Search Articles & Publications

Showing 4015 articles found for "Dari"

PERBANDINGAN ALGORITMA KLASIFIKASI SUPPORT VECTOR MACHINE DAN NAIVE BAYES PADA IMBALANCE DATA

Puspita, Chika Enggar, Pratiwi, Oktariani Nurul, Sutoyo, Edi
Abstract: Abstract: Question classification is a computer science system, which aims to analyze questions and can label each question based on existing categories. Questions can be collected from several materials or topics that are… re many and different. Therefore, the researcher intends to create a classification system for quiz questions Data Warehouse and Business Intelligence which can be grouped into topics Data Warehouse, Business Intelligence, Data Analytics, and Performance Measurement. One way to solve this problem is by approach machine learning. In this study, researchers used a comparison of machine learning algorithms, namely the algorithm NaïveBayes and SupportVectorMachine using SMOTE and methods Cross-Validation The results of this study show the best accuracy results and are very helpful. The results obtained in the method cross-validation before SMOTE resulted in an accuracy rate of 82.02% for the results after going through the SMOTE stage of 94.79% on the algorithm Naïve Bayes, while the algorithm SupportVectorMachine get accuracy of 81.39% in the process before SMOTE for the results after going through SMOTE of 96.52%.  Keywords: Cross-Validation; Machine Learning; Naive Bayes; Support Vector Machine; Question Classification     Abstrak: Klasifikasi pertanyaan merupakan sebuah sistem ilmu komputer, yang bertujuan untuk menganalisis pertanyaan serta dapat memberi label pada setiap pertanyaan berdasarkan kategori yang ada. Pertanyaan soal dapat dikumpulkan dari beberapa materi atau topik yang banyak dan berbeda. Oleh karena itu, bermaksud untuk membuat sistem klasifikasi pertanyaan soal kuis Data Warehouse dan Business Intelligence yang dapat dikelompokkan menjadi topik Data Warehouse, Business Intelligence, Data Analitik, dan Pengukuran Kinerja. Cara  yang dapat dilakukan untuk permasalahan ini dengan menggunakan pendekatan MachineLearning. Pada penelitian kali ini menggunakan perbandingan algoritma MachineLearning yaitu algoritma NaïveBayes dan SupportVectorMachine menggunakan metode SMOTE dan Cross-Validation. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil akurasi yang terbaik dan sangat membantu. Hasil yang diperoleh pada metode cross-validation sebelum SMOTE menghasilkan tingkat akurasi sebesar 82.02% untuk hasil sesudah melalui tahap SMOTE sebesar 94.79 %  pada algoritma Naïve Bayes, sedangkan pada algoritma Support Vector Machine menghasilkan akurasi sebesar pada proses sebelum SMOTE 81.39% untuk hasil sesudah melalui SMOTE sebesar 96.52%.   Kata kunci: Klasifikasi Pertanyaan; Pembelajaran Mesin; Naive Bayes; Support Vector Machine; Cross-Validation

PENERAPAN FRAMEWORK CODEIGNITER PADA SISTEM ABSENSI QR CODE DISKOMINFO KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN

Wahyudi, Dicky, Juledi, Angga Putra, Irmayanti, Irmayanti
Abstract: Abstract: Attendance is evidence of the presence of an activity carried out by an employee. The attendance system at the Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan office is currently still manual, namely by signing an attendance… endance form. This raises various problems namely; data input errors, attendance manipulation, inefficient recapitulation processes, and waste in the use of paper. This study aims to apply the codeigniter framework to the attendance system that uses QR Code at the Communication and Information Office of South Labuhanbatu Regency. The system development applies the Waterfall method, and the design uses the UML modeling language. This system is designed to make the attendance process effective for employees at the Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan office. From the results of the study, it was found that the codeigniter framework can be applied to an attendance system that uses a QR Code with a more efficient program code processing process.             Keywords: attendance; codeigniter; information system; qr code; web     Abstrak: Absensi merupakan bukti kehadiran dari suatu kegiatan yang dilakukan oleh seorang karyawan. Sistem absensi pada kantor Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan saat ini masih manual yaitu dengan menandatangani formulir absensi. Hal ini menimbulkan berbagai masalah yakni; kesalahan penginputan data, manipulasi absensi, proses rekapitulasi yang tidak efisien, serta pemborosan dalam penggunaan kertas. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan framework codeigniter pada sistem absensi yang menggunakan QR Code di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pengembangan sistem menerapkan metode Waterfall, dan perancangan menggunakan bahasa pemodelan UML. Sistem ini dirancang untuk membuat efektif proses absensi kehadiran karyawan pada kantor Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa framework codeigniter dapat diterapkan pada sistem absensi yang menggunakan QR Code dengan proses pengerjaan kode program yang lebih efisien.   Kata kunci: absensi; codeigniter; qr code; sistem informasi; web

SISTEM PELACAKAN KONTAK COVID-19 MENGGUNAKAN TEKNOLOGI QR CODE BERBASIS WEB

Nurjannah, Nurjannah, Dar, Muhammad Halmi, Bangun, Budianto
Abstract: Abstract: In an effort to control the rate of the spread of Covid-19, the Governor of Sumatera Utara detailed-right of instructions written to perform the extension of PPKM Mikro. One of the scenarios control that is used… d to perform the contact tracing. Many countries have managed to implement technology-based applications as a tool to do contact tracing to the victims who are exposed. On the one hand, the use of application is very helpful in reducing the rate of transmission of Covid-19. But on the other hand, concerns against the use of user data that is secret to be its own obstacles. This study aims to create a tracing system contact Covid-19 using the QR Code. QR Code technology is selected because it can be used as a tracing tool contact without need to take the user's location data confidential. This system developed by applying the waterfall model. The results of the research show that the tracing system contact Covid-19 without using the privacy data of the user is successfully created with the use of QR Code technology is web-based. Using the method of blackbox testing, the results of the test the functionality of the system running well.             Keywords: Contact Tracing, Covid-19; QR Code; Waterfall; Web     Abstrak: Dalam upaya mengendalikan laju penyebaran Covid-19, Gubernur Sumatera Utara mengeluarkan instruksi tertulis untuk melakukan perpanjangan PPKM Mikro. Salah satu skenario pengendalian yang digunakan adalah dengan melakukan pelacakan kontak (contact tracing). Beberapa negara telah berhasil mengimplementasikan teknologi berbasis aplikasi sebagai alat untuk melakukan pelacakan kontak terhadap korban yang terpapar. Disatu sisi, penggunaan aplikasi sangat membantu dalam menekan laju penularan Covid-19. Namun disisi lain, kekhawatiran terhadap penggunaan data pengguna yang bersifat rahasia menjadi hambatan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem pelacakan kontak Covid-19 menggunakan QR Code. Teknologi QR Code dipilih karena dapat digunakan sebagai alat pelacakan kontak tanpa perlu mengambil data lokasi pengguna yang bersifat rahasia. Sistem ini dikembangkan dengan menerapkan model waterfall. Hasil peneltian menunjukkan bahwa sistem pelacakan kontak Covid-19 tanpa menggunkan data privasi pengguna berhasil dibuat dengan menggunkan teknologi QR Code yang berbasis web. Dengan mengguna metode blackbox testing, hasil dari uji fungsionalitas sistem berjalan dengan baik.      Kata kunci: Covid-19; Pelacakan Kontak; QR Code, Waterfall, Web

MANAGEMENT HOTSPOT DENGAN LOAD BALANCE 3 ISP MENGGUNAKAN MIKROTIK RB1100AHX4 UNTUK MENSTABILKAN KONEKSI INTERNET

Marpaung, Hari Jalsa
Abstract: Abstract: An advancement in communication technology currently has an influence on developments in data management in the joints of life, making the need for a media center very important. The obstacle that always occurs… is the very weak internet resources in rural areas. The term network (network) is used when there are at least two or more devices that are connected to each other in the Mikrotik hotspot internet network system. From this, several ISPs are needed as a loadbalance method with a mangel firewall, this PCC loadbalance technique is very well tested in merging multiple ISPs.   Keywords: Accpoint; firewall; Mikrotik; Modem     Abstrak: Suatu Kemajuan teknologi komunikasi saat ini memiliki pengaruh terhadap perkembangan didalam pengelolaan data didalam sendi kehidupan, membuat kebutuhan akan media center menjadi sesuatu yang sangat penting. Kendala yang selalu terjadi adalah sangat lemahnya sumber internet yang ada di pedesaan. Istilah jaringan (network) dipakai apabila terdapat minimal dua atau lebih perangkat yang terhubungkan satu dengan yang lainnya dalam sistem jaringan internet hotspot mikrotik, Dari hal ini di butuhkan beberapa ISP sebagai salah satu metode loadbalance dengan firewall mangel, teknik load balance PCC ini sangat teruji sekali dalam penggabungan beberapa ISP.   Kata kunci: Accpoint; firewall; Mikrotik; Modem

ANALISIS KESESUAIAN FUNGSIONAL DAN USABILITY PADA SISTEM INFORMASI KARMA SIMANIS BERDASARKAN ISO/IEC 25010

Mulyawan, Made Dwi, Swamardika, Ida Bagus Alit, Saputra, Komang Oka
Abstract: Saat ini penggunaan sistem informasi sangat penting dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi suatu proses bisnis. Pemerintah Kota Denpasar merupakan salah satu instansi yang telah mengimplementasikan sistem informasi… Karma Simanis untuk mempermudah proses monitoring realisasi anggaran yang dapat dilakukan secara online. Mengingat pentingnya penggunaan sistem informasi Karma Simanis maka diperlukan suatu pengukuran kualitas perangkat lunak berdasarkan kesesuaian fungsional dan usability untuk mengetahui nilai kualitas sistem yang digunakan dari segi fungsionalitas dan tingkat kegunaan. Dalam melakukan pengukuran kualitas terdapat beberapa model yang dapat digunakan menjadi pedoman untuk melakukan pengukuran perangkat lunak. ISO/IEC 25010 adalah model kualitas yang dapat digunakan sebagai standar untuk mengukur kualitas perangkat lunak.. Proses pengukuran dilakukan berdasarkan kuesioner yang telah dirancang dengan menggunakan sub karakteristik functional suitability dan usability pada aspek sistem yang diukur. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sistem informasi Karma Simanis memiliki nilai kelayakan sistem sebesar 75,99% yang terdiri dari kualitas kesesuaian fungsional sebesar 75,85% dan nilai kualitas usability sebesar 76,09%.

TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN COBIT 2019 PADA PSI UNIVERSITAS MURIA KUDUS

Wabang, Keszya, Rahma, Yusiana, Widodo, Aris Puji, Nugraha, Fajar
Abstract: Abstract: This research aims to analyze IT governance related to academic services at Muria Kudus University, which is responsibility of Information System Center division. Analysis did by measuring maturity level of IT… governance using COBIT 2019 framework to know about current maturity and expected maturity, also analyze the gap. It purposes to increase IT governance and forming recommendations that organization can do in the future. The results show that the average of current maturity level of 11 processes domain is 3,37 on level 3 (defined). It represents enterprisewide standards provide guidance across the enterprise to reach it goals. The result of gap analysis obtained the average of gap values is 1,63 and represents Information System Center MKU needs to do IT governance and management evaluations that aims to reach enterprise goals or expected maturity level. We give some recommendations into it. Keywords: COBIT 2019; gap analysis; IT governance; maturity level   Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dalam menganalisis tata kelola TI terkait layanan akademik yang ada di Universitas Muria Kudus (UMK), dimana aktivitas ini menjadi tanggung jawab divisi Pusat Sistem Informasi (PSI). Analisis dilakukan melalui pengukuran menjadikan tingkat kematangan (maturity level) pengelolaan TI dengan standar COBIT 2019 guna mengetahui kondisi tata Kelola TI saat ini diharapkan serta menganalisis kesenjangan (gap) yang terjadi. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan tata kelola TI serta merumuskan rekomendasi yang bisa dilakukan selanjutnya oleh Pusat Sistem Informasi UMK di masa yang akan datang. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata tingkat kematangan 11 domain proses yang dianalisis adalah sebesar 3,37 dan berada pada level 3 (ditetapkan). Hal tersebut merepresentasikan, bahwa organisasi telah memiliki standar proses yang berlaku diseluruh lingkup organisasi tersebut untuk mencapai tujuan. Sedangkan dari hasil analisis kesenjangan (gap) diperoleh rata-rata nilai kesenjangan sebesar 1,63 yang merepresentasikan, bahwa Pusat Sistem Informasi UMK perlu melakukan perbaikan-perbaikan tata kelola dan manajemen TI guna mencapai tujuan organisasi atau tingkat kematangan yang diharapkan. Terhadap hal tersebut diberikan beberapa rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan organisasi.   Kata kunci: analisis kesenjangan; COBIT 2019; tata kelola TI; tingkat kematangan  

PREDIKSI KELANCARAN PEMBAYARAN CICILAN CALON DEBITUR DENGAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR

Rizky, Sri Ayu, Yesputra, Rolly, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: In this research, a prediction system has been successfully developed to predict whether or not a prospective money borrower will run smoothly. Prospective borrowers who will borrow, some of the data that meet… the criteria will be inputted by the office clerk into a prediction application system interface to be processed using the Data Mining method, namely the K-Nearest Neighbor Algorithm with the Codeigniter programming language 3. The results of the Euclidean calculation process are based on predetermined criteria Between training data (training) to testing data (test) will be displayed with a table that has been sorted from smallest to largest containing 9 closest neighbors according to the K value that has been determined, namely 9. The nine neighbors will be taken the dominant category. This dominant category can be used as a guideline that makes it easier for the leader to make a decision on the next borrower.             Keywords: Data Mining; Euclidean; K-Nearest Neighbor; Prospective Borrowers;     Abstrak: Dalam penelitian ini telah berhasil dibuat sebuah sistem prediksi untuk memprediksi lancar atau tidak lancarnya seorang calon peminjam uang. Calon peminjam uang yang akan meminjam, sebagian datanya yang memenuhi kriteria akan diinputkan petugas kantor ke dalam sebuah interface sistem aplikasi prediksi untuk diolah menggunakan metode Data Mining yaitu Algoritma K-Nearest Neighbor dengan bahasa pemrograman Codeigniter 3. Hasil proses perhitungan Euclidean berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan antara data training (latih) ke data testing (uji) tersebut akan ditampilkan dengan sebuah tabel yang sudah diurutkan dari yang terkecil ke terbesar berisi 9 tetangga terdekat sesuai dengan nilai K yang sudah ditentukan yaitu 9.  Sembilan tetangga tersebut akan diambil kategori yang dominan. Kategori yang dominan tersebut bisa dijadikan suatu pedoman yang memudahkan pimpinan dalam mengambil sebuah keputusan kepada calon peminjam selanjutnya.   Kata kunci: Debitur; Data Mining; Euclidean; K-Nearest Neighbor

ANALISIS MINAT BELAJAR MAHASISWA PADA MASA PERKULIAHAN ONLINE MENGGUNAKAN ROUGT SET

Purnamasari, Tika, Nasution, Marnis, Yaris, Gomal Juni
Abstract: Abstract: The spread of the covid-19 virus that has occurred since the beginning of 2020 has prevented people from gathering. One of the impacts on the world of education is the enforcement of online lectures. By using several… everal e-learning applications, including Classroom and Google Meet, resulted in changes in student interest in learning. Online lectures that have been running for two semesters and produce students score data can provide knowledge of student learning interests with the help of data mining rough sets and the Rosetta application which produce Rule that can be seen from the patterns of student interest in learning during online lectures, where student interest in learning becomes better for subjects that have subject matter for counting.   Keywords: data mining; interest in learning; online lectures; rough set; rough set     Abstrak: Menyebarnya virus covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 mengakibatkan pelarangan berkumpul/berkerumun, salah satu dampak pada dunia pendidikan adalah diberlakukannya perkuliahan online/e-learning. Beberapa aplikasi e-learning yang di gunakan adalah classroom dan googlemeet, hal ini tentu mengakibatkan perubahan minat belajar terhadap mahasiswa. Perubahan tersebut terekam dalam nilai dari perkuliahan online yang telah berjalan selama dua semester yang mana dapat diekstrak menjadi pengetahuan dengan bantuan data mining rough set dan aplikasi rosetta. Dengan membaca rule yang di hasilkan oleh rough set maka dapat dilihat pola dari minat belajar mahasiswa selama perkuliahan online, yang mana minat belajar mahasiswa terbagi menjadi lebih baik untuk matakuliah yang memiliki materi hitungan dan sebaliknya untuk matakuliah dengan materi teori.   Kata kunci: data mining; minat belajar; perkuliahan online; rosseta; rough set;

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI RFID SEBAGAI SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 328

Afandi, Adi Mas
Abstract: Abstrack: Motorcycle is one of the transportation tools that are widely used by the people. The community uses motorbikes as a means of daily transportation, whether it's for work, shopping or taking children to school.… On the other hand, of course, theft of motor vehicles, especially motorbikes is increasing. Almost every day motorcycle theft occurs. From these problems, a double security system on a motorcycle is needed. The security system using RFID technology can only be accessed using one e-ID card. RFID technology installed on a motorcycle to provide additional security to avoid theft.   Keywords: e-KTP; Motorcycle; RFID; Security System     Abstrak: Sepeda motor adalah suatu alat transportasi yang sering digunakan oleh masyarakat. Masyarakat menggunakan sepeda motor sebagai alat trasportasi sehari-hari, baik itu untuk bekerja, berbelanja maupun mengantar anak kesekolah. Pada sisi lain, tentunya pencurian kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor semakin banyak. Hampir setiap harinya pencurian sepeda motor terjadi. Dari permasalahan tersebut, dibutuhkan sistem keamanan ganda pada sepeda motor. Sistem keamanan dengan menggunakan teknologi RFID hanya bisa diakses menggunakan satu buah e-ktp. Teknologi RFID yang dipasang pada sepeda motor guna memberikan kemanan tambahan agar terhindar dari pencurian.   Kata kunci : e-KTP; RFID; Sepeda motor; Sistem Keamanan

RISK MANAGEMENT ANALYSIS OF BUS TRANSPORTATION APPLICATION USING COBIT 4.1

Setyadi, Resad, Prabowo, Handy Nur
Abstract: Abstract: The role of information technology in transportation increases, namely in enjoying transportation services. One way to provide the best service for a transportation company to customers is to provide a bus booking… ing application service. One of the companies that offer service applications is a bus transportation application located in Yogyakarta. Because the application system is considered necessary, stakeholders need IT risk management for the bus booking application. The purpose of this research is to analyze the risk management of the bus transportation application. In measuring IT risk management, the author uses the Control Objective for information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO) framework, especially PO9 (Assess and Manage IT risk). The analysis results show that if the bus transportation application is at level 2 in maturity level. It means that the company knows that there are problems that need resolving. Standard risk management in bus transportation applications tends to provide failed access in the progress of its service. The problem is solving individually and not yet at the integrated completion stage. In general, the application management approach needs to improve better management in the field of information technology.             Keywords: COBIT; plan and organize; risk management     Abstrak: Peran teknologi informasi dalam meningkatnya angkutan yaitu dalam menikmati layanan angkutan. Salah satu cara untuk memberikan layanan terbaik bagi perusahaan angkutan kepada pelanggan adalah dengan menyediakan layanan aplikasi pemesanan bus. Salah satu perusahaan yang menawarkan aplikasi jasa adalah aplikasi angkutan bus yang berlokasi di Yogyakarta. Karena sistem aplikasi dirasa perlu, maka stakeholders membutuhkan manajemen risiko TI untuk aplikasi pemesanan bus tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen risiko pada aplikasi angkutan bus. Dalam mengukur manajemen risiko TI, penulis menggunakan framework Control Objective for Information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO), khususnya PO9 (Assessment and Manage IT risk). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan angkutan bus berada pada level 2 pada tingkat kematangan. Artinya perusahaan mengetahui bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan. Manajemen resiko standar dalam aplikasi transportasi bus cenderung memberikan akses yang gagal dalam kemajuan layanannya. Masalahnya diselesaikan secara individu dan belum pada tahap penyelesaian terintegrasi. Secara umum, pendekatan manajemen aplikasi perlu meningkatkan manajemen yang lebih baik di bidang teknologi informasi.   Kata kunci: COBIT; plan and organize; risk management