesi Pengabdian terdiri dari membagikan materi kepada peserta, tahapan-tahapan membuat Microsoft PowerPoint, dan membuat video sederhana. Model yang digunakan adalah model pelatihan, menyampaikan materi, sesi tanya jawab, dan praktek langsung. Secara umum, peserta mengklaim bahwa jadwal pelatihan sudah tepat, pembagian waktu ( menyampaikan materi, demonstrasi, tanya jawab, dan praktek langsung). Peserta kegiatan puas dengan topik yang disajikan dan merasa bahwa sebagian besar harapan dan tujuan pengabdian sudah terpenuhi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat diikuti dengan baik.
Kata kunci: bahasa inggris; microsoft powerpoint; guru pendidikan anak usia dini (PAUD)
Abstract:Abstract: Sea urchin is one of the fisheries resources products where its gonad can be consumed either in fresh or processed. Unfortunately, sea urchin has not been consumed due to society suspicion that may cause death…
if sea urchin gonad consumed. Thereby, we need to educate the society by instructing them in a participatory way on how to consume and cultivate sea urchin cultivation with a floating net cage. This work was conducted at Desa Lambangan Office (February 2020–March 2020) by involving 25 fishermen and 30 students from Gorontalo State University as the fellows of the society. The results of the counseling and practicing that conducted at desa Lambangan had been switched the paradigm of society that was formerly assuming sea urchin as a marine organism that has toxicity to be an organism that could be consumed and traded. Furthermore, the fishermen have overcome and able to handle how to build a floating net cage for the cultivation of sea urchins that they have learned in simulation on how to make floating net cage of sea urchins.
Keywords: sea urchin; counseling; floating net cage
Abstrak: Bulu Babi (sea urchin) merupakan salah satu produk perikanan penting yang telurnya dapat dikonsumsi baik dalam keadaan segar maupun olahan. Sayangnya Bulu Babi belum dimanfaatkan karena dianggap beracun dan bila dikonsumsi dapat menimbulkan kematian. Karena itu, perlu dilakukan edukasi pada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan bagaimana cara mengonsumsi dan membudidayakan Bulu Babi dengan sistem keramba jaring apung. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Lambangan, kecamatan Pagimana, Sulawesi Tengah selama dua bulan (Februari 2020–Maret 2020 dengan melibatkan 25 masyarakat nelayan dan 30 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo sebagai pendamping masyarakat. Hasil dari kegiatan penyuluhan dan simulasi yang kami laksanakan telah mengubah paradigma masyarakat yang tadinya menganggap Bulu Babi sebagai biota laut beracun menjadi sesuatu yang dapat dikonsumsi dan dapat diperjualbelikan di pasar-pasar lokal. Selain itu, masyarakat juga telah menguasai dan mampu menerapkan konstruksi keramba budi daya Bulu Babi yang dilaksanakan melalui metode praktik simulasi pembuatan keramba jaring apung.
Kata kunci: Bulu Babi; penyuluhana; keramba jaring apung
Abstract:Abstract:Diarrhea is the fifth largest disease that causes death. This disease usually caused by an unhealthy and clean lifestyle. The need to grow and develop a healthy life from childhood. Clean and healthy behavior (PHBS)…
HBS) can be started by washing hands using soap. In Teluk Jambu Village, the high diarrheal disease makes this community service activity carried out at SD Negeri 154 where the target of these activities is children. Washing your hands with soap is a way to kill germs that cause disease. The method used to make students easy to remember and apply must require appropriate media, for example, music which is then accompanied by a seven-step demonstration of hand washing, so that student's behavior changes are achieved after learning about how to wash hands using soal.
Keywords: behavior; CTPS (Handwashing With Soap); learning
Abstrak: Diare merupakan penyakit terbesar kelima yang menyebabkan kematian. Penyakit ini biasanya disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat dan bersih. Perlunya menumbuh kembangkan hidup sehat dari kecil. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bisa dimulai dari mencuci tangan dengan menggunakan sabun. Di desa Teluk Jambu tingginya penyakit diare membuat kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri 154 yang mana sasaran pengabdian ini adalah untuk anak-anak. Mencuci tangan dengan menggunakan sabun merupakan cara membunuh kuman penyebab penyakit. Metode yang digunakan agar siswa/i mudah mengingat dan mengaplikasikannya harus membutuhkan media yang tepat, misalnya musik yang kemudian diiringi dengan demonstrasi gerakan tujuh langkah cuci tangan, agar tercapainya perubahan perilaku siswa/i setelah diberikan pembelajaran mengenai cara mencuci tangan menggunakan sabun.
Kata kunci: CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun); pembelajaran; perilaku
Abstract:Abstract: In response to the Industrial Revolution 4.0 era, where information technology has become the basis of human life, houses of worship can also take advantage of advances in information technology to provide optimal…
mal services to their congregants. Community service activities aim to build the website of the GKPI Jemaat Khusus Perumnas II Mandala Church. The method or stage of implementation of the service starts from the preparation stage, the implementation phase, the implementation phase and the report preparation stage. The results of the implementation of the service is the availability of a website-based information system in the Church of GKPI Jemaat Khusus Perumnas II Mandala that can be utilized in providing services in the form of delivering news information, announcements and announcements of church activities that have been carried out or will be carried out. The information system is built based on a website that displays Home, Profile, Management, Citizenship, Services/Services, News and Gallery information.
Keywords: information systems, websites, industrial revolution 4.0
Abstrak: Untuk merespon era Revolusi Industri 4.0, dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia, rumah ibadah juga dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada jemaatnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk membangun website Gereja GKPI Jemaat Khusus Perumnas II Mandala. Metode atau tahapan pelaksanaan pengabdian dimulai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap implementasi dan tahap pembuatan laporan. Hasil dari pelaksanaan pengabdian adalah tersedianya system informasi berbasis website di Gereja GKPI Jemaat Khusus Perumnas II Mandala yang dapat dimanfaatkan dalam memberikan pelayanan dalam bentuk penyampaian informasi berita, pengumuman dan pemberitahuan aktifitas-aktifitas kegiatan gereja yang telah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan. Sistem informasi dibangun berbasis website yang menampilkan informasi Home, Profil, Pengurus, Pembinaan Warga, Tata Ibadah/Layanan, Berita dan Galeri.
Kata kunci: sistem informasi, website, revolusi industri 4.0
Abstract:Abstract: Teachers And Staff Of Elementary School 010240 Pematang Cengkring, Medang Deras Subdistrict are required to be dynamic towards the development of technology that is developing so rapidly that their students are…
able to develop by using applications that are already available such as Powerpoint applications. In using the Microsoft Powerpoint application by using a sliding percentage at SD Negeri 010240 Pematang Cengkring, Medang Deras District, this is not optimal due to the lack of teachers and staff's ability to present presentations using media presentations. This is from the STMIK Royal Kisaran Community Service Team (PKM) providing training to teachers and staff as an addition to the deepening of Microsoft Powerpoint material in order to provide skills to this application. This activity is carried out by preparing material, ensuring the place and supporting facilities, explaining theories about the material by way of direct practice, making student learning media, and also this activity is carried out in the form of lectures, discussions, and questions and answers in the classroom.
Keywords: computers; microsoft power points; presentations; teachers and staff; training
Abstrak: Guru Dan Staf SD Negeri 010240 Pematang Cengkring Kecamatan Medang Deras dituntut bersifat dinamis terhadap perkembangan teknologi yang sangat berkembang pesat agar peserta didiknya mampu berkembang dengan menggunakan aplikasi yang sudah tersedia seperti aplikasi powerpoint. Dalam penggunaan aplikasi microsoft powerpoint dengan menggunakan slide presentase di SD Negeri 010240 Pematang Cengkring Kecamatan Medang Deras ini belum optimal dengan kurangnya kemampuan guru dan staf dalam menyajikan presentasi dengan menggunakan media presentasi. Hal ini dari Tim Pengabdian kepada masyarakat (PKM) STMIK Royal Kisaran memberikan pelatihan kepada guru dan staf tersebut sebagai penambahan pendalaman materi microsoft powerpoint agar memberikan skill pada aplikasi ini. Kegiatan ini dilakukan dengan mempersiapkan materi, memastikan tempat dan fasilitas pendukung, menjelaskan teori tentang materi dengan cara praktek langsung, pembuatan media pembelajaran siswa dan juga kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah, diskusi serta tanya jawab di ruangan kelas.
Kata kunci: guru dan staf; komputer; microsoft powerpoint; pelatihan; presentasi
Abstract:Abstract: In the life of modern society today, humans always use technology in various activities such as information, industry, economics, and especially Multimedia. In the field of Multimedia, Editing must be able to keep…
keep abreast of these developments so that they do not lag behind in determining creativity. Video editors must use technology in learning such as the use of multimedia as a tool for transferring communications.
Keywords: Computer, Vidio, Multimedia
Abstrak: Dalam Kehidupan masyarakat modern dewasa ini, manusia selalu menggunakan teknologi dalam berbagai kegiatan seperti bidang informasi, industri, ekonomi, dan terutama bidang Multimedia. Dalam bidang Multimedia, para Editing harus sudah mampu mengikuti perkembangan tersebut agar mereka tidak ketinggalan dalam menentukan kreatifitas. Para Editing vidio harus menggunakan teknologi dalam pembelajaran seperti penggunaan multimedia sebagai alat untuk mentransfer komunikasi.
Kata kunci: Komputer, Vidio, Multimedia
Abstract:Abstract: The low HOTS (Higher Order Thinking Skills) students based on the results of PISA 2015 in mathematics shows the characteristics of mathematics learning are still familiar with Lower Order Thinking Skills (LOTS)…
questions. Based on this, HOTS math problems need to be developed at the Vocational high school education level. The difficulty of the teacher in applying HOTS questions is due to the lack of information obtained by the teacher and the lack of sharing activities to compile HOTS questions. The purpose of this community service activity is to provide training for vocational mathematics teachers in making HOTS questions. This community service activity is in the form of training for Mathematics Teachers of Denpasar Development Vocational School and involving all teachers of mathematics subjects. The partner in this dedication activity named I Made Surya Mega Widiastha, S.Pd is one of the mathematics teachers at the Denpasar Development Vocational School. The implementation of community service activities is carried out through three stages, namely planning, implementation, and reflection. Based on the results of the questionnaire given to the partners and to the school, the results of the service have been able to run well.
Keywords: Dedication, Mathematics, Training, Hots
Abstrak: Rendahnya HOTS (Higher Order Thinking Skills) siswa berdasarkan hasil PISA 2015 dalam matematika menunjukkan karakteristik pembelajaran matematika masih terbiasa dengan soal-soal Lower Order Thinking Skills (LOTS). Berdasarkan hal tersebut, perlu dikembangkan soal matematika HOTS di jenjang pendidikan sekolah menengah Kejuruan. Kesulitan guru dalam menerapkan soal-soal HOTS dikarenakan kurangnya informasi yang diperoleh guru serta minimnya kegiatan sharing untuk menyusun soal HOTS. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pelatihan bagi guru matematika SMK dalam membuat soal-soal HOTS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan kepada guru matematika SMK Pembangunan Denpasar dan melibatkan semua guru mata pelajaran matematika. Mitra pada kegiatan pengabdian ini bernama I Made Surya Mega Widiastha, S.Pd merupakan salah satu guru matematika di SMK Pembangunan Denpasar. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, implementasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil kuisioner yang diberikan kepada pihak mitra maupun ke pihak sekolah diperoleh hasil pengabdian sudah dapat berjalan dengan baik.
Kata kunci: Pengabdian, Matematika, Pelatihan, Hots
Abstract:Abstract:The 2009 Permenpan-RB on Sustainable Professional Development is not only aimed at PNS teachers but teachers in general. Members of the GTT-PTT Honorary Staff Forum at Secang District have a strong desire to be…
able to arrange the classroom action research (CAR). However, this desire is constrained by the limited opportunities given to them attending CAR training. Most of them do not have enough knowledge about CAR preparation. In addition to being unfamiliar with research methods, they also lack knowledge of how to plan and compile their reports. Seeing this problem, this dedication activity became a concrete effort to help teachers, especially members of the Secang GTT-PTT Honorary Forum at Secang District, to provide training and mentoring for the preparation of CAR increasing the knowledge about CAR development. This community service was carried out within 4 months. This activity was attended by 25 participants. The method of activities carried out to resolve partner problems was through training and mentoring divided into 5 meetings at the SDN 2 Secang hall. Material presented at the first meeting were: (1) PTK concept; (2) preparation of background, problem identification and formulation of topics and problems; (3) looking for sources of reference related to the topic, as well as the design of the CAR implementation; (4) preparation of results and discussion; and (5) finalization of the report.
Keywords:Community Services, Training, Action Research
Abstrak: Permenpan-RB Tahun 2009 tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) tidak hanya ditujukan kepada guru PNS saja namun guru secara umum. Anggota Forum Tenaga Honorer GTT-PTT Kecamatan Secang memiliki keinginan yang kuat untuk mampu menyusun PTK. Namun, keinginan tersebut terkendala dengan terbatasnya kesempatan yang diberikan kepada mereka untuk mengikuti pelatihan PTK. Sebagian besar dari mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai penyusunan PTK. Selain awam dengan metode penelitian, mereka juga tidak memiliki pengetahuan tentang bagaimana merencanakan dan menyusun laporannya. Melihat masalah tersebut, kegiatan pengabdian ini menjadi upaya konkret dalam membantu guru terutama anggota Forum Tenaga Honorer GTT-PTT Kecamatan Secang untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan PTK dalam meningkatkan pengetahuan tentang penyusunan PTK. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam waktu 4 bulan. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta. Metode kegiatan yang dilaksanakan guna menyelesaikan permasalahanmitra adalah dengan pelatihan dan pendampingan yang dibagi menjadi 5 pertemuan bertempat di aula SDN 2 Secang. Materi yang disampaikan dalam pertemuan pertama adalah: (1) konsep PTK; (2) penyusunan latar belakang, identifikasi masalah serta perumusan topik dan masalah; (3) mencari sumber rujukan terkait topik, serta desain pelaksanaan PTK; (4) penyusunan hasil dan pembahasan; dan (5) finalisasi laporan.
Kata kunci : Pengabdian Masyarakat, Pelatihan, Ptk
Abstract:Abstract: Along with advances in information technology that is increasingly changing and encouraging various efforts to change, where the Sei Harapan Sekupang community is still unfamiliar with information and communication…
tion technology, many people, especially school children and adolescents who still do not understand the application of information technology in the field of blogging and also still lack of understanding of the application of ICT, especially applications that are on the computer, therefore the purpose of this coaching is to invite the Sei Harapan community to find out the use of information technology in the field of Blogging. This blogging coaching is also to find out the latest technology and information that is currently growing rapidly including blogging and know the benefits of information technology development in the field of blogging so that the public can be motivated to evaluate and learn information technology in the field of blogging as a basis for learning and to support various activities in daily life are included in online sales activities using blogs, and are accustomed to using information technology tools appropriately and optimally to obtain and process information in learning, working and other activities so that the community is able to be creative, develop imaginative attitudes, develop independent exploration capabilities , and easy to adapt to new developments in the environment.
Keywords: Coaching, Training, Applications, Blogging
Abstrak: Seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang semakin mengalami perubahan dan mendorong berbagai usaha perubahan, dimana masyarakat Sei Harapan Sekupang masih awam tentang teknologi informasi dan komunikasi, banyaknya masyarakat khususnya anak-anak sekolah dan remaja yang masih belum paham akan penerapan teknologi informasi dibidang blogging dan juga masih kurang paham akan penerapan TIK khususnya aplikasi yang ada di komputer, maka dari itu tujuan pembinaan ini mengajak masyarakat Sei Harapan untuk mengetahui pemanfaatan teknologi informasi dibidang Blogging. Pembinaan blogging ini juga untuk mengetahui teknologi dan informasi terbaru yang saat ini berkembang dengan pesat termasuk blogging dan mengetahui manfaat perkembangan teknologi informasi dibidang blogging sehingga masyarakat dapat termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi informasi dibidang blogging sebagai dasar untuk belajar dan untuk mendukung berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam hal aktivitas penjualan secara online dengan menggunakan blog, dan terbiasa menggunakan perangkat teknologi informasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga masyarakat mampu berkreasi, mengembangkan sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya.
Kata kunci: Pembinaan, Pelatihan, Aplikasi, Blogging
Abstract:Nowadays almost all aspects of life use technology. Progress in technology will also be accompanied by developments in information and communication technology. The development of technology and communication using internet…
net media that is widely used today is social media. Some people use social media for means of social integration, communication and publicizing activities, but in its development social media can also be used for business activities in terms of promotion and marketing. The use of social media for business activities has a very positive impact on improving the welfare of the community economically. To achieve these objectives, training and coaching to the public regarding the use of social media are held. The training was carried out at the Pesona Rhabayu Housing Community of Patam Lestari Village, Sekupang District, Batam. The training was conducted by monitoring and tutorials on how to use social media properly, including information dissemination on the Information and Electronic Transaction Law (UU ITE) so that the community has a legal basis for using social media. The first result of this dedication is that people's understanding of the ITE Law can be seen from discussions and questions and answers, secondly, people's ability to access and utilize social media for business facilities by forming a social media group as a forum for the community to promote their efforts.
Keywords: Law, social media and ITE