Abstract:Judges are members of the Catur Wangsa Law Enforcement in Indonesia. The integrity and accountability of a judge becomes an actor in determining public trust in the justice system. -moral and ethical values. The judge's…
code of ethics has been compiled to guide the behavior and moral standards that must be adhered to by judges. This research uses a qualitative research method with a descriptive-analytic approach which aims to provide an in-depth understanding regarding the basic code of ethics for judges in maintaining judicial integrity and accountability. The main sources for this research come from related literature, including books, scientific journals and official documents which discuss judges' codes of ethics, integrity values and accountability principles in the judicial context. used in this research consists of primary data and secondary data. The definition of a judge's code of ethics is a concrete expression of ethics, morality and religion. The judge's code of ethics is an important basis for maintaining integrity and responsibility. You must be able to face challenges and be balanced, taking full responsibility and responding to your challenges. Conscience, ethical values of society and SWT Allah SWT, and because being a judge is a profession, there is a need for a code of ethics or professional code.
Abstract:Islamic Education Evaluation has many challenges. The author lists three of them. The first is that each student has different needs and learning styles. The second is that not all teachers can carry out proper and objective…
tive evaluation well. The third is cultural differences. This study aims to find out 1.identification of challenges in Islamic education evaluation 2.solutions to overcome challenges in Islamic education evaluation. This research uses qualitative-descriptive-literature method with data collection techniques including documentation such as books and journals. The author writes 3 (three) solutions to the 3 (three) challenges. The first is the suitability of the evaluation tool. Second is the standard for objectivity so as not to bias the evaluation. Third is a number of values related to cultural differences, namely tasamuh (tolerance), ta'awun (mutual help), and tawazun (harmony).
Abstract:Waktu penyediaan rekam medis rawat jalan sangat penting untuk mempercepat pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien agar tidak terjadi antrian yang panjang pada saat penerimaan pasien rawat jalan. waktu penyediaan…
rekam medis rawat jalans esuai dengan SPM yaitu ≤ 10 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu penyediaan rekam medis rawat jalan dan rata-rata lama waktu nya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. sampel penelitian ini adalah 44 berkas rekam medis pasien rawat jalan pada bulan Mei 2024. Dari 44 berkas rekam penyediaan 10 menit yaitu berjumlah 13 berkas rekam medis (30%) dan 10 menit yaitu berjumlah 31 berkas rekam medis (70%). Dan rata-rata lama waktu penyediaannya yaitu 13 menit atau 10 menit. Kesimpulan: Lama waktu penyediaan berkas rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit X di Purbalingga bervariasi antara ≤10 hingga 10 menit.
Kata Kunci : Kelengkapan Dokumen, Rekam Medis, Rumah Sakit
Abstract:Latar Belakang: Menurut laporan Riskesdas (2018), jumlah individu dengan gangguan jiwa berat atau psikosis diperkirakan mencapai sekitar 450 ribu jiwa. Prevalensi gangguan jiwa skizofrenia (per 1000 rumah tangga) cenderung…
ng lebih tinggi di daerah pedesaan (7,0%) dibandingkan dengan di perkotaan (6,4%). Isolasi sosial adalah salah satu diagnosa keperawatan yang diberikan kepada klien yang menunjukkan perilaku menyendiri, cenderung menarik diri dari interaksi sosial, dan menolak untuk berinteraksi dengan orang lain. Efek dari isolasi sosial dapat menyebabkan halusinasi. Latihan berkenalan adalah sebuah intervensi untuk membantu pasien mengembangkan keterampilan sosial dasar, sehingga pasien dapat mulai berinteraksi kembali dengan lingkungan sosialnya, dan mengurangi tanda dan gejala isolasi sosial, serta mengendalikan kondisi tersebut sehingga akumulasi isolasi sosial dapat berkurang. Tujuan: Mengetahui gambaran asuhan keperawatan pasien gangguan isolasi sosial: menarik diri dengan fokus tindakan latihan berkenalan. Metode: Deskriptif yang tujuannya untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan isolasi sosial: menarik diri dengan fokus tindakan latihan berkenalan. Hasil: Latihan berkenalan dapat menurunkan tanda dan gejala isolasi sosial. Hal ini dikarenakan sebelum diberikan intervensi terdapat 13 gejala yang muncul kepada Nn. B, kemudian setelah diberikan intervensi selama 6 hari didapatkan penurunan 11 gejala yang muncul pada Nn. B, sehingga hanya tersisa 2 tanda dan gejala yang masih muncul pada Nn. B. Kesimpulan: Latihan berkenalan dapat menurunkan tanda dan gejala isolasi sosial.
Kata Kunci : Asuhan keperawatan, isolasi sosial, latihan berkenalan.
Abstract:This research aims to examine the factors that influence the quality of regional government financial reports: human resources competency, government accounting standards, and regional financial accounting systems (empirical…
ical study of the Lamongan Regency Government and Bojonegoro Regency Government). This research was conducted in Lamongan and Bojonegoro involving 40 employees of BPKAD Lamongan and BPPKAD Bojonegoro as respondents. This quantitative research uses multiple linear regression. This technique is processed with SPSS 25 to analyze several hypotheses. The intercorrelation model between the three variables in this research reveals that human resource competency, implementation of government accounting standards and implementation of regional financial accounting systems have a significant correlation with the quality of regional government financial reports.
Abstract:Skizofrenia adalah gangguan mental dengan ciri-ciri perilaku dan percakapan yang tidak biasa, pikiran yang tak teratur, keyakinan yang keliru, dan pengalaman halusinasi. Salah satu masalah utama bagi individu dengan skizofrenia…
ofrenia adalah risiko perilaku kekerasan. Risiko perilaku kekerasan adalah perilaku yang menunjukkan kemungkinan untuk mengancam keselamatan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan, baik secara fisik, emosional, seksual, maupun verbal. Salah satu strategi yang diajarkan adalah terapi spiritual dzikir, di mana individu mendekatkan diri pada keyakinan yang diyakini. Penelitian terkait terapi spiritual dzikir menunjukkan bahwa penggunaannya dapat mengurangi gejala dan tanda risiko perilaku kekerasan, sambil meningkatkan kemampuan kognitif pasien. Penelitian ini bertujuen untuk mendapatkan gambaran nyata tentang skizofrenia dengan risiko perilaku kekerasan yang berfokus pada tindakan dzikir di ruang flamboyan Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. RM. Soedjarwadi Klaten. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Setelah dilakukan tindakan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan menurun setelah dilakukan dzikir berupa Astaghfirullah 33 kali, Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali yang dilakukan pada waktu pagi hari (08.00) dan siang hari (12.30) selama 3 hari dalam waktu 30 menit. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu asuhan keperawatan pada Tn. S skizofrenia risiko perilaku kekerasan selama tiga hari dengan fokus tindakan dzikir terdapat penurunan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan.
Kata kunci: Skizofrenia, Risiko perilaku kekerasan, Dzikir
Abstract:Istilah pembunuh diam-diam berlaku untuk hipertensi karena tidak menunjukan tanda-tanda. Hipertensi adalah kondisi tekanan darah sistolik melebihi nilai normal yaitu diatas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya melebihi 90 mmHg.…
mHg. Di Indonesia sekitar 427.218 kasus kematian diakibatkan oleh hipertensi. Salah satu pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan cara terapi non farmakologis atau tanpa menggunakan obat yaitu dengan pemberian jus mentimun. Mentimun memiliki sifat diuretik karena tingginya kandungan mineral, sehingga dapat mengurangi tekanan darah dan meningkatkan frekuensi buang air kecil. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus. Menggambarkan pemberian jus mentimun (cucumis sativus) dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Terdapat penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan pemberian jus mentimun pada pagi dan sore hari dengan dosis 200 cc selama 3 hari dengan nilai pre 158/102 mmHg dan nilai post 139/81 mmHg. Jus mentimun dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Kata kunci: Hipertensi, Jus Mentimun.
Abstract:Berdasarkan data Riskesdas (2018), persentase permasalahan sendi gout arthritis di Indonesia sebanyak 7,3% dari diagnosis dokter. Gout arthritis merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya penumpukan kristal…
urat sehingga menimbulkan nyeri pada persendian. Nyeri merupakan rusaknya jaringan yang menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan pada penderitanya. Dampak dari serangan gout arthritis berulang akan mengakibatkan kerusakan dan kecacatan karena kontraktur sendi. Salah satu penanganan nonfarmakologi pada penderita gout arthritis yaitu dengan kompres hangat buli-buli yang dapat menurunkan intensitas nyeri. Tujuan penelitian untuk menggambarkan penerapan kompres hangat buli-buli untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien Gout Arthritis. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil setelah dilakukan kompres hangat buli-buli selama 20 menit dalam waktu 3 hari terjadi penurunan intensitas nyeri dengan rata-rata 2 sampai 3. Kesimpulan yang dapat diambil kompres hangat buli-buli terbukti menurunkan intensitas nyeri gout arthritis.
Kata Kunci : Gout Arthritis, Nyeri, Kompres Hangat Buli-Buli
Abstract:Gout arthritis yaitu penyakit yang terjadi akibat metabolisme purin dan dapat ditandai dengan adanya keadaan kadar purin. Gout arthritis tergolong penyakit degeneratif yang menyerang pada persendian dan sering ditemui di…
kalangan masyarakat terutama pada lansia yang menimbulkan nyeri. Yang bertujuan untuk menurunkan skala rasa nyeri setelah diberikan rebusan daun salam dapat dipengaruhi oleh senyawa eugunol yang terkandung didalam daun salam, berperan sebagai analgetik. Oleh karena itu, rasa nyeri pada sendi yang terjadi oleh klien dapat menurun. Dan untuk mengetahui Gambaran asuhan keperawatan gerontik menggunakan pemberian rebusan daun salam dengan masalah utama nyeri pada gout arthritis. Desain ini menggunakan studi kasus melalui asuhan keperawatan pada pasien Ny.S dengan masalah keperawatan nyeri kronis serta dilakukan pengkajian, dianosa, rencana tindakan, tindakan keperawatan dan evaluasi. Pengkajian ditemukan keluhan utama nyeri pada Ny.S serta mengangkat diagnosa nyeri kronis hingga intervensi keperawatan yang diberikan adalah pemberian rebusan daun salam 1x sehari semala 1 minggu, evaluasi yang didapat adanya penurunan skala nyeri pada Ny.S dari 7 menjadi 3. Kesimpulan yang dapat diambil metode penerapan pemberian rebusan daun salam sebagai terapi nonfarmakologi untuk menurunkan tingkat nyeri.
Abstract:Data dari Organisasi International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2021 terdapat 537 juta individu di dunia menderita diabetes dan dari data tersebut di negara Indonesia yang mengalami diabetes ada 19,5 juta individu.…
u. Diabetes melitus yaitu adanya gangguan pada sistem metabolisme ditandai dengan hiperglikemia. Diabetes melitus dapat mengakibatkan komplikasi salah satunya ulkus diabetik. Ulkus diabetik adalah luka karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah. Penanganan yang dapat dilakukan pada penderita ulkus diabetik yakni perawatan luka dengan aloe vera gel. Tujuan penelitian yaitu untuk menggambarkan perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum. Metode yang digunakan adalah penelitian studi kasus deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan perawatan luka pada pasien ulkus diabetikum dengan menggunakan aloe vera gel. Instrument studi kasus yang digunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Instrument pengkajian luka menggunakan lembar observasi luka winner scale. Perawatan luka dengan aloe vera gel dilakukan selama 2 minggu setiap 2 hari sekali. Hasil perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum yang dilakukan selama 2 minggu setiap 2 hari sekali didapatkan kesimpulan berupa terdapat adanya penurunan skor pengkajian luka pada luka A terdapat penurunan sebanyak 15 yakni dari skor awal 25 menjadi 10 dan luka B penurunan sebanyak 12 dari skor awal 29 menjadi 17 di skor akhir. Hal tersebut terbukti bahwa aloe vera gel efektif dalam proses penyembuhan ulkus diabetikum. Kesimpulan perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum terbukti efektif membantu penyembuhan luka.