Search Articles & Publications

Showing 99 articles found for "Lembar"

PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PERMATA IMAN 1 MALANG

Dea Kaffah Amelia, Eny Nur Aisyah, Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis anak usia dini usia 5–6 tahun di TK Permata Iman I Malang. Penelitian menggunakan pendekatan… ndekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen Pretest–Posttest Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 40 anak yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar ceklis keterampilan berpikir kritis yang mencakup indikator analisis, inferensi, evaluasi, dan pengaturan diri. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata keterampilan berpikir kritis pada kedua kelompok, dengan peningkatan yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan PBL mampu memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis anak usia dini. Dengan demikian, PBL dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang bermakna dalam pembelajaran kecakapan hidup di PAUD.

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI SISWA YANG TELAH MEMENUHI KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN DI KELAS XI F3 SMAN 5 PALOPO

Abdul Riski
Abstract: Skripsi ini membahas terkait Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Dalam Mengembangkan Kompetensi Siswa yang Telah Memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran di Kelas XI F3 SMAN 5 Palopo. Tujuan dari… ari penelitian adalah untuk mengetahui strategi yang diterapkan dan faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam mengembangkan kompetensi siswa yang telah memenuhi kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran dikelas XI F3 SMAN 5 Palopo.             Penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini, agar bisa menjelaskan kejadian yang sifatnya alamiah dan tidak memberikan perlakuan pada variabel yang diteliti, melainkan memberi gambaran suatu kondisi apa adanya. Lokasi penelitian di SMAN 5 Palopo dengan subjek penelitian adalah tiga guru pendidikan agama islam dan budi pekerti. Instrumen penelitiannya adalah  lembar observasi, lembar wawancara, dan catatan lapangan. Untuk memperoleh data, peneliti melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, data yang diperoleh itu di analisis dengan model Miles dan Huberman.             Dari hasil pelaksanan penelitian, strategi yang digunakan guru adalah 1) literasi Al-qur'an, 2) apersepsi dan kajian tematik, dan 3) pembelajaran diferensiasi. Sedangkan faktor-faktornya adalah 1) faktor internal, yang meliputi (1) kompetensi guru (pedagogik dan kepribadian), dan (2) variasi metode pembelajaran. 2) faktor eksternal yang meliputi (1) karakteristik siswa, dan (2) penggunaan handphone.

PEMANFAATAN LKPD BUDAYA MELAYU RIAU BERBASIS CODING UNTUK MENGANALISIS COMPUTATIONAL THINKING SISWA

Cyndi Togi Marito Sitorus, Yola Amanda, Zarra Hanura Il, Jesi Alexander Alim, Cici Oktaviani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Budaya Melayu Riau berbasis coding terhadap kemampuan berpikir komputasional (computational thinking) siswa sekolah dasar.… LKPD ini dikembangkan dengan mengintegrasikan unsur budaya lokal dan aktivitas coding sebagai upaya menumbuhkan kemampuan berpikir sistematis, logis, dan kreatif sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pretest-posttest one group design, yang dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN 105 Pekanbaru tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan computational thinking, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi hasil belajar. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor siswa meningkat dari 64,63 menjadi 67,78 setelah penerapan LKPD, dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,406 (> 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,032 termasuk kategori rendah, namun menunjukkan adanya tren peningkatan positif terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa. Hasil ini mengindikasikan bahwa integrasi budaya Melayu Riau dalam LKPD berbasis coding memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa, meskipun efektivitasnya masih memerlukan penguatan dari aspek pedagogis dan durasi penerapan.

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK INTERAKTIF BERBASIS PENDEKATAN MATEMATIKA RELISTIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI HIMPUNAN di KELAS VII SMP N 1 SOSA

Asmaul Khoiriah Hutauruk, Mariam Nasution, Lili Nur Indah Sari
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya penggunaan perangkat pembelajaran seperti LKPD di sekolah tersebut, di SMP Negeri 1 Sosa lebih sering menggunakan buku pegangan guru dan buku paket, serta rendahnya pemahaman… an konsep matematika siswa khususnya pada pokok bahasan pada materi himpunan. Penelitian ini bertujuan untuk validitas, praktikalitas dan efektifitas lembar kerja peserta didik berbasis pendekatan matematika realistik untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa pada materi himpunan di kelas VII SMP Negeri 1 Sosa. Penelitian ini merupakan researh and development (R&D). Model Pengembangan yang digunakan dipenelitian ini adalah ADDIE yang melalui lima tahap diantaranya, analysis, design development, implementation, and evaluation. Validasi LKPD terdiri dari validasi ahli teknologi pendidikan atau desain, ahli materi dan ahli bahasa. Di uji coba di kelas VII SMP Negeri 1 Sosa, subjek uji coba dilakukan di SMP Negeri 1 Sosa yang berjumlah 25 siswa. Ahli desain atau teknologi pendidikan terdiri dari 2 validator, ahli materi 3 orang dan ahli bahasa 2 orang. Hasil dari penelitian  ini yaitu LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dari hasil persetase keseluruhan validasi terbesar 79,91% berada dikategori valid. Kepraktisan dari seluruh aspek ditunjukkan dengan nilai 78,18% berada dikategori praktis. Kemudian nilai evektifits dari seluruh nilai hasil belajar siswa ditunjukkan dengan nilai 61,27% nilai ini didapat dari nilai rata-rata keseluruhan hasil beajar siswa selalu dikali seratus persen dikategorikan efektif. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa LKPD sudah layak, menarik dan mampu menigkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.

EDUKASI PEMBERANTASAN JENTIK – JENTIK NYAMUK PADA KELUARGA TN.H DENGAN POST DEMAM BERDARAH DI DESA PETIR

Fina Triyaningsih, Wiwik Priyatin
Abstract: Latar Belakang :Menurut survei yang dilakukan peneliti pada tanggal 7 November 2022 berupa wawancara dengan Ketua RT Desa Petir, diperoleh data bahwa warga Desa Petir masih kurang pengetahuannya tentang pemberantasan nyamuk… muk dan fooging juga jarang. Selesai. Berdasarkan survei yang dilakukan peneliti pada tanggal 8 November 2022 berupa wawancara dengan Bidan Desa Petir untuk kasus DBD di Desa Petir, terdapat sekitar 10 kasus DBD dalam 1 tahun terakhir. rendah, masih banyak sampah berserakan, kurangnya promosi kesehatan di lingkungan sekitar dan pelaksanaan fooging yang masih belum efektif. Tujuan :Mengetahui perilaku, setelah diberikan edukasi pengetahuan tentang pemberantasan jentik nyamuk pada keluarga Pak H Pasca DBD di Desa Petir. Metode :Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bantuan kategori media lembar pengetahuan dan lembar observasi. Hasil :Tingkat pengetahuan meningkat dari tidak tahu menjadi mampu menerapkan dan kategori pengetahuan meningkat dari kurang (skor 0-4) menjadi baik (skor 11-15). Kesimpulan :Dengan melakukan pendidikan dapat mengubah pengetahuan, sikap, dan tindakan individu, keluarga, dan masyarakat . Kata Kunci: Keluarga, Pasca DBD, Edukasi Pemberantasan Jentik Nyamuk

GAMBARAN KETIDAKLENGKAPAN DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN RAWAT INAP PADA POLI BEDAH DI RUMAH SAKIT WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO

Fiana Nur Andriani, Khusnul Khotimah Arum Nur Cahyanti, Ilham Rahmansyah
Abstract: Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto dari hasil survei terdapat permasalahan terutama pada ketidaklengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap di poli bedah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketidaklengkapan… ngkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap di poli bedah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan di unit poli bedah umum Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto pada bulan Mei sampai dengan Juni 2024. Populasi penelitian ini adalah kelengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap di poli bedah tahun 2023 dan sampel sebanyak 160 berkas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mencatat berkas rekam medis yang tidak lengkap menggunakan lembar checklist. Berdasarkan penelitian diketahui presentase kelengkapan pengisian berkas pasien rawat inap di Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto pada komponen identifikasi sebesar 83,95% lengkap dan 18,75% tidak lengkap. Pada komponen autentikasi sebesar 81,25% lengkap dan 18,75% tidak lengkap. Pada komponen laporan penting, 96,77% lengkap dan 3,23% tidak lengkap. Pada komponen pencatatan, 100% lengkap dan 0% tidak lengkap. Persentase kelengkapan pengisian dokumen rekam medis rawat inap di poliklinik bedah RS Wijayakusuma Purwokerto pada item identifikasi, autentikasi dan laporan penting belum mencapai 100%.  Kata Kunci : Kelengkapan Dokumen, Rekam Medis, Rumah Sakit

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI BELAJAR IPA SISWA

Eriza, Deni Septia, Syaputra ZE, Deki
Abstract: Permasalahan yang ditemui dalam penelitian ini adalah kurangnya motivasi siswa, siswa kesulitan memahami materi pelajaran, kemampuan awal siswa kurang diperhatikan, dan kompetensi belajar masih rendah. Salah satu upaya yang… ang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Lembar kerja siswa (LKS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Problem Based Learning berbantuan LKS terhadap kompetensi belajar IPA siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen, sampel penelitiannya adalah siswa kelas IX1 sebagai kelas eksperimen dan kelas IX3 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan LKS dan kelas kontrol diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes untuk mengukur kompetensi kognitif siswa dan lembar observasi untuk melihat kompetensi afektif dan psikomotorik siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji t, uji anava dua jalur, dan uji Mann Whitney U. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa kompetensi pembelajaran aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa yang diajar dengan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan LKS lebih baik dibandingkan dengan yang diajar dengan model konvensional; kompetensi pembelajaran aspek kognitif siswa yang mempunyai pengetahuan awal tinggi yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan LKS lebih baik dibandingkan dengan yang diajar dengan model konvensional; dan tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan pengetahuan sebelumnya dalam mempengaruhi kompetensi belajar siswa pada aspek kognitif.

PERAWATAN LUKA DENGAN ALOE VERA GEL PADA PASIEN DENGAN ULKUS DIABETIKUM

Maya Atsfiatun, Dwi Astuti, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Data dari Organisasi International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2021 terdapat 537 juta individu di dunia menderita diabetes dan dari data tersebut di negara Indonesia yang mengalami diabetes ada 19,5 juta individu.… u. Diabetes melitus yaitu adanya gangguan pada sistem metabolisme ditandai dengan hiperglikemia. Diabetes melitus dapat mengakibatkan komplikasi salah satunya ulkus diabetik. Ulkus diabetik adalah luka karena adanya penyumbatan  pada pembuluh darah. Penanganan yang dapat dilakukan pada penderita ulkus diabetik yakni perawatan luka dengan  aloe vera gel. Tujuan penelitian yaitu untuk menggambarkan perawatan  luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum. Metode yang digunakan adalah penelitian studi kasus deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan perawatan luka pada pasien ulkus diabetikum dengan menggunakan  aloe vera gel. Instrument studi kasus yang digunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Instrument pengkajian luka menggunakan lembar observasi luka winner scale. Perawatan luka dengan  aloe vera gel dilakukan selama 2 minggu setiap 2 hari sekali. Hasil perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum yang dilakukan selama 2 minggu setiap 2 hari sekali didapatkan kesimpulan berupa terdapat adanya penurunan skor pengkajian luka pada luka A terdapat penurunan sebanyak 15 yakni dari skor awal 25 menjadi 10 dan luka B penurunan sebanyak 12 dari skor awal 29 menjadi 17 di skor akhir. Hal tersebut terbukti bahwa  aloe vera gel  efektif dalam proses penyembuhan ulkus diabetikum. Kesimpulan perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan  ulkus diabetikum terbukti efektif membantu penyembuhan luka.  

APLIKASI MODERN DRESSING: HYDROGEL PADA PASIEN DENGAN ULKUS DIABETIK

Dwi Astuti, Khoirun Henny Hidayah, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar belakang: Kabupaten Purbalingga mencatat pada tahun 2022 jumlah penderita DM mencapai 13.114. Dari banyaknya penderita diabetes, tidak sedikit yang mengalami komplikasi seperti adanya luka pada kaki. Ulkus diabetik… ini memerlukan perawatan secara khusus, yang bertujuan agar luka cepat sembuh dan tidak infeksi. Jenis perawatan yang sering digunakan yaitu modern dressing , yang menggunakan prinsip “ moisture balance ”. Salah satu jenis modern dressing yang sering digunakan adalah hydrogel . Sifat dari hydrogel yang tetap menjadi gel selama 72 jam ini dapat mempercepat proses granulasi karena kelembaban luka tetap terjaga. Tujuan: Untuk menggambarkan aplikasi modern dressing:hydrogel terhadap penyembuhan ulkus diabetik. Metode: Metode pengumpulan data menggunakan analisa deskriptif dan tabel. Dengan menggunakan lembar wawancara, lembar observasi bates Jensen dan studi dokumentasi.  Hasil: Hasil studi kasus yaitu skoring pada luka mengalami penurunan sebanyak 9 poin yaitu hari 32 menjadi 23, dengan perawatan 3 hari sekali selama 12 hari. Kesimpulan: Perawatan luka pada pasien ulkus diabetik menggunakan modern dressing:hydrogel dapat mempercepat granulasi jaringan.     Kata Kunci : Hidrogel , Modern Dressing, Perawatan Luka, Ulkus Diabetik

PENGARUH REVOLUSI MENTAL TERHADAP ANAK YANG MENGALAMI BROKEN HOME DI UPTD SDN DEMANGAN 1 BANGKALAN

Siti Nur Fauziyah, Parisca Indra Perdana
Abstract: Pengaruh revolusi mental merupakan cara yang dilakukan UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan terhadap anak yang mengalami broken home adalah upaya untuk merubah dari kebiasaan yang kurang baik menjadi lebih baik. Seperti anak yang… ng cenderung malas akan dibantu dengan menerapkan revolusi mental agar siswa menjadi lebih aktif, anak yang minatnya kurang berkembang akan dibimbing oleh guru sesuai minat bakatnya, dan memberikan sosialisasi atau nasehat kepada siswa apabila siswa melakukan hal hal yang kurang baik dengan tetap mengerti dunia anak anak. Penelitian ini menggunakan model kualitatif dengan metode observasi dan wawancara beberapa wali kelas, dan kepala sekolah secara singkat.  Peneliti juga menggunakan lembar wawancara untuk mengetahui permasalahan yang sering terjadi pada peserta didik terutama anak yang memiliki latar belakang Broken Home. Di UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan guru dan kepala sekolah bekerjasama untuk memberikan pembinaan mental dengan memberi pesan moral yang baik, memberikan sosialisasi untuk menanamkan jiwa sosial dan jangan pernah jengah untuk selalu memberikan pendidikan karakter kepada anak didalam maupun diluar kelas. Revolusi mental dalam pendidikan harus terlebih dahulu mengembalikan peran guru dan sekolah sebagai fasilitator pendidikan dan pembelajaran, karena kualitas sekolah sangat bergantung pada kualitas guru dan lingkungan.