Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertempat di SDN Kampung Puay, Puai, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa terhadap…
adap nilai-nilai Pancasila agar dapat menghargai dan memperlakukan orang lain secara manusiawi. Latar belakang kegiatan ini adalah minimnya pemahaman dan literasi siswa terhadap Pancasila. Metode partisipatif dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pemberian materi Pancasila dan dilanjutkan dengan sesi interaktif berupa permainan ular tangga tradisional yang dilengkapi dengan soal-soal tentang Pancasila. Melalui observasi dan sesi tanya jawab, evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa. Mereka tidak hanya lebih memahami nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa juga tampak aktif dan antusias saat mengikuti permainan ular tangga dengan kombinasi soal-soal Pancasila.
Abstract:Penelitian ini menyoroti krisis integritas kepemimpinan yang melanda Indonesia dan gereja, yang kerap dipengaruhi oleh adopsi model kepemimpinan sekuler yang pragmatis serta mengabaikan spiritualitas Alkitabiah. Walaupun…
keteladanan Yesus menjadi acuan utama, kajian teologis khusus tentang integritas spiritual kepemimpinan-Nya dalam Injil Matius masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis integritas spiritual Yesus dalam Injil Matius serta menggali implikasinya bagi kepemimpinan Kristen di Indonesia, khususnya bagi guru Pendidikan Agama Kristen dan pemimpin gereja. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur serta eksegesis historis-gramatikal dan teologis terhadap Injil Matius. Hasil penelitian mendefinisikan integritas secara holistik sebagai kesatuan identitas diri, keaslian hidup, keberanian moral, kedekatan dengan Allah, dan kompetensi praktis. Integritas ini berakar pada relasi dengan Allah dan menuntut keselarasan antara perkataan, tindakan, serta kehendak-Nya. Kepemimpinan Kristen dipahami bukan sekadar kapasitas manusiawi atau posisi, melainkan panggilan ilahi yang menuntut visi rohani, integritas, dan pelayanan kasih. Empat kualifikasi integritas kepemimpinan Yesus yang ditemukan adalah: (1) Kepemimpinan melalui kehidupan doa yang tekun sebagai dasar ketergantungan total pada Allah dan ketaatan kepada kehendak-Nya; (2) Kepemimpinan sesuai tuntunan Roh Kudus sebagai sumber wibawa dan kuasa yang bersumber dari pengurapan ilahi; (3) kepemimpinan berdasarkan kebenaran firman Tuhan sebagai otoritas tertinggi, sumber kebenaran, inspirasi, hikmat, dan pendoman kehidpan; dan (4) kepemimpinan berkarakter ilahi yang nyata melalui kasih agape, kerendahan hati, belas kasihan, kejujuran, ketulusan, serta penolakan terhadap kemunafikan. Kesimpulannya, integritas kerohanian merupakan pilar fundamental yang menyatukan kedalaman spiritualitas dengan kredibilitas praktis, sekaligus memberikan kerangka teologis yang kokoh untuk membangun kepemimpinan Kristen yang otentik dan transformatif di tengah krisis integritas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan sumber daya manusia (SDM) terhadap kinerja karyawan di PT Perkebunan Nusantara IV Regional I. Pengembangan SDM mencakup motivasi, kepribadian, dan keterampilan,…
lan, sedangkan kinerja karyawan diukur melalui kualitas, kuantitas, waktu, biaya, pengawasan, dan hubungan antar karyawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel jenuh, yakni 30 karyawan tetap bagian SDM & Sistem Manajemen. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner, lalu dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan SDM berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, ditunjukkan oleh nilai t hitung 5,872 > t tabel 1,699 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya, semakin baik program pengembangan SDM maka semakin meningkat pula kinerja karyawan. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan terus meningkatkan pelatihan, memberikan apresiasi, dan mengembangkan keterampilan karyawan guna mendorong produktivitas secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan yakni sebagai bahan evaluasi program pembinaan prestasi primavera futsal academy Kutai Timur. Model pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan dengan model CIPP. Subjek dalam…
m penelitian ini meliputi sumber daya manusia yang ada di Primavera Futsal Academy Kutai Timur. Teknik pengumpulan data melalui 3 cara yaitu: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Hasil dalam penelitian ini, Evaluasi Conteks kategori “Baik” dikarenakan memiliki AD/ART dan tujuan program pembinaan yang jelas. Evaluasi Input dalam penelitian ini menunjukan hasil “Cukup Baik” dikarenakan memiliki sarana dan prasarana yang lengkap tetapi beberapa perlu diganti dan memiliki SDM tetapi masi kurang. Evaluasi Process pada penelitian ini mendapatkan hasil “Cukup Baik” dikarenakan memiliki program latihan yang baik dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan tetapi waktu pelaksanaanya masih kurang. Evaluasi Product pada penelitian ini mendapatkan hasil “ Cukup Baik” dikarenakan memiliki prestasi dikategori umum, tetapi tidak konsisten di pengaruhi beberapa faktor seperti jam terbang yang kurang, turnamen yang diikuti jarang ada kelompok umur dan latihan yang dilakukan terkendala dengan waktu yang terbatas.
Abstract:This study illustrates the meaning of learning based on Malay ethnopedagogy through the integration of the Tepuk Tepung Tawar tradition into the topic of human growth and development in the Science subject for Grade V of…
Elementary School in Pekanbaru. A descriptive qualitative approach was used, with data collection techniques including observation, classroom discussions, field notes, and student worksheets (LKPD). The results of the study show that the implementation of the Tepuk Tepung Tawar tradition in learning has a positive impact on students’ holistic understanding, covering biological, social, and spiritual aspects. Students were able to connect scientific concepts with cultural experiences, showed increased enthusiasm, and gained an understanding of values such as mutual cooperation, natural balance, and spirituality. These findings affirm that culture-based learning can enhance engagement, deepen the meaning of the material, and holistically shape students' character.
Abstract:Science education at the elementary school level has an important role in shaping scientific thinking and improving students' understanding of natural concepts, one of which is the human respiratory system. In this case,…
the lungs become organ vital Which worthy introduced through method interesting and applicable learning. This study aims to describe how the understanding of fifth grade students of SDN 188 Pekanbaru can be improved through project-based experiments on how the lungs work. This experimental method is designed with an active and contextual learning approach, where students are directly involved in the process of making a lung model using simple tools and materials. The results show that student involvement in experiment based on project capable increase enthusiasm learning and conceptual understanding significantly. In addition, this activity also trains critical thinking skills, teamwork, and scientific communication. These findings underscore the importance of integrating a project-based experimental approach in learning Science. Through activity This, Teacher No only teach theory, but also provide meaningful learning experiences that can improve students' overall learning outcomes.
Abstract:This research aims to describe the form and the meaning of each fi`il ṡulāṡi mazīd in surah Al-Fatḥ. Fi`il ṡulāṡi mazīd is a fi`il that consists of three original letters and gets additional letters totaling one, two, and…
g one, two, and three letters. This type of research is qualitative research with a literature study research design. This research focuses on the material of fi`il ṡulāṡi mazīd in ṣaraf. The data in this research are in the form of words in the verse snippets of surah Al-Fatḥ. There are two sources of data used, namely primary data sources and secondary data sources. The data collection techniques in this research are reading techniques and documentation techniques. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this research indicate that there are 66 forms of fi`il ṡulāṡi mazīd in surah Al-Fatḥ spread over 23 verses and divided into several wazans, including 13 fi`il following the wazan فَعَّلَ, 6 fi`il following the wazan فَاعَلَ, 32 fi`il following the wazan أَفْعَلَ, 6 fi`il following the wazan تَفَعَّلَ, 5 fi`il following the wazan اِفْتَعَلَ, 2 fi`il following the wazan اِنْفَعَلَ, and 2 fi`il following the wazan اِسْتَفْعَلَ. Fi`il ṡulāṡi mazīd in Surah Al-Fatḥ not only varies in terms of form, but also contains various meanings according to the wazan of formation. These meanings include لِلتَّعْدِيَةِ, لِلتَّحَوُّلِ, “فَعَّلَ” لِمُطَاوَعَةِ, “فَعَلَ” لِمُطَاوَعَةِ, “أَفْعَلَ” لِمُطَاوَعَةِ, لِلْمُشَارَكَةِ بَيْنَ اثنَيْنِ, الْمُجَرَّد “فَعَلَ” لِمَعْنَى, لِطَلَبِ الْفِعْلِ, لِلدُّخُولِ فِي الشَّيْءِ, dan لِزِيَادَةِ الْمُبَالَغَةِ فِي الْمَعْنَى.
Abstract:This study is a type of Classroom Action Research (CAR) with the research subjects being the sixth-grade students of MI DDI Palirang, totaling 28 students. The aim of this study is to examine the planning, implementation,…
, and learning outcomes of students in mastering Arabic vocabulary using the singing method. Data collection techniques used in this study include observation, interviews, tests, and documentation. The research was conducted in two cycles, each consisting of two meetings. The results showed that the average vocabulary mastery score of students increased from 79 in the first cycle to 90 in the second cycle. This indicates an 11%-point improvement in students’ Arabic vocabulary mastery. Thus, it can be concluded that the implementation of the singing method in learning can improve Arabic vocabulary mastery among sixth-grade students of MI DDI Palirang.
Abstract:Clean and healthy community that must be practiced continuously so that it becomes a habitual pattern. Living a clean and healthy lifestyle must be done wherever we are. Moreover, nowadays, children living behavior (PHBS)…
) is an action or activity carried out by a person or are lazy about maintaining cleanliness, for example washing their hands before eating, brushing their teeth before sleeping and so on. Children have more potential to imitate adult behavior, rather than carrying out commands (voices) or instructions from adults. Adults must practice clean and healthy living behavior continuously (consistent) and correctly, both at home and outside the home. That way, children will have a pattern of clean and healthy living behavior that will be practiced throughout their lives. The problem with students at SDN 106168 is that there are still students who snack randomly, throw rubbish out of place, during breaks students play under the hot sun so they sweat and smell like sweat, and they don't wash their hands after playing or doing activities outside the classroom. Thus, we as proponents want to provide socialization activities on the benefits and disadvantages of clean and healthy living behavior efforts. It is hoped that this activity can provide benefits for students in increasing their enthusiasm for learning.
Abstract:This research is a literary research that aims to describe social values and the relevance of social values to character education values in the short story Abu Sir wa Abu Qir by Kamil Kailani. The data analysis technique…
e used is data reduction, data presentation, and verification and conclusion. The data in this study are in the form of quotations or sentences contained in short stories, while the data source is the short story Abu Sir wa Abu Qir by Kamil Kailani. The data collection techniques in this research are reading and note-taking techniques. The results of this study show that the social values contained in this short story are in the form of moral values, vital values, legal compliance values, knowledge values, religious values, and aesthetic values. In addition, this study also found the relevance of social values to character education values in the form of honesty, hard work, creativity, and respect for achievement.