Search Articles & Publications

Showing 2604 articles found for "With"

PREDICTION OF DRUG SALES DURING A PANDEMI USING THE TREND MOMENT METHOD

Hutagalung, Juniar, Nurarif, Saiful, Kustini, Rini, Kusnasari, Sri, Gunawan, Rudi
Abstract: Abstract: Consumer demand for drugs during this pandemic is so high that pharmacies must be able to estimate drug sales to meet consumer demand. The history of monthly sales transactions is only a report that causes data… to accumulate if not processed properly. There needs to be a system for estimated drug sales in order to reduce costs in drug supply so that consumer needs are met. This study aims to analyze in order to predict drug sales at Apotek Manjur Marendal so that it can control drug stock supplies so that losses can be minimized. Drug sales data samples were taken from January 2021 to December 2021. The web-based application was successfully applied to predict drug sales. The prediction results are stable in terms of sales of ± 5000 drugs per month in 2022. Based on the calculation results, the lowest accuracy is 64% and the highest accuracy is > 90%. Data mining techniques with the trend moment method can be applied to web-based applications to predict drug sales.             Keywords: data mining; drugs; drugstore; prediction; trend moment   Abstrak: Permintaan konsumen terhadap obat-obatan pada masa pandemi ini sangat tinggi sehingga membuat pihak apotik harus dapat mengestimasi penjualan obat untuk memenuhi permintaan konsumen. Riwayat transaksi penjualan perbulan hanya sebagai laporan yang menimbulkan data menumpuk bila tidak diolah dengan baik. Perlu adanya sebuah sistem untuk penjualan obat diestimasi agar mengurangi biaya dalam penyediaan obat sehingga terpenuhi kebutuhan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa agar dapat memprediksi penjualan obat pada Apotik Manjur Marendal sehingga dapat mengendalikan persediaan stok obat dengan demikian kerugian dapat diminimalisir. Sampel data penjualan obat diambil mulai dari bulan Januari 2021 hingga Desember 2021. Aplikasi yang dibangun berbasis web berhasil diterapkan untuk memprediksi penjualan obat. Hasil prediksi stabil diangka penjualan ±5000 obat perbulan pada tahun 2022. Berdasarkan hasil perhitungan mencapai akurasi terendah 64% dan akurasi tertinggi > 90%. Teknik data mining dengan metode trend moment dapat diterapkan pada aplikasi berbasis web untuk melakukan prediksi penjualan obat.   Kata kunci: apotik; data mining; obat-obatan; prediksi; trend moment

IMPLEMENTATION SERVICE QUALITY METHOD IN MEASURING LEVEL SATISFACTION BPJS PATIENT

Irfyrza, Rara, Nurwati, Nurwati, Dermawan, Ari
Abstract: Abstract: BPJS patient satisfaction is the BPJS patient's assessment of the services they enjoy and want, BPJS patient satisfaction can be considered by the clinic as a service provider to determine the success of the Kesuma… suma Bangsa clinic service program. At the Kesuma Bangsa clinic, no system can help the Kesuma Bangsa clinic measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinic services, Therefore, we need a system that can measure the level of satisfaction of BPJS patients with clinical services as a tool in the decision-making process to improve service quality and implement service quality improvements. Based on these problems, a decision support system will be designed using the PHP programming language and the database used is MySQL. The method used to measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinical services is Service Quality. The results of the study used the Service Quality method, namely collecting 25 service attributes. With a system to measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinic services, it can help the clinic in making decisions and implementing service quality improvements.   Keywords: BPJS patients; measuring level satisfaction; Service Quality   Abstrak: Kepuasan pasien BPJS ialah penilaian pesien BPJS terhadap pelayanan yang dinikmati serta diinginkan, kepuasan pasien BPJS dapat menjadi pertimbangan pihak klinik sebagai pemberi layanan untuk mengetahui keberhasilan program pelayanan klinik kesuma bangsa. Pada klinik kesuma bangsa belum tersedia sistem yang dapat membantu Klinik Kesuma Bangsa untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa, oleh sebab itu dibutuhkan sistem yang dapat mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik sebagai media pada proses pengambilan keputusan untuk meningkatkan kualitas layanan dan melaksanakan perbaikan kualitas  layanan. Berdasarkan permasalah tersebut maka akan dirancang sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database yang digunakan yaitu MySQL. Metode yang dipergunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa yaitu Service Quality. Hasil penelitian menggunakan metode Service Quality yaitu mendapatkan 25 atribut pelayanan. Dengan adanya sistem untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa dapat membantu pihak klinik dalam pengambilan keputusan dan melaksanakan perbaikan kualitas layanan.   Kata kunci: Mengukur Tingkat Kepuasan; Pasien BPJS; Service Quality  

IDENTIFICATION OF GLAUCOMA THROUGH RETINA IMAGES USING THE LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ) METHOD

Dwisapta, Muhammad Rizqi, Wulan, Tri Deviasari
Abstract: Abstract: Glaucoma is the second leading eye disease of blindness after cataracts. An ophthalmologist does a glaucoma examination with an eye screening that will produce a retinal image. The diagnosis's result of the retinal… inal image is subjective because each doctor has dissent and a condition experienced. This research builds a system to identify retinal images in the category of glaucoma or normal patients. The purpose of this system as a tool is to help ophthalmologists diagnose glaucoma. This process begins by changing the colour of an image to validity. The image is extracted using the Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) and produces five features than the result of the five features used as input to neural network Learning Vector Quantization (LVQ). The amount of retinal image data used 60 data for learning and 20 for testing. And the number of neurons used is 12, and the epoch of as many as 1000 was obtained based on the results comparison of variations against 8, 10, 12, 18, and 20 neurons with 500, 900, 1000, and 1100 epochs. The learning process results from the value of weights that will be used in the testing process. The results of this study obtained an accuracy rate of 85%, a precision of 89%, and a recall of 80%. Keywords: glaucoma; LVQ; GLCM   Abstrak: Glaukoma merupakan penyakit mata penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak. Pemeriksaan penyakit glaukoma dilakukan oleh dokter spesialis mata dengan cara skrining mata yang akan menghasilkan citra retina. Hasil diagnosa citra retina oleh dokter bersifat subjektif karena setiap dokter memiliki pendapat yang berbeda serta kondisi yang dialami. Penelitian ini membangun sistem untuk mengidentifikasi citra retina mata kedalam kategori penderita glaukoma atau normal. Tujuan pembuatan sistem ini sebagai alat bantu bagi dokter mata dalam mendiagnosa glukoma. Proses ini diawali dengan mengubah warna citra menjadi keabuan, kemudian citra tersebut diekstraksi menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan menghasilkan lima nilai fitur yang kemudian hasil dari kelima fitur tersebut digunakan sebagai masukan jaringan syaraf tiruan Learning Vector Quantization (LVQ). Jumlah data citra retina yang digunakan sebanyak 60 data untuk learning dan 20 data untuk testing. Dan untuk jumlah neuron yang digunakan yaitu 12 dan epoch sebanyak 1000 yang didapat berdasarkan hasil perbandingan variasi terhadap neuron sejumlah 8, 10, 12, 18, 20 dengan jumlah epoch sejumlah 500, 900, 1000 dan 1100. Hasil dari proses learning yaitu nilai bobot yang akan digunakan sebagai bobot di proses testing. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat akurasi sebesar 85%, presisi sebesar 89% dan recall sebesar 80%.   Kata kunci: glaukoma; LVQ; GLCM

ANALYSIS AND IMPLEMENTATION NAÏVE BAYES FOR FAST TRACK STUDENT GRADUATION DIAGNOSIS AT STMIK ROYAL

Arifin, Andhini Asri Awaliyah, Syah, Arridha Zikra, Akmal, Akmal
Abstract: Abstract: Student graduation is one thing that needs to be considered because it is included in the College's Internal Quality Assurance Standards (SPMI). STMIK Royal is one of the universities experiencing problems with… student graduation. To achieve the quality of these graduates, a graduation diagnosis with the standards that have been set for students who are still carrying out studies is very necessary so that anticipatory steps can be taken from the beginning to overcome the occurrence of graduation problems in the academic field. This research aims to diagnose fast-track student graduation by using a data mining model with a classification function. The technique used for the classification data mining model is the Naïve Bayes Algorithm. The dataset used as training and testing data is data from the 2021 STMIK Royal fast track students. The criteria used to determine student graduation are Gender, class, credits, GPA, Tuition Fee, Guidance Process, and the KKL Report. The results of the classification modeling with the Naïve Bayes Algorithm produce an accuracy value of 83%.             Keywords: data mining; graduation; naïve Bayes     Abstrak: Kelulusan mahasiswa adalah salah satu hal yang harus diperhatikan karena termasuk ke dalam Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI) perguruan tinggi. STMIK Royal adalah salah satu perguruan tinggi yang mengalami masalah kelulusan mahasiswa. Untuk mencapai kualitas lulusan tersebut, diagnosis kelulusan dengan standar yang telah ditetapkan untuk mahasiswa yang masih menjalankan studi sangat diperlukan sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi dari awal untuk menanggulangi terjadinya permasalahan kelulusan dalam bidang akademik. Tujuan diadakannya penelitian ini untuk untuk mendiagnosis kelulusan mahasiswa fast track dengan menggunakan model data mining dengan fungsi klasifikasi. Teknik yang digunakan untuk model data mining klasifikasi adalah Algoritma Naïve Bayes. Dataset yang akan digunakan untuk menjadi data latih dan data uji adalah data mahasiswa fast track STMIK Royal tahun 2021. Kriteria yang digunakan untuk diganosis kelulusan mahasiswa, diantaranya Jenis Kelamin, Kelas, SKS, IPK, Uang Kuliah, Proses Bimbingan, dan Pengumpulan Laporan KKL. Hasil pemodelan klasifikasi dengan Algoritma Naïve Bayes menghasilkan nilai akurasi sebesar 83%.   Kata kunci: data mining; kelulusan; naïve bayes

APPLICATION OF THE WEIGHTED PRODUCT METHOD OF TEACHER PERFORMANCE ASSESSMENT IN PROVIDING LESSONS

Khoirunnisa, Nurdilla, Efendi, Bachtiar, Sapta, Andy
Abstract: Abstract: A system designed to assist decision-makers in semi-structured situations. Teacher performance appraisal is a technique that will result in better learning using a decision support system. Evaluating teacher performance… rformance in providing lessons at SMK Negeri 1 Setia Janji is still carried out conventionally and not in detail. With an assessment that is not detailed, it is feared that there will be a subjective assessment that will result in social jealousy for teachers who have not received learning recommendations. Evaluation at SMK Negeri 1 Setia Janji is still done manually and has not been detailed for teachers who have not received recommendations. So to overcome these problems, a decision support system was designed using the Weighted Product (WP) method. This study uses 6 criteria. The final result of this research is that the decision support system with the Weighted Product (WP) method can handle problems in teacher performance assessment.   Keywords: Decision Support System; Teacher Performance Assessment; Weighted Product   Abstrak: Sistem yang dirancang agar membantu  pembuat keputusan  pada situasi semi-terstruktur. Penilaian kinerja guru ialah teknik yang akan  menghasilkan pembelajaran yang  lebih  baik menggunakan sistem pendukung keputusan. Proses evaluasi kinerja guru dalam memberikan pelajaran di SMK Negeri 1 Setia Janji masih dilaksanakan secara konvensional dan  tidak terperinci. Dengan penilaian yang tidak terperinci dikhawatirkan akan adanya penilaian yang bersifat subjektif  yang akan mengakibatkan kecemburuan sosial bagi guru yang belum menerima rekomendasi pembelajaran. Evaluasi di SMK Negeri 1 Setia Janji masih dilakukan secara manual dan belum detail untuk guru yang belum mendapatkan rekomendasi. Maka untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancanglah suatu sistem pendukung keputusan menggunakan Metode Weighted Product (WP).  Adapun dalam penelitian ini memakai 6 kriteria. Hasil akhir dari penelitian ini didapatkan bahwa sistem pendukung keputusan dengan metode Weighted Product (WP) dapat menangani permasalahan pada penilaian kinerja guru.   Kata Kunci: Penilaian Kinerja Guru; Sistem Pendukung Keputusan; Weighted Product (WP)

DEVELOPMENT OF RICEFIELD MAPPING SYSTEM IN UJUNG PADANG SIMALUNGUN REGENCY

Samosir, Miftah Hasanah, Hambali, Hambali, Efendi, Zulfan
Abstract: Abstract: Geographic Information System (GIS) is an information technology that functions to collect, manage, store, and present all data related to the geographical conditions of an area that develops online. Many agencies… ies or companies have not implemented geographic information system technology to obtain the necessary information, one of which is the Simalungun Regency Agriculture Service. The Agriculture Service of Simalungun Regency still does not have a system to utilize rice farming land; it is difficult to find information on rice farming land. The distance of rice farming land is very far. Given the various problems that exist, the purpose of making a Geographic Information System (GIS) can help the Simalungun Regency Agriculture Service in carrying out data processing, to improve performance in uniting agricultural land to be more efficient and effective, and make it easier to obtain information or access to agricultural land data. Paddy. The design of this system uses the waterfall method, which includes software requirements analysis, design, program code generation, testing, support, or maintenance. The results obtained with this system will allow users to see various rice farming lands in Ujung Padang District, Simalungun Regency, accompanied by village names, addresses, number of farmers, harvest production, coordinate points, and website-based agricultural land location routes. Keywords: geographic information system (GIS); mapping; rice farming land   Abstrak: Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan suatu teknologi informasi yang berfungsi untuk mengumpulkan, mengelola, menyimpan, dan menyajikan segala data yang berkaitan dengan kondisi geografis suatu wilayah yang berkembang secara online. Banyak berbagai instansi atau perusahaan yang belum menerapkan teknologi sistem informasi geografis untuk memperoleh berbagai informasi yang diperlukan, salah satunya Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun. Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun masih belum memiliki sistem yang dapat memetakan lahan pertanian padi, sulitnya dalam mengetahui informasi lokasi lahan pertanian padi, jarak tempuh ke lahan pertanian padi yang sangat jauh. Dengan adanya berbagai permasalahan yang ada maka tujuan dibuatnya Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat membantu Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun dalam melakakukan pengolahan data, untuk meningkatkan kinerja dalam memantau lahan pertanian padi menjadi lebih efesien dan efektif, dan mempermudah dalam memperoleh informasi atau akses terhadap data lahan pertanian padi. Perancangan sistem ini menggunakan metode waterfall yang meliputi analisis kebutuhan perangkat lunak, desain, pembuatan kode program, pengujian, pendukung atau pemeliharaan. Hasil yang diperoleh dengan adanya sistem ini nantinya pengguna dapat melihat berbagai lahan pertanian padi yang ada di Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun yang disertai dengan nama desa, alamat, jumlah petani, produksi panen, titik koordinat, dan rute ke lokasi lahan pertanian padi yang berbasis website. Kata kunci: lahan pertanian padi; pemetaan; sistem informasi geografis (SIG)          

SMART IMPLEMENTATION IN DETERMINING EXAMPLE EMPLOYEES PDAM TIRTA SILAUPIASA ASAHAN REGENCY

Rachmawan, Muhammad Novri, Ramdhan, William, Kifti, Wan Mariatul
Abstract: Abstract: PDAM Tirta Silaupiasa is currently the only Regional Owned Enterprise in Asahan Regency; this requires PDAM Tirta Silaupiasa to continue to make improvements to realize optimal service to customers. The services… s provided to customers are closely related to human resources and employee performance. Employee performance has a very important role in the company's success so that we can see the strengths, weaknesses, and potential managerial gaps in the organization. The problem faced by PDAM Tirta Silaupiasa is the lack of motivation experienced by employees. One of the efforts to increase employee motivation is to select role models/exemplary employees who will later become examples for other employees. Based on this, it is necessary to use technology, namely the design of a decision support system in determining exemplary employees by applying the Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) method. The SMART method has advantages, namely in deciding with many alternatives and criteria. It is more complex to make a decision, and the decision results are better. The results of this study get Alfiansyah's alternative with a value of 74.85202777 to be a role model for PDAM Tirta Silaupiasa.   Keywords: Decision Support System; SMART; Exemplary Employee; Role Models; PDAM Tirta Silaupiasa     Abstrak: PDAM Tirta Silaupiasa saat ini merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah yang ada di kabupaten Asahan, hal ini menuntut PDAM Tirta Silaupiasa untuk terus melakukan pembenahan guna mewujudkan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Pelayanan yang diberikan kepada pelanggan tentunya erat kaitannya dengan sumber daya manusia dan kinerja karyawan. Kinerja karyawan memiliki peran yang sangat penting bagi keberhasilan perusahaan sehingga dapat dilihat kekuatan, kelemahan, dan potensi kesenjangan manajerial dalam organisasi. Permasalahan yang dihadapi PDAM Tirta Silaupiasa adalah kurangnya motivasi yang dialami oleh pegawai. Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi pegawai adalah dengan memilih role model/pegawai teladan yang nantinya akan menjadi contoh bagi pegawai lainnya. Berdasarkan hal tersebut maka perlu digunakan teknologi yaitu perancangan sistem pendukung keputusan dalam menentukan pegawai teladan dengan menerapkan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART). Metode SMART memiliki kelebihan yaitu dalam keadaan pengambilan keputusan dengan banyak alternatif dan kriteria sehingga lebih kompleks dalam pengambilan keputusan dan akurasi hasil keputusan yang lebih baik. Hasil penelitian ini mendapatkan alternatif Alfiansyah dengan nilai 74,85202777 untuk menjadi role model bagi PDAM Tirta Silaupiasa.   Keywords: Decision Support System; SMART; Exemplary Employee; Role Models; PDAM Tirta Silaupiasa

QUALITY CONTROL OF OPTICAL FIBER DISRUPTION WITH BIG DATA USING THE SIX SIGMA METHOD

Wijaya, I Made Sondra, Sari, Dely Indah
Abstract: Abstract: In its implementation, fiber optic is a cable that has fiber material that uses light as a transmission medium in sending data. The speed in data management becomes faster; there is the easy maintenance of tools.… s. Handling this fiber optic disturbance, the company has complex data in big data wherein its management good processing is needed so that data redundancy does not occur. Still, accuracy and speed in data management are very important in big data management. Quality improvement for the company is the most important thing; even to achieve good quality, the company will do things that can support that quality; with the quality of the company being able to have long sustainability, a six sigma approach is carried out so that it can support quality improvements that the company can make.   Keywords: Big Data; Fiber Optic; Six Sigma   Abstrak : implementasinya fiber optic merupakan kabel yang memiliki bahan serat yang menggunakan  cahaya sebagai media transmisi dalam mengikirimkan data sehingga kecepatan dalam pengelolaan data menjadi lebih cepat, terdapat kemudahan perawatan tools. Penanganan terhadap gangguan fiber optic ini perusahaan memiliki data yang kompleks dalam suatu bigdata dimana dalam pengelolaannya dibutuhkan suatu pengolahan yang baik agar tidak terjadi redudansi data, akan tetapi ketepatan dan kecepatan dalam pengelolaan data menjadi hal yang sangat penting dalam pengelolaan big data. Peningkatan kualitas bagi perusahaan menjadi hal yang paling penting, bahkan untuk mencapai kualitas yang baik perusahaan akan melakukan hal yang dapat menunjang kepada kualitas tersebut, dengan kualitas perusahaan dapat memiliki sustainable yang lama maka dilakukan pendekatan six sigma sehingga dapat mengdukung perbaikan kualitas yang dapat dilakukan oleh perusahaan.   Kata kunci : Big data; Fiber Optik; six Sigma  

ANALYSIS OF SVM AND NAIVE BAYES ALGORITHM IN CLASSIFICATION OF NAD LOANS IN SAVE AND LOAN COOPERATIVES

Riyadi, Sugeng, Siregar, Muhammad Mizan, Margolang, Khairul fadhli Fadhli, Andriani, Karina
Abstract: Abstract: Non-performing loan (NPL) is a risk that credit unions must face and to avoid that, prospective debtors need to be surveyed. With previous loan data, support vector machine and naïve bayes can be used as classification… ssification methods to give a decision about NPL. We use a data set with 61 data and process the data with orange 3.30 application to see the difference between SVM using linear (SVM-L), polynomial (SVM-P), RBF (SVM-R) and sigmoid (SVM-S) kernel with naïve bayes. We use a cross validation technique with various folds to measure the classification results and a convusion matrix to measure the data training classification results. Naïve bayes scores the highest in terms of accuracy and SVM-R scores the highest in terms of F1, precision and recall. SVM-P scores the lowest in terms of accuracy, F1, precision and recall. Naïve bayes scores the highest in terms of proportion of predicted for true negative class and proportion of actual for true positive class. SVM-S scores the highest in terms of proportion of predicted for true positive class and proportion of actual for true negative class. SVM-P scores the lowest in both proportion of predicted and proportion of actual.              Keywords: classification; naïve bayes; non-performing loan; support vector machine     Abstrak: Kredit macet merupakan resiko yang sering dialami koperasi simpan pinjam, sehingga perlu dilakukan survei terhadap calon debitur agar kredit menjadi sehat. Dengan menggunakan data pemberian kredit sebelumnya, support vector machine dan naïve bayes digunakan sebagai metode klasifikasi untuk memberikan keputusan macet atau tidaknya kredit anggota koperasi Mutiara Sejahtera. Data set yang berjumlah 61 data diolah menggunakan aplikasi Orange 3.30 dan dilihat perbandingan antara metode SVM dengan kernel linear, polynomial, RBF dan sigomoid dengan metode naïve bayes. Cross validation dengan jumlah fold bervariasi digunakan sebagai nilai ukur klasifikasi dan convusion matrix digunakan sebagai nilai ukur klasifikasi data training. Hasil yang diperoleh adalah naïve bayes memiliki nilai accuracy tertinggi dan SVM kernel RBF memiliki nilai F1, precision dan recall tertinggi. SVM kernel polynomial memiliki nilai terendah untuk accuracy, F1, precision dan recall. Naïve bayes memiliki nilai tertinggi untuk proportion of predicted (PoP) kelas true negative dan proportion of actual (PoA) kelas true positive. SVM kernel sigmoid memiliki nilai tertinggi untuk PoP kelas true positive dan PoA kelas true negative. SVM kernel polynomial memiliki nilai terendah baik untuk PoP maupun PoA true negative dan kelas true positive.   Kata kunci: klasifikasi; kredit macet; naive bayes;  SVM

COMPARISON OF MULTILAYER PERCEPTRON’S ACTIVATION AND OP-TIMIZATION FUNCTIONS IN CLASSIFICATION OF COVID-19 PATIENTS

Pardede, Doughlas, Firmansyah, Ichsan, Handayani, Meli, Riandini, Meisarah, Rosnelly, Rika
Abstract: Abstract: Patient’s symptoms could be used as features in Covid-19 classification. Using multi layer perceptron, the classification uses data set that contains patient’s diagnosis which has Covid-19 symptoms dan processes… s dan processes the data set to see if the patient is Covid-19 positive or not. This paper compare four activation function such as identity, logistic, ReLu and tanh and combined them with optimizer such as L-BFGS-B, SGD and Adam. Using 5-fold and 10-fold cross validation technique to get the accuracy, F1, precision and recall values, the result that we get is that logistic function with L-BFGS-B optimizer and ReLu function with L-BFGS-B optimizer are the best combinations. The logistic function with SGD optimizer, ReLu function with Adam optimizer and tanh function with Adam optimizer are the worst combinations according to their accuration values. The logistic function with SGD optimizer is the worst combination according to its F1 value. The logistic function with SGD optimizer and tanh function with L-BFGS-B optimizer are the worst combinations according to their precision values. The logistic function with SGD optimizer, ReLu function with Adam optimizer and tanh function with Adam optimizer are the worst combinations according to their recall values.             Keywords: activation function, covid-19; multi layer perceptron; optimizer algorithm     Abstrak: Diagnosa gejala yang dialami pasien dapat digunakan sebagai fitur dalam klasifikasi penderita Covid-19. Dengan multi layer perceptron, klasifikasi dilakukan menggunakan data set yang berisi hasil diagnosa pasien yang memiliki gejala Covid-19 dan selanjutnya diolah untuk  melihat apakah memang pasien tersebut menderita Covid-19 atau tidak. Penelitian ini membandingkan fungsi aktivasi identity, logistic, ReLu dan tanh yang dikombinasikan dengan algoritma optimasi L-BFGS-B, SGD dan Adam. Hasil evaluasi cross validation menggunakan 5-fold dan 10-fold digunakan sebagai dasar menentukan kombinasi yang terbaik dan terburuk, dengan hasil yang menunjukkan bahwa kombinasi fungsi logistic dengan optimasi L-BFGS-B dan fungsi ReLu dengan optimasi L-BFGS-B merupakan kombinasi terbaik. Kombinasi fungsi logisctic dengan optimasi SGD, fungsi ReLu dengan optimasi Adam dan fungsi tanh dengan optimasi Adam merupakan yang terburuk dari nilai accuracy. Kombinasi fungsi logistic dan optimasi SGD merupakan kombinasi terburuk dari nilai F1. Kombinasi fungsi logistic dengan optimasi SGD dan fungsi tanh dan optimasi L-BFGS-B merupakan yang terburuk dari nilai precision. Kombinasi fungsi logisctic dengan optimasi SGD, fungsi ReLu dengan optimasi Adam dan fungsi tanh dengan optimasi Adam merupakan kombinasi terburuk dari nilai recall.   Kata kunci: algoritma optimasi; covid-19; fungsi optimasi; multi layer perceptron