Abstract:Prestasi akademik tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, oleh karena itu prestasi akademik biasanya disebut juga sebagai prestasi belajar. Prestasi belajar merupakan tolak ukur dalam keberhasilan peserta didik dalam…
am pembelajaran. Hasil belajar adalah tolak ukur yang digunakan untuk menentukan tingkat keberhasilan siswa dalam mengetahui dan memahami suatu mata pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu terhadap prestasi akademik siswi MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswi MA dari kelas 10 - 12 MA di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 38 Orang. Teknik data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien dan regresi linier sederhana. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 22 menunjukan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara variabel manajemen waktu terhadap prestasi akademik yaitu sebesar 0,634. Artinya terdapat pengaruh antara variabel X dan Y, berdasarkan tabel koefisien korelasi dengan rentang nilai 0,80-1,000 sehingga antara variabel X dan Y terdapat pengaruh yang sangat kuat. Hal ini ditunjang dengan nilai koefisien determinasi sebesar 63,4 % yang artinya manajemen waktu memberikan pengaruh terhadap prestasi akademik sebesar 63,4 %.
Abstract:Masalah yang paling banyak ditemukan adalah gigi berlubang atau karies gigi dengan rata-rata penduduk Indonesia memiliki 4 sampai 5 gigi berkaries. Bentuk fisik makanan kariogenik yang sering di konsumsi oleh anak terutama…
tama pada anak sekolah dasar (SD) adalah makanan yang manis, lengket, dan berbentuk menarik. Survey awal yang kami lakukan di SD Inpres Liliba pada murid kelas III yang berjumlah 107, ditemukan terdapat 75 orang (70%) yang giginya berlubang. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui gambaran karies gigi berdasarkan jenis makanan kariogenik yang dikomsumsi murid-murid kelas III di SD Inpres Liliba. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Subyek Penelitian dalam penelitian ini adalah murid SD Inpres Liliba kelas III yang giginya berkaries terdapat 75 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan format pemeriksaan DMFT. Hasil penelitian adalah karies gigi pada murid-murid kelas lll di SD Inpres Liliba yang memiliki kategori sangat rendah sebanyak 47 orang, kategori rendah sebanyak 15 orang, kategori sedang sebanyak 12 orang, dan kategori tinggi sebanyak 1 orang dan makanan yang sering dikomsumsi oleh murid-murid kelas lll di SD Inpres Liliba yaitu yang mengomsumsi makanan kariogenik berbentuk cair sebanyak 30 orang (40% ), yang berbentuk padat sebanyak 19 orang (25%), dan yang berbentuk cair dan padat sebanyak 26 orang (35%). Kesimpulan penelitian ini adalah gambaran karies gigi pada murid-murid kelas lll di SD Inpres Liliba yang memiliki kategori sangat rendah dan jenis makanan yang sering dikomsumsi oleh murid-murid kelas lll di SD Inpres Liliba yaitu yang mengomsumsi makanan kariogenik berbentuk cair.
Abstract:Penelitian yang dilakukan akan berfokus pada Analisis Bentuk –bentuk Risiko Pada UMKM Kripik Kentang Merah Aleza. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, Analisis deskriptif kualitatif adalah pendekatan…
katan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan proses atau peristiwa aktual yang menjadi subjek penelitian. Data utama yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data observasi dan wawancara yang diperoleh langsung dari lapangan melalui informan yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam dokumentasi, wawancara dan observasi digunakan. Penelitian ini menemukan bahwa risiko dalam bisnis tidak bisa dihindari sepenuhnya, namun dapat dikelola dengan strategi yang tepat untuk mengurangi dampak negatifnya. Dengan memahami dan mengatasi risiko secara proaktif, UMKM seperti Kripik Kentang Merah Aleza dapat meningkatkan stabilitas operasional dan meraih pertumbuhan yang lebih baik di masa depan.
Abstract:Dalam perkembangan terkini, keterkaitan antara strategi organisasi dan budaya organisasi menjadi perhatian utama baik bagi akademisi maupun praktisi manajemen. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa strategi yang dirumuskan…
skan dengan baik akan sia-sia jika tidak diterapkan secara efektif. Oleh karena itu, organisasi tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan dalam merancang strategi, tetapi juga harus mampu mengimplementasikannya dengan efektif. Penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam mengenai penerapan manajemen strategik dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi budaya serta kinerja organisasi. Penelitian bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang strategi efektif dalam menerapkan strategi yang selaras dengan budaya organisasi, sehingga dapat meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Penelitian ini memanfaatkan metodologi tinjauan literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali wawasan dari berbagai perspektif. Sumber data diperoleh melalui perpustakaan online dan platform akademis terkemuka seperti Google Scholar, serta literatur dan penelitian terdahulu dari artikel jurnal nasional dan internasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen strategik dimulai dengan perumusan strategi, kemudian diimplementasikan ke dalam tindakan nyata. Pada tahap awal proses implementasi, terdapat tiga pertanyaan kunci yang harus dijawab: Apa yang harus dicapai? Bagaimana cara mencapainya? Siapa yang bertanggung jawab?. Selain itu, ditemukan pula adanya hubungan timbal balik antara manajemen strategik dan elemen-elemen organisasi lainnya, seperti budaya dan kinerja organisasi.
Abstract:Bisnis kecil dan menengah (UMKM) menghadapi berbagai risiko dalam operasional sehari-hari mereka. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko menjadi penting untuk meminimalkan kerugian dan meningkatkan kesempatan pertumbuhan.…
buhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan studi kasus terhadap UMKM Warmindo. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik usaha dan anggota tim manajemen, observasi langsung di tempat usaha, serta analisis dokumen terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko pada UMKM Warmindo memberikan dampak yang positif pada kinerja dan keberlanjutan bisnis. Dengan mengendalikan risiko-risiko, UMKM Warmindo dapat meminimalkan kerugian dan meningkatkan kepercayaan pelanggan. selain itu, UMKM Warmindo juga dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperluas pangsa pasar. namun, terdapat beberapa tantangan yang mungkin dihadapi dalam penerapan manajemen risiko pada UMKM Warmindo, seperti keterbatasan sumber daya dan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan manajemen risiko.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya yang dilakukan oleh Ombudsman Padang dalam mengimplementasikan pelayanan publik yang bebas dari maladministrasi. Ombudsman, sebagai lembaga yang bertugas mengawasi pelayanan…
publik, memainkan peran krusial dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan layanan kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, wawancara mendalam dengan pejabat Ombudsman, serta analisis data kasus maladministrasi yang ditangani oleh lembaga ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ombudsman Padang telah melakukan berbagai inisiatif, termasuk sosialisasi tentang hak-hak masyarakat, pelatihan bagi aparatur sipil negara, serta penerapan mekanisme pengaduan yang efektif dan transparan. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan yang harus dihadapi, seperti resistensi dari beberapa instansi pemerintah dan rendahnya kesadaran masyarakat tentang fungsi Ombudsman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai pelayanan publik yang benar-benar bebas dari maladministrasi, diperlukan kolaborasi yang lebih erat antara Ombudsman, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Abstract:Artikel ini membahas dinamika hukum perdagangan internasional dengan fokus pada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Perkembangan ekonomi dan perdagangan global telah mengikis batas-batas negara melalui perdagangan internasional…
asional dan pola bisnis yang semakin cepat. WTO didirikan pada tahun 1995 sebagai organisasi internasional yang secara khusus mengatur perdagangan global antar negara. Tujuan didirikannya WTO adalah untuk meningkatkan wewenang dan wibawa dari GATT sebagai lembaga internasional dalam menerapkan sistem perdagangan internasional yang lebih terbuka, adil, dan transparan. Artikel ini juga menjelaskan bagaimana praktik perdagangan internasional saat ini berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta semakin kompleksnya kebutuhan nasional suatu negara. Perdagangan internasional melalui kegiatan ekspor-impor menjadi sangat penting bagi pembinaan perekonomian negara-negara, baik perdagangan domestik maupun internasional. Namun, hubungan perdagangan internasional tidak selalu berjalan mulus dan sering menimbulkan sengketa yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti politik, strategi militer, ekonomi, maupun yuridis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas manajemen pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan kompetensi bagi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan dan pelatihan yang…
g efektif dapat meningkatkan kompetensi guru melalui delapan kriteria, termasuk kemampuan guru dalam menangkap materi dan melakukan unjuk kerja kompetensi yang dimiliki setelah mengikuti pelatihan. Strategi penyelenggaraan pelatihan yang digunakan meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi. Analisis kebutuhan peserta pelatihan telah dilakukan dengan mengacu kepada RKAKL dan kompetensi guru yang disusun secara berjenjang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pendidikan dan pelatihan yang efektif dapat meningkatkan kinerja guru dan profesionalisme guru, serta membantu guru dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Dengan demikian, lembaga pendidikan harus menjembatani keterbatasan guru dengan menyediakan pelatihan dan sarana prasarana yang memadai untuk meningkatkan kinerja guru.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektifitas Pendidikan dan Pelatihan dalam hal meningkatkan kinerja tenaga pendidik di sekolah SMA IT AL HIJRAH 2 Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian…
tian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru di sekolah SMA IT AL HIJRAH 2 Deli Serdang. Penelitian ini berlangsung selama satu hari yaitu pada hari Rabu, 22 Mei 2024. Hasil analisis data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa ; (1) di sekolah SMA IT AL HIJRAH 2 menerapkan program diklat untuk para guru, yang bertujuan supaya para guru dapat meningkatkan kualitas pengajaran. (2) program pendidikan dan pelatihan (diklat) dapat berpengaruh besar terhadap perubahan dalam metode pengajaran yang diterapkan oleh guru di sekolah IT AL HIJRAH 2. (3) terdapat perubahan yang signifikan dalam metode pengajaran guru setelah mengikuti program pendidikan dan pelatihan yang ada di sekolah IT AL HIJRAH 2. (4) terdapat beberapa hambatan yang sering muncul saat akan dilakukan diklat untuk para guru di sekolah IT AL HIJRAH 2. (5) terdapat perbedaan kinerja antara guru yang telah mengikuti pelatihan dengan yang belum mengikuti pelatihan di sekolah IT AL HIJRAH 2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas Pendidikan dan pelatihan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja tenaga pendidik.
Abstract:Melalui keindahan dan kedalaman mitologi Jawa, masyarakat meresapi keberadaan Dewi Sri sebagai entitas yang menghiasi warisan budaya dengan makna mendalam. Dewi Sri bukan sekadar karakter dalam mitos, melainkan cerminan…
kearifan lokal yang terkandung dalam kisah dan simbolisme, khususnya dalam peran yang dimainkan oleh perempuan. Cerita Dewi Sri, melampaui naratif mitologisnya, membawa bersama identitas dan peran-peran yang mengilhami dinamika masyarakat Jawa. Sebagai mitos dalam folklor Jawa, cerita Dewi Sri menghadirkan potensi besar untuk menjadi pintu gerbang pemahaman mendalam tentang bagaimana struktur sosial diatur, nilai-nilai gender diartikulasikan, dan identitas perempuan berkembang dalam budaya Jawa.Metode penelitian ini mengadopsi pendekatan etnografi sastra untuk mengkaji representasi wanita Jawa dalam naskah Carios Dwi Sri. Penelitian ini akan difokuskan pada analisis tekstual dan kontekstual Carios Dwi Sri sebagai sumber utama yang mengaitkan hubungan antara penanda dan petanda tidak bersifat denotasi dengan makna tunggal dan linear, tetapi tergantung pada the act of signifying. Proses signifikasi menjadi penting dalam memperoleh makna hubungan penanda dan petanda. Pencitraan Fisik dan Kepribadian sebagai Dewi Sri, dalam mitologi Jawa, merupakan lambang kesuburan dan keberlimpahan. Dimensi Spiritual Dewi Sri cenderung memiliki hubungan yang mendalam dengan nilai-nilai spiritual dan memegang teguh kepercayaan tradisional atau agama. Keseimbangan Antara Kehalusan Dan Kekuatan dalam representasi Dewi Sri terdapat keseimbangan yang indah antara kehalusan dan kekuatan, yang mencerminkan nilai-nilai yang dihargai dalam masyarakat Jawa. Dalam praktiknya, keseimbangan ini tercermin dalam praktik keagamaan, adat istiadat, dan nilai-nilai yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa. Seiring perubahan zaman, masyarakat Jawa terus berusaha untuk menjaga dan menghormati nilai-nilai ini sebagai bagian integral dari identitas budaya mereka. Dengan demikian, konsep keseimbangan antara kehalusan dan kekuatan dalam perempuan Jawa bukan hanya merupakan warisan berharga, tetapi juga menjadi panduan bagi kehidupan yang bermakna dan seimbang.