Abstract:: Keseimbangan hidup merupakan kondisi ideal yang diupayakan banyak individu di tengah dinamika modern yang penuh tekanan, tuntutan sosial, serta perubahan nilai yang cepat. Artikel ini mengkaji konsep Spiritualitas Leven…
ven sebagai pendekatan komprehensif dalam menciptakan kehidupan yang seimbang secara fisik, emosional, mental, sosial, dan spiritual. Spiritualitas Leven dipahami sebagai kesadaran mendalam akan makna hidup, hubungan harmonis dengan diri sendiri, sesama, alam, serta dimensi transenden yang diyakini sebagai sumber nilai dan kedamaian batin. Melalui pembahasan teoritis dan refleksi praktis, artikel ini menyoroti bagaimana integrasi spiritualitas dalam rutinitas harian dapat meningkatkan kualitas kesadaran diri, ketenangan batin, kecerdasan emosional, serta kemampuan adaptasi terhadap tantangan hidup. Berbagai prinsip kunci seperti penerimaan diri, rasa syukur, mindfulness, kepedulian, dan pencarian makna dibahas sebagai fondasi untuk membangun keseimbangan hidup yang berkelanjutan. Selain itu, artikel ini menelusuri peran komunitas, budaya, dan lingkungan dalam mendukung pertumbuhan spiritual seseorang. Dengan menggabungkan perspektif psikologi positif, etika, dan nilai-nilai spiritual. Spiritualitas Leven menawarkan jalan bagi individu untuk menemukan harmoni antara pencapaian material dan kedamaian batin. Pada akhirnya, artikel ini menegaskan bahwa penguatan spiritualitas bukan hanya kebutuhan personal, tetapi juga kontribusi kolektif dalam membangun masyarakat yang lebih humanis, berempati, dan berkesadaran tinggi. Dengan demikian, penerapan Spiritualitas Leven Diharapkan dapat menjadi strategi transformatif untuk menciptakan kehidupan yang lebih bermakna, seimbang, dan penuh keberkahan.
Abstract:Stres akademik merupakan salah satu faktor psikologis yang banyak memengaruhi perilaku mahasiswa dalam konteks perkuliahan, termasuk kepatuhan terhadap etika akademik. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana…
aimana stres akademik berperan dalam menurunkan atau mengubah perilaku etis mahasiswa terkhusus nya di kampus IAKN Kupang. Dengan meninjau berbagai penelitian nasional maupun internasional dalam lima tahun terakhir, studi ini menemukan bahwa stres akademik yang muncul akibat tuntutan akademik, tekanan nilai, persaingan, dan keterbatasan waktu berpotensi menurunkan kemampuan pengambilan keputusan moral dan regulasi diri. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kecenderungan mahasiswa melakukan pelanggaran etika seperti plagiarisme, kecurangan akademik, manipulasi data, dan ketidakjujuran dalam interaksi sosial.
Temuan literatur juga menunjukkan bahwa pengaruh stres terhadap perilaku etis tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh faktor-faktor moderasi seperti dukungan sosial, efikasi diri akademik, kecerdasan emosional, dan iklim etika kampus. Faktor-faktor ini dapat memperkuat atau melemahkan hubungan antara stres dan kepatuhan etika. Dengan demikian, upaya pengelolaan stres akademik dan penguatan etika tidak hanya memerlukan intervensi individual, tetapi juga dukungan sistemik dari lingkungan kampus. Studi ini menegaskan pentingnya program manajemen stres, peningkatan literasi etika, serta pembentukan budaya akademik yang sehat untuk menjaga integritas mahasiswa meskipun berada dalam tekanan akademik yang tinggi.
Abstract:Filsafat adalah berpikir dengan mendalam. Dalam pemahaman bahwa ketika seseorang berfilsafat maka ia akan melakukannya secara mendalam, yaitu dengan segenap usaha yang maksimal, segenap eksistensi, segenap kemampuan, segenap…
enap kekuatan, dan dengan seluruh apa yang dipikirkannya. Salah satu cabang filsafat ilmu yang mempertanyakan bagaiman manusia menggunakan ilmunya disebut aksiologi. Aksiologi mencoba untuk mencapai hakikat dan manfaat yang ada dalam suatu pengetahuan. Aksiologi merupakan cabang filsafat yang membahas tentang nilai atau disebut juga teori nilai. Nilai sendiri adalah kualitas yang terdapat dalam suatu objek sehingga dapat dianggap sebagai bernilai atau tidak bernilai. Penelitian ini membahas tentang Aksiologi Ilmu Bebas Nilai (Positivisme) vs Terikat Nilai (Islam). Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini Adalah penelitian Pustaka Library Research. Paradigma ilmu bebas nilai (value free) mengatakan bahwa ilmu itu bersifat otonom yang tidak memiliki keterkaitan sama sekali dengan nilai. Bebas nilai artinya setiap kegiatan ilmiah harus didasarkan pada hakikat ilmu pengetahuan itu sendiri. Dalam pandangan ilmu yang bebas nilai, eksplorasi alam tanpa batas bisa jadi dibenarkan untuk kepentingan ilmu itu sendiri, seperti juga ekpresi seni yang menonjolkan pornografi dan pornoaksi adalah sesuatu yang wajar karena ekspresi tersebut semata-mata untuk seni. Penjelasan terikat nilai Islam dalam perspektif filsafat menunjukkan bahwa setiap pembahasan filsafat harus berpijak pada wahyu, menggunakan akal secara seimbang, dan diarahkan untuk kemaslahatan.
Abstract:Epistemologi islam yang bersumber pada integrasi wahyu (naqliyah) dan rasio (aqliyah), kini tidak lagi berdiri sendiri dalam koridor ilmu agama murni, melainkan berperan sebagai basis nilai dalam dialog lintas ilmu. Seiring…
ing dengan meningkatnya kompleksitas tantangan global di era 2025, integrasi ilmu pengetahuan melalui berbagai model pendekatan lintas disiplin menjadi kebutuhan mendesak dalam dunia akademik dan riset. Penelitian ini membahas tentang Pendekatan Multidisipliner, Interdisipliner dan Transdisipliner yang dikembangkan oleh PTKI di Indonesia.
Abstract:Penelitian ini membahas penerapan hermeneutika Wilhelm Dilthey dalam penafsiran Al-Qur’an dengan menekankan pada dimensi sosio-historis yang melatarbelakangi lahirnya sebuah tafsir. Dilthey menegaskan bahwa makna teks tidak…
tidak semata-mata terletak pada teks itu sendiri, tetapi dipengaruhi oleh kondisi sosial, budaya, dan historis penulisnya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menyoroti tiga konsep utama Dilthey, yaitu ausdruck (ungkapan), erlebnis (pengalaman hidup), dan verstehen (pemahaman), yang diaplikasikan dalam kajian tafsir. Analisis dilakukan dengan menelaah bagaimana faktor sosio-historis memengaruhi tafsir tokoh-tokoh seperti M. Quraish Shihab dan Sayyid Quthb dalam isu nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan latar sosial, politik, dan budaya para mufassir sangat menentukan corak penafsirannya. Dengan demikian, hermeneutika Dilthey memberikan kontribusi penting dalam memahami keragaman tafsir Al-Qur’an dan membuka ruang bagi penafsiran yang lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman.
Abstract:This study examines the main character’s search for identity in Tere Liye’s novel Sendiri (2024) through the lens of Carl Gustav Jung’s psychoanalytic theory. The research addresses the lack of in-depth psychological analysis…
al analysis regarding how the protagonist confronts inner conflict, loneliness, and past trauma in the process of identity formation. The study aims to describe the forms, strategies, and obstacles in the character’s identity quest, as well as to analyze the individuation process based on Jungian concepts such as persona, shadow, anima/animus, and the Self. A qualitative descriptive method was employed, utilizing close reading and thematic analysis of textual data from the novel. Findings reveal that the protagonist undergoes a complex, nonlinear psychological journey toward self-understanding, triggered by existential crisis and emotional isolation. Through deep introspection, symbolic interactions (particularly with natural elements like the moon), and confrontation with the shadow, the character gradually integrates fragmented aspects of the self. This study demonstrates that Jungian theory effectively uncovers the psychological depth of characters in contemporary Indonesian literature and affirms the relevance of literary fiction as a medium for reflecting on identity formation and emotional resilience in real life.
Abstract:Kekayaan kultural Melayu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Hal itu terlihat dari jumlah wisatawan yang datang di Kabupaten Siak selalu bertambah. Interaksi antar pelaku pariwisata merupakan modal utama dalam…
alam pengembangan pariwisataberbasis budaya melayu Pada dasarnya konsep wisata berbudaya melayu merupakan mengintegrasikannilai keislaman kedalam seluruh aspek kegiatan wisata.Tidak dapat dipungkiribahwa budaya melayu menjadi budaya yang begitu erat disandangkandengan agama Islam. Pariwisata berbudaya melayu diwujudkandalam berbagai sektor,seperti busana melayu, permainan rakyat,rumah makan, transportasi, dll. Perlunya pemahaman kembali mengenai kebudayaan Melayu Riau di Kota Pekanbaru dengan tersedianya ruang sebagai media bagi Masyarakat untuk memahami nilai-nilai kebudayaan agar tetap bertahan dengan identitas lokal secara universal yang dapat dirasakan dengan cakupan yang lebih luas Kajian mengenai kearifan lokal dan pariwisata bukanlah hal baru yang belum pernah diteliti sebelumnya. Kearifan lokal merupakan warisan budaya secara turun temurun, namun saat ini mulai pudar akibat tergerus arus budaya globalisasi. Maka peran dari masyarakat dan pemerintah juga perlu dalam mempertahankan warisan budaya baik yang berbentuk maupun sacara tidak berbentuk misalnya sifat dari masyarakat itu, prinsip masyarakat, maupun sikap orang tersebut. pengetahuan etnik Melayu mencakup beberapa aspek penting yaitu Identiti Budaya, Keberagaman, Hubungan Sosial, Pengetahuan Alam dan adaptasi dan perubahan. Studi ini menerapkan metode penelitian kualitatif, dengan memanfaatkan analisis dari sumber-sumber tulisan (studi literatur). Penelitian kualitatif yaitu suatu pendekatan yang mengambil keputusan dengan menggunakan model deskriptif. Metode ini menjelaskan hasil pengamatan terhadap data penelitian yang berbentuk ucapan atau pandangan dari individu yang telah mencermati objek yang diteliti, serta memaparkan fenomena budaya dan sosial. Capaian dari penelitian dengan metode yang digunakan adalah dapat memahami serta menjelaskan fenomena-fenomena yang telah diteliti secara menyeluruh dan detail berdasarkan fakta-fakta yang ada.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran epistemologi Muhammad Abid al-Jabiri, khususnya mengenai tiga bentuk nalar yaitu nalar Bayani, Burhani, dan Irfani dalam konteks filsafat Islam. Al-Jabiri, seorang filsuf…
lsuf kontemporer asal Maroko dikenal dengan upayanya dalam mengembangkan pemikiran filsafat yang mengintegrasikan rasionalitas, otoritas, dan intuisi. Dalam pemikiran al-Jabiri, ketiga bentuk nalar ini tidak hanya dianggap sebagai alat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga sebagai cara untuk memahami hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan diri sendiri. Nalar Bayani, yang berfokus pada teks otoritatif, digunakan untuk memahami wahyu dan ajaran agama, sedangkan nalar Burhani lebih menekankan pada penggunaan logika dan rasio dalam mencari kebenaran ilmiah yang universal. Di sisi lain, nalar Irfani menggali dimensi pengetahuan yang lebih dalam melalui pengalaman batin dan intuisi mistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks, menggali konsep-konsep yang dikemukakan al-Jabiri dalam karya-karyanya dan menghubungkannya dengan teori epistemologi dalam tradisi filsafat Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Jabiri memandang ketiga bentuk nalar ini sebagai saling melengkapi, bukan saling bertentangan, untuk mencapai pemahaman yang lebih utuh dan holistik tentang realitas. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman lebih dalam mengenai epistemologi Islam kontemporer dan relevansinya dalam menghadapi tantangan intelektual dunia modern.
Abstract:Skizofrenia adalah gangguan mental dengan ciri-ciri perilaku dan percakapan yang tidak biasa, pikiran yang tak teratur, keyakinan yang keliru, dan pengalaman halusinasi. Salah satu masalah utama bagi individu dengan skizofrenia…
ofrenia adalah risiko perilaku kekerasan. Risiko perilaku kekerasan adalah perilaku yang menunjukkan kemungkinan untuk mengancam keselamatan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan, baik secara fisik, emosional, seksual, maupun verbal. Salah satu strategi yang diajarkan adalah terapi spiritual dzikir, di mana individu mendekatkan diri pada keyakinan yang diyakini. Penelitian terkait terapi spiritual dzikir menunjukkan bahwa penggunaannya dapat mengurangi gejala dan tanda risiko perilaku kekerasan, sambil meningkatkan kemampuan kognitif pasien. Penelitian ini bertujuen untuk mendapatkan gambaran nyata tentang skizofrenia dengan risiko perilaku kekerasan yang berfokus pada tindakan dzikir di ruang flamboyan Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. RM. Soedjarwadi Klaten. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Setelah dilakukan tindakan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan menurun setelah dilakukan dzikir berupa Astaghfirullah 33 kali, Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali yang dilakukan pada waktu pagi hari (08.00) dan siang hari (12.30) selama 3 hari dalam waktu 30 menit. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu asuhan keperawatan pada Tn. S skizofrenia risiko perilaku kekerasan selama tiga hari dengan fokus tindakan dzikir terdapat penurunan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan.
Kata kunci: Skizofrenia, Risiko perilaku kekerasan, Dzikir
Abstract:Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018), di Indonesia, penderita skizofrenia sekitar 6,7% dari 282,654 penduduk. Satu ciri khas skizofrenia adalah halusinasi sensori, salah satunya pada sensori pendengaran.…
ran. Halusinasi pendengaran biasa mendengar suara-suara tetapi orang lain tidak mendengar. Apabila halusinasi tidak ditangani dengan baik, maka dapat menimbulkan risiko terhadap keamanan diri pasien sendiri, orang lain, juga lingkungan sekitar. Salah satu cara untuk menurunkan halusinasi pendengaran yaitu dengan terapi musik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien gangguan persepsi sensori hausinasi pendengaran dengan fokus tindakan terapi musik. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Hasil setelah dilakukan terapi musik klasik ini diberikan selama 2 kali sehari (pagi, siang) dengan durasi 10-15 menit selama 3 hari dengan menggunakan MP3 dan headset frekuensi halusinasi menurun. Didapatkan kesimpulan terapi musik klasik dapat menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran.
Kata Kunci : Halusinasi, Musik, Skizofrenia