Search Articles & Publications

Showing 298 articles found for "Tugas"

PENERAPAN METODE PEMBIASAAN DALAM MEMBANGUN KARAKTER SANTRI PUTRI DI PONDOK PESANTREN NIZAMUDIN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Modeong, Santrini, Anwar, Khoirul, Makshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembiasaan dalam membangun karakter santri putri, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terbentuk, serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan… menghambat pelaksanaannya di Pondok Pesantren Nizamudin Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian terdiri atas pengasuh, ustadzah, dan pihak yang terlibat dalam pembinaan karakter santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembiasaan diterapkan melalui kegiatan rutin seperti shalat berjamaah lima waktu, shalat tahajud, membaca Al-Qur’an, menjaga kebersihan lingkungan, melaksanakan tugas piket, serta membangun kepedulian sosial terhadap sesama. Penerapan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten mampu membentuk karakter religius, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kemandirian, kepedulian sosial, akhlak, dan adab santri putri. Faktor pendukung keberhasilan pembiasaan meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, keterlibatan aktif pengasuh dan ustadzah, pengawasan yang berkelanjutan, serta fasilitas yang memadai. Sementara itu, faktor penghambat berasal dari perbedaan latar belakang keluarga dan karakter masing-masing santri. Dengan demikian, metode pembiasaan terbukti efektif dalam membangun karakter santri putri di Pondok Pesantren Nizamudin.

ANALISIS PENERAPAN SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 10 KENDARI KELURAHAN PURIRANO KOTA KENDARI

Serlina, Nur, Saranani, Muhamad Safiuddin, D, Damsir
Abstract: Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yang bertujuan untuk membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter. Pada dunia Pendidikan, salah satu upayah untuk manajemen karakter… arakter agar berjalan sesuai tujuan yakni dengan menerapkan Reward dan punishment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem reward dan punishment diterapkan dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab anak usia dini di TK Negeri 10 Kendari. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek 6 anak berusia 5–6 tahun. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan penerapan reward dan punishment dalam membentuk karakter disiplin anak usia dini di TK Negeri 10 Kendari, reward verbal dan non-verbal berupa pujian seperti kata “keren, dan hebat”, pemberian jempol, dan stempel bintang efektif untuk meningkatkan kedisplinan anak dalam selalu datang tepat waktu, melaksanakan kegiatan rutin, menggunakan benda sesuai dengan fungsinya, mengambil dan mengembalikan benda pada tempatnya, berusaha manaati aturan yang telah disepakati, tertib menunnggu giliran. Sedangkan punishment represif berupa teguran lisan dan konsekuensi ringan membantu anak memahami batas perilaku dan menimbulkan efek jera sehingga mereka lebih berhati-hati dalam bersikap. Penerapan reward dan punishment dalam membentuk karakter tanggung jawab anak usia dini di TK Negeri 10 Kendari, reward diberikan saat anak menunjukan sikap tanggung jawab seperti anak dengan mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah, bertanggung jawab kepada setiap perbuatan, melakukan tugas dengan standar terbaik, mengerjakan kegiatan berkelompok secara bersama-sama, selalu memajukann diri sendiri, melakukan piket sesuai dengan jadwal. Bentuk reward ini meningkatkan motivasi anak untuk melaksanakan kewajibannya dengan baik. Punishment berupa teguran diberikan ketika anak lalai mengerjakan tugas atau melanggar aturan dan kesepakatan, dengan tujuan membangun kesadaran tanggung jawab mereka atas tugas dan perilaku sehari-hari. Kesimpulannya penerapan reward dan punishment yang konsisten dan sesuai di TK Negeri 10 Kendari terbukti efektif membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab anak usia dini. Reward menumbuhkan semangat dan perilaku positif, sedangkan punishment membantu anak memahami konsekuensi dari tindakan mereka sehingga menumbuhkan kontrol diri, rasa tanggung jawab dan disiplin.

PERAN AJARAN TASAWUF DALAM PRAKTIK AKTIVISME LEMBAGA ZAKAT DI JAWA TENGAH

Ulinnuha, M. Azka, Fardhani, M. Azril, Chamami, M. Rikza
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ajaran tasawuf dalam praktik aktivisme lembaga zakat di Jawa Tengah. Tasawuf mengajarkan nilai-nilai seperti keikhlasan, amanah, kesederhanaan, dan kepedulian sosial yang menjadi… jadi landasan penting dalam aktivitas pengelolaan zakat. Di tengah tuntutan profesionalisme dan pelayanan masyarakat, nilai-nilai tersebut membantu para aktivis lembaga zakat menjalankan tugasnya dengan orientasi ibadah dan pengabdian kepada Allah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman para aktivis lembaga zakat dalam menerapkan ajaran tasawuf dalam aktivitas sehari-hari. Wawancara di lakukan dengan 3 pengurus lazisnu PC kabupaten Kendal. Dari pengalaman mereka terlihat bahwa ajaran tasawuf berperan dalam membentuk sikap ikhlas dalam bekerja, meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap amanah pengelolaan dana zakat, serta menumbuhkan kepedulian yang lebih besar terhadap kebutuhan masyarakat penerima manfaat. Selain itu, nilai-nilai tasawuf juga mendorong para aktivis untuk mengutamakan pelayanan, menjaga transparansi, dan menghindari orientasi materialistik dalam menjalankan tugasnya.

PENERAPAN METODE DIFFERENTIAL REINFORCEMENT OF ALTERANTIVE BEHAVIOR (DRA) DALAM MENGURANGI PERILAKU MALADAPTIF PADA ANAK AUTIS KELAS III SDKH DI SEKOLAH KHUSUS ELOK ASRI

Rusniawati, Neti Asmiati, Yuni Tanjung Utami
Abstract: Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak autis kelas III SD di SKh Elok Asri yang menunjukkan perilaku maladaptif berupa perilaku mengupil menggunakan jari dan perilaku menjilat jari setelah mengupil. Perilaku tersebut… tersebut menyebabakan subjek mimisan, kurang fokus dalam pembelajaran dan pengerjaan tugas. Melihat permasalahan tersebut, peneliti akan mencoba melakukan modifikasi perilaku berupa penerapan metode Differential Reinforcement Of Alternative Behavior (DRA) pada subjek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode DRA dapat mengurangi perilaku maladaptif yang ditunjukkan subjek. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dianalisis menggunakan ststistik deskripstif yang disajikan dalam bentuk tabel dan garfik. Frekuensi perilaku mengupil di sekolah pada baseline (A2) 37 lebih kecil dari hasil baseline (A1) 47. Adapun frekuensi perilaku menjilat jari setelah mengupil pada fase baseline 2 (A2) adalah 32 yang hasilnya dibawah fase baseline 1 (A1) 41. Selanjutnya perilaku mengupil di rumah pada baseline (A2) 26 lebih kecil dari hasil baseline (A1) 31. Adapun frekuensi perilaku menjilat jari setelah mengupil pada fase baseline 2 (A2) adalah 18 yang hasilnya dibawah fase baseline 1 (A1) 25. Hasil penelitian yang dilakukan di sekolah dan di rumah menunjukan bahwa metode DRA dapat mengurangi perilaku maladaptif pada subjek.

PENERAPAN PHBS PADA KOMUNITAS DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DBD DI PUSKESMAS KOTA PALEMBANG

Alkhusari, Dani Prasetyo, Cici Nabila
Abstract: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit demam akut yang bersifat endemik, namun pada periode tertentu dapat menimbulkan kejadian luar biasa hingga epidemi.. MMD dihadiri oleh 15 orang yang terdiri dari masyarakat,… petugas kesehatan dan dosen beserta mahasiswa dalam diskusi, peserta memberikan masukan terkait upaya pencegahan penyakit menular, terutama DBD yang sudah pernah dialami oleh beberapa warga. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan pada hari sabtu di Puskesmas pada saat posyandu Kegiatan ini dilakukan oleh kelompok mahasiswa pada pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh masyarakat, petugas kesehatan, mahasiswa dan dosen. MMD dihadiri oleh 15 orang yang terdiri dari masyarakat, petugas kesehatan dan dosen beserta mahasiswa dalam diskusi, peserta memberikan masukan terkait upaya pencegahan penyakit menular, terutama DBD yang sudah pernah dialami oleh beberapa warga. Kader kesehatan akan melakukan kunjungan rumah secara berkala untuk memberikan edukasi mengenai kebersihan rumah dan lingkungan, serta memfasilitasi pemanfaatan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan posyandu

PENYEBARLUASAN INFORMASI KESEHATAN (PENYULUHAN) DENGAN MEMBERDAYAKAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG ADA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BASAAN TAHUN 2025

Saputri Stiawati, Zamli
Abstract: Kesehatan masyarakat adalah elemen krusial dalam pembangunan suatu bangsa yang memerlukan perhatian yang mendalam, terutama di daerah dengan akses informasi kesehatan yang minim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini… bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat di area kerja UPTD Puskesmas Basaan melalui penyuluhan kesehatan yang melibatkan pemberdayaan sumber daya manusia lokal. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan dilakukan secara partisipatif, dengan melibatkan remaja, kader kesehatan, dan petugas kantin gereja sebagai agen penyuluh yang telah mendapatkan pelatihan sebelumnya. Penyuluhan dilaksanakan di berbagai lokasi strategis seperti posyandu remaja dan tempat umum, dengan materi yang mencakup bahaya pergaulan bebas, rabies, dan demam berdarah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai isu kesehatan, partisipasi aktif dari warga, serta terbentuknya jaringan relawan penyuluh lokal. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat promosi dan pencegahan kesehatan di tingkat komunitas. Program ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.   

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN PKN UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN KERJASAMA SISWA

Erika Melina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kerja sama siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) melalui penerapan strategi pembelajaran kooperatif. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan… ndakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI di salah satu UPT SD Negeri Baturetno 1.Pada siklus I, penerapan strategi pembelajaran kooperatif belum optimal karena siswa masih kurang aktif dalam berinteraksi dan bekerja sama. Hasil observasi menunjukkan bahwa hanya sekitar 60% siswa yang menunjukkan keterampilan kerja sama yang baik. Oleh karena itu, pada siklus II, strategi diperbaiki dengan memberikan peran yang lebih jelas dalam kelompok serta bimbingan lebih intensif dari guru. Hasil pada siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 95% siswa menunjukkan keterampilan kerja sama yang lebih baik, seperti aktif berdiskusi, saling membantu, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas kelompok.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran kooperatif efektif dalam meningkatkan keterampilan kerja sama siswa dalam pembelajaran PKn. Pendidik disarankan untuk mengoptimalkan strategi ini dengan pengelolaan kelompok yang baik agar hasilnya lebih maksimal.  

PELATIHAN APLIKASI MICROSOFT WORD PADA SISWA DAN SISWI SMKN 1 ARJASA KANGEAN SUMENEP

Winda Yanti Umami, Khozaimah Dian Islami, Zaehol Fatah
Abstract: Kemajuan teknologi computer yang sangat pesat menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan adaptasi serta penguasaan terhadap ketermpilan dasar pengoperasian perangkat lunak, khususnya aplikasi pengolah kata seperti… Microsoft word. Namun, di SMKN 1 Arjasa, keterampilan tersebut masing tergolong rendah karena belum adanya mata pelajaran khusus yang membahas penggunaan Microsoft word secara mendalam. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang berbasis penulisan. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam menggunakan Microsoft word sebagai bekal dalam mengerjakan tugas akademik serta persiapan menghadapi tuntutan dunia kerja. Metode pelatihan yang diterapkan adalah praktik langsung dengan pendekatan bertahap, dimulai dari pengenalan dasar hingga penguasaan fitur lanjutan seperti pengaturan margin, tata letak teks, dan pembuatan table.    

PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK

Irsan, Meidji, Icha Untari, Jayadi, Harsano
Abstract: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengetahui bagaimana pemanfaatan laboratorium virtual dalam pembelajaran listrik dinamis serta dampaknya terhadap peningkatan aktivitas dan pemahaman siswa. Laboratorium virtual… memungkinkan siswa untuk melakukan eksperimen serta simulasi dari percobaan laboratorium fisik yang kompleks menjadi lebih mudah dipamahi. Ini membantu mereka memahami konsep fisika dengan lebih baik, terutama yang berkaitan dengan hukum ohm, arus dan tegangan. Dalam pengabdian ini, pendekatan kuantitatif digunakan untuk menjalankan eksperimen yang melibatkan dua kelompok, masing-masing disebut sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk mengevaluasi perbedaan yang terjadi antara siswa yang menggunakan laboratorium virtual dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa menggunakan laboratorium virtual tidak hanya membuat siswa lebih terlibat dalam tugas-tugas, tetapi juga membuat mereka lebih memahami konsep-konsep listrik dinamis. Laboratorium virtual menunjukkan peningkatan dalam partisipasi siswa, pemahaman konsep, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa kegiatan yang memanfaatkan teknologi laboratorium virtual memiliki potensi besar untuk membuat pengalaman belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan mendalam. Laboratorium virtual dapat menjadi alternatif yang bagus untuk fasilitas fisik untuk pembelajaran listrik dinamis bahkan tanpa menggunakan jaringan internet. Diharapkan bahwa ini akan digunakan lebih luas di lembaga pendidikan untuk mendukung pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif.

STUDI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI GORONTALO

Liko, Widyarti, Tohopi, Rustam, Nani, Yakop Noho
Abstract: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik di BKPSDM Provinsi Gorontalo telah dilaksanakan, namun belum sepenuhnya optimal. Pada prinsip transparansi, penyampaian… n informasi pelayanan telah dilakukan, tetapi masih terdapat keterbatasan dalam penyebarluasan informasi serta kepastian waktu pelayanan. Pada prinsip akuntabilitas, aparatur telah melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab, meskipun masih ditemukan keterlambatan dalam penyelesaian pelayanan administrasi. Pada prinsip partisipasi, telah tersedia ruang bagi pengguna layanan untuk memberikan saran dan masukan, namun tingkat partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan. Sementara itu, pada prinsip efektivitas dan efisiensi, pelayanan telah didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi, tetapi belum berjalan secara maksimal sehingga masih diperlukan peningkatan kualitas sistem pelayanan dan optimalisasi sumber daya yang tersedia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik di BKPSDM Provinsi Gorontalo telah mengarah pada tata kelola pemerintahan yang baik, namun masih memerlukan berbagai upaya perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, partisipatif, efektif, dan efisien.