Abstract:Abstract: Various specifications and prices for a laptop make potential buyers confused about choosing it. Information technology with its technological developments has produced a system that can provide alternative decisions…
isions for decision-making problems.This study aims to develop a system that can select the best laptop from several alternatives. There are 5 parameters used in determining the priority of alternative laptops. They are hard disk drive, RAM, processor, operating system and price.The alternative of the decision making system also consists of 5 alternatives.The method used in the MultiAttribute Decision Making (MADM) research is a combination of 2 methods. These methods are SAW and TOPSIS methods.The SAW method is used to optimize the parameter weighting process and the specific TOPSIS method to complete the alternative ranking process.This hybrid method can produce a more precise MADM process because it uses two methods, each of which has characteristics in accordance with the process specifications.
Keywords: laptop; multi attribute decision making; SAW; TOPSIS
Abstrak: Spesifikasi dan variasi harga yang beragam dari sebuah laptop membuat calon pembeli menjadi kebingungan dan ragu dalam memutuskan jenis atau tipe laptop mana yang akan dibeli. Teknologi informasi beserta dengan perkembangan teknologinya dapat menghasilkan suatu system untuk membantu memberikan alternative keputusan untuk suatu permasalahan pengambilan keputusan. Pengembangan sistem yang dapat memilih laptop yang tepat dari beberapa alternatif yang ditawarkan merupakan tujuan dari penelitian ini. Ada 5 parameter yang digunakan dalam menentukan prioritas alternatif laptop, yaitu hard disk drive, RAM, prosesor, sistem operasi dan harga. Laptop yang ditawarkan sebagai alternatif juga sebanyak 5 jenis. Metode yang digunakan padaMulti Attribute Decision Making (MADM) adalah kombinasi dari 2 metode, yaitu metode SAW dan TOPSIS. Metode SAW digunakan untuk mengoptimalkan proses pembobotan parameter dan metode TOPSIS spesifik untuk menyelesaikan proses perangkingan alternatif. Metode hybrid ini dapat menghasilkan suatu proses MADM yang lebih tepat karena menggunakan dua metode yang masing-masing mempunyai karakteristik sesuai dengan proses yang dilakukannya.
Kata kunci: laptop; multi-attribute decision making; SAW; TOPSIS
Abstract:Abstract: The background of this research is that some of the risks of using technology that are classified as dangerous are often ignored by users of the monitoring system for learning activities at private universities…
so that there are several obstacles such as not being able to open the system because the system is hacked by irresponsible parties, the computer network used is often disrupted so that hampers the operational process, and the level of computer security is still relatively weak. This study aims to measure the likelihood of threats and risk impacts on the teaching and learning activity monitoring system and to provide recommendations for risk control of security problems that could become a threat that causes losses to universities. The framework used as a tool to measure the level of threat and risk impact is to use the NIST Special Publication 800-30r-1 framework. The framework of the NIST Special Publication 800-30r-1 has nine phases in carrying out risk assessments, namely introduction of system characteristics, recognition of threats, recognition of vulnerabilities, analysis of handling systems, determining likelihood, determining impact, risk determination, recommending control and determination of results. There are six risk assessment systems for monitoring learning activities at private universities, two of which are high so they are classified as very dangerous and the rest are moderate. The results of this study are used as a reference in making risk control standard documents as a form of improving the quality of a private university.
Keywords: Monitoring System; NIST Spesial Publication 800-30r1; Risk Assessment.
Abstrak: Latarbelakang penelitian ini adalah resiko penggunaan teknologi yang tergolong berbahaya sering tidak dihiraukan oleh pengguna sistem monitoring kegiatan belajar pada perguruan tinggi swasta sehingga terjadi beberapa kendala seperti tidak bisa membuka sistem karena sistem diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, jaringan komputer yang digunakan sering terganggu sehingga menghambat proses operasional, serta tingkat keamanan komputer yang masih tergolong lemah. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu mengukur seberapa besar kemungkinan terjadi ancaman dan dampak resiko terhadap sistem monitoring kegiatan belajar mengajar serta memberikan rekomendasi pengendalian resiko dari permasalahan keamanan yang bisa menjadi suatu ancaman yang menimbulkan kerugian pada perguruan tinggi. Framework yang digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat ancaman dan dampak resiko adalah menggunakan kerangka kerja NIST Special Publication 800-30r-1. Kerangka kerja NIST Special Publication 800-30r-1 ini mempunyai sembilan fase dalam melakukan penilaian resiko yaitu pengenalan karakteristik sistem, pengenalan ancaman, pengenalan kerentanan, analisis penanganan sistem, menentukan kemungkinan terjadi (likelihood), menentukan dampak (impact), risk determination, merekomendasikan pengendalian dan penetapan hasil. Penilaian resiko sistem monitoring kegiatan belajar pada perguruan tinggi swasta ada enam resiko yang dua diantaranya termasuk tinggi sehingga digolongkan sangat berbahaya dan selebihnya termasuk sedang. Hasil dari penelitian ini digunakan sebagai acuan dalam pembuatan dokumen standar pengendalian resiko sebagai bentuk peningkatan mutu suatu perguruan tinggi swasta.
Kata kunci: NIST Spesial Publication 800-30r; Penilaian Resiko; Sistem Monitoring
Abstract:Abstract: The importance of breast milk as the main intake of the baby has become common knowledge for every breastfeeding mother. Exclusive breastfeeding is recommended by the government and WHO for breastfeeding mothers…
s until the baby is two years old. The main obstacle to exclusive breastfeeding for babies is generally caused by the short resistance of breast milk to temperature factors, where breast milk can only last for less than four hours at room temperature. Therefore, a study was made in the form of a portable refrigerator design which aims to make breastfeeding mothers able to store breast milk longer, especially for career women who spend part of their time outside the home and not with babies. The refrigerator is made using a Peltier module with a thermoelectric working concept that is powered by an electric current or a battery so that it can be taken on trips.
Keywords: Arduino; Breast Milk; Cooler; Peltier; Thermoelectric
Abstrak: Pentingnya ASI sebagai asupan utama bayi telah menjadi pengetahuan umum bagi setiap ibu menyusui. Pemberian ASI ekslusif dianjurkan oleh pemerintah dan WHO kepada ibu menyusui sampai kurun waktu umur bayi dua tahun. Kendala utama terhambatnya pemberian ASI ekslusif kepada bayi umumnya disebabkan oleh daya tahan ASI yang singkat terhadap faktor suhu, dimana ASI hanya mampu bertahan selama kurang dari empat jam pada suhu ruangan. Oleh sebab itu dibuatlah penelitian berupa rancang bangun lemari pendingin portable yang bertujuan agar ibu menyusui dapat menyimpan ASI lebih lama, terutama bagi wanita karir yang sebagian waktunya diluar rumah dan tidak bersama bayi. Lemari pendingin dibuat menggunakan modul Peltier dengan konsep kerja termoelektrik yang ditenagai arus listrik atau baterai sehingga dapat dibawa dalam perjalanan.
Kata kunci: Arduino; ASI; Peltier; Pendingin; Termoelektrik
Abstract:Abstract: Student objectivity in filling out E-EDOM is very necessary, the results of data analysis become the basis for the leadership in making decisions for learning strategies. Previous research has proven that the E-EDOM…
-EDOM filling done by students is not objective. Efforts should be made so that students can fill it in seriously. This study aims to determine strategies that can be applied so that students can fill out the E-EDOM very objectively. Starting with analyzing and collecting data through a questionnaire. The Delon and Mclean model is used as a basis for creating questions in the questionnaire and processing the questionnaire data. The data collection technique used a simple random sampling method, with a population of 121 students from Amik Riau STMIK who were active in the 2019-2020 school year. Before processing, the data is tested for validity and reliability. After testing the validity and reliability, then testing the hypothesis to determine the relationship between variables in the Delon and Mc Lean success model. The results showed that each variable showed the effect of a positive relationship that was fully accepted with a value of 0.000. This means that all the variables used in this study are related to one another. Even so, it is necessary to implement several strategies that must be done in an effort to fill out E-EDOM which is very objective by students.
Keywords: e-edom, delon and mclean models, objectivity, students.
Abstrak: Objektifitas mahasiswa dalam mengisi E-EDOM sangat diperlukan, karena hasilnya akan dijadikan dasar oleh pimpinan dalam mengambil keputusan untuk masalah pembelajaran. Berdasarkan penelitian sebelumnya pengisian E-EDOM yang dilakukan mahasiswa masih banyak yang belum mengisinya dengan sangat objektif. Perlu dilakukan upaya agar mahasiswa dapat mengisinya dengan sunggun-sungguh. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang dapat diterapkan supaya mahasiswa dapat mengisi E-EDOM dengan sangat objektif. Diawali dengan melakukan analisa dan pengumpulan data melalui kuisioner. Model Delon and Mclean digunakan sebagai dasar untuk membuat pertanyaan dalam kuisioner dan melakukan pengolahan data kuesioner tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan metoda sampling simple random, dengan populasi mahasiswa STMIK Amik Riau yang aktif pada tahun ajaran 2019-2020 sejumlah 121 orang mahasiswa. Sebelum dilakukan pengolahan, terlebih dahulu data-data tersebut dilakukan uji validitas dan reability. Setelah dilakukan uji validitas dan reability, selanjutnya melakukan uji hipotesis untuk mengetahui hubungan antar variable yang ada pada model Delon and Mc Lean success. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap variable menunjukkan pengaruh hubungan positif dapat diterima seluruhnya dengan nilai 0.000. Artinya semua variable yang digunakan pada penelitian ini memiliki keterkaitan antara satu dengan lainnya. Walaupun demikian perlu diterapkan beberapa strategi yang harus dilakukan dalam upaya pengisian E-EDOM yang sangat objektif oleh mahasiswa.
Kata kunci: e-edom, delon and mclean model, mahasiswa, objektifitas.
Abstract:Abstract: Higher Education can exercise management autonomy, that is to evaluate using an information system independently. The case study taken in this study is the Kalimantan Institute of Technology (ITK). So far, ITK…
has used a survey information system to evaluate ITK, but the information system is static so that it is not following the current needs of ITK. Based on that, this research is developing an evaluation information system at ITK so that this information system is expected to be able to monitor and evaluate the process of activities at ITK. The method used is the waterfall model. Based on the waterfall method, the methodology used in this research is start from the identification of the problem, then study the literature and enter the system building stage, namely the analysis, design, implementation and testing stages, as well as conclusions and suggestions. The results obtained are in the form of an information system for evaluating academic activities and services that have been approved by ITK on the http://evaluasi.itk.ac.id page.
Keywords: evaluation; information system; ITK
Abstrak: Perguruan Tinggi memiliki kemampuan untuk melaksanakan otonomi pengelolaan yaitu dievaluasi secara mandiri menggunakan sistem informasi. Studi kasus yang diambil pada penelitian ini adalah Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Selama ini ITK telah menggunakan sistem informasi survey untuk mengevaluasi ITK, namun sistem informasi tersebut bersifat statis sehingga telah tidak sesuai dengan kebutuhan ITK saat ini. Berdasarkan hal itu, penelitian ini adalah mengembangkan sistem informasi evaluasi di ITK sehingga diharapkan sistem informasi ini dapat memantau dan mengevaluasi proses kegiatan di ITK. Metode yang digunakan adalah waterfall model. Berdasarkan metode waterfall tersebut, maka metodologi yang digunakan pada penelitian ini dimulai dari identifikasi masalah, kemudian studi literatur dan memasuki tahap membangun sistem yaitu tahap analisis, desain, implementasi dan pengujian, serta kesimpulan dan saran. Hasil penelitian yang diperoleh adalah berupa sistem informasi evaluasi kegiatan akademik dan layanan yang telah disetujui ITK di halaman http://evaluasi.itk.ac.id.
Kata kunci: evaluasi; sistem informasi; ITK
Abstract:Abstract: Practicum Introduction to Information Technology is a general course that is always present at every IT campus in Indonesia. To give an introduction to hard ware to students, each lecturer always requires a long…
g time, because they have to open (CPU) the Central Processing Unit and release other components to be explained by students. Inefficient time in opening and releasing computer hardware components when the course is taking place is the main problem that will be solved by researchers in this study. Plus the computer components that will be explained are quite small, making students unable to see it clearly when in the teaching and learning process. The offered solution, utilizing a technology based on 3D animation. Where this 3D animation technology will provide a more realistic appearance. As in the study entitled SINDO JOURNALIST 3D FILM ANIMATION in the journal Art Design and Culture volume 2. No. 1 March 2017, which researchers have reviewed, also explained that the use of 3D design technology can produce vivid and real visuals that are close to their original form [1]. The method in developing 3D animation in this study uses the Reseach and Development (R&D) Method. Conclusions from this study, researchers have succeeded in making a 3D animation-based information media about the introduction of computer hardware for the Introduction to Information Technology Practicum, with the process of animation results that have been tested using blackbox test.
Keywords: animation; hardware; research and development
Abstrak: Mata kuliah praktikum Pengantar Teknologi Informasi adalah matakuliah umum yang selalu terdapat pada setiap kampus IT di Indonesia. Untuk memberikan pengenalan hardware kepada peserta didik, setiap dosen selalu membutuhkan waktu yang cukup lama, dikarenakan harus membuka (CPU) Central Processing Unit dan melepaskan komponen lainnya agar dapat dijelaskan oleh peserta didik. Tidak efisiennya waktu dalam membuka dan melepaskan komponen hardware komputer ketika matakuliah berlangsung menjadi permasalahan utama yang akan diselesaikan peneliti dalam penelitian kali ini. Ditambah lagi komponen komputer yang akan dijelaskan cukup kecil, membuat peserta didik tidak dapat melihatnya dengan jelas ketika dalam proses belajar mengajar. Solusi yang ditawarkan, memanfaatkan sebuah teknologi berbasis 3D animasi. Dimana teknologi 3D animasi ini akan memberikan tampilan yang lebih realistis. Metode didalam pengembangan animasi 3D pada penelitian ini menggunakan Metode Reseach and Development (R&D). Simpulan dari penelitian ini, peneliti sudah berhasil membuat sebuah media informasi berbasis animasi 3D tentang pengenalan hardware komputer untuk matakuliah Praktikum Pengantar Teknologi Informasi, dengan proses hasil animasi yang sudah diuji dengan menggunakan blackbox testing.
Kata kunci: animasi; hardware; reseach and development.
Abstract:Abstract: PT Pinus Merah Abadi is one of the distributor companies in Indonesia engaged in selling snacks such as snacks and wafers with the Nabati brand. Every month the company offers increased incentives for its employees…
yees with predetermined conditions or targets. But in the process, the incentive calculation is managed manually using criteria by the General Affair Personnel who then data the results of the manual calculation are sent to the central office to obtain the disbursement of funds. Sometimes the results of these decisions are too rigid. The method used to solve this problem is the RAD method and each stage is adjusted accordingly based on the Tsukamoto fuzzy algorithm. From this study, an application of decision support systems was obtained that could support decision making to increase incentives that were more appropriate in human consideration.
Keywords: decison support system design; incentive calculation; tsukamoto method
Abstrak: PT Pinus Merah Abadi merupakan salah satu perusahaan distributor di Indonesia yang bergerak di bidang penjualan makanan ringan seperti snack dan wafer dengan merk nabati. Setiap bulan perusahaan menawarkan insentif yang meningkat bagi karyawannya dengan kondisi atau target yang telah ditentukan. Namun dalam prosesnya, perhitungan insentif dikelola secara manual menggunakan kriteria oleh personil urusan umum yang kemudian data hasil perhitungan manual dikirim ke kantor pusat untuk mendapatkan pencairan dana. Terkadang hasil dari keputusan ini terlalu kaku. Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah ini adalah metode RAD dan dalam setiap tahap disesuaikan sesuai berdasarkan algoritma fuzzy Tsukamoto. Dari studi ini, sebuah aplikasi dari sistem pendukung keputusan diperoleh yang dapat mendukung pengambilan keputusan untuk meningkatkan insentif yang lebih tepat dalam pertimbangan manusia.
Kata kunci: metode tsukamoto; peningkatan insentif, perancangan sistem pendukung keputusan
Abstract:Abstract: Sulaman Mayang's Industry has implemented a desktop-based system in data processing, a one-way system involving only one actor/user of the system. So that in use there are some new problems that have arisen that…
t affect the performance of services to customers. This study aims to analyze and test the quality of the Mayan embroidery information system using the McCall method. Analysis is carried out on several aspects of the product operation including the quality factors of correctness (truth), reliability (reliability), efficiency (efficiency), integrity (integrity) and usability (usability). Data was collected through questionnaires from 38 respondents involving workers/employees and customers. The results showed that overall the quality of the Sulaman Mayang information system was at the level of 76% (the quality of the information system was good according to the scale interpretation of the percentage of quality factors). Thus the quality of Mayang embroidery information systems needs to be improved in accordance with recommendations which are improvements to the quality of Mayan embroidery information systems.
Keywords: McCall Method; Sulaman Mayang; the quality of information system.
Abstrak: Industri Sulaman mayang sejauh ini menerapkan sistem berbasiskan dekstop dalam pengolahan data, sistem yang digunakan satu arah hanya melibatkan satu aktor/pengguna sistem saja. Sehingga dalam penggunaan ada beberapa persoalan baru yang bermunculan yang mempengaruhi kinerja layanan terhadap pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menguji kualitas sitem informasi sulaman mayang dengan meggunakan metode McCall. Analisa dilakukan terhadap beberapa aspek dalam product operation diantaranya faktor kualitas correctness (kebenaran), reliability (keandalan), effisiensy (efisien), integrity (integritas) dan usability (kegunaan). Data dikumpulkan melalui kuosioner dari 38 responden yang melibatkan pekerja/karyawan dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kualitas sistem informasi sulaman mayang berada pada level 76% (kualitas sistem informasi tersebut baik menurut skala penafsiran persentase faktor kualitas). Dengan demikian kualitas sistem informasi sulaman mayang perlu ditingkatkan sesuai dengan rekomendasi yang merupakan perbaikan kualitas sistem informasi sulaman mayang.
Kata kunci: kualitas sistem informasi; metode McCall; Sulaman Mayang
Abstract:Abstract: In analyzing information, it is possible for experts to disclose information with uncertain recognition. For example, with the use of consent, the use is large and almost certain. In overcoming uncertainty in the…
he system, experts can use the certainty factor (CF) method. This method can overcome reality with a level of certainty based on facts so that it can explain the confidence of an expert. CF can be applied in an expert system to build a program that can diagnose a set of rules. In this study CF was implemented in an expert system diagnosing seahorse disease. Sea horses have a high trading value, both in living and dead conditions. Therefore, sea horses, including animals that are protected by population. In this study, developing an expert system application that can diagnose seahorse disease can help determine the level of trust of experts and users who use related cases. Based on the test results, it shows that CF is able to cope well and has a high level of accuracy.
Keywords: certainty factor; expert system; seahorses.
Abstrak: Informasi yang dihasilkan dalam diagnosa dimungkinkan menggunakan ungkapan ketidakpastian. Misalkan dengan penggunaan pernyataan mungkin (maybe), kemungkinan besar (probably not), hampir pasti (almost certainty) dan pernyataan tidak pasti lainya. Untuk mengatasi ketidak pastian pada sistem pakar dapat menerapkan pendekatan certainty factor (CF). Metode ini mampu mengatasi ketidakpastian dengan mendefinisikan tingkat kepastian berdasarkan fakta sehingga dapat memaparkan keyakinan seorang pakar. CF dapat diterapkan dalam sistem pakar untuk membangun suatu program yang dapat mendiagnosa berdasarkan suatu set aturan. Pada penelitian ini CF diimplementasikan pada sistem pakar diagnose penyakit kuda laut. Kuda laut memiliki nilai jual perdagangan yang tinggi, baik dalam keadaan hidup maupun mati. Oleh sebab itu kuda laut termasuk hewan yang dilindungi populasinya. Penelitian yang dilakukan menghasilkan sistem pakar yang mampu mendiagnosis serta memberikan solusi untuk penyakit kuda laut dengan menggunakan pendekatan CF dalam penanganan ketidakpastian. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan CF mampu mengatasi ketidakpastian dengan baik dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
Kata kunci: certainty factor; sistem pakar; kuda laut
Abstract:Abstract: Supervision of inventory is very urgent to be done by entrepreneurs who aim to support corporate decision making so that the ideal inventory is obtained. By applying the FIFO (First In First Out) method of stock…
k inventory that comes first, it will be sold or utilized first by the company itself. This means that the goods (same form, type, and name) are first purchased, the item will be sold first. This aims to avoid the expired of these items. The target of the results of this study will be to review the extent of existing procedures and can present information as well as to produce an up-to-date information system to achieve work efficiency. With the application of the RAD (Rapid Application Development) model to the computerized inventory system and also which is equipped with the 2010 visual basic programming language and crystal report reports can help in quick decision making. Implementation with the RAD system to realize inventory information systems has been able to produce products with qualified results. The designed application has been able to complete transaction requirements and manage inventory information with the FIFO method.
Keywords: FIFO (first out); Inventory; RAD (application Development)
Abstrak: Pengawasan terhadap persediaan barang sangat mendesak untuk dilakukan oleh pengusaha yang bertujuan untuk mendukung pengambilan keputusan perusahaan sehingga didapatkan persediaan yang ideal. Dengan menerapkan metode FIFO (First In First Out) stok persediaan yang datang pertama kali maka akan dijualkan atau dimanfaatkan terlebih dahulu oleh perusahaan itu sendiri. Artinya bahwa barang (bentuk, tipe dan nama yang sama) yang pertama dibeli maka barang tersebut akan pertama dijualkan. Hal ini bertujuan untuk menghindari expired dari barang-barang tersebut. Sasaran dari hasil penelitian ini nantinya untuk meninjau sejauh mana prosedur-prosedur yang ada dan dapat menyajikan informasi sekaligus untuk menghasilkan suatu sistem informasi yang mutakhir sehingga tercapainya efisiensi kerja. Dengan penerapan model RAD (Rapid Application Development) pada sistem persedian barang yang terkomputerisasi dan juga yang dilengkapi dengan bahasa pemrograman visual basic 2010 dan laporan crystal report dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang cepat. Implementasi dengan sistem RAD untuk mewujudkan sistem informasi persediaan barang telah mampu menghasilkan produk dengan hasil yang mumpuni. Aplikasi yang dirancang telah dapat melengkapi keperluan transaksi dan mengelola informasi persediaan barang dengan metode FIFO.
.
Kata kunci: FIFO (First In First Out); Persediaan Barang; RAD (Rapid Application Development)