Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bisnis Nituty Cookies Bandung dengan menggunakan metode Business Model Canvas (BMC) serta merumuskan strategi baru guna meningkatkan volume penjualan. Latar belakang penelitian…
enelitian didasari oleh fluktuasi penjualan dan tingginya tingkat persaingan industri makanan di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bisnis Nituty Cookies telah memenuhi sembilan elemen BMC, yaitu customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Namun, masih terdapat kelemahan dalam konsistensi kualitas produk, inovasi rasa, serta promosi digital. Strategi yang dapat diterapkan adalah peningkatan kualitas dan variasi produk, optimalisasi media sosial sebagai kanal promosi, penguatan layanan pelanggan, dan pengembangan kemitraan dengan
platform digital. Dengan penerapan strategi tersebut, Nituty Cookies berpotensi memperluas pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta mendorong pertumbuhan volume penjualan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan potongan harga terhadap keputusan pembelian konsumen di Supermarket Plaza Asia Kota Tasikmalaya. Latar belakang penelitian didasari oleh semakin…
ketatnya persaingan bisnis ritel, sehingga perusahaan perlu mengembangkan strategi yang tepat dalam meningkatkan daya tarik konsumen, salah satunya melalui pelayanan yang baik dan pemberian potongan harga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk mengetahui hubungan antar variabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada konsumen yang berbelanja di Plaza Asia. Proses analisis meliputi uji instrumen, analisis deskriptif, serta pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Pelayanan yang cepat, ramah, serta mampu memberikan kenyamanan saat berbelanja terbukti meningkatkan kecenderungan konsumen untuk membeli produk. Potongan harga juga memberikan pengaruh positif terhadap keputusan pembelian, di mana konsumen merasa lebih terdorong untuk berbelanja ketika harga yang ditawarkan lebih rendah atau terdapat promosi tertentu.
Secara simultan, kualitas pelayanan dan potongan harga bersama-sama memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Namun, kualitas pelayanan terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan potongan harga. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen lebih menekankan pengalaman berbelanja yang nyaman dan memuaskan daripada sekadar memperoleh harga murah.
Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan sebagai strategi utama dalam membangun loyalitas konsumen, dengan tetap didukung oleh program potongan harga yang relevan untuk memperkuat keputusan pembelian.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak potongan harga dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian konsumen di Asia Fashion, Plaza Asia Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah…
ah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampel terdiri dari 102 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, serta uji asumsi klasik yang mencakup normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, diikuti dengan uji t dan F.
Hasil dari uji validitas menunjukkan bahwa semua item pada variabel potongan harga, kualitas pelayanan, dan keputusan pembelian memiliki nilai r hitung yang lebih besar dari r tabel (0,1946), sehingga dinyatakan valid. Uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,900 untuk potongan harga, 0,852 untuk kualitas pelayanan, dan 0,903 untuk keputusan pembelian, yang menunjukkan bahwa semua instrumen tersebut reliabel. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data terdistribusi normal, tidak terdapat multikolinearitas, tidak ada autokorelasi, dan tidak ada gejala heteroskedastisitas yang signifikan.
Analisis regresi linier berganda menghasilkan persamaan: Y = 7,338 + 0,496X₁ + 0,226X₂ + e, yang menunjukkan bahwa potongan harga (X₁) dan kualitas pelayanan (X₂) memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y). Uji t menunjukkan bahwa potongan harga berpengaruh signifikan (t hitung = 3,488 > t tabel = 1,660; sig. = 0,001 < 0,05), sedangkan kualitas pelayanan tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial (t hitung = 1,533 < t tabel = 1,660; sig. = 0,129 > 0,05). Namun, uji F menunjukkan bahwa secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F hitung = 35,627 > F tabel = 3,937; sig. < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,491 menunjukkan bahwa 49,1% dari keputusan pembelian dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut, sementara sisanya 50,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian Bihun 3Q pada distributor PT. Mahesa Wijaya Pratama di Kota Bandung. Latar belakang penelitian didasari oleh persaingan ketat…
industri FMCG di pasar tradisional serta kebutuhan strategi pemasaran yang tepat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-verifikatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 90 distributor aktif, dan dianalisis dengan regresi linier berganda, uji t, dan uji F menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t-hitung = 4,089; sig. = 0,000), sedangkan promosi tidak berpengaruh signifikan secara parsial (t-hitung = -0,486; sig. = 0,629). Namun, secara simultan harga dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F-hitung = 8,361; sig. = 0,000). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,274, yang berarti 27,4% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa harga merupakan faktor dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian, sementara promosi perlu ditingkatkan dalam kualitas dan penyampaiannya. Implikasi praktis dari penelitian ini ialah perusahaan perlu mengoptimalkan strategi harga berbasis nilai serta mengembangkan promosi yang sesuai dengan karakteristik pasar tradisional. Kata Kunci: Harga, Promosi, Keputusan Pembelian, Bihun 3Q, Pasar Tradisional.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemudahan penggunaan aplikasi Shopee dan kualitas pengiriman terhadap keputusan pembelian produk fashion pada Toko MyStyle.ID di Desa Tanjungsari. Metode penelitian yang…
digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan aplikasi dan kualitas pengiriman secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Namun, secara parsial keduanya tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa faktor digital berupa kemudahan aplikasi lebih dominan dibandingkan kualitas pengiriman dalam memengaruhi perilaku pembelian konsumen di era digital.
Abstract:Perkembang teknologi mendorong terciptanya cashless society melalui penerapan sistem pembayaran non tunai yaitu Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang diluncurkan oleh pemerintah melalui Bank Indonesia, adanya gerakan ini…
i memunculkan inovasi yang bernama elektronifikasi pada sektor transportasi. Salah satunya di implementasikan oleh Metro Jabar Trans. Hasil pra survei yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa terdapat ketidakpuasan pengguna terkait pelayanan dan juga kendala yang terjadi pada proses pembayaran non tunai. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh sistem pembayaran non tunai terhadap kepuasan pelanggan dengan kualitas pelayanan sebagai variabel mediasi pada Metro Jabar Trans. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan verifikati dengan sampel 385 responden yang diperoleh melalui kuesioner, data dianalisis dengan teknik path analysis dan uji sobel. Hasil menunjukkan pengaruh positif dan signifikan pada setiap variabel yang diteliti.
Abstract:Service quality and the use of DIGI mobile banking application features are factors that can influence customer satisfaction in utilizing digital banking services. This study aims to determine the effect of service quality…
ty and the use of DIGI mobile banking features on customer satisfaction at Bank BJB KCP Katapang. The research method employed was quantitative, with data collected through questionnaires distributed to 96 respondents, both via Google Form and printed sheets. Data processing was carried out using SPSS version 25. The analysis results show that service quality has a significant effect on customer satisfaction, with a significance value of 0.000 < 0.05 and a t-count of 3.839 > t-table of 1.986. Similarly, the DIGI mobile banking application features also have a significant effect, with a significance value of 0.000 < 0.05 and a t-count of 3.741 > t-table of 1.986. Simultaneously, service quality and application features have a positive and significant effect on customer satisfaction, as evidenced by a significance value of 0.000 < 0.05 and an F-count of 41.054 > F-table of 3.09. These findings highlight the importance of improving service quality and optimizing application features to maintain and enhance customer satisfaction.
Abstract:Peningkatan pesat, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap eksplorasi cita rasa baru serta gaya hidup yang semakin dinamis. Pada tahun 2024 Kota Bandung menempati posisi tiga besar sebagai destinasi wisata…
favorit masyarakat Indonesia, dengan perolehan angka sebesar 52,4 persen, berada di bawah Yogyakarta 71,2 persen dan Denpasar 70,4 persen.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan cita rasa terhadap kepuasan konsumen di Mie Gacoan Pasir Kaliki, Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif secara deskriptif dan verivikatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form. Penilaian instrumen penelitian menggunakan skala likert. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen Mie Gacoan diwilayah Kota Bandung yang bertempat di Mie Gacoan Pasir Kaliki. Pengujian data yang dilakukan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedatisitas, uji analisis tegresi linier berganda, uji koefisien detereminasi, Uji parsial (Uji T), Uji simultan (Uji F) dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 2.5
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen di Mie Gacoan Pasir Kaliki. Cita rasa secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen di Mie Gacoan Pasir Kaliki. Kualitas pelayanan dan cita rasa secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen di Mie Gacoan Pasir Kaliki.
Abstract:Kota Bandung merupakan kota wisata yang mendatangkan banyak wisatawan setiap tahunnya dan menjadi wilayah yang paling banyak menggunakan mobil diantara provinsi Jawa Barat lainnya sebagai transportasi darat sejumlah 372.806…
806 unit mobil. CV Bastian Rental memanfaatkan peluang ini untuk menawarkan jasa rental mobil. Dengan adanya hal ini, Bastian Rental Mobil harus mampu untuk bersaing melalui bauran pemasaran Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kualitas produk dan kualitas pelayanan yang memengaruhi keputusan penggunaan jasa rental mobil pada CV Bastian Rental. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara deskriptif dan verifikatif, sehingga menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form, dengan menggunakan skala penilaian yaitu skala likert. Populasi yang digunakan sebanyak 6.847 konsumen yang pernah menyewa mobil di Bastian Rental. Teknik sampling menggunakan rumus slovin dengan memperoleh sampel sebesar 100 orang dan dilakukan cluster (pengelompokan) sampel dengan teknik cluster random sampling. Uji data yang dilakukan adalah uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji analysis path (jalur) dan uji hipotesis dengan menggunakan bantuan aplikasi pengolah data, yaitu SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang sangat kuat dan positif anatara variabel kualitas produk dan kualitas pelayanan, lalu kualitas produk dan kualitas pelayanan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap keputusan penggunaan jasa rental mobil di CV Bastian Rental.
Abstract:Perkembangan teknologi digital dan pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia telah mengubah pola konsumsi masyarakat, termasuk dalam pembelian produk kosmetik. Marketplace seperti Lazada menjadi alternatif utama bagi…
konsumen untuk memenuhi kebutuhan tanpa harus berbelanja langsung di toko fisik. Dalam proses menentukan keputusan pembelian, konsumen cenderung memberi perhatian utama pada dua faktor penting, yaitu harga dan kualitas produk. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana pengaruh kedua faktor tersebut terhadap minat beli produk kosmetik secara online di platform Lazada, khususnya di kalangan mahasiswa.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi mahasiswa International Women University yang pernah melakukan pembelian produk kosmetik melalui Lazada. Sampel penelitian terdiri atas 94 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui aplikasi IBM SPSS Statistics 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel harga (X1) dan kualitas produk (X2) berpengaruh positif serta signifikan terhadap minat beli (Y), baik secara parsial maupun simultan. Koefisien regresi harga sebesar 0,484, sementara kualitas produk sebesar 0,443, yang mengindikasikan bahwa harga memiliki pengaruh lebih dominan dibandingkan kualitas produk. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 78,5% variasi minat beli konsumen terhadap produk kosmetik di marketplace Lazada.
Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi harga yang kompetitif serta penyediaan produk berkualitas tinggi merupakan elemen kunci untuk mendorong minat beli konsumen di pasar digital. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai perilaku konsumen digital, sementara secara praktis, memberikan masukan bagi pelaku usaha untuk mengoptimalkan strategi pemasaran online dengan memperhatikan kedua faktor tersebut. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan penambahan variabel lain seperti promosi digital, tingkat kepercayaan terhadap platform, dan ulasan pelanggan, serta memperluas jangkauan sampel agar hasil penelitian memiliki daya generalisasi yang lebih tinggi.