Abstract:Abstract: Various specifications and prices for a laptop make potential buyers confused about choosing it. Information technology with its technological developments has produced a system that can provide alternative decisions…
isions for decision-making problems.This study aims to develop a system that can select the best laptop from several alternatives. There are 5 parameters used in determining the priority of alternative laptops. They are hard disk drive, RAM, processor, operating system and price.The alternative of the decision making system also consists of 5 alternatives.The method used in the MultiAttribute Decision Making (MADM) research is a combination of 2 methods. These methods are SAW and TOPSIS methods.The SAW method is used to optimize the parameter weighting process and the specific TOPSIS method to complete the alternative ranking process.This hybrid method can produce a more precise MADM process because it uses two methods, each of which has characteristics in accordance with the process specifications.
Keywords: laptop; multi attribute decision making; SAW; TOPSIS
Abstrak: Spesifikasi dan variasi harga yang beragam dari sebuah laptop membuat calon pembeli menjadi kebingungan dan ragu dalam memutuskan jenis atau tipe laptop mana yang akan dibeli. Teknologi informasi beserta dengan perkembangan teknologinya dapat menghasilkan suatu system untuk membantu memberikan alternative keputusan untuk suatu permasalahan pengambilan keputusan. Pengembangan sistem yang dapat memilih laptop yang tepat dari beberapa alternatif yang ditawarkan merupakan tujuan dari penelitian ini. Ada 5 parameter yang digunakan dalam menentukan prioritas alternatif laptop, yaitu hard disk drive, RAM, prosesor, sistem operasi dan harga. Laptop yang ditawarkan sebagai alternatif juga sebanyak 5 jenis. Metode yang digunakan padaMulti Attribute Decision Making (MADM) adalah kombinasi dari 2 metode, yaitu metode SAW dan TOPSIS. Metode SAW digunakan untuk mengoptimalkan proses pembobotan parameter dan metode TOPSIS spesifik untuk menyelesaikan proses perangkingan alternatif. Metode hybrid ini dapat menghasilkan suatu proses MADM yang lebih tepat karena menggunakan dua metode yang masing-masing mempunyai karakteristik sesuai dengan proses yang dilakukannya.
Kata kunci: laptop; multi-attribute decision making; SAW; TOPSIS
Abstract:Abstract: The background of this research is that some of the risks of using technology that are classified as dangerous are often ignored by users of the monitoring system for learning activities at private universities…
so that there are several obstacles such as not being able to open the system because the system is hacked by irresponsible parties, the computer network used is often disrupted so that hampers the operational process, and the level of computer security is still relatively weak. This study aims to measure the likelihood of threats and risk impacts on the teaching and learning activity monitoring system and to provide recommendations for risk control of security problems that could become a threat that causes losses to universities. The framework used as a tool to measure the level of threat and risk impact is to use the NIST Special Publication 800-30r-1 framework. The framework of the NIST Special Publication 800-30r-1 has nine phases in carrying out risk assessments, namely introduction of system characteristics, recognition of threats, recognition of vulnerabilities, analysis of handling systems, determining likelihood, determining impact, risk determination, recommending control and determination of results. There are six risk assessment systems for monitoring learning activities at private universities, two of which are high so they are classified as very dangerous and the rest are moderate. The results of this study are used as a reference in making risk control standard documents as a form of improving the quality of a private university.
Keywords: Monitoring System; NIST Spesial Publication 800-30r1; Risk Assessment.
Abstrak: Latarbelakang penelitian ini adalah resiko penggunaan teknologi yang tergolong berbahaya sering tidak dihiraukan oleh pengguna sistem monitoring kegiatan belajar pada perguruan tinggi swasta sehingga terjadi beberapa kendala seperti tidak bisa membuka sistem karena sistem diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, jaringan komputer yang digunakan sering terganggu sehingga menghambat proses operasional, serta tingkat keamanan komputer yang masih tergolong lemah. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu mengukur seberapa besar kemungkinan terjadi ancaman dan dampak resiko terhadap sistem monitoring kegiatan belajar mengajar serta memberikan rekomendasi pengendalian resiko dari permasalahan keamanan yang bisa menjadi suatu ancaman yang menimbulkan kerugian pada perguruan tinggi. Framework yang digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat ancaman dan dampak resiko adalah menggunakan kerangka kerja NIST Special Publication 800-30r-1. Kerangka kerja NIST Special Publication 800-30r-1 ini mempunyai sembilan fase dalam melakukan penilaian resiko yaitu pengenalan karakteristik sistem, pengenalan ancaman, pengenalan kerentanan, analisis penanganan sistem, menentukan kemungkinan terjadi (likelihood), menentukan dampak (impact), risk determination, merekomendasikan pengendalian dan penetapan hasil. Penilaian resiko sistem monitoring kegiatan belajar pada perguruan tinggi swasta ada enam resiko yang dua diantaranya termasuk tinggi sehingga digolongkan sangat berbahaya dan selebihnya termasuk sedang. Hasil dari penelitian ini digunakan sebagai acuan dalam pembuatan dokumen standar pengendalian resiko sebagai bentuk peningkatan mutu suatu perguruan tinggi swasta.
Kata kunci: NIST Spesial Publication 800-30r; Penilaian Resiko; Sistem Monitoring
Abstract:Abstract: The importance of breast milk as the main intake of the baby has become common knowledge for every breastfeeding mother. Exclusive breastfeeding is recommended by the government and WHO for breastfeeding mothers…
s until the baby is two years old. The main obstacle to exclusive breastfeeding for babies is generally caused by the short resistance of breast milk to temperature factors, where breast milk can only last for less than four hours at room temperature. Therefore, a study was made in the form of a portable refrigerator design which aims to make breastfeeding mothers able to store breast milk longer, especially for career women who spend part of their time outside the home and not with babies. The refrigerator is made using a Peltier module with a thermoelectric working concept that is powered by an electric current or a battery so that it can be taken on trips.
Keywords: Arduino; Breast Milk; Cooler; Peltier; Thermoelectric
Abstrak: Pentingnya ASI sebagai asupan utama bayi telah menjadi pengetahuan umum bagi setiap ibu menyusui. Pemberian ASI ekslusif dianjurkan oleh pemerintah dan WHO kepada ibu menyusui sampai kurun waktu umur bayi dua tahun. Kendala utama terhambatnya pemberian ASI ekslusif kepada bayi umumnya disebabkan oleh daya tahan ASI yang singkat terhadap faktor suhu, dimana ASI hanya mampu bertahan selama kurang dari empat jam pada suhu ruangan. Oleh sebab itu dibuatlah penelitian berupa rancang bangun lemari pendingin portable yang bertujuan agar ibu menyusui dapat menyimpan ASI lebih lama, terutama bagi wanita karir yang sebagian waktunya diluar rumah dan tidak bersama bayi. Lemari pendingin dibuat menggunakan modul Peltier dengan konsep kerja termoelektrik yang ditenagai arus listrik atau baterai sehingga dapat dibawa dalam perjalanan.
Kata kunci: Arduino; ASI; Peltier; Pendingin; Termoelektrik
Abstract:Abstract: Student objectivity in filling out E-EDOM is very necessary, the results of data analysis become the basis for the leadership in making decisions for learning strategies. Previous research has proven that the E-EDOM…
-EDOM filling done by students is not objective. Efforts should be made so that students can fill it in seriously. This study aims to determine strategies that can be applied so that students can fill out the E-EDOM very objectively. Starting with analyzing and collecting data through a questionnaire. The Delon and Mclean model is used as a basis for creating questions in the questionnaire and processing the questionnaire data. The data collection technique used a simple random sampling method, with a population of 121 students from Amik Riau STMIK who were active in the 2019-2020 school year. Before processing, the data is tested for validity and reliability. After testing the validity and reliability, then testing the hypothesis to determine the relationship between variables in the Delon and Mc Lean success model. The results showed that each variable showed the effect of a positive relationship that was fully accepted with a value of 0.000. This means that all the variables used in this study are related to one another. Even so, it is necessary to implement several strategies that must be done in an effort to fill out E-EDOM which is very objective by students.
Keywords: e-edom, delon and mclean models, objectivity, students.
Abstrak: Objektifitas mahasiswa dalam mengisi E-EDOM sangat diperlukan, karena hasilnya akan dijadikan dasar oleh pimpinan dalam mengambil keputusan untuk masalah pembelajaran. Berdasarkan penelitian sebelumnya pengisian E-EDOM yang dilakukan mahasiswa masih banyak yang belum mengisinya dengan sangat objektif. Perlu dilakukan upaya agar mahasiswa dapat mengisinya dengan sunggun-sungguh. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang dapat diterapkan supaya mahasiswa dapat mengisi E-EDOM dengan sangat objektif. Diawali dengan melakukan analisa dan pengumpulan data melalui kuisioner. Model Delon and Mclean digunakan sebagai dasar untuk membuat pertanyaan dalam kuisioner dan melakukan pengolahan data kuesioner tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan metoda sampling simple random, dengan populasi mahasiswa STMIK Amik Riau yang aktif pada tahun ajaran 2019-2020 sejumlah 121 orang mahasiswa. Sebelum dilakukan pengolahan, terlebih dahulu data-data tersebut dilakukan uji validitas dan reability. Setelah dilakukan uji validitas dan reability, selanjutnya melakukan uji hipotesis untuk mengetahui hubungan antar variable yang ada pada model Delon and Mc Lean success. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap variable menunjukkan pengaruh hubungan positif dapat diterima seluruhnya dengan nilai 0.000. Artinya semua variable yang digunakan pada penelitian ini memiliki keterkaitan antara satu dengan lainnya. Walaupun demikian perlu diterapkan beberapa strategi yang harus dilakukan dalam upaya pengisian E-EDOM yang sangat objektif oleh mahasiswa.
Kata kunci: e-edom, delon and mclean model, mahasiswa, objektifitas.
Abstract:OSN (Olimpiade Sains Nasional) merupakan kegiatan perlombaan di bidang sains dan ilmu pengetahuan yang dirancang pemerintah untuk mengembangkan bakat dan prestasi siswa. OSN juga menjadi salah satu ajang tahunan yang sangat…
gat diminati siswa dalam mengasah kemampuan dibidang sains dan ilmu pengetahuan. Untuk dapat menjadi peserta dan mendapatkan juara dalam dalam kompetisi ini bukanlah hal yang mudah. Perlu adanya pembimingan yang intensif kepada siswa yang memiliki potensi. Dalam memilih siswa yang akan dibimbing dan dikutsertakan dalam OSN, seleksi internal yang ketat perlu dilakukan sekolah untuk dapat mengantarkan siswa meraih prestasi tersebut. Selama ini seleksi yang dilakukan guru cenderung subyektif seperti dengan menujuk langsung peserta yang akan mengikuti tes seleksi. Seperti halnya dilokasi penelitian SMPS Tamansiswa Sukadamai, selama ini guru menyeleksi peserta OSN hanya fokus dengan yang mendapatkan ranking 1-3 di kelas saja. Padahal bisa saja ada siswa yang tidak rangking 1-3 justru memiliki keahlian pada bidang yang diolimpiadekan. Hasilnya, belum ada siswa yang mampu bersaing di tingkat kecamatan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membantu sekolah menyeleksi seluruh siswa yang berminat dalam olimpiade dengan menggunakan teknologi Sistem Pendukung Keputusan. Melalui perbandingan 2 metode yaitu Multy Factor Evaluation Process (MFEP) dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT), peneliti akan melakukan analisis perbandingnan untuk mendapatkan hasil yang lebih konsisten. Metode MFEP merupakan metode yang menimbang beberapa faktor yang berpengaruh terdahap alternatif. Sedangkan metode MAUT merupakan metode yang memiliki skema evaluasi akhir dengan bobot dan nilai relavan terhadap alternatif. Berdasarkan hasil yang telah dilakukan, metode MFEP dapat menghasilkan calon peserta terbaik yaitu A13 dengan nilai16,96. Sedangkan metode MAUT dapat menghasilkan calon peserta OSN terbaik yaitu A5 dengan nilai 0,680. Penelitian ini diharapatkan dapat membantu untuk seleksi calon peserta OSN.
Abstract:Abstract: East Nusa Tenggara, especially Oemasi village has rich natural potential so that the people of Oemasi village can produce various kinds of high-quality local crafts and have high selling points. The craft that…
is produced is usually in the form of woven cloth, scarf, ukulele, and others. The problem experienced by the Oemasi village community in selling crafts is the limited promotional media with conventional methods and the method of selling local crafts via social media also has shortcomings that are stock items that still have to be updated manually and sales history that is still recorded manually. This research aims to engineer the application of local craft sales in East Nusa Tenggara based on android which can be used as an alternative to assist the people of Oemasi village in selling local crafts in East Nusa Tenggara so that sales problems with conventional methods or through social media can be resolved. The software development model used in this research is the Waterfall model.
Keywords: android; East Nusa Tenggara; local craft
Abstrak: Nusa Tenggara Timur khususnya desa Oemasi memiliki potensi alam yang kaya sehingga masyarakat desa Oemasi dapat menghasilkan berbagai macam kerajinan lokal yang sangat berkualitas dan memiliki nilai jual yang tinggi. Kerajinan yang dihasilkan biasanya berupa kain tenun, selendang, ukulele dan lain-lain. Permasalahan yang dialami masyarakat desa Oemasi dalam menjual kerajinan adalah terbatasnya media promosi dengan metode konvensional dan metode penjualan kerajinan lokal via media sosial juga memiliki kekurangan yaitu stok barang yang masih harus diupdate secara manual dan history penjualan yang masih dicatat secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa aplikasi penjualan kerajinan masyarakat NTT berbasis android yang dapat dijadikan sebagai alternatif untuk membantu masyarakat desa Oemasi dalam melakukan penjualan kerajinan lokal masyarakat NTT sehingga permasalahan penjualan dengan metode konvensional atau melalui media sosial dapat diatasi. Model pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Waterfall.
Kata kunci: android, kerajinan lokal; Nusa Tenggara Timur
Abstract:Abstract: as an agrarian country Indonesia has a variety of plants that can produce many different kinds of fruit from farmers, especially on average in each region has farmers who have crops that are suitable and in accordance…
ordance with the conditions of their respective regions. Banana is one of the most consumed fruits by the people. The banana plant farmers basically have a way to determine their own characteristics or character to determine the good or good fruit and suitable for consumption. Many farmers or fruit enthusiasts often find it difficult to determine the best fruit on bananas, with an alternative available decision support system with the FMCDM method to choose the best fruit from bananas. Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) is a decision making method that aims to determine the best alternative decisions from a number of alternatives based on certain criteria that will be taken into consideration. From the results of calculations using the above software, the results obtained are alternative (A3) obtaining the largest total integral value compared to other alternatives.
Keywords: Banana; decision support system; fuzzy multi criteria decision making
Abstrak: sebagai negara agraris Indonesia mempunyai ragam tanaman yang dapat menghasilkan banyak bermacam buah hasil petani, terlebih rata rata di setiap daerah mempunyai petani yang mempunyai tanaman yang cocok dan sesuai dengan kondisi daerah masing masing. Pisang merupakan salah buah yang paling banyak di konsumsi oleh masyarakat. Adapun petani tanaman buah pisang pada dasarnya mempunyai cara untuk menentukan ciri-ciri tersendiri atau karakter untuk menentukan buah bagus atau baik dan layak untuk dikonsumsi. Banyak kadang petani atau peminat buah susah menentukan buah yang terbaik pada buah pisang, dengan adanya alternatif yang ada sistem pendukung keputusan dengan metode FMCDM untuk memilih buah terbaik dari buah pisang. Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) adalah suatu metode pengambilan keputusan yang bertujuan untuk menetapkan alternatif keputusan terbaik dari sejumlah alternatif berdasarkan beberapa kriteria tertentu yang akan menjadi bahan pertimbangan. Dari hasil perhitungan menggunakan software di atas, diperoleh hasil yaitu alternatif (A3) memperoleh nilai total integral terbesar dibandingkan denganalternatif-alternatif yang lain.
Kata Kunci : Buah Pisang; Fuzzy Multi Criteria Decision Making; sistem penunjang keputusan
Abstract:Abstract: Sulaman Mayang's Industry has implemented a desktop-based system in data processing, a one-way system involving only one actor/user of the system. So that in use there are some new problems that have arisen that…
t affect the performance of services to customers. This study aims to analyze and test the quality of the Mayan embroidery information system using the McCall method. Analysis is carried out on several aspects of the product operation including the quality factors of correctness (truth), reliability (reliability), efficiency (efficiency), integrity (integrity) and usability (usability). Data was collected through questionnaires from 38 respondents involving workers/employees and customers. The results showed that overall the quality of the Sulaman Mayang information system was at the level of 76% (the quality of the information system was good according to the scale interpretation of the percentage of quality factors). Thus the quality of Mayang embroidery information systems needs to be improved in accordance with recommendations which are improvements to the quality of Mayan embroidery information systems.
Keywords: McCall Method; Sulaman Mayang; the quality of information system.
Abstrak: Industri Sulaman mayang sejauh ini menerapkan sistem berbasiskan dekstop dalam pengolahan data, sistem yang digunakan satu arah hanya melibatkan satu aktor/pengguna sistem saja. Sehingga dalam penggunaan ada beberapa persoalan baru yang bermunculan yang mempengaruhi kinerja layanan terhadap pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menguji kualitas sitem informasi sulaman mayang dengan meggunakan metode McCall. Analisa dilakukan terhadap beberapa aspek dalam product operation diantaranya faktor kualitas correctness (kebenaran), reliability (keandalan), effisiensy (efisien), integrity (integritas) dan usability (kegunaan). Data dikumpulkan melalui kuosioner dari 38 responden yang melibatkan pekerja/karyawan dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kualitas sistem informasi sulaman mayang berada pada level 76% (kualitas sistem informasi tersebut baik menurut skala penafsiran persentase faktor kualitas). Dengan demikian kualitas sistem informasi sulaman mayang perlu ditingkatkan sesuai dengan rekomendasi yang merupakan perbaikan kualitas sistem informasi sulaman mayang.
Kata kunci: kualitas sistem informasi; metode McCall; Sulaman Mayang
Abstract:Abstract: The Poor Student Assistance Program is a government program aimed at removing barriers to poor students from participating in school to support the Nine-Year Compulsory Basic Education Program. According to TNP2K,…
2K, the target of BSM recipients is based on the criteria of students' economic conditions and not on the achievements of students. The problem so far is not a few are found that BSM recipients are those who are classified as capable so that this program is not well-targeted. The purpose of applying the combination of 2 AHP and MFEP methods is to apply Decision Support System (SPK) technology in determining students who receive poor student assistance at Tamansiswa Sukadamai SMPS so that it helps decision-makers to get objective decisions. The combination is based on the superiority of each method in analyzing each criterion and alternatives related to the selection of BSM recipients. AHP is used to analyze criteria to produce criteria that have a good consistency. Then an alternative ranking process is carried out using the MFEP method. Based on the results of the analysis of the combination of the AHP and MFEP methods that have been carried out that the AHP method can help schools in determining the main factors that are very priority in receiving poor student assistance, while the MFEP method can determine the best alternative for eligible students as recipients of poor student assistance in the form of ranking the highest value is A9 with 1,097.
Keywords: AHP Method; MFEP Method; Poor Student Assistance; SPK.
Abstrak: Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Menurut TNP2K adapun yang menjadi sasaran penerima BSM yaitu berdasarkan kriteria kondisi ekonomi siswa dan bukan berdasarkan prestasi siswa. Permasalahan selama ini justru tidak sedikit dijumpai bahwa penerima BSM merupakan mereka yang tergolong mampu, sehingga program ini menjadi kurang tepat sasaran. Adapun tujuan dari penerapan kombinasi 2 metode AHP dan MFEP ini adalah untuk menerapkan teknologi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam penentuan siswa penerima bantuan siswa miskin di SMPS Tamansiswa Sukadamai sehingga membantu pengambil keputusan untuk mendapatkan keputusan yang objektif. Kombinasi dilakukan berdasarkan keunggulan dari masing-masing metode dalam menganalisis setiap kriteria dan alternative terkait pemilihan penerima BSM. AHP digunakan untuk menganilis kriteria sehingga menghasilkan kriteria yang memiliki konsistensi yang baik. Selajutnya dilakukan proses perangkingan alternatif menggunakan metode MFEP. Berdasarkan hasil analisis dari kombinasi metode AHP dan MFEP yang telah dilakukan bahwa metode AHP dapat membantu sekolah dalam menentukan faktor utama yang sangat prioritas dalam penerima bantuan siswa miskin, sedangkan metode MFEP dapat menentukan alternatif terbaik siswa yang layak sebagai penerima bantuan siswa miskin dalam bentuk perangkingan dengan nilai tertinggi yaitu A9 dengan 1,097.
Kata Kunci : Bantuan Siswa Miskin; Metode AHP; Metode MFEP; SPK.
Abstract:Abstract: Chili consumption in Indonesia continues to increase. Imports are carried out by the government to meet domestic needs such as those from Malaysia and Vietnam. To overcome this chili import problem, it is necessary…
sary to maximize the efforts made by local farmers to produce chili yields with optimal quantity and quality. Efforts that can be made besides increasing unproductive agricultural land are applying technology to determine the best / superior chili seeds. So far, local farmers use hereditary concepts such as trial and error in determining the chili seeds to be planted. As a result of which occurs that the harvest is unstable and tends to fall even the possibility of crop failure. The purpose of the analysis of this research is to apply technology that can improve chili crop yields through the application of a Decision Support System. To get more optimal results, the application of technology is carried out using the concept of a combination of 2 methods based on the superiority of each method. The method used is the Analytical Hierarchy Process (AHP) because it has accurate criteria analysis. Furthermore, the Weighted Product (WP) method is applied because it can find alternative preference values that are quick and easy. Based on the process and results of the analysis that has been done, the application of the AHP method can produce priority factors for selecting superior chili seeds that are weighted for ranking WP method. Whereas the WP method can produce an alternative ranking quickly with the highest alternative being A5 with a value of 0.153.
Keywords: Chili Seeds; AHP; Weighted Product; SPK.
Abstrak: Konsumsi cabai di Indonesia terus mengalami peningkatan. Impor dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri seperti dari negara Malaysia dan Vietnam. Untuk mengatasi masalah impor cabai ini, perlu upaya maksimal yang dilakukan oleh petani lokal untuk menghasilkan hasil panen cabai dengan kuantitas dan kualitas yang optimal. Upaya yang dapat dilakukan selain memperbanyak lahan pertanian yang belum produktif yaitu menerapkan teknologi teknologi untuk menentukan benih cabai yang terbaik/unggul. Selama ini petani lokal menggunakan konsep turun temurun seperti coba-coba dalam menentukan benih cabai yang akan ditanam. Akibat yang terjadi yaitu hasil panen yang tidak stabil dan cendrung turun bahkan kemungkinan gagal panen. Adapun tujuan dari analisis penelitian ini adalah untuk menerapkan teknologi yang dapat meningkatkan hasil panen tanaman cabai melalui penerapan Sistem Pendukung Keputusan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, penerapan teknologi dilakukkan menggunakan konsep kombinasi 2 metode yang didasarkan pada keunggulan dari masing-masing metode. Metode yang digunakan Analitical Hierarchy Process (AHP) karena memilki analisis kriteria yang akurat. Selanjutnya diterapkan metode Weighted Product (WP) karena memiliki kemampuan penemuan nilai preferensi alternatif yang cepat dan mudah. Berdasarkan proses dan hasil analisis yang telah dilakukan, penerapan metode AHP mampu menghasilkan faktor prioritas pemilihan benih cabai unggul yang menjadi nilai bobot untuk perankingan metode WP. Sedangkan metode WP mampu menghasilkan perankingan alternatif dengan cepat dengan alternatif tertinggi yaitu A5 dengan nilai 0,153.
Kata Kunci: AHP; Benih Cabai; SPK; Weighted Product.