Abstract:Perkembangan Teknologi Komputer saat ini telah berkembang dengan sangat pesat, hampir seluruh aspek kehidupan manusia tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi komputer. Perkembangan teknologi juga di dukungan perkembangan…
an internet bagi semua kalangan mulai dari anak kecil sampai orang dewasa semua menggunakan internet untuk menunjang aktivitas kegiatan. Perkembangan teknologi juga dapat dirasakan dalam penggunaan internet sebagai media pembelajaran. Prestasi belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiantan belajar, karena dari kegiatan belajaran yang baik maka didapatlah prestasi yang baik juga. Sedang internet merupakan sebuah media komunikasi global yang menghubungkan komponen-komponen komputer dalam jaringan-jaringan komputer diseluruh dunia. Internet dalam dunia pendidikan dapat menyediakan akses seperti perpustakaan online, sumber literatur dan akses materi pembelajaran dapat di akses dengan mudah dengan melalui internet. Melalui pemanfaatan internet dalam dunia pendidikan harus digunakan secara maksimal dan bijaksanaan dalam penggunaannya sehingga tidak terjadi kesalahan pemanfaatan yang nanti bisa merusak generasi muda bangsa. Dalam penggunaan internet juga bisa meningkatkan kemandirian belajar. Kemandirian belajar juga diperlukan untuk mendorong siswa agar berjalar secara inisiatif dan mamacu diri untuk belajar terus menerus. Kemandirian belar juga mendorong untuk menjadi kepribadian yang penuh percaya diri. Kemandirian dalam belajar juga mendorong siswa untuk belajar secara displin dan penuh percaya diri serta tidak lagi bergantungan kepada orang lain. Dengan internet semua orang bisa menerapkan kemandirian belajar dengan efektif dan efisien.
Abstract:Some housewives in Batam City do not work, relying solely on income from their husbands. During this time, housewives use their free time to socialize and have a good time with their neighbors without producing anything…
useful, so it's time to take advantage of these habits in order to produce something to support their family's economy. In order for income housewives to have new knowledge and abilities, crafting activities are carried out by using patchwork. This training is carried out to use patchwork to have more selling value such as hijab accessories. This training was carried out twice, which was given the understanding of housewives about the use of patchwork and then given the practice of learning by doing. In the implementation of the service carried out by practicing directly how to make a brooch with several models of patchwork. Aside from the guidance of making brooches from patchwork, researchers also provide assistance in managing financial management, so that in the future it can be used as a home business that can help support the family's economy. From the results of the evaluation at the service of the mothers, thousands of households have been able to make patchwork brooches with several variations and models
Abstract:Abstract: This community service aims to empower people who are members of the Yasayan Senyum Ibu Indonesia (YSII), so that they dare to appear to do public speaking. Empowerment needs to be done, considering the number…
of Foundation activities that require public speaking skills. The empowerment method used in this service has three stages. The first stage is to introduce and teach participants, how to find material or material to be delivered in public speaking, using the internet. After the material is obtained, they are asked to arrange the sentences that will be delivered in public speaking, then practice them one by one. The second method is to teach and practice the participants to hear a lot while memorizing the words that have been heard, to be memorized and repeated. This method is the basic method of public speaking, which relies a lot on memory, based on what is heard, then memorized. After memorizing, recited in public speaking activities. The third method is one by one the participants learn to recite flat voice intonation, as a basic technique in public speaking. The results of this service are public speaking modules that will be made HKI, popular articles in online media, and scientific articles in public service journals.
Keywords: Public Speaking, Internet, Information Technology
Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat yang tergabung dalam Yasayan Senyum Ibu Indonesia (YSII), agar berani tampil untuk melakukan public speaking. Pemberdayaan ini perlu dilakukan, mengingat banyaknya kegiatan Yayasan yang memerlukan keterampilan public speaking. Metode pemberdayaan yang digunakan dalam pengabdian ini ada tiga tahap. Tahap pertama, adalah mengenalkan dan mengajarkan kepada para peserta, cara mencari bahan atau materi yang akan disampaikan dalam public speaking, dengan menggunakan internet. Setelah bahan di dapatkan, mereka diminta untuk menyusun kalimat yang akan disampaikan di dalam public speaking, kemudian mempraktikannya satu-persatu. Metode kedua adalah mengajarkan dan mempraktikan kepada para peserta untuk banyak mendengar sekaligus menghafalkan kata-kata yang telah didengar, untuk dihapalkan dan diulang kembali. Metode ini adalah metode dasar public speaking, yang banyak mengandalkan daya ingat, berdasarkan dari apa yang didengar, kemudian dihapalkan. Setelah hapal, dilafalkan dalam kegiatan public speaking. Metode ketiga adalah satu persatu peserta belajar melafalkan intonasi suara datar, sebagai teknik dasar dalam public speaking. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah modul public speaking yang akan dibuat HKI, artikel popular di media online, adan artikel ilmiah di jurnal pengadian masyarakat.
Kata Kunci: Public Speaking, Internet, Teknologi informasi
Abstract:Abstract: The challenges in the world of education today, especially in the Era of the Asean Economic Community (MEA) is quite heavy, where the world of education must be able to adjust to the current conditions. Starting…
g from policy makers who have to think about breakthroughs in the form of rules up to the educational implementer who can immediately act to improve the learning process to fit the need for market share in this era of competition. Participants Community service activities conducted at the Alma'shum Perguruan Foundation Sidodadi Village District West Kisaran is the teachers who teach at the Foundation of Alma'shum College. The purpose of this activity Provide information and knowledge about the role of teachers in the era of ASEAN Economic Community and Provide Information and knowledge about the importance of technology mastery in facing global challenges. The team of lecturers who conduct this activity consists of lecturers who have different educational background. The result of this activity is the approval of the follow up activities to improve the competence of lecturers especially in the field of Information Technology.
Keywords: Profesionalism MEA, Competence, Teacher, TI
Abstrak: Tantangan dalam dunia pendidikan saat ini terutama di Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) cukup berat, dimana dunia pendidikan harus mampu menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Mulai dari pembuat kebijakan yang harus memikirkan terobosan dalam bentuk aturan sampai dengan pelaksana pendidikan yang dengan segera bisa bertindak untuk memperbaiki proses pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan akan pangsa pasar di era persaingan seperti ini. Peserta Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Yayasan Perguruan Alma’shum Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kisaran Barat ini adalah guru-guru yang mengajar di Yayasan Perguruan Alma’shum. Tujuan dari kegiatan ini Memberikan informasi dan pengetahuan tentang peranan guru dalam era Masyarakat Ekonomi Asean dan Memberikan Informasi dan pengetahuan tentang pentingnya penguasaan teknologi dalam menghadapi tantangan global. Tim dosen yang melakukan kegiatan ini terdiri dari dosen-dosen yang memiliki latar pendidikan yang berbeda. Hasil dari kegiatan ini adalah disepakatinya kegiatan lanjutan guna meningkatkan kompetensi dosen terutama di bidang Teknologi Informasi
Kata kunci: Profesionalitas, MEA, Kompetensi, Guru, TI
Abstract:Abstract: The beginning to print a generation of Muslims with Qur'ani insight is to instill a love for the Qur'an from an early age. One of them is the command to read the Qur'an which is the first step for understanding…
and practicing content. The development of information and communication technology is very rapidly developing, which affects human capabilities, and computers become highly needed tools in various fields. One of the elementary schools that want to develop their students especially in memorizing the Qur'anic verses by using information technology is Darul Adzkia IT Elementary School. SD IT offers a variety of knowledge, intelligence, skills, religion, interaction with society at large. Students of Darul Adzkia IT Elementary School are targeted to be able to memorize verses of Al-Qur'an juz 30. With Digital Tajwid Al-Qur'an Application. This training aims to help children in easier memorization, improve memorization and maintain memorization. So that it is useful not only for students, but also makes it easier for teachers to practice memorization and evaluate the memorization of their students.
Keywords: Increase Tahfidz Qur'an, digital recitation Qur'an,
Abstrak: Awal untuk mencetak generasi Islam yang berwawasan Qur’ani adalah menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Salah satunya adalah perintah membaca Al-Qur’an yang merupakan langkah awal bagi upaya pemahaman dan pengamalan isi. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sangat berkembang dengan pesat, yang mempengaruhi kemampuan manusia, dan komputer menjadi alat yang sangat dibutuhkan di berbagai bidang. Salah satu Sekolah Dasar yang ingin mengembangkan Siswa-siswinya khususnya dalam menghafalkan Ayat Suci Al-Qur’an dengan menggunakan Teknologi informasi adalah Sekolah Dasar IT Darul Adzkia. SD IT menawarkan berbagai pengetahuan, kecerdasan, ketrampilan, keagamaan, interaksi dengan masyarakat secara luas. Siswa – Siswi SD IT Darul Adzkia ditargetkan untuk mampu menghafal ayat Al-Qur’an juz 30. Dengan Aplikasi Al-Qur’an Digital Tajwid.Pelatihan ini bertujuan untuk membantu anak dalam mempermudah menghafal, meningkatkan hafalan serta menjaga hafalannya. Sehingga bermanfaat bukan hanya untuk siswa-siswi, melainkan juga mempermudah Guru dalam melatih hafalan serta mengevaluasi hafalan siswa-siswinya.
Kata kunci: Meningkatkan Tahfidz Qur’an, Alqur’an digital tajwid,
Abstract:Abstract: Community service aims to provide partners with the skills and knowledge to utilize tofu liquid waste to be organic fertilizer and provide assistance in making chimney smoke. This activity uses continuous training…
ing and mentoring methods to achieve the target of the solutions offered. During the activity the participants followed very enthusiastically and were committed to developing the production of organic fertilizer from liquid waste knowing to be a side business and a superior village product. In addition, smoke puffs which become a social problem for residents around the tofu industry have been handled by making chimneys.
Keywords: environmental pollution, liquid waste, tofu industry
Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada mitra untuk memanfaatkan limbah cair tahu menjadi pupuk organik dan memberikan pendampingan pembuatan asap cerobong. Kegiatan ini dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan berkesinambungan sehingga tercapai target dari solusi yang ditawarkan. Selama kegiatan berlangsung peserta mengikuti sangat antusian dan berkomitmen untuk mengembangkan produksi pupuk organik dari limbah cair tahu mejadi usaha sampingan dan produk unggulan desa. Selain itu kepulan asap yang menjadi masalah sosial warga sekitar industri tahu telah tertangani dengan dibuatnya cerobong asap.
Kata kunci : pencemaran lingkungan, limbah cair, industri tahu
Abstract:Abstract: Community service carried out in the City of Tasikmalaya has the purpose of providing an understanding to the public related to the implementation of Tasikmalaya Mayor Regulation Number 8 of 2016 concerning Implementation…
lementation of Independent Guidelines, Competitive and Innovative Community Movement Programs in the City of Tasikmalaya and Mayor Regulation No. 3 of 2017 concerning Amendments to Regulations Mayor of Tasikmalaya Number 8 of 2016 concerning Guidelines for the Implementation of Independent, Competitive and Innovative Community Movement Programs in the City of Tasikmalaya. The results of this activity were an increase in the knowledge, understanding and motivation of the community to implement the Gema Madani Program and find appropriate assistance patterns related to community empowerment in the context of implementing the Gema Madani Program.
Keywords: Implementation, community empowerment.
Abstrak : Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kota Tasikmalaya memiliki tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan implementasi Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Gerakan Masyarakat Mandiri, Berdaya Saing dan Inovatif di Kota Tasikmalaya dan Peraturan Walikota Nomor 3 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Gerakan Masyarakat Mandiri, Berdaya Saing dan Inovatif di Kota Tasikmalaya. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman dan motivasi dari masyarakat untuk melaksanakan Program Gema Madani dan menemukan pola pendampingan yang tepat terkait dengan pemberdayaan masyarakat dalam rangka pelaksanaan Program Gema Madani.
Kata kunci : Implementasi, pemberdayaan masyarakat.
Abstract:Abstract: Community Service Activities in the form of internet and network training in SMA Negeri 1 Air Joman aims to increase students' knowledge of network technology and the benefits of internet and encourage students…
to be able to independently manage network and internet. The training method used is the form of training in the classroom by using lecture, discussion and question and answer methods as well as network practice directly. The lecture method used is intended to provide a theoretical explanation of internet and network material. Discussion methods are used to explore students' understanding of the material given in the lecture. Practice method is used to show directly how to make a network cable. Benefits derived from this training activity is the students are able to make a network connection with cable and know the benefits of the internet.
Keywords: Internet, Networking, Community Service, students
Abstrak: Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat berupa pelatihan internet dan jaringan di SMA Negeri 1 Air Joman bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa terhadap teknologi jaringan dan manfaat dari internet serta mendorong siswa agar mampu dengan mandiri mengelola jaringan dan internet. Metode pelatihan yang digunakan adalah bentuk pelatihan di dalam kelas dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan Tanya jawab serta praktek jaringan secara langsung. Metode ceramah yang digunakan dimaksudkan untuk memberikan penjelasan secara teori terhadap materi internet dan jaringan. Metode diskusi digunakan untuk menggali pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan secara ceramah. Metode praktek digunakan untuk menunjukan langsung cara membuat kabel jaringan. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini adalah siswa mampu membuat koneksi jaringan dengan kabel serta mengetahui manfaat dari internet.
Kata kunci:Internet, Jaringan, PKM, siswa
Abstract:Abstract: Community Service Activities is conducted in the form of one day training for teachers in using Microsoft Office software as one way to utilize information technology in delivering learning materials to students…
s especially in SMA Tamansiswa Suka Damai. The target in this activity is the teachers of Tamansiswa Suka Damai High School in District Pulo Bandring Kab. Asahan which amounted to approximately 18 people. This devotional activity is done by lecture method, demonstration, and practice with question and answer. The lecture method is used to explain the introductory concept of the introduction of Microsoft Office software as one of the media in facilitating human work. Demonstration method is used to show a working process that is the stages of recognizing the tools that exist in the Microsoft Office software and know each function, while the practice method to practice the use of the application directly. While the question and answer method to give the participants the opportunity in consultation to overcome obstacles in understanding the material already obtained. The end result of this activity is expected to accelerate and facilitate the teachers in delivering learning materials to the students.
Keywords: Microsoft Office software, teachers, students, information technology
Abstrak: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan sehari bagi guru-guru dalam menggunakan software Microsoft Office sebagai salah satu cara dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa-siswi khususnya di SMA Tamansiswa Suka Damai. Sasaran dalam kegiatan ini adalah para guru-guru SMA Tamansiswa Suka Damai di Kecamatan Pulo Bandring Kab. Asahan yang berjumlah lebih kurang 18 orang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi, dan latihan yang disertai tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan konsep pengantar dari pengenalan software Microsoft Office sebagai salah satu media dalam mempermudah pekerjaan manusia. Metode demonstrasi dipakai untuk menunjukkan suatu proses kerja yaitu tahap-tahap mengenalan tool-tool yang ada pada software Microsoft Office dan mengetahui masing-masing fungsinya, sedangkan metode latihan untuk mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi tersebut. Sementara metode tanya jawab untuk memberi kesempatan para peserta dalam berkonsultasi untuk mengatasi kendala dalam memahami materi yang sudah didapat. Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah para guru dalam meyampaikan materi pembelajaran kepada siswa-siswinya.
Kata kunci: Software Microsoft Office, Guru, Siswa-siswi, teknologi informasi
Abstract:Abstract: The Financial Management Unit (UPK) is one of the managing units of financial activities. One of its tasks is to bring together people who have the same needs or types of businesses to form business groups. The…
UPK is also tasked with channeling and developing government aid funds for the development of micro enterprises in each kelurahan. Government through the Ministry of Public Works and Public Housing continue to develop the capacity of the community through various types of training that are scheduled each year. One of training forms conducted is financial management training for the Financial Management Unit located in 25 urban subdistricts of East Kisaran and West Kisaran District. This financial management training is considered very important because UPK capacity building is needed in performing its duties as a financial management unit. The purpose of this Community Service activity is to improve the knowledge of UPK on Financial Management so that it can be applied to the community, to be able to do the recording of income and expenditure with good and detailed, to give reference to UPK in order to be able to educate financial management to community and introduce MYOB application for UPK. The result of this activity is the implementation of Community Service activity which attended by UPK as many as 48 people.
Keywords: UPK, Financial, Management,MYOB
Abstrak: Unit Pengelola Keuangan (UPK) merupakan salah satu unit pengelola kegiatan keuangan. Salah satu tugasnya adalah menghimpun masyarakat yang memiliki kebutuhan atau jenis usaha yang sama untuk membentuk kelompok-kelompok usaha. UPK ini juga bertugas menyalurkan serta mengembangkan dana bantuan pemerintah untuk pengembangan usaha mikro di masing-masing kelurahan.Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus melakukan pengembangan kapasitas masyarakat melalui berbagai jenis pelatihan yang diagendakan setiap tahun. Salah satu bentuk pelatihan yang dilakukan adalah pelatihan pengelolaan keuangan bagi Unit Pengelola Keuangan yang berada di 25 kelurahan Kecamatan Kisaran Timur dan Kecamatan Kisaran Barat. Pelatihan pengelolaan keuangan ini dipandang sangat penting karena, pengembangan kapasitas UPK sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya sebagai unit pengelola keuangan. Tujuan dilakukannya kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan UPK terhadap Pengelolaan Keuangan sehingga dapat diterapkan ke masyarakat, untuk dapat melakukan pencatatat pemasukan dan pengeluaran dengan baik dan rinci, untuk memberikan acuan kepada UPK agar mampu melakukan edukasi pengelolaan keuangan kepada masyarakat dan mengenalkan aplikasi MYOB bagi UPK .Hasil kegiatan ini adalah terlaksananya kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dihadiri UPK sebanyak 48 orang.
Kata kunci: UPK, Keuangan, Manajemen, MYOB