Abstract:Abstract: The Employee’s performance appraisal is something that must be done by the company or organization to be able to evaluate the company's development. Permata Hati Duri Hospital conducts employee performance appraisals…
ce appraisals every month. This study aims to create an employee performance appraisal system that can facilitate the hospital when evaluating employee performance. The assessment criteria used are competence, professionalism, communication, management and friendliness with. This research uses TOPSIS method, PHP and MySQL programming as database. The sample used is 10 employees. The final result obtained in the system is the result of ranking employee.
Keywords: employee performance appraisal; topsis.
Abstrak: Penilaian kinerja karyawan adalah hal yang harus dilakukan oleh perusahaan atau organisasi untuk dapat mengevaluasi perkembangan perusahaan. Rumah Sakit Permata Hati Duri melakukan penilaian kinerja terhadap karyawan pada setiap bulannya. Penelitian ini bertujuan membuat sistem penilaian kinerja karyawan yang dapat memudahkan pihak rumah sakit saat melakukan penilaian kinerja karyawan. Kriteria penilaian yang digunakan adalah kompetensi, profesionalisme, komunikasi, manajemen dan keramahan dengan. Penelitian ini menggunakan metode TOPSIS, pemograman PHP dan MySQL sebagai database. Adapun sampel yang digunakan adalah 10 karyawan. Hasil akhir yang didapatkan pada sistem berupa hasil perangkingan nilai karyawan.
Kata kunci: penilaian kinerja karyawan; topsis.
Abstract:Abstract: The development of information technology has grown rapidly and has made information systems important in running an enterprise’s business. Therefore, companies need to increasingly adopt Enterprise Architecture…
itecture (EA). EA is the basis for problems that occur in an enterprise by utilizing technological innovations in meeting the expectations of information system architecture. The design quality of the Information System Architecture model has been recognized as an important factor for the success of EA design in enterprises. In meeting this quality, it is necessary to test the relevance of EA to the needs of the enterprise. This study focuses on testing the relevance of Information System Architecture design using the Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). The quality principle of relevance has derived attributes, which are EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, and Level of Detail. Each attribute has an assessment method, whether qualitative, quantitative, or Yes / No. Relevance testing in this study will produce an Information System Architecture model in EA design that meets the quality principle of relevance in the EA quality framework.
Keywords: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevance
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dan menjadikan sistem informasi penting dalam menjalankan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu perusahaan semakin mengadopsi Enterprise Architecture (EA). EA merupakan landasan untuk permasalahan yang terjadi dalam suatu perusahaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi dalam memenuhi harapan arsitektur sistem informasi. Kualitas perancangan model Information System Architecture telah diakui sebagai faktor penting untuk kesuksesan perancangan EA di perusahaan. Dalam memenuhi kualitas tersebut, maka diperlukan suatu pengujian relevansi EA terhadap kebutuhan perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pengujian relevansi perancangan Information System Architecture menggunakan Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). Prinsip kualitas relevansi memiliki atribut turunan, yaitu berupa EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, serta Level of Detail. Setiap atribut memiliki metode penilaian, baik yang bersifat kualitatif, kuantitatif, atau Ya / Tidak. Pengujian relevansi pada penelitian ini akan menghasilkan model Information System Architecture pada perancangan EA yang memenuhi standar prinsip kualitas relevansi pada kerangka kerja kualitas EA.
Kata kunci: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevansi
Abstract:Abstract: Roeleven and Broer reveal that more than 66% of EA programs do not live up to expectations due to a failure to demonstrate sufficient value for the business. Business architecture has an important role to help…
companies achieve the desired business values. An organization also depends on how well the information provided on each artifact especially in the architectural business phase. That way, failure in business modeling can also have an impact on EA implementationw. Modeling artifacts in a good architectural business phase can help to avoid mistakes from the start, because the quality of the business modeling model will have an impact on the quality of information system design. Therefore, it need to test the quality of the model on every artifact in the architectural business, because many business models are not always of high quality. To have a high quality EA, one of them is by identifying a conceptual quality framework approach. There are six principles that must be considered when assessing the quality of a company model, in this study using the quality of the business architecture validity model with six attributes using the formal Petri net method.
Keywords: Enterprise Architecture; Business Architecture; Business Process; Validity,
Attribute Quality
Abstrak: Roeleven dan Broer mengungkapkan bahwa lebih dari 66% program EA tidak memenuhi harapan karena kegagalan untuk menunjukkan nilai yang cukup untuk bisnis. Arsitektur bisnis memiliki peran penting untuk membantu perusahaan mencapai nilai bisnis yang diinginkan. Sebuah organisasi juga bergantung pada seberapa baiknya informasi yang diberikan pada setiap artefak terutama pada fase bisnis arsitektur. Dengan begitu kegagalan pemodelan bisnis juga dapat berdampak pada implementasi EA. Memodelkan artefak pada fase bisnis arsitektur yang baik dapat membantu untuk menghindari kesalahan sejak awal karena kualitas model pemodelan bisnis akan berdampak pada kualitas desain sistem informasi. Maka dari itu, kualitas dari pemodelan bisnis model telah diakui sebagai faktor penting untuk pemodelan sukses di perusahaan, serta perlunya untuk melakukan pengujian kualitas model pada setiap artefak pada bisnis arsitektur, karena banyak model bisnis yang tidak selalu berkualitas tinggi. Untuk memiliki EA yang berkualitas tinggi salah satunya dengan mengidentifikasi pendekatan kerangka kualitas konseptual. Terdapat enam prinsip yang harus dipertimbangkan ketika menilai kualitas model perusahaan, dalam kajian ini menggunakan kualitas model validity arsitektur bisnis dengan enam atribut menggunakan metode formal Petri net.
Kata kunci: Arsitektur Perusahaan; Bisnis Arsitektur; Proses Bisnis; Validitas; Kualitas Atribut
Abstract:Abstract: Higher education is an institution engaged in services that provides services to internal and external consumers consisting of students, stakeholders and alumni both academically and non academically. The services…
ces provided determine the satisfaction of consumers. Higher education values are manifested in the form of accreditation. The value of accreditation is expected to be in accordance with the quality culture that runs in universities. To ensure customer satisfaction, universities must always evaluate the service policies provided based on established university standards. Evaluation is done by conducting an internal university quality audit. In the future, this activity will be routinely carried out to ensure that activities in higher education are in accordance with the standards set as a process for implementing a higher education quality culture. This is expected to be able to encourage the superior value of higher education accreditation by conducting analysis, costs and providing advice to support decisions by the highest leadership. The application of this framework analysis uses the Actor Network Theory approach to see the relationship between actors in the application of information technology so that the resulting information system is acceptable and in accordance with existing business processes at universal universities. The results of this study are a framework for making information systems based on the results of web-based ANT analysis.
Keywords: actor network theory; audit; iaps 4.0; it framework; internal quality of PT
Abstrak: Perguruan tinggi merupakan suatu lembaga yang bergerak dibidang jasa yang memberikan pelayanan kepada para konsumen internal dan eksternal yang terdiri dari mahasiswa, stakeholder dan alumni baik secara akademik dan non akademik. Pelayanan yang diberkan menentukan kepuasan para kosumen. Nilai perguruan tinggi diwujudkan dalam bentuk akreditasi. Nilai akreditasi diharapkan sesuai dengan budaya mutu yang berjalan didalam pergurua tinggi. Untuk menjamin kepuasan konsumen maka, perguruan tinggi harus selalu melakukan evaluasi terhadap kebijakan pelayanan yang diberikan berdasarkan standar perguruan tinggi yang ditetapkan. Evaluasi dilakukan dengan cara melakukan kegiatan audit mutu internal perguruan tinggi. Kegiatan ini kedepannya secara rutin dilakukan untuk memastikan aktivitas didalam perguruan tinggi sesuai dengan standar yang ditetapkan sebagai proses untuk menerapkan budaya mutu perguruan tinggi. Hal ini diharapkan mampu mendorong nilai unggul akreditasi perguruan tinggi dengan melakukan analisis, penilaian dan pemberian saran sebagai pendukung pengambilan keputusan oleh pimpinan tertinggi. Penerapan analisis kerangka kerja ini menggunakan pendekatan Actor Network Theory untuk melihat hubungan antara actor dalam penerapan teknologi informasi sehingga system informasi yang dihasilkan dapat diterima dan sesuai dengan bisnis proses yang ada pada universitas universal. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah kerangka pikir untuk pembuatan system informasi berdasarkan hasil analisis ANT berbasis web.
Kata kunci: actor network theory; audit; iaps 4.0; kerangka kerja ti; mutu internal PT
Abstract:Abstract: The background of this research is that some of the risks of using technology that are classified as dangerous are often ignored by users of the monitoring system for learning activities at private universities…
so that there are several obstacles such as not being able to open the system because the system is hacked by irresponsible parties, the computer network used is often disrupted so that hampers the operational process, and the level of computer security is still relatively weak. This study aims to measure the likelihood of threats and risk impacts on the teaching and learning activity monitoring system and to provide recommendations for risk control of security problems that could become a threat that causes losses to universities. The framework used as a tool to measure the level of threat and risk impact is to use the NIST Special Publication 800-30r-1 framework. The framework of the NIST Special Publication 800-30r-1 has nine phases in carrying out risk assessments, namely introduction of system characteristics, recognition of threats, recognition of vulnerabilities, analysis of handling systems, determining likelihood, determining impact, risk determination, recommending control and determination of results. There are six risk assessment systems for monitoring learning activities at private universities, two of which are high so they are classified as very dangerous and the rest are moderate. The results of this study are used as a reference in making risk control standard documents as a form of improving the quality of a private university.
Keywords: Monitoring System; NIST Spesial Publication 800-30r1; Risk Assessment.
Abstrak: Latarbelakang penelitian ini adalah resiko penggunaan teknologi yang tergolong berbahaya sering tidak dihiraukan oleh pengguna sistem monitoring kegiatan belajar pada perguruan tinggi swasta sehingga terjadi beberapa kendala seperti tidak bisa membuka sistem karena sistem diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, jaringan komputer yang digunakan sering terganggu sehingga menghambat proses operasional, serta tingkat keamanan komputer yang masih tergolong lemah. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu mengukur seberapa besar kemungkinan terjadi ancaman dan dampak resiko terhadap sistem monitoring kegiatan belajar mengajar serta memberikan rekomendasi pengendalian resiko dari permasalahan keamanan yang bisa menjadi suatu ancaman yang menimbulkan kerugian pada perguruan tinggi. Framework yang digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat ancaman dan dampak resiko adalah menggunakan kerangka kerja NIST Special Publication 800-30r-1. Kerangka kerja NIST Special Publication 800-30r-1 ini mempunyai sembilan fase dalam melakukan penilaian resiko yaitu pengenalan karakteristik sistem, pengenalan ancaman, pengenalan kerentanan, analisis penanganan sistem, menentukan kemungkinan terjadi (likelihood), menentukan dampak (impact), risk determination, merekomendasikan pengendalian dan penetapan hasil. Penilaian resiko sistem monitoring kegiatan belajar pada perguruan tinggi swasta ada enam resiko yang dua diantaranya termasuk tinggi sehingga digolongkan sangat berbahaya dan selebihnya termasuk sedang. Hasil dari penelitian ini digunakan sebagai acuan dalam pembuatan dokumen standar pengendalian resiko sebagai bentuk peningkatan mutu suatu perguruan tinggi swasta.
Kata kunci: NIST Spesial Publication 800-30r; Penilaian Resiko; Sistem Monitoring
Abstract:Abstract: East Nusa Tenggara, especially Oemasi village has rich natural potential so that the people of Oemasi village can produce various kinds of high-quality local crafts and have high selling points. The craft that…
is produced is usually in the form of woven cloth, scarf, ukulele, and others. The problem experienced by the Oemasi village community in selling crafts is the limited promotional media with conventional methods and the method of selling local crafts via social media also has shortcomings that are stock items that still have to be updated manually and sales history that is still recorded manually. This research aims to engineer the application of local craft sales in East Nusa Tenggara based on android which can be used as an alternative to assist the people of Oemasi village in selling local crafts in East Nusa Tenggara so that sales problems with conventional methods or through social media can be resolved. The software development model used in this research is the Waterfall model.
Keywords: android; East Nusa Tenggara; local craft
Abstrak: Nusa Tenggara Timur khususnya desa Oemasi memiliki potensi alam yang kaya sehingga masyarakat desa Oemasi dapat menghasilkan berbagai macam kerajinan lokal yang sangat berkualitas dan memiliki nilai jual yang tinggi. Kerajinan yang dihasilkan biasanya berupa kain tenun, selendang, ukulele dan lain-lain. Permasalahan yang dialami masyarakat desa Oemasi dalam menjual kerajinan adalah terbatasnya media promosi dengan metode konvensional dan metode penjualan kerajinan lokal via media sosial juga memiliki kekurangan yaitu stok barang yang masih harus diupdate secara manual dan history penjualan yang masih dicatat secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa aplikasi penjualan kerajinan masyarakat NTT berbasis android yang dapat dijadikan sebagai alternatif untuk membantu masyarakat desa Oemasi dalam melakukan penjualan kerajinan lokal masyarakat NTT sehingga permasalahan penjualan dengan metode konvensional atau melalui media sosial dapat diatasi. Model pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Waterfall.
Kata kunci: android, kerajinan lokal; Nusa Tenggara Timur
Abstract:Abstrak: Lembaga Pendidikan dan Pelatihan LPS Komputer Air Joman berdiri sejak tahun 2010 dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan. Ditinjau dari sisi letaknya yang berada diantara Kota Kisaran dengan Kota Masya…
asya Tanjung Balai maka LPP LPS Komputer Air Joman harus bekerja lebih keras untuk dapat menarik minat konsumen untuk belajar di lembaga tersebut. Untuk itu perlu pemilihan media promosi yang tepat. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana mengimplementasikan metode SAW dalam menentukan media promosi terbaik bagi LPP LPS Komputer Air Joman. Tujuannya adalah mengimplementasikan media SAW dalam menentukan media promosi yang tepat bagi LPP LPS Komputer Air Joman. Pemilihan media promosi dilakukan dengan metode Simple Additive Weithing (SAW). Langkah-langkah yang dilakukan adalah: menentukan nilai kriteria masing-masing alternativ , menentukan bobot , melakukan normalisasi matrik dan melakukan proses normalisasi matriks keputusan ke skala yang dibandingkan dengan semua rating alternative. Hasil Penelitiannya adalah bauran promosi dengan alternative Promosi Penjualan sebagai media yang terbaik dengan nilai 1,75.
Kata Kunci : Metode SAW, Promosi, Media Promosi, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan, LPS
Abstract: Education and Training Institute LPS Computer Air Joman established since 2010 under the auspices of the Asahan District Educational Office. It is Located between Kisaran City and Kota Madya Tanjung Balai then LPP LPS Computer Air Joman must work harder to be able to attract consumers to study at the institution. For that we need the right promotion media to be informs that institusion. The formulation problem in this research is how to implement SAW method in determining the best promotion media for LPP LPS Computer Air Joman. The goal is to implement SAW media in determining the right media promotion for LPP LPS Computer Air Joman. The selection of promotion media is done by Simple Additive Weithing (SAW) method. The steps taken are: determine the criteria value of each alternative, determine the weight, normalize the matrix and perform the process of normalizing the decision matrix to the scale compared with all the alternative rating. The result of the research is promotion mix with Sales Promotion alternative as the best media with value 1.75.
Keywords: SAW Method, Promotion, Media Promotion, Institute of Education and Training, LPS
Abstract:Abstrack: Wireless usage is no longer only able to send data or files, power delivery or power transfer can be applied using wireless networking technology system or also called wireless energy transfer. Research purposes,…
s, to make prototype power wireless transfer by using royer oscilator circuit, and turning the load to the maximum with the minimum possible input. Using the 9.8 V input from Trafo 5A and changing the capacitor value of 6.8nf / 100v x10 C on the transmitter (coil transmitter bigger than coil receiver). Installation of each capacitor with a distance of 7 cm, give effect to maximal value increase, with Voltage 14.2 V, current 0.02 A, power 0.284 W and Decrease Freq 610.5 KHz. As for the distance of 12 cm also get a maximum value of 11.8 V voltage, current 0.02 A, and a decrease in Frequency 614 Khz. The greatest efficiency at both distances is obtained, and . To turn the load to the maximum (7 lamps used 7 W lamps with a total load 28 W), PWT connected to USB 5V, and connected to battery and booster converter circuit so the distance is 12 cm, obtained input voltage 2.2 and output voltage 47.8 V, with output power of 1.43 W, current 0.03 A, and percentage increase of 2072 voltage. Installation of capacitors affects the voltage values, current, distance and power on the receiver. To light a large load, used a series of booster converter to power 28 W load, with 3.7 V input on battery packed on USB 5V, type TP-4056.
Keyword : Royer Oscillator circuit, Power wireless transfer, Booster converter circuit
Abstrak: Penggunaan Wireless saat ini tidak lagi hanya bisa mengirim data atau file, pengiriman daya atau perpindahan daya bisa diterapkan menggunakan sistem teknologi jaringan nirkabel atau disebut juga wireless energy transfer. Tujuan penelitian, untuk membuat prototype power wireless transfer dengan menggunakan rangkaian royer oscilator, dan menyalakan beban secara maksimal dengan input seminimal mungkin. Dengan menggunakan input 9.8 V dari Trafo 5A dan perubahaan nilai kapasitor 6,8nf / 100v x10 C pada bagian transmitter (coil transmitter lebih besar dari coil receiver). Pemasangan tiap-tiap kapasitor dengan jarak 7 cm, memberi dampak peningkatan nilai maksimal, dengan Tegangan 14.2 V, arus 0.02 A, daya 0.284 W dan Penurunan Freq 610.5 KHz. Sedangkan untuk jarak 12 cm juga mendapatkan nilai maksimal tegangan 11.8 V, arus 0.02 A, dan penurunan Frequensi 614 Khz. Efisiensi terbesar pada kedua jarak tersebut didapat, dan . Untuk menyalakan beban secara maksimal (beban digunakan lampu 7 W sebanyak 4 lampu dengan total beban 28 W), PWT dihubungkan ke USB 5V, dan terhubung ke baterai dan rangkaian booster converter, sehingga jarak 12 cm, didapat input tegangan 2.2 dan keluaran tegangan 47.8 V, dengan daya keluaran 1.43 W, arus 0.03 A, dan Persentasi kenaikan tegangan 2072. Pemasangan kapasitor mempengaruhi nilai tegangan, arus,jarak dan daya pada receiver. Untuk menyalakan beban yang besar, digunakan rangkaian booster converter untuk menyalakan beban 28 W, dengan input 3.7 V pada baterai yang dicas pada USB 5V, jenis TP-4056.
Kata Kunci : Rangkaian Royyer Oscillator, Power wireless transfer , Rangkain Booster
Abstract:Abstract: In this growing era of globalization, information systems are very important and important in helping business processes, in the near future that will make the competition in the business process will be more violent…
iolent and strict. Therefore, the use of information technology and the design of application programming using PHP as server side programing and MySQl as its database especially regarding bus departure and bus ticket reservation at PO.NPM company of bukittinggi city. Problems faced by this company is the problem of data redundancy ticket booking is a lot of data booking tickets are not available, and not presented in sequence and repeatedly resulting in difficulties when manipulating, altering, and delete data. In the end the authors hope with the creation of a new information system, can help the process of booking tickets and done more easily, without the passengers concerned must come directly to P0.NPM with the new system design will facilitate the company and bus visitors.
Keywords: Technology, Information, PHP Programming Language And MySQL.
Abstrak : Di era globalisasi yang semakin berkembang ini sistem informasi merupakan hal yang sangat penting dan utama dalam membantu proses bisnis, dalam waktu dekat yang akan membuat persaingan dalam proses bisnis akan semakin keras dan ketat. Karena itu pemakaian teknologi informasi dan rancangan pembuatan program aplikasi dengan menggunakan PHP sebagai server side programing dan MySQl sebagai Databasenya khususnya mengenai jadwal keberangkatan bus dan pemesanan tiket bus pada perusahaan PO.NPM kota bukittinggi. Masalah – masalah yang dihadapi perusahaan ini yaitu masalah redundansi data pemesanan tiket yaitu banyak data pemesanan tiket yang tidak tersedia,dan tidak tersaji secara berurutan dan berulang-ulang sehingga mengakibatkan kesulitan saat memanipulasi, mengubah, dan menghapus data. Pada akhirnya penulis berharap dengan dibuatnya sistem informasi yang baru, dapat membantu Proses pemesanan tiket dan dilakukan dengan lebih mudah, tanpa penumpang yang bersangkutan harus datang langsung ke P0.NPM dengan adanya desain sistem yang baru akan mempermudah pihak perusahaan dan pengunjung bus.
Kata kunci : Teknologi, Informasi, Bahasa Pemograman PHP Dan MySQL
Abstract:Abstrack: Diffable or the word that has defenition is “ Different Abled People†the term for disabled people. One example of disabled is people who do not have hands, so to write even have to use their feet. Along with…
. Along with the increasingprogress of computer technology, the role of computer technology has also increased for the benefit of humans. One of them is the field of human and computer interaction ( IMK) or also called Human Computer Interaction ( HCI) . Although computer technology equipment is accurate and reliable, but the interaction model that is carried out is not natural as humans interact with each other, the use of such equipment to operate it requires direct contact between user and the computer. For people who dissabilities who do not have hands, it will be difficult to do so. Computer vision based interaction techniques are candidates for natural interaction techniques. The human head can also be used to replace the function of a mouse that can be used to move the cursor up and down left or right for and to click on the mouse using the blik an eye. Detection using head movements has been widely applied including in the fields of entertainment, education, and security. The camera is a tool used to make head recognition. The camera is used as a sensor to detect head movements. Head motion detection is implemented by using opency phython.
Keyword: difabel, head, webcame, opencv python
Abstrak: Difabel atau kata yang memiliki definisi “Different Abled People†ini adalah sebutan bagi orang cacat. Salah satu contoh kaum difabel adalah orang yang tidak mempunyai tangan, sehingga untuk menulispun harus menggunakan kaki. Seiring meningkatnya kemajuan teknologi komputer, peranan teknologi komputer juga semakin meningkat yang digunakan untuk kepentingan manusia. salah satunya adalah bidang interaksi manusia dan komputer (IMK), atau sering disebut Human Computer Interaction (HCI). Keyboard, mouse, dan joystick merupakan salah satu perangkat keras yang sering digunakan untuk interaksi antara manusia dan komputer yang bersifat mekanis. Meskipun peralatan-peralatan tersebut akurat dan handal (reliable), tetapi model interaksi yang dilakukan tidak bersifat alami sebagaimana manusia berinteraksi dengan sesamanya, penggunaan peralatan-peralatan tersebut untuk mengoperasikannya membutuhkan adanya kontak langsung antara user dengan komputer. Untuk kaum difabel yang tidak mempunyai tangan, akan susah melakukan hal tersebut. Teknik interaksi berbasis visi komputer menjadi kandidat teknik interaksi yang bersifat alami. kepala manusia bisa juga digunakan untuk menggantikan fungsi mouse yang bisa digunakan untuk menggerakan cursor keatas kebawah kekiri maupun kekanan dan untuk melakukan klik pada mouse menggunakan kedipan mata. Pendeteksian menggunakan gerakan kepala telah diaplikasikan secara luas diantaranya pada bidang hiburan, pendidikan serta keamanan. Kamera (webcam) merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pengenalan kepala. Kamera ini digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi pergerakan kepala. Pendeteksian gerakan kepala diimplementasikan dengan menggunakan opencv python.