Search Articles & Publications

Showing 173 articles found for "Balik"

KONTROVERSI KONTEN VIRAL DAN PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK DI MEDIA DIGITAL: STUDI KASUS RESEPSI AUDIENS TERHADAP KASUS GIVEAWAY WILLIE SALIM

Natalia Sari Pujiastuti, Jovan Sakti Nilnamuna, Dela Kristiyani, Fazil Miftakhul Hakim, Nadjuwa Aprilia Wansa, Khasana Puja
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana opini publik terbentuk di media sosial terkait kontroversi dugaan manipulasi program giveaway yang dilakukan oleh creator TikTok Willie Salim. Penelitian menggunakan metode… de kualitatif deskriptif dengan pendekatan Teori Resepsi Encoding/ Decoding dari Stuart Hall untuk melihat bagaimana Masyarakat menafsirkan informasi yang beredar di berbagai platform media sosial. Fokus penelitian diarahkan perbedaan antara citra positif yang ditampilkan dalam video TikTok dengan fakta di balik layar yang kemudian diungkap melalui kanal  YouTube Podcast Bang Denny Sumargo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Willie Salim sebagai kreator dermawan yang aktif membantu masyarakat selama periode 2023–2025 mengalami penurunan kepercayaan setelah muncul dugaan bahwa sebagian konten giveaway dibuat secara terencana atau settingan. Konten-konten tersebut sebelumnya berhasil menarik perhatian publik dengan jutaan penonton dan ratusan ribu likes. Temuan Penelitian juga memperlihatkan bahwa banyak netizen menganggap konten tersebut sebagai bentuk eksploitasi kemiskinan atau poverty porn demi mendapatkan perhatian dan popularitas di media sosial. Reaksi  masyarakat kemudian terbagi menjadi beberapa kelompok. Sebagian besar berada pada posisi oposisi, yaitu menolak dan mengkritik tindakan tersebut karena dianggap tidak jujur. Sebagian lainnya berada pada posisi negosiasi, yaitu tetap mengkritik kebohongan dalam konten tetapi masih menghargai adanya bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Sementara itu, kelompok yang sepenuhnya mendukung Willie Salim semakin sedikit dan umumnya berasal dari pengikut setia yang tetap percaya pada sang kreator. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terbukanya informasi dari berbagai platform media sosial membuat audiens tidak lagi menjadi penonton pasif, tetapi lebih kritis dalam menilai konten digital. Fenomena ini juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyrakat terhadap pentingnya kejujuran, etika komunikasi, dan tanggung jawab moral dalam dunia media sosial.

DOMINASI PRODUK IMPOR FASHION AKSESORIS CHINA DI INDONESIA PASCA ASEAN CHINA FREE TRADE AREA (ACFTA)

Azirah, Nurul, Hakim, Arief Rahman
Abstract: Penelitian ini menyelidiki dominasi produk impor fashion aksesori China di Indonesia setelah diberlakukannya ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis… alisis bagaimana kebijakan perdagangan bebas ACFTA melemahkan daya saing industri lokal dan mendorong impor aksesori lebih banyak dari China. Untuk menjelaskan ketimpangan struktural antara Indonesia dan China, teori seperti Dependensi, Integrasi Ekonomi, dan Perdagangan Internasional digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang agresif, harga terjangkau, dan produksi yang efisien memengaruhi dominasi produk China. Sebaliknya, keterbatasan teknologi, biaya produksi, dan inovasi menghalangi produsen lokal. Agar Indonesia tidak terus berada dalam posisi pasif dalam hubungan ekonomi kawasan, penelitian ini merekomendasikan kebijakan perdagangan yang fleksibel dan strategi untuk mengembangkan industri domestik.

PERAN FAKTOR DEMOGRAFI DAN PASAR TENAGA KERJA DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA BARAT

Muhlis, Novita Anggraeni, Mujito
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk dan tingkat pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder periode 2015–2024… 2024 yang bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap pertumbuhan ekonomi secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial jumlah penduduk memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, tingkat pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi 0,023. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,609 menunjukkan bahwa 60,9% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh jumlah penduduk dan tingkat pengangguran, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian seperti investasi, pendidikan, dan inflasi. Hasil ini menunjukkan pentingnya kebijakan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN INTENSITAS MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA EKONOMI PEMBANGUNAN

Sukaesi, Akhmad, Andi jam'an
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan intensitas media sosial terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Ekonomi Pembangunan di Universitas Muhammadiyah Makassar. Metode yang digunakan adalah&#8230; lah kuantitatif dengan teknik stratified random sampling pada 61 responden, dan data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 25. Hasilnya menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan, dengan nilai t hitung -0,545 dan signifikansi 0,588 > 0,05, serta koefisien regresi -0,141. Sebaliknya, intensitas media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif, dengan nilai t hitung 5,687 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi 1,231. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan, dengan R square sebesar 37,6%. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan, mahasiswa harus memiliki kontrol diri yang kuat terhadap pengaruh media sosial agar tidak terjadi kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku.

PENGARUH HARGA, PROMOSI, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE PADA PLATFORM SHOPEE DI UNIVERSITAS LINGGABUANA PGRI SUKABUMI

Nurrun Nisya, Widya, Nur Putri, Silva, Ruswandi, Wawan
Abstract: Perkembangan pesat e-commerce telah mengubah pola konsumsi masyarakat, termasuk mahasiswa yang semakin aktif melakukan pembelian online melalui platform Shopee. Keputusan pembelian online dipengaruhi oleh berbagai faktor,&#8230; , namun belum seluruhnya dipahami secara empiris pada konteks mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, promosi, dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian online pada platform Shopee di kalangan mahasiswa Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 97 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria mahasiswa yang pernah melakukan pembelian di Shopee. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, promosi, dan kepercayaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, yang dibuktikan oleh nilai F hitung sebesar 40,791 dengan tingkat signifikansi 0,000. Secara parsial, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 4,016; sig = 0,000), sementara kepercayaan menjadi variabel yang paling dominan (t = 3,836; sig = 0,000). Sebaliknya, promosi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 0,382; sig = 0,704). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,554 menunjukkan bahwa 55,4% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harga dan kepercayaan merupakan faktor utama dalam mendorong keputusan pembelian online mahasiswa.

SOCIAL ETHICS IN SOCIAL MEDIA USE: CHALLENGES AND SOLUTIONS IN THE DIGITAL ERA

Dian, Dian Enjeli Taneo, Aptist Yantia Kartini Teresia Sole, Betryani Rabeka Penna, Dina Yanti Lassa, Charles Marten Luter Tallan, Demest Seo, Yenry Anastasia Pellondou
Abstract: Kemajuan yang cepat di bidang teknologi digital telah menjadikan jaringan sosial sebagai alat utama bagi orang-orang untuk berbicara, berbagi informasi, dan membangun hubungan tanpa batasan waktu atau tempat. Jaringan sosial&#8230; sial menawarkan berbagai keuntungan, seperti mempercepat penyebaran informasi, mempermudah hubungan antar individu, serta mendukung berbagai aktivitas dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan hiburan. Namun, di balik kemudahan ini terdapat tantangan etika sosial yang kompleks akibat penggunaan media sosial, yang perlu ditangani dengan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai tantangan etika sosial yang muncul terkait dengan pemakaian media sosial dan merumuskan solusi yang dapat dilaksanakan oleh individu, masyarakat, institusi pendidikan, pemerintah, serta penyedia platform media sosial. Penelitian ini menerapkan metode tinjauan pustaka, mengacu pada cara yang diterapkan untuk menggali informasi dan pengetahuan yang bersumber dari referensi buku, jurnal dan artikel yang relevan dengan etika komunikasi serta pemanfaatan media sosial pada era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya tantangan dalam etika sosial yang paling penting dalam media sosial meliputi penyebaran informasi yang tidak benar serta hoaks, anonimitas yang mengurangi rasa tanggung jawab, meningkatnya ujaran kebencian dan perundungan siber, serta hilangnya rasa empati dalam komunikasi digital. Banyak pengguna media sosial yang tidak menyadari bahwa tindakan mereka, serta unggahan dan komentar yang dibuat, dapat berdampak pada orang lain dan masyarakat secara umum. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi, termasuk meningkatkan literasi digital melalui pendidikan media sejak usia dini, menerapkan kebijakan ketat terhadap perilaku tidak etis di media sosial, dan meneguhkan nilai empati serta tanggung jawab dalam dunia digital.

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP MINAT BELI PRODUK THRIFT PADA LIVE TIKTOK SHOP (STUDI KASUS: KONSUMEN KOTA SUKABUMI)

Dea Rahmawati, Nur Aini, Jihan, Sadili, Dadang
Abstract: Studi ini bertujuan untuk meneliti dampak kualitas produk dan harga terhadap minat beli konsumen pada produk thrift melalui platform Live TikTok Shop Kota Sukabumi. Pengumpulan data dilakukan terhadap 97 responden melalui&#8230; i teknik purposive sampling, kemudian diolah menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji hubungan variabel. Hasil penelitian menyatakan bahwa kualitas produk secara signifikan memengaruhi minat beli, terutama terkait kondisi, kelayakan, dan kesesuaian produk saat ditampilkan live. Sebaliknya, harga tidak berpengaruh signifikan karena konsumen lebih mempertimbangkan kualitas dibanding nominal harga. Secara simultan, kedua variabel tetap memengaruhi minat beli, namun kualitas produk menjadi faktor paling dominan. Penelitian ini menegaskan pentingnya menampilkan produk secara jelas dan berkualitas untuk meningkatkan minat beli konsumen.

PENGARUH PERSEPSI HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA PRODUK GLAD2GLOW DI E-COMMERCE SHOPEE (STUDI KASUS DI KOTA SUKABUMI)

Nurazizah, Adinda Jasmine Putri, Nursabila, Shofi Siti, Sobar, Agus
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi harga dan kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan pada produk skincare Glad2Glow di platform e-commerce Shopee, khususnya di Kota Sukabumi. Penelitian ini&#8230; i menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis asosiatif, dengan sampel sebanyak 97 responden yang dipilih melalui teknik snowball sampling, terdiri dari 82 perempuan dan 15 laki-laki sebagai pengguna produk Glad2Glow. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis melalui regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan meskipun arah hubungannya positif, yang berarti biaya tidak menjadi faktor utama dalam keputusan pelanggan untuk membeli kembali produk Glad2Glow. Sebaliknya, kualitas produk terbukti memiliki pengaruh yang kuat terhadap loyalitas pelanggan, menegaskan bahwa kualitas merupakan faktor utama dalam membangun loyalitas. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa persepsi harga dan kualitas produk secara bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dengan kontribusi sebesar 69,9%. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan loyalitas pelanggan Glad2Glow lebih dipengaruhi oleh persepsi konsumen terhadap kualitas produk dibandingkan persepsi harga, sehingga perusahaan perlu terus menjaga dan meningkatkan kualitas produk agar mampu mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan industri skincare yang semakin kompetitif.

ANALISIS PRAKTIK DIGITALISASI SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK DI SD NEGERI 25 SABBAMPARU KOTA PALOPO

Nita Rusali, Firman Patawari, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik digitalisasi sekolah dalam mewujudkan program sekolah penggerak di SD Negeri 25 Sabbamparu Kota Palopo. Fokus penelitian meliputi tiga aspek utama, yaitu: kondisi sekolah&#8230; ah penggerak, praktik digitalisasi sekolah, serta faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi, yang berupaya memahami makna di balik fenomena sosial terkait implementasi digitalisasi pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, pustakawan, serta tenaga administrasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri 25 Sabbamparu telah menerapkan program sekolah penggerak secara optimal melalui digitalisasi pada bidang pembelajaran dan manajemen sekolah. Digitalisasi diwujudkan dalam bentuk penggunaan platform e-learning, ujian daring, perpustakaan digital, serta sistem manajemen berbasis digital yang meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi tata kelola sekolah. Faktor pendukung keberhasilan digitalisasi meliputi dukungan pemerintah dalam penyediaan pelatihan dan perangkat teknologi, semangat guru dalam mengembangkan kompetensi digital, serta partisipasi orang tua dalam menyediakan sarana belajar. Namun, hambatan masih dijumpai pada keterbatasan anggaran, literasi digital siswa yang beragam, dan akses internet yang belum stabil. Secara keseluruhan, praktik digitalisasi di SD Negeri 25 Sabbamparu telah berkontribusi positif terhadap terwujudnya transformasi pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan dalam konteks program sekolah penggerak.

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KONTEN PROMOSI TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN MELALUI KEPUASAN KONSUMEN PADA TIKTOK KALISHA OFFICIAL SINGAPARNA TASIKMALAYA

Anna Sephiana, Nurjamilah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan konten promosi terhadap loyalitas konsumen dengan kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi pada TikTok Kalisha Official di Singaparna, Tasikmalaya.&#8230; a. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena meningkatnya aktivitas perdagangan melalui media sosial, namun loyalitas konsumen masih belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS 4. Sampel penelitian terdiri dari 96 responden yang merupakan konsumen aktif TikTok Kalisha Official. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan konten promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Namun, pengaruh langsung kualitas produk dan konten promosi terhadap loyalitas konsumen ditemukan tidak signifikan. Sebaliknya, kepuasan konsumen memiliki peran mediasi yang penting dan signifikan dalam menjembatani pengaruh kedua variabel tersebut terhadap loyalitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa upaya peningkatan loyalitas konsumen sebaiknya difokuskan pada peningkatan kepuasan melalui kualitas produk dan penyajian konten promosi yang sesuai dengan ekspektasi audiens.