Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) berbantuan SmartBoard TV. Penelitian ini merupakan…
upakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV-A UPT SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi motivasi belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model IBL berbantuan SmartBoard TV dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, serta meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Dengan demikian, model Inquiry Based Learning berbantuan SmartBoard TV efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Abstract:This study aims to analyze the effectiveness of using a Smartboard in increasing students' enthusiasm for learning in the Pancasila Education subject in grade V of SDN 07 Mudiak Lawe, Sungai Pagu District, South Solok Regency.…
gency. From initial observations, it was seen that students' enthusiasm for learning tended to be low, as seen from their inactive attitudes, little interaction, and easily distracted when teachers used less diverse learning methods. To address this, a Smartboard was proposed as an innovative solution. This tool is an interactive whiteboard that uses multimedia and audiovisual technology, so it can combine teaching materials with images, videos, and animations to make learning more interesting and diverse. The method used in this study was the correlation method, namely a quantitative method that studies the relationship between the use of Smartboard interactive features and the level of student enthusiasm for learning. The results showed that the use of Smartboard in learning was proven to be able to increase student enthusiasm for learning. After implementing the Smartboard, students appeared more active and enthusiastic during the learning process, so that their enthusiasm for learning increased and reduced boredom. The implementation of Smartboard involves game-based learning methods such as Duck Race Games and Wordwall, which successfully trigger students' curiosity, focus, and enthusiasm, and encourage them to actively participate in answering questions and interacting in class.
Abstract:Pembelajaran bangun datar di sekolah dasar sering dianggap abstrak sehingga siswa mengalami kesulitan memahami konsep dasar geometri. Artikel ini bertujuan menjelaskan bagaimana integrasi kearifan lokal Sumatera Utara dalam…
lam perspektif etnomatematika dapat digunakan sebagai pendekatan kontekstual untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap bangun datar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan sumber ilmiah terkait etnomatematika, budaya lokal, dan pembelajaran geometri. Hasil kajian menunjukkan bahwa artefak budaya seperti Rumah Bolon, motif ulos, kain tenun Melayu, Bika Ambon, dan onde-onde mengandung representasi bangun datar, seperti persegi, persegi panjang, segitiga, trapesium, belah ketupat, dan lingkaran yang dapat dijadikan media konkret dalam pembelajaran. Integrasi budaya tersebut membantu siswa menghubungkan konsep abstrak dengan objek nyata, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya daerah. Implikasinya, pembelajaran matematika berbasis etnomatematika dapat menjadi strategi efektif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan bagi siswa sekolah dasar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara interaksi sosial dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada gejala rendahnya motivasi belajar siswa yang…
diduga berkaitan dengan kurang optimalnya kualitas interaksi sosial di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Sampel berjumlah 36 siswa kelas V SDN Palem 2 Ngawi yang diambil secara total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert 4 poin sebanyak 10 item untuk masing-masing variabel. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson, dengan syarat uji normalitas dan linearitas terlebih dahulu dipenuhi. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara interaksi sosial dan motivasi belajar siswa dengan nilai r = 0,856, p = 0,000, dan r² = 0,733. Artinya, interaksi sosial memberikan kontribusi sebesar 73,3% terhadap variasi motivasi belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa interaksi sosial berperan penting dalam membentuk semangat dan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar.
Abstract:Artikel ini mengkaji pemberdayaan masyarakat melalui perspektif Al-Qur'an dengan penekanan pada peningkatan kohesi sosial di Kelurahan Petukangan Selatan. Penelitian lapangan dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan…
engan teknik sampling purposive dan instrumen wawancara mendalam serta observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Qur'an berkontribusi signifikan terhadap terbentuknya kohesi sosial, peningkatan rasa saling percaya, dan penguatan identitas keagamaan di tingkat komunitas. Temuan ini didukung oleh telaah literatur dan data empiris yang diperoleh di lapangan, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pemangku kebijakan dan praktisi pemberdayaan masyarakat. Studi ini menyoroti pentingnya peran Al-Qur'an dalam merumuskan strategi pemberdayaan masyarakat yang berbasis nilai dan norma sosio-kultural, khususnya di lingkungan Kelurahan Petukangan Selatan. Dengan mengintegrasikan perspektif keislaman dan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat, penelitian ini menegaskan pentingnya peran Al-Qur'an sebagai sumber inspirasi dalam merancang kebijakan komunitas yang efektif, responsif, dan berkelanjutan. Sejalan dengan tujuan strategis dalam meningkatkan kohesi sosial, temuan ini diharapkan dapat mendorong refleksi mendalam dan inovasi dalam program-program pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan di Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana akademis dan praktik lapangan dengan menyajikan model konseptual pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an dan meningkatkan kohesi sosial secara signifikan. Diharapkan, penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan studi dan menguji relevansi model ini di konteks geografis dan kultural yang berbeda.
Abstract:Penggunaan gadget dan media sosial pada anak meningkat pesat, namun belum diikuti dengan kemampuan literasi dan kesehatan digital yang memadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko seperti paparan konten tidak layak,…
, interaksi dengan orang asing di internet, serta penggunaan screen time berlebihan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak mengenai sehat di ruang digital dengan memberikan literasi digital, keamanan digital, dan penggunaan gadget sehat. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan melibatkan 20 anak RPTRA Malinjo Jakarta Selatan sebagai peserta utama, dua dosen Unas sebagai fasilitator, dan satu mahasiswa sebagai pendamping teknis. Metode yang digunakan adalah edukatif interaktif melalui penyampaian materi visual, video edukatif, diskusi partisipatif, simulasi kasus sederhana (learning by doing). Evaluasi dilakukan dengan melalui observasi partisipasi peserta, serta refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai batasan screen time sehat, etika berinternet, dan cara menjaga keamanan digital, yang terlihat dari perbandingan hasil pre-test dan post-test serta keaktifan peserta selama kegiatan. Selain itu, pengelola RPTRA memperoleh modul literasi digital sebagai panduan implementasi lanjutan. Program ini juga menghasilkan komitmen awal peserta untuk menerapkan perilaku penggunaan gadget yang lebih sehat. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif sebagai upaya edukasi preventif berbasis komunitas dalam meningkatkan literasi dan kesehatan digital anak. Program berpotensi direplikasi pada komunitas serupa dengan pendekatan partisipatif dan media pembelajaran interaktif.
Abstract:Zaman industri, globalissasi dan digitalisasi membuka peluang yang cukup besar bagi setiap warga negara mendatangi bahkan bermukim di negara lain. Hal ini dapat memberi dampak positif, yaitu adanya pertukran wawasan, pengetahuan…
getahuan dan teknologi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berdampak dengan kemajuan pembangunan ekonomi. Namu, hal ini tentu membutuhkan pemahaman komunikasi yaitu bahasa. Bahasa asing yang telah dibakukan menjadi bahasa internasional salah satunya adalah bahasa Inggris. Di dunia Internasional bahasa Inggris sering digunakan. Bahasa asing menjadi yang sangat penting untuk berinteraksi di ruang lingkup internasional. Pemahaman bahasa asing dapat membuka akses peluang yang lebih banyak untuk kemajuan pembangunan, karena hubungan internasional tidak hanya politik, akan tetapi juga ekonomi dan bidang lainnya. Berdasarkan hal tersebut maka dibuat pengabdian kepada masyarakat berjudul “Pengenalan bahasa asing sejak dini guna mendukung pembangunan ekonomi di masa depan”. Pengabdian ini mendapat respon positif diberbagai pihak dan berharap dapat membantu program pemerintah dalam mengenalkan bahasa asing ke masyarakat terkhusus anak-anak.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi pada remaja di Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Gereja Marthen Luther Sentani. Masa remaja merupakan fase peralihan…
ralihan yang sangat penting bagi perkembangan individu sehingga memerlukan pembekalan informasi kesehatan yang tepat guna menghindari perilaku berisiko. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan Pendidikan Kesehatan Masyarakat (Health Education) yang dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu: 1) persiapan (koordinasi dan identifikasi masalah); 2) pelaksanaan (pemberian edukasi melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus terkait kesehatan reproduksi serta pencegahan penyakit menular seksual); serta 3) evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang sangat signifikan, di mana 100% peserta mampu memahami materi yang disampaikan dengan baik dan 97,4% menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program edukasi ini. Kegiatan ini berhasil memberikan landasan pengetahuan bagi remaja untuk menjaga kesehatan reproduksi dan menghindari perilaku seks bebas maupun penyalahgunaan NAPZA.
Abstract:Cocoa is a strategic commodity in Southeast Aceh Regency, but farmer productivity and income remain low due to limited implementation of Good Agricultural Practices (GAP) and poor access to price information. This community…
ity service activity aims to improve farmers' capacity through an integrated approach that combines improving cocoa cultivation knowledge, strengthening the implementation of GAP, and utilizing real-time cocoa price information applications. The activity was carried out in December 2025 through stages of socialization, technical training, field demonstrations, introduction to price applications, as well as mentoring and evaluation. The results of the activity showed an increase in farmers' knowledge levels from low to medium to high, especially in terms of price information. Initial improvements in GAP adoption were reflected in pruning, fertilization, garden sanitation, pest control, and harvesting and post-harvesting practices that were more in line with standards. Access to price information shifted from dependence on middlemen to the use of applications and market comparisons, which increased farmers' independence in determining the time of sale. The price range difference between farmers and market references confirms that limited information weakens farmers' bargaining position. Overall, the integrated approach has proven relevant in improving farming efficiency and strengthening the basis for increasing cocoa farmers' income, although the sustainability of the impact requires continued assistance and strengthening of farmer institutions.
Abstract:Artikel pengabdian ini mendeskripsikan dan merefleksikan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pendidikan Jarak Jauh (KKN PJJ) Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan fokus pada Kelompok KKN…
PJJ PAI A3 yang beranggotakan 47 mahasiswa. Pengabdian dilaksanakan secara multilokasi di domisili masing-masing mahasiswa, dengan pendampingan akademik daring oleh Dosen Pembimbing Lapangan serta arahan pimpinan program studi. Data dikumpulkan secara berkelanjutan sejak tahap orientasi dan pembekalan hingga penyusunan laporan akhir KKN (11 Oktober–19 November 2025) melalui laporan berkala, dokumentasi (foto/video), dan refleksi tertulis mahasiswa, kemudian disistematisasi dan dianalisis secara deskriptif-kualitatif; artikel ini diselesaikan pada 4 Januari 2026. Hasil menunjukkan bahwa program KKN PJJ memiliki variasi kegiatan yang kaya namun tetap terfokus pada pendidikan dan dakwah keagamaan, meliputi pendampingan BTQ dan Iqra’, pembiasaan ibadah, pengajian/kajian keislaman, pembinaan karakter Islami di sekolah, serta dakwah digital melalui produksi konten edukatif. Pendampingan akademik DPL berperan strategis dalam menjaga kualitas, arah, dan kesinambungan program melalui pengarahan, monitoring, refleksi, dan evaluasi berbasis daring. Temuan ini menegaskan bahwa KKN PJJ dapat diposisikan sebagai model pengabdian masyarakat yang adaptif terhadap ekosistem pendidikan tinggi berbasis digital, sahih secara akademik, dan berdampak sosial, sepanjang ditopang perencanaan program yang jelas dan pendampingan akademik yang terstruktur.