Search Articles & Publications

Showing 1597 articles found for "While"

ANALYSIS OF DC MOTOR ROTATION SPEED ON THE BURNER STOVE FLAME USING OIL AS FUEL: A CASE STUDY IN TOMUANHOLLBUNG VILLAGE

Afandi, Adi Mas, Ananda, Ricki
Abstract: Abstract: Due to the successful conversion from LPG stoves to electric stoves, which are unsupported by the village’s electricity supply—averaging 450 watts—while government-provided stoves have a power rating of 900… wer rating of 900 watts, making them unsuitable for use in Tomuanhollbung Village. To address this issue, the research team designed a stove that uses waste oil (35,000 kJ/kg) and incorporated embedded system technology, utilizing the French design research method. The research results indicated that by using a DC motor with specifications of 12VDC/3A, 3800 rpm, and a valve diameter of 9.7 x 9.5 x 3.3 cm, a power output of 36W was achieved, with a pressure of 288.7 Pa or 0.00289 bar and an angular velocity of 398.1 rad/s. When the burner stove was first ignited, the flame appeared yellow. With a voltage of 3.7VDC/3A, it produced a rotation of 3795 rpm, a yellow flame, a flame height of 8 cm from the stove, and a flame width diameter of approximately 18 cm. At a voltage of 3.7VDC, the pressure measured 0.000964 bar, with a flame temperature of 275°C (as measured by an infrared sensor). A voltage of 7.4VDC resulted in a pressure of 0.0192 bar and a flame temperature of 350°C, while a voltage of 11.8VDC produced a pressure of 0.0289 bar with a maximum flame temperature of 420°C. For fuel consumption over 10 minutes at 3.7VDC/3A, the flame height reached 7-10 cm, with a wind pressure of 0.000964 bar and a fuel consumption of 0.237 grams.                                                           Keywords : embedded system burner stove; microcontroller; snail dc  motor.   Abstrak: Dilatar belakangi masalah kelangkaan elpiji didesa tomuanhollbung, serta tidak berhasilnya konversi kompor elpiji  menuju kompor listrik karena daya listrik rumah masyarakat berdaya 450wat,  daya kompor pemerintah 900watt, sehingga tidak bisa digunakan. Dari masalah tersebut, tujuan utama penelitian ini merancang kompor berbahan bakar oli bekas, yang mampu mengatasi masalah kelangkaan gas elpiji dan tidak terpakainya kompor dari pemerintah psat.  Metode penelitian ini menggnakan metode prototype sehingga menghasilkan satu produk kompor burner dengan mengatur kecepatan motor DC. Hasil penelitian mendapati data pengujian mendapati bahwa dengan menggunakan motor DC Keong spesifikasi tegangan 12VDC/3A, 3800 rpm, dengan diameter katup 9,7 x 9.5 x 3.3cm menghasilkan daya 36W, dengan tekanan 288.7Pa atau 0.00289bar kecepatan sudut 398.1 rad/s. Ketika kompor burner pertama kali dinyalakan, warna api berwarna kunig. Jika tegangan 3.7VDC/3A akan menghasilkan putaran 3795rpm  nyala api kuning, tinggi api 8cm dari tunggku kompor, dan diameter lebar keluarnya api dari tungku berkisar 18cm. Tegangan 3,7VDC maka menghasilkan tekanan 0.000964bar, nyala api 275 0C (pembacaan sensor infrared).  Tegangan 7.4VDC menghasilkan tekanan 0.0192 bar, nyala api 350 0C, dan Tegangan 11.8 VDC tekanan 0.0289 bar, nyala api maksimal 420 0C.  Untuk konsumsi bahan bakar selama 10 menit, dengan tegangan 3.7VDC/3A mendapati nyala api setinggi 7-10 cm, tekanan angin senilai 000964 bar dan konsumsi bahan bakar 0.237 gram. Kesimpulan penelitian ini mendapati bahwa nyala api kompor burner bisa di atur seperti nyala api kompor elpiji pada umum nya.                                                      Kata kunci: kompor burner embedded system, microcontroller, motor dc keong.

IMPLEMENTATION OF THE FUZZY LOGIC METHOD TO DETERMINE EMPLOYEE ASSESSMENT

Siregar, Agus Trinanda, Andrianto, Richi, Rahayu Putri, Perra Budiarti
Abstract: Abstract: Performance assessment is the process of measuring an organization in achieving predetermined goals. Performance assessment can also be interpreted as periodically determining the operational effectiveness of an… n organization and its personnel, based on the vision, mission and organizational standards that have been previously established. Performance appraisals are carried out between superiors and subordinates, looking at the employee's work results in the last year. Employee performance assessment at the North Padang Lawas Regency PUPR Service still uses a manual system so that the files are not arranged quickly and employee performance assessment still uses calculations with Microsoft Excel. With this problem, the fuzzy logic method is used. The fuzzy method is used to obtain the best employee performance assessment, with 3 criteria to produce the greatest value selected. This research aims to design an employee performance assessment application using the fuzzy method, to obtain recommendations for promotion. The test results of 8 people had sufficient value and 2 people had low value. For low-ranking employees, they will be given sanctions and reprimands by their superiors, while for employees with sufficient value, their performance must be improved to be even better.   Keywords: fuzzy logic; performance; assessment; employee;     Abstrak: Penilaian kinerja merupakan proses pengukuran organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Penilaian kinerja dapat juga diartikan sebagai penentuan secara periodik efektivitas operasional suatu organisasi, dan personilnya, berdasarkan visi, misi dan standar organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Penilaian kinerja dilakukan antara atasan dengan bawahan, melihat hasil kerja pegawai dalam setahun terakhir. Penilaian kinerja pegawai pada Dinas PUPR Kabupaten Padang Lawas Utara masih menggunakan sistem manual sehingga berkas-berkas file tidak tersusun secara rapid dan penilaian kinerja pegawai masih menggunakanperhitungan dengan microsoft excel.Dengan permasalahah tersebut menggunakan metode fuzzy logic. Metode fuzzy digunakan dalam mendapatkan penilaian kinerja pegawai terbaik, dengan 3 kriteria untuk menghasilkan nilai terbesar yang terpilih. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi penilaian kinerja karyawan dengan metode fuzzy, untuk mendapatkan rekomendasi kenaikan jabatan. Hasil tes dari 8 orang memiliki nilai cukup dan 2 orang memiliki nilai rendah. Bagi pegawai yang memiliki nilai rendah akan diberikan sanksi dan teguran oleh atasannya, sedangkan bagi pegawai yang memiliki nilai cukup, kinerjanya harus ditingkatkan agar lebih baik lagi.   Kata kunci: fuzzy logic; penilaian; kinerja; pegawai

APPLICATION OF PARTICLE SWARM OPTIMIZATION SUPPORT VECTOR MACHINE FOR ELECTRICAL INSTALLATION CERTIFICATION PREDICTION

Priyono, Priyono, Panca Saputra, Elin, Suswandi, Suswandi, Rahman, Taufik
Abstract: Abstract: Feature selection is a crucial process that is very important to improve the performance of machine learning models, in accordance with data preprocessing. The feature selection process can be considered as a global… lobal combinatorial optimization problem in machine learning, which reduces the number of features, eliminates irrelevant data, and produces acceptable classification accuracy. The purpose of this study is to predict or determine the results of the electrical installation operation feasibility test based on data and obtain attribute selection features, and obtain accuracy level results. The Particle Swarm Optimization (PSO) approach is used to select the right characteristics to determine the results of the electrical installation operation feasibility test because attribute selection is needed in data analysis, because the PSO method will increase accuracy than just SVM in determining attribute selection. If SVM is used with PSO, the accuracy value is 96% and AUC is 0.994%, while the SVM method produces an accuracy level of 94.89% and AUC of 0.994%. With this finding, the accuracy value increases by 2%, making it a very good categorization category. It has been proven that the use of Particle Swarm Optimization (PSO) based algorithms can improve and improve results.             Keywords: PSO; SVM; Certification   Abstrak: Pemilihan fitur merupakan proses krusial yang sangat penting untuk meningkatkan kinerja model machine learning, sesuai dengan praproses data. Proses pemilihan fitur dapat dianggap sebagai masalah optimasi kombinatorial global dalam pembelajaran mesin, yang mengurangi jumlah fitur, menghilangkan data yang tidak relevan, dan menghasilkan akurasi klasifikasi yang dapat diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi atau menentukan hasil uji kelayakan operasi instalasi listrik berdasarkan data dan memperoleh fitur pemilihan atribut, serta memperoleh hasil tingkat akurasi. Pendekatan Particle Swarm Optimization (PSO) digunakan untuk memilih karakteristik yang tepat untuk menentukan hasil uji kelayakan operasi instalasi listrik karena pemilihan atribut diperlukan dalam analisis data, karena metode PSO akan meningkatkan akurasi dari pada hanya SVM dalam menentukan pemilihan atribut. Jika SVM digunakan dengan PSO, nilai akurasinya adalah 96% dan AUC sebesar 0,994%, sedangkan metode SVM menghasilkan tingkat akurasi sebesar 94,89% dan AUC sebesar 0,994%. Dengan temuan ini, nilai akurasi meningkat sebesar 2%, menjadikannya kategori kategorisasi yang sangat baik. Telah terbukti bahwa penggunaan algoritma berbasis Particle Swarm Optimization (PSO) dapat meningkatkan dan memperbaiki hasil.   Kata kunci: PSO; SVM; Sertifikasi  

SOFTWARE ENGINEERING OF COSTUMER SAVINGS AT LANCANG KUNING UNIVERSITY WASTE BANK

Asril, Elvira, Muzdalifah, Indah, Syahtriatna, Syahtriatna, Zamsuri, Ahmad, Ramadani, Indah
Abstract: Abstract: Based on observations and analysis of the current information system and website of the Unilak waste bank, it can be concluded that it is necessary to develop the software and information management system of this… his waste bank. The application does not yet support the transaction needs at the waste bank. Although there are features, they don’t run as they should. This was also complained about by the director and staff of the Unilak waste bank. Therefore, this study was conducted to design a waste bank transaction management information system and software that will support its business processes, starting from calculating waste prices, managing customer savings to final reports. The research method used is qualitative, using information system analysis techniques and websites that are currently running at the Unilak waste bank. While for the SDLC (software development life cycle) development method, the XP Agile Methodologies cycle is used which is simpler and can be completed in a short time. There are 4 stages, namely Planning (requirements), design, implementation and testing. This study resulted in a customer transaction system design and software development that can help manage customer transaction activities at the Unilak waste bank.   Keywords: costumer; savings; software engineering; waste bank.     Abstrak: Berdasarkan observasi dan analisis terhadap sistem informasi dan website bank sampah Unilak yang berjalan saat ini, dapat disimpulkan bahwa perlu dilakukan pengembangan terhadap perangkat lunak maupun sistem informasinya. Aplikasi belum mendukung kebutuhan transaksi di bank sampah. Meskipun ada fitur-fiturnya, namun tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini juga dikeluhkan oleh direktur dan pengelola bank sampah Unilak. Maka penelitian ini dilaksanakan untuk merancang sistem informasi transaksi nasabah bank sampah dan perangkat lunak yang akan mendukung proses bisnisnya, yaitu mulai dari perhitungan harga sampah, pengelolaan tabungan nasabah hingga laporan akhir. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, menggunakan teknik analisis sistem informasi dan website yang sedang berjalan di bank sampah Unilak. Sedangkan untuk metode pengembangan SDLC (software development life cycle) menggunakan siklus XP Agile Methodologies yang lebih sederhana dan bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Terdapat 4 tahap yaitu planning (requirements), analys, design, dan implementation. Penelitian ini menghasilkan rancangan sistem transaksi nasabah dan pengembangan perangkat lunak yang dapat membantu pengelolaan aktivitas transaksi nasabah di bank sampah Unilak.   Kata kunci: bank sampah; nasabah; rekayasa perangkat lunak; tabungan.            

IDENTIFICATION OF CAPABILITY LEVELS OF MEDIS CARE INFORMATION SYSTEM USING COBIT 2019

Pamungkas, Ardian, Fardana, Nouvel Izza, Widodo, Aris Puji, Adi, Kusworo
Abstract: Abstract: In the health sector, information technology was initially used for exchanging information between patients and doctors, health services, and exchanging health documents. The aim of applying information technology… ogy to the health sector is to increase the effectiveness and efficiency of the performance of doctors and clinic staff. This research uses COBIT 2019 as a framework for evaluating information technology governance. Primary data is collected directly from the research subjects through observation and interviews, while secondary data is sourced from other materials, such as documents or websites related to the research subject. This research focuses on Risk Profile and I&T Related Issues, with domains: APO11 – Managed Quality, and APO13 – Managed Security. Through interviews and evaluation, each priority objective was found to be at capability level 2 with ratings of 100% and 86% respectively. There are no significant gaps between the current capability levels; both are at level 2. Keywords: auditing; COBIT 2019; telemedicine     Abstrak: Di sektor kesehatan, teknologi informasi awalnya digunakan untuk pertukaran informasi antara pasien dan dokter, layanan kesehatan, dan pertukaran dokumen kesehatan. Tujuan penerapan teknologi informasi di sektor kesehatan adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja dokter dan staf klinik. Penelitian ini menggunakan COBIT 2019 sebagai kerangka kerja untuk mengevaluasi tata kelola teknologi informasi. Data primer dikumpulkan langsung dari subjek penelitian dengan melakukan pengamatan dan interaksi langsung, sementara data sekunder diperoleh dari sumber lain. didapatkan dari jurnal atau situs website yang berkaitan dengan subjek penelitian. Penelitian ini berfokus pada Risk Profile dan I&T Related Issues, dengan domain : APO11 – Managed Quality, dan APO13 – Managed Security. Melalui wawancara dan evaluasi, setiap tujuan prioritas ditemukan berada pada level kapabilitas 2 dengan nilai masing-masing 100% dan 86%. Tidak ada kesenjangan signifikan antara tingkat kapabilitas saat ini; keduanya berada pada level 2.   Kata kunci: audit; COBIT 2019; telemedis

ANALYSIS OF ACQUIRE AND IMPLEMENT OF LIBRARY INFORMATION SYSTEM USING COBIT 4.1 FRAMEWORK

Magdalena, Hilyah
Abstract: Abstract: College libraries are built and designed based on the needs of the academic community to support learning, research, and community service. Management of higher education institutions in Indonesia refers to Organizing… anizing libraries in Indonesia is regulated in National Library Director Regulation No. 13 of 2017. College libraries currently use information technology to support operations. To assess the alignment of a university's goal of providing a library that complies with information technology regulations and management, library management needs to be audited. At the ISB Atma Luhur library, audits were carried out using the COBIT 4.1 framework. especially in the Acquire and Implement (AI) domain. The AI domain is a domain that assesses whether plans have been successfully acquired and implemented. This research uses interview and questionnaire methods as primary data source data collection media. The respondents involved were the head of the library and the ISB Atma Luhur library staff. The results of data processing show that the AI domain is at 2,754 with a maturity level of 3-Define Process. Of the 7 control objectives under the AI domain, AI4 Anable Operation and Use is the highest control objective with 3.28. Meanwhile, the lowest control objective is AI2 Acquire and maintain application software with 2.50.             Keywords: acquire and implement COBIT 4.1; college library ; information systems audit.     Abstrak: Perpustakaan perguruan tinggi dibangun dan dirancang berdasarkan kebutuhan civitas akademika untuk menunjang pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pengelolaan perguruan tinggi di Indonesia mengacu pada Penyelenggaraan perpustakaan di Indonesia diatur dalam Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 13 Tahun 2017. Perpustakaan perguruan tinggi saat ini sudah memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang operasionalnya. Untuk menilai keselarasan tujuan perguruan tinggi dalam menyediakan perpustakaan yang sesuai dengan regulasi dan pengelolaan teknologi informasi, maka pengelolaan perpustakaan perlu dilakukan audit. Pada perpustakaan ISB Atma Luhur, audit dilakukan dengan menggunakan framework COBIT 4.1. khususnya di domain Acquire and Implement (AI). Domain AI adalah domain yang menilai apakah rencana telah berhasil diperoleh dan diterapkan. Audit sistem informasi perpustakaan ini bertujuan untuk menilai keselarasan rencana dan akuisisi impelentasi sistem untuk meningkatkan layanan perpustakaan. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan angket sebagai media pengumpulan data sumber data primer. Responden yang terlibat adalah kepala perpustakaan dan staf perpustakaan ISB Atma Luhur. Hasil pengolahan data menunjukkan domain AI berada pada angka 2.754 dengan tingkat kematangan 3-Define Process. Dari 7 tujuan pengendalian dalam domain AI, AI4 Anable Operation and Use merupakan tujuan pengendalian tertinggi dengan nilai 3,28. Sedangkan tujuan pengendalian terendah adalah AI2 Memperoleh dan memelihara perangkat lunak aplikasi dengan nilai 2,50.   Kata kunci: acquire and implement COBIT 4.1.; audit sistem informasi; perpustakaan perguruan tinggi.

APPLICATION OF FAST FRAMEWORK IN THE DEVELOPMENT OF UNTAN FMIPA LABORATORY INFORMATION SYSTEM

Arman, Yudha, Sari, Renny Puspita, Mutiah, Nurul, Prawira, Dian
Abstract: The laboratory is one of the facilities owned by the FMIPA Laboratory, which is one of the facilities owned by Tanjungpura University to support tridharma activities. There are several problems in laboratory management,… namely that management is carried out manually, so it takes a long time to apply for the loan of laboratory equipment and to prepare a free laboratory loan letter. In order to improve services, ensure data security, and accommodate all laboratory data, it is necessary to develop an FMIPA laboratory information system (SILABMIPA). The FAST framework is used in developing SILABMIPA to suit user needs. The analysis and development of SILABMIPA follows the FAST method with the stages Scope Definition, Problem Analysis, Requirements Analysis, Logical Design, Decision Analysis, Physical Design and Integration, Construction and Testing. With the construction of SILABMIPA, it can make it easier for managers to manage laboratories, assist students in applying for and borrowing equipment, as well as making laboratory loan-free certificates. Based on the results of system functional testing against SILABMIPA, it was found that the system operates well in accordance with the user's functional needs, while the results of system interface testing obtained a percentage of 82.60% in the very good category.

PEIZOELECTRIC SENSOR MODEL TO UNLOCK DIGITAL DOORS USING ARDUINO UNO

Rasyid, M., Yuda, Fitra, Puspita, Retchi
Abstract: Abstract: Generally, people still use a simple key system. The door opening function still uses conventional (manual) keys such as locking levers, sliding locks or rotating hinges. The widespread use of keys as a general… security method often results in the loss of keys while traveling. For this reason, this research aims to maintain a home or place security system that must be protected with a knock sensor at an affordable price among the public. This system uses a knock key piezoelectric sensor, Arduino Uno. So it produces a smart door using a knock sensor, where when it is knocked the knock is automatically read by the sensor.             Keywords: knock piezoelectric sensor; arduino uno.     Abstrak: Umumnya masyarakat masih menggunakan sistem kunci yang sederhana. Fungsi bukaan pintu masih menggunakan kunci konvensional (manual) seperti tuas pengunci, kunci geser atau engsel putar. Meluasnya penggunaan kunci sebagai metode keamanan umum seringkali mengakibatkan hilangnya kunci saat bepergian. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menjaga sistem keamanan rumah atau tempat yang harus dilindungi dengan sensor ketukan dengan harga yang terjangkau dikalangan masyarakat. Sistem ini menggunakan sensor piezoelektrik kunci ketuk, arduino uno. Sehingga menghasilkan pintu pintar dengan menggunakan sensor ketukan, dimana ketika diketuk otomatis ketukan itu terbaca dengan sensor tersebut.   Kata kunci: sensor piezoelektrik kunci ketuk; arduino uno.  

FORECASTING GAMIS DEMAND IN FASHION GALLERY USING WEIGHTED MOVING AVERAGE

Chan, Zulvira Elisa, Kurniawan, Edi, Sena, Maulana Dwi
Abstract: Abstract: This research will discuss predictions of demand for robes at the Fashion Gallery. The problem that occurs is that there is often a buildup in the number of robes provided in shops, thereby increasing additional… l expenses, such as storage costs and demand costs. On the other hand, if there is too little stock of robes, it will result in losses because potential buyers do not get the items they need. In this case, the forecasting system will be used as a tool to solve the problem of robe accumulation. The WMA method prioritizes the most recent data points while smoothing out fluctuations. The advantage of this method is increased responsiveness to recent changes in demand patterns, contributing to more accurate forecasts by considering current information more prominently than historical data. By implementing the WMA method, it is hoped that the accumulation of robes can be avoided. From the results of prediction calculations in January 2024, it is predicted that there will be 143 adult robes, with a MAD of 7.685185, MSE 74.79938 and MAPE 5%. For small children's robes, it is predicted that there will be 56 shirts, with MAD of 8.388889, MSE of 91.16358 and MAPE of 12%. It can be concluded that the WMA method can make it easier for Fashion Gallery to predict demand for adult and children's robes in the following month. Keywords: forecasting; robe request; weighted moving average   Abstrak: Dalam penelitian ini akan membahas prediksi permintaan baju gamis pada Fashion Gallery. Permasalahan yang terjadi sering terjadinya penumpukan pada jumlah baju gamis yang disediakan pada toko, sehingga meningkatkan beban tambahan, seperti biaya penyimpanan dan biaya permintaan. Sebaliknya, apabila stok gamis yang terlalu sedikit, mengakibatkan kerugian yang disebabkan karena calon pembeli tidak mendapatkan barang yang dibutuhkan. Dalam hal ini sistem forecasting akan digunakan sebagai alat bantu dalam menyelesaikan permasalahan penumpukan baju gamis. Metode WMA, lebih mementingkan titik data terkini sambil memperlancar fluktuasi. Kelebihan metode ini meningkatkan daya tanggap terhadap perubahan pola permintaan terkini, berkontribusi pada perkiraan yang lebih akurat dengan mempertimbangkan informasi terkini secara lebih menonjol dibandingkan data historis. Dengan diterapkannya metode WMA, diharapkan dapat menghindari terjadinya penumpukan baju gamis. Dari hasil perhitungan prediksi pada bulan Januari 2024, untuk baju gamis dewasa diprediksi sebanyak 143 baju, dengan MAD sebesar 7.685185, MSE 74.79938 dan MAPE 5%. Untuk baju gamis anak kecil diprediksi sebanyak 56 baju, dengan MAD sebesar 8.388889, MSE 91.16358 dan MAPE sebesar 12%. Dapat disimpulkan bahwa metode WMA dapat memudahkan Fashion Gallery dalam meramalkan permintaan baju gamis dewasa dan anak-anak pada bulan berikutnya. Kata Kunci: forecasting; permintaan baju gamis; weighted moving average

SUPPORT VECTOR MACHINE ANALYSIS FOR INTEREST AND TALENT CLASSIFICATION WITH PYTHON LIBRARY

Sartika, Devi, Elfaladonna, Febie, Putra, Andre Mariza
Abstract: Abstract: Recognizing one's interests and talents early on is crucial in guiding an individual toward a prosperous future. While distinct, interests and talents share a close relationship. Interest denotes a genuine attraction… action to something without external pressure, and when consistently nurtured, it evolves into a skill or talent. Machine learning, specifically utilizing the SVM algorithm with the RBF kernel, can be applied to categorize interests and talents. Prior to SVM modeling, conducting Exploratory Data Analysis (EDA) is imperative for scrutinizing interests and talents. This analysis facilitates the identification of variables, enabling the elimination of missing values and ensuring the selection of appropriate interest and talent variables. The primary objective is to achieve optimal accuracy in modeling the classification of interests and talents. The insights gained from this research contribute to the creation of an application designed for categorizing interests and talents within SDN XYZ school. This application is designed for student use, assisting them in making informed decisions about their future education and career paths             Keywords: exploratory data analysis; interests and talents; machine learning; SVM Algorithm     Abstrak: Mengenali minat dan bakat seseorang sejak dini sangat penting dalam membimbing individu menuju masa depan yang sukses. Meskipun berbeda, minat dan bakat memiliki hubungan yang erat. Minat mengindikasikan ketertarikan yang tulus terhadap sesuatu tanpa tekanan eksternal, dan ketika terus-menerus dibina, berkembang menjadi keterampilan atau bakat. Pembelajaran mesin, khususnya dengan menggunakan algoritma SVM dan kernel RBF, dapat digunakan untuk mengelompokkan minat dan bakat. Sebelum pemodelan SVM, melakukan Analisis Data Eksploratif (EDA) sangat penting untuk mengkaji minat dan bakat. Analisis ini memfasilitasi identifikasi variabel, memungkinkan penghilangan nilai yang hilang, dan memastikan pemilihan variabel minat dan bakat yang tepat. Tujuan utamanya adalah mencapai akurasi optimal dalam pemodelan klasifikasi minat dan bakat. Temuan dari penelitian ini berkontribusi pada pengembangan aplikasi yang ditujukan untuk mengkategorikan minat dan bakat di sekolah SDN XYZ. Aplikasi ini dirancang untuk digunakan oleh siswa, membantu mereka membuat keputusan yang terinformasi mengenai pendidikan dan karier masa depan mereka.   Kata kunci: Algoritma SVM; exploratory data analysis; machine learning; minat dan bakat