Search Articles & Publications

Showing 4896 articles found for "Ikan"

DEVELOPMENT OF A QR CODE-BASED WEBAR TO DIGITIZE LOCAL WISDOM AS AN EFFORT TO INCREASE TOURIST ATTRACTION IN BORDER AREAS

P, Noviyanti, Mira, Alexander Jerry
Abstract: Abstract: Current technological developments play a crucial role in driving the tourism industry, one of which is the utilization of technology. However, tourist attractions in border areas face challenges such as limited&#8230; d access to digital information and a lack of interactive media to present local wisdom such as history, customs, and culture. This study aims to develop and implement a QR Code-based Web-based Augmented Reality (WebAR) to digitize local wisdom at tourist attractions, making information more engaging and accessible to tourists. The research methodology adopted three approaches: UCD (User-Centered Design), Agile methods, and TAM (Technology Acceptance Model). This platform contains the local wisdom of two tourist villages in the border area, namely Sebujit Village and Jagoi Babang Village. The results of testing and evaluation using multiple linear regression and SEM-PLS methods on 45 respondents showed that the WebAR technology acceptance model was significant (F = 6.583; p < 0.001). User Attitude (ATU) is a key variable that significantly influences Intention to Use (BI) (β=0.429; p=0.001), while Ease of Use (PEOU) and Benefit (PU) indirectly influence BI through ATU. As additional validation, the classification test yielded an accuracy of 88.90% and an F1-score of 0.941, confirming that QR Code-based WebAR is effective and well-received as a digital information and promotion medium for local wisdom in border areas. Keywords: border areas; local wisdom; qr code; tourist attractions; web augmented reality.   Abstrak: Perkembangan teknologi saat ini memiliki peran penting dalam mendorong industri pariwisata, salah satunya dengan pemanfaatan teknologi. Namun, objek wisata di daerah perbatasan menghadapi tantangan seperti keterbatasan akses informasi digital dan kurangnya media interaktif untuk menyajikan kearifan lokal seperti sejarah, adat istiadat, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Web-based Augmented Reality (WebAR) berbasis QR Code untuk digitalisasi kearifan lokal objek wisata, menjadikan informasi lebih menarik dan mudah diakses bagi wisatawan. Metodologi penelitian mengadopsi tiga pendekatan, UCD (User-Centered Design), metode Agile, dan TAM (Technology Acceptance Model). Platform ini memuat kearifan lokal dua desa wisata di daerah perbatasan, yaitu Desa Sebujit dan Desa Jagoi Babang. Hasil pengujian dan evaluasi dengan metode regresi linier berganda dan SEM-PLS pada 45 responden menunjukkan bahwa model penerimaan teknologi WebAR ini signifikan (F = 6.583; p < 0.001). Sikap Pengguna (ATU) menjadi variabel kunci yang berpengaruh signifikan terhadap Niat Penggunaan (BI) (β=0.429; p=0.001), sementara Kemudahan Penggunaan (PEOU) dan Manfaat (PU) memengaruhi BI secara tidak langsung melalui ATU. Sebagai validasi tambahan, uji klasifikasi menghasilkan akurasi 88,90% dan F1-score 0,941, yang menegaskan bahwa WebAR berbasis Kode QR efektif dan dapat diterima dengan baik sebagai media informasi dan promosi digital kearifan lokal di wilayah perbatasan. Kata Kunci: daerah perbatasan; kearifan lokal; qr code; web augmented reality.

COMPARISON SVM, RF, BERT PUBLIC SENTIMENT DATA MBG IN X

Gustri Efendi, Yandi, Rus, Aprilia, Rani, Amaroh Bit Taqwa, Irvan
Abstract: Abstract: MBG is a strategic program of the Prabowo-Gibran administration. This program has become a widely discussed issue in the public. To better understand public perception of this program, sentiment analysis is necessary.&#8230; essary. This study aims to compare the performance of algorithms machine learning SVM, RF, And BERT with preprocessing data analyzing public sentiment of the MBG program in media X. The total dataset for this study was 39,858 out of 42,465 successfully crawled tweets. The research methods included data collection, preprocessing data (cleaning, case folding, word normalization, stopword removal and stemming), feature extraction, model training (fine-tuning), handling class imbalance with SMOTE, and evaluation using accuracy, precision, recall, and f1-score. The research results show that without SMOTE, the best performing models are BERT with 89% accuracy, SVM 87%, and RF 78.4%. After SMOTE, the best algorithms were SVM with 92.94%, BERT with 88.3%, and RF with 86.59%. The results confirmed that SVM is the best algorithm if at leastclass imbalance. BERT is the best algorithm before and after SMOTE, because BERT is more effective in capturing the nuances of language on social media, so BERT is the most recommended in MBG sentiment analysis.             Keywords: sentiment analysis; machine learning; SVM, RF, and BERT   Abstrak: MBG merupakan program strategis pemerintahan Prabowo - Gibran. Program ini menjadi isu yang banyak diperbincangkan publik. Untuk mengetahui lebih dalam persepsi masyrakat tentang program ini, perlu dilakukan analisis sentiment. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja algoritma machine learning SVM, RF, dan BERT dengan preprocessing data menganalisis sentiment public program MBG di media X. Total dataset penelitian ini adalah 39.858 dari 42.465 tweet yang berhasil di crawling. Metode penelitian mencakup pengumpulan data, preprocessing data (cleaning, case folding, normalisasi kata, stopword removal dan stemming), ekstraksi fitur, pelatihan model (fine-tuning), penanganan class imbalance dengan SMOTE, dan evaluasi menggunakan akurasi, presisi, recall, dan f1-score. Hasil peneltian menunjukkan, tanpa SMOTE model dengan kinerja terbaik adalah BERT dengan akurasi 89%, SVM 87%, dan RF 78,4%. Setelah SMOTE algoritma terbaik adalah SVM 92,94%, BERT 88,3% dan RF 86,59%. Hasil penelitian menegaskan bahwa SVM adalah algoritma terbaik jika minimal class imbalance. BERT adalah algoritma terbaik sebelum dan sesudah SMOTE, karena BERT lebih efektif dalam menangkap nuansa bahasa pada media sosial, sehingga BERT paling di rekomendasikan dalam analisis sentimen MBG.   Kata kunci: analisis sentimen; machine learning; SVM, RF, dan BERT

DATABASE OPTIMIZATION FOR THE ROYAL MENGAJAR APPLICATION SUPPORTING CROWDSOURCED ACADEMIC CONTENT

Iqbal, Muhammad, Junaidi
Abstract: Abstract: The development of digital learning systems requires not only effective content delivery but also database consistency and performance, particularly when used at scale by lecturers and students. Weaknesses in database&#8230; atabase design can lead to data duplication, relational violations, and transaction failures that compromise system reliability. This study designed the Royal Mengajar application using PHP and MySQL, supported by JavaScript, HTML, and Bootstrap 5. The Crowdsourced Academic Content model enables lecturers to contribute learning materials openly, while students evaluate them through a user rating system. The objective of this research is to design and optimize the database architecture of the Royal Mengajar application by implementing multiple control mechanisms—namely views, triggers, transactions, and constraints—to enhance data efficiency, consistency, and integrity in digital learning environments. Database optimization focuses on the use of views to improve query efficiency, triggers to maintain automatic consistency, transactions to ensure atomicity in multi-table operations, and constraints to preserve data integrity. The results show that views reduced the average query execution time to 0.12 seconds, triggers maintained consistency without manual intervention, and constraints achieved 100% referential integrity. The application of these mechanisms significantly improved system speed, reduced data redundancy, and enhanced information reliability, thus reinforcing the sustainability of Royal Mengajar as a community-driven learning platform Keywords: crowdsourced academic content; constraint; database optimization; trigger.   Abstrak: Pengembangan sistem pembelajaran digital tidak hanya menuntut penyajian materi, tetapi juga konsistensi serta kinerja basis data ketika sistem digunakan secara masif oleh dosen dan mahasiswa. Kelemahan rancangan database dapat menimbulkan duplikasi data, pelanggaran relasi, dan kegagalan transaksi yang memengaruhi keandalan sistem. Penelitian ini merancang aplikasi Royal Mengajar berbasis PHP dan MySQL dengan dukungan JavaScript, HTML, dan Bootstrap 5. Model Crowdsourced Academic Content memungkinkan dosen berkontribusi secara terbuka, sedangkan mahasiswa melakukan evaluasi melalui user rating system. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan mengoptimalkan basis data aplikasi Royal Mengajar melalui penerapan berbagai mekanisme pengendali, seperti view, trigger, transaction, dan constraint, guna meningkatkan efisiensi, konsistensi, dan integritas data dalam sistem pembelajaran digital. Optimalisasi database difokuskan pada penerapan view untuk efisiensi query, trigger untuk menjaga konsistensi otomatis, transaction untuk memastikan atomicity pada operasi multi-tabel, serta constraint guna menjamin integritas data. Hasil pengujian menunjukkan view menurunkan rata-rata waktu eksekusi query menjadi 0,12 detik, trigger menjaga konsistensi tanpa intervensi manual, dan constraint memastikan integritas referensial tercapai 100%. Penerapan mekanisme ini berdampak pada peningkatan kecepatan sistem, berkurangnya redundansi, serta keandalan informasi yang lebih tinggi, sehingga mendukung keberlanjutan Royal Mengajar sebagai platform pembelajaran berbasis kontribusi komunitas. Kata kunci: basis data; optimasi; trigger; constraint; crowdsourced academic content.

PREDICTION OF STROKE USING LOGISTIC REGRESSION WITH A MACHINE LEARNING APPROACH

Rana Aphrodita, Ishiqa, Nur Fajri, Ika, Nugroho, Agung
Abstract: Abstract: Stroke is one of the leading causes of death and disability in various parts of the world, including in Indonesia. Along with the development of digital technology, the use of Machine Learning in the health sector&#8230; tor is growing, one of which is in an effort to predict the occurrence of stroke. This study aims to implement the Logistic Regression algorithm in predicting the likelihood of a person having a stroke based on data from the Brain Stroke dataset. The research process includes data preprocessing (missing value handling, normalization, and label encoding), dividing the data into 80% training data and 20% test data, as well as model training. The model was then evaluated using several measures such as accuracy, precision, recall, F1-score, and ROC-AUC, as well as a confusion matrix. The results of the study showed that Logistic Regression was able to provide stroke classification results with an accuracy of 82.4%, precision of 80.1%, recall of 78.6%, F1-score of 79.3%, and a ROC-AUC value of 0.87. Then, the model is integrated into applications that use Streamlit, so it can be used interactively to predict stroke risk in new data. The results of this study show that the combination of Machine Learning and web-based applications has the potential to support efforts to detect early stroke risk.             Keywords: logistic regression; machine learning; prediction; streamlit; stroke.     Abstrak: Stroke adalah salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Seiring perkembangan teknologi digital, penggunaan Machine Learning dalam bidang kesehatan semakin berkembang, salah satunya dalam upaya memprediksi terjadinya penyakit stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma Logistic Regression dalam memprediksi kemungkinan seseorang mengalami stroke berdasarkan data dari dataset Brain Stroke. Proses penelitian meliputi preprocessing data (penanganan missing value, normalisasi, dan label encoding), membagi data menjadi 80% data latih dan 20% data uji, serta pelatihan model. Model kemudian dievaluasi menggunakan beberapa ukuran seperti akurasi, precision, recall, F1-score, dan ROC-AUC, serta confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Logistic Regression mampu memberikan hasil klasifikasi penyakit stroke dengan akurasi sebesar 82,4%, precision 80,1%, recall 78,6%, F1-score 79,3%, dan nilai ROC-AUC sebesar 0,87. Kemudian, model tersebut diintegrasikan ke dalam aplikasi yang menggunakan Streamlit, sehingga dapat digunakan secara interaktif untuk memprediksi risiko stroke pada data baru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi Machine Learning dan aplikasi berbasis web berpotensi mendukung upaya deteksi dini risiko stroke.   Kata kunci: logistic regression; machine learning; prediksi; streamlit; stroke.

IMPLEMENTATION OF RANDOM FOREST CLASSIFIER FOR STUDENT GRADUATION CLASSIFICATION

Zaidan Putra, Bazil, Nur Fajri, Ika, Nugroho, Agung
Abstract: Abstract: Higher education plays an essential role in improving human resource quality, one of which is through the institution’s ability to monitor and predict student graduation outcomes. This study does not focus on a&#8230; a specific university but utilizes the publicly available Students Performance in Exams dataset from Kaggle, consisting of 1,000 student records containing mathematics, reading, and writing scores, along with demographic attributes such as gender, parental education level, lunch type, and test preparation participation. The data were processed through a feature engineering stage by adding an average score variable as an early indicator of graduation status. A predictive model was developed using the Random Forest Classifier, achieving an accuracy of 94.5%. The final model was integrated into a Streamlit-based web application to provide an accessible tool for academic stakeholders. The results indicate that the proposed model can serve as an effective decision-support tool for early evaluation of students’ likelihood of graduation. Keywords: prediction; random forest classifier, streamlit, student graduation.     Abstrak: Pendidikan tinggi memegang peran penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui kemampuan institusi dalam memantau dan memprediksi tingkat kelulusan mahasiswa. Penelitian ini tidak berfokus pada perguruan tinggi tertentu, melainkan menggunakan dataset publik Students Performance in Exams dari Kaggle yang berisi 1.000 data mahasiswa, terdiri atas nilai matematika, membaca, menulis, serta atribut demografis seperti gender, tingkat pendidikan orang tua, jenis makan siang, dan partisipasi kursus persiapan. Data diolah melalui tahap feature engineering dengan menambahkan variabel average score sebagai indikator awal kelulusan. Model prediksi dibangun menggunakan algoritma Random Forest Classifier, yang menghasilkan tingkat akurasi sebesar 94,5%. Model ini kemudian diimplementasikan ke dalam aplikasi web berbasis Streamlit untuk memberikan layanan prediksi yang mudah diakses oleh pihak akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu digunakan sebagai alat pendukung keputusan untuk melakukan evaluasi dini terhadap potensi kelulusan mahasiswa.   Kata kunci: kelulusan mahasiswa; prediksi; random forest classifier; streamlit.

SELECTION OF POSYANDU CADRES IN LUBUK KILANGAN DISTRICT USING THE OPTIMAL HYBRID AHP–TOPSIS METHOD

Christy, Tika, Safaria, Sayendra
Abstract: Abstract: Posyandu cadres play an important role in supporting community health services at the village and sub-district levels. However, the selection process for the best cadres is often carried out subjectively without&#8230; t clear and standardized criteria. This condition can lead to a decline in service quality and reduced cadre motivation. Therefore, a decision support system is needed to provide assessments that are objective, measurable, and accountable. This study aims to optimize the Posyandu cadre selection process in Lubuk Kilangan District through the development of a decision support system based on a hybrid method: Analytical Hierarchy Process (AHP) and Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). The AHP method is applied to determine the weight of each selection criterion based on its level of importance through pairwise comparisons. Subsequently, TOPSIS is used to rank candidates according to their proximity to the ideal solution. The methodology includes a literature review, primary data collection through interviews and questionnaires with stakeholders (community health centers, cadres, and village officials), as well as the implementation and testing of the AHP–TOPSIS–based system.             Keywords: Posyandu, Cadre, AHP, TOPSIS, Decision Support System     Abstrak: Kader Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Namun, proses pemilihan kader terbaik masih sering dilakukan secara subjektif tanpa acuan kriteria yang jelas dan terstandarisasi. Kondisi ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas pelayanan serta rendahnya motivasi kader. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem penunjang keputusan yang mampu memberikan hasil penilaian yang objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses pemilihan kader Posyandu di Kecamatan Lubuk Kilangan melalui pengembangan sistem penunjang keputusan berbasis metode hybrid Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode AHP digunakan untuk menetapkan bobot masing-masing kriteria pemilihan kader berdasarkan tingkat kepentingan melalui perbandingan berpasangan. Selanjutnya, metode TOPSIS digunakan untuk melakukan pemeringkatan calon kader berdasarkan kedekatannya terhadap solusi ideal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup studi literatur, pengumpulan data primer melalui wawancara dan kuesioner kepada stakeholder terkait (puskesmas, kader, dan perangkat desa), serta implementasi dan pengujian sistem berbasis AHP-TOPSIS.   Kata kunci: Posyandu, Kader, AHP, TOPSIS, Sistem Pendukung Keputusan

CNN-BASED ADAPTIVE IDS WITH FEDERATED LEARNING FOR IOT NETWORK SECURITY

Sahren, Sahren, Dalimunthe, Ruri Ashari, Maulana, Cecep, Permana, Yogi Abimanyu
Abstract: Abstract: In the era of the Internet of Things (IoT), cyber threats are increasingly complex and dynamic, thus demanding an adaptive and intelligent network security system. This study proposes a Convolutional Neural Network&#8230; work (CNN)-based Intrusion Detection System (IDS) implemented through a Federated Learning (FL) approach in a Non-Independent and Identically Distributed (Non-IID) data environment. This approach allows the model to be trained in a distributed manner across multiple IoT devices without having to collect sensitive data to a central server, thereby maintaining data privacy while increasing the efficiency of the training process. The experiment used the CIC IoT 2023 dataset, which represents various modern IoT network traffic patterns. The results show that the proposed CNN–FL model achieves an overall accuracy of 0.99, with excellent performance in detecting various types of network traffic. The model obtains a perfect recall value (1.00) for normal traffic (Benign), as well as a very high F1-score for DDoS (0.99) and DoS (0.99) attacks. Stable and consistent performance across all five federation rounds demonstrates that this approach is a reliable, efficient, and accurate solution for detecting threats in distributed and privacy-preserving IoT networks.  Keywords: cnn; federated_learning; ids; non-iid; ciciot2023   Abstrak: Dalam era Internet of Things (IoT), ancaman siber semakin kompleks dan dinamis, sehingga menuntut sistem keamanan jaringan yang adaptif dan cerdas. Penelitian ini mengusulkan Intrusion Detection System (IDS) berbasis Convolutional Neural Network (CNN) yang diterapkan melalui pendekatan Federated Learning (FL) pada lingkungan data yang bersifat Non-Independent and Identically Distributed (Non-IID). Pendekatan ini memungkinkan model dilatih secara terdistribusi di berbagai perangkat IoT tanpa harus mengumpulkan data sensitif ke server pusat, sehingga mampu menjaga privasi data sekaligus meningkatkan efisiensi proses pelatihan. Eksperimen menggunakan dataset CIC IoT 2023, yang merepresentasikan berbagai pola lalu lintas jaringan IoT modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN–FL yang diusulkan mencapai akurasi keseluruhan sebesar 0.99, dengan performa yang sangat baik dalam mendeteksi berbagai jenis lalu lintas jaringan. Model memperoleh nilai recall sempurna (1.00) untuk lalu lintas normal (Benign), serta nilai F1-score yang sangat tinggi untuk serangan DDoS (0.99) dan DoS (0.99). Kinerja yang stabil dan konsisten di seluruh lima putaran federasi membuktikan bahwa pendekatan ini merupakan solusi yang andal, efisien, dan akurat untuk mendeteksi ancaman pada jaringan IoT yang bersifat terdistribusi dan menjaga privasi (privacy-preserving). Kata kunci: cnn; federated_learning; ids; non-iid; ciciot2023

IMPLEMENTATION OF DALY BMS AND MODULXHM604 AS A BATTERY PACK FOR ECGO2 ELECTRIC MOTORCYCLES TO IMPROVE SAFETY, CAPACITY AND FAST CHARGING

Amin, Muhammad, Ricki Ananda
Abstract: Abstrack: This research aims to improve battery performance and safety on the ECGO2 electric motorcycle by re-assembling the battery system using 18650 lithium cells, Daly BMS 13S/7A battery management system, and XH-M604&#8230; 4 module. The configuration used is 13S5P (65 cells), resulting in a total voltage of 48.1 V and a capacity of 14 Ah, or equivalent to 673.4 Wh of energy. Compared to the ECGO2 built-in battery that requires 4-7 hours of charging time, this system is able to speed up charging to ±1.6 hours using a 7 A current charger. Test results using an oscilloscope show that the voltage of the assembled battery is more stable under load than that of a single battery, with minimal ripple. The estimated operating time of an 800 W electric motor using a 673.4 Wh battery is about 50 minutes. To achieve 2 hours of operation, the 13S10P configuration or energy-saving mode (400-500 W) can be used. The system is also more cost-effective at Rp2,678 per Wh compared to the manufacturer's version of Rp4,464 per Wh, as well as improved safety against leakage and overheating. Keywords: 18650 lithium battery; daly bms; electric motorcycle; fast charging.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan performa dan keamanan baterai pada sepeda motor listrik ECGO2 dengan merakit ulang sistem baterai menggunakan sel lithium 18650, sistem manajemen baterai Daly BMS 13S/7A, dan modul XH-M604. Konfigurasi yang digunakan adalah 13S5P (65 sel), menghasilkan tegangan total 48,1 V dan kapasitas 14 Ah, atau setara dengan energi 673,4 Wh. Dibandingkan baterai bawaan ECGO2 yang memerlukan waktu pengisian 4–7 jam, sistem ini mampu mempercepat pengisian menjadi ±1,6 jam menggunakan charger arus 7 A. Hasil pengujian menggunakan osiloskop menunjukkan bahwa tegangan baterai rakitan lebih stabil di bawah beban dibandingkan baterai tunggal, dengan ripple minimal. Estimasi lama pengoperasian motor listrik 800 W menggunakan baterai 673,4 Wh adalah sekitar 50 menit. Untuk mencapai 2 jam pengoperasian, dapat digunakan konfigurasi 13S10P atau mode hemat energi (400–500 W). Sistem ini juga lebih hemat biaya dengan efisiensi harga Rp2.678 per Wh dibandingkan Rp4.464 per Wh versi pabrikan, serta meningkatkan keamanan terhadap kebocoran dan panas berlebih. Kata kunci: baterai lithium 18650; daly bms; sepeda motor listrik; pengisian daya cepat.

OPTIMIZATION OF SUPPORT VECTOR MACHINE WITH SMOTE AND BAYESIAN METHOD FOR HEART FAILURE CLASSIFICATION

Doni Agung Prasetyo, Harminto Mulyo, Nadia Annisa Maori
Abstract: Abstract: This study applies an integrated approach to optimize heart failure classification. The main objective is to address the challenge of class imbalance in medical datasets and to improve the accuracy, sensitivity,&#8230; , and generalization of the classification model. The urgency of this issue is emphasized by statistics showing that cardiovascular diseases cause approximately 17.9 million deaths worldwide each year. Using a quantitative experimental approach, this study analyzes the "Heart Failure Prediction Dataset" from Kaggle, which consists of 918 records. The data were processed through normalization and encoding, followed by the application of SMOTE on the training set to balance class distribution. This step successfully increased model accuracy from 88.41% to 90.22% and minority class recall from 0.82 to 0.88. Furthermore, Bayesian Optimization was employed to refine the hyperparameters of SVM, resulting in a final model with an accuracy of 89.13% that demonstrated better generalization. This integrated approach significantly enhances the stability, sensitivity, and generalization of the model, making it a reliable tool for clinical decision support systems in predicting heart failure.   Keywords: bayesian optimization; heart failure; machine learning; SMOTE; SVM.   Abstrak: Penelitian ini menerapkan pendekatan terintegrasi untuk mengoptimalkan klasifikasi gagal jantung. Tujuan utama studi ini adalah untuk mengatasi tantangan ketidakseimbangan kelas dalam dataset medis dan meningkatkan akurasi, sensitivitas, serta generalisasi model klasifikasi. Urgensi ini ditegaskan oleh statistik yang menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular menyebabkan sekitar 17,9 juta kematian setiap tahun secara global. Menggunakan pendekatan eksperimental kuantitatif, penelitian ini menganalisis "Heart Failure Prediction Dataset" dari Kaggle, yang terdiri dari 918 catatan. Data diproses dengan normalisasi dan encoding, lalu SMOTE diterapkan pada data pelatihan untuk menyeimbangkan distribusi kelas. Langkah ini berhasil meningkatkan akurasi dari 88,41% menjadi 90,22% dan recall kelas minoritas dari 0,82 menjadi 0,88. Selanjutnya, Bayesian Optimization menyempurnakan hyperparameter SVM, menghasilkan model akhir dengan akurasi 89,13% yang menunjukkan generalisasi lebih baik. Pendekatan terintegrasi ini secara signifikan meningkatkan stabilitas, sensitivitas, dan generalisasi model. Hasil penelitian ini menjadikannya alat yang andal untuk sistem pendukung keputusan klinis dalam prediksi gagal jantung. Kata kunci: bayesian optimization; gagal jantung; machine learning; SMOTE; SVM

DATA STRUCTURE MODELING IN THE BEST TEACHER RATING SYSTEM USING TOPSIS ALGORITHM

Parini, Parini, Febby Madonna Yuma
Abstract: Abstract: Teacher performance appraisal is a very important aspect in improving the quality of education today, but often occurs during the assessment process of subjectivity constraints and lack of a structured system,&#8230; in this study aims to build a data structure modeling and facilitate the school MAS Islamiyah Hessa Air Genting in the assessment to determine the best teacher transparently and measurably by using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) algorithm. The TOPSIS method was chosen because it is able to provide ranking results based on the closeness of alternatives to the ideal solution. In this modeling, assessment criteria data such as pedagogical, professional, personality, social competencies, as well as other indicators such as teacher discipline and achievement are modeled structurally in a relational database. The results show that the designed data structure is able to support the decision-making process efficiently and objectively. Keywords: data structure; decision support system; teacher assessment; topsis; ranking.   Abstrak: Penilaian kinerja guru merupakan aspek yang sangat penting dalam peningkatan mutu pendidikan saat ini, namun sering terjadi saat proses penilaian kendala subjektivitas dan kurangnya sistem yang terstruktur, dalam penelitian ini bertujuan untuk membangun pemodelan struktur data serta mempermudah pihak sekolah MAS Islamiyah Hessa Air Genting dalam penilaian untuk menentukan guru terbaik secara transparan dan terukur dengan menggunakan algoritma Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode TOPSIS dipilih karena mampu memberikan hasil perankingan berdasarkan kedekatan alternatif terhadap solusi ideal. Dalam pemodelan ini, data kriteria penilaian seperti kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, sosial, serta indikator lain seperti kedisiplinan dan prestasi guru dimodelkan secara terstruktur dalam basis data relasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur data yang dirancang mampu mendukung proses pengambilan keputusan secara efisien dan objektif. Kata kunci: struktur data; topsis; penilaian guru; sistem pendukung keputusan; perangkingan