Search Articles & Publications

Showing 4503 articles found for "Penelitian"

FEASIBILITY ANALYSIS OF E-GOVERNMENT SERVICES USING TELOS METHOD

Ningsi, Nurfitria, Nuzul, Muhammad
Abstract: Abstract: The government continues to adopt various technologies to ensure effective and efficient public services in the new normal era. This study discusses the use of the TELOS method in measuring the feasibility level… l of e-government services through a review of five main feasibility dimensions, including technical feasibility, economic feasibility, legal feasibility, operational feasibility and schedule feasibility. This study identifies opportunities for developing village information system projects. The data collection process involved 15 users of e-government services. The results of this study indicate that based on the number of feasibility factors generated by the information system, it is 7.20 and is within the feasible threshold for development. The value of the system development risk obtained is quite low. It is necessary to add interactive features so that it can increase community participation in community services in the future.             Keywords: e-Government; feasibility Analysis; TELOS method;     Abstrak: Berbagai adopsi teknologi terus dilakukan pemerintah untuk menjamin pelayanan publik yang efektif dan efisien di era normal baru. studi ini membahas tentang Penggunaan Metode TELOS dalam pengukuran tingkat Kelayakan layanan e-government melalui peninjauan lima dimensi kelayakan utama antara lain kelayakan teknis, kelayakan ekonomis, kelayakan hukum, kelayakan operasional dan kelayakan jadwal. Studi ini mengidentifikasi peluang pengembangan proyek sistem informasi desa. Proses Pengumpulan data melibatkan 15 pengguna layanan e-government. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan jumlah factor kelayakan yang dihasilkan sistem informasi tersebut sebesar 7,20 dan berada dalam ambang batas layak untuk dikembangkan. Nilai resiko pengembangan sistem yang diperoleh cukup rendah sehingga perlu adanya penambahan fitur-fitur yang bersifat interaktif untuk dapat meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap layanan kemasyarakatan dimasa mendatang.   Kata kunci: Analisis Kelayakan; e-Government; Metode TELOS

PREDICTION OF DRUG SALES DURING A PANDEMI USING THE TREND MOMENT METHOD

Hutagalung, Juniar, Nurarif, Saiful, Kustini, Rini, Kusnasari, Sri, Gunawan, Rudi
Abstract: Abstract: Consumer demand for drugs during this pandemic is so high that pharmacies must be able to estimate drug sales to meet consumer demand. The history of monthly sales transactions is only a report that causes data… to accumulate if not processed properly. There needs to be a system for estimated drug sales in order to reduce costs in drug supply so that consumer needs are met. This study aims to analyze in order to predict drug sales at Apotek Manjur Marendal so that it can control drug stock supplies so that losses can be minimized. Drug sales data samples were taken from January 2021 to December 2021. The web-based application was successfully applied to predict drug sales. The prediction results are stable in terms of sales of ± 5000 drugs per month in 2022. Based on the calculation results, the lowest accuracy is 64% and the highest accuracy is > 90%. Data mining techniques with the trend moment method can be applied to web-based applications to predict drug sales.             Keywords: data mining; drugs; drugstore; prediction; trend moment   Abstrak: Permintaan konsumen terhadap obat-obatan pada masa pandemi ini sangat tinggi sehingga membuat pihak apotik harus dapat mengestimasi penjualan obat untuk memenuhi permintaan konsumen. Riwayat transaksi penjualan perbulan hanya sebagai laporan yang menimbulkan data menumpuk bila tidak diolah dengan baik. Perlu adanya sebuah sistem untuk penjualan obat diestimasi agar mengurangi biaya dalam penyediaan obat sehingga terpenuhi kebutuhan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa agar dapat memprediksi penjualan obat pada Apotik Manjur Marendal sehingga dapat mengendalikan persediaan stok obat dengan demikian kerugian dapat diminimalisir. Sampel data penjualan obat diambil mulai dari bulan Januari 2021 hingga Desember 2021. Aplikasi yang dibangun berbasis web berhasil diterapkan untuk memprediksi penjualan obat. Hasil prediksi stabil diangka penjualan ±5000 obat perbulan pada tahun 2022. Berdasarkan hasil perhitungan mencapai akurasi terendah 64% dan akurasi tertinggi > 90%. Teknik data mining dengan metode trend moment dapat diterapkan pada aplikasi berbasis web untuk melakukan prediksi penjualan obat.   Kata kunci: apotik; data mining; obat-obatan; prediksi; trend moment

IMPLEMENTATION SERVICE QUALITY METHOD IN MEASURING LEVEL SATISFACTION BPJS PATIENT

Irfyrza, Rara, Nurwati, Nurwati, Dermawan, Ari
Abstract: Abstract: BPJS patient satisfaction is the BPJS patient's assessment of the services they enjoy and want, BPJS patient satisfaction can be considered by the clinic as a service provider to determine the success of the Kesuma… suma Bangsa clinic service program. At the Kesuma Bangsa clinic, no system can help the Kesuma Bangsa clinic measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinic services, Therefore, we need a system that can measure the level of satisfaction of BPJS patients with clinical services as a tool in the decision-making process to improve service quality and implement service quality improvements. Based on these problems, a decision support system will be designed using the PHP programming language and the database used is MySQL. The method used to measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinical services is Service Quality. The results of the study used the Service Quality method, namely collecting 25 service attributes. With a system to measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinic services, it can help the clinic in making decisions and implementing service quality improvements.   Keywords: BPJS patients; measuring level satisfaction; Service Quality   Abstrak: Kepuasan pasien BPJS ialah penilaian pesien BPJS terhadap pelayanan yang dinikmati serta diinginkan, kepuasan pasien BPJS dapat menjadi pertimbangan pihak klinik sebagai pemberi layanan untuk mengetahui keberhasilan program pelayanan klinik kesuma bangsa. Pada klinik kesuma bangsa belum tersedia sistem yang dapat membantu Klinik Kesuma Bangsa untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa, oleh sebab itu dibutuhkan sistem yang dapat mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik sebagai media pada proses pengambilan keputusan untuk meningkatkan kualitas layanan dan melaksanakan perbaikan kualitas  layanan. Berdasarkan permasalah tersebut maka akan dirancang sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database yang digunakan yaitu MySQL. Metode yang dipergunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa yaitu Service Quality. Hasil penelitian menggunakan metode Service Quality yaitu mendapatkan 25 atribut pelayanan. Dengan adanya sistem untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa dapat membantu pihak klinik dalam pengambilan keputusan dan melaksanakan perbaikan kualitas layanan.   Kata kunci: Mengukur Tingkat Kepuasan; Pasien BPJS; Service Quality  

IDENTIFICATION OF GLAUCOMA THROUGH RETINA IMAGES USING THE LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ) METHOD

Dwisapta, Muhammad Rizqi, Wulan, Tri Deviasari
Abstract: Abstract: Glaucoma is the second leading eye disease of blindness after cataracts. An ophthalmologist does a glaucoma examination with an eye screening that will produce a retinal image. The diagnosis's result of the retinal… inal image is subjective because each doctor has dissent and a condition experienced. This research builds a system to identify retinal images in the category of glaucoma or normal patients. The purpose of this system as a tool is to help ophthalmologists diagnose glaucoma. This process begins by changing the colour of an image to validity. The image is extracted using the Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) and produces five features than the result of the five features used as input to neural network Learning Vector Quantization (LVQ). The amount of retinal image data used 60 data for learning and 20 for testing. And the number of neurons used is 12, and the epoch of as many as 1000 was obtained based on the results comparison of variations against 8, 10, 12, 18, and 20 neurons with 500, 900, 1000, and 1100 epochs. The learning process results from the value of weights that will be used in the testing process. The results of this study obtained an accuracy rate of 85%, a precision of 89%, and a recall of 80%. Keywords: glaucoma; LVQ; GLCM   Abstrak: Glaukoma merupakan penyakit mata penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak. Pemeriksaan penyakit glaukoma dilakukan oleh dokter spesialis mata dengan cara skrining mata yang akan menghasilkan citra retina. Hasil diagnosa citra retina oleh dokter bersifat subjektif karena setiap dokter memiliki pendapat yang berbeda serta kondisi yang dialami. Penelitian ini membangun sistem untuk mengidentifikasi citra retina mata kedalam kategori penderita glaukoma atau normal. Tujuan pembuatan sistem ini sebagai alat bantu bagi dokter mata dalam mendiagnosa glukoma. Proses ini diawali dengan mengubah warna citra menjadi keabuan, kemudian citra tersebut diekstraksi menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan menghasilkan lima nilai fitur yang kemudian hasil dari kelima fitur tersebut digunakan sebagai masukan jaringan syaraf tiruan Learning Vector Quantization (LVQ). Jumlah data citra retina yang digunakan sebanyak 60 data untuk learning dan 20 data untuk testing. Dan untuk jumlah neuron yang digunakan yaitu 12 dan epoch sebanyak 1000 yang didapat berdasarkan hasil perbandingan variasi terhadap neuron sejumlah 8, 10, 12, 18, 20 dengan jumlah epoch sejumlah 500, 900, 1000 dan 1100. Hasil dari proses learning yaitu nilai bobot yang akan digunakan sebagai bobot di proses testing. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat akurasi sebesar 85%, presisi sebesar 89% dan recall sebesar 80%.   Kata kunci: glaukoma; LVQ; GLCM

ANALYSIS AND IMPLEMENTATION NAÏVE BAYES FOR FAST TRACK STUDENT GRADUATION DIAGNOSIS AT STMIK ROYAL

Arifin, Andhini Asri Awaliyah, Syah, Arridha Zikra, Akmal, Akmal
Abstract: Abstract: Student graduation is one thing that needs to be considered because it is included in the College's Internal Quality Assurance Standards (SPMI). STMIK Royal is one of the universities experiencing problems with… student graduation. To achieve the quality of these graduates, a graduation diagnosis with the standards that have been set for students who are still carrying out studies is very necessary so that anticipatory steps can be taken from the beginning to overcome the occurrence of graduation problems in the academic field. This research aims to diagnose fast-track student graduation by using a data mining model with a classification function. The technique used for the classification data mining model is the Naïve Bayes Algorithm. The dataset used as training and testing data is data from the 2021 STMIK Royal fast track students. The criteria used to determine student graduation are Gender, class, credits, GPA, Tuition Fee, Guidance Process, and the KKL Report. The results of the classification modeling with the Naïve Bayes Algorithm produce an accuracy value of 83%.             Keywords: data mining; graduation; naïve Bayes     Abstrak: Kelulusan mahasiswa adalah salah satu hal yang harus diperhatikan karena termasuk ke dalam Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI) perguruan tinggi. STMIK Royal adalah salah satu perguruan tinggi yang mengalami masalah kelulusan mahasiswa. Untuk mencapai kualitas lulusan tersebut, diagnosis kelulusan dengan standar yang telah ditetapkan untuk mahasiswa yang masih menjalankan studi sangat diperlukan sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi dari awal untuk menanggulangi terjadinya permasalahan kelulusan dalam bidang akademik. Tujuan diadakannya penelitian ini untuk untuk mendiagnosis kelulusan mahasiswa fast track dengan menggunakan model data mining dengan fungsi klasifikasi. Teknik yang digunakan untuk model data mining klasifikasi adalah Algoritma Naïve Bayes. Dataset yang akan digunakan untuk menjadi data latih dan data uji adalah data mahasiswa fast track STMIK Royal tahun 2021. Kriteria yang digunakan untuk diganosis kelulusan mahasiswa, diantaranya Jenis Kelamin, Kelas, SKS, IPK, Uang Kuliah, Proses Bimbingan, dan Pengumpulan Laporan KKL. Hasil pemodelan klasifikasi dengan Algoritma Naïve Bayes menghasilkan nilai akurasi sebesar 83%.   Kata kunci: data mining; kelulusan; naïve bayes

THE DESIGN OF A STOCK TAKING INVENTORY APPLICATION BASED ON ANDROID

Haerani, Reni, Desianasari, Pegie
Abstract: Abstract.  The stocktaking activities at the company take a relatively long time depending on the number of goods and assets owned. As a result, the company can only carry out stock taking at the end of the day or in a non-peak… non-peak season. This condition resulted in the company’s being disorganized in doing stocktaking. This study aims to create an application that can facilitate the management of stocktaking inventory of goods. The system development method uses the SDLC (System Development Life Cycle) model. Which has the stages of planning, system analysis, system design, system implementation, system testing and system maintenance. Application improvement starts from system preparation to detailed system design terms, including database design, input output design, and Android-based technology. The information system is built using Android Studio using the Java programming language. This study resulted in a stock-taking application for inventory that stores information about stock taking inventory by displaying features of stock ownership data, inventory items, updating item data, and stocktaking inventory reports. It is hoped that PT. Barata Indonesia (Persero)Turbine Component Division will quickly, effectively, and efficiently in data processing stocktaking inventory of existing goods and compiling reports per period systematically.   Keywords: Android; Inventory; Stocktaking   Abstrak- Aktivitas stock opname dalam perusahaan memakan waktu yang relatif lama bergantung menurut banyaknya barang dan aset yang dimiliki, sebagai akibatnya perusahaan hanya bisa melaksanakan stock opname waktu  akhir atau dalam keadaan tidak ramai (non-peak season).  Kondisi ini mengakibatkan perusahaan tidak tertib dalam mengerjakan stock opname. Penelitian ini bertujuan menciptakan aplikasi yang bisa memudahkan manajemen stock opname persediaan barang. Metode pengembangan sistem menggunakan model SDLC (System Development Life Cyle) dimana mempunyai tahapan-tahapan Perencanaan, Analisis Sistem, Perancangan Sistem, Implementasi Sistem, Pengujian sistem dan Perawatan sistem. Perbaikan aplikasi dimulai dari persiapan sistem sampai termin  desain sistem yang rinci, meliputi rancangan database,  input output, sampai teknologi berbasis android. Sistem informasi dibangun menggunakan  android studio menggunakan bahasa pemrograman java. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi stock opname persediaan barang yang menaruh informasi tentang stock opname persediaan barang  dengan menampilkan fitur data stock opname, persediaan barang, update data barang dan report stock opname persediaan barang. Diharapkan bisa  dipakai  pihak PT. Barata Indonesia (Persero) Divisi Komponen Turbin secara cepat, efektif  dan efisien  pada pengolahan data stock opname  persediaan barang yang terdapat dan menyusun laporan per periode secara sistematis. Kata Kunci : Android; Persediaan Barang; Stock Opname  

APPLICATION OF THE WEIGHTED PRODUCT METHOD OF TEACHER PERFORMANCE ASSESSMENT IN PROVIDING LESSONS

Khoirunnisa, Nurdilla, Efendi, Bachtiar, Sapta, Andy
Abstract: Abstract: A system designed to assist decision-makers in semi-structured situations. Teacher performance appraisal is a technique that will result in better learning using a decision support system. Evaluating teacher performance… rformance in providing lessons at SMK Negeri 1 Setia Janji is still carried out conventionally and not in detail. With an assessment that is not detailed, it is feared that there will be a subjective assessment that will result in social jealousy for teachers who have not received learning recommendations. Evaluation at SMK Negeri 1 Setia Janji is still done manually and has not been detailed for teachers who have not received recommendations. So to overcome these problems, a decision support system was designed using the Weighted Product (WP) method. This study uses 6 criteria. The final result of this research is that the decision support system with the Weighted Product (WP) method can handle problems in teacher performance assessment.   Keywords: Decision Support System; Teacher Performance Assessment; Weighted Product   Abstrak: Sistem yang dirancang agar membantu  pembuat keputusan  pada situasi semi-terstruktur. Penilaian kinerja guru ialah teknik yang akan  menghasilkan pembelajaran yang  lebih  baik menggunakan sistem pendukung keputusan. Proses evaluasi kinerja guru dalam memberikan pelajaran di SMK Negeri 1 Setia Janji masih dilaksanakan secara konvensional dan  tidak terperinci. Dengan penilaian yang tidak terperinci dikhawatirkan akan adanya penilaian yang bersifat subjektif  yang akan mengakibatkan kecemburuan sosial bagi guru yang belum menerima rekomendasi pembelajaran. Evaluasi di SMK Negeri 1 Setia Janji masih dilakukan secara manual dan belum detail untuk guru yang belum mendapatkan rekomendasi. Maka untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancanglah suatu sistem pendukung keputusan menggunakan Metode Weighted Product (WP).  Adapun dalam penelitian ini memakai 6 kriteria. Hasil akhir dari penelitian ini didapatkan bahwa sistem pendukung keputusan dengan metode Weighted Product (WP) dapat menangani permasalahan pada penilaian kinerja guru.   Kata Kunci: Penilaian Kinerja Guru; Sistem Pendukung Keputusan; Weighted Product (WP)

SMART IMPLEMENTATION IN DETERMINING EXAMPLE EMPLOYEES PDAM TIRTA SILAUPIASA ASAHAN REGENCY

Rachmawan, Muhammad Novri, Ramdhan, William, Kifti, Wan Mariatul
Abstract: Abstract: PDAM Tirta Silaupiasa is currently the only Regional Owned Enterprise in Asahan Regency; this requires PDAM Tirta Silaupiasa to continue to make improvements to realize optimal service to customers. The services… s provided to customers are closely related to human resources and employee performance. Employee performance has a very important role in the company's success so that we can see the strengths, weaknesses, and potential managerial gaps in the organization. The problem faced by PDAM Tirta Silaupiasa is the lack of motivation experienced by employees. One of the efforts to increase employee motivation is to select role models/exemplary employees who will later become examples for other employees. Based on this, it is necessary to use technology, namely the design of a decision support system in determining exemplary employees by applying the Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) method. The SMART method has advantages, namely in deciding with many alternatives and criteria. It is more complex to make a decision, and the decision results are better. The results of this study get Alfiansyah's alternative with a value of 74.85202777 to be a role model for PDAM Tirta Silaupiasa.   Keywords: Decision Support System; SMART; Exemplary Employee; Role Models; PDAM Tirta Silaupiasa     Abstrak: PDAM Tirta Silaupiasa saat ini merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah yang ada di kabupaten Asahan, hal ini menuntut PDAM Tirta Silaupiasa untuk terus melakukan pembenahan guna mewujudkan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Pelayanan yang diberikan kepada pelanggan tentunya erat kaitannya dengan sumber daya manusia dan kinerja karyawan. Kinerja karyawan memiliki peran yang sangat penting bagi keberhasilan perusahaan sehingga dapat dilihat kekuatan, kelemahan, dan potensi kesenjangan manajerial dalam organisasi. Permasalahan yang dihadapi PDAM Tirta Silaupiasa adalah kurangnya motivasi yang dialami oleh pegawai. Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi pegawai adalah dengan memilih role model/pegawai teladan yang nantinya akan menjadi contoh bagi pegawai lainnya. Berdasarkan hal tersebut maka perlu digunakan teknologi yaitu perancangan sistem pendukung keputusan dalam menentukan pegawai teladan dengan menerapkan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART). Metode SMART memiliki kelebihan yaitu dalam keadaan pengambilan keputusan dengan banyak alternatif dan kriteria sehingga lebih kompleks dalam pengambilan keputusan dan akurasi hasil keputusan yang lebih baik. Hasil penelitian ini mendapatkan alternatif Alfiansyah dengan nilai 74,85202777 untuk menjadi role model bagi PDAM Tirta Silaupiasa.   Keywords: Decision Support System; SMART; Exemplary Employee; Role Models; PDAM Tirta Silaupiasa

COMPARISON OF MULTILAYER PERCEPTRON’S ACTIVATION AND OP-TIMIZATION FUNCTIONS IN CLASSIFICATION OF COVID-19 PATIENTS

Pardede, Doughlas, Firmansyah, Ichsan, Handayani, Meli, Riandini, Meisarah, Rosnelly, Rika
Abstract: Abstract: Patient’s symptoms could be used as features in Covid-19 classification. Using multi layer perceptron, the classification uses data set that contains patient’s diagnosis which has Covid-19 symptoms dan processes… s dan processes the data set to see if the patient is Covid-19 positive or not. This paper compare four activation function such as identity, logistic, ReLu and tanh and combined them with optimizer such as L-BFGS-B, SGD and Adam. Using 5-fold and 10-fold cross validation technique to get the accuracy, F1, precision and recall values, the result that we get is that logistic function with L-BFGS-B optimizer and ReLu function with L-BFGS-B optimizer are the best combinations. The logistic function with SGD optimizer, ReLu function with Adam optimizer and tanh function with Adam optimizer are the worst combinations according to their accuration values. The logistic function with SGD optimizer is the worst combination according to its F1 value. The logistic function with SGD optimizer and tanh function with L-BFGS-B optimizer are the worst combinations according to their precision values. The logistic function with SGD optimizer, ReLu function with Adam optimizer and tanh function with Adam optimizer are the worst combinations according to their recall values.             Keywords: activation function, covid-19; multi layer perceptron; optimizer algorithm     Abstrak: Diagnosa gejala yang dialami pasien dapat digunakan sebagai fitur dalam klasifikasi penderita Covid-19. Dengan multi layer perceptron, klasifikasi dilakukan menggunakan data set yang berisi hasil diagnosa pasien yang memiliki gejala Covid-19 dan selanjutnya diolah untuk  melihat apakah memang pasien tersebut menderita Covid-19 atau tidak. Penelitian ini membandingkan fungsi aktivasi identity, logistic, ReLu dan tanh yang dikombinasikan dengan algoritma optimasi L-BFGS-B, SGD dan Adam. Hasil evaluasi cross validation menggunakan 5-fold dan 10-fold digunakan sebagai dasar menentukan kombinasi yang terbaik dan terburuk, dengan hasil yang menunjukkan bahwa kombinasi fungsi logistic dengan optimasi L-BFGS-B dan fungsi ReLu dengan optimasi L-BFGS-B merupakan kombinasi terbaik. Kombinasi fungsi logisctic dengan optimasi SGD, fungsi ReLu dengan optimasi Adam dan fungsi tanh dengan optimasi Adam merupakan yang terburuk dari nilai accuracy. Kombinasi fungsi logistic dan optimasi SGD merupakan kombinasi terburuk dari nilai F1. Kombinasi fungsi logistic dengan optimasi SGD dan fungsi tanh dan optimasi L-BFGS-B merupakan yang terburuk dari nilai precision. Kombinasi fungsi logisctic dengan optimasi SGD, fungsi ReLu dengan optimasi Adam dan fungsi tanh dengan optimasi Adam merupakan kombinasi terburuk dari nilai recall.   Kata kunci: algoritma optimasi; covid-19; fungsi optimasi; multi layer perceptron

NETFLIX'S RELATIONSHIP STRATEGY WITH CUSTOMERS ON SOCIAL MEDIA

Nurmiati, Evy, Hudaya, Fahmi, Zuhra, Fahira, Kamaluddin, Muhammad Ridho, Kamil, Musthafa
Abstract: Abstract: Netflix's success cannot be separated from its investment in building a strong digital industry in its business, including in creating relationships with its customers through social media. Netflix is here and… becomes a good listener to understand the prevailing pop culture with a variety of interesting content that has been adapted to the data they have regarding the behaviour of their subscribers so that it can be well received by the wider community. This article is explained further in the form of a descriptive analysis of how Netflix, a company that undergoes many transformations, ultimately utilizes social media to build relationships with its customers. It begins with collecting various data relevant to the topic and research title to be presented in a complete presentation through literature studies referred to as sequence data. In the end, it was concluded that Netflix is one of the companies that are indeed successful in using social media as one of their strategies to form a good close relationship with its users, Netflix also maximizes the user data they have such as what customers like and what they don't. which helps Netflix understand each user's behaviour.             Keywords: digital; netflix; social media     Abstrak: Kesuksesan Netflix tidak dapat dilepaskan dari investasi mereka dalam membangun industri digital yang kokoh dalam bisnisnya termasuk dalam menciptakan hubungan dengan para pelanggannya melalui sosial media. Netflix hadir dan menjadi pendengar yang baik untuk memahami kultur pop yang berlaku dengan berbagai konten menarik yang telah disesuaikan dengan data yang mereka miliki terkait perilaku pelanggannya sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat luas. Dalam artikel ini, dijelaskan lebih lanjut dalam bentuk analisis deskriptif bagaimana Netflix sebagai sebuah perusahaan yang banyak melakukan transformasi yang pada akhirnya memanfaatkan sosial media untuk menjalin hubungan dengan para pelanggannya. Diawali dengan melakukan pengumpulan berbagai data yang relevan dengan topik dan judul penelitian untuk disajikan menjadi sebuah pemaparan yang utuh melalui kajian-kajian pustaka yang disebut sebagai data sequence. Pada akhirnya, didapatkan kesimpulan bahwa Netflix merupakan salah satu perusahaan yang memang berhasil dalam menggunakan sosial media sebagai salah satu strategi mereka untuk membentuk hubungan kedekatan yang baik dengan para penggunanya, Netflix juga memaksimalkan data pengguna yang mereka miliki seperti apa yang pelanggan sukai dan apa yang tidak pelanggan sukai, yang menunjang Netflix dalam memahami perilaku masing-masing pengguna.   Kata kunci: digital; media sosial; netflix