Abstract:Abstract: Community service activities carried out at Muhammadiyah Salam Vocational School (SMK Muhammadiyah Salam), Salam Subdistrict, Magelang Regency so that the X grade (1st) students of Muhammadiyah Salam Vocational…
School can support computer creativity specifically for desktop applications for developing Software Engineering (RPL) skills. This service activity is carried out by using a method of mentoring for class X students through computer assistance / application programs such as database and desktop creation. The long-term goal is the preparation of class X students who have an interest in application software to participate in the Student Skills Competition (LKS) in the following period. This application software training at Muhammadiyah Vocational School does not have an RPL major, so students are selected to take part in this activity. The final output that will support this activity is student assistance in computer applications as a development aid for students in the field of programming / software engineering. In addition, the publication of the results of this service was in the community service journal
Keywords: Community Service, Software Engineering, Application Software, Programming
Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di SMK Muhammadiyah Salam, Kecamatan Salam Kabupaten Magelang bertujuan agar para siswa kelas X SMK Muhammadiyah Salam dapat memiliki kreatifitas pada bidang komputer khususnya aplikasi desktop untuk pengembangan ketrampilan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pendampingan secara komprehensif kepada pada siswa kelas X melalui pendampingan program/aplikasi komputer seperti pembuatan database dan desktop. Tujuan jangka panjangnya adalah mempersiapkan siswa kelas X yang mempunyai minat di bidang software aplikasi untuk mengikuti kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) pada periode berikutnya. Pelatihan software aplikasi ini karena di SMK Muhammadiyah tidak memiliki jurusan RPL, sehingga mahasiswa diseleksi untuk mengikuti kegiatan ini. Luaran akhir yang akan dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan siswa dalam penggunaan aplikasi komputer sebagai alat pengembangan kreatifitas siswa dalam bidang pemrograman/rekayasa perangkat lunak. Selain itu adalah terpublikasinya hasil pengabdian ini dalam jurnal pengabdian masyarakat.
Kata kunci: Pengabdian Masyarakat, Rekayasa Perangkat Lunak, Software Aplikasi, Pemrograman
Abstract:Abstract: The guidance on the use of application software for administration and documentation aims to ensure that organizational managers and members of the Hanglekir Batam Center Housing PKK in Riau Islands can understand…
and and utilize the application software and find out how to use the application software in the future. Therefore, the development of this application software will be very necessary for organizers and PKK members who are interested in learning it. The main target of this coaching can be to produce people who can technology and understand the use of the application software. The type and capacity of the application program required will certainly be different from each other. Not a few people use the application program as an ingredient to obtain search results from a subject matter. These applications can be done in various ways including computerized systems that aim to improve the quality and quality of an application, the results provide solutions and make decisions for some organizational managers and PKK members who do not understand the use of computer applications and use computer applications for administration and documentation. The method used by guiding the management and PKK members with two meetings for a month. The results of this coaching are administrators and members of the Batam Hanglekir Housing PKK who already know how to use and use software applications.
Keywords: Coaching, Software, Application, Administration, Documentation
Abstrak: Pembinaan pemanfaatan software aplikasi untuk administrasi dan dokumentasi ini bertujuan agar pengurus organisasi dan anggota PKK Perumahan Hanglekir Batam Center Kota Batam Kepri bisa memahami dan memanfaatkan software aplikasi tersebut dan mengetahui cara penggunaan software aplikasi di kemudian hari. Oleh karena itu, pembinaan software application ini akan sangat dibutukan bagi pengurus Organisasi dan anggota PKK yang berminat untuk mempelajarinya. Target utamanya dari pembinaan ini bisa menghasilkan masyarakat yang bisa akan teknologi dan memahami penggunaan Software aplikasi tersebut. Jenis dan kapasitas program aplikasi yang diperlukan tentu akan berbeda satu sama lain. Tidak sedikit orang menggunakan program aplikasi sebagai bahan untuk memperoleh hasil pencarian dari suatu pokok permasalahan. Pengaplikasian tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya adalah sistem terkomputerisasi yang bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas suatu aplikasi, hasilnya memberikan solusi serta mengambil keputusan untuk beberapa pengurus organisasi dan anggota PKK yang belum mengerti pemanfaatan aplikasi komputer serta menggunakan aplikasi komputer untuk administrasi dan dokumentasi. Metode yang digunakan dengan melakukan pembinaan pada pengurus dan anggota PKK dengan dua pertemuan selama sebulan. Hasil dari pembinaan ini adalah pengurus dan anggota PKK Perumahan Hanglekir Batam Kepri sudah mengetahui cara penggunaan dan pemanfaatan software application.
Kata kunci: Pembinaan, Software, Aplication, Administrasi, Dokumentasi
Abstract:Abstract: Along development process of teaching activities in classroom has many challenges and demands. The increasing number information channels that can be accessed by students so that teacher often lags far behind the…
he updated information that has been received. Therefore teacher is forced to compensate by looking for various additional information. One of the learning strategies that has not been widely applied today is the e-learning strategy. Edmodo is a paid e-learning website that can be utilized teachers implementing learning strategies. But there are still many teachers who do not know and utilize it to fullest helping learning process in the classroom. The method used this training is lecture, discussion and direct practice. The lecture method and discussion are used to convey information relating the theories and benefits of applying edmodo. With direct practice, teachers will be more understanding in applying edmodo. It is expected that after this training, teachers are able compile learning materials in e-learning online so that teachers are not only fixated on conventional learning models. After that, the teacher can implement e-learning in the class he is teaching. Starting from listening material, making assignments given through assignments and online quizzes for the subjects they teach.
Keywords: Learning Strategy, e-Learning, Edmodo
Abstrak: Seiring perkembangan zaman proses kegiatan mengajar di kelas memiliki banyak tantangan dan tuntutan. Semakin banyaknya jalur informasi yang dapat diakses oleh siswa sehingga tidak jarang guru tertinggal jauh dari updatenya informasi yang sudah diterima oleh siswa. Oleh karena itu guru dipaksa harus mengimbanginya dengan mencari berbagai informasi tambahan. Salah satu strategi belajar yang belum banyak diterapkan saat ini adalah strategi belajar e-learning. Edmodo merupakan website e-learning tidak berbayar yang dapat dimanfaatkan oleh guru dalam menerapkan strategi belajar e-learning. Namun masih banyak guru yang belum mengetahui dan memanfaatkannya secara maksimal dalam membantu proses belajar mengajar di kelas. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu ceramah, diskusi dan praktek langsung. Metode ceramah dan diskusi digunakan untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan teori-teori dan manfaat menerapkan edmodo. Dengan praktek langsung, guru-guru akan lebih memahami dalam menerapkan edmodo. Diharapkan setelah diadakan pelatihan ini, guru-guru SMA IT Plus Bazma Brilliant mampu menyusun materi pembelajaran secara e-learning online sehingga guru tidak hanya terpaku pada model pembelajaran konvensional saja. Setelah itu, guru dapat mengimplementasikan pembelajaran e-learning di dalam kelas yang diampunya. Mulai dari menguploud materi, membuat tugas yang diberikan melalui fitur assignment dan kuis online untuk mata pelajaran yang diajarnya.
Kata kunci: Strategi Belajar, e-Learning, Edmodo
Abstract:Abstract: The purpose of this social service is to provide learning media training based on the presentation application, Sparcol and Powtoon. This activity was given to teachers in Elementary School 9 Purwodadi. The social…
ial service session consists of installing an application, creating an account, adding images and text, changing the background, and saving the results that have been made. The model used is a workshop model with lectures, demonstrations, question and answer and direct practice methods. Evaluation is done by distributing information and motivation questionnaires to participants and product checklists. In general, participants claimed that the training schedule was right, the time sharing (lectures, demonstrations, question-answer and direct practice) was also felt positively by the participants. Participants are satisfied with the topic presented and feel that most of the expectations and objectives of the social service are fulfilled. Evaluation results indicate that the material delivered can be followed well.
Keyword: Powtoon Training, Sparcol Training, Elementary School
Abstrak: Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan media pembelajaran berbasis aplikasi presentasi Sparcol dan Powtoon. Kegiatan pengabdian ini diberikan kepada guru-guru SD Negeri 9 Purwodadi. Sesi pengabdian terdiri dari instal aplikasi, membuat akun, menambah gambar dan teks, merubah background, dan menyimpan hasil yang telah dibuat. Model yang digunakan adalah model lokakarya dengan ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan metode praktik langsung. Evaluasi dilakukan dengan menyebarkan angket informasi dan motivasi kepada peserta dan daftar periksa produk. Secara umum, peserta mengklaim bahwa jadwal pelatihan sudah tepat, pembagian waktu (ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan praktik langsung) juga dirasakan positif oleh peserta. Peserta puas dengan topik yang disajikan dan merasa bahwa sebagian besar harapan dan tujuan pengabdian terpenuhi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat diikuti dengan baik.
Kata Kunci: Pelatihan Powtoon, Pelatihan Sparcol, Sekolah Dasar
Abstract:Abstract: This study aims to obtain (1) using role play to improve the students’ conversation for Class XI-5 of SMP Negeri 7 Tanjung Balai; (2) The form of learning activity for communicating in daily conversation by using…
by using the interactive media; (3) system of conversation learning in dialogue by using role play; and (4) the increase of students’ skills to practice English by using the interactive media. such as: video, picture from CD for communicating in the conversation and then students tried to practice english and used the expression in the classroom with the simple topic. Then used to provide speaking practice but can also develop listening. we can use conversation to introduce and practice a function, structure, or vocabulary, and to illustrate degrees of politeness, levels of formality, and values and attitudes of the target culture. We can also work with students to analyze written dialogues for any of these materials. conversations are useful for listening to and practicing pronunciation, intonation, and other phonological. result this training is also expected to provide motivation to learners in terms of active learning, innovative and creative.
Keywords: Interactive media, English conversation, Role playing method
Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk memperoleh (1) penggunaan role playing atau bermain peran untuk meningkatan percakapan siswa XI-5 SMP Negeri 7 Tanjung Balai; (2) bentuk dari kegiatan pembelajaran untuk berkomunikasi dalam percakapan sehari – hari dengan menggunakan media interaktif; (3) sistem pembelajaran percakapan dalam dialog dengan menggunakan bermain peran; dan (4) peningkatan keterampilan siswa untuk berlatih bahasa inggris dengan menggunakan media interaktif seperti video, gambar dari CD untuk berkomunikasi dalam percakapan dan kemudian siswa mencoba untuk berlatih bahasa inggris dan menggunakan ekspresi di kelas dengan topik sederhana. Kemudian digunakan untuk memberikan latihan berbicara tetapi juga dapat mengembangkan dalam sesi mendengarkan. Kita dapat menggunakan percakapan untuk memperkenalkan dan fungsi mempraktikkan, struktur, atau kosa kata, dan untuk menggambarkan tingkat kesopanan , tingkat formalitas, dan nilai – nilai pencapaian sikap dan budaya. Kita juga dapat bekerja dengan siswa untuk menganalisis dialog tertulis untuk semua materi ini. percakapan berguna untuk mendengarkan dan mempraktikkan pengucapan, intonasi, dan phonologi. Hasil pelatihan ini juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada peserta didik dalam hal pembelajaran aktif, inovatif dan kratif.
Kata kunci: Media interaktif, Percakapan Bahasa Inggris, Metode bermain peran
Abstract:Abstract: urban farming means to cultivate and nurture animals in a city or within its rural area. There are variety of plants that could be grown namely vegetables and fruits. Urban agriculture is expeted to help improve…
e the economy of the people in an area because the yields produced can provide economic benefits. The Asofa Foundation tried to capture this opportunity in the context of developing a masjid-based economy through hydroponic training for the surrounding community. Therefore, a series of training was conducted to improve the capacity of the community. The training included training on seeding vegetables in rockwool, training on transplanting, and training in preparing and mixing hydroponic fertilizers. The results of the training were that residents were able to cultivate plants using hydroponics. However, the boundary was the environmental conditions (in this case water) in Bekasi which were not good enough so that the seedlings died after being transplanted into the hydroponic kit. Further training needed can be in the form of training fruit plants using hydroponics which can withstand inadequate water conditions. Another training that can be carried out is training in vegetable cultivation with planting methods other than hydroponics that are able to accommodate environmental conditions
Keywords: urban farming, economic development, masjid-based economy, trainings
Abstrak: Pertanian perkotaan adalah menanam dan memelihara binatang ternak di dalam atau sekitar kota. Beragam jenis tanaman dapat dibudidayakan terutama tanaman sayuran dan buah. Pertanian perkotaan mampu membantu peningkatan ekonomi rakyat di suatu daerah karena hasil panen yang dihasilkan dapat memberikan keuntungan ekonomis. Peluang inilah yang berusaha ditangkap oleh Yayasan Asofa dalam rangka pengembangan ekonomi berbasis masjid lewat pelatihan hidroponik untuk masyarakat sekitar. Oleh karena itu, dilakukanlah serangkaian pelatihan untuk meningkatkan kemampuan masyarakatnya. Pelatihan yang dilakukan antara lain pelatihan penyemaian tanaman sayuran di rockwool, pelatihan pindah tanam, dan pelatihan meracik pupuk hidroponik. Hasil dari pelatihan tersebut adalah warga mampu melakukan budidaya tanaman dengan menggunakan hidroponik hanya saja kondisi lingkungan (dalam hal ini air) di daerah Bekasi kurang baik sehingga tanaman semaian mati setelah dipindahkan ke dalam kit hidroponik. Pelatihan lanjutan yang diperlukan dapat berupa pelatihan tanaman buah dengan menggunakan hidroponik yang tahan kondisi air yang kurang memadai. Pelatihan lain yang dapat dilakukan adalah pelatihan budidaya tanaman sayuran dengan metode tanam selain hidroponik yang mampu mengakomodasi kondisi lingkungan.
Kata kunci: pertanian perkotaan, pengembangan ekonomi, ekonomi berbasis masjid, pelatihan
Abstract:Abstract: Community Service Activities in the form of internet utilization training at LKP Bintang Mulia Batubara aim to increase students' knowledge of internet technology and the benefits of the internet and encourage…
students to be able to independently manage networks and the internet. The target audience in this community service is LKP Bintang Mulia Batubara students. The training method used is a form of training in the classroom using the lecture method, discussion and question and answer. The lecture method used is intended to provide a theoretical explanation of internet and network material. The discussion method is used to explore students' understanding of the material given in lectures. The practice method is used to show directly how to make a network cable. The benefits obtained from this training activity are that students are able to make wired network connections and know the benefits of the internet.
Keywords: Internet, Benefits, Training, Networks
Abstrak : Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan internet di LKP Bintang Mulia Batubara bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik terhadap teknologi internet dan manfaat dari internet serta mendorong peserta didik agar mampu dengan mandiri mengelola jaringan dan internet. Khalayak sasaran dalam pengabdian masyrakat ini adalah peserta didik LKP Bintang Mulia Batubara. Metode pelatihan yang digunakan adalah bentuk pelatihan di dalam kelas dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Metode ceramah yang digunakan dimaksudkan untuk memberikan penjelasan secara teori terhadap materi internet dan jaringan. Metode diskusi digunakan untuk menggali pemahaman peserta didik terhadap materi yang diberikan secara ceramah. Metode praktek digunakan untuk menunjukan langsung cara membuat kabel jaringan. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini adalah peserta didik mampu membuat koneksi jaringan dengan kabel serta mengetahui manfaat dari internet.
Kata kunci : Internet, Manfaat, Pelatihan, Jaringan
Abstract:Abstract: Housewives can be entrepreneurs by conducting productive innovation activities at home, so they do not need to leave their home but they also can help increase family income through entrepreneurship. The initial…
l motivation that arises in a housewife for entrepreneurship is for family financial reasons. In addition there is also another motivation, having a particular hobby so that the products from that activities can be sell. Another motivation reason is to do their own career and to get their achievement. From the training conducted for 2 (two) days at Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat he results were obtained that it is believed that participants gained knowledge, full understanding of entrepreneurship, motivation to do entrepreneurship, the development of the creative economy, strengthening encouragement for housewives to make decision to do entrepreneurship in creative industries.
Keywords: Motivation, Entrepreneurship, Housewives
Abstrak: Para ibu rumah tangga dapat menjadi entrepreneur (wirausaha) dengan melakukan kegiatan-kegiatan inovasi yang produktif dari rumah, sehingga mereka tidak perlu meninggalkan rumah tetapi juga dapat membantu menambah pendapatan keluarga melalui wirausaha. Motivasi awal yang muincul pada diri seorang ibu rumah tangga untuk berwirausaha adalah karena alasan keuangan keluarga. Selain itu ada juga motivasi lain yaitu memiliki hobby tertentu sehingga produk yang muncul dari kegiatan menyalurkan hobby yang dapat dijual. Motivasi lainnya adalah keinginan untuk memiliki karir sendiri dan untuk berprestasi. Dari hasil pelatihan yang dilakukan selama 2 (dua) hari di Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat diperoleh hasil bahwa diyakini peserta mendapatkan pengetahuan, pemahaman tentang apa itu wirausaha, motivasi untuk berwirausaha, perkembangan ekonomi kreatif dan penguatan dorongan bagi para ibu untuk mengambil keputusan melakukan wirausaha pada bidang industri kreatif.
Kata Kunci: Motivasi, Wirausaha, Ibu Rumah Tangga
Abstract:Abstract: In 2018, the number of Instagram users in Indonesia has reached 55 million users. A year earlier, Jakarta is the champ on Instagram as the most photographed place, surpassing Sao Paulo, New York and Madrid. This…
s phenomenon shows that Instagram is a social network that is trending in Indonesia right now. Trilogi Business Incubator (Inbistro) is a business incubator belonging to the Universitas Trilogi. From observations and discussions, there are still many tenants which assisted by Inbistro who do not understand digital marketing, especially with Instagram. Albeit, Instagram has become a popular social media in Indonesia, including for product promotion. This community service activity will try to answer the problem: how to increase the capacity of Inbistro tenants so that they understand the basics of Instagram marketing? Our training was designed in 3 (three) sessions which discussed: (1) the importance of using Instagram as a marketing tool for a business; (2) How to find quality, free royalty photos and videos for Instagram content; (3) How to find products and sell them on Instagram.
Keywords: Instagram marketing, Trilogi Business Incubator, Inbistro, social media, online marketing
Abstrak: Di tahun 2018, jumlah pengguna Instagram Indonesia telah mencapai 55 juta pengguna. Setahun sebelumnya, Jakarta menjadi juara di Instagram sebagai tempat yang paling banyak difoto, melewati Sao Paulo, New York dan Madrid. Fenomena ini menunjukkan bahwa Instagram adalah jejaring sosial yang sedang diminati di Indonesia saat ini. Inkubator Bisnis Trilogi (Inbistro) adalah inkubator bisnis milik Universitas Trilogi. Dari pengamatan dan diskusi, terlihat bahwa masih banyak tenant binaan Inbistro yang belum memahami tentang digital marketing, terlebih dengan Instagram. Padahal Instagram telah menjadi media sosial yang cukup populer di Indonesia, termasuk untuk promosi produk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan mencoba menjawab permasalahan: bagaimana cara meningkatkan kapasitas tenant Inbistro agar mereka memahami dasar-dasar pemasaran melalui Instagram (Instagram marketing)? Pelatihan kami rancang dalam 3 (tiga) sesi yang membahas: (1) Pentingnya memanfaatkan Instagram sebagai sarana pemasaran suatu bisnis; (2) Cara mencari foto dan video berkualitas, tanpa berbayar, untuk konten Instagram; (3) Cara mencari produk dan menjualnya di Instagram.
Kata Kunci: Instagram Marketing, Inkubator Bisnis Trilogi, Inbistro, media sosial, pemasaran daring
Abstract:Abstrak: Menurunnya minat membaca di kalangan English is an international language, so that the application of English covers all aspects of people's lives, especially in a company. The application of English can be seen…
in the company PT. Mandom Indonesia Batam, where some staff in certain parts such as frontliners, receptionists, ambassadors, and marketing must be able to use English because they are serving as reception guests both locally and internationally. Becouse of the importance of the role of English in PT. Mandom Batam Indonesia in interacting with guests, the workers there should be given the training in the application of the principles of cooperation and greetings in English (address forms). So that, they can create a positive impression while working.It can be important becouse Indonesian is famous for their modesty. cooperative principle).This is based on the theory of Grice in Crabtree (2003) that in communicating every speaker and speaker must be able to understand the four principles of cooperation in communication, among others, quality maxim, quantity maxim, maximance relevance and manner maxim. The training uses the lecture method and direct interaction with the training participants with interactive practice techniques on the material regarding the principles of communication cooperation (address forms.) From this service results can be seen increasing the understanding and skills of workers at PT Mandom Indonesia Batam on the principle of cooperation and greetings in English
Keywords: English Competence, Frontliner, Address form
Abstrak: Bahasa Inggris adalah bahasa Internasional sehingga penerapan bahasa inggris meliputi semua aspek kehidupan masyarakat terutama di sebuah perusahaan. Penerapan bahasa inggris dapat terlihat pada perusahaan PT. Mandom Indonesia Batam, dimana sebagian staff pada bagian tertentu seperti front liner, receptionist, ambassador, dan marketing harus mampu menggunakan bahasa inggris karna bertugas sebagai penerima tamu baik lokal maupun internasional. Melihat akan pentingnya peranan bahasa Inggris di PT. Mandom Indonesia Batam di dalam berinteraksi kepada tamu maka perlu kiranya diberikan pelatihan bagi perkerja di dalam penerapan prinsip kerjasama dan sapaan dalam bahasa Inggris (address forms) agar dapat menimbulkan kesan yang positif dari tamu asing terhadap sikap pekerja lokal yang terkenal dengan kesopanannya.Prinsip kerjasama (cooperative principle) ini didasari pada teori Grice di (Crabtree, 2013) bahwa di dalam berkomunikasi setiap penutur dan tertutur harus dapat memahami empat prinsip kerjasama di dalam berkomunikasi antara lain, quality maxim, quantity maxim,relevance maxim dan manner maxim. Pelatihan menggunakan metode ceramah dan interaksi langsung terhadap peserta pelatihan dengan teknik interactive practice terhadap materi mengenai prinsip kerjasama komunikasi dan (address forms.) Dari hasil pengabdian ini dapat terlihat peningkatan pemahaman dan keterampilan pekerja di PT Mandom Indonesia Batam terhadap prinsip kerjasama dan sapaan dalam bahasa Inggris
Kata kunci: Kompetensi Bahasa Inggris,Frontliner,Address Form