Search Articles & Publications

Showing 1597 articles found for "While"

SISTEM INFORMASI IT-HELPDESK UNIVERSITAS LABUHANBATU BERBASIS WEB

Fauzi, Muhammad, Masrizal, Masrizal, Sihombing, Volvo
Abstract: Abstract: The reporting system for the use of Information and Communication Technology (ICT) facilities in the Labuhanbatu University Campus still uses a simple method. As a result, the Head of the Communication Center,… Technicians and Users of ICT facilities have difficulty in dealing with problems that arise. The purpose of this research is to build a more effective and efficient problem reporting system. The system built is a Web-based IT-Helpdesk Information System by implementing a Ticketing System. The method used in developing this system is the System Development Life Cycle with the Waterfall model. While the modeling language used in the design is Unified Modeling Language (UML). System testing is done by applying the Blackbox Testing method. After going through the implementation and testing stages, the IT-Helpdesk system can work more effectively and efficiently in responding to problem reports sent by users. With the IT-Helpdesk, Admins and Users can track the process of working on the problem until it is finished. Admin is also facilitated in documenting reports, both in the form of a diagram display, or in the form of a document file that can be downloaded.             Keywords: blackbox testing; IT-helpdesk; information system; ticketing system; UML     Abstrak: Sistem pelaporan masalah penggunaan fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Lingkungan Kampus Universitas Labuhanbatu masih menggunakan cara sederhana. Akibatnya, Kepala Puskom, Teknisi dan Pengguna fasilitias TIK mengalami kesulitan dalam menangani masalah yang muncul. Tujuan dari penelitian ini untuk membangun sebuah sistem pelaporan masalah yang lebih efektif dan efisien. Sistem yang dibangun adalah Sistem Informasi IT-Helpdesk berbasis Web dengan menerapkan Ticketing System. Metode yang digunakan dalam mengembangkan sistem ini adalah System Development Life Cycle dengan model Waterfall. Sedangkan bahasa pemodelan yang digunakan pada perancangan adalah Unified Modeling Language (UML). Pengujian sistem dilakukan dengan menerapkan metode Blackbox Testing. Setelah melalui tahapan implementasi dan pengujian, sistem IT-Helpdesk dapat bekerja lebih efektif dan efisien dalam merespons laporan masalah yang dikirim oleh User. Dengan adanya IT-Helpdesk, Admin dan User dapat melakukan tracking terhadap proses pengerjaan masalah sampai selesai. Admin juga dimudahkan dalam mendokumentasikan laporan, baik dalam bentuk tampilan diagram, maupun dalam bentuk file dokumen yang dapat diunduh.   Kata kunci: blackbox testing; IT-helpdesk; sistem informasi; ticketing system; UML        

PERBANDINGAN ALGORITMA KLASIFIKASI SUPPORT VECTOR MACHINE DAN NAIVE BAYES PADA IMBALANCE DATA

Puspita, Chika Enggar, Pratiwi, Oktariani Nurul, Sutoyo, Edi
Abstract: Abstract: Question classification is a computer science system, which aims to analyze questions and can label each question based on existing categories. Questions can be collected from several materials or topics that are… re many and different. Therefore, the researcher intends to create a classification system for quiz questions Data Warehouse and Business Intelligence which can be grouped into topics Data Warehouse, Business Intelligence, Data Analytics, and Performance Measurement. One way to solve this problem is by approach machine learning. In this study, researchers used a comparison of machine learning algorithms, namely the algorithm NaïveBayes and SupportVectorMachine using SMOTE and methods Cross-Validation The results of this study show the best accuracy results and are very helpful. The results obtained in the method cross-validation before SMOTE resulted in an accuracy rate of 82.02% for the results after going through the SMOTE stage of 94.79% on the algorithm Naïve Bayes, while the algorithm SupportVectorMachine get accuracy of 81.39% in the process before SMOTE for the results after going through SMOTE of 96.52%.  Keywords: Cross-Validation; Machine Learning; Naive Bayes; Support Vector Machine; Question Classification     Abstrak: Klasifikasi pertanyaan merupakan sebuah sistem ilmu komputer, yang bertujuan untuk menganalisis pertanyaan serta dapat memberi label pada setiap pertanyaan berdasarkan kategori yang ada. Pertanyaan soal dapat dikumpulkan dari beberapa materi atau topik yang banyak dan berbeda. Oleh karena itu, bermaksud untuk membuat sistem klasifikasi pertanyaan soal kuis Data Warehouse dan Business Intelligence yang dapat dikelompokkan menjadi topik Data Warehouse, Business Intelligence, Data Analitik, dan Pengukuran Kinerja. Cara  yang dapat dilakukan untuk permasalahan ini dengan menggunakan pendekatan MachineLearning. Pada penelitian kali ini menggunakan perbandingan algoritma MachineLearning yaitu algoritma NaïveBayes dan SupportVectorMachine menggunakan metode SMOTE dan Cross-Validation. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil akurasi yang terbaik dan sangat membantu. Hasil yang diperoleh pada metode cross-validation sebelum SMOTE menghasilkan tingkat akurasi sebesar 82.02% untuk hasil sesudah melalui tahap SMOTE sebesar 94.79 %  pada algoritma Naïve Bayes, sedangkan pada algoritma Support Vector Machine menghasilkan akurasi sebesar pada proses sebelum SMOTE 81.39% untuk hasil sesudah melalui SMOTE sebesar 96.52%.   Kata kunci: Klasifikasi Pertanyaan; Pembelajaran Mesin; Naive Bayes; Support Vector Machine; Cross-Validation

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PROYEK CPM PADA PEMBANGUNAN INFRASTUKTUR IT OPTICAL DISTRIBUTION POINT

Sari, Dely Indah
Abstract: Abstract : ODP can be a distribution tools for IT infrastructure development. So that ODP can reach the customer, there must be a telecommunications operator that has the ability to connect production equipment to the area.… ea. ODP infrastructure development using the network method is CPM method. CPM method has no execution time tolerance. In financing ODP development can be done by two method is normal method and fast method. Normal method means all operation performed normally while the fast financing method means that the cost is more expensive because it requires more labor.   Kata Kunci : CPM; fast cost; normal cost; ODP     Abstrak : ODP dapat menjadi alat pendistribusi pembangunan dalam infrastuktur IT. Agar ODP dapat sampai ke pelanggan harus terdapat operator telekomunikasi yang memiliki kemampuan untuk menghubungkan alat produksi ke daerah tersebut. Pembangunan infrastuktur ODP menggunakan metode jaringan kerja yaitu metode CPM. Metode CPM tidak memiliki toleransi waktu pelaksanaan. Dalam pembiayaan pembangunan ODP dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pembiayaan metode normal dan pembiayaan metode dipercepat, pembiayaan metode normal artinya semua operasi yang dilakukan secara normal sedangkan metode pembiayaan dipercepat artinya biaya lebih mahal karena membutuhkan tenaga kerja lebih banyak.   Kata Kunci : biaya normal; biaya dipercepat; CPM; ODP

IMPLEMENTASI MONITORING PARAMETER LOCALIZER BERBASIS INTERNET OF THINGS

Sahputra, Afandi, Sitopu, Mutiara Widasari, Hasibuan, Eriansyah Saputra, Sirait, Donna Nurhaida Masdiana
Abstract: Abstract: In this study, one of the 4.0 industrial technologies was used to monitor the parameters of the localizer using an android based internet of things application to simplify and shorten the time for monitoring instrument… strument landing system (ILS) equipment. Technicians, management of the Public Company (Perum) Indonesian Aviation Navigation Service Organizing Agency, and the Navigation Inspector do not have to go the runway to check the performance of the landing system instrument, simply use the android application to monitor the parameters of the localizer instrument. In the experiment, measuring the input voltage to the Arduino pin with a negative ground position and positive in the A9 pin position with the playing condition o Tx1 in the on position using a multimeter, the voltage value is 2.99 volt, while the main position on Tx1 is in the off condition, the voltage value is obtained 4.88 volts.       Keywords: instrument landing system; internet of things     Abstrak: Pada penelitian ini digunakan salah satu teknologi industri 4.0 untuk memonitoring parameter dari Localizer menggunakan aplikasi android berbasis Internet of Things (IoT) untuk mempermudah dan mempersingkat waktu dalam monitoring peralatan instrument landing system (ILS). Teknisi, manajemen Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia LPPNPI dan Inspektur Navigasi tidak harus ke landasan pacu untuk mengecek kinerja instrument landing system cukup menggunakan aplikasi android untuk memonitoring parameter Localizer instrument landing system (ILS). Pada percobaan pengukuran tegangan input ke pin arduino dengan negatif pada posisi ground dan positif berada pada posisi pin A9 dengan kondisi main di TX1 pada posisi on dengan menggunakan multimeter didapat nilai tegangan 2,99 Volt, sedangkan posisi main di TX1 pada kondisi off didapat nilai tegangan 4,88 Volt.   Kata kunci: instrument landing system; internet of things    

RANCANG BANGUN APLIKASI PRESENSI MULTI EVENT DENGAN QR-CODE BERBASIS RESTFUL WEB SERVICE

Pratama, Fandy Indra, Mustagfirin, Mustagfirin, Fachreza, Ardian
Abstract: Abstract: Activities in the world of education and institutions are documents that must be documented which can be used as activity reports to the leadership. One such documentation is attendance documentation because attendance… tendance is sometimes very sensitive because it affects the prerequisites for further activities. Meanwhile, most attendance systems currently use conventional methods, namely printing attendance forms and participants taking notes on the form. After completion of the event, it is recorded in an electronic storage and the original sheet is archived. Meanwhile, universities and schools are required to be sensitive to technology so that they are not out of date. So the researchers proposed a presence system based on Scan Id QR Code based on Restful Web Service technology with the following process: (i) Schedule 1 time in advance; (ii) attendance by scanning the QR-Code ID to a scanner; (iii) Attendance monitoring. This proposed technology can be used for multi-platform and multi-event, so that to use this presence system, each agency can list its activities and its members. And as a member, you can do attendance by just scanning the QR-Code Id you have into a scanner. The development of this system uses the web engineering method because this method is appropriate for developing this system. So that the system is deemed capable of trimming the administration of the committee and minimizing the problem of data fraud and corruption.             Keywords: presence, qr-code, web engineering     Abstrak: Kegiatan pada dunia pendidikan dan instansi merupakan dokumen yang wajib didokumentasikan yang dapat digunakan sebagai laporan kegiatan ke pimpinan. Salah satu dokumentasi tersebut adalah dokumentasi presensi kehadiran karena presensi kehadiran terkadang sangat sensitif karena mempengaruhi prasyarat kegiatan selanjutnya. Sedangkan hampir besar sistem presensi saat ini menggunakan cara konvensional yaitu cetak formulir presensi dan peserta mencatat di formulir tersebut. Setelah selesai acara, dicatat di penyimpanan elektronik dan lembar aslinya diarsipkan. Sedangkan universitas dan sekolah dituntut peka terhadap teknologi agar tidak ketinggalan zaman. Sehingga peneliti mengusulkan sistem presensi berbasis dengan Scan Id qr-code berbasis teknologi Restful Web Service dengan proses sebagai berikut: (i) Jadwal 1 kali diawal; (ii) Presensi dengan cara scan Id qr-code ke mesin scanner; (iii) Pemantauan kehadiran. Teknologi yang diusulkan ini dapat digunakan untuk multi platform dan multi event, sehingga untuk menggunakan sistem presensi ini, setiap instansi dapat membuat daftar kegiatan dan anggotanya masing-masing. Serta sebagai anggota dapat melakukan presensi hanya melakukan scan Id qr-code yang dimiliki ke mesin scanner. Pengembangan sistem ini menggunakan metode web engineering karena metode tersebut tepat untuk mengembangkan sistem ini. Sehingga sistem tersebut dirasa mampu memangkas administrasi panitia dan memperkecil permasalahan kecurangan dan rusaknya data.   Kata kunci: presensi, qr-code, web engineering

ANALISIS PERBANDINGAN MENGGUNAKAN METODE MOORA DAN WASPAS PEMILIHAN BIBIT SAPI POTONG TERBAIK

Afrisawati, Afrisawati, Sahren, Sahren
Abstract: Abstract: The need for fulfilling the quantity and quality of beef in Indonesia is still very less than the supply of beef in Indonesia, for 2020 alone the demand for beef in Indonesia is around 700,000 tons while the domestic… mestic supply is only 400,000 tons, from that Indonesia is still 300,000 tons less. Therefore, to meet the beef needs, an additional supply of beef is needed by importing beef from abroad in the form of processed meat and prospective beef breeders. The problem experienced by independent local breeders is the selection of the best cattle breeds The process of selecting cattle breeds conducted so far by farmers is still manual and traditional. They did this because of the lack of qualified knowledge to choose the best beef breed based on certain criteria and which alternative cow options are suitable for beef cattle. So that the process of enlarging cattle breeds becomes shorter in time with maximum results. The technology used is using the MOORA and WASPAS methods as a comparison in determining the best beef cattle breeds. The method is expected to produce a comparison so that the results obtained from a more accurate method in selecting the best beef breeders in order to advance the local independent livestock business in particular and become self-sufficient beef in general.   Keywords: Beef Cattle; decision support system; MOORA; WASPAS   Abstrak: Kebutuhan akan pemenuhan kuantitas dan kualitas daging sapi di indonesi sangat masih kurang dari persedian sapi yang ada di Indonesia, untuk tahun 2020 ini sendiri kebutuhan akan daging sapi di Indonesia sekitar 700.000 ton sementara persedian dalam negeri hanya mencapai 400.000 ton, dari itu Indonesia masih kurang 300.000 ton lagi. Oleh karena itu, untuk mencukupi kebutuhan daging sapi tersebut diperlukan tambahan suplai daging sapi dengan melakukan impor daging sapi dari luar negeri baik berupa daging olahan maupun bakalan calon bibit sapi. Masalah yang dialami oleh para peternak lokal mandiri yaitu pemilihan bibit sapi terbaik Proses pemilihan bibit sapi yang dilakukan selama ini oleh peternak masih dengan cara manual dan tradisional. Hal tersebut mereka lakukan Karena kurangnya pengetahuan yang mumpuni untuk memilih bibit sapi terbaik berdasarkan kriteria-kriteria tertentu dan beberapa pilihan alternatif sapi mana yang cocok untuk dijadikan sapi potong. Sehingga dengan demikian proses pembesaran bibit sapi menjadi lebih singkat waktunya dengan hasil yang maksimal. Teknologi yang digunakan yaitu menggunakan metode MOORA dan WASPAS sebagai pembanding dalam menetukan bibit sapi potong terbaik. Dari metode tersebut diharapkan menghasilkan perbandingan sehingga didapat hasil dari metode yang lebih akurat dalam pemilihan bibit sapi terbaik demi memajukan usaha peternakan mandiri lokal secara khusus dan menjadi swasembada daging sapi secara umum.   Kata Kunci: bibit sapi; sistem penunjang keputusan; MOORA; WASPAS  

PENERAPAN FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING UNTUK PEMILIHAN BIBIT CABAI UNGGUL

Kurniawan, Edi, Rahmadani, Nurul
Abstract: Abstract: chili is a plant that many of us have encountered in Indonesia, usually used as a cooking spice and flavor enhancer in food. Chili includes members of the genus Capsicum. The high number of chili enthusiasts has… s made the need for chili higher in Indonesia while chili is used in various fields such as medicine, cooking spices, and the food industry. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS) in July the first 2019, retail red chili prices are set at Rp 62,099 per kilogram. This price increased by 21.76 percent when compared to the average price of chili in June 2019. In recent months the price of chili has increased very high, this is due to the reduced yields of chili farmers. Increasing the supply of chili is reduced and can not meet market needs. To control the soaring chili prices, the government is making important imports from India. The problem experienced by local farmers is the selection of superior chili seeds. The process of selecting chili seeds carried out so far by farmers is still by manual and traditional methods. Because this adds to the knowledge that is qualified to choose superior chili seeds based on certain criteria and which choices of chili seeds are suitable for cultivation. The process of cultivating chili seeds becomes more complete with maximum results. The technology used is using the Fuzzy Multi-Criteria Decision Making Method in determining superior chili seeds. From this method, it is expected to provide a solution to the chili farmers about the alternative selection of superior chili seeds.   Keywords: Chili Seeds; Decision Support System; Fuzzy Multi Criteria Decision Making   Abstrak: cabai merupakan tanaman yang banyak kita jumpai di Indonesia, biasanya digunakan sebagai bumbu masakan dan penguat rasa pada makanan. Cabai termasuk anggota genus Capsium. Banyaknya peminat cabai membuat kebutuhan akan cabai semakin tinggi di Indonesia  cabai digunakan dalam berbagai bidang seperti obat-obatan, bumbu masakan dan industri makanan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan juli pecan pertama 2019, harga cabai merah eceran tercatat Rp 62.099 per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 21,76 persen jika dibandingkan rata-rata harga cabai pada juni 2019. Beberapa bulan terakhir ini harga cabai mengalami lonjakan yang sangat tinggi hal tersebut karena berkurangnya hasil panen para petani cabai. Sehingga pasokan cabai berkurang dan tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar. Dalam rangka mengendalikan harga cabai yang melonjak tinggi pemerintah melakukan impor cabai dari India. Masalah yang dialami oleh para petani lokal yaitu pemilihan bibit cabai unggul. Proses pemilihan bibit cabai yang dilakukan selama ini oleh petani masih dengan cara manual dan tradisional. Hal tersebut mereka lakukan Karena kurangnya pengetahuan yang mumpuni untuk memilih bibit cabai unggul berdasarkan kriteria-kriteria tertentu dan beberapa pilihan alternatif bibit cabai mana yang cocok untuk dibudidayakan. Sehingga dengan demikian proses pembudidayaan  bibit cabai menjadi lebih singkat waktunya dengan hasil yang maksimal. Teknologi yang digunakan yaitu menggunakan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making dalam menetukan bibit cabai unggul. Dari metode tersebut diharapkan dapat memberikan solusi kepada para petani cabai mengenai alternatif pemilihan bibit cabai unggul.   Kata Kunci: Bibit Cabai; Fuzzy Multi Criteria Decision Making; sistem pendukung keputusan

KOMBINASI METODE AHP DAN MFEP DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENERIMA BANTUAN SISWA MISKIN

Nata, Andri, Apridonal, Yori
Abstract: Abstract: The Poor Student Assistance Program is a government program aimed at removing barriers to poor students from participating in school to support the Nine-Year Compulsory Basic Education Program. According to TNP2K,… 2K, the target of BSM recipients is based on the criteria of students' economic conditions and not on the achievements of students. The problem so far is not a few are found that BSM recipients are those who are classified as capable so that this program is not well-targeted. The purpose of applying the combination of 2 AHP and MFEP methods is to apply Decision Support System (SPK) technology in determining students who receive poor student assistance at Tamansiswa Sukadamai SMPS so that it helps decision-makers to get objective decisions. The combination is based on the superiority of each method in analyzing each criterion and alternatives related to the selection of BSM recipients. AHP is used to analyze criteria to produce criteria that have a good consistency. Then an alternative ranking process is carried out using the MFEP method. Based on the results of the analysis of the combination of the AHP and MFEP methods that have been carried out that the AHP method can help schools in determining the main factors that are very priority in receiving poor student assistance, while the MFEP method can determine the best alternative for eligible students as recipients of poor student assistance in the form of ranking the highest value is A9 with 1,097.   Keywords: AHP Method; MFEP Method; Poor Student Assistance; SPK.   Abstrak: Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Menurut TNP2K adapun yang menjadi sasaran penerima BSM yaitu berdasarkan kriteria kondisi ekonomi siswa dan bukan berdasarkan prestasi siswa. Permasalahan selama ini justru tidak sedikit dijumpai bahwa penerima BSM merupakan mereka yang tergolong mampu, sehingga program ini menjadi kurang tepat sasaran. Adapun tujuan dari penerapan kombinasi 2 metode AHP dan MFEP ini adalah untuk menerapkan teknologi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam penentuan siswa penerima bantuan siswa miskin di SMPS Tamansiswa Sukadamai sehingga membantu pengambil keputusan untuk mendapatkan keputusan yang objektif. Kombinasi dilakukan berdasarkan keunggulan dari masing-masing metode dalam menganalisis setiap kriteria dan alternative terkait pemilihan penerima BSM. AHP digunakan untuk menganilis kriteria sehingga menghasilkan kriteria yang memiliki konsistensi yang baik. Selajutnya dilakukan proses perangkingan alternatif menggunakan metode MFEP. Berdasarkan hasil analisis dari kombinasi metode AHP dan MFEP yang telah dilakukan bahwa metode AHP dapat membantu sekolah dalam menentukan faktor utama yang sangat prioritas dalam penerima bantuan siswa miskin, sedangkan metode MFEP dapat menentukan alternatif terbaik siswa yang layak sebagai penerima bantuan siswa miskin dalam bentuk perangkingan dengan nilai tertinggi yaitu A9 dengan 1,097. Kata Kunci : Bantuan Siswa Miskin; Metode AHP; Metode MFEP; SPK.

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN CV MITRA TANI MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPE

Simamora, Hermanda Ihut Tua
Abstract:   Abstract:  Information technology produces innovation, which can be the initial stage of the success of any business. Many businesses use the sales information system in daily sales. Using a sales information system can… can improve the effective and efficient procedure of working, as well as system easy to generate sales data, price information, inventory data, and invoice. Business process in CV Mitra Tani still manual, where is price information writes on paper and there is no sales data, inventory data, and invoice. Problems using manual business processes faced by CV Mitra Tani are needed a long time to serve customers, there is no data used to know profit loss, and there is no data used to decide between stocking. To solve this problem, CV Mitra Tani will develop a sales information system based on the web.  The features of the build system generate sales data, inventory data, price information, and print invoice. The system will be developed by using prototype methodology dan built-in PHP language, while the database will use MySQL. Based on the research, using a sales information system can be useful to improve the efficiency and effectiveness of the procedure sales business processes, by easily know information price, generate sales data, inventory data, and print invoice.             Keywords: MySQL; PHP; Prototype; Sales Information System;     Abstrak: Teknologi informasi mendorong inovasi dan inovasi adalah jalan menuju kesuksesan sebuah bisnis. Banyak bisnis yang menggunakan sistem informasi penjualan dalam penjualan sehari-harinya. Penggunaan sistem informasi penjualan akan meningkatkan efektivitas dan effesiensi dalam proses kerja, seperti kemudahan dalam menghasilkan laporan penjualan, data inventaris, informasi harga dan cetak faktur. CV Mitra Tani adalah salah satu mini market yang menjual kebutuhan sehari-hari masyarakat. Bisnis proses yang ada di CV Mitra Tani masih manual, dimana informasi harga masih dicatat di buku, tidak ada data penjualan, inventaris dan tidak ada faktur. Masalah yang dihadapi oleh CV Mitra Tani dengan bisnis proses yang masih manual adalah waktu yang dibutuhkan untuk melayani pelanggan lama, tidak ada data yang dapat digunakan untuk mengetahui untung atau rugi, dan ketika melakukan stok barang tidak ada.  Permasalahan tersebut akan diatasi oleh CV Mitra Tani dengan membangun sistem informasi penjualan berbasis web. fitur dari sistem yang akan dibangun adalah menghasilkan data penjualan, inventaris barang, informasi harga, dan cetak faktur. Sistem akan dikembangkan menggunakan metode prototype dan bahasa pemograman PHP, sedangkan databasenya akan menggunakan MyQL. Berdasarkan penelitian, penggunaan sistem informasi penjualan dapat meningkatkan efektitivitas dan efesiensi Cara kerja bisnis proses, seperti kemudahan dalam mengetahui harga, kemudahan menghasilkan laporan penjualan, inventasi dan kemudahan dalam mencetak faktur.   Kata kunci: MySQL; PHP; Prototype; Sistem Informasi Penjualan;

IMPLEMENTASI APLIKASI PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN KELUAR BERBASIS WEB DI PRODI SISTEM INFORMASI

Nurdiana, Dian
Abstract: Abstract: The Information Systems Study Program is one of the study programs at the Open University. The duties and responsibilities of the study program are managing academic and non-academic services. Management of incoming… oming and outgoing mail is one of the tasks that must be carried out so that the service process is maximized. But the management is still manually so that problems occur such as difficulty in finding incoming or outgoing mail because it is still stored in folders, can only be accessed by one person because it is still stored on a computer and it is difficult to classify incoming mail. Therefore there must be a web-based incoming and outgoing mail management application. The purpose of this research is to implement a web-based incoming and outgoing mail application in the Information Systems Study Program. The model used for its development uses the waterfall model, while the testing model uses a black box. The results of this study are knowing the usability of implementing incoming and outgoing letters in the Information Systems Study Program.                    Keywords: Black Boxes; Outgoing Letters; Incoming Letters; Waterfalls; Web Applications.     Abstrak: Program Studi Sistem Informasi merupakan salah satu program studi yang ada di Universitas Terbuka. Tugas dan tanggung jawab program studi adalah mengelola layanan akademik maupun non akademik. Pengelolaan surat masuk dan surat keluar merupakan salah satu tugas yang harus dijalankan agar proses layanan menjadi maksimal. Namun pengelolaannya masih secara manual sehingga terjadi permasalahan seperti sulitnya mencari surat yang masuk atau surat yang keluar karena masih di simpan dalam folder-folder, hanya bisa di akses oleh satu orang karena masih disimpan dalam sebuah komputer dan sulit mengklasifikasikan surat yang masuk. Oleh sebab itu harus ada sebuah aplikasi pengelolaan surat masuk dan surat keluar berbasis web. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan aplikasi surat masuk dan surat keluar berbasis web di Program Studi Sistem Informasi. Model yang digunakan untuk pengembangannya menggunakan model watelfall, sedangkan model pengujiannya menggunakan black box. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui usability dari implementasi surat masuk dan surat keluar di Program Studi Sistem Informasi   Kata kunci: Aplikasi Web; Black Box; Surat Keluar; Surat Masuk; Waterfall.