Search Articles & Publications

Showing 2576 articles found for "Ring"

METODE WEIGHTED MOVING AVERAGE DALAM M-FORECASTING

Nasution, Akmal
Abstract: Abstract: M-Forecasting or Mobile Forecasting can be interpreted as mobile-based forecasting. Forecasting here means predicting a situation in the future. The use of mobile technology in forecasting is considered appropriate… iate to improve the efficiency of forecasting to be carried out, this is supported by the development of increasingly mobile technology, where digital marketing marketing research institutions estimate that in 2018 the number of active smartphone users in Indonesia is more than 100 million people. This fantastic amount can be utilized by the development of mobile-based information systems for forecasting. Predictions of a forecast can be realized by using several methods. The Weighted Moving Average method is one of them. This method provides predictions for the future by utilizing previous data and giving different weights for each data used. The level of confidence in forecasting can be determined by measuring the error percentage of the forecasting obtained. The higher the error rate can be interpreted that the forecasting results obtained are increasingly unreliable or inaccurate, and vice versa. This forecasting technique can be applied in various fields of work, including in forecasting rubber production. By obtaining forecasting data on rubber production in the future, of course, it can provide an overview of future work steps, so that it can increase the company's work productivity. Based on this, the researchers intend to build a mobile-based forecasting application system, so that it can be installed in a mobile device later, especially mobile technology with the Android operating system.   Keywords: Forecasting, Mobile, Android, Weighted Moving Average.   Abstrak: M-Forecasting atau Mobile Forecasting dapat diartikan sebagai peramalan berbasis mobile. Peramalan disini berarti memprediksi suatu keadaan dimasa mendatang. Penggunaan teknologi mobile dalam peramalan dianggap tepat untuk meningkatkan efisiensi peramalan yang akan dilakukan, hal ini didukung dengan perkembangan teknologi mobile yang kian pesat, dimana lembaga riset digital marketing emarketer memperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang.  Jumlah yang fantastis ini dapat dimanfaatkan dengan pengembangan sistem informasi berbasis mobile untuk peramalan. Prediksi dari sebuah peramalan dapat terwujud dengan penggunaan beberapa metode. Metode Weighted Moving Average adalah salah satunya. Metode ini memberikan prediksi masa depan dengan memanfaatkan data-data terdahulu dan memberikan bobot yang berbeda-beda untuk setiap data yang digunakan. Tingkat kepercayaan peramalan dapat diketahui dengan mengukur persentase eror dari peramalan yang diperoleh. Semakin tinggi tingkat eror dapat diartikan bahwa hasil peramalan yang diperoleh semakin tidak dapat dipercaya atau tidak akurat, begitu juga sebaliknya. Teknik peramalan ini dapat diterapkan diberbagai bidang pekerjaan, termasuk dalam peramalan produksi karet. Dengan memperoleh data peramalan produksi karet dimasa mendatang tentunya dapat memberikan gambaran untuk langkah-langkah kerja kedepannya, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja perusahaan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bermaksud membangun sebuah sistem aplikasi peramalan berbasis mobile, sehingga dapat dipasang diperangkat mobile nantinya, khususnya teknologi mobile dengan sistem operasi android. Kata Kunci:    Forecasting, Mobile, Android, Weighted Moving Average.

ANALISIS QUALITY OF SERVICE JARINGAN LOCAL AREA NETWORK MENGGUNAKAN MIKROTIK ROUTERBOARD750 (Studi Kasus: STMIK Royal Kisaran)

Siddik, Mohd.
Abstract: Abstract: The use of computer networks at this time has proven to be a very reliable means of communication and source of information. Government agencies, offices are now using the network as a medium for disseminating… information. At present, in the implementation of computer networks, it is very necessary for management to optimize the network itself. Therefore it is necessary to do QoS (Quality of Service) Analysis, in order to get optimal network. QoS (Quality of Service) is a technology that can be applied in computer networks to provide optimal services for network users. With the existence of QoS (Quality of Service) allows network administrators to be able to perform bandwidth management to handle various effects due to congestion (congestion) in packet flow traffic in the network. In performing QoS (Quality of Service), a device that can do bandwidth management to the network is built. Mikrotik Routerboard750 is a network device using Linux-based MicroticOS that can be used in the application of QoS (Quality of Service).   Keywords: Computer Network, QoS (Quality of Service), Mikrotik Routerboard750     Abstrak: Penggunaan Jaringan komputer pada saat ini telah terbukti sebagai sarana komunikasi dan sumber informasi yang sangat diandalkan. Seluruh instansi pemerintahan, perkantoran saat ini sudah memanfaatkan jaringan sebagai media sarana penyebaran informasi. Saat ini dalam implementasinya jaringan komputer sangat butuh dilakukan manajemen guna optimalimalisasi jaringan itu sendiri. Maka dari itu perlu dilakukan Analasis QoS (Quality of Service), guna mendapatkan jaringan yang optimal. QoS (Quality of Service) merupakan teknologi yang dapat diterapkan dalam jaringan komputer guna memberikan layanan yang optimal bagi para pengguna jaringan. Dengan adanya QoS (Quality of Service) memungkinkan administrator jaringan untuk dapat melakukan manajemen bandwidth guna menangani berbagai efek akibat terjadinya kemacetan (congestion) pada lalu lintas aliran paket di dalam jaringan. Dalam melakukan QoS (Quality of Service) dibutauhan sebuah perangkat yang dapat melakukan manajemen bandwidth terhadap jaringan. Mikrotik Routerboard750 adalah perangkat jaringan menggunakana  MikrotikOS berbasis Linux yang dapat digunakan dalam penerapan QoS (Quality of Service) ini.   Kata Kunci: Jaringan Komputer, QoS (Quality of Service), Mikrotik Routerboard750

KLASTERISASI DATA JAMAAH UMROH PADA AULIYA TOUR & TRAVEL MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING

Iqbal, Muhammad
Abstract: Abstract: Religious tourism especeeially for Hajj and Umroh is increasingly in demand by the public. Auliya Tour & Travel, which is engaged in the travel agency, has diverse pilgrimage data so that the data collection is… used to find new knowledge as a marketing strategy using Data Mining techniques. Data Mining is one of the KDD processes that has the function for grouping. K-Means Clustering is a data mining technique that aims to group data into a data subset. The grouping of data on Umroh pilgrims is conducted to find out the interest groups of pilgrims based on age. This study categorizes pilgrim data into three clusters, which are very popular, in high demand and less desirable. Attributes used in processing data include gender, age, and congregation package. Before the data calculation process is carried out, the data transformation process is carried out before data calculation process. Based on data calculations that have been done through the RapidMiner software, the members of the group were very interested, ranging in age from 56 to 83 years, interested groups ranging in age from 29 to 55 years and the group was less interested with an age range 2 to 22 years from 170 records.   Keywords: Clustering, Data Mining, K-Means, RapidMiner, Umroh.                 Abstrak: Perjalanan wisata religi khususnya untuk ibadah haji dan umroh semakin diminati masyarakat. Auliya Tour & Travel yang bergerak pada bidang biro perjalanan memiliki data jamaah yang beragam sehingga kumpulan data tersebut dimanfaatkan untuk menemukan pengetahuan yang baru sebagai strategi pemasaran dengan menggunakan teknik Data Mining. Data Mining merupakan salah satu proses dari KDD yang fungsi salah satunya untuk pengelompokan. K-Means Clustering merupakan salah satu teknik Data Mining yang bertujuan untuk mengelompokkan data ke dalam subset data. Pengelompokan data jamaah umroh dilakukan bertujuan untuk mengetahui kelompok minat jamaah berdasarkan usia. Penelitian ini mengelompokkan data jamaah menjadi tiga cluster yaitu sangat diminati, diminati dan kurang diminati. Atribut yang digunakan dalam pengolahan data meliputi jenis kelamin, usia, dan paket jamaah. Sebelum proses perhitungan data dilakukan terlebih dahulu dilakukan proses transformasi data. Berdasarkan perhitungan data yang telah dilakukan melalui software RapidMiner diperoleh anggota kelompok sangat diminati dari rentang usia mulai 56 sampai 83 tahun, kelompok diminati dengan rentang usia mulai 29 sampai 55 tahun dan kelompok kurang diminati mulai usia 2 sampai 22 tahun dari 170 record.   Kata Kunci: Clustering, Data Mining, K-Means, RapidMiner, Umroh

PENERAPAN DATA MINING DALAM PENGELOMPOKAN KELAS MAHASISWA BERDASARKAN HASIL UJIAN SARINGAN MASUK DENGAN ALGORITMA K-MEANS

Syahputra, Trinanda
Abstract: Pengolahan data mahasiswa perlu dilakukan untuk mengetahui informasi penting berupa pengetahuan baru. Informasi mengenai pengelompokan data mahasiswa berdasarkan nilai ujian. Pengetahuan baru tersebut dapat membantu pihak… k kampus dalam menentukan kelas baru bagi calon mahasiswa baru dengan tepat. Dalam pengelompokan kelas mahasiswa dengan metode clustering  yang mengikuti ujian saringan masuk berdasarkan nilai yang dihasilkan setiap calon mahasiswa maka akan ditentukan kelas sesuai jurusan yang mereka ambil tanpa ada manipulasi dan informasi hasil nilai dapat di kirim kepada calon mahasiswa

SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GIGI MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING (STUDI KASUS: KLINIK GIGI DRG. TETRA ASMIRA TELUK KUANTAN)

Walhidayat, Walhidayat, Nanda, Rizki
Abstract: Abstract: The scientific field of computer information systems along with the times has its own role to provide alternative solutions for humans to help solve problems for various health complaints. Various methods - methods… hods are designed to help patients with dental disease problems, in this case the researcher uses the forward chaining method to see the rules based on valuable information from experts (Drg. Tetra Asmira). A rule that is made to complete the forward chaining method with the appearance of a web-based application. The need for the application of the scientific field of computer information systems to help various fields of humanity here has the opportunity to continue to be developed using various available methods. Keywords: dental expert system, forward chaining, expert system application   Abstrak: Bidang keilmuan sistem informasi komputer seiring dengan perkembangan jaman telah memiliki peran tersendiri untuk memberikan alternatif solusi bagi manusia untuk membantu menyelesaikan permasalahan untuk berbagai keluhan kesehatan. Berbagai metode – metode dirancang untuk membantu pasien dengan masalah penyakit gigi, dalam hal ini peneliti menggunakan metode forward chaining untuk melihat rule yang didasarkan dari informasi yang bernilai dari pakarnya (Drg. Tetra Asmira). Rule yang di buat menyelesaikan untuk metode forward chaining dengan tampilan aplikasi berbasis web. Perlunya penerapan bidang keilmuan sistem informasi komputer untuk membantu berbagai bidang kemanusiaan disini memiliki peluang untuk terus dikembangkan dengan menggunakan berbagai metode yang tersedia.   Kata kunci: sistem pakar gigi, forward chaining, aplikasi sistem pakar

IMPLEMENTASI DATA MINING DALAM ANALISA POLA PEMINJAMAN BUKU DI PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN METODE ASSOCIATION RULE

Kurniawan, Edi
Abstract: Abstract: The library is one of the most important means to add insight and knowledge to everyone. In general, borrowing transaction data books that exist in a library are only left to accumulate by the library in the database… tabase without any utilization or further processing of the data that has long been stored. By utilizing the Data Mining technique using association rules with FP-Growth, these data will be very useful. Because from the data lending books to the library, new information can be gleaned about what books are often borrowed and know the pattern of relationships between books that have been borrowed together so that later it can be used to compile books in accordance with the existing borrowing patterns so that they can facilitate library visitors in the process of finding books.  Keywords: Data Mining, Association Rule, FP-Growth, Library   Abstrak: Perpustakaan merupakan salah satu sarana yang sangat penting untuk menambah wawasan dan keilmuan setiap orang. Pada umumnya data transaksi peminjaman buku yang ada pada sebuah perpustakaan hanya dibiarkan saja menumpuk oleh pihak perpustakaan di dalam database tanpa ada pemanfaatan atau pengolahan lebih lanjut dari data-data yang telah lama tersimpan tersebut. Dengan melakukan pemanfaatan menggunakan Teknik Data Mining metode association rules dengan FP-Growth, data-data tersebut akan jadi sangat bermanfaat. Karena dari data peminjaman buku pada perpustakaan tersebut dapat diggali informasi baru tentang buku-buku apa yang sering dipinjam dan mengetahui pola hubungan antara buku yang telah dipinjam secara bersama-sama sehingga nantinya dapat dimanfaatkan untuk melakukan penyusunan buku sesuai dengan pola peminjaman buku yang ada sehingga dapat mempermudah para pengunjung perpustakaan dalam proses pencarian buku.   Kata Kunci : Data Mining, Asociation Rule, FP-Growth, Perpustakaan

ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN SEPULUH KAPASITOR KERAMIK 6.8 NF/ 100V TERHADAP PENGIRIMAN DAYA TANPA KABEL DENGAN RANGKAIAN ROYER

Ananda, Ricki, Amin, Muhammad
Abstract: Abstrack: Wireless usage is no longer only able to send data or files, power delivery or power transfer can be applied using wireless networking technology system or also called wireless energy transfer. Research purposes,… s, to make prototype power wireless transfer by using royer oscilator circuit, and turning the load to the maximum with the minimum possible input. Using the 9.8 V input from Trafo 5A and changing the capacitor value of 6.8nf / 100v x10 C on the transmitter (coil transmitter bigger than coil receiver). Installation of each capacitor with a distance of 7 cm, give effect to maximal value increase, with Voltage 14.2 V, current 0.02 A, power 0.284 W and Decrease Freq 610.5 KHz. As for the distance of 12 cm also get a maximum value of 11.8 V voltage, current 0.02 A, and a decrease in Frequency 614 Khz. The greatest efficiency at both distances is obtained, and . To turn the load to the maximum (7 lamps used 7 W lamps with a total load 28 W), PWT connected to USB 5V, and connected to battery and booster converter circuit so the distance is 12 cm, obtained input voltage 2.2 and output voltage 47.8 V, with output power of 1.43 W, current 0.03 A, and percentage increase of 2072 voltage. Installation of capacitors affects the voltage values, current, distance and power on the receiver. To light a large load, used a series of booster converter to power 28 W load, with 3.7 V input on battery packed on USB 5V, type TP-4056.   Keyword : Royer Oscillator circuit, Power wireless transfer, Booster  converter circuit Abstrak: Penggunaan Wireless saat ini tidak lagi hanya bisa mengirim data atau file, pengiriman daya atau perpindahan daya bisa diterapkan menggunakan sistem teknologi jaringan nirkabel atau disebut juga wireless energy transfer. Tujuan penelitian, untuk membuat prototype power wireless transfer dengan menggunakan rangkaian royer oscilator, dan menyalakan beban secara maksimal dengan input seminimal mungkin. Dengan menggunakan input 9.8 V dari Trafo 5A dan perubahaan nilai kapasitor 6,8nf / 100v x10 C pada bagian transmitter (coil transmitter lebih besar dari coil receiver). Pemasangan tiap-tiap kapasitor dengan jarak 7 cm, memberi dampak peningkatan nilai  maksimal, dengan Tegangan 14.2 V, arus 0.02 A, daya 0.284 W dan Penurunan Freq 610.5 KHz. Sedangkan untuk jarak 12 cm juga mendapatkan nilai maksimal tegangan 11.8 V, arus 0.02 A, dan penurunan Frequensi 614 Khz. Efisiensi terbesar pada kedua jarak tersebut didapat, dan . Untuk menyalakan beban secara maksimal (beban digunakan lampu 7 W sebanyak 4 lampu dengan total beban 28 W), PWT dihubungkan ke USB 5V, dan terhubung ke baterai dan rangkaian booster converter, sehingga jarak 12 cm, didapat input tegangan 2.2 dan keluaran tegangan 47.8 V, dengan daya keluaran 1.43 W, arus 0.03 A, dan Persentasi kenaikan tegangan 2072. Pemasangan kapasitor mempengaruhi nilai tegangan, arus,jarak dan daya pada receiver. Untuk menyalakan beban yang besar, digunakan rangkaian booster converter untuk menyalakan beban 28 W, dengan input 3.7 V pada baterai yang dicas pada USB 5V, jenis TP-4056.   Kata Kunci : Rangkaian Royyer Oscillator, Power wireless transfer , Rangkain Booster

PERANGKAIAN GERBANG LOGIKA DENGAN MENGGUNAKAN MATLAB (SIMULINK)

Parinduri, Ikhsan, Nurhabibah Hutagalung, Siti
Abstract: Abstrack: The logic gate circuit using the simulink method matlab is a series of ways to prove between theories in simulation using the matlab program by entering parameters in the truth table at each logic gate. Parameters… ers in the truth table consist of logic 0 for low and logic 1 for high. The simulation is done by giving input (input) and outpout (output) at each basic logic gate which consists of 7 gates of which are NOT gates, AND, OR, NAND, NOR, X-OR and X-NOR. This proof is intended as a medium to study the logic gate in higher learning learning in digital engineering learning and digital systems. Keywords: Logic Gate, Matlab, Simulink   Abstrak: Perangkaian gerbang logika dengan menggunakan matlab metode simulink adalah perangkaian dengan cara pembuktian antara teori pada simulasi menggunakan program matlab dengan memasukkan parameter-paramater yang ada pada tabel kebenaran pada setiap gerbang logika. Paramter-paramater pada tabel kebenaran terdiri atas logika 0 untuk low dan logika 1 untuk high. Simulasi dilakukan dengan memberikan input (masukan) dan outpout (keluaran) pada setiap gerbang logika dasar yang teriri dari 7 gerbang daiantaranya adalah gerbang NOT, AND, OR, NAND, NOR, X-OR dan X-NOR. Pembuktian ini bertujuan sebagai media untuk mempelajari gerbang logika pada pembelajaran diperguruan tinggi pada pembelajaran teknik digital maupun sistem digital. Kata kunci : Gerbang Logika, Matlab, Simulink

ANALISIS DAN PERANCANGAN WEBBASE DAN WAP TICKET CENTER RESERVATION PADA PO. NPM DENGAN METODE PROSEDUR MULTI USER

Suryadi, Agus, Prawira Tanjung, Mahardika Abdi, Lia Febrianti, Eka
Abstract: Abstract: In this growing era of globalization, information systems are very important and important in helping business processes, in the near future that will make the competition in the business process will be more violent… iolent and strict. Therefore, the use of information technology and the design of application programming using PHP as server side programing and MySQl as its database especially regarding bus departure and bus ticket reservation at PO.NPM company of bukittinggi city. Problems faced by this company is the problem of data redundancy ticket booking is a lot of data booking tickets are not available, and not presented in sequence and repeatedly resulting in difficulties when manipulating, altering, and delete data.     In the end the authors hope with the creation of a new information system, can help the process of booking tickets and done more easily, without the passengers concerned must come directly to P0.NPM with the new system design will facilitate the company and bus visitors. Keywords: Technology, Information, PHP Programming Language And MySQL. Abstrak : Di era globalisasi yang semakin berkembang ini sistem informasi merupakan hal yang sangat penting dan utama dalam membantu proses bisnis, dalam waktu dekat yang akan membuat persaingan dalam proses bisnis akan semakin keras dan ketat. Karena itu pemakaian teknologi informasi dan rancangan pembuatan program aplikasi dengan menggunakan PHP sebagai server side programing  dan MySQl  sebagai Databasenya khususnya mengenai jadwal keberangkatan bus dan pemesanan tiket bus pada perusahaan PO.NPM kota bukittinggi. Masalah – masalah yang dihadapi perusahaan ini yaitu masalah redundansi data pemesanan tiket yaitu banyak data pemesanan tiket yang tidak tersedia,dan tidak tersaji secara berurutan dan berulang-ulang sehingga mengakibatkan kesulitan saat memanipulasi, mengubah, dan menghapus data.  Pada akhirnya penulis berharap dengan dibuatnya sistem informasi yang baru, dapat membantu Proses pemesanan tiket dan dilakukan dengan lebih mudah, tanpa penumpang yang bersangkutan harus datang langsung ke P0.NPM dengan adanya desain sistem yang baru akan mempermudah pihak perusahaan dan pengunjung bus. Kata kunci : Teknologi, Informasi, Bahasa Pemograman PHP  Dan MySQL

DETEKSI GERAKAN KEPALA DAN KEDIPAN MATA DENGAN HAAR CASCADE CLASSIFIER CONTOUR DAN MORFOLOGI DALAM PENGOPERASIAN KOMPUTER UNTUK KAUM DIFABLE

Buana, I Komang Setia
Abstract: Abstrack: Diffable or the word that has  defenition is “ Different Abled People” the term for disabled people. One example of disabled is people who do not have hands, so to write even have to use their feet. Along with… . Along with the increasingprogress of computer technology, the role of computer technology has also increased for the benefit of humans. One of them is the field of human and computer interaction ( IMK)  or also called Human Computer Interaction ( HCI) . Although computer technology equipment is accurate and reliable, but the interaction model that is carried out is not natural as humans interact with each other, the use of such equipment to operate it requires direct contact between user and the computer. For people who dissabilities who do not have hands, it will be difficult to do so. Computer vision based interaction techniques are candidates for natural interaction techniques. The human head can also be used to replace the function of a mouse that can be used to move the cursor up and down left or right for and to click on the mouse using the blik an eye. Detection using head movements has been widely applied including in the fields of entertainment, education, and security. The camera is a tool used to make head recognition. The camera is used as a sensor to detect head movements. Head motion detection is implemented by using opency phython.  Keyword: difabel, head, webcame, opencv python Abstrak: Difabel  atau  kata  yang  memiliki  definisi “Different  Abled People” ini adalah sebutan bagi orang cacat. Salah satu contoh kaum difabel adalah orang yang tidak mempunyai tangan, sehingga untuk menulispun harus menggunakan kaki. Seiring meningkatnya kemajuan teknologi komputer, peranan teknologi komputer juga semakin meningkat yang digunakan untuk kepentingan manusia. salah satunya adalah bidang interaksi manusia dan komputer (IMK), atau sering disebut Human Computer Interaction (HCI). Keyboard, mouse, dan joystick merupakan salah satu perangkat keras yang sering digunakan untuk interaksi antara manusia dan komputer yang bersifat mekanis. Meskipun peralatan-peralatan tersebut akurat dan handal (reliable), tetapi model interaksi yang dilakukan tidak bersifat alami sebagaimana manusia berinteraksi dengan sesamanya, penggunaan peralatan-peralatan tersebut untuk mengoperasikannya membutuhkan adanya  kontak langsung antara user dengan komputer. Untuk kaum difabel yang tidak mempunyai tangan, akan susah melakukan hal tersebut. Teknik interaksi berbasis visi komputer menjadi kandidat teknik interaksi yang bersifat alami. kepala manusia bisa juga digunakan untuk menggantikan fungsi mouse yang bisa digunakan untuk menggerakan cursor keatas kebawah kekiri maupun kekanan dan untuk melakukan klik pada mouse menggunakan kedipan mata. Pendeteksian menggunakan gerakan kepala telah diaplikasikan secara luas diantaranya pada bidang hiburan, pendidikan serta keamanan. Kamera  (webcam) merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pengenalan kepala. Kamera ini digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi pergerakan kepala. Pendeteksian gerakan kepala diimplementasikan dengan menggunakan opencv python.