Search Articles & Publications

Showing 293 articles found for "Sehari"

LIVING QURAN: TRADISI TASHIH AL-QUR’AN DI MA’HAD AL-JAMI’AH UIN MALANG SEBAGAI STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN STUDI

Laxsniky, Reza Stefiona, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Tradisi tashih Al-Qur’an di Ma’had Al-Jami’ah UIN Malang merupakan implementasi konsep Living Quran, di mana Al-Qur’an tidak hanya dibaca tetapi dihidupkan dalam praktik kehidupan sehari-hari. Program tashih ini diintegrasikan… diintegrasikan sebagai standar kompetensi kelulusan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru. Dengan fokus pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf, tradisi ini bertujuan memastikan lulusan UIN Malang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki kompetensi spiritual yang mendalam. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter Islami yang menyeluruh, meliputi penguasaan teknis membaca Al-Qur’an serta internalisasi nilai-nilai keislaman. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tashih berperan signifikan dalam meningkatkan kompetensi membaca Al-Qur’an mahasiswa sekaligus membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan spiritualitas mereka. Dengan kombinasi standar yang ketat, inovasi dalam pembelajaran, dan pengelolaan yang sistematis, tradisi ini menunjukkan efektivitasnya dalam mencetak generasi Muslim yang tidak hanya kompeten secara intelektual tetapi juga berakhlak mulia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan model pembelajaran Al-Qur’an di institusi pendidikan Islam lainnya.

STRATEGI MENJAGA KELUARGA QURAN SURAH AT-TAHRIM AYAT 6 STUDI TAFSIR AL-MARAGHI TENTANG KISAH KELUARGA IMRON

Abduloh Rohman Utomo, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Ayat enam dari Surah At-Tahrim dalam Al-Qur'an menawarkan petunjuk penting tentang bagaimana mengabdi kepada Allah SWT dan mempertahankan ikatan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan faktor-faktor dalam… ajaran Islam yang mempengaruhi keharmonisan keluarga dan strategi untuk memperkuat hubungan keluarga. Penelitian menggunakan metode kajian literatur, yang melibatkan analisis data dari Al-Qur'an, tafsir, dan literatur ilmiah yang relevan. Tafsir Al-Maraghi terhadap Ayat 6 Surah At-Tahrim, serta kisah keluarga Imran, dipelajari melalui analisis isi dan tematik. Hasil menunjukkan bahwa ketaatan kepada Allah, pengampunan, kesabaran, dan komunikasi yang baik adalah kunci untuk menjaga keharmonisan keluarga. Ayat ini mengingatkan betapa pentingnya menerapkan prinsip agama dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan lingkungan keluarga yang penuh kasih dan dukungan. Jadi, Sangat penting untuk mempertahankan hubungan keluarga yang harmonis agar keluarga dapat membangun kehidupan yang penuh keberkahan dan kedamaian dan menjadi contoh bagi masyarakat.

INOVASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD/MI UNTUK MEMBANGUN KARAKTER ANAK SEJAK DINI

Dina Salsabila, Asmaiwaty Arief, Rehani Rehani
Abstract: Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) berperan penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Menghadapi tantangan era digital, diperlukan inovasi dalam… m pendekatan pembelajaran PAI agar tetap relevan, efektif, dan mampu membangkitkan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk membahas berbagai strategi inovatif dalam pembelajaran PAI, termasuk integrasi teknologi, penggunaan media visual dan audio interaktif, serta penerapan metode pembelajaran berbasis proyek yang mendorong siswa untuk aktif dan kreatif. Selain itu, pendekatan kontekstual yang menghubungkan materi ajar dengan kehidupan sehari-hari anak juga dieksplorasi untuk meningkatkan relevansi dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keislaman. Inovasi-inovasi ini tidak hanya dirancang untuk mengembangkan pengetahuan agama pada anak, tetapi juga menekankan pada pembentukan karakter yang positif seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Berdasarkan hasil studi literatur, inovasi dalam pembelajaran PAI di SD/MI terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman ajaran agama, serta membangun karakter berakhlak mulia. Dengan kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat, diharapkan inovasi pembelajaran PAI dapat menciptakan generasi yang religius, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang.

TAFSIR TEMATIK TENTANG JUDI PADA SURAT AL-MAIDAH AYAT 90

Alfakhaera, Arieni, Nasrullah Nasrullah
Abstract: Penelitian ini membahas tafsir tematik mengenai perjudian yang dijelaskan dalam Surat Al-Maidah ayat 90. Ayat ini menekankan larangan terhadap tindakan judi dan minuman keras, yang dianggap sebagai perbuatan kotor dan termasuk… rmasuk dalam kategori syaitan. Dalam konteks ini, penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi makna mendalam dari ayat tersebut dan implikasinya terhadap masyarakat kontemporer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan tafsir tematik dengan mengkaji berbagai literatur tafsir klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjudian tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berdampak negatif pada masyarakat secara keseluruhan, menciptakan konflik, ketidakadilan, dan kerugian ekonomi. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pemahaman nilai-nilai Islam dalam membangun masyarakat yang bebas dari praktik perjudian. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya perjudian dan pentingnya mengikuti ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

MAQASHID SYARIAH PEMIKIRAN AT-TAHIR IBN ASHUR

Syarifah Reny Anggraini, Tengku Khairina, Luqman Luqman
Abstract: Penelitian ini mengkaji pemikiran At-Tahir Ibn Ashur mengenai Maqashid Syariah, yang berfokus pada tujuan utama hukum Islam untuk mencapai kesejahteraan dan kebaikan universal dalam kehidupan manusia. Ibn Ashur, seorang… ulama besar dari Tunisia, dikenal dengan pandangan progresif dan inovatifnya dalam hukum Islam. Beliau menekankan pentingnya memahami tujuan di balik setiap hukum syariah dan menerapkannya sesuai dengan kondisi zaman modern. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menggali konsep maqashid al-syariah yang dikembangkan oleh Ibn Ashur, termasuk perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, serta penambahan elemen-elemen baru yang relevan dengan perkembangan sosial dan ekonomi masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Ibn Ashur tentang maqashid syariah dapat diimplementasikan dalam berbagai bidang kontemporer, seperti kesehatan publik melalui program vaksinasi, pengelolaan lingkungan untuk menjaga kesehatan dan sumber daya alam, serta pemanfaatan teknologi untuk pendidikan dan pengetahuan. Karya-karya Ibn Ashur, termasuk "Maqashid al-Syariah al-Islamiyah" dan "Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir", memberikan kontribusi signifikan dalam memperkaya pemahaman umat Islam tentang syariah dan menawarkan panduan praktis untuk menghadapi tantangan modern. Dengan demikian, pemikiran At-Tahir Ibn Ashur tentang maqashid syariah tetap relevan dan aplikatif dalam konteks kehidupan sehari-hari di era modern.

GAMBARAN DAMPAK PENGETAHUAN TENTANG PENGGUNAAN TUSUK GIGI TERHADAP KONDISI JARINGAN PERIODONTAL PADA MASYARAKAT RT 026 KELURAHAN LILIBA

Simamora, Friska, Ferdinan Fankari, Rosa Virginia P. Kaha
Abstract: Kebersihan gigi dan mulut adalah keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam mulut seseorang bebas dari kotoran seperti debris, plak, dan calculus. Pemeliharaan kesehatan gigi dapat dilakukan melalui upaya menggosok gigi yaitu… tu dua kali sehari pagi sesudah makan dan malam sebelum tidur. Tusuk gigi merupakan alat bantu untuk membersihkan gigi sebelum ditemukannya sikat gigi. Bentuk tusuk gigi yang tidak sesuai dengan anatomis gusi dan gigi, justru akan menyebakan luka dan pendarahan bagi gusi. Tusuk gigi yang tidak steril juga dapat menimbulkan infeksi pada rongga mulut. Kebiasaan menusuk gigi yang digunakan untuk membersihkan gigi dapat menyebabkan radang gusi (gingivitis) dan pendalaman sulkus gingival. Tujuan : Untuk mengetahui tingkat usia penggunaan tusuk gigi, tingkat pengetahuan penggunaan tusuk gigi dan mengidentifikasi gambaran dampak penggunaan tusuk gigi terhadap kondisi jaringan periodontal pada masyarakat Rt 026  Kelurahan Liliba. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian desktiptif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan menggunakan kuesioner dan melakukan pemeriksaan langsung menggunakan format CPITN. Dalam penelitian ini yang di teliti adalah tingkat usia, pengetahuan penggunaan tusuk gigi, dampak penggunaan tusuk gigi pada masyarakat. Kesimpulan: Responden yang paling banyak menggunakan tusuk gigi berusia 36-45 tahun dan tingkat penahuan masyarakat tentang dampak penggunaan tusuk gigi sebagian besar dalam kriteria buruk 86%, dan kondisi jaringan periodontal dampak penggunaan tusuk gigi berupa poket dangal sebanyak 35%.

PENGARUH PENERAPAN MANAJEMEN RISKO PADA UMKM WARMINDO DI MEDAN PANCING

Agnes Nadeak
Abstract: Bisnis kecil dan menengah (UMKM) menghadapi berbagai risiko dalam operasional sehari-hari mereka. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko menjadi penting untuk meminimalkan kerugian dan meningkatkan kesempatan pertumbuhan.… buhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan studi kasus terhadap UMKM Warmindo. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik usaha dan anggota tim manajemen, observasi langsung di tempat usaha, serta analisis dokumen terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko pada UMKM Warmindo memberikan dampak yang positif pada kinerja dan keberlanjutan bisnis. Dengan mengendalikan risiko-risiko, UMKM Warmindo dapat meminimalkan kerugian dan meningkatkan kepercayaan pelanggan. selain itu, UMKM Warmindo juga dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperluas pangsa pasar. namun, terdapat beberapa tantangan yang mungkin dihadapi dalam penerapan manajemen risiko pada UMKM Warmindo, seperti keterbatasan sumber daya dan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan manajemen risiko.

Meretas Narasi Dewi Sri: Etnografi Sastra Terhadap Peran Perempuan dalam Folklor Jawa

Mariani, Miftahulkhairah Anwar, Zuriyati
Abstract: Melalui keindahan dan kedalaman mitologi Jawa, masyarakat meresapi keberadaan Dewi Sri sebagai entitas yang menghiasi warisan budaya dengan makna mendalam. Dewi Sri bukan sekadar karakter dalam mitos, melainkan cerminan… kearifan lokal yang terkandung dalam kisah dan simbolisme, khususnya dalam peran yang dimainkan oleh perempuan. Cerita Dewi Sri, melampaui naratif mitologisnya, membawa bersama identitas dan peran-peran yang mengilhami dinamika masyarakat Jawa. Sebagai mitos dalam folklor Jawa, cerita Dewi Sri menghadirkan potensi besar untuk menjadi pintu gerbang pemahaman mendalam tentang bagaimana struktur sosial diatur, nilai-nilai gender diartikulasikan, dan identitas perempuan berkembang dalam budaya Jawa.Metode penelitian ini mengadopsi pendekatan etnografi sastra untuk mengkaji representasi wanita Jawa dalam naskah Carios Dwi Sri. Penelitian ini akan difokuskan pada analisis tekstual dan kontekstual Carios Dwi Sri sebagai sumber utama yang mengaitkan hubungan antara penanda dan petanda tidak bersifat denotasi dengan makna tunggal dan linear, tetapi tergantung pada the act of signifying. Proses signifikasi menjadi penting dalam memperoleh makna hubungan penanda dan petanda. Pencitraan Fisik dan Kepribadian sebagai Dewi Sri, dalam mitologi Jawa, merupakan lambang kesuburan dan keberlimpahan. Dimensi Spiritual Dewi Sri cenderung memiliki hubungan yang mendalam dengan nilai-nilai spiritual dan memegang teguh kepercayaan tradisional atau agama. Keseimbangan Antara Kehalusan Dan Kekuatan dalam representasi Dewi Sri terdapat keseimbangan yang indah antara kehalusan dan kekuatan, yang mencerminkan nilai-nilai yang dihargai dalam masyarakat Jawa. Dalam praktiknya, keseimbangan ini tercermin dalam praktik keagamaan, adat istiadat, dan nilai-nilai yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa. Seiring perubahan zaman, masyarakat Jawa terus berusaha untuk menjaga dan menghormati nilai-nilai ini sebagai bagian integral dari identitas budaya mereka. Dengan demikian, konsep keseimbangan antara kehalusan dan kekuatan dalam perempuan Jawa bukan hanya merupakan warisan berharga, tetapi juga menjadi panduan bagi kehidupan yang bermakna dan seimbang.

KEDUDUKAN IBU DAN ISTRI DALAM PEMBERIAN NAFKAH OLEH SUAMI DALAM PRESPEKTIF ISLAM

Alya Cahyani, Nurul Amalia, Rima Hafidz Ramadhani
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kedudukan ibu dan istri dalam pemberian nafkah menurut perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode analisis terhadap sumber-sumber hukum Islam, seperti Al-Quran,… hadis, dan pendapat para ulama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum Islam, ibu dan istri memiliki kedudukan yang penting dalam pemberian nafkah. Suami memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah kepada istri dan anak-anaknya, termasuk kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, dan kebutuhan sehari-hari lainnya.Selain itu, hukum Islam juga memberikan perlindungan kepada ibu sebagai istri dalam menerima nafkah dari suami. Ibu memiliki hak untuk menerima nafkah dalam periode tertentu setelah perceraian atau ketika anak-anak masih dalam masa menyusui.Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa pemberian nafkah bukan hanya kewajiban suami semata, tetapi juga merupakan hak istri dan anak-anak. Pemberian nafkah harus dilakukan dengan keikhlasan dan rasa tanggung jawab, tanpa adanya penindasan atau perlakuan yang tidak adil.Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kedudukan ibu dan istri dalam pemberian nafkah menurut perspektif hukum Islam sangat penting. Suami memiliki tanggung jawab untuk memberikan nafkah kepada istri dan anak-anaknya, sementara ibu memiliki hak untuk menerima nafkah tersebut. Pemberian nafkah harus dilakukan dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab agar tercipta hubungan yang harmonis dalam keluarga.

ASPEK SUBSTANTIVE PENGEMBANGAN KURIKULUM PADA UNSUR BAHAN ATAU KONTEN DAN SUMBER PEMBELAJARAN PAI

Sukma Eka Wijaya, Nofita Sari, Muhammad Idris, Nelson
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek substantif dari pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam (PAI), khususnya tentang bahan, konten, dan sumber pembelajaran. Penelitian ini terutama berkonsentrasi… rasi pada komponen penting dalam pengembangan bahan dan konten PAI, pengembangan sumber PAI untuk mendudkung pencapaian tujuan kurikulum, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan bahan dan konten PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian dengan nilai-nilai Islam, relevansi dengan kehidupan peserta didik dan kemudahan pemahaman adalah komponen penting dalam pembuatan materi dan konten pembelajran PAI. Sumber pembelajaran PAI dapat dikembangkan dengan menggunakan media digital seperti e-book, video pembelajaran, platfrom e-learning, dan kemajuan teknologi. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan bahan dan konten PAI termasuk kebijakan pemerintah, kemajuan teknologi, tuntutan masyarakat, dan kebutuhan siswa. Penelitian ini memberikan saran untuk pengembangan kurikulum PAI yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan membantu siswa memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.