Abstract:Pendidikan literasi dini merupakan dasar penting bagi perkembangan akademik anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan orang tua dalam kegiatan belajar di rumah terhadap kemampuan…
an literasi anak usia 5–6 tahun. Studi ini menyintesiskan berbagai temuan empiris yang menunjukkan bahwa kualitas keterlibatan orang tua, terutama melalui praktek Home Literacy Environment (HLE), memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi anak. Temuan menunjukkan bahwa interaksi berkualitas seperti membaca bersama dan mendongeng berkontribusi pada perluasan kosa kata dan motivasi membaca. Namun, tantangan seperti keterbatasan waktu dan distraksi digital menjadi hambatan utama bagi orang tua.
Abstract:Pendidikan karakter dan etika adalah elemen krusial dalammenciptakan generasi yang tidak hanya berhasil dalam bidangakademik, tetapi juga memiliki moralitas dan kepribadianyang kuat. Penelitian ini menerapkan metode studi…
i literaturuntuk mengeksplorasi pentingnya integrasi pendidikankarakter dan etika di dalam lingkungan pendidikan,Temuandari penelitian tersebut menunjukkan bahwa tujuanpendidikan karakter adalah untuk menanamkan nilai-nilaimoral seperti tanggung jawab, kejujuran, disiplin, dan empati.Di sisi lain, etika berfungsi sebagai panduan perilaku yangmengatur hubungan di dalam lingkungan belajar. Penerapankarakter dan etika terlihat dalam perilaku siswa danmahasiswa di berbagai kegiatan akademik maupun sosial,seperti menghargai dosen dan teman, menghindari tindakanyang tidak etis, bekerja sama, serta berpartisipasi dalamkegiatan masyarakat. Namun, implementasi pendidikankarakter dan etika menghadapi banyak tantangan, termasukdampak negatif dari media sosial, kurangnya teladan dariorang dewasa, perbedaan nilai antarbudaya, serta lemahnyapembiasaan dan pengawasan lingkungan. Meskipun begitu,pendidikan karakter dan etika membawa pengaruh positifyang besar bagi perkembangan mahasiswa, sepertimembangun rasa tanggung jawab, meningkatkan rasa percayadiri, memperkuat keterampilan sosial, serta menumbuhkankepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Karena itu,kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangatpenting untuk menciptakan suatu lingkungan pendidikan yangetis dan berkarakter, demi menyiapkan generasi yangberintegritas dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Abstract:Di era digital seperti sekarang ini, media sosial sudah menjadi bagian kehidupan manusia yang paling penting terutama bagi kalangan mahasiswa yang aktif menggunakan platform seperti whatsApp yang dikenal sebagai media komunikasi,…
munikasi, Tik-Tok, Instagram, Twitter dan lain sebagainya. Dengan adanya media sosial dapat memudahkan kita dalam berkomunikasi tampa ada batasan waktu dan tempat, akan tetapi disisi lain juga menimbulkan berbagai masalah yaitu etika seseorang dalam berkomunikasi. Sehinggah penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak media sosial terhadap etika komunikasi mahasiswa dengan menggunakan metode studi literatur yang menggumpulkan dan menganalisis berbagai hasil penelitian terdahulu. dengan demikian hasil pembahasan menunjukan bahwah media sosial memberikan pengaruh ganda terhadap etika komunikasi mahasiswa: di satu sisi mempermudah akses informasi dan meningkatkan ketrampilan komunikasi, namun disisi lain memberikan dampak negatif Berupa penggunaan bahasa yang kasar, penyebaran berita palsu atau biasa di sebut hoaks, perilaku yang tidak sopan yang dimana menyebar luas dimedia sosial dan di abaikan maupun dinormalisasikan perilaku buruk tersebut dan pengabaian norma kesopanan yang sering terjadi. Dan kelebihan media sosial adalah kemampuannya memperluas jaringan komunikasi dan mempercepat pertukaran informasi, sementara kekurangannya terletak pada potensi penyala gunaan yang menimbulkan konflik dan ketidak nyamanan antar pengguna. sehinggan kita dapat memberikan solusi berupa edukasi dan peningkatan kesadaan etika bemedia sosial bagi mahasiswa agar mereka dapat bekomunikasi lebih bertanggung jawab dan menghormati orang lain. Dengan demikian penelitian ini bisa memberikan kontribusi penting dengan cara memberikan wawasan bagi pendidik dan pembuat kebijakan agar dapat merancang program komunikasi digital yang lebih efektif dan merancang program edukasi , sehinggah program tersebut dapat menaikan etika berkomunikasi di kalangan mahasiswa dengan begitu dapat di tingkatkan dimasa depan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perilaku bullying yang terjadi di kalangan peserta didik di SMP Negeri 7 Palopo, untuk menganalisis strategi manajemen konflik yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam mengatasi…
engatasi perilaku bullying, untuk menganalisis tantangan dalam pelaksanaan strategi manajemen konflik dalam mengatasi perilaku bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying di SMP Negeri 7 Palopo mencakup bentuk fisik, verbal, dan sosial yang saling berkaitan, dengan bullying verbal paling dominan karena dianggap candaan dan sulit terdeteksi. Penyebabnya berasal dari kombinasi faktor internal seperti rendahnya empati, faktor keluarga dengan pola asuh keras, lingkungan sekolah yang kurang pengawasan, serta pengaruh teman sebaya dan media sosial. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah menerapkan strategi manajemen konflik secara preventif, kuratif, dan rehabilitatif melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas, dukungan eksternal, dan kebijakan yang belum maksimal, sehingga diperlukan penguatan implementasi agar strategi ini dapat berjalan lebih efektif dalam menekan kasus bullying di sekolah.
Abstract:Perkembangan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, khususnya melalui media sosial, telah mengubahcara individu melakukan interaksi dan komunikasi satu samalain. Media sosial mempercepat dan memperluas interaksi,…
i, tetapi juga membawa berbagai tantangan yang berkaitandengan etika dan moralitas di dunia digital. Generasi Z,yangtumbuh di era digital,memiliki kemampuan teknologi yang tinggi, tetapi ada risiko kehilangan nilai-nilai sosial dan etika. Situasi ini memerlukan sebuah pendekatan mendalam untukmenilai dampak jangka panjangnya. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan menganalisis literaturdari berbagai jurnal dan artikel akademis guna memahamifenomena sosial, norma komunikasi, serta nilai moral yang berkaitan dengan penggunaan media sosial di kalanganGenerasi Z.
Media sosial memberikan peluang untuk terlibat dalaminteraksi sosial, namun juga menciptakan masalah sepertiperubahan identitas online, tekanan mental, perasaan takutketinggalan (FOMO), perundungan daring, dan informasiyang salah. Berbagai persona di dunia maya dan pengelolaancitra diri menantang pengembangan karakter individu. Selainitu, media sosial juga menciptakan norma komunikasi baruyang perlu diteliti secara mendalam. Oleh karena itu, pengaruhnya terhadap etika sosial bagi Generasi Z menjadisangat kompleks. Dengan demikian, penting untukmenanamkan nilai-nilai moral melalui pendidikan yang menggabungkan prinsip etika universal dan keterampilandigital, serta membangun ekosistem pembelajaran yang terstruktur untuk membentuk karakter dengan tanggung jawabsosial. Masa depan Generasi Z sebagai agen perubahan yang beretika akan sangat bergantung pada sistem pendidikan dan strategi yang efektif.
Abstract:Perkembangan pesat e-commerce telah mengubah pola konsumsi masyarakat, termasuk mahasiswa yang semakin aktif melakukan pembelian online melalui platform Shopee. Keputusan pembelian online dipengaruhi oleh berbagai faktor,…
, namun belum seluruhnya dipahami secara empiris pada konteks mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, promosi, dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian online pada platform Shopee di kalangan mahasiswa Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 97 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria mahasiswa yang pernah melakukan pembelian di Shopee. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, promosi, dan kepercayaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, yang dibuktikan oleh nilai F hitung sebesar 40,791 dengan tingkat signifikansi 0,000. Secara parsial, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 4,016; sig = 0,000), sementara kepercayaan menjadi variabel yang paling dominan (t = 3,836; sig = 0,000). Sebaliknya, promosi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 0,382; sig = 0,704). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,554 menunjukkan bahwa 55,4% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harga dan kepercayaan merupakan faktor utama dalam mendorong keputusan pembelian online mahasiswa.
Abstract:Kemajuan yang cepat di bidang teknologi digital telah menjadikan jaringan sosial sebagai alat utama bagi orang-orang untuk berbicara, berbagi informasi, dan membangun hubungan tanpa batasan waktu atau tempat. Jaringan sosial…
sial menawarkan berbagai keuntungan, seperti mempercepat penyebaran informasi, mempermudah hubungan antar individu, serta mendukung berbagai aktivitas dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan hiburan. Namun, di balik kemudahan ini terdapat tantangan etika sosial yang kompleks akibat penggunaan media sosial, yang perlu ditangani dengan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai tantangan etika sosial yang muncul terkait dengan pemakaian media sosial dan merumuskan solusi yang dapat dilaksanakan oleh individu, masyarakat, institusi pendidikan, pemerintah, serta penyedia platform media sosial. Penelitian ini menerapkan metode tinjauan pustaka, mengacu pada cara yang diterapkan untuk menggali informasi dan pengetahuan yang bersumber dari referensi buku, jurnal dan artikel yang relevan dengan etika komunikasi serta pemanfaatan media sosial pada era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya tantangan dalam etika sosial yang paling penting dalam media sosial meliputi penyebaran informasi yang tidak benar serta hoaks, anonimitas yang mengurangi rasa tanggung jawab, meningkatnya ujaran kebencian dan perundungan siber, serta hilangnya rasa empati dalam komunikasi digital. Banyak pengguna media sosial yang tidak menyadari bahwa tindakan mereka, serta unggahan dan komentar yang dibuat, dapat berdampak pada orang lain dan masyarakat secara umum. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi, termasuk meningkatkan literasi digital melalui pendidikan media sejak usia dini, menerapkan kebijakan ketat terhadap perilaku tidak etis di media sosial, dan meneguhkan nilai empati serta tanggung jawab dalam dunia digital.
Abstract:Penelitian kuantitatif ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk menganalisis sejauh mana persepsi harga dan kepercayaan konsumen memengaruhi keputusan pembelian di kalangan pengguna platform e-commerce Shopee di Kota Sukabumi.…
ukabumi. Data dikumpulkan langsung dari konsumen yang telah melakukan pembelian di Shopee melalui penyebaran kuesioner. Hasil analisis yang menggunakan regresi linier menunjukkan temuan penting: kepercayaan konsumen memiliki peran yang sangat signifikan dan positif dalam mendorong keputusan pembelian. Artinya, semakin tinggi tingkat kepercayaan konsumen, semakin besar kemungkinan mereka untuk melakukan pembelian. Sementara itu, persepsi harga menunjukkan pengaruh yang tidak konsisten atau bervariasi; dalam beberapa kasus ditemukan signifikan, namun di kasus lain tidak. Variabilitas ini mengindikasikan bahwa dampak persepsi harga terhadap keputusan pembelian dapat dimoderasi atau dipengaruhi oleh variabel lain, seperti promosi yang sedang berjalan atau kualitas layanan yang dirasakan oleh konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan adalah faktor kunci utama yang harus diprioritaskan oleh platform e-commerce. Implikasi praktisnya adalah pelaku bisnis e-commerce disarankan untuk berfokus pada strategi membangun dan mempertahankan kepercayaan konsumen guna meningkatkan volume penjualan, sekaligus memastikan bahwa strategi penetapan harga yang diterapkan bersifat kompetitif dan sesuai dengan ekspektasi serta kebutuhan spesifik konsumen di wilayah Kota Sukabumi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek dan promosi terhadap minat beli konsumen produk skincare Wardah di Kota Sukabumi dengan pendekatan kuantitatif asosiatif. Sampel terdiri dari 97 responden dengan…
ngan kriteria berusia minimal 17 tahun dan pernah menggunakan produk Wardah, yang datanya dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui berbagai uji statistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat beli, sementara promosi berpengaruh positif dan signifikan. Ketika diuji secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan dengan koefisien determinasi 25,8%, yang berarti keduanya hanya menjelaskan sebagian kecil variasi minat beli. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi promosi yang menarik dan konsisten adalah faktor utama dalam meningkatkan minat beli, sedangkan citra merek perlu diperkuat untuk memberikan dampak yang lebih besar
Abstract:Studi ini bertujuan untuk meneliti dampak kualitas produk dan harga terhadap minat beli konsumen pada produk thrift melalui platform Live TikTok Shop Kota Sukabumi. Pengumpulan data dilakukan terhadap 97 responden melalui…
i teknik purposive sampling, kemudian diolah menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji hubungan variabel. Hasil penelitian menyatakan bahwa kualitas produk secara signifikan memengaruhi minat beli, terutama terkait kondisi, kelayakan, dan kesesuaian produk saat ditampilkan live. Sebaliknya, harga tidak berpengaruh signifikan karena konsumen lebih mempertimbangkan kualitas dibanding nominal harga. Secara simultan, kedua variabel tetap memengaruhi minat beli, namun kualitas produk menjadi faktor paling dominan. Penelitian ini menegaskan pentingnya menampilkan produk secara jelas dan berkualitas untuk meningkatkan minat beli konsumen.