Abstract:Abstract : In building community economic independence, each year DISKOPDAGIN provides micro business loans sourced from the Asahan Regency Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) funds which aim to help strengthen…
n capital for micro business actors. However, in providing micro business credit, certain conditions or criteria are required so that the DISKOPDAGIN can determine whether the customer receiving the micro business loan is eligible to receive credit or not. The problem that is often faced by the Department of Industry and Trade at this time is the difficulty in making decisions to determine recipients of micro business loans. The purpose of this research is to facilitate the Department of Industry and Trade in selecting micro business credit customers. The Simple Additive Weighting (SAW) method in this study aims to select the best alternative from a number of alternatives to be used based on specified criteria. The results of this study are micro business credit decision support systems, where the application of this system shows that the results of the ranking process with the SAW method are the same if calculated manually. The calculation uses 7 criteria where the highest alternative is the Asmah alternative (A7) with a preference value of 1.
Keywords: decision support system; micro business credit; simple additive weighting;
Abstrak: Dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, tiap tahunnya DISKOPDAGIN mengadakan kredit usaha mikro yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan yang bertujuan untuk membantu penguatan modal kepada pelaku usaha mikro. Namun dalam memberikan kredit usaha mikro juga mempunyai syarat-syarat atau kriteria tertentu agar pihak DISKOPDAGIN dapat menentukan apakah nasabah penerima kredit usaha mikro tersebut layak menerima kredit atau tidak. Permasalahan yang sering dihadapi oleh pihak DISPERINDAG saat ini ialah kesulitan dalam mengambil keputusan untuk menentukan penerima kredit usaha mikro. Tujuan dari penelitian ini untuk memudahkan pihak DISPERINDAG dalam menyeleksi nasabah kredit usaha mikro. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang akan digunakan berdasarkan kriteri yang ditentukan. Hasil penelitian ini sistem pendukung keputusan kredit usaha mikro, dimana penerapan sistem ini menunjukkan bahwa hasil dari proses perangkingan dengan metode SAW sama jika dihitung secara manual. Perhitungan menggunakan 7 kriteria dimana alternatif yang tertinggi adalah alternatif Asmah (A7) dengan nilai preferensi 1.
Kata Kunci: kredit usaha mikro; sistem pendukung keputusan; simple additive weighting;
Abstract:Abstract: One of the main aspects of education, such as elementary school education, the initial stage for children to continue to the next level of education. Elementary school for the first level of education plays an…
important role in developing students' attitudes, skills, and interests and talents. Every new academic year, students and parents will choose the best school according to their wishes. There are many choices of schools with a variety of different offerings provided. That way, many parents of students are confused by the many choices of types of schools for their children. This study aims to provide recommendations for the best elementary schools in the Sei Dadap sub-district based on the criteria desired by prospective students by applying the Simple Addictive Weighting (SAW) method to a system The SAW method helps in solving simple unstructured problems so that by applying the SAW method a more effective decision-making process can be carried out. The data used as alternative data are elementary schools in the Sei Dadap sub-district. The criteria used in decision making include accreditation, facilities, extracurricular activities, number of classrooms, number of students, and distance between schools.
Keywords: Decision Support System; Elementary school; Simple Addictive Weighting
Abstrak: Salah satu aspek pendidikan utama seperti pendidikan sekolah dasar yang tahap awal bagi anak untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Sekolah Dasar jenjang pendidikan pertama memegang peranan penting dalam mengembangkan sikap, keterampilan, serta minat dan bakat siswa. Setiap tahun ajaran baru, siswa dan orang tua akan memilih sekolah terbaik sesuai dengan keinginan mereka. Ada banyak pilihan sekolah dengan beragam penawaran berbeda yang disediakan. Dengan begitu, banyak orang tua siswa yang bingung dengan banyaknya pilihan jenis sekolah untuk anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi sekolah dasar terbaik di kecamatan Sei Dadap berdasarkan kriteria yang diinginkan oleh calon siswa dengan menerapkan metode Simple Addictive Weighting (SAW) pada suatu sistem. Metode SAW membantu dalam menyelesaikan masalah sederhana yang tidak terstruktur sehingga dengan menerapkan metode SAW dapat dilakukan proses pengambilan keputusan yang lebih efektif. Data yang digunakan sebagai data alternatif adalah sekolah dasar yang ada di kecamatan Sei Dadap. Kriteria yang digunakan dalam pengambilan keputusan meliputi akreditasi, fasilitas, kegiatan ekstrakurikuler, jumlah ruang kelas, jumlah siswa, dan jarak antar sekolah.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan; Simple Addictive Weighting; Sekolah Dasar
Abstract:Abstract: Providing services to patients is an obligation that must be carried out by health agencies. Of course, good health services can be measured by the performance of medical personnel. The current problem with the…
Aek Loba Health Center is that it does not have a system that can measure the level of patient satisfaction with the services provided. In addition, patients also still have difficulty in expressing opinions in the form of complaints about the performance of medical personnel. The aim of the research is to become a forum for assessing the quality of service that can make it easier for patients to submit complaints and also as a measuring tool for health agencies on the level of success of the quality of services provided. This study uses the Service Quality method by assessing service quality based on 5 quality dimensions, namely Tangibles, Responsiveness, Reliability, Assurance, and Empathy. Based on these problems, a decision support system was designed using the PHP programming language and the database used, namely MySQL. So that this research resulted in this system being able to help and facilitate the Aek Loba Health Center in accommodating and measuring the level of quality of service to patients. In addition, this system can make it easy for leaders to find out the elements that need to be improved, maintained, and repaired by the Aek Loba Health Center.
Keywords: patient; questionaire; service quality
Abstrak: Memberi pelayanan kepada pasien merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh instansi kesehatan. Pelayanan kesehatan yang baik tentu saja dapat diukur dari kinerja tenaga medisnya. Permasalahan Puskesmas Aek Loba saat ini yaitu belum mempunyai sistem yang dapat mengukur tingkat kepuasan pasien terhadap layanan yang diberikan. Selain itu, pasien juga masih kesulitan dalam menyampaikan pendapat berupa keluhan terhadap kinerja tenaga medis. Tujuan penelitian untuk menjadi wadah penilaian kualitas pelayanan yang dapat memudahkan pasien dalam menyampaikan keluhan dan juga sebagai alat ukur instansi kesehatan terhadap tingkat keberhasilan kualitas pelayanan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode Service Quality dengan menilai kualitas pelayanan berdasarkan 5 dimensi kualitas, yaitu Bukti Nyata (tangibles), Ketanggapan (responsiveness), Kehandalan (reliability), Jaminan (assurance), dan Empati (emphaty). Berdasarkan permasalah tersebut maka dirancang sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database yang digunakan yaitu MySQL. Sehingga penelitian ini menghasilkan sistem ini dapat membantu dan mempermudah pihak Puskesmas Aek Loba dalam menampung dan mengukur tingkat kualitas pelayanan terhadap pasien. Selain itu, sistem ini dapat memberi kemudahan bagi pimpinan untuk mengetahui unsur-unsur yang perlu ditingkatkan, dipertahankan, serta diperbaiki oleh Puskesmas Aek Loba.
Kata kunci: kuesioner; pasien; service quality
Abstract:Abstract: Determination of the best performance of parking attendants at the Asahan District Transportation Service aims to increase responsibility and high loyalty to get satisfactory performance results and award parking…
ng attendants with the best performance. The assessment of the best performance of parking officers was carried out by 3 assessors namely traffic engineering management, parking section, parking administration staff. The problem in assessing the best performance of parking attendants is that there is no structured system so that the assessment time is quite long, around 2-3 weeks. In addition, the assessment still tends to be subjective, for example the parking attendant's assessment is based on closeness and kinship, causing jealousy. Overcoming this requires a computer system that helps decision making, namely a decision support system for determining the best performance of parking attendants at the Asahan District Transportation Service in this study using the BORDA method. The borda method is used to combine the results of the decision assessment of each appraiser so that the final result is the best performance of the parking attendant. The purpose of this research is to create a computerized system that will later assist in determining the best performance appraisal of parking attendants every year. Based on the research results of the system for determining the best performance of parking attendants in the form of ranking the final score of each parking attendant. The highest value is used as the best performance suggestion for parking attendants.
Keywords: borda method; decision support system; parking attendant performance
Abstrak: Penentuan kinerja terbaik petugas parkir pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan bertujuan untuk perlu meningkatkan tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi mendapatkan hasil kinerja yang memuaskan dan pemberian perhargaan bagi petugas parkir memiliki kinerja terbaik. Penilaian kinerja terbaik petugas parkir dilakukan oleh 3 penilai yaitu manajemen rekayasa lalu lintas, seksi parkir, staff administrasi parkir. Permasalahan dalam penilaian kinerja terbaik petugas parkir adalah belum ada sistem yang terstruktur sehingga waktu penilaian cukup lama sekitar kurang lebih 2-3 minggu. Selain itu penilaian masih cenderung subjektif misalnya penilaian petugas parkir berdasarkan kedekatan dan kekeluargaan sehingga menyebabkan kecemburuan. Mengatasi hal tersebut diperlukan suatu sistem komputer yang membantu pengambilan keputusan yaitu sistem pendukung keputusan penentuan kinerja terbaik petugas parkir pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan dalam penelitian ini menggunakan metode BORDA. Metode borda digunakan untuk menggabungkan hasil penilaian keputusan dari tiap penilai sehingga dapat memperoleh hasil akhir berupa kinerja terbaik petugas parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat suatu sistem komputerisasi yang nantinya akan membantu dalam menentukan penilaian kinerja terbaik petugas parkir disetiap tahunnya. Berdasarkan hasil penelitian dari sistem penentuan kinerja terbaik petugas parkir berupa perangkingan dari nilai akhir setiap petugas parkir. Nilai tertinggi dijadikan sebagai saran kinerja terbaik petugas parkir.
Kata kunci: metode borda; sistem pendukung keputusan; kinerja petugas parkir
Abstract:Abstract: The Central Bureau of Statistics is a government agency that serves the public in providing accurate statistical data. Central Bureau of Statistics Every year the Central Bureau of Statistics accepts new partners.…
rs. Partners who do data processing that has been done on data in the field. In this case, the acceptance of new partner candidates is quite often held to carry out survey and population census activities. The partner acceptance process is less effective because it still uses the manual method, namely the approach between existing partners. So we need a decision support system that can help election performance to be more effective. The basic concept of the Simple Addictive Weighting method is to find a weighted sum of performance ratings for each alternative on all criteria or attributes. The purpose of this research is to build and design a data processing application for prospective new partners at the Central Bureau of Statistics of the Asahan district to get an assessment according to the specified criteria. The results of the research conducted produced the best alternative decision, namely Ruslan Efendi with a score of 0.975 and Yenni Yulistina with a value of 0.95. based on these results can assist the Central Bureau of Statistics in determining the assessment of potential new partners so that they can provide a reference in decision making. In accordance with the criteria required by the Central Bureau of Statistics.
Keywords: decision support support system; simple addictive weighting; prospective partners; information systems.
Abstrak: Badan Pusat Statistik merupakan salah satu instansi pemerintah yang melayani masyarakat dalam menyediakan data statistik yang akurat. Badan Pusat Statistik Setiap tahunnya Badan Pusat Statistik menerima mitra baru. Mitra yang melakukan pengolahan data yang sudah dilakukan pada data dilapangan.. Dalam hal ini, penerimaan calon mitra baru cukup sering diadakan untuk menjalankan kegiatan survei dan sensus penduduk. Proses penerimaan mitra ini kurang efektif karena masih menggunakan cara manual, yaitu dan pendekatan antara mitra yang sudah ada sebelumnya. Sehingga dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat membantu kinerja pemilihan menjadi lebih efektif. Konsep dasar dari metode Simple Addictive Weighting mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja untuk setiap alternative pada semua kriteria atau atribut. Tujuan penelitian ini dapat membangun dan merancang sebuah aplikasi pengolahan data calon mitra baru di Badan Pusat Statistik kabupaten Asahan yang tepat untuk mendapatkan penilaian yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Hasil dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah keputusan alternatif terbaik yaitu Ruslan efendi dengan nilai 0.975 serta Yenni Yulistina dengan nilai 0.95. berdasarkan hasil tersebut dapat membantu pihak Badan Pusat Statistik dalam menentukan penilaian calon mitra baru sehingga dapat memberikan acuan dalam pengambilan keputusan. Sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan oleh pihak Badan Pusat Statistik.
Kata kunci : sistem pendukung pendukung keputusan; simple addictiv weighting; calon mitra; sistem informasi.
Abstract:Abstract: Gender classification is one of the most important tasks of video analysis. A machine learning-based approach was presented to identify male and female facial images with a data set of 2000 images taken from kaggles. …
ggles. This method plays a role in finding the weight value that gives the best output value. This study uses the most appropriate learning rate of each optimization method as a criterion for stopping training. The results showed that the Artificial Neural Network with Adam optimization produced the highest accuracy, which was 91.5% compared to the SGD and ADADELTA optimization methods. Deep Learning techniques that are applied extensively to image recognition used utilize Adam's optimizer method.
Keywords: artificial neural networks; adadelta; adam; gender; sgm;
Abstrak: Klasifikasi gender adalah salah satu tugas analisis video yang paling penting. Pendekatan berbasis machine learning disajikan untuk mengidentifikasi gambar wajah Pria dan Wanita dengan kumpulan data sebanyak 2000 gambar yang diambil dari kaggle. Metode ini berperan dalam menemukan nilai bobot yang memberikan nilai keluaran terbaik. Penelitian ini menggunakan learning rate yang paling sesuai dari masing-masing metode optimasi sebagai kriteria pemberhentian pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan Jaringan Saraf Tiruan dengan optimasi Adam menghasilkan akurasi tertinggi yaitu 91,5 % dibandingkan dengan dengan metode optimasi SGD dan ADADELTA. Teknik Deep Learning yang diterapkan secara ekstensif pada pengenalan gambar yang digunakan memanfaatkan metode optimizer Adam.
Kata kunci: Adadelta; Adam; Jaringan Syaraf; Gender; Tiruan; SGM;
Abstract:Abstract: Marriage is a husband and wife relationship between a man and a woman to form a family. There are several conditions in marriage that must be fulfilled both religiously and legally in force in Indonesia. To carry…
ry out the marriage, the prospective bride and groom must register at the nearest Religious Affairs Office (KUA), KUA is an institution established by the government to handle marriage matters. At marriages, various age groups are often found registering at the KUA. This research was conducted using the Data Mining technique through the K-Means Clustering Model to determine the age grouping of marriage which aims to make it easier for the Office of Religious Affairs in educating the prospective bride and groom from a future perspective and an economic perspective in terms of having a child. The research dataset is data on prospective wedding brides at KUA Rawang Lama, Panca Arga in 2022 with a total of 102 samples, by forming 3 clusters, namely: the Ideal cluster of 76 prospective wedding brides (age 19-30 based on husband's age and age 18-25 based on age wife), a good cluster of 20 prospective marriage brides (age 28-44 based on husband's age and age 24-37 based on wife's age), and a risky cluster of 6 prospective marriage brides (age 49-72 based on husband's age and age 39-58 based on wife's age), and produces a Silhouette Score of 0.57.
Keywords: clustering; data mining; k-means; marriage
Abstrak: Pernikahan merupakan hubungan sebagai suami dan istri antara seorang laki-laki dan perempuan untuk membentuk sebuah keluarga. Terdapat beberapa syarat dalam pernikahan yang wajib dipenuhi baik secara agama maupun secara hukum yang berlaku di Indonesia. Untuk melakukan pernikahan, calon kedua mempelai harus mendaftarkan diri pada Kantor Urusan Agama (KUA) terdekat, KUA merupakan lembaga yang dibentuk oleh pemerintah untuk menangani masalah pernikahan. Pada pernikahan sering ditemukan berbagai kalangan umur yang mendaftarkan diri di KUA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik Data Mining melalui Model K-Means Clustering untuk menentukan pengelompokkan umur pernikahan yang bertujuan untuk mempermudah pihak KUA dalam mengedukasi calon mempelai pernikahan dalam sudut pandang masa depan dan sudut pandang ekonomi dalam hal memiliki seorang anak. Dataset penelitian ini adalah data calon mempelai pernikahan pada KUA Rawang Lama, Panca Arga pada tahun 2022 sebanyak 102 sampel, dengan membentuk 3 klaster yaitu : cluster Ideal sebanyak 76 calon mempelai pernikahan (usia 19-30 berdasarkan umur suami dan usia 18-25 berdasarkan umur istri), cluster baik sebanyak 20 calon mempelai pernikahan (usia 28-44 berdasarkan umur suami dan usia 24-37 berdasarkan umur istri), dan cluster beresiko sebanyak 6 calon mempelai pernikahan (usia 49-72 berdasarkan umur suami dan usia 39-58 berdasarkan umur istri), dan menghasilkan Silhouette Score 0.57.
Kata kunci: clustering; data mining; k-means; pernikahan
Abstract:Abstract: This research uses the PIECES framework to analyze user satisfaction with the MySooltan application as a single digital touch for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The framework was chosen because it…
t has been proven empirically to evaluate information system user satisfaction to see opportunities and improvements in information system development. The sample of this research are users of the MySooltan application, namely MSMEs in Labuan Bajo City. The total sample is 102 respondents. Data was collected using a Google Form questionnaire distributed from October to November 2022 and measured using a Likert scale calculation. The evaluation results found that MSMEs, assisted by Rumah BUMN in Labuan Bajo City, were very satisfied using the MySooltan application during the pandemic. However, PT Telkom still needs to improve the guarantee of confidentiality and protection of user data so that MSMEs can use this application optimally.
Keywords: information system; MSMEs; Mysooltan application; PIECES; user satisfaction
Abstrak: Tujuan riset ini adalah untuk melakukan analisis kepuasan pengguna aplikasi MySooltan sebagai single digital touch Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggunakan PIECES framework. Metode ini dipilih karena telah terbukti secara empiris dapat digunakan untuk mengevaluasi kepuasan pengguna sistem informasi untuk melihat peluang dan perbaikan dari sistem informasi yang dikembangkan. Sampel riset ini adalah pengguna aplikasi MySooltan, yaitu UMKM di Kota Labuan Bajo. Total sampel sebanyak 102 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Google Form yang disebar dari bulan Oktober hingga November 2022 dan diukur menggunakan perhitungan skala likert. Hasil evaluasi menemukan secara keseluruhan, UMKM binaan Rumah BUMN di Kota Labuan Bajo sangat puas untuk menggunakan aplikasi MySooltan selama pandemi. Namun demikian, PT Telkom masih perlu meningkatkan jaminan kerahasiaan dan perlindungan data pengguna, agar aplikasi ini dapat digunakan secara optimal.
Kata kunci: aplikasi MySooltan; kepuasan pengguna; PIECES; sistem informasi; UMKM
Abstract:Abstract: Medan Aviation Polytechnic is one of the campuses under the ministry of transportation which has a major in telecommunication and air navigation engineering in Indonesia. Based on field surveys, an Analog to Digital…
gital Converter (ADC) practicum kit is needed to improve the ability of cadets. Based on this background, this study aims to design and simulate two ADC circuits, each of which is compiled by the integrated circuit (IC) ADC0804 and IC ADC0809 respectively. Three statistical formulas, namely mean error (ME), standard deviation error (SDE), and root mean square error (RMSE) are used to measure the performance of the two ADC circuits. Both ADC circuits are simulated using a Proteus 8.11 Simulator with 255 analog input voltages. Based on the result of the study, it is known that the ADC circuit compiled by IC ADC0809 is more accurate than the ADC circuit compiled by IC ADC0804. This is evidenced by a smaller error value, which is based on the simulation results of the ME, SDE, and RMSE values were 0.4210, 0.3410, and 0.5110, respectively. And, based on the measurement results, it has ME, SDE, RMSE respectively, namely 0.8510, 0.8110, and 0.9310.
Keywords: ADC; Proteus 8.11 Simulator; IC ADC0804; IC ADC0809; ME; SDE; RMSE
Abstrak: Politeknik Penerbangan Medan adalah salah satu kampus di bawah Kementerian Perhubungan yang memiliki jurusan teknik telekomunikasi dan navigasi udara di Indonesia. Berdasarkan survei di lapangan, kit praktikum konverter analog ke digital diperlukan untuk meningkatkan kemampuat taruna. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan mensimulasi dua rangkaian ADC yang masing-masing disusun oleh IC ADC0804 dan IC ADC0809. Tiga formula statistik, yaitu mean error (ME), standard deviation error (SDE), and root mean square error (RMSE) digunakan untuk mengukur kinerja kedua rangkaian ADC tersebut. Kedua rangkaian ADC tersebut disimulasi menggunakan Simulator Proteus 8.11 dengan 255 tegangan masukan analog. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rangkaian ADC yang disusun oleh IC ADC0809 lebih akurat dibandingkan dengan rangkaian ADC yang disusun oleh IC ADC0804. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai kesalahan yang lebih kecil, yaitu berdasarkan hasil simulasi memiliki ME, SDE, RMSE masing-masing adalah 0,4210, 0,3410 dan 0,5110. Dan berdasarkan hasil pengukuran memiliki ME, SDE, dan RMSE masing-masing adalah 0,8510, 0,8110, dan 0,9310.
Kata kunci: ADC; Simulator Proteus 8.11; IC ADC0804; IC ADC0809; ME; SDE; RMSE
Abstract:Abstract : At the SMK Negeri 1 Barumun, there are still shortcomings in monitoring net-work use where monitoring data is not stored in the database so that past network usage monitoring data cannot be displayed as new information…
formation to be used as evaluation material for network infrastructure at the school. For that reason, the researcher wants to research to solve the problems that exist in the school by building a new system, namely monitoring network usage. This system is built using the PHP programming language by utilizing the Mikrotik API as a liaison between the programming language and the Mikrotik device in retrieving the RX/TX data contained on the Mikrotik Router and then storing the monitor-ing data for network usage into a database, the database used is a MySql database. By im-plementing and testing the system, it can be concluded that the system has been able to solve problems in the field of information technology at the SMK Negeri 1 Barmun, namely monitoring network usage which can store monitoring data into a database and monitoring data can be used as material for evaluating network infrastructure for the bene-fit of the school.
Keywords: Networking, Mikrotik, Mikrotik API, Network Usage Monitoring
Abstrak: Pada Sekolah SMK Negeri 1 Barumun masih terdapat kekurangan dalam melakukan monitoring penggunaan jaringan dimana data monitoring tidak tersimpan kedalam database sehingga data monitoring penggunaan jaringan yang telah lalu tidak dapat ditampilkan sebagai informasi baru untuk dijadikan bahan evaluasi pada infrastruktur jaringan pada sekolah tersebut. Dengan alasan itu peneliti ingin melakukan penelitian untuk menyelesaikan masalah yang ada pada sekolah tersebut dengan membangun sistem yang baru yaitu monitoring penggunaan jaringan. Sistem ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan memanfaatkan Mikrotik API sebagai penghubung antara bahasa pemrograman dengan device Mikrotik dalam mengambil data rx/tx yang terdapat pada Router Mikrotik kemudian menyimpan data monitoring penggunaan jaringan tersebut ke dalam database, database yang digunakan merupakan database MySql. Dengan melakukan implementasi dan pengujian sistem, dapat disimpulkan bahwa sistem telah mampu menyelesaikan masalah pada bidang teknologi informasi di Sekolah SMK Negeri 1 Barumun yaitu monitoring penggunaan jaringan yang dapat menyimpan data monitoring kedalam database dan data monitoring dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi infrastruktur jaringan untuk kepentingan Sekolah.
Kata kunci : Jaringan, Mikrotik, Mikrotik API, Monitoring Penggunaan Jaringan