Abstract:Penelitian ini mengkaji prioritas faktor-faktor penentu keputusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kelurahan Suka Asih Kota Bandung dalam pemanfaatan platform digital e-commerce dan media…
sosial. Di tengah pesatnya digitalisasi, adaptasi teknologi digital khususnya dalam pemasaran, yang bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, efisiensi biaya promosi, dan penargetan audiens yang spesifik sesuai preferensi konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Analytic Hierarchy Process (AHP). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 6 responden UMKM yang dipilih secara purposive sampling dari populasi 1.603 pelaku usaha. Instrumen diukur menggunakan skala Ordinal AHP 1-9, dan data diuji validitas menggunakan Uji Validitas Konten Rasio (Lawshe) serta konsistensi Rasio dan metode AHP (Thomas L. Saaty) menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jangkauan pasar merupakan kriteria paling dominan bagi pelaku UMKM kuliner di wilayah Kelurahan Suka Asih, dengan sub-kriteria jumlah pelanggan luar wilayah lokal sebagai prioritas utama. Faktor penting lainnya meliputi keamanan transaksi, kepercayaan transaksi, dan analisis pemasaran. Adapun platform digital yang paling sering dipilih pelaku usaha adalah GoFood untuk e-commerce dan WhatsApp untuk media sosial. Adanya penelitian ini memberikan pemahaman yang jelas tentang kriteria utama yang harus dipertimbangkan saat memilih platform digital, Hasil analisis AHP membantu UMKM menentukan platform mana yang paling sesuai dengan kebutuhan bukan hanya berdasarkan popularitas, Para pelaku usaha juga bisa fokus pada satu atau dua platform yang memiliki potensi terbesar untuk menjangkau target pasar, Penelitian ini juga memberikan wawasan tentang perilaku dan preferensi konsumen, yang memungkinkan para pelaku UMKM untuk menyesuaikan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan visibilitas produk, berinteraksi langsung dengan pelanggan, dan pada akhirnya, meningkatkan penjualan dan daya saing di pasar.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam menggerakkan perekonomian Indonesia, termasuk pada sektor olahan pangan seperti kulit lumpia. Di Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, terdapat…
dapat pelaku UMKM yang mengelola produksi kulit lumpia secara tradisional namun tetap mampu bersaing. Penelitian ini bertujuan mengungkap strategi pemasaran yang digunakan, menilai efektivitasnya terhadap peningkatan penjualan, serta mengidentifikasi faktor yang mendukung keberhasilan dan kendala yang dihadapi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pemilik usaha, anggota keluarga yang terlibat, pegawai, pelanggan, serta tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dijalankan mencakup pemeliharaan kualitas produk, penetapan harga yang terjangkau, pemilihan lokasi usaha yang strategis, pemanfaatan media sosial, pengembangan jaringan reseller, keterbukaan proses produksi kepada konsumen, dan penyediaan variasi ukuran produk. Strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan volume penjualan, terutama pada periode tertentu seperti bulan Ramadan, serta membangun loyalitas pelanggan. Faktor keberhasilan meliputi kualitas produk yang terjaga, hubungan sosial yang harmonis, harga yang bersaing, dukungan keluarga, promosi dari mulut ke mulut, dan penggunaan media sosial. Sementara itu, kendala yang muncul antara lain keterbatasan tenaga kerja, cuaca yang menghambat proses pengeringan, kemasan yang belum optimal, dan promosi digital yang belum maksimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pemasaran yang sederhana namun konsisten dapat menjaga keberlangsungan UMKM di daerah pedesaan. Selain itu, ditemukan kontribusi signifikan dari peran perempuan dalam usaha keluarga, yang berdampak pada peningkatan ekonomi rumah tangga sekaligus memperkuat pemberdayaan sosial di lingkungan masyarakat.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran inovasi produk dan pemasaran media sosial, khususnya Instagram, dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen di era digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk…
k mengetahui pengaruh inovasi produk dan social media marketing Instagram terhadap keputusan pembelian pada Mawar Studio Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen Mawar Studio, dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner menggunakan skala Likert melalui Google Form. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis jalur (path analysis), dan uji hipotesis menggunakan bantuan software IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hubungan positif antar variabel inovasi produk dan social media marketing. Terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel inovasi produk dan social media marketing Instagram baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian.
Abstract:This study aims to explore students’ perceptions of the effectiveness of using canva in designing lecture presentations. The background of this study stems from the rapid development of digital technology that encourages…
es the use of design applications as a means of supporting the learning process. The research method used was a quantitative survey involving 30 students as respondents who were selected purposively, namely those who had direct experience using canva. The data collection instrument was a Likert scale questionnaire with 20 statements covering aspects of ease of use, time efficiency, quality and creativity, academic benefits, collaboration, limitations, and satisfaction levels. The results showed that the majority of students had a positive view of using canva. This application was considered easy to operate even without in-depth design skills, helping to speed up the preparation of presentations, while also improving the quality and creativity of the display. In addition, canva is considered to provide real academic benefits, support collaboration, and encourage the exploration of diverse visual styles. However, there are still a number of weaknesses, such as the limitations of the free version, visual designs that are considered less suitable for formal academic contexts, and a small number of students who feel that their creative space is limited. From this research, it can be concluded that canva can be used as an alternative medium to support the learning process in higher education, particularly in developing students' presentation skills. Lecturers and educational institutions can also utilize canva as an innovative learning tool that encourages creativity, collaboration, and improves the quality of material delivery. In addition, the results of this study can be used as a basis for developing policies on the use of digital media in academic activities that are more effective and relevant to students' needs.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa mengenai efektivitas penggunaan canva dalam merancang presentasi perkuliahan. Latar belakang kajian ini berangkat dari pesatnya perkembangan teknologi digital yang mendorong pemanfaatan aplikasi desain sebagai sarana penunjang proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah survey kuantitatif yang melibatkan 30 mahasiswa sebagai responden yang dipilih secara purposive, yakni mereka yang memiliki pengalaman langsung menggunakan canva. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert dengan 20 butir pernyataan yang mencakup aspek kemudahan penggunaan, efisiensi waktu, kualitas dan kreativitas, manfaat akademik, kolaborasi, keterbatasan, serta tingkat kepuasan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pandangan positif terhadap penggunaan canva. Aplikasi ini dinilai mudah dioperasikan meskipun tanpa keahlian desain yang mendalam, membantu mempercepat penyusunan presentasi, sekaligus meningkatkan mutu dan kreativitas tampilan. Selain itu, canva dianggap memberi manfaat akademik nyata, mendukung kerja sama, dan mendorong eksplorasi gaya visual yang beragam. Meski demikian, masih ditemukan sejumlah kelemahan, seperti keterbatasan fitur versi gratis, desain visual yang dinilai kurang sesuai untuk konteks akademik formal, serta sebagian kecil mahasiswa yang merasa ruang berkreasi mereka terbatasi. Dari penelitian ini dapat ditemukan bahwa canva dapat dijadikan media alternatif untuk menunjang proses pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan keterampilan presentasi mahasiswa. Dosen dan institusi pendidikan juga dapat memanfaatkan canva sebagai sarana pembelajaran inovatif yang mendorong kreativitas, kolaborasi, serta peningkatan kualitas penyampaian materi. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan penggunaan media digital dalam kegiatan akademik yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa.
Abstract:Instagram sudah berkembang menjadi salah satu media sosial yang paling sering digunakan untuk kegiatan pemasaran. Perusahaan global memanfaatkan platform ini bukan hanya untuk promosi produk, tetapi juga untuk membangun…
hubungan dengan konsumen. Starbucks menjadi salah satu contoh brand internasional yang berhasil menggunakan Instagram untuk mendukung strategi bisnisnya di berbagai negara. Dengan jumlah pengikut yang sangat besar, Starbucks menghadirkan konten visual yang konsisten, kreatif, dan disesuaikan dengan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Starbucks memanfaatkan Instagram dalam memperluas pasar internasional, apa saja kelebihan serta tantangannya, dan bagaimana efektivitasnya dibandingkan media pemasaran lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan mengumpulkan data dari jurnal, artikel, serta laporan resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan besar dalam membangun brand image Starbucks, meningkatkan interaksi konsumen, dan memperkuat posisinya sebagai merek gaya hidup global.
Abstract:Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, media sosial telah menjadi salah satu alat penting dalam strategi pemasaran modern. Perusahaan-perusahaan besar, termasuk Apple, semakin mengandalkan platform…
media sosial untuk membangun hubungan dengan konsumen, memahami perilaku pasar, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam proses segmentasi pasar dan pemahaman demografi konsumen, dengan mengambil Apple sebagai objek studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. Data yang diperoleh mencakup konten promosi, respons audiens, serta pola interaksi pengguna. Segmentasi pasar dilakukan berdasarkan variabel demografis seperti usia, jenis kelamin, lokasi, dan minat konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memungkinkan Apple untuk mengidentifikasi segmen pasar secara lebih akurat dan menjangkau audiens yang relevan. Selain itu, analisis demografi konsumen melalui media sosial membantu perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang lebih personalisasi dan efektif. Dengan memanfaatkan data yang diperoleh dari media sosial, Apple dapat menyesuaikan produk, layanan, dan kampanye pemasaran sesuai dengan karakteristik demografis dan perilaku konsumen. Penelitian ini juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dan data digital dalam pengambilan keputusan pemasaran, serta memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan global dapat memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan keterlibatan dan loyalitas pelanggan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika pemasaran di era digital, serta peran media sosial dalam segmentasi pasar dan analisis demografi konsumen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain dalam merancang strategi pemasaran yang lebih berbasis data dan berorientasi pada kebutuhan konsumen.
Abstract:This study explores how influencer marketing shapes digital identity and spatial relations in Makassar, Indonesia, through a spatially grounded urban ethnography approach. This framework enables a deep reading of how urban…
an residents engage with digital practices to navigate symbolic and spatial exclusion generated by influencer content. Through social media observation, narrative interviews, and the tracing of urban locations featured in visual representation, the study finds that influencer marketing does not merely sell products—it also reproduces social hierarchies through aesthetic spatiality and the logic of visibility.
Yet, amid such exclusions, marginalized communities deploy diverse tactics of resistance, including visual reengineering, the use of alternative locations, and digital irony that disrupt dominant narratives. These findings suggest that digital identity is not passively consumed but actively negotiated through concrete and often unexpected spatial relations. Drawing on Lefebvre’s theory of the production of space, Urry’s concept of digital mobilities, and Gandy’s politics of infrastructure, the study shows how cities and digital spaces co-constitute a contested symbolic terrain.
The article’s main contribution lies in advancing a Global South perspective, where digital technologies and aesthetics are practiced contextually and do not always conform to the logics of global capitalism. This research underscores that urban—and digital—space is not solely produced from above, but also from below, through the everyday agency of ordinary citizens.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengembangan nilai-nilai budaya religius dalam membangun karakter peserta didik di SMPN 1 Atap Lanut Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan…
endekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama dalam pengembangan budaya religius dilakukan melalui pembiasaan dan keteladanan guru. Pembiasaan diterapkan melalui kegiatan doa bersama, BIMTAL setiap hari Jumat, PHBI, dan kegiatan bakti sosial keagamaan. Sementara itu, keteladanan guru diwujudkan melalui sikap disiplin ibadah, sopan santun, dan perilaku religius dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Program budaya religius yang diterapkan mampu memberikan dampak positif terhadap karakter peserta didik, seperti meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta berkurangnya perilaku negatif seperti bullying. Faktor pendukung pengembangan budaya religius meliputi dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, dan lingkungan sekolah yang kondusif. Adapun faktor penghambatnya adalah rendahnya motivasi sebagian siswa, pengaruh gadget, dan keterbatasan sarana ibadah. Dengan demikian, pengembangan budaya religius di sekolah terbukti efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang religius dan berakhlak mulia.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode Yanbu’a dalam pengembangan sumber daya guru Al-Qur’an di MTs Yanbu’ul Qur’an Pangkalanbun, menganalisis perannya dalam meningkatkan kompetensi guru, mengkaji…
ru, mengkaji dampaknya terhadap profesionalitas guru, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Yanbu’a dilakukan secara terstruktur melalui pelatihan, tashih, mudarasah, supervisi, dan evaluasi berkala. Metode ini berperan penting dalam meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik guru, terutama dalam aspek makhraj, tajwid, tartil, ghunnah, serta kemampuan menyusun pembelajaran yang sistematis dan terarah. Selain itu, implementasi Yanbu’a berdampak positif terhadap profesionalitas guru, seperti meningkatnya kedisiplinan, semangat muroja’ah, keteladanan, dan budaya kerja Qur’ani. Faktor pendukung utama meliputi dukungan kepala pondok dan kepala madrasah, pembimbing yang kompeten, komitmen guru, kerja sama antarguru, serta sarana prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan dasar guru dan santri, keterbatasan waktu pembinaan, dan kurangnya dukungan orang tua di rumah.
Abstract:Pendidikan kemasyarakatan merupakan bentuk pendidikan di luar sistem formal yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat melalui proses pembelajaran partisipatif dan kontekstual. Pendidikan masyarakat secara menyeluruh…
merupakan proses pembentukan manusia yang beriman secara sosial yang berlandaskan nilai nilai secara komprehensif dan kemanusiaan. Artikel ini mengkaji tentang konsep pendididkan secara teks dan konteks kemasyarakatan serta ditinjau dari Alhussunah wal jamaah NU. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber seperti Al-Qur’an, Hadis, buku ilmiah, dan jurnal terindeks untuk menganalisis konsep pendidikan kemasyarakatan dalam perspektif Islam, khususnya dalam wacana pluralitas. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendidikan kemasyarakatan dalam Al-Qur’an dan Hadis menekankan pentingnya kesetaraan, keadilan, dan toleransi sebagai landasan pembentukan masyarakat yang berilmu dan berakhlak. Nilai-nilai seperti ta’awun (tolong-menolong), tasamuh (toleransi), dan keadilan sosial menjadi prinsip utama yang memperkuat fungsi pendidikan sebagai sarana transformasi moral dan sosial di tengah keberagaman. Kesimpulannya, pendidikan kemasyarakatan berbasis nilai-nilai Qur’an dan Hadis berperan strategis dalam membangun masyarakat madani yang inklusif, harmonis, dan berkeadaban.