Search Articles & Publications

Showing 783 articles found for "Esta"

Pemetaan Digital Rantai Nilai Sawit Swadaya: Analisis Kesiapan Petani Papua Selatan terhadap Implementasi Sistem Ketertelusuran

Enala, Syahrabudin Husein, Nur Jalal, Antonius Nggewaka, Frederikus Antonius Mana
Abstract: Sektor kelapa sawit menjadi penopang utama perekonomian Indonesia, termasuk di kawasan timur seperti Papua Selatan yang mulai berkembang sebagai wilayah penghasil sawit swadaya. Namun, perkembangan tersebut belum sepenuhnya… nya diimbangi dengan tata kelola yang kuat dan penerapan sistem digitalisasi rantai nilai yang menjamin keberlanjutan serta transparansi. Sebagian besar petani sawit swadaya di Papua Selatan masih menghadapi kendala pada literasi digital, akses teknologi, kelembagaan yang lemah, serta belum adanya sistem ketertelusuran (traceability system) yang memenuhi standar keberlanjutan seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan European Union Deforestation Regulation (EUDR). Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan petani sawit swadaya terhadap implementasi sistem pemetaan digital rantai nilai di Papua Selatan, dengan fokus pada tiga dimensi utama: kelembagaan lokal, kapasitas digital petani, dan dukungan kebijakan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap petani, aparat kampung, koperasi, dan dinas terkait di Kabupaten Merauke dan Boven Digoel, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan daerah dan laporan keberlanjutan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesiapan digital petani masih tergolong rendah hingga sedang akibat minimnya literasi dan infrastruktur penunjang, namun terdapat potensi penguatan kelembagaan koperasi serta dukungan pemerintah daerah. Penelitian ini menawarkan kerangka kesiapan digital petani sawit berbasis konteks lokal Papua Selatan yang mengintegrasikan aspek kelembagaan, teknologi, dan kebijakan untuk mewujudkan sistem ketertelusuran berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan.

Tradisi Lisan dan Kearifan Lokal: Kajian Cerita Rakyat Masyarakat Anim Ha di Kabupaten Merauke

Syahrabudin Husein Enala, Ekfindar Diliana, Syahfitriani Br Ginting, Ricardo Goncalves Klau
Abstract: Penelitian ini mengkaji cerita rakyat masyarakat Anim Ha (Marind) di Kabupaten Merauke sebagai bagian dari tradisi lisan yang berfungsi sebagai media pendidikan moral, pelestarian budaya, serta penguatan identitas sosial.… . Dengan menggunakan pendekatan etnografi dan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña untuk menelaah tema, nilai moral, serta kearifan lokal yang terkandung dalam cerita rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Marind memuat pesan-pesan universal seperti kesetiaan, persahabatan, keadilan, keberanian, kemandirian, serta penghormatan terhadap alam. Cerita-cerita seperti Janji Ajaib Seorang Sahabat, Kisah Nona dari Salor, Kutukan Alamem di Tanah Domande dan Kalibian, dan Qaraipe memperlihatkan nilai solidaritas, keadilan sosial, kesadaran ekologis, serta pentingnya ketabahan menghadapi diskriminasi. Selain itu, unsur magis dan simbolisme alam dalam cerita memperkuat relasi spiritual masyarakat dengan lingkungannya. Temuan ini menegaskan bahwa tradisi lisan masyarakat Anim Ha memiliki relevansi dengan isu kontemporer, terutama dalam pendidikan karakter, pelestarian budaya, mitigasi bencana, dan literasi lingkungan. Oleh karena itu, cerita rakyat Marind penting untuk didokumentasikan serta diintegrasikan dalam pendidikan formal guna menjaga identitas budaya lokal sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur pada generasi muda Papua Selatan. Kata kunci: Cerita Rakyat Marind, Kearifan Lokal, Pendidikan Karakter

Manajemen Pelayanan Organisasi Perkumpulan Harmoni Alam Papuana di Papua Selatan

Ryvelyno Michaelriyo Alan David’S Moesieri
Abstract:  Perkumpulan Harmoni Alam Papuana adalah organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat adat di Provinsi Papua Selatan. Organisasi ini aktif dalam mengadvokasi perlindungan… rlindungan hak-hak masyarakat adat, khususnya terkait dengan akses terhadap sumber daya alam dan pemanfaatan ruang hidup mereka.     Salah satu inisiatif penting yang dilakukan adalah kolaborasi dengan Badan Registrasi   Wilayah Adat (BRWA) untuk mendorong konsolidasi dan kerja kolaboratif antar organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut. Melalui diskusi "Para-para Harapan", Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berupaya memperkuat pencapaian dan tujuan masing-masing organisasi dalam menghadapi dinamika pembangunan di Provinsi Papua Selatan.     Selain itu, organisasi ini juga terlibat dalam upaya mendesak pemerintah untuk menangani krisis pangan dan kebakaran hutan yang melanda wilayah tersebut. Bersama dengan enam organisasi lainnya, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana menyuarakan pentingnya tindakan darurat untuk menyelamatkan dan memenuhi hak masyarakat adat yang terdampak krisis iklim dan kesulitan pangan.     Perkumpulan Harmoni Alam Papuana juga berpartisipasi dalam lokakarya inklusif yang bertujuan untuk pemajuan, penghormatan, dan perlindungan hak masyarakat adat serta lingkungan hidup di Provinsi Papua Selatan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan masyarakat adat dari berbagai kabupaten dan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan lembaga terkait.     Melalui berbagai kegiatan tersebut, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berkomitmen untuk menjaga harmoni antara manusia dan alam, serta memastikan keberlanjutan budaya dan kehidupan masyarakat adat di Papua Selatan. Kata Kunci : Manajemen Pelayanan; Pelayanan Organisasi; Perkumpulan harmoni alam papuana

Efektivitas Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Merauke provinsi Papua Selatan.

BWARIAT, EMANUEL ULMWAS ARAWAMAN BWARIAT
Abstract: This research aims to analyze the effectiveness of Minimum Service Standards (MSS) implementation at the Department of Population and Civil Registration (Disdukcapil) in Merauke Regency, South Papua Province. MSS are crucial… cial instruments for guaranteeing community rights to quality basic services, including civil administration services. Despite their establishment, challenges persist in ensuring that services provided align with the stipulated standards. The research employed a descriptive qualitative approach, collecting data through in-depth interviews, observation, and document analysis. Key informants included the head of the department, service-providing staff, and representatives of community service users. The findings indicate that MSS implementation at Merauke Disdukcapil has generally been underway, though its effectiveness varies across service types. Some MSS indicators, such as service waiting times and cost certainty, have been well-met. However, challenges are still present in aspects like the availability of adequate human resources, sub-optimal socialization of MSS to the community, and the need for improved supporting infrastructure. Limited access to information and public understanding of service rights also act as inhibiting factors. Thus, the effectiveness of MSS at Merauke Disdukcapil can be enhanced through strengthening human resource capacity, improving facilities and infrastructure, and intensifying socialization efforts. This study recommends the necessity of regular evaluation and continuous improvement to ensure excellent civil administration services for all communities in Merauke.

KEBIJAKAN PEMEKARAN DAERAH DALAM BINGKAI OTONOMI KHUSUS: STUDI KASUS PROVINSI PAPUA SELATAN

Novia Eka Ardani, Muhammad Adri Ramadhan, Yakoba Faleria Ome Yanengga, Umiyati Haris
Abstract: The establishment of the South Papua Province is a strategic step to address the development inequality that exists in Papua. This study examines the role of various stakeholders in the process of regional expansion using… g a qualitative literature review. The results of the study highlight the importance of an approach that involves participation, protection of indigenous peoples rights, and transparent budget management. The suggestions provided include gradual expansion and the establishment of an independent supervisory board. This study contributes to the literature on regional autonomy by combining the perspectives of various actors involved.   Keywords: Regional Autonomy, Development Inequality, Role of Stakeholders, Rights of Indigenous Peoples, Budget Transparency  

Menggugah Semangat Kebangsaan: Penyebarluasan JSN 1945 oleh Legiun Veteran Republik Indonesia

Saepudin , Asep, Rujiono, Sundari, Sri, Sulasdiarso, Catur, Diponogoro, Dodi, Susilo, Tonny, Agus, Asril, Setiawan, Andika Gatot
Abstract: Penanaman nilai-nilai kebangsaan menjadi urgensi di tengah menurunnya semangat nasionalisme generasi muda. Melalui program penyebarluasan Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai (JSN) 1945,. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini… merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh DPP LVRI dan  DPD LVIRI Jawa Barat dalam memberikan materin asionalisme, semangat kebangsaan dan nilai-nilai JSN 45 kepada anggota LVRI, PPM dan para guru dengan jumlah 35 peserta dan dilaksanakan di Villa GBK Puncak Bogor Jawa Barat pada tanggal 21-27 September 2025. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa peningkatan signifikan dalam pemahaman, sikap, dan kesiapan peserta untuk menjadi agen perubahan. Dengan demikian, program ini tidak hanya melestarikan nilai-nilai perjuangan, tetapi juga memperkuat fondasi karakter bangsa di tengah tantangan global saat ini.

Penentuan Sektor Unggulan Dan Struktur Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Buton

Herianto, Sarlin, Mardiana, Sari , Andira, Gusnawati, Rina
Abstract: Penelitan ini bertuuan untuk menentukan sektor unggulan dan struktur ekonomi Kabupaten Buton periode 2019-2023. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analsis location quotiention (LQ) dan tipologi klassen.… en. Hasil analsisis location quotiention (LQ) menunjukan pertambangan penggalian, sektor listrik dan gas, pengadaan air pengelolaan, sampah limbah dan daur ulang, perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil, adm pemerintahan pertahanan jam sos wajib dan jasa pendidikan. Hasil analisis tipologi klassen menunjukan Kudaran I sektor pertambangan dan penggalian, pengadaan listrik dan gas, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil, adm pemerintahan daerah pertahanan jaminan sosial wajib. Kudaran II sektor pengadaan air, pengolahan limbah dan daur ulang serta jasa pendidikan. Kuadran III industri pengolahan, konstruksi, penyediaan akomodasi dan makan minum, Informasi dan Komunikasi. Sektor pada kuadran ini merupakan sektor potensial atau dapat berkembang dan jasa perusahaan. Kuadran IV pertanian, Kehutanan dan Perikanan, transportasi dan pergudangan, jasa keuangan dan asuransi, real estate, jasa kesehatan dan Kegiatan Sosial serta Jasa lainnya

Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020

Lestari, Wari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 191 perusahaan… erusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2017 sampai dengan 2020. Setelah menggunakan teknik purposive sampling maka didapatkan sampel sebanyak 59 perusahaan tetapi terdapat 9 perusahaan yang tidak masuk dalam pengujian SPSS sehingga sampel penelitian ini menjadi 50 perusahaan dengan total pengamatan penelitian sebanyak 200. Sumber data pada penelitian ini adalah data sekunder, dengan mengunakan teknik pengelolahan data mengunakan aplikasi program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Current Ratio (CR), Debt to Asset (DAR), dan Total Asset Turnover (TAT) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, Return On Asset (ROA) secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, dan hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa Current Ratio (CR), Debt to Asset (DAR), Return On Assets (ROA), dan Total Asset Turnover (TAT) berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba.

Pengaruh Biaya Lingkungan Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Sebagai Variabel Intervening

Lestari, Riska Dwi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Biaya Lingkungan terhadap Kinerja Keuangan dengan pengungkapan CSR sebagai mediator pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian… elitian ini sebanyak 181 perusahaan manufaktur yang telah go public dan sahamnya terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2017 sampai dengan 2019. Setelah dilakukan seleksi menggunakan metode purposive sampling maka didapatkan sampel sebanyak 39 perusahaan sehingga total pengamatan penelitian ini adalah sebanyak 117. Data yang digunakan merupakan data sekunder dan metode analisis yang digunakan yaitu analisis linier sederhana dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) Ver.25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Biaya Lingkungan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. (2) Biaya Lingkungan tidak memiliki pengaruh terhadap pengungkapan CSR. (3) Pengungkapan CSR berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan. (4) Pengungkapan CSR tidak mampu memediasi hubungan biaya lingkungan terhadap kinerja keuangan. 

Hubungan Berpikir Kritis dengan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Serui

Handry Alfred Fonataba, Nancy Susianna, Nerru Pranuta Murnaka
Abstract: The paradigm shift in science education necessitates the development of critical thinking skills as a foundation for improving students’ problem-solving abilities; however, empirical conditions indicate that both competencies… tencies remain low and have not been optimally developed. This study aims to examine the relationship between critical thinking skills and problem-solving abilities among eighth-grade students of SMP Negeri 2 Serui and to determine the degree of their empirical association. The study employed a quantitative approach with a correlational design, utilizing essay-based test instruments analyzed through simple linear regression. The findings reveal that students’ critical thinking and problem-solving abilities are in the low to moderate categories, with mean scores of 14.56 and 28.72, respectively. The linearity test indicates a significant relationship, while regression analysis produces the equation Y = 21.682 + 0.484X with a significance value of 0.009. The correlation coefficient of 0.487 indicates a moderate positive relationship, and the coefficient of determination of 23.7% shows that critical thinking contributes to problem-solving ability. The results confirm that improvements in critical thinking skills directly influence the enhancement of students’ problem-solving abilities, although other factors also contribute. The novelty of this study lies in the presentation of a quantitative relationship model that remains significant despite non-normally distributed data, as well as in establishing critical thinking as a significant yet partial predictor of problem-solving, thereby providing a foundation for developing more structured, contextual, and higher-order thinking-based instructional strategies.