Search Articles & Publications

Showing 12 articles found for "Tahsin"

PENERAPAN METODE SIMAAN DALAM MENINGKATKAN HAFALAN AL-QUR’AN DI PONPES AR-RAUDHOH KASOMALANG

NURSEHA, AFIF
Abstract: The simaan method is the activity of performing the memorization of the Qur'an with bilghaib to the listeners of either one or more people. This research was conducted with the aim of knowing the Application of the Simaan… n Method in Improving the Memorization of the Qur'an at the Ar-Raudhoh Islamic Boarding School. The method used in this study is a descriptive qualitative approach method, by describing or describing the results of the research carried out such as interviews, observations and documentation. The population in this study is all students and teachers in the Ar-raudhoh Islamic boarding school. while the sample in this study was a total of 5 informants who were believed to have the information needed and could represent from the population. The results of this study are 1) preparation for the implementation of simaan at the Ar-raudhoh Islamic boarding school, namely by repeating memorization as often as possible and for a long time. 2) the implementation of the simaan method in the Ar-raudhoh islamic boarding school is a.simaan weekly, b.simaan semester, c.simaan memorization even 5, 10,15, 20, 25 juz, d.simaan kubro is simaan 30 juz in one sitting. 3) the simaan method can improve the memorization of the Qur'an in the Ar-raudhoh islamic boarding school by careful and continuous preparation, but if the simaan method is not done with istiqomah, then memorization will not be maintained. 4) Tahsin can improve the memorization of the Qur'an in terms of minimizing mistakes, because in Tahsin reading the Qur'an must be done carefully, because if ignored it will cause a change in meaning. 5) driving factors in carrying out simaan methods such as: giving motivation, giving memorization targets, desires from oneself and others. The inhibiting factors include: insecurity, fear, poor preparation, many mistakes, many similar verses.

Manajemen Program Tahfidz Dalam Meningkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Siswa SMK Telkom Jakarta

Fitria Siti Nurhaliza, M. Yogi, Anjaludin
Abstract: Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, namun kemampuan membaca Al-Qur’an, khususnya di kalangan siswa SMA, masih tergolong rendah, terutama dalam membaca Al-Qur’an secara tartil. Kurangnya minat… ya minat dan kesadaran diri siswa untuk mempelajari Al-Qur’an menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen program tahfidz dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa di SMK Telkom Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data yang dilakukan dalam konteks alami melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan secara purposif dan dengan teknik snowball. Analisis data bersifat induktif, dengan fokus pada pemahaman makna daripada abstraksi. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan sebelum turun ke lapangan, pekerjaan di lapangan, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program tahfidz di SMK Telkom Jakarta berjalan dengan baik dan terstruktur. Program ini melibatkan berbagai inisiatif seperti tahsin, pembelajaran tajwid, dan penetapan target hafalan per semester yang harus dicapai siswa. Dengan adanya manajemen yang baik, program tahfidz tidak hanya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa tetapi juga memperkuat citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul. Faktor-faktor pendukung program ini termasuk sarana dan prasarana yang memadai serta kerjasama yang kuat antara guru dan orang tua. Namun, program ini juga menghadapi hambatan dari faktor internal (siswa) dan eksternal (orang tua siswa). Manajemen program tahfidz di SMK Telkom Jakarta terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa. Pendekatan holistik dalam manajemen pendidikan memainkan peran penting dalam mencapai hasil yang memuaskan. Meskipun terdapat hambatan, sinergi antara manajemen yang efektif, fasilitas yang mendukung, dan perencanaan yang matang telah memungkinkan tercapainya tujuan program tahfidz di sekolah ini.