Abstract:Fazlur Rahman is one of the modern Muslim thinkers who plays an important role in the reconstruction of Islamic thought, especially in responding to the challenges of modernity. He argues that Islam is not a static teaching,…
ing, but rather a dynamic value
system that must always develop in accordance with the changing times. One of Rahman's
main criticisms of the Islamic world is the tendency to understand the Qur'an and Sunnah
literally without considering their historical and social context. He offers a double movement
methodology, an approach that traces the original meaning of the text in its historical
context, then applies it to modern conditions. This approach allows Islam to remain
relevant without losing its essence. In addition to the interpretation methodology, Rahman
also contributed to the reform of Islamic education, the integration of science with religion,
and the reconstruction of Islamic law based on the principle of maqasid al-shariah. He
emphasized the importance of reopening the door of ijtihad so that Muslims do not get
caught up in taqlid, namely the attitude of accepting Islamic law dogmatically without
critical evaluation. Rahman also criticized Islamic fundamentalism which tends to reject
modernity absolutely, as well as radical secularism which seeks to eliminate the spiritual
aspect of human life. According to him, Muslims must be able to adopt the positive aspects
of modernity, such as the development of science and technology, without sacrificing
Islamic values. With a more rational and contextual approach, Rahman provides a
foundation for Islamic renewal that is not only based on tradition, but also open to the
development of the times. His thoughts offer solutions to various global challenges faced by Muslims, including in
legal, social, and economic aspects. Thus, modernity is not a threat to Islam, but rather
an opportunity to strengthen Islamic values in the lives of contemporary society.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai model kepemimpinan ideal dalam Islam dan relevansinya dalam konteks modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian…
an ini mengkaji sumber-sumber otentik seperti Al-Qur'an, hadis, dan literatur sejarah Islam untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip fundamental kepemimpinan Rasulullah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Rasulullah SAW berlandaskan pada tujuh karakteristik utama: Sidq (kejujuran dan integritas), Amanah (tanggung jawab dan kredibilitas), Fathanah (kecerdasan dan kebijaksanaan), Tabligh (komunikasi efektif dan transparan), keadilan, kesabaran, serta kasih sayang dan empati. Prinsip-prinsip ini tidak hanya menjadi landasan dalam membangun masyarakat Islam pada masa Rasulullah, tetapi juga memiliki relevansi yang signifikan dalam konteks kepemimpinan modern di berbagai bidang. Implementasi nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dalam era globalisasi memiliki potensi untuk menciptakan pemimpin yang berintegritas, bertanggung jawab, dan efektif dalam membangun organisasi dan masyarakat yang harmonis. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tokoh kontemporer yang telah menerapkan prinsip-prinsip tersebut serta strategi praktis untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Abstract:In today's competitive era of globalization, management plays a strategic role in optimizing the performance of Islamic educational institutions to produce high-quality human resources. This study aims to examine the implementation…
lementation of management functions—particularly the planning function—and their contribution to achieving educational goals. The planning function, which includes needs identification, vision and mission setting, goal determination, and evaluation, has been shown to enhance institutional effectiveness through optimal resource utilization, clear direction, and adaptability to change. Additionally, this research highlights the importance of leadership, innovative learning strategies, and the integration of technology as key factors in the success of educational management. Despite facing various challenges such as limited resources and resistance to change, educational institutions can overcome these obstacles through appropriate managerial strategies, stakeholder engagement, and continuous improvement. The findings of this study are expected to contribute to the development of more effective and responsive management practices within the context of Islamic educational institutions in Indonesia.
Abstract:Aceh is part of Indonesia’s archipelagic region and stands as the initial landing place of Islam. Situated on the western coast of Sumatra Island, this region played host to the peaceful introduction of Islam through Arab…
rab traders. The Islamization process, guided by a tasawwuf approach, unfolded smoothly, making it easy for the people of Aceh to embrace the Islamic faith. This underscores the significant role played by the tasawwuf approach and tariqa in the Islamization process. Consequently, the prevailing Islamic thought embraced by the community is infused with the practices of tasawwuf. Tariqa, etymologically meaning a method of practice to achieve a goal, has witnessed a notable increase in its development within the Islamic community. In Sufi terminology, “tariqa” is a form of spiritual practice and soul training aimed at attaining haqiqa (the essence) and ma'rifa (gnosis). These practices and exercises are guided by a spiritual teacher known as a “mursyid” (guide) because the journey between Sharia and haqiqa, according to Sufi scholars, must traverse seven great mountains. Islam significantly influences the way of life in Aceh society, with its people adhering firmly and with a commitment to religious teachings. In essence, Islam is a way of life for the people of Aceh. Over time, Acehnese society has changed its outlook on life. Some individuals practice specific tariqa to draw closer to the Creator. Tariqas such as Qadiriyya, Shattariyya, and Naqshbandiyya are among those that have developed in Indonesia. Engaging in the practices of these tariqas will influence the behavioral patterns of society. Moreover, the religious understanding among the community will change. In other words, the evolving tariqa brings a distinctive spiritual enthusiasm to the religious life of Acehnese society.
Abstract:Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa kelas VIIA MTs Asas Islamiyah tentang materi Thaharah melalui penerapan media Audio Visual. Dilaksanakan dalam dua siklus,…
us, penelitian ini mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan belajar siswa dari 42% pada pra siklus, menjadi 65% pada Siklus I (dengan metode Picture and Picture/videos, Tanya-jawab, dan diskusi), dan mencapai 82% pada Siklus II (dengan penambahan praktik dan media Audio Visual). Media Audio Visual memudahkan siswa memahami tata cara bersuci melalui visualisasi yang jelas, sementara praktik berpasangan mendorong pembelajaran aktif dan kolaboratif. Penelitian merekomendasikan pentingnya pemberian motivasi berkelanjutan, pengelolaan waktu efektif, persiapan media yang matang, dan penekanan intensif pada materi pokok untuk memperkuat pemahaman dan penerapan praktik Thaharah dalam kehidupan sehari-hari.
Abstract:Konsep manajemen pengorganisasian dalam pendidikan Islam memiliki signifikansi fundamental dalam mengembangkan sistem pendidikan yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep manajemen pengorganisasian…
ngorganisasian pendidikan Islam melalui analisis komprehensif hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (penelitian kepustakaan) dan content analysis. Sumber data primer adalah kitab-kitab hadis standar seperti Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, dan kitab hadis mu'tabar lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran, klasifikasi, dan analisis hadis-hadis yang berkaitan dengan manajemen pengorganisasian pendidikan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi Muhammad SAW mengandung prinsip-prinsip manajemen pengorganisasian yang komprehensif, meliputi aspek kepemimpinan, pembagian tugas, koordinasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa konsep manajemen dalam hadis menekankan profesionalisme, transparansi, musyawarah, dan pengembangan potensi individual dalam kerangka organisasi pendidikan Islam.Kontribusi penelitian ini memberikan perspektif baru dalam memahami konsep manajemen pendidikan Islam berdasarkan sumber normatif hadis, sekaligus menawarkan model pengorganisasian yang berbasis pada nilai-nilai profetik. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan manajemen pendidikan Islam dan memberikan landasan konseptual bagi praktisi pendidikan dalam mengembangkan sistem manajemen yang efektif dan berkarakter.
Abstract:Terapi Al-Quran telah diakui secara luas sebagai metode komplementer dalam pengobatan Islam yang memberikan manfaat psikologis dan fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan literatur yang komprehensif…
f mengenai peran terapi Al-Quran dalam praktik medis modern, dengan menyoroti efektivitas, tantangan, serta potensi integrasinya ke dalam sistem kesehatan konvensional. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis artikel jurnal yang telah ditelaah sejawat serta prosiding konferensi dari database seperti Scopus dan Google Scholar. Temuan menunjukkan bahwa terapi Al-Quran berperan penting dalam mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, serta berfungsi sebagai pendekatan penyembuhan spiritual. Namun, meskipun memiliki manfaat yang menjanjikan, tantangan masih ada dalam hal validasi ilmiah dan penerimaannya di komunitas medis. Banyak profesional kesehatan mempertanyakan dasar empiris terapi ini karena kurangnya uji klinis yang terstandarisasi. Selain itu, terdapat kekhawatiran mengenai penggunaannya sebagai metode utama dibandingkan sebagai terapi pelengkap. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi interdisipliner antara ilmuwan medis dan ulama guna menjembatani kesenjangan antara praktik penyembuhan berbasis keimanan dan berbasis bukti. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aplikasinya dalam berbagai kondisi medis dan psikologis guna memastikan integrasinya ke dalam pendekatan kesehatan holistik.
Abstract:Pengobatan Islam memiliki dasar yang kuat dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ, yang mencakup berbagai metode penyembuhan seperti ruqyah syar'iyyah, hijamah (bekam), gurah sunnah, konsumsi madu, habbatussauda, air zamzam, dan kurma.…
urma. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode pengobatan Islam berdasarkan hadis dalam konteks kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis sumber-sumber hadis yang relevan dan membandingkannya dengan penelitian medis kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak metode pengobatan Islam memiliki dasar ilmiah yang kuat. Bekam terbukti meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi peradangan, madu memiliki sifat antibakteri yang mendukung penyembuhan luka, serta habbatussauda menunjukkan efek anti-inflamasi dan imunomodulator. Selain itu, gurah sunnah dikombinasikan dengan habbatussauda dapat membantu membersihkan saluran pernapasan, terutama dalam kasus sinusitis dan rinitis alergi. Meskipun demikian, tantangan utama dalam integrasi metode ini ke dalam praktik medis modern adalah kurangnya penelitian berbasis bukti klinis yang lebih luas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk validasi ilmiah dan integrasi metode pengobatan Islam ke dalam pendekatan kesehatan yang lebih holistik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi kesehatan, dan ulama dalam mengembangkan standar medis berbasis sunnah yang dapat diterima secara ilmiah.
Abstract:This study aims to assess the effectiveness of educational management in developing students' character. The research method employed is a survey, which involves collecting data through questionnaires distributed to students…
ents and teachers in selected schools. The sample consists of students and teachers from a specific vocational high school. The findings indicate that effective educational management has a significant positive impact on character development among students. Key factors such as school leadership, communication patterns between teachers and students, and support from the school environment play important roles in shaping character. The implications of this research highlight the importance of effective educational management in character formation and the crucial roles of school leaders and teachers in creating a conducive educational environment. These findings can serve as a reference for schools and educational stakeholders to enhance programs and activities aimed at improving students' character development. Overall, the research results regarding the effectiveness of educational management in character development provide important conclusions that are essential for advancing character education in Indonesia and improving the quality of school management.
Abstract:Strategi dan praktik manajemen madrasah yang bermutu dan efektif dalam mewujudkan pendidikan berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan library reseach yang berkaitan dengan manajemen…
men pendidikan, termasuk buku, artikel, dan laporan penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa peningkatan kualitas guru melalui pelatihan rutin, serta peningkatan partisipasi orang tua dalam kegiatan madrasah, merupakan faktor kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu, pengembangan kurikulum yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan siswa serta peningkatan fasilitas dan sumber daya juga sangat penting. Madrasah perlu melakukan evaluasi berkala terhadap kurikulum yang diterapkan untuk memastikan kesesuaiannya dengan perkembangan zaman. Praktik manajemen kesiswaan yang baik, termasuk melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan terkait kegiatan ekstrakurikuler, meningkatkan rasa tanggung jawab mereka kepada pendidikan. Kerjasama dengan masyarakat juga menjadi aspek krusial dalam manajemen madrasah. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti alumni dan komunitas lokal, dapat memberikan dukungan tambahan bagi program pendidikan. Dengan menerapkan strategi-strategi ini secara konsisten, madrasah dapat mencapai tujuan pendidikan yang lebih tinggi dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global di masa depan.